Informasi Dokumen
- Penulis:
- Dani Susanta
- Pengajar:
- Drs. Eko Nusantoro, M.Pd., Kons.
- Maria Theresia Sri Hartati, M.Pd., Kons.
- Sekolah: Universitas Negeri Semarang
- Mata Pelajaran: Bimbingan dan Konseling
- Topik: Studi Komparatif Tingkat Pemahaman Guru BK Tentang Evaluasi Program Antara Lulusan Sarjana BK dan Non BK di SMK Negeri Se-Kota Semarang
- Tipe: Skripsi
- Tahun: 2016
- Kota: Semarang
Ringkasan Dokumen
I. PENDAHULUAN
Bagian ini menjelaskan latar belakang pentingnya bimbingan dan konseling dalam pendidikan, serta peran evaluasi program bimbingan dan konseling. Penelitian ini berfokus pada perbedaan pemahaman antara guru BK lulusan sarjana BK dan non-BK di SMK Negeri se-Kota Semarang. Ditekankan bahwa pemahaman yang baik tentang evaluasi program sangat penting untuk meningkatkan kualitas layanan bimbingan dan konseling di sekolah.
1.1 Latar Belakang
Latar belakang menyatakan bahwa bimbingan dan konseling berkontribusi pada keberhasilan pendidikan. Evaluasi program diperlukan untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan bimbingan dan konseling. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan pemahaman antara guru BK yang berlatar belakang pendidikan berbeda.
1.2 Rumusan Masalah
Rumusan masalah mencakup pertanyaan tentang adanya perbedaan pemahaman antara guru BK lulusan sarjana BK dan non-BK, serta tingkat pemahaman masing-masing kelompok. Ini menjadi fokus utama penelitian untuk mendapatkan data yang relevan.
1.3 Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perbedaan pemahaman guru BK tentang evaluasi program, serta mendeskripsikan tingkat pemahaman guru BK lulusan sarjana BK dan non-BK. Hal ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai kompetensi guru BK dalam evaluasi program.
1.4 Manfaat Penelitian
Manfaat teoritis mencakup kontribusi pada pengembangan ilmu bimbingan dan konseling, sedangkan manfaat praktis ditujukan untuk meningkatkan pemahaman dan kinerja guru BK di sekolah. Penelitian ini juga bermanfaat bagi mahasiswa dan konselor dalam memperluas wawasan.
1.5 Sistematika Skripsi
Sistematika penulisan skripsi terdiri dari bagian awal yang mencakup halaman judul dan pengantar, bagian inti yang menjelaskan latar belakang, tinjauan pustaka, metode penelitian, hasil penelitian, dan bagian akhir yang berisi daftar pustaka dan lampiran.
II. TINJAUAN PUSTAKA
Bab ini membahas teori-teori dan penelitian terdahulu yang relevan dengan pemahaman guru BK tentang evaluasi program. Ini mencakup konsep pemahaman, peran guru BK, dan evaluasi program bimbingan dan konseling.
2.1 Penelitian Terdahulu
Penelitian terdahulu menunjukkan pentingnya evaluasi program dalam bimbingan dan konseling. Beberapa studi menekankan perlunya keterlibatan guru BK dalam evaluasi untuk meningkatkan efektivitas program. Hasil penelitian ini memberikan landasan teori bagi penelitian yang sedang dilakukan.
2.2 Pemahaman Guru BK Tentang Evaluasi Program BK
Pemahaman guru BK tentang evaluasi program mencakup pengertian dan pentingnya evaluasi dalam konteks bimbingan dan konseling. Guru BK diharapkan memiliki pemahaman yang mendalam untuk dapat melaksanakan evaluasi dengan baik.
2.2.1 Konsep Pemahaman
Konsep pemahaman mencakup pengertian, jenis-jenis, dan faktor-faktor yang mempengaruhi pemahaman. Pemahaman yang baik diperlukan agar guru BK dapat menerapkan evaluasi program secara efektif.
2.3 Jenis Lulusan Pendidikan Guru BK
Diskusi mengenai perbedaan antara guru BK lulusan sarjana BK dan non-BK, serta bagaimana latar belakang pendidikan mempengaruhi pemahaman dan kemampuan dalam melaksanakan evaluasi program.
2.4 Perbedaan Pemahaman Guru BK Lulusan Sarjana BK dan non-BK tentang Evaluasi Program
Analisis mengenai perbedaan pemahaman antara kedua kelompok guru BK, serta faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan tersebut. Ini penting untuk memahami bagaimana pendidikan mempengaruhi praktik evaluasi di lapangan.
2.5 Hipotesis Penelitian
Hipotesis penelitian berfokus pada adanya perbedaan signifikan dalam pemahaman antara guru BK lulusan sarjana BK dan non-BK, yang akan diuji melalui metode analisis data yang sesuai.
III. METODE PENELITIAN
Bagian ini menjelaskan metode yang digunakan dalam penelitian, termasuk jenis penelitian, variabel, populasi, sampel, serta metode pengumpulan dan analisis data.
3.1 Jenis Penelitian
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan survei untuk mengumpulkan data dari guru BK di SMK Negeri se-Kota Semarang. Jenis penelitian ini dipilih untuk memahami pemahaman guru secara mendalam.
3.2 Variabel Penelitian
Variabel penelitian diidentifikasi dan didefinisikan secara operasional. Ini mencakup pemahaman guru BK tentang evaluasi program sebagai variabel utama yang akan dianalisis.
3.3 Populasi dan Sampel Penelitian
Populasi penelitian terdiri dari seluruh guru BK di SMK Negeri se-Kota Semarang, dengan sampel diambil menggunakan teknik proportional random sampling untuk memastikan representativitas data.
3.4 Metode Pengumpulan Data dan Instrumen Penelitian
Data dikumpulkan melalui tes pemahaman dan observasi. Instrumen yang digunakan telah diuji validitas dan reliabilitasnya untuk memastikan akurasi data yang diperoleh.
3.5 Validitas dan Reliabilitas Instrumen
Validitas instrumen diuji menggunakan metode korelasi Product Moment, sedangkan reliabilitas diuji menggunakan rumus Alpha. Ini penting untuk menjamin bahwa instrumen dapat mengukur apa yang seharusnya diukur.
3.6 Hasil Uji Coba Instrumen
Hasil uji coba instrumen menunjukkan bahwa instrumen penelitian memiliki tingkat validitas dan reliabilitas yang baik, sehingga dapat digunakan untuk pengumpulan data dalam penelitian ini.
3.7 Metode Analisis Data
Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif persentase dan uji beda menggunakan Man Whitney U-Test untuk mengetahui perbedaan signifikan antara kedua kelompok guru BK.
IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Bagian ini menyajikan hasil penelitian dan analisis yang dilakukan terhadap data yang diperoleh. Pembahasan mencakup interpretasi hasil serta implikasi dari temuan penelitian.
4.1 Hasil Penelitian
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman guru BK lulusan sarjana BK lebih tinggi dibandingkan dengan lulusan non-BK, meskipun keduanya berada dalam kategori tinggi. Ini menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan dalam pemahaman evaluasi program.
4.2 Pembahasan Hasil Penelitian
Pembahasan mengaitkan hasil penelitian dengan teori yang ada, serta membahas faktor-faktor yang mungkin mempengaruhi perbedaan pemahaman antara kedua kelompok guru BK. Ini memberikan wawasan tentang pentingnya latar belakang pendidikan dalam praktik bimbingan dan konseling.
4.3 Keterbatasan Penelitian
Keterbatasan penelitian diidentifikasi, termasuk jumlah sampel yang terbatas dan kemungkinan bias dalam pengumpulan data. Ini penting untuk diakui agar hasil penelitian dapat ditafsirkan dengan hati-hati.
V. PENUTUP
Bab ini menyimpulkan hasil penelitian dan memberikan rekomendasi untuk praktik di lapangan serta saran untuk penelitian selanjutnya.
5.1 Simpulan
Simpulan menyatakan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam pemahaman guru BK lulusan sarjana BK dan non-BK tentang evaluasi program, yang menunjukkan pentingnya pendidikan formal dalam meningkatkan kompetensi guru.
5.2 Saran
Saran diberikan kepada guru BK lulusan non-BK untuk lebih aktif dalam mengikuti pelatihan dan seminar yang relevan. Selain itu, disarankan agar sekolah memberikan dukungan untuk pengembangan profesional guru BK.
Referensi Dokumen
- Strategi Penelitian Pendidikan ( Ali, Mohammad )
- Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan (Edisi Revisi) ( Arikunto, Suharsimi )
- Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik Revisi VI ( Arikunto, Suharsimi )
- Reliabilitas dan Validitas ( Azwar, Syaifudin )
- Metode Penelitian ( Azwar, Syaifudin )