POLBAN
POLITEKNIK NEGERI BANDUNG
Program Studi D-4 Keuangan Syariah
INDEKSASI
RETURN
DAN
MAQ S
ID AL-
SYAR ‘AH
SEKTOR RIIL SEBAGAI ACUAN
PEMBIAYAAN BAGI HASIL PERBANKAN
SYARIAH DI INDONESIA
SYARIAH DI INDONESIA
OUTLINE
PRESENTASI
POLBAN
1. Latar Belakang Masalah
2 Rumusan Masalah
2. Rumusan Masalah
3. Telaah Pustaka
d
l
4. Metode Penelitian
5. Analisis Indeks
6. Temuan
LATAR
BELAKANG
MASALAH
POLBAN
•
Pada tahun 2009
Bank
Indonesia
menggagas sistem
indeksasi
return
sektor riil sebagai alternatif
pricing
indeksasi
return
sektor riil sebagai alternatif
pricing
perbankan syariah di Indonesia.
•
Gagasan ini dihadirkan BI
untuk menjawab kelemahan
analisis ekonomi
mainstream
yang
hanya melihat
output
secara agregat tanpa melihat produktifitas
masing
‐
masing sektor produksi secara spesifik.
masing masing sektor produksi secara spesifik.
•
Konsep tersebut melibatkan perusahaan yang
listed
dan
nonlisted
sehingga indeks imbal hasil tersebut
k
i
d i k ifi
k
i di
LATAR
BELAKANG
MASALAH
POLBAN
•
Dari
segi urgensinya,
gagasan serta kajian BI
tersebut
dapat menghadirkan terobosan baru mengenai studi
kelayakan bisnis yang
berbasis pada prinsip syariah.
Namun dari segi esensinya,
gagasan tersebut perlu
dilengkapi dengan berbagai variabel lain
yang
dapat
mendukung tercapainya tujuan syariah dalam kegiatan
ekonomi syariah.
•
Ekonomi syariah mendorong permodalan bagi hasil
Ekonomi syariah mendorong permodalan bagi hasil
dikembangkan untuk membangun kerjasama yang
seluas
‐
luasnya bagi masyarakat agar
masyarakat
LATAR
BELAKANG
MASALAH
POLBAN
66 5
Komposisi Pembiayaan pada Perbankan Syariah di Indonesia
66,5
62,2
61,7
59,2
58,9
56,8
50
60
70
)
17,9
20,5
19,8
19,9
19,4
22,2
20
30
40
P
e
rsen
(
%
)
,
0
10
20
2004
2005
2006
2007
2008
2009
Tahun
mur
ā
bahah
mud
ā
rabah
LATAR
BELAKANG
MASALAH
POLBAN
KONDISI
OBJEKTIF
SEKTOR
‐
SEKTOR
RIIL
YANG
DIBIAYAI
OLEH
LATAR
BELAKANG
MASALAH
POLBAN
Apakah kebijakan pembiayaan bagi hasil di Bank
Syariah
berkorelasi dengan upaya membangun semangat
ta‘
ā
wun
?
S t tid k S t j
Sangat Setuju 14% Sangat tidak Setuju
5%
Setuju 21%
Tidak Setuju 60%
Publik masih belum puas terhadap kinerja pembiayaan
Hasil survai pra penelitian
LATAR
BELAKANG
MASALAH
POLBAN
Apakah kebijakan Bank
Syariah mengenai pembiayaan mampu
menjawab masalah ekonomi seperti pengangguran?
S t tid k S t j
Sangat Setuju 14% Sangat tidak Setuju
5%
Setuju 21%
Tidak Setuju 60%
LATAR
BELAKANG
MASALAH
POLBAN
•
Perubahan paradigma dari
return
yang
cepat
dan pasti ke totalitas terhadap
ta‘
ā
wun
dan pasti ke totalitas terhadap
ta
ā
wun
permodalan akan menjadikan perbankan
syariah lebih peka terhadap persoalan sosial
syariah lebih peka terhadap persoalan sosial
ekonomi yang
sesungguhnya.
•
Dalam perumusan indeksasi dunia sektor riil
Dalam perumusan indeksasi dunia sektor riil
sebagai acuan pembiayaan bagi hasil
perbankan syariah,
faktor
return
perlu
RUMUSAN
MASALAH
POLBAN
1 Bagaimana indeks
return
dan
maq
ā
sid al
‐
1. Bagaimana indeks
return
dan
maq
ā
s
id al
‐
Syar
ī
‘ah
menjawab kepentingan nasabah
investor dan publik yang membutuhkan
investor
dan publik yang
membutuhkan
pekerjaan?
2 Sektor sektor riil apa yang dapat memenuhi
2. Sektor
‐
sektor riil apa yang
dapat memenuhi
tuntutan
maq
ā
s
id al
‐
Syar
ī
‘ah
menurut indeks
return
dan
maq
ā
sid al Syar
ī
‘ah
tersebut?
TELAAH
PUSTAKA
POLBAN
Al
‐
Sy
ā
t
ib
ī
dalam kitab
al
‐
Muw
ā
faq
ā
t f
ī
Us
ū
l al
‐
Syar
ī
‘ah
mengemukakan bahwa tercapainya
suatu
maq
ā
s
id al
‐
Syar
ī
‘ah
sangat ditentukan
oleh
maslahat yang
paling
wajib diwujudkan
TELAAH
PUSTAKA
POLBAN
Wahbah al
‐
Zuh
ail
ī
dalam kitab
al
‐
Mu‘
ā
mal
ā
t al
‐
M
ā
liyyah al
yy
‐
Mu‘
ā
sirah
menyebutkan bahwa
y
perbankan syariah merupakan lembaga keuangan
yang
berdiri untuk menghimpun,
mengelola,
dan
membangun keuangan untuk tujuan
‐
tujuan berikut
membangun keuangan untuk tujuan
‐
tujuan berikut
yakni terpenuhinya kepentingan pihak
‐
pihak yang
berserikat di dalamnya
,
membangun kebersamaan
k
li
hk
ik
li
l
kaum muslim,
meneguhkan sikap saling tolong
‐
menolong (
ta‘
ā
wun
)
antar sesama muslim
serta
meningkatkan zakat,
g
,
di mana kesemua itu
TELAAH
PUSTAKA
POLBAN
•
Berdasarkan telaah terhadap literatur
‐
literatur
terkait dapat dikemukakan bahwa
maq
ā
s
id al
‐
Syar
ī
‘ah
dalam indeks tetap berorientasi pada
Syar
ī
ah
dalam indeks tetap berorientasi pada
manfaat sosial yang
lebih besar namun tidak serta
merta mengabaikan aspek keuntungan
,
karena
k k
l
k
aspek keuntungan turut pula
mencerminkan
maslahat bagi
stakeholders
yang
terlibat dalam
investasi.
investasi.
•
Hal
yang
ditolak
dalam sistem tersebut adalah
aspek keuntungan yang
hanya menjawab
k
ti
k l
k k l
k t t
t
kepentingan kelompok
‐
kelompok tertentu
METODE
PENELITIAN
POLBAN
T l
h
Penentuan
Maq s
̣
id al-Syar ’ah
Pembiayaan Bagi Hasil di Bank Syariah
Telaah
literatur
ekonomi
l
d
Telaah
literatur
ekonomi
Islam
modern
Wawancara
dengan pakar
& survai data
Maq
ā
s
id al
‐
S
ī
‘ h
ekonomi
Islam
klasik
&
survai data
objektif
Syar
ī
‘ah
METODE
PENELITIAN
POLBAN
Permodal Syariah belum dapat memenuhi tuntutan maqāsid al‐syarī‘ah
Konseptualisasi o ri T in g k
Darūriyyah yang wajib dipenuhi adalah mencari suatu tingkat modal yang dapat menghasilkan suatu tingkat keuntungan yang baik bagi nasabah
i t d j l h t
T in g k a t T e
o kat
K o n se p tu a l
TRANSISI
KONSEPTUAL
investor dan mampu menyerap jumlah tenaga
kerja yang sesuai dengan tuntutan publik Operasionalisasi T in g k a t O p e
KE
OPERASIONAL
ReturnPDB, kemampuan suatu sektor menyerap tenaga kerja, pendapatan perkapita, dan modal
mudārabah
n e li ti a n p e ra sio n a l T in
PENELITIAN
Modal mudārabah yang baik adalah yang mampu menghasilkan keuntungan yang baik bagi nasabah investor dan mampu menyerap
jumlah tenaga kerja yang lebih banyak
T in g k a t P e
n ngkat
E m p ir ik a l/ O b se rv
Kemampuan formula indeks dalam menjawab tuntutan tersebut
METODE
PENELITIAN
POLBAN
1. Analisis awal untuk melihat keterkaitan atau
Desain Penelitian:
1. Analisis awal untuk melihat keterkaitan atau
hubungan antar PDB
dan tenaga kerja dengan
pendapatan per
kapita.
2
Penghitungan
return
PDB
2. Penghitungan
return
PDB.
3. Penghitungan
return
tenaga kerja.
4. Penghitungan indeks value
g
g
PDB
terhadap tenaga
p
g
kerja.
5. Penghitungan
times
series
untuk menguji indeks yang
layak untuk digunakan
layak untuk digunakan.
6. Pembobotan untuk memilih sektor mana yang
METODE
PENELITIAN
POLBAN
Formula
Laspeyres
•
IL
:
Indeks Laspeyres
p y
IL
PDB TK
:
Indeks Laspeyres
•
H
t
:
Harga pada tahun t
•
H
0
:
Harga pada tahun
PDB.TK
p y
PDB
i1
:
PDB
sektor ke
‐
i pada
tahun 1
TK : Tenaga kerja pada tahun
dasar
•
K
0
:
Kuantitas pada tahun
dasar sebagai bobot (W)
TK
i0
:
Tenaga kerja pada tahun
dasar
PDB
i0
:
PDB sektor ke-i pada
t h
d
METODE
PENELITIAN
POLBAN
Formula
Paasche
IP : Indeks Paasche
IP
PDB.TK
:
Indeks Paasche
IP :
Indeks Paasche
H
t
:
Harga pada tahun t
H
0
:
Harga pada tahun dasar
PDB
i1
:
PDB
sektor ke
‐
i pada
tahun 1
TK
i1
:
Tenaga kerja sektor ke i
pada tahun 1
K
t
:
Kuantitas pada tahun
berjalan sebagai
pembobot (W)
pada tahun 1
PDB
i0
:
PDB sektor ke-i pada
tahun dasar
TK : Tenaga kerja sektor ke i
p
( )
METODE
PENELITIAN
POLBAN
Formula
Fisher
IF : Indeks Fisher
IF
: Indeks Fisher
IF :
Indeks
Fisher
IL :
Indeks
Laspeyres
d k
h
IF
PDB.TK
:
Indeks Fisher
IL
PDB.TK
:
Indeks
Laspeyres
IP:
Indeks
Paasche
Laspeyres
METODE
PENELITIAN
POLBAN
Kriteria Ideal
Maq
ā
s
id al
‐
Syar
ī
‘ah
PDB
Tenaga Kerja
Indeks
PDB/T.K
Pemenuhan
Kriteria
Tinggi
Tinggi
~ 1
Memenuhi
Tinggi
Rendah
> 1
Tidak Memenuhi
Tinggi
Rendah
> 1
Tidak Memenuhi
Rendah
Tinggi
< 1
Tidak Memenuhi
Rendah
Tinggi
1
Tidak Memenuhi
METODE
PENELITIAN
POLBAN
•
Kriteria Tinggi Rendahnya PDB
dan TK
•
Untuk membedakan tinggi rendahnya suatu sektor
•
Untuk membedakan tinggi rendahnya suatu sektor
digunakan kriteria rata
‐
rata
hitung sederhana.
Dimana
apabila nilai PDB
dan Tenaga Kerja lebih besar dari rata
‐
hi
l
h
k
k k i
i
d l h
rata
hitung seluruh sektor,
maka kriterianya adalah
tinggi sedangkan apabila nilai PDB
dan Tenaga Kerja
lebih kecil dari rata
‐
rata
hitung seluruh sektor,
g
maka
kriterianya adalah rendah.
–
PDB > PDB rata‐rata
Æ
Tinggi
–
PDB<PDB rata‐rata
Æ
Rendah
–
TK>TK rata‐rata
Æ
Tinggi
ANALISIS
DATA
POLBAN
Analisis Awal
Correlations
GNIpCAP
R_PDB
R_TK
GNIpCAP
Pearson
Correlation
1
‐
,449
,525
Correlation
Sig.
(2
‐
tailed)
,265
,182
N
9
8
8
R_PDB
Pearson
‐
,449
1
‐
,940
**Correlation
Sig.
(2
‐
tailed)
,265
,001
N
8
8
8
R TK
Pearson
525
940
**1
R_TK
Pearson
Correlation
,525
‐
,940
1
Sig.
(2
‐
tailed)
,182
,001
Return PDB per Sektor per Tahun
POLBAN
R21
R32
R43
R54
R65
R76
R87
R98
1 Pertanian, Kehutanan,
Perburuan dan Perikanan
3,45%
3,79%
2,82% 2,72%
3,36%
3,47%
4,83%
4,13%
2 Pertambangan dan
g
1,00% -1,37% -4,48% 3,20% -1,33%
5,06%
0,68%
4,37%
Penggalian
,
,
,
,
,
,
,
,
3 Industri Pengolahan
5,29%
5,33%
6,38% 4,60%
4,59%
4,67%
3,66%
1,40%
4 Listrik, Gas dan Air
8,94%
4,87%
5,30% 6,43%
5,63% 10,33% 10,92% 13,78%
5 Bangunan
5,48%
6,10%
7,49% 7,54%
8,34%
8,53%
7,51%
7,05%
6 Perdagangan Besar,
E
R
h M k
d
4,27%
5,45%
5,70% 8,30%
6,42%
8,93%
6,87%
1,14%
Eceran, Rumah Makan dan
Hotel
7 Angkutan, Pergudangan
dan Komunikasi
8,39% 12,19% 13,38% 12,76% 14,23% 14,04% 16,57% 15,53%
8 Keuangan, Asuransi, Usaha
Persewaan Bangunan,
Tanah dan Jasa
Perusahaan
6,70%
6,73%
7,66% 6,70%
5,47%
7,99%
8,25%
5,05%
9 Jasa Kemasyarakatan,
4,50%
3,66%
5,38% 5,16%
6,16%
6,44%
6,23%
6,40%
9 Jasa Kemasyarakatan,
Sosial dan Perorangan
4,50%
3,66%
5,38% 5,16%
6,16%
6,44%
6,23%
6,40%
Return
Tenaga
Kerja
per
Sektor
per
Tahun
POLBAN
R21
R32
R43
R54
R65
R76
R87
R98
1 Pertanian,
Kehutanan,
Perburuan
dan
Perikanan
2,24%
3,37%
‐
3,32%
1,73%
‐
2,84%
2,67%
0,30%
0,68%
2 Pertambangan dan
Penggalian
‐
21,95% 15,39%
41,93%
‐
12,61%
2,15%
7,69%
7,63%
7,91%
3 Industri Pengolahan
0,20%
‐
9,77%
1,31%
5,26%
2,04%
4,02%
1,46%
2,31%
4 Li t ik G
d
Ai
36 69% 12 30%
46 01%
14 74%
17 15%
23 30%
15 00%
10 91%
4 Listrik,
Gas
dan
Air
‐
36,69%
‐
12,30%
46,01%
‐
14,74%
17,15%
‐
23,30%
15,00%
10,91%
5 Bangunan
11,37%
‐
3,91%
10,56%
0,56%
2,89%
11,82%
3,55%
0,88%
6 Perdagangan
g
g
Besar,
,
Eceran,
,
1,87%
‐
5,34%
13,49%
‐
6,33%
7,30%
6,97%
3,25%
3,42%
Rumah
Makan
dan
Hotel
,
,
,
,
,
,
,
,
7 Angkutan,
Pergudangan
dan
Komunikasi
‐
89,48%
6,51%
10,12%
3,14%
0,20%
5,21%
3,70%
‐
1,00%
8 Keuangan,
Asuransi,
Usaha
‐
12,07% 30,56%
‐
13,11%
1,49%
17,88%
4,00%
10,72%
‐
4,09%
Persewaan
Bangunan,
Tanah
dan
Jasa
Perusahaan
9 Jasa
Kemasyarakatan,
Sosial
dan
Perorangan
Indeks
PDB.TK
INDEKS LASPEYRES 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009
1 Pertanian, Kehutanan,
Perburuan dan Perikanan
0,01669 0,017270,017920,018430,018930,011290,020240,021220,02210
2 Pertambangan dan
Penggalian
0,61590 0,622080,613560,586090,604840,344320,627010,631270,65885
3 Industri Pengolahan
0,09767 0,102830,108320,115230,120530,072720,131940,136760,13867
4 Listrik, Gas dan Air
0,09532 0,103850,108910,114680,122050,681510,142250,157790,17953
5 Bangunan
0,06184 0,065230,069210,074390,080000,005450,094060,101120,10825
6 Perdagangan Besar, Eceran,
Rumah Makan dan Hotel
0,03958 0,041270,043520,046000,049820,030590,057750,061720,06242
7 Angkutan, Pergudangan
dan Komunikasi
0,00469 0,005080,005700,006460,007290,004800,009490,011070,01279
8
Keuangan, Asuransi, Usaha
Persewaan Bangunan
0 03223 0 345590 368850 397090 423710 257820 482570 522370 54873
8 Persewaan Bangunan, Tanah dan Jasa Perusahaan
0,03223 0,345590,368850,397090,423710,257820,482570,522370,54873
9 Jasa Kemasyarakatan,
Sosial dan Perorangan
0,03608 0,037700,039080,041180,043310,026520,048940,051990,05531
Indeks
PDB.TK
POLBAN
INDEKS PAASCHE 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009
1 Pertanian, Kehutanan,
Perburuan dan Perikanan
0,01669 0,01688 0,01689 0,01871 0,019210,01124 0,020170,02116 0,02286
2 Pertambangan dan
Penggalian
0,61590 0,60801 0,57809 0,59485 0,613910,34292 0,624560,62952 0,68148
3 Industri Pengolahan0,09767 0,10051 0,10206 0,11695 0,122340,07243 0,131420,13638 0,14343
k d
0 09532 0 10150 0 10262 0 11640 0 123890 67875 0 141690 15735 0 18570
4 Listrik, Gas dan Air
0,09532 0,10150 0,10262 0,11640 0,123890,67875 0,141690,15735 0,18570
5 Bangunan
0,06184 0,06375 0,06521 0,07550 0,081200,00543 0,093700,10084 0,11197
6 Perdagangan Besar, Eceran,
Rumah Makan dan Hotelu a a a da o
0,03958 0,04033 0,04100 0,04668 0,050560,03046 0,057530,06155 0,06456
7 Angkutan, Pergudangan dan
Komunikasi
0,00469 0,00497 0,00537 0,00656 0,007400,00478 0,009460,01104 0,01322
Keuangan, Asuransi, Usaha 8
g , ,
Persewaan Bangunan, Tanah dan Jasa Perusahaan
0,03223 0,33777 0,34753 0,40303 0,430060,25677 0,480690,52092 0,56758
9 Jasa Kemasyarakatan, Sosial
Indeks
PDB.TK
POLBAN
INDEKS FISHER
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
1
Pertanian, Kehutanan,
Perburuan dan Perikanan
0,0167 0,0171 0,0174 0,0186 0,0191 0,0207 0,0202 0,0212 0,0225
2
Pertambangan dan
Penggalian
0,6159 0,6150 0,5956 0,5905 0,6094 0,6315 0,6258 0,6304 0,6701
3 Industri Pengolahan
0,0977 0,1017 0,1051 0,1161 0,1214 0,1334 0,1317 0,1366 0,1410
4 Listrik, Gas dan Air
0,0953 0,1027 0,1057 0,1155 0,1230 1,2500 0,1420 0,1576 0,1826
4 Listrik, Gas dan Air
0,0953 0,1027 0,1057 0,1155 0,1230 1,2500 0,1420 0,1576 0,1826
5 Bangunan
0,0618 0,0645 0,0672 0,0749 0,0806 0,0100 0,0939 0,1010 0,1101
6
Perdagangan Besar, Eceran,
Rumah Makan dan Hotel
0,0396 0,0408 0,0422 0,0463 0,0502 0,0561 0,0576 0,0616 0,0635
7
Angkutan, Pergudangan dan
Komunikasi
0,0047 0,0050 0,0055 0,0065 0,0073 0,0088 0,0095 0,0111 0,0130
8
Keuangan, Asuransi, Usaha
P
B
T
h 0 0322 0 3417 0 3580 0 4000 0 4269 0 4729 0 4816 0 5216 0 5581
8 Persewaan Bangunan, Tanah
dan Jasa Perusahaan
0,0322 0,3417 0,3580 0,4000 0,4269 0,4729 0,4816 0,5216 0,5581
9
Jasa Kemasyarakatan, Sosial
dan Perorangan
0,0361 0,0373 0,0379 0,0415 0,0436 0,0486 0,0488 0,0519 0,0563
Analisis
Time
Series
untuk
IL
PDB.TK
POLBAN
Model Linear untuk Laspeyres Index Model Kuadrat Indeks Laspeyres y = 0,0005669x + 0,016
R² = 0,998
0,015 0,02 0,025
Series1
y = 2,79E‐05x2+ 0,000375x + 0,016
R² = 0,997
0,018500 0,019000 0,019500 0,020000 Series1 0 0,005
0,01 Linear (Series1)
0,016500 0,017000 0,017500 0,018000
,
Poly. (Series1)
0 1 2 3 4 5 6
,
0 1 2 3 4 5 6
y = 0,016e0,031x
R² 0 997 0,019500
0,020000 Model Eksponensial Indeks Laspeyres R² = 0,997
0,017000 0,017500 0,018000 0,018500 0,019000 Series1
Analisis
Pola
Kesalahan
untuk
IL
PDB.TK
POLBAN
0,00008
Pola Kesalahan untuk Model Linear
0 00006
0,00008 Pola Kesalahan untuk Model Kuadrat
0 00004 ‐0,00002 0 0,00002 0,00004 0,00006
0 2 4 6
Series1 0 00004 ‐0,00002 0 0,00002 0,00004 0,00006
0 2 4 6
Series1 ‐0,00008 ‐0,00006 ‐0,00004 ‐0,00008 ‐0,00006 ‐0,00004
0 00015 Pola Kesalahan Model Eksponensial Indeks
0 0,00005 0,0001 0,00015 Laspeyres Series1 ‐0,0001 ‐0,00005 0
Analisis
Time
Series
untuk
IP
PDB.TK
POLBAN
Model Linear Indeks Paasche Model Kuadrat Indeks Paasche
y = 0,001x + 0,015 R² = 0,845
0,01 0,015 0,02
0,025 Model Linear Indeks Paasche
Series1 Linear (Series1)
y = 0,0000028x2‐0,000759x + 0,0155
R² = 0,877
0,01 0,015 0,02
0,025 Model Kuadrat Indeks Paasche
Series1 Poly. (Series1)
0 0,005
0 1 2 3 4 5 6
0 0,005
0 1 2 3 4 5 6
y = 0,016e0,052x
R² = 0,863
0 01 0,015 0,02
0,025 Model Eksponensial Indeks Paasche
Series1
( )
0 0,005 0,01
0 1 2 3 4 5 6
Analisis
Pola
Kesalahan
untuk
IP
PDB.TK
POLBAN
0,0015 Pola Kesalahan Model Linier Indeks Paasche
0 0004
0,0006Pola Kesalahan Model Kuadrat Indeks Paasche
‐0,0005 0 0,0005 0,001
0 1 2 3 4 5 6
Series1
‐0,0002 0 0,0002 0,0004
0 1 2 3 4 5 6
Series1
‐0,0015
‐0,001
‐0,0006
‐0,0004
Pola Kesalahan Model Eksponensial Indeks
0 0,0005 0,001
0,0015 Pola Kesalahan Model Eksponensial Indeks Passche
Series1
‐0,0015
‐0,001
Analisis
Time
Series
untuk
IF
PDB.TK
POLBAN
y = 0,000x + 0,016 R² 0 933 0,02
0,025 Model Linier Indeks Fisher R² = 0,933
0,005 0,01 0,015 0,02
Series1 Linear (Series1)
y = 0,016e0,042x
R² = 0 946 0,02
0,025
Model Eksponensial Indeks Fisher
0
0 1 2 3 4 5 6
R² = 0,946
0 0,005 0,01 0,015 Series1 Expon. (Series1)
y = 0,0001595x2+ 0,000561x + 0,01595
R² = 0,964 0 015000
0,020000 0,025000
Model Kuadrat Indeks Fisher
S i 1
0
0 1 2 3 4 5 6
0,000000 0,005000 0,010000
0,015000 Series1
Analisis
Pola
Kesalahan
untuk
IF
PDB.TK
POLBAN
0 0004
0,0006 Pola Kesalahan Model Linier Indeks Fisher
‐0,0002 0 0,0002 0,0004
0 1 2 3 4 5 6
Series1
0,000300Pola Kesalahan Model Kuadrat Indeks Fisher
‐0,0006
‐0,0004
0 000100 0,000000 0,000100 0,000200
,
0 1 2 3 4 5 6
Linear (Series1)
‐0,000300
‐0,000200
‐0,000100
0,0004 0,0006
Pola Kesalahan Model Eksponensial Indeks Fisher
0 0006
‐0,0004
‐0,0002 0 0,0002
0 1 2 3 4 5 6
Series1
Perbandingan
Ketiga
Model
Terpilih
POLBAN
Model Kuadrat Indeks Laspeyres
y = 2,79E‐05x2+ 0,000375x + 0,016
R² = 0,997
0,018000 0,018500 0,019000 0,019500 0,020000
Series1 Poly. (Series1)
0,016500 0,017000 0,017500
0 1 2 3 4 5 6
Model Summary and Parameter Estimates
Dependent Variable:IL
Equation
Model Summary Parameter Estimates Model Summary Parameter Estimates
R
Square F df1 df2 Sig.
Consta
nt b1 b2
Quadrati c
Perbandingan
Ketiga
Model
Terpilih
POLBAN
Model Kuadrat Indeks Paasche y = 0,0000028x2‐0,000759x + 0,0155
R² = 0,877
0 01 0,015 0,02 0,025
Series1 Poly (Series1)
0 0,005 0,01
0 1 2 3 4 5 6
Poly. (Series1)
Model Summary and Parameter Estimates Dependent Variable:IP
Equatio Model Summary Parameter Estimates
Equatio n
Model Summary Parameter Estimates R
Square F df1 df2 Sig. Constant b1 b2
Quadrati c
Perbandingan
Ketiga
Model
Terpilih
POLBAN
0 025000
Model Kuadrat Indeks Fisher y = 0,0001595x2+ 0,000561x + 0,01595
R² = 0,964
0,010000 0,015000 0,020000 0,025000
Series1 Poly. (Series1)
0,000000 0,005000
0 1 2 3 4 5 6
Model Summary and Parameter Estimates Dependent Variable:IF
Equatio
M d l S P E i
Equatio
n Model Summary Parameter Estimates
R
Square F df1 df2 Sig. Constant b1 b2
Pemilihan
Jenis
Sektor
Riil
yang
Mampu
memenuhi
Maq
ā
s
id
al
‐
Syar
ī
‘ah
Pembiayaan
Bagi
Hasil
POLBAN
TK dalam orang, PDB dalam miliar
Ranking berdasarkan
indeks
Rangking berdasarkan
maqasid INDEKS LASPEYRES
2001
No Sektor PDB Kriteria TK Kriteria PDB/TK INDEKS
No Sektor PDB Kriteria TK Kriteria PDB/TK INDEKS
1 Pertanian, Kehutanan,
Perburuan dan Perikanan 223.892 Tinggi 39.743.908 Tinggi 5.633.367 1,67% 1,67% 8 2 2 Pertambangan dan
Penggalian 168.244 Tinggi 809.521 Rendah 207.831.545 61,59% 61,59% 1 3 Industri Pengolahan 398.324 Tinggi 12.086.122 Rendah 32.957.139 9,77% 9,77% 2 4 Listrik, Gas dan Air 9.058 Rendah 281.599 Rendah 32.166.307 9,53% 9,53% 3 5 Bangunang 80.080 Rendah 3.837.554 Rendah 20.867.459 6,18%, 6,18%, 4
6 Perdagangan Besar, Eceran,
Rumah Makan dan Hotel 233.308 Tinggi 17.469.129 Tinggi 13.355.445 3,96% 3,96% 5 1 7 Angkutan, Pergudangan dan
Komunikasi 70.276 Rendah 44.428.279 Tinggi 1.581.785 0,47% 0,47% 9
8
Keuangan, Asuransi, Usaha Persewaan Bangunan, Tanah dan Jasa Perusahaan
12.266 Rendah 1.127.823 Rendah 10.875.820 3,22% 3,22% 7
9 Jasa Kemasyarakatan, Sosial
dan Perorangan 133.958 Rendah 11.003.482 Rendah 12.174.146 3,61% 3,61% 6 dan Perorangan
Rata-rata Hitung 147.712 14.531.935 337.443.014
Pemilihan
Jenis
Sektor
Riil
yang
Mampu
memenuhi
Maq
ā
s
id
al
‐
Syar
ī
‘ah
Pembiayaan
Bagi
Hasil
POLBAN
TK dalam orang, PDB dalam
miliar Ranking
berdasarka n indeks
Rangking berdasarka
n maqasid INDEKS LASPEYRES
2002 q
No Sektor PDB Kriteria TK Kriteria PDB/TK INDEKS
1 Pertanian, Kehutanan,
Perburuan dan Perikanan 231.614 Tinggi 40.633.271 Tinggi 5.700.095 1,017% 1,73% 8 3 2 Pertambangan dan
Penggaliangg 169.932 Tinggi 631.802 Rendah 268.964.011 47,985% 62,21% 1
3 Industri Pengolahan 419.388 Tinggi 12.109.997 Tinggi 34.631.536 6,179% 10,28% 4 1 4 Listrik, Gas dan Air 9.868 Rendah 178.279 Rendah 55.352.565 9,875% 10,38% 3
5 Bangunan 84.470 Rendah 4.273.914 Rendah 19.764.038 3,526% 6,52% 5
5 Bangunan 84.470 Rendah 4.273.914 Rendah 19.764.038 3,526% 6,52% 5
6 Perdagangan Besar, Eceran,
Rumah Makan dan Hotel 243.267 Tinggi 17.795.386 Tinggi 13.670.206 2,439% 4,13% 6 2
7 Angkutan, Pergudangan
dan Komunikasi 76.173 Rendah 4.672.584 Rendah 16.302.136 2,908% 0,51% 9
dan Komunikasi , ,
8
Keuangan, Asuransi, Usaha Persewaan Bangunan, Tanah dan Jasa Perusahaan
131.523 Rendah 991.745 Rendah 132.617.760 23,660% 34,56% 2
Pemilihan
Jenis
Sektor
Riil
yang
Mampu
memenuhi
Maq
ā
s
id
al
‐
Syar
ī
‘ah
Pembiayaan
Bagi
Hasil
POLBAN
TK dalam orang, PDB dalam
miliar Ranking berdasarkan indeks Rangking berdasarkan maqasid INDEKS LASPEYRES
2003 indeks maqasid 2003
No Sektor PDB Kriteria TK Kriteria PDB/TK INDEKS
1 Pertanian, Kehutanan,
Perburuan dan Perikanan 240.387,3 Tinggi 42.001.437 Tinggi 5.723.311 1,10% 1,79% 9 3 2 Pertambangan dan
Penggalian 167.603,8 Rendah 729.047 Rendah 229.894.369 44,23% 61,36% 1 Penggalian
3 Industri Pengolahan 441.754,9 Tinggi 10.927.342 Tinggi 40.426.565 7,78% 10,83% 4 1 4 Listrik, Gas dan Air 10.349,2 Rendah 156.358 Rendah 66.189.130 12,73% 10,89% 3
5 Bangunan 89 621 8 Rendah 4 106 597Rendah 21 823 860 4 20% 6 92% 5
5 Bangunan 89.621,8 Rendah 4.106.597 Rendah 21.823.860 4,20% 6,92% 5
6
Perdagangan Besar,
Eceran, Rumah Makan dan Hotel
256.516,6 Tinggi 16.845.995 Tinggi 15.227.156 2,93% 4,35% 7 2
7 Angkutan, Pergudangan
d K ik i 85.458,4 Rendah 4.976.928Rendah 17.170.913 3,30% 0,57% 6
7
dan Komunikasi 85.458,4 Rendah 4.976.928 Rendah 17.170.913 3,30% 0,57% 6
8
Keuangan, Asuransi, Usaha Persewaan Bangunan, Tanah dan Jasa
Perusahaan
140.374,4 Rendah 1.294.832 Rendah 108.411.284 20,86% 36,88% 2
Jasa Kemasyarakatan 9 Jasa Kemasyarakatan,
Pemilihan
Jenis
Sektor
Riil
yang
Mampu
memenuhi
Maq
ā
s
id
al
‐
Syar
ī
‘ah
Pembiayaan
Bagi
Hasil
POLBAN
TK dalam orang, PDB dalam
miliar Ranking
berdasarkan indeks
Rangking berdasarkan
maqasid INDEKS LASPEYRES
2004
No Sektor PDB Kriteria TK Kriteria PDB/TK INDEKS
No Sektor PDB Kriteria TK Kriteria PDB/TK INDEKS
1 Pertanian, Kehutanan,
Perburuan dan Perikanan 247.163,6 Tinggi 40.608.019 Tinggi 6.086.571 1,34% 1,84% 8 3 2 Pertambangan dan
Penggalian 160.100,5 Rendah 1.034.716 Rendah 154.728.930 34,16% 58,61% 1
3 Industri Pengolahan 469 952 4 Tinggi 11 070 498 Tinggi 42 450 882 9 37% 11 52% 3 1 3 Industri Pengolahan 469.952,4 Tinggi 11.070.498 Tinggi 42.450.882 9,37% 11,52% 3 1 4 Listrik, Gas dan Air 10.897,6 Rendah 228.297 Rendah 47.734.311 10,54% 11,47% 4
5 Bangunan 96.334,4 Rendah 4.540.102 Rendah 21.218.554 4,68% 7,44% 5
Perdagangan Besar, 6
g g ,
Eceran, Rumah Makan dan Hotel
271.142,2 Tinggi 19.119.156 Tinggi 14.181.703 3,13% 4,60% 6 2
7 Angkutan, Pergudangan
dan Komunikasi 96.896,7 Rendah 5.480.527 Rendah 17.680.179 3,90% 0,65% 9 Keuangan, Asuransi,
h
8 Usaha Persewaan Bangunan, Tanah dan Jasa Perusahaan
151.123,3 Rendah 1.125.056 Rendah 134.325.136 29,66% 39,71% 2
9 Jasa Kemasyarakatan,
Pemilihan
Jenis
Sektor
Riil
yang
Mampu
memenuhi
Maq
ā
s
id
al
‐
Syar
ī
‘ah
Pembiayaan
Bagi
Hasil
POLBAN
TK dalam orang, PDB dalam
miliar Ranking berdasarkan indeks Rangking berdasarkan maqasid INDEKS LASPEYRES 2005
No Sektor PDB Kriteria TK Kriteria PDB/TK INDEKS
1 Pertanian, Kehutanan,
Perburuan dan Perikanan 253.881,7 Tinggi 41.309.776 Tinggi 6.145.802 1,21% 1,89% 8 3 2 Pertambangan dan
Penggaliangg 165.222,6 Rendah 904.194 Rendah 182.729.149 36,12% 60,48% 1
3 Industri Pengolahan 491.561,4 Tinggi 11.652.985 Tinggi 42.183.303 8,34% 12,05% 4 1
4 Listrik, Gas dan Air 11.598,1 Rendah 194.642 Rendah 59.586.831 11,78% 12,21% 3 5 Bangunang 103.598,4 Rendah 4.565.454 Rendah 22.691.807 4,49%, , 8,00%, 5
6
Perdagangan Besar, Eceran, Rumah Makan dan Hotel
293.654,0 Tinggi 17.909.147 Tinggi 16.396.873 3,24% 4,98% 6 2
7 Angkutan, Pergudangan
dan Komunikasi 109.261,5 Rendah 5.652.841 Rendah 19.328.600 3,82% 0,73% 9 dan Komunikasi
8
Keuangan, Asuransi, Usaha Persewaan Bangunan, Tanah dan Jasa Perusahaan
161.252,2 Rendah 1.141.852 Rendah 141.219.878 27,92% 42,37% 2
Jasa Kemasyarakatan
d h d h
9 Jasa Kemasyarakatan,
Sosial dan Perorangan 160.799,3 Rendah 10.327.496 Rendah 15.570.018 3,08% 4,33% 7 Rata-rata Hitung 194.536,6 10.406.487 505.852.260
Pemilihan
Jenis
Sektor
Riil
yang
Mampu
memenuhi
Maq
ā
s
id
al
‐
Syar
ī
‘ah
Pembiayaan
Bagi
Hasil
POLBAN
TK dalam orang, PDB dalam
miliar Ranking
berdasarkan indeks
Rangking berdasarkan
maqasid INDEKS LASPEYRES
2006
No Sektor PDB Kriteria TK Kriteria PDB/TK INDEKS
1 Pertanian, Kehutanan,
Perburuan dan Perikanan 262.402,8 Tinggi 40.136.242 Tinggi 6.537.802 0,73% 1,13% 7 3 2 Pertambangan dan
Penggalian 163.031,7 Rendah 923.591 Rendah 176.519.368 19,59% 34,43% 2
3 Industri Pengolahan 514.100,3 Tinggi 11.890.170 Tinggi 43.237.422 4,80% 7,27% 4 1
4 Listrik, Gas dan Air 112.251,0 Rendah 228.018 Rendah 492.290.082 54,65% 68,15% 1
5 Bangunan 12.233,6 Rendah 4.697.354 Rendah 2.604.360 0,29% 0,55% 8
Perdagangan Besar 6
Perdagangan Besar, Eceran, Rumah Makan dan Hotel
312.518,7 Tinggi 19.215.660 Tinggi 16.263.751 1,81% 3,06% 5 2
7 Angkutan, Pergudangan
dan Komunikasi 124.808,9 Rendah 5.663.956 Rendah 22.035.641 2,45% 0,48% 9 Keuangan, Asuransi,
8 Usaha Persewaan Bangunan, Tanah dan Jasa Perusahaan
170.074,3 Rendah 1.346.044 Rendah 126.351.219 14,03% 25,78% 3
9 Jasa Kemasyarakatan,
Pemilihan
Jenis
Sektor
Riil
yang
Mampu
memenuhi
Maq
ā
s
id
al
‐
Syar
ī
‘ah
Pembiayaan
Bagi
Hasil
POLBAN
TK dalam orang, PDB dalam
miliar Ranking berdasarka n indeks Rangking berdasarka n maqasid INDEKS LASPEYRES 2007 q
No Sektor PDB Kriteria TK Kriteria PDB/TK INDEKS
1 Pertanian, Kehutanan,
Perburuan dan Perikanan 271.509,3 Tinggi 41.206.474 Tinggi 6.588.996 1,29% 2,02% 8 3 2 Pertambangan dan
Penggalian 171.278,4 Rendah 994.614 Rendah 172.205.901 33,80% 62,70% 1
3 Industri Pengolahan 538.084,6 Tinggi 12.368.729 Tinggi 43.503.629 8,54% 13,19% 4 1 4 Listrik, Gas dan Air 13.517,0 Rendah 174.884 Rendah 77.291.233 15,17% 14,22% 3
5 Bangunan 121.808,9 Rendah 5.252.581 Rendah 23.190.294 4,55% 9,41% 5
6
Perdagangan Besar, Eceran, Rumah Makan dan Hotel
340.437,1 Tinggi 20.554.650 Tinggi 16.562.535 3,25% 5,78% 6 2
7 Angkutan, Pergudangan
dan Komunikasi 142.326,7 Rendah 5.958.811 Rendah 23.885.084 4,69% 0,95% 9 Keuangan Asuransi
8
Keuangan, Asuransi, Usaha Persewaan Bangunan, Tanah dan Jasa Perusahaan
183.655,9 Rendah 1.399.940 Rendah 131.188.408 25,75% 48,26% 2
9 Jasa Kemasyarakatan,
Sosial dan Perorangan 181.706,0 Rendah 12.019.984 Tinggi 15.116.992 2,97% 4,89% 7 Sosial dan Perorangan
Rata-rata Hitung 218.258,2
11.103.407,4 509.533.072
Pemilihan
Jenis
Sektor
Riil
yang
Mampu
memenuhi
Maq
ā
s
id
al
‐
Syar
ī
‘ah
Pembiayaan
Bagi
Hasil
TK dalam orang, PDB dalam
miliar Ranking berdasarkan indeks Rangking berdasarkan maqasid INDEKS LASPEYRES 2008
No Sektor PDB Kriteria TK Kriteria PDB/TK INDEKS
1 Pertanian, Kehutanan, Perburuan dan Perikanan
284.620,7
Tinggi 41.331.706 Tinggi 6.886.256 1,38% 2,12% 8 3
2 Pertambangan dan Penggalian
172.442,7
Rendah 1.070.540 Rendah 161.080.109 32,34% 63,13% 1
3 Industri Pengolahan 557.764,4 Tinggi 12.549.376 Tinggi 44.445.588 8,92% 13,68% 4 1 4 Listrik, Gas dan Air 14.993,6 Rendah 201.114 Rendah 74.552.741 14,97% 15,78% 3
5 Bangunang 130.951,6 Rendah 5.438.965 Rendah 24.076.566 4,83% 10,11%, , 5
6
Perdagangan Besar, Eceran, Rumah Makan dan Hotel
363.813,5
Tinggi
21.221.744
Tinggi 17.143.431 3,44% 6,17% 6 2
7 Angkutan, Pergudangan dan Komunikasi
165.905,5
Rendah 6.179.503 Rendah 26.847.709 5,39% 1,11% 9 dan Komunikasi
8
Keuangan, Asuransi, Usaha Persewaan Bangunan, Tanah dan Jasa Perusahaan
198.799,6
Rendah
1.549.985
Rendah 128.259.048 25,75% 52,24% 2
Pemilihan
Jenis
Sektor
Riil
yang
Mampu
memenuhi
Maq
ā
s
id
al
‐
Syar
ī
‘ah
Pembiayaan
Bagi
Hasil
POLBAN
TK dalam orang, PDB dalam
miliar Ranking berdasarkan indeks Rangking berdasarka n maqasid INDEKS LASPEYRES 2009 q
No Sektor PDB Kriteria TK Kriteria PDB/TK INDEKS
1 Pertanian, Kehutanan,
Perburuan dan Perikanan 296.369 Tinggi 41.611.840 Tinggi 7.122.228 1,39% 2,21% 9 3 2 Pertambangan dan
Penggalian 179.975 Rendah 1.155.233 Rendah 155.791.083 30,41% 65,88% 1
3 Industri Pengolahan 565.551 Tinggi 12.839.800 Tinggi 44.046.714 8,60% 13,87% 4 1 4 Listrik, Gas dan Air 17.060 Rendah 223.054 Rendah 76.483.721 14,93% 17,95% 3
5 Bangunan 140.184 Rendah 5.486.817 Rendah 25.549.239 4,99% 10,83% 6
6
Perdagangan Besar, Eceran, Rumah Makan dan Hotel
367.959 Tinggi 21.947.823 Tinggi 16.765.171 3,27% 6,24% 7 2
7 Angkutan, Pergudangan
dan Komunikasi 191.674 Rendah 6.117.985 Rendah 31.329.596 6,12% 1,28% 5
da o u a
8
Keuangan, Asuransi, Usaha Persewaan Bangunan, Tanah dan Jasa Perusahaan
208.832 Rendah 1.486.596 Rendah 140.476.633 27,42% 54,87% 2
9 Jasa Kemasyarakatan, 205 372 Rendah 14 001 515 Tinggi 14 667 841 2 86% 5 53% 8 9
Sosial dan Perorangan 205.372 Rendah 14.001.515 Tinggi 14.667.841 2,86% 5,53% 8 Rata-rata Hitung 241.442 11.652.296 512.232.226
KESIMPULAN
POLBAN
1. Ranking berdasarkan
maq
ā
s
id al
‐
syar
ī
‘ah
menunjukkan kemampuan suatu jenis sektor riil
menunjukkan kemampuan suatu jenis sektor riil
mencapai angka ~ 1 di mana indeks
return
terhadap
penyerapan tenaga kerja keduanya mampu
penyerapan tenaga kerja keduanya mampu
mencapai nilai yang tinggi. Hal ini menjelaskan
bahwa suatu jenis sektor tersebut sama‐sama
KESIMPULAN
POLBAN
2. Berdasarkan analisis terhadap kriteria indeks, sektor
yang mampu memenuhi
maq
ā
sid al syar
ī
‘ah
yang mampu memenuhi
maq
ā
s
id al
‐
syar
ī
ah
pembiayaan bagi hasil
mud
ā
rabah
adalah (1)
industri dan pengolahan, (2) perdagangan besar,
industri dan pengolahan, (2) perdagangan besar,
eceran, rumah makan, dan hotel, dan (3) pertanian,
kehutanan, perburuan, dan perikanan karena
ternyata tidak hanya dapat menyerap tenaga kerja
yang besar sehingga mampu memenuhi kebutuhan
blik k
k j
j
d
t
publik akan pekerjaan namun juga dapat
memberikan tingkat
return
yang cukup baik bagi
para investor
REKOMENDASI
POLBAN
Berdasarkan analisis yang
telah dilakukan dalam
penelitian ini sektor riil yang direkomendasikan
penelitian ini,
sektor riil yang
direkomendasikan
untuk diprioritaskan dalam pembiayaan bagi hasil
mud
̣
ā
̣
rabah
pada perbankan syariah tahun ini dan
p
p
y
beberapa tahun ke depan adalah;
(1)
industri dan
pengolahan,
(2)
perdagangan besar,
eceran,
rumah
k
d
h t l d
(3)
t
i
k h t
makan,
dan hotel,
dan (3)
pertanian,
kehutanan,
perburuan,
dan perikanan karena mampu
POLBAN
Terima Kasih
Kontak Kami:
k
lb
@
il