• Tidak ada hasil yang ditemukan

Indeksasi Return dan Maqoshid Al Syariah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Indeksasi Return dan Maqoshid Al Syariah"

Copied!
49
0
0

Teks penuh

(1)

POLBAN

POLITEKNIK NEGERI BANDUNG

Program Studi D-4 Keuangan Syariah

INDEKSASI

RETURN

DAN

MAQ S

ID AL-

SYAR ‘AH

SEKTOR RIIL SEBAGAI ACUAN

PEMBIAYAAN BAGI HASIL PERBANKAN

SYARIAH DI INDONESIA

SYARIAH DI INDONESIA

(2)

OUTLINE

 

PRESENTASI

POLBAN

1. Latar Belakang Masalah

2 Rumusan Masalah

2. Rumusan Masalah

3. Telaah Pustaka

d

l

4. Metode Penelitian

5. Analisis Indeks

6. Temuan

(3)

LATAR

 

BELAKANG

 

MASALAH

POLBAN

Pada tahun 2009

 

Bank

 

Indonesia

 

menggagas sistem

indeksasi

return

sektor riil sebagai alternatif

pricing

indeksasi

return

sektor riil sebagai alternatif

pricing

perbankan syariah di Indonesia.

Gagasan ini dihadirkan BI

 

untuk menjawab kelemahan

analisis ekonomi

mainstream

yang

 

hanya melihat

output

 

secara agregat tanpa melihat produktifitas

masing

masing sektor produksi secara spesifik.

masing masing sektor produksi secara spesifik.

Konsep tersebut melibatkan perusahaan yang

 

listed

dan

nonlisted

sehingga indeks imbal hasil tersebut

k

i

d i k ifi

k

i di

(4)

LATAR

 

BELAKANG

 

MASALAH

POLBAN

Dari

 

segi urgensinya,

 

gagasan serta kajian BI

 

tersebut

dapat menghadirkan terobosan baru mengenai studi

kelayakan bisnis yang

 

berbasis pada prinsip syariah.

 

Namun dari segi esensinya,

 

gagasan tersebut perlu

dilengkapi dengan berbagai variabel lain

 

yang

 

dapat

mendukung tercapainya tujuan syariah dalam kegiatan

ekonomi syariah.

Ekonomi syariah mendorong permodalan bagi hasil

Ekonomi syariah mendorong permodalan bagi hasil

dikembangkan untuk membangun kerjasama yang

 

seluas

luasnya bagi masyarakat agar

 

masyarakat

(5)

LATAR

 

BELAKANG

 

MASALAH

POLBAN

66 5

Komposisi Pembiayaan pada Perbankan Syariah di Indonesia

66,5

62,2

61,7

59,2

58,9

56,8

50

60

70

)

17,9

20,5

19,8

19,9

19,4

22,2

20

30

40

P

e

rsen

(

%

)

,

0

10

20

2004

2005

2006

2007

2008

2009

Tahun

mur

ā

bahah

mud

ā

rabah

(6)

LATAR

 

BELAKANG

 

MASALAH

POLBAN

KONDISI

 

OBJEKTIF

 

SEKTOR

SEKTOR

 

RIIL

 

YANG

 

DIBIAYAI

 

OLEH

 

(7)

LATAR

 

BELAKANG

 

MASALAH

POLBAN

Apakah kebijakan pembiayaan bagi hasil di Bank

 

Syariah

berkorelasi dengan upaya membangun semangat

ta‘

ā

wun

?

S t tid k S t j

Sangat Setuju 14% Sangat tidak Setuju

5%

Setuju 21%

Tidak Setuju 60%

Publik masih belum puas terhadap kinerja pembiayaan

Hasil survai pra penelitian

(8)

LATAR

 

BELAKANG

 

MASALAH

POLBAN

Apakah kebijakan Bank

 

Syariah mengenai pembiayaan mampu

menjawab masalah ekonomi seperti pengangguran?

S t tid k S t j

Sangat Setuju 14% Sangat tidak Setuju

5%

Setuju 21%

Tidak Setuju 60%

(9)

LATAR

 

BELAKANG

 

MASALAH

POLBAN

Perubahan paradigma dari

return

yang

 

cepat

dan pasti ke totalitas terhadap

ta‘

ā

wun

dan pasti ke totalitas terhadap

ta

ā

wun

permodalan akan menjadikan perbankan

syariah lebih peka terhadap persoalan sosial

syariah lebih peka terhadap persoalan sosial

ekonomi yang

 

sesungguhnya.

Dalam perumusan indeksasi dunia sektor riil

Dalam perumusan indeksasi dunia sektor riil

sebagai acuan pembiayaan bagi hasil

perbankan syariah,

 

faktor

return

perlu

(10)

RUMUSAN

 

MASALAH

POLBAN

1 Bagaimana indeks

return

dan

maq

ā

sid al

1. Bagaimana indeks

return

dan

maq

ā

s

id al

Syar

ī

‘ah

menjawab kepentingan nasabah

investor dan publik yang membutuhkan

investor

 

dan publik yang

 

membutuhkan

pekerjaan?

2 Sektor sektor riil apa yang dapat memenuhi

2. Sektor

sektor riil apa yang

 

dapat memenuhi

tuntutan

maq

ā

s

id al

Syar

ī

‘ah

menurut indeks

return

dan

maq

ā

sid al Syar

ī

‘ah

tersebut?

(11)

TELAAH

 

PUSTAKA

POLBAN

Al

Sy

ā

t

ib

ī

dalam kitab

al

Muw

ā

faq

ā

t f

ī

Us

ū

l al

Syar

ī

‘ah

mengemukakan bahwa tercapainya

suatu

maq

ā

s

id al

Syar

ī

‘ah

sangat ditentukan

oleh

maslahat yang

 

paling

 

wajib diwujudkan

(12)

TELAAH

 

PUSTAKA

POLBAN

Wahbah al

Zuh

ail

ī

dalam kitab

al

Mu‘

ā

mal

ā

t al

M

ā

liyyah al

yy

Mu‘

ā

sirah

menyebutkan bahwa

y

perbankan syariah merupakan lembaga keuangan

yang

 

berdiri untuk menghimpun,

 

mengelola,

 

dan

membangun keuangan untuk tujuan

tujuan berikut

membangun keuangan untuk tujuan

tujuan berikut

yakni terpenuhinya kepentingan pihak

pihak yang

 

berserikat di dalamnya

,

 

membangun kebersamaan

k

li

hk

ik

li

l

kaum muslim,

 

meneguhkan sikap saling tolong

menolong (

ta‘

ā

wun

)

 

antar sesama muslim

serta

meningkatkan zakat,

g

,

 

di mana kesemua itu

(13)

TELAAH

 

PUSTAKA

POLBAN

Berdasarkan telaah terhadap literatur

literatur

terkait dapat dikemukakan bahwa

maq

ā

s

id al

Syar

ī

‘ah

dalam indeks tetap berorientasi pada

Syar

ī

ah

dalam indeks tetap berorientasi pada

manfaat sosial yang

 

lebih besar namun tidak serta

merta mengabaikan aspek keuntungan

,

 

karena

k k

l

k

aspek keuntungan turut pula

 

mencerminkan

maslahat bagi

stakeholders

yang

 

terlibat dalam

investasi.

investasi.

Hal

 

yang

 

ditolak

dalam sistem tersebut adalah

aspek keuntungan yang

 

hanya menjawab

k

ti

k l

k k l

k t t

t

kepentingan kelompok

kelompok tertentu

(14)

METODE

 

PENELITIAN

POLBAN

T l

h

Penentuan

Maq s

̣

id al-Syar ’ah

Pembiayaan Bagi Hasil di Bank Syariah

Telaah

literatur

ekonomi

l

d

Telaah

literatur

ekonomi

Islam

 

modern

Wawancara

dengan pakar

& survai data

Maq

ā

s

id al

S

ī

‘ h

ekonomi

Islam

 

klasik

&

 

survai data

 

objektif

Syar

ī

‘ah

(15)

METODE

 

PENELITIAN

POLBAN

Permodal Syariah belum  dapat memenuhi  tuntutan maqāsid al‐syarī‘ah 

Konseptualisasi o ri   T in g k

Darūriyyah yang wajib dipenuhi adalah mencari  suatu tingkat modal yang dapat menghasilkan  suatu tingkat keuntungan yang baik bagi nasabah 

i t d j l h t

T in g k a t   T e

o kat 

K o n se p tu a l  

TRANSISI

 

KONSEPTUAL

 

investor dan mampu menyerap jumlah tenaga 

kerja yang sesuai dengan tuntutan publik  Operasionalisasi T in g k a t   O p e

KE

 

OPERASIONAL

 

ReturnPDB, kemampuan suatu sektor menyerap  tenaga kerja, pendapatan perkapita, dan modal 

mudārabah 

n e li ti a n   p e ra sio n a l   T in

PENELITIAN

Modal mudārabah yang baik adalah yang  mampu menghasilkan keuntungan yang baik  bagi nasabah investor dan mampu menyerap 

jumlah tenaga kerja yang lebih banyak 

T in g k a t   P e

n ngkat

  E m p ir ik a l/ O b se rv

Kemampuan formula indeks dalam menjawab  tuntutan tersebut 

(16)

METODE

 

PENELITIAN

POLBAN

1. Analisis awal untuk melihat keterkaitan atau

Desain Penelitian:

1. Analisis awal untuk melihat keterkaitan atau

hubungan antar PDB

 

dan tenaga kerja dengan

pendapatan per

 

kapita.

2

Penghitungan

return

PDB

2. Penghitungan

return

PDB.

3. Penghitungan

return

tenaga kerja.

4. Penghitungan indeks value

g

g

 

PDB

 

terhadap tenaga

p

g

kerja.

5. Penghitungan

times

 

series

untuk menguji indeks yang

 

layak untuk digunakan

layak untuk digunakan.

6. Pembobotan untuk memilih sektor mana yang

 

(17)

METODE

 

PENELITIAN

POLBAN

Formula

 

Laspeyres

IL

:

 

Indeks Laspeyres

p y

IL

PDB TK

:

 

Indeks Laspeyres

H

t

:

 

Harga pada tahun t

H

0

:

 

Harga pada tahun

PDB.TK

p y

PDB

i1

:

 

PDB

 

sektor ke

i pada

tahun 1

TK : Tenaga kerja pada tahun

dasar

K

0

:

 

Kuantitas pada tahun

dasar sebagai bobot (W)

TK

i0

:

 

Tenaga kerja pada tahun

dasar

PDB

i0

:

PDB sektor ke-i pada

t h

d

(18)

METODE

 

PENELITIAN

POLBAN

Formula

 

Paasche

IP : Indeks Paasche

IP

PDB.TK

:

 

Indeks Paasche

IP :

 

Indeks Paasche

H

t

:

 

Harga pada tahun t

H

0

:

 

Harga pada tahun dasar

PDB

i1

:

 

PDB

 

sektor ke

i pada

tahun 1

TK

i1

:

 

Tenaga kerja sektor ke i

pada tahun 1

K

t

:

 

Kuantitas pada tahun

berjalan sebagai

pembobot (W)

pada tahun 1

PDB

i0

:

PDB sektor ke-i pada

tahun dasar

TK : Tenaga kerja sektor ke i

p

( )

(19)

METODE

 

PENELITIAN

POLBAN

Formula

 

Fisher

IF : Indeks Fisher

IF

: Indeks Fisher

IF :

 

Indeks

 

Fisher

IL :

 

Indeks

 

Laspeyres

d k

h

IF

PDB.TK

:

 

Indeks Fisher

IL

PDB.TK

:

 

Indeks

Laspeyres

IP:

 

Indeks

 

Paasche

Laspeyres

(20)

METODE

 

PENELITIAN

POLBAN

Kriteria Ideal

 

Maq

ā

s

id al

Syar

ī

‘ah

PDB

Tenaga Kerja

Indeks

PDB/T.K

Pemenuhan

Kriteria

Tinggi

Tinggi

~ 1

Memenuhi

Tinggi

Rendah

> 1

Tidak Memenuhi

Tinggi

Rendah

> 1

Tidak Memenuhi

Rendah

Tinggi

< 1

Tidak Memenuhi

Rendah

Tinggi

1

Tidak Memenuhi

(21)

METODE

 

PENELITIAN

POLBAN

Kriteria Tinggi Rendahnya PDB

 

dan TK

Untuk membedakan tinggi rendahnya suatu sektor

Untuk membedakan tinggi rendahnya suatu sektor

digunakan kriteria rata

rata

 

hitung sederhana.

 

Dimana

apabila nilai PDB

 

dan Tenaga Kerja lebih besar dari rata

hi

l

h

k

k k i

i

d l h

rata

 

hitung seluruh sektor,

 

maka kriterianya adalah

tinggi sedangkan apabila nilai PDB

 

dan Tenaga Kerja

lebih kecil dari rata

rata

 

hitung seluruh sektor,

g

 

maka

kriterianya adalah rendah.

PDB > PDB rata‐rata 

Æ

Tinggi

PDB<PDB rata‐rata 

Æ

Rendah

TK>TK rata‐rata 

Æ

Tinggi

(22)

ANALISIS

 

DATA

POLBAN

Analisis Awal

Correlations

GNIpCAP

R_PDB

R_TK

GNIpCAP

Pearson

 

Correlation

1

,449

,525

Correlation

Sig.

 

(2

tailed)

,265

,182

N

9

8

8

R_PDB

Pearson

 

,449

1

,940

**

Correlation

Sig.

 

(2

tailed)

,265

,001

N

8

8

8

R TK

Pearson

525

940

**

1

R_TK

Pearson

 

Correlation

,525

,940

1

Sig.

 

(2

tailed)

,182

,001

(23)

Return PDB per Sektor per Tahun

POLBAN

R21

R32

R43

R54

R65

R76

R87

R98

1 Pertanian, Kehutanan,

Perburuan dan Perikanan

3,45%

3,79%

2,82% 2,72%

3,36%

3,47%

4,83%

4,13%

2 Pertambangan dan

g

1,00% -1,37% -4,48% 3,20% -1,33%

5,06%

0,68%

4,37%

Penggalian

,

,

,

,

,

,

,

,

3 Industri Pengolahan

5,29%

5,33%

6,38% 4,60%

4,59%

4,67%

3,66%

1,40%

4 Listrik, Gas dan Air

8,94%

4,87%

5,30% 6,43%

5,63% 10,33% 10,92% 13,78%

5 Bangunan

5,48%

6,10%

7,49% 7,54%

8,34%

8,53%

7,51%

7,05%

6 Perdagangan Besar,

E

R

h M k

d

4,27%

5,45%

5,70% 8,30%

6,42%

8,93%

6,87%

1,14%

Eceran, Rumah Makan dan

Hotel

7 Angkutan, Pergudangan

dan Komunikasi

8,39% 12,19% 13,38% 12,76% 14,23% 14,04% 16,57% 15,53%

8 Keuangan, Asuransi, Usaha

Persewaan Bangunan,

Tanah dan Jasa

Perusahaan

6,70%

6,73%

7,66% 6,70%

5,47%

7,99%

8,25%

5,05%

9 Jasa Kemasyarakatan,

4,50%

3,66%

5,38% 5,16%

6,16%

6,44%

6,23%

6,40%

9 Jasa Kemasyarakatan,

Sosial dan Perorangan

4,50%

3,66%

5,38% 5,16%

6,16%

6,44%

6,23%

6,40%

(24)

Return

 

Tenaga

 

Kerja

 

per

 

Sektor

 

per

 

Tahun

POLBAN

R21

R32

R43

R54

R65

R76

R87

R98

1 Pertanian,

 

Kehutanan,

 

Perburuan

 

dan

 

Perikanan

2,24%

3,37%

3,32%

1,73%

2,84%

2,67%

0,30%

0,68%

2 Pertambangan dan

Penggalian

21,95% 15,39%

41,93%

12,61%

2,15%

7,69%

7,63%

7,91%

3 Industri Pengolahan

0,20%

9,77%

1,31%

5,26%

2,04%

4,02%

1,46%

2,31%

4 Li t ik G

d

Ai

36 69% 12 30%

46 01%

14 74%

17 15%

23 30%

15 00%

10 91%

4 Listrik,

 

Gas

 

dan

 

Air

36,69%

12,30%

46,01%

14,74%

17,15%

23,30%

15,00%

10,91%

5 Bangunan

11,37%

3,91%

10,56%

0,56%

2,89%

11,82%

3,55%

0,88%

6 Perdagangan

g

g

 

Besar,

,

 

Eceran,

,

 

1,87%

5,34%

13,49%

6,33%

7,30%

6,97%

3,25%

3,42%

Rumah

 

Makan

 

dan

 

Hotel

,

,

,

,

,

,

,

,

7 Angkutan,

 

Pergudangan

 

dan

 

Komunikasi

89,48%

6,51%

10,12%

3,14%

0,20%

5,21%

3,70%

1,00%

8 Keuangan,

 

Asuransi,

 

Usaha

 

12,07% 30,56%

13,11%

1,49%

17,88%

4,00%

10,72%

4,09%

Persewaan

 

Bangunan,

 

Tanah

 

dan

 

Jasa

 

Perusahaan

9 Jasa

 

Kemasyarakatan,

 

Sosial

 

dan

 

Perorangan

(25)

Indeks

 

PDB.TK

INDEKS LASPEYRES 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009

1 Pertanian, Kehutanan,

Perburuan dan Perikanan

0,01669 0,017270,017920,018430,018930,011290,020240,021220,02210

2 Pertambangan dan

Penggalian

0,61590 0,622080,613560,586090,604840,344320,627010,631270,65885

3 Industri Pengolahan

0,09767 0,102830,108320,115230,120530,072720,131940,136760,13867

4 Listrik, Gas dan Air

0,09532 0,103850,108910,114680,122050,681510,142250,157790,17953

5 Bangunan

0,06184 0,065230,069210,074390,080000,005450,094060,101120,10825

6 Perdagangan Besar, Eceran,

Rumah Makan dan Hotel

0,03958 0,041270,043520,046000,049820,030590,057750,061720,06242

7 Angkutan, Pergudangan

dan Komunikasi

0,00469 0,005080,005700,006460,007290,004800,009490,011070,01279

8

Keuangan, Asuransi, Usaha

Persewaan Bangunan

0 03223 0 345590 368850 397090 423710 257820 482570 522370 54873

8 Persewaan Bangunan, Tanah dan Jasa Perusahaan

0,03223 0,345590,368850,397090,423710,257820,482570,522370,54873

9 Jasa Kemasyarakatan,

Sosial dan Perorangan

0,03608 0,037700,039080,041180,043310,026520,048940,051990,05531

(26)

Indeks

 

PDB.TK

POLBAN

INDEKS PAASCHE 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009

1 Pertanian, Kehutanan,

Perburuan dan Perikanan

0,01669 0,01688 0,01689 0,01871 0,019210,01124 0,020170,02116 0,02286

2 Pertambangan dan

Penggalian

0,61590 0,60801 0,57809 0,59485 0,613910,34292 0,624560,62952 0,68148

3 Industri Pengolahan

0,09767 0,10051 0,10206 0,11695 0,122340,07243 0,131420,13638 0,14343

k d

0 09532 0 10150 0 10262 0 11640 0 123890 67875 0 141690 15735 0 18570

4 Listrik, Gas dan Air

0,09532 0,10150 0,10262 0,11640 0,123890,67875 0,141690,15735 0,18570

5 Bangunan

0,06184 0,06375 0,06521 0,07550 0,081200,00543 0,093700,10084 0,11197

6 Perdagangan Besar, Eceran,

Rumah Makan dan Hotelu a a a da o

0,03958 0,04033 0,04100 0,04668 0,050560,03046 0,057530,06155 0,06456

7 Angkutan, Pergudangan dan

Komunikasi

0,00469 0,00497 0,00537 0,00656 0,007400,00478 0,009460,01104 0,01322

Keuangan, Asuransi, Usaha 8

g , ,

Persewaan Bangunan, Tanah dan Jasa Perusahaan

0,03223 0,33777 0,34753 0,40303 0,430060,25677 0,480690,52092 0,56758

9 Jasa Kemasyarakatan, Sosial

(27)

Indeks

 

PDB.TK

POLBAN

INDEKS FISHER

2001

2002

2003

2004

2005

2006

2007

2008

2009

1

Pertanian, Kehutanan,

Perburuan dan Perikanan

0,0167 0,0171 0,0174 0,0186 0,0191 0,0207 0,0202 0,0212 0,0225

2

Pertambangan dan

Penggalian

0,6159 0,6150 0,5956 0,5905 0,6094 0,6315 0,6258 0,6304 0,6701

3 Industri Pengolahan

0,0977 0,1017 0,1051 0,1161 0,1214 0,1334 0,1317 0,1366 0,1410

4 Listrik, Gas dan Air

0,0953 0,1027 0,1057 0,1155 0,1230 1,2500 0,1420 0,1576 0,1826

4 Listrik, Gas dan Air

0,0953 0,1027 0,1057 0,1155 0,1230 1,2500 0,1420 0,1576 0,1826

5 Bangunan

0,0618 0,0645 0,0672 0,0749 0,0806 0,0100 0,0939 0,1010 0,1101

6

Perdagangan Besar, Eceran,

Rumah Makan dan Hotel

0,0396 0,0408 0,0422 0,0463 0,0502 0,0561 0,0576 0,0616 0,0635

7

Angkutan, Pergudangan dan

Komunikasi

0,0047 0,0050 0,0055 0,0065 0,0073 0,0088 0,0095 0,0111 0,0130

8

Keuangan, Asuransi, Usaha

P

B

T

h 0 0322 0 3417 0 3580 0 4000 0 4269 0 4729 0 4816 0 5216 0 5581

8 Persewaan Bangunan, Tanah

dan Jasa Perusahaan

0,0322 0,3417 0,3580 0,4000 0,4269 0,4729 0,4816 0,5216 0,5581

9

Jasa Kemasyarakatan, Sosial

dan Perorangan

0,0361 0,0373 0,0379 0,0415 0,0436 0,0486 0,0488 0,0519 0,0563

(28)

Analisis

 

Time

 

Series

 

untuk

 

IL

PDB.TK

POLBAN

Model Linear untuk Laspeyres Index Model Kuadrat Indeks Laspeyres y = 0,0005669x + 0,016

R² = 0,998

0,015 0,02 0,025

Series1

y = 2,79E‐05x2+ 0,000375x + 0,016

R² = 0,997

0,018500 0,019000 0,019500 0,020000 Series1 0 0,005

0,01 Linear (Series1)

0,016500 0,017000 0,017500 0,018000

,

Poly. (Series1)

0 1 2 3 4 5 6

,

0 1 2 3 4 5 6

y = 0,016e0,031x

R² 0 997 0,019500

0,020000 Model Eksponensial Indeks Laspeyres R² = 0,997

0,017000 0,017500 0,018000 0,018500 0,019000 Series1

(29)

Analisis

 

Pola

 

Kesalahan

 

untuk

 

IL

PDB.TK

POLBAN

0,00008

Pola Kesalahan untuk Model Linear

0 00006

0,00008 Pola Kesalahan untuk Model Kuadrat

0 00004 ‐0,00002 0 0,00002 0,00004 0,00006

0 2 4 6

Series1 0 00004 ‐0,00002 0 0,00002 0,00004 0,00006

0 2 4 6

Series1 ‐0,00008 ‐0,00006 ‐0,00004 ‐0,00008 ‐0,00006 ‐0,00004

0 00015 Pola Kesalahan Model Eksponensial Indeks 

0 0,00005 0,0001 0,00015 Laspeyres Series1 ‐0,0001 ‐0,00005 0

(30)

Analisis

 

Time

 

Series

 

untuk

 

IP

PDB.TK

POLBAN

Model Linear Indeks Paasche Model Kuadrat Indeks Paasche

y = 0,001x + 0,015 R² = 0,845

0,01 0,015 0,02

0,025 Model Linear Indeks Paasche

Series1 Linear (Series1)

y = 0,0000028x20,000759x + 0,0155

R² = 0,877

0,01 0,015 0,02

0,025 Model Kuadrat Indeks Paasche

Series1 Poly. (Series1)

0 0,005

0 1 2 3 4 5 6

0 0,005

0 1 2 3 4 5 6

y = 0,016e0,052x

R² = 0,863

0 01 0,015 0,02

0,025 Model Eksponensial Indeks Paasche

Series1

( )

0 0,005 0,01

0 1 2 3 4 5 6

(31)

Analisis

 

Pola

 

Kesalahan

 

untuk

 

IP

PDB.TK

POLBAN

0,0015 Pola Kesalahan Model Linier Indeks Paasche

0 0004

0,0006Pola Kesalahan Model Kuadrat Indeks Paasche

‐0,0005 0 0,0005 0,001

0 1 2 3 4 5 6

Series1

‐0,0002 0 0,0002 0,0004

0 1 2 3 4 5 6

Series1

‐0,0015

‐0,001

‐0,0006

‐0,0004

Pola Kesalahan Model Eksponensial Indeks

0 0,0005 0,001

0,0015 Pola Kesalahan Model Eksponensial Indeks  Passche

Series1

‐0,0015

‐0,001

(32)

Analisis

 

Time

 

Series

 

untuk

 

IF

PDB.TK

POLBAN

y = 0,000x + 0,016 R² 0 933 0,02

0,025 Model Linier Indeks Fisher R² = 0,933

0,005 0,01 0,015 0,02

Series1 Linear (Series1)

y = 0,016e0,042x

R² = 0 946 0,02

0,025

Model Eksponensial Indeks Fisher

0

0 1 2 3 4 5 6

R² = 0,946

0 0,005 0,01 0,015 Series1 Expon.  (Series1)

y = 0,0001595x2+ 0,000561x + 0,01595

R² = 0,964 0 015000

0,020000 0,025000

Model Kuadrat Indeks Fisher

S i 1

0

0 1 2 3 4 5 6

0,000000 0,005000 0,010000

0,015000 Series1

(33)

Analisis

 

Pola

 

Kesalahan

 

untuk

 

IF

PDB.TK

POLBAN

0 0004

0,0006 Pola Kesalahan Model Linier Indeks Fisher

‐0,0002 0 0,0002 0,0004

0 1 2 3 4 5 6

Series1

0,000300Pola Kesalahan Model Kuadrat Indeks Fisher

‐0,0006

‐0,0004

0 000100 0,000000 0,000100 0,000200

,

0 1 2 3 4 5 6

Linear (Series1)

‐0,000300

‐0,000200

‐0,000100

0,0004 0,0006

Pola Kesalahan Model Eksponensial Indeks  Fisher

0 0006

‐0,0004

‐0,0002 0 0,0002

0 1 2 3 4 5 6

Series1

(34)

Perbandingan

 

Ketiga

 

Model

 

Terpilih

POLBAN

Model Kuadrat Indeks Laspeyres

y = 2,79E‐05x2+ 0,000375x + 0,016

R² = 0,997

0,018000 0,018500 0,019000 0,019500 0,020000

Series1 Poly. (Series1)

0,016500 0,017000 0,017500

0 1 2 3 4 5 6

Model Summary and Parameter Estimates

Dependent Variable:IL

Equation

Model Summary Parameter Estimates Model Summary Parameter Estimates

R

Square F df1 df2 Sig.

Consta

nt b1 b2

Quadrati c

(35)

Perbandingan

 

Ketiga

 

Model

 

Terpilih

POLBAN

Model Kuadrat Indeks Paasche y = 0,0000028x2‐0,000759x + 0,0155

R² = 0,877

0 01 0,015 0,02 0,025

Series1 Poly (Series1)

0 0,005 0,01

0 1 2 3 4 5 6

Poly. (Series1)

Model Summary and Parameter Estimates Dependent Variable:IP

Equatio Model Summary Parameter Estimates

Equatio n

Model Summary Parameter Estimates R

Square F df1 df2 Sig. Constant b1 b2

Quadrati c

(36)

Perbandingan

 

Ketiga

 

Model

 

Terpilih

POLBAN

0 025000

Model Kuadrat Indeks Fisher y = 0,0001595x2+ 0,000561x + 0,01595

R² = 0,964

0,010000 0,015000 0,020000 0,025000

Series1 Poly. (Series1)

0,000000 0,005000

0 1 2 3 4 5 6

Model Summary and Parameter Estimates Dependent Variable:IF

Equatio

M d l S P E i

Equatio

n Model Summary Parameter Estimates

R

Square F df1 df2 Sig. Constant b1 b2

(37)

Pemilihan

 

Jenis

 

Sektor

 

Riil

 

yang

 

Mampu

 

memenuhi

 

Maq

ā

s

id

 

al

Syar

ī

‘ah

Pembiayaan

 

Bagi

 

Hasil

 

POLBAN

TK dalam orang, PDB dalam miliar

Ranking berdasarkan

indeks

Rangking berdasarkan

maqasid INDEKS LASPEYRES

2001

No Sektor PDB Kriteria TK Kriteria PDB/TK INDEKS

No Sektor PDB Kriteria TK Kriteria PDB/TK INDEKS

1 Pertanian, Kehutanan,

Perburuan dan Perikanan 223.892 Tinggi 39.743.908 Tinggi 5.633.367 1,67% 1,67% 8 2 2 Pertambangan dan

Penggalian 168.244 Tinggi 809.521 Rendah 207.831.545 61,59% 61,59% 1 3 Industri Pengolahan 398.324 Tinggi 12.086.122 Rendah 32.957.139 9,77% 9,77% 2 4 Listrik, Gas dan Air 9.058 Rendah 281.599 Rendah 32.166.307 9,53% 9,53% 3 5 Bangunang 80.080 Rendah 3.837.554 Rendah 20.867.459 6,18%, 6,18%, 4

6 Perdagangan Besar, Eceran,

Rumah Makan dan Hotel 233.308 Tinggi 17.469.129 Tinggi 13.355.445 3,96% 3,96% 5 1 7 Angkutan, Pergudangan dan

Komunikasi 70.276 Rendah 44.428.279 Tinggi 1.581.785 0,47% 0,47% 9

8

Keuangan, Asuransi, Usaha Persewaan Bangunan, Tanah dan Jasa Perusahaan

12.266 Rendah 1.127.823 Rendah 10.875.820 3,22% 3,22% 7

9 Jasa Kemasyarakatan, Sosial

dan Perorangan 133.958 Rendah 11.003.482 Rendah 12.174.146 3,61% 3,61% 6 dan Perorangan

Rata-rata Hitung 147.712 14.531.935 337.443.014

(38)

Pemilihan

 

Jenis

 

Sektor

 

Riil

 

yang

 

Mampu

 

memenuhi

 

Maq

ā

s

id

 

al

Syar

ī

‘ah

Pembiayaan

 

Bagi

 

Hasil

POLBAN

TK dalam orang, PDB dalam

miliar Ranking

berdasarka n indeks

Rangking berdasarka

n maqasid INDEKS LASPEYRES

2002 q

No Sektor PDB Kriteria TK Kriteria PDB/TK INDEKS

1 Pertanian, Kehutanan,

Perburuan dan Perikanan 231.614 Tinggi 40.633.271 Tinggi 5.700.095 1,017% 1,73% 8 3 2 Pertambangan dan

Penggaliangg 169.932 Tinggi 631.802 Rendah 268.964.011 47,985% 62,21% 1

3 Industri Pengolahan 419.388 Tinggi 12.109.997 Tinggi 34.631.536 6,179% 10,28% 4 1 4 Listrik, Gas dan Air 9.868 Rendah 178.279 Rendah 55.352.565 9,875% 10,38% 3

5 Bangunan 84.470 Rendah 4.273.914 Rendah 19.764.038 3,526% 6,52% 5

5 Bangunan 84.470 Rendah 4.273.914 Rendah 19.764.038 3,526% 6,52% 5

6 Perdagangan Besar, Eceran,

Rumah Makan dan Hotel 243.267 Tinggi 17.795.386 Tinggi 13.670.206 2,439% 4,13% 6 2

7 Angkutan, Pergudangan

dan Komunikasi 76.173 Rendah 4.672.584 Rendah 16.302.136 2,908% 0,51% 9

dan Komunikasi , ,

8

Keuangan, Asuransi, Usaha Persewaan Bangunan, Tanah dan Jasa Perusahaan

131.523 Rendah 991.745 Rendah 132.617.760 23,660% 34,56% 2

(39)

Pemilihan

 

Jenis

 

Sektor

 

Riil

 

yang

 

Mampu

 

memenuhi

 

Maq

ā

s

id

 

al

Syar

ī

‘ah

Pembiayaan

 

Bagi

 

Hasil

POLBAN

TK dalam orang, PDB dalam

miliar Ranking berdasarkan indeks Rangking berdasarkan maqasid INDEKS LASPEYRES

2003 indeks maqasid 2003

No Sektor PDB Kriteria TK Kriteria PDB/TK INDEKS

1 Pertanian, Kehutanan,

Perburuan dan Perikanan 240.387,3 Tinggi 42.001.437 Tinggi 5.723.311 1,10% 1,79% 9 3 2 Pertambangan dan

Penggalian 167.603,8 Rendah 729.047 Rendah 229.894.369 44,23% 61,36% 1 Penggalian

3 Industri Pengolahan 441.754,9 Tinggi 10.927.342 Tinggi 40.426.565 7,78% 10,83% 4 1 4 Listrik, Gas dan Air 10.349,2 Rendah 156.358 Rendah 66.189.130 12,73% 10,89% 3

5 Bangunan 89 621 8 Rendah 4 106 597Rendah 21 823 860 4 20% 6 92% 5

5 Bangunan 89.621,8 Rendah 4.106.597 Rendah 21.823.860 4,20% 6,92% 5

6

Perdagangan Besar,

Eceran, Rumah Makan dan Hotel

256.516,6 Tinggi 16.845.995 Tinggi 15.227.156 2,93% 4,35% 7 2

7 Angkutan, Pergudangan

d K ik i 85.458,4 Rendah 4.976.928Rendah 17.170.913 3,30% 0,57% 6

7

dan Komunikasi 85.458,4 Rendah 4.976.928 Rendah 17.170.913 3,30% 0,57% 6

8

Keuangan, Asuransi, Usaha Persewaan Bangunan, Tanah dan Jasa

Perusahaan

140.374,4 Rendah 1.294.832 Rendah 108.411.284 20,86% 36,88% 2

Jasa Kemasyarakatan 9 Jasa Kemasyarakatan,

(40)

Pemilihan

 

Jenis

 

Sektor

 

Riil

 

yang

 

Mampu

 

memenuhi

 

Maq

ā

s

id

 

al

Syar

ī

‘ah

Pembiayaan

 

Bagi

 

Hasil

POLBAN

TK dalam orang, PDB dalam

miliar Ranking

berdasarkan indeks

Rangking berdasarkan

maqasid INDEKS LASPEYRES

2004

No Sektor PDB Kriteria TK Kriteria PDB/TK INDEKS

No Sektor PDB Kriteria TK Kriteria PDB/TK INDEKS

1 Pertanian, Kehutanan,

Perburuan dan Perikanan 247.163,6 Tinggi 40.608.019 Tinggi 6.086.571 1,34% 1,84% 8 3 2 Pertambangan dan

Penggalian 160.100,5 Rendah 1.034.716 Rendah 154.728.930 34,16% 58,61% 1

3 Industri Pengolahan 469 952 4 Tinggi 11 070 498 Tinggi 42 450 882 9 37% 11 52% 3 1 3 Industri Pengolahan 469.952,4 Tinggi 11.070.498 Tinggi 42.450.882 9,37% 11,52% 3 1 4 Listrik, Gas dan Air 10.897,6 Rendah 228.297 Rendah 47.734.311 10,54% 11,47% 4

5 Bangunan 96.334,4 Rendah 4.540.102 Rendah 21.218.554 4,68% 7,44% 5

Perdagangan Besar, 6

g g ,

Eceran, Rumah Makan dan Hotel

271.142,2 Tinggi 19.119.156 Tinggi 14.181.703 3,13% 4,60% 6 2

7 Angkutan, Pergudangan

dan Komunikasi 96.896,7 Rendah 5.480.527 Rendah 17.680.179 3,90% 0,65% 9 Keuangan, Asuransi,

h

8 Usaha Persewaan Bangunan, Tanah dan Jasa Perusahaan

151.123,3 Rendah 1.125.056 Rendah 134.325.136 29,66% 39,71% 2

9 Jasa Kemasyarakatan,

(41)

Pemilihan

 

Jenis

 

Sektor

 

Riil

 

yang

 

Mampu

 

memenuhi

 

Maq

ā

s

id

 

al

Syar

ī

‘ah

Pembiayaan

 

Bagi

 

Hasil

POLBAN

TK dalam orang, PDB dalam

miliar Ranking berdasarkan indeks Rangking berdasarkan maqasid INDEKS LASPEYRES 2005

No Sektor PDB Kriteria TK Kriteria PDB/TK INDEKS

1 Pertanian, Kehutanan,

Perburuan dan Perikanan 253.881,7 Tinggi 41.309.776 Tinggi 6.145.802 1,21% 1,89% 8 3 2 Pertambangan dan

Penggaliangg 165.222,6 Rendah 904.194 Rendah 182.729.149 36,12% 60,48% 1

3 Industri Pengolahan 491.561,4 Tinggi 11.652.985 Tinggi 42.183.303 8,34% 12,05% 4 1

4 Listrik, Gas dan Air 11.598,1 Rendah 194.642 Rendah 59.586.831 11,78% 12,21% 3 5 Bangunang 103.598,4 Rendah 4.565.454 Rendah 22.691.807 4,49%, , 8,00%, 5

6

Perdagangan Besar, Eceran, Rumah Makan dan Hotel

293.654,0 Tinggi 17.909.147 Tinggi 16.396.873 3,24% 4,98% 6 2

7 Angkutan, Pergudangan

dan Komunikasi 109.261,5 Rendah 5.652.841 Rendah 19.328.600 3,82% 0,73% 9 dan Komunikasi

8

Keuangan, Asuransi, Usaha Persewaan Bangunan, Tanah dan Jasa Perusahaan

161.252,2 Rendah 1.141.852 Rendah 141.219.878 27,92% 42,37% 2

Jasa Kemasyarakatan

d h d h

9 Jasa Kemasyarakatan,

Sosial dan Perorangan 160.799,3 Rendah 10.327.496 Rendah 15.570.018 3,08% 4,33% 7 Rata-rata Hitung 194.536,6 10.406.487 505.852.260

(42)

Pemilihan

 

Jenis

 

Sektor

 

Riil

 

yang

 

Mampu

 

memenuhi

 

Maq

ā

s

id

 

al

Syar

ī

‘ah

Pembiayaan

 

Bagi

 

Hasil

POLBAN

TK dalam orang, PDB dalam

miliar Ranking

berdasarkan indeks

Rangking berdasarkan

maqasid INDEKS LASPEYRES

2006

No Sektor PDB Kriteria TK Kriteria PDB/TK INDEKS

1 Pertanian, Kehutanan,

Perburuan dan Perikanan 262.402,8 Tinggi 40.136.242 Tinggi 6.537.802 0,73% 1,13% 7 3 2 Pertambangan dan

Penggalian 163.031,7 Rendah 923.591 Rendah 176.519.368 19,59% 34,43% 2

3 Industri Pengolahan 514.100,3 Tinggi 11.890.170 Tinggi 43.237.422 4,80% 7,27% 4 1

4 Listrik, Gas dan Air 112.251,0 Rendah 228.018 Rendah 492.290.082 54,65% 68,15% 1

5 Bangunan 12.233,6 Rendah 4.697.354 Rendah 2.604.360 0,29% 0,55% 8

Perdagangan Besar 6

Perdagangan Besar, Eceran, Rumah Makan dan Hotel

312.518,7 Tinggi 19.215.660 Tinggi 16.263.751 1,81% 3,06% 5 2

7 Angkutan, Pergudangan

dan Komunikasi 124.808,9 Rendah 5.663.956 Rendah 22.035.641 2,45% 0,48% 9 Keuangan, Asuransi,

8 Usaha Persewaan Bangunan, Tanah dan Jasa Perusahaan

170.074,3 Rendah 1.346.044 Rendah 126.351.219 14,03% 25,78% 3

9 Jasa Kemasyarakatan,

(43)

Pemilihan

 

Jenis

 

Sektor

 

Riil

 

yang

 

Mampu

 

memenuhi

 

Maq

ā

s

id

 

al

Syar

ī

‘ah

Pembiayaan

 

Bagi

 

Hasil

POLBAN

TK dalam orang, PDB dalam

miliar Ranking berdasarka n indeks Rangking berdasarka n maqasid INDEKS LASPEYRES 2007 q

No Sektor PDB Kriteria TK Kriteria PDB/TK INDEKS

1 Pertanian, Kehutanan,

Perburuan dan Perikanan 271.509,3 Tinggi 41.206.474 Tinggi 6.588.996 1,29% 2,02% 8 3 2 Pertambangan dan

Penggalian 171.278,4 Rendah 994.614 Rendah 172.205.901 33,80% 62,70% 1

3 Industri Pengolahan 538.084,6 Tinggi 12.368.729 Tinggi 43.503.629 8,54% 13,19% 4 1 4 Listrik, Gas dan Air 13.517,0 Rendah 174.884 Rendah 77.291.233 15,17% 14,22% 3

5 Bangunan 121.808,9 Rendah 5.252.581 Rendah 23.190.294 4,55% 9,41% 5

6

Perdagangan Besar, Eceran, Rumah Makan dan Hotel

340.437,1 Tinggi 20.554.650 Tinggi 16.562.535 3,25% 5,78% 6 2

7 Angkutan, Pergudangan

dan Komunikasi 142.326,7 Rendah 5.958.811 Rendah 23.885.084 4,69% 0,95% 9 Keuangan Asuransi

8

Keuangan, Asuransi, Usaha Persewaan Bangunan, Tanah dan Jasa Perusahaan

183.655,9 Rendah 1.399.940 Rendah 131.188.408 25,75% 48,26% 2

9 Jasa Kemasyarakatan,

Sosial dan Perorangan 181.706,0 Rendah 12.019.984 Tinggi 15.116.992 2,97% 4,89% 7 Sosial dan Perorangan

Rata-rata Hitung 218.258,2

11.103.407,4 509.533.072

(44)

Pemilihan

 

Jenis

 

Sektor

 

Riil

 

yang

 

Mampu

 

memenuhi

 

Maq

ā

s

id

 

al

Syar

ī

‘ah

Pembiayaan

 

Bagi

 

Hasil

TK dalam orang, PDB dalam

miliar Ranking berdasarkan indeks Rangking berdasarkan maqasid INDEKS LASPEYRES 2008

No Sektor PDB Kriteria TK Kriteria PDB/TK INDEKS

1 Pertanian, Kehutanan, Perburuan dan Perikanan

284.620,7

Tinggi 41.331.706 Tinggi 6.886.256 1,38% 2,12% 8 3

2 Pertambangan dan Penggalian

172.442,7

Rendah 1.070.540 Rendah 161.080.109 32,34% 63,13% 1

3 Industri Pengolahan 557.764,4 Tinggi 12.549.376 Tinggi 44.445.588 8,92% 13,68% 4 1 4 Listrik, Gas dan Air 14.993,6 Rendah 201.114 Rendah 74.552.741 14,97% 15,78% 3

5 Bangunang 130.951,6 Rendah 5.438.965 Rendah 24.076.566 4,83% 10,11%, , 5

6

Perdagangan Besar, Eceran, Rumah Makan dan Hotel

363.813,5

Tinggi

21.221.744

Tinggi 17.143.431 3,44% 6,17% 6 2

7 Angkutan, Pergudangan dan Komunikasi

165.905,5

Rendah 6.179.503 Rendah 26.847.709 5,39% 1,11% 9 dan Komunikasi

8

Keuangan, Asuransi, Usaha Persewaan Bangunan, Tanah dan Jasa Perusahaan

198.799,6

Rendah

1.549.985

Rendah 128.259.048 25,75% 52,24% 2

(45)

Pemilihan

 

Jenis

 

Sektor

 

Riil

 

yang

 

Mampu

 

memenuhi

 

Maq

ā

s

id

 

al

Syar

ī

‘ah

Pembiayaan

 

Bagi

 

Hasil

POLBAN

TK dalam orang, PDB dalam

miliar Ranking berdasarkan indeks Rangking berdasarka n maqasid INDEKS LASPEYRES 2009 q

No Sektor PDB Kriteria TK Kriteria PDB/TK INDEKS

1 Pertanian, Kehutanan,

Perburuan dan Perikanan 296.369 Tinggi 41.611.840 Tinggi 7.122.228 1,39% 2,21% 9 3 2 Pertambangan dan

Penggalian 179.975 Rendah 1.155.233 Rendah 155.791.083 30,41% 65,88% 1

3 Industri Pengolahan 565.551 Tinggi 12.839.800 Tinggi 44.046.714 8,60% 13,87% 4 1 4 Listrik, Gas dan Air 17.060 Rendah 223.054 Rendah 76.483.721 14,93% 17,95% 3

5 Bangunan 140.184 Rendah 5.486.817 Rendah 25.549.239 4,99% 10,83% 6

6

Perdagangan Besar, Eceran, Rumah Makan dan Hotel

367.959 Tinggi 21.947.823 Tinggi 16.765.171 3,27% 6,24% 7 2

7 Angkutan, Pergudangan

dan Komunikasi 191.674 Rendah 6.117.985 Rendah 31.329.596 6,12% 1,28% 5

da o u a

8

Keuangan, Asuransi, Usaha Persewaan Bangunan, Tanah dan Jasa Perusahaan

208.832 Rendah 1.486.596 Rendah 140.476.633 27,42% 54,87% 2

9 Jasa Kemasyarakatan, 205 372 Rendah 14 001 515 Tinggi 14 667 841 2 86% 5 53% 8 9

Sosial dan Perorangan 205.372 Rendah 14.001.515 Tinggi 14.667.841 2,86% 5,53% 8 Rata-rata Hitung 241.442 11.652.296 512.232.226

(46)

KESIMPULAN

POLBAN

1. Ranking berdasarkan

maq

ā

s

id al

syar

ī

‘ah

menunjukkan kemampuan suatu jenis sektor riil

menunjukkan kemampuan suatu jenis sektor riil

mencapai angka ~ 1 di mana indeks

return

terhadap

penyerapan tenaga kerja keduanya mampu

penyerapan tenaga kerja keduanya mampu

mencapai nilai yang tinggi. Hal ini menjelaskan

bahwa suatu jenis sektor tersebut sama‐sama

(47)

KESIMPULAN

POLBAN

2. Berdasarkan analisis terhadap kriteria indeks, sektor

yang mampu memenuhi

maq

ā

sid al syar

ī

‘ah

yang mampu memenuhi

maq

ā

s

id al

syar

ī

ah

pembiayaan bagi hasil

mud

ā

rabah

adalah (1) 

industri dan pengolahan, (2) perdagangan besar,

industri dan pengolahan, (2) perdagangan besar, 

eceran, rumah makan, dan hotel, dan (3) pertanian, 

kehutanan, perburuan, dan perikanan karena

ternyata tidak hanya dapat menyerap tenaga kerja

yang besar sehingga mampu memenuhi kebutuhan

blik k

k j

j

d

t

publik akan pekerjaan namun juga dapat

memberikan tingkat

return

yang cukup baik bagi

para investor

(48)

REKOMENDASI

POLBAN

Berdasarkan analisis yang

 

telah dilakukan dalam

penelitian ini sektor riil yang direkomendasikan

penelitian ini,

 

sektor riil yang

 

direkomendasikan

untuk diprioritaskan dalam pembiayaan bagi hasil

mud

̣

ā

̣

rabah

pada perbankan syariah tahun ini dan

p

p

y

beberapa tahun ke depan adalah;

 

(1)

 

industri dan

pengolahan,

 

(2)

 

perdagangan besar,

 

eceran,

 

rumah

k

d

h t l d

(3)

t

i

k h t

makan,

 

dan hotel,

 

dan (3)

 

pertanian,

 

kehutanan,

 

perburuan,

 

dan perikanan karena mampu

(49)

POLBAN

Terima Kasih

Kontak Kami:

k

lb

@

il

Referensi

Dokumen terkait

Pembiayaan merupakan salah satu indikator utama untuk mengukur perkembangan/pertumbuhan pangsa pasar perbankan syariah nasional, sehingga perlu dikaji faktor-faktor apa saja

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Ahmad Samhan Yanis, dalam penelitian yang berjudul, “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pembiayaan Murabahah Pada Perbankan

Kusumawati (2013) membagi faktor-faktor yang memengaruhi pembiayaan pada perbankan syariah dibagi menjadi 4 kategori yaitu kategori kinerja perbankan syariah dengan

Kusumawati (2013) membagi faktor-faktor yang memengaruhi pembiayaan pada perbankan syariah dibagi menjadi 4 kategori yaitu kategori kinerja perbankan syariah dengan

Variabel total pembiayaan perbankan syariah pada lag pertama memiliki hubungan positif terhadap GDP riil dalam jangka panjang, dan signifikan secara statistik pada

Variabel total pembiayaan perbankan syariah pada lag pertama memiliki hubungan positif terhadap GDP riil dalam jangka panjang, dan signifikan secara statistik pada

Pembiayaan yang diberikan oleh bank syariah berbeda dengan kredit yang diberikan oleh bank konvensional. Dalam perbankan syariah, return atas pembiayaan tidak dalam

Hasil penelitian menemukan bahwa strategi yang digunakan perbankan syariah dalam meningkatkan inklusi keuangan adalah dengan menyalurkan pembiayaan pada sektor rill, penguatan