• Tidak ada hasil yang ditemukan

Klasifikasi Risiko Hipertensi Menggunakan Metode Neighbor Weighted K- Nearest Neighbor (NWKNN)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Klasifikasi Risiko Hipertensi Menggunakan Metode Neighbor Weighted K- Nearest Neighbor (NWKNN)"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1 Tabel Klasifikasi Tekanan Darah Menurut  JNC 7  Klasifikasi  Tekanan Darah  TDS  (mmHg)  TDD  (mmHg)  Normal  <120  dan  <80  Prahipertensi  120-139  atau  80-89  Hipertensi  derajat 1  140-159  atau  90-99  Hipertensi  derajat 2  ≥160  atau
Gambar 1 Alur NWKNN
Grafik  menunjukkan  bahwa  pengujian  perubahan  nilai  E  cenderung  stabil  nilai  akurasinya  pada  nilai  E  yang  berbeda  beda  walaupun pada rentang 100 dan 80 data
Grafik  menunjukan  bahwa  hasil  akurasi  yang  diperoleh  pada  pengujian  ini  bervariasi

Referensi

Dokumen terkait

Metode klasifikasi yang digunakan adalah k-NN, dengan cara menghitung jarak histogram warna dari citra daun padi sebagai data uji dengan setiap 56 histogram warna sebagai

Hasil pengujian menunjukkan bahwa jumlah data latih mempengaruhi akurasi sistem dalam melakukan klasifikasi demam. Hal ini ditunjukkan dengan dengan hasil akurasi sebesar

Nilai F-Measure pada nilai k-values awal =40, 45, 50, 75 dan 100 menjadi bernilai rendah karena semakin banyak dokumen dari data latih yang dibandingkan terhadap data

Klasifikasi supervised adalah proses klasifikasi teks dengan menggunakan metode learning pada data teks yang sudah memiliki kelas pada data latih sebagai data untuk

Hasil pengujian menunjukkan bahwa jumlah data latih mempengaruhi akurasi sistem dalam melakukan klasifikasi demam. Hal ini ditunjukkan dengan dengan hasil akurasi sebesar

Hasil pengujian sistem identifikasi penyakit pada kambing dengan metode Fuzzy K- Nearest Neighbor di penelitian ini dengan data latih sebanyak 100 dan data uji

4.1 Evaluasi Evaluasi dari hasi klasifikasi citra menggunakan metode K-Nearest Neighbors KNN, yang dilatih menggunakan data latih sebanyak 2000 citra diperoleh dari nilai evaluasi

Analisa Sistem Pada proses klasifikasi citra daging ayam ini dapat dimulai dengan menginputkan citra yang digunakan yaitu data uji “daging ayam kurang segar” setelah itu dilanjutkan