Telkom Akan Menebar Dividen Rp16,6 Triliun. PGN Raup Pendapatan Rp 10 T di Kuartal I 2018. Kuartal I/2018, Pendapatan GGRM Naik 10,07%.
KINERJA 2018 : TLKM Patok Pendapatan Tumbuh Dua Digit.
DAILY RESEARCH
Statistics Highlight
Opening Today Nikkei AORD
Change
Market Preview
S
etelah dilanda koreksi hingga 320 poin dalam dua hari terakhir sebe‐ lumnya, IHSG pada perdagangan akhir pekan lalu berhasil rebound terbatas di 5919,238 atau menguat 10,040 poin (0,17%). Redahnya tekanan jual akhir pekan lalu ditopang membaiknya iklim pasar saham global setelah yield obli‐ gasi AS 10 yr berhasil turun 4 bp di 2,99%. Harga saham sektoral teru‐ tama sektor yang sensitif interest rate seperti perbankan yang sudah terko‐ reksi dalam, menjadi perbuan pelaku pasar dan berhasil menjadi penopang penguatan IHSG akhir pekan lalu. Se‐ lain sentimen positif dari pasar saham global dan kawasan Asia yang mem‐ baik, sentimen pasar turut digerakkan oleh sejumlah isu individual terutama rilis laba 1Q18 sejumlah emiten. Selain saham perbankan, penguatan jugaterjadi di saham big‐caps lainnya seperti saham Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) karena pasar mengantisipasi rencana pembagian dividen tunai yang cukup besar mencapai 75% laba bersih. Namun selama sepekan IHSG tertekan hingga 6,6% terutama dikhawatirkan resiko pelemahan rupiah terhadap dolar AS dan capital out‐ flow. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sepekan terakhir melemah 0,5% di Rp13879. Pemodal asing sepekan mencatatkan penjualan bersih hingga Rp5,3 triliun. Sepanjang tahun ini hingga akhir pekan lalu (YTD), penjualan bersih asing telah men‐ capai Rp33,31 triliun.
Sementara Wall Street akhir pekan lalu tutup bervariasi dalam rentang konsolidasi. Indeks DJIA terkoreksi 0,05% di 24311,19. Indeks S&P dan Nasdaq berha‐ sil menguat masing‐masing 0,11% dan 0,02% di 2669,91 dan 7119,80. Pasar Wall Street akhir pekan lalu selain digerakkan sentimen rilis laba 1Q18 sejumlah emiten terutama emiten sektor teknologi, juga digerakkan dengan rilis data awal PDB 1Q18 yang tumbuh 2,3% (qoq) di atas perkiraan 2% namun melambat dibandingkan kuar‐ tal terakhir 2017 sebesar 2,9% (qoq). Yield obligasi AS 10 yr akhir pekan lalu turun ke 2,96%. Sentimen positif pasar turut dipicu pertemuan bersejarah di akhir pekan lalu antara pemimpin Korut, Kim Jong Un dengan Presiden Korsel, Moon Jae‐In di daerah Korsel yang meredahkan kekhawatiran ancaman Nuklir Korut.
Melanjutkan perdagangan di awal pekan, sekaligus menandai akhir April, IHSG diperkirakan berpeluang melanjutkan rebound seiring redahnya resiko pasar saham global dan sejumlah isu individual positif terutama rilis laba 1Q18 dan pem‐ bagian dividen tunai. IHSG diperkirakan bergerak di kisaran support di 5880 hingga
resisten di 6000. S1 5880 S2 5840 R1 6000 R2 6030 Index Last Chg % DJIA 24311.19 (11.15) (0.05) S&P 500 2669.91 2.97 0.11 FTSE 100 7502.21 80.78 1.09 CAC 40 5483.19 29.61 0.54 DAX 12580.87 80.40 0.64 NIKKEI 225 22467.87 148.26 0.66 HANGSENG 30280.67 272.99 0.91 STI 3577.21 7.19 0.20 SHENZHEN 1776.13 5.73 0.32 SHANGHAI 3082.23 7.20 0.23 Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel) 67.97 (0.19) (0.28) CPO (RM/M.T) 2381.00 (9.00) (0.38) Gold (USD/T.oz) 1324.10 6.30 0.48 Nikel (USD/M.T 13865.00 (425.00) (2.97) Timah (USD/M.T) 20972.00 (335.50) (1.57) Coal (USD/M.T) 97.25 1.25 1.30 Exchange Rates Chg % USD/IDR 13893.00 5.00 0.04 EUR/USD 1.213 0.00 0.22 USD/JPY 109.05 (0.22) (0.20) SGD/IDR 10462.13 5.09 0.05 AUD/IDR 10483.31 (4.91) (0.05) TLKM USD IDR Chg % TLK.NYSE 27.18 3776 0.35 1.30 Top Gainers IDR % Chg
DFAM‐W 424 42300.00% 423 DFAM 195 69.57% 80 HOKI‐W 280 33.33% 70 JECC 6,200 25.00% 1,240 INPS 2,610 24.88% 520 Top Losers IDR % Chg
DEFI 755 24.88% 250 DPNS 306 21.13% 82 OASA 348 16.35% 68 SSTM 550 15.38% 100
MTSM 230 13.53% 36
Top Value IDR % (miliar) BBRI 3,150 0.32% 678.21 BMRI 6,925 2.21% 647.15 BBCA 21,500 0.70% 446.77 ADRO 1,830 8.27% 310.04 TLKM 3,730 2.19% 304.76 Top Volume IDR % (juta)
RIMO 139 0.00% 532.047 IIKP 196 7.69% 372.112 MYRX 140 0.72% 245.487 BUMI 234 1.68% 237.120 BBRI 3,150 0.32% 212.898 IHSG 5,919.24 Change 10.04 Change (%) 0.17 Change (%/ytd) (6.87)
Total Value (IDR triliun) 9.106 Total Volume (miliar saham) 8.241 Net Foreign Buy (IDR miliar) (357.823)
Telkom Akan Menebar Dividen Rp16,6 Triliun. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) alias Telkom bakal membagikan dividen tahun buku 2017 kepada pemegang saham sebanyak Rp16,6 triliun atau setara dengan 75% dari laba bersih 2017. Angka tersebut merupakan yang tertinggi selama tiga tahun terakhir. Dari total dividen Rp16,6 triliun, senilai Rp13,3 triliun atau Rp 134,13 per saham merupakan dividen tunai. Sedangkan, sebesar Rp3,3 triliun atau Rp33,53/saham merupakan dividen spesial. Kedua dividen itu akan dibagikan pada 31 Mei 2018. (kontan, 27/4/18)
PGN Raup Pendapatan Rp 10 T di Kuartal I 2018. Perusahaan Gas Negara (PGN) mencatatkan pendapatan US$ 798 juta atau setara dengan Rp 10,83 triliun (kurs rata‐rata Rp 13.576) sepanjang periode Januari‐Maret 2018. Hasil ini naik sekitar 7% dari tahun lalu. Peningkatan itu dipicu oleh distribusi gas yang memiliki penambahan pelanggan di segmen industri dan rumah tangga. Ada juga peningkatan dari kontribusi anak usaha PGN dari minyak dan gas. Sepanjang kuartal I 2018, PGN berhasil menyalurkan volume distribusi 836 MMscfd atau naik 2% dibanding kuartal I 2017. Kenaikan tersebut didorong oleh peningkatan konsumsi gas dari sektor industri. Hingga saat ini PGN tercatat mengelola jaringan infrastruktur pipa gas sepanjang 7.453 km untuk menyalurkan gas bumi ke 203.314 pelanggan dari berbagai segmen mulai dari industri hingga UMKM. Laba bersih perusahaan di kuartal I 2018 mencapai USD80 juta atau Rp1,09 triliun. (detik, 27/4/18)
Kuartal I/2018, Pendapatan GGRM Naik 10,07%. Emiten rokok PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) membukukan pendapatan senilai Rp21,98 triliun pada kuartal I/2018, meningkat 10,07% (yoy) dari sebelumnya Rp19,97 triliun. Laba bersih GGRM per Maret 2018 mencapai Rp1,89 triliun. Nilai itu meningkat tipis 0,13% (yoy) dari sebelumnya Rp1,88 triliun. (Bisnis Indonesia, 27/4/18)
KINERJA 2018 : TLKM Patok Pendapatan Tumbuh Dua Digit. PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. mematok pertumbuhan laba bersih perseroan sebesar dua digit atau minimal 10% pada tahun ini. Emiten telekomunikasi pelat merah tersebut optimistis dengan capaian laba, di tengah aturan registrasi kartu prabayar yang diprediksi dapat memangkas jumlah pelanggan.Kinerja perseroan pada tahun lalu cukup positif, sehingga pendapatan dapat terkerek 10,25% menjadi Rp128,25 triliun. Adapun, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk pada 2017 naik 14,4% menjadi Rp22,15 triliun. Sepanjang 2017 perseroan juga membukukan capaian Ebitda yang memuaskan, yaitu meningkat 8,6% menjadi Rp64,6 triliun. Adapun, pertumbuhan pendapatan perseroan masih didorong oleh kontribusi dari segmen data, internet, dan IT Service yang tumbuh sebesar 28,7% pada 2017. Tahun lalu, kontribusi lini mencapai 43,2% dibandingkan 2016. Perseroan akan menggunakan sekitar 25% dari pendapatan 2017 untuk belanja modal pada 2018. Tahun ini, nilai capex emiten TLKM mencapai Rp30 triliun. (Bisnis Indonesia, 27/4/18)
HM Sampoerna (HMSP) Bagikan Dividen Rp12,5 Triliun. Emiten rokok PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. (HMSP) membagikan dividen sebesar Rp12,5 triliun berdasarkan pembukuan laba bersih 2017. Nilai itu setara dengan 98,5% dari total laba bersih tahun lalu. Perolehan laba bersih atau laba yang diatribuskan kepada pemilik entitas induk HMSP pada 2017 mencapai Rp12,67 triliun, terkoreksi 0,70% yoy dari sebelumnya Rp12,76 triliun. Perusahaan akan membagikan dividen sebesar Rp107,3 per saham untuk tahun buku 2017. (Bisnis Indonesia, 27/4/18)
TBIG Tebar Dividen Rp750 Miliar. Emiten PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. menetapkan pembagian dividen untuk tahun buku 2017 sebesar Rp750 miliar, atau 32,37% dari laba bersih yang dibukukan perseroan pada 2017 yaitu Rp2,31 triliun. Dividen yang akan dibagi sebesar Rp169 per saham Pembagian dividen akan dilakukan pada 24 Mei 2018. (Bisnis Indonesia, 27/4/18)
Pendapatan Temas Line (TMAS) Naik 32% Pada Kuartal I/2018. PT Pelayaran Tempuran Emas Tbk. atau Temas Line membukukan pendapatan jasa bersih sebesar Rp558,24 miliar (tidak diaudit) sepanjang kuartal I/2018, atau tumbuh 32,49% (yoy). Pendapatan tersebut‐sebelum dikurangi pendapatan jasa yang saling terkait‐ terdiri dari segmen pelayaran sebanyak Rp385,75 miliar, dan Rp206,88 miliar dari segmen bongkar muat. Laporan keuangan Temas Line menunjukkan, pendapatan lain‐lain berasal dari laba pelepasan aset tetap sebesar Rp11,15 miliar dan pendanaan lainnya sebesar Rp19,80 miliar. Tambahan mendapatan membuat laba bersih Temas Line mencapai Rp33,83 miliar atau naik 194% secara tahunan. (Bisnis Indonesia, 27/8/18)
Laba Jasa Marga Tumbuh 6,53% Pada Kuartal I‐2018. Perusahaan pengelola jalan tol, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) mencatatkan laba bersih kuartal I‐2018 sebesar Rp582,98 miliar. Pencapaian ini meningkat 6,53% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sejumlah Rp547,25 miliar. Pertumbuhan laba seiring dengan pendapatan JSMR yang tumbuh 92,85% dari sebelumnya Rp 4,99 triliun pada kuartal I‐2017 menjadi Rp9,63 triliun pada kuartal I‐2018. Pendapatan itu berasal dari pendapatan tol dan usaha lainnya sebesar Rp2,38 triliun dan pendapatan konstruksi sebesar Rp7,25 triliun. Pos beban keuangan juga meningkat 114,97% dari sebelumnya Rp3,77 triliun menjadi Rp8,11 triliun. Peningkatan beban paling signifikan terjadi pada beban konstruksi, dari sebelumnya Rp2,84 triliun menjadi Rp7,20 triliun pada kuartal I‐2018. Sedangkan beban tol dan usaha lainnya turun menjadi Rp903,28 miliar dari sebelumnya Rp932,80 miliar. Total aset JSMR per Maret 2018 meningkat menjadi Rp84,42 triliun dari posisi 31 Desember 2017 sebesar Rp79,19 triliun. Sedangkan, liabilitas sampai kuartal ‐2018 sebesar Rp65,51 triliun. (kontan, 27/4/18)
Stock Picks
ANTM 815‐870. Harga saham emiten logam, Aneka Tambang Tbk (ANTM) akhir pekan lalu tutup stagnan di Rp830 sete‐ lah bergerak fluktuatif di tengah rilis laba 1Q18 yang mencatatkan pertumbuhan kuat. Selama sepekan terakhir harga sahamnya terkoreksi 8% menyusul meningkatnya resiko pasar saham dan sentimen pelemahan harga komoditas nikel dunia hingga 6,6% selama sepekan terakhir. Koreksi ini menjadi peluang bagi pemodal untuk mengakumulasi sahamnya mengingat pertumbuhan bisnisnya yang kuat tahun ini dengan dukungan pertumbuhan volume penjualan emas dan feronikel dan tren bullish harga komoditas logam. Merespon rilis labanya akhir pekan lalu, harga sahamnya sempat menguat ke Rp865. Penjualan bersih perseroan sepanjang 1Q18 tumbuh 247% mencapai Rp5,73 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,65 triliun. Dibandingkan kuartal terakhir 2017 sebesar Rp5,69 triliun, pen‐ jualan bersih 1Q18 tumbuh 0,7% (qoq). Selama tiga kuartal terakhir penjualan bersih perseroan menunjukkan pertum‐ buhan positif. Sebelumnya diproyeksikan penjualan bersih tahun ini mencapai Rp19,28 triliun naik 52,4% dari tahun lalu sebesar Rp12,65 triliun. Laba bersih 1Q18 mencapai Rp245,68 miliar melonjak 3603% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya Rp6,63 miliar. Sebelumnya kami proyeksikan laba bersih 2018 bisa mencapai Rp1,19 triliun tum‐ buh 776% dari laba bersih tahun lalu sebesar Rp136,51 miliar. Pencapaian laba bersih 1Q18 baru mencerminkan 20,6% dari proyeksi laba tahun ini. Tahun lalu penjualan perseroan 58% dikontribusi dari penjualan emas atau mencapai Rp7,37 triliun. Sepanjang 2017 lalu volume penjualan emas mencapai 13.202 kg tumbuh 29%. Kontribusi kedua terha‐ dap penjualan perseroan yakni dari Feronikel. Volume penjualan feronikel 2017 lalu mencapai 21.813 Tni naik 4% dari tahun sebelumnya. Produksi feronikel perseroan tahun lalu mencapai 21.762 Tni naik 7% dari tahun sebelumnya. Hingga kuartal I 2018 (1Q18), perseroan berhasil membukukan kenaikan penjualan emas yang fantastis. Produksi dari tambang Pongkor dan Cibaliung tercatat 539 kilogram (kg) dengan penjualan emas mencapai 6.945 kg atau naik 226% dari sebelumnya 2.127 kg. Volume penjualan emas tersebut telah mencerminkan 29% dari target volume penjualan tahun ini sebesar 24.000 kg atau naik 81,8% dari tahun lalu. Sedangkan volume produksi feronikel sepanjang 1Q18 sebesar 6.088 ton nikel dalam feronikel (TNi), naik 107% ketimbang capaian periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya 2.934 Tni. Seiring pertumbuhan volume produksi, penjualan feronikel di 1Q18 juga meningkat 109% menjadi 5.363 Tni. Volume penjualan FeNi tersebut mencerminkan 20,6% dari target tahun ini sebesar 26.000 Tni atau naik 19% dari tahun lalu. Pada Maret 2018, Antam telah mendapatkan rekomendasi perpanjangan persetujuan ekspor mineral logam untuk penjualan ekspor bijih nikel kadar rendah sebesar 2,7 juta wmt dan bijih bauksit tercuci dengan kadar lebih dari 42% AIO sebesar 840.000 wmt dari ESDM untuk 2018 dan 2019. Dengan dukungan kenaikan volume penjualan emas dan feronikel dan dukungan kenaikan harga komoditas nikel dan emas dunia tahun ini diperkirakan kinerja perseroan akan tumbuh signifikan tahun ini. EPS 2018 diproyeksikan mencapai Rp49,75. Harga sahamnya diproyeksikan berpeluang ditransaksikan dengan PE 23x sesuai sektornya. Ini mencerminkan harga di Rp1145. Dari harga saat ini Rp830 ada ruang penguatan 38%. Pergerakan harga sahamnya saat ini dipengaruhi dengan fluktuasi harga komoditas nikel yang akhir pekan lalu terkoreksi hampir 3% di USD13865/MT. Peluang koreksi bisa dimanfaatkan melakukan pembelian. Secara technical, support saat ini di kisaran Rp805 hingga Rp815. Sedangkan resisten terdekat di Rp865. Maintain Buy, SL 800
GGRM 66800‐69250. Memburuknya kondisi pasar saham sepekan terakhir terutama dikhawatirkan pelemahan rupiah terhadap dolar AS yang sudah mencapai Rp13900 ikut menekan pergerakan harga saham perseroan. Harga saham GGRM akhir pekan lalu terkoreksi tutup di Rp67800, sepekan terkoreksi 10,55%. Ini merupakan harga terendahnya se‐ jak perdagangan 30 Oktober 2017 lalu. Akhir 2017 lalu harga sahamnya tutup di Rp83800. Dari posisi tersebut harga sahamnya saat ini sudah terkoreksi 19%. Harga sahamnya tertinggi tahun ini di Rp86200 (2/1). Secara technical posisi harganya saat ini sudah berada di area oversold sehingga berpeluang rebound. Akhir pekan lalu perseroan rilis laba 1Q18. Laba bersih relatif stagnan di Rp1,89 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,88 triliun. Secara kuartalan laba bersih 1Q18 turun 18,9% dari kuartal terakhir di 2017 sebesar Rp2,33 triliun. Pencapaian laba bersih 1Q18 tersebut baru mencerminkan 21,7% dari target laba bersih perseroan tahun ini yang diperkirakan menca‐ pai Rp8,70 triliun atau tumbuh 12,27% dari tahun lalu sebesar Rp7,75 triliun. Sedangkan pendapatan usaha perseroan 1Q18 lalu berhasil tumbuh 10,12% mencapai Rp21,98 triliun dari periode yang sama di 2017 sebesar Rp19,96 triliun. Secara kuartalan, pendapatan usaha di 1Q18 tersebut tumbuh 0,92% dari kuartal terakhir 2017 lalu sebesar Rp21,78 triliun. Ini mengindikasikan perseroan berhasil meningkatkan penjualannya. Pencapaian pendapatan usaha di 1Q18 tersebut mencerminkan 24% dari target pendapatan usaha tahun ini yang sebelumnya kami perkirakan mencapai Rp91,64 triliun tumbuh 10% dari tahun lalu sebesar Rp83,30 triliun. Kinerja perseroan sepanjang 1Q18 mencerminkan kenaikan biaya, terutama cukai rokok yang berakibat pada tertekannya marjin bersih dari 10,70% menjadi 8,6%. EPS 2018 sebelumnya diproyeksikan mencapai Rp4524. Tahun lalu perseroan mencatatkan pendapatan Rp83,30 triliun tum‐ buh 9,22% dari 2016 sebesar Rp76,27 triliun. Sedangkan laba bersih 2017 lalu tumbuh 16,12% mencapai Rp7,75 triliun dari tahun sebelumnya Rp6,68 triliun. Sebelumnya harga sahamnya kami proyeksikan berpeluang ditransaksikan den‐ gan PE 19x (E/18) atau mencapai Rp85950. Katalis positif pergerakan harganya dalam waktu dekat adalah pembagian dividen tunai tahun buku 2017 yang bisa mencapai 75% laba bersih 2017 atau mencapai Rp3022/saham naik dari divi‐ den tahun buku 2016 sebesar Rp2600. Dari harga saat ini pemodal berpeluang meraih dividen yield 4,4%. Secara techni‐ cal, level support saat ini di Rp66800 (fibonacci 78,6%). Peluang rebound akan menguji resisten terdekat di Rp69250. Maintain Buy, SL 66000
Stock Picks
MNCN 1250‐1340. Harga saham Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) akhir pekan lalu berhasil menguat tipis di Rp1280 di tengah buruknya iklim pasar saham. Sepekan harga sahamnya bearish terkoreksi 11,4%. Harga sahamnya saat ini di Rp1280 mendekati support kuatnya di kisaran Rp1230 hingga Rp1250. Posisi harganya berada di area oversold. Peluang rebound cukup kuat mengingt harganya yang sudah tertekan dalam. Tahun ini harganya tertinggi sempat di Rp1650 (14/2). April ini tertingginya di Rp1500. Dari harga Rp1500, harga sahamnya saat ini sudah terkoreksi 14,67%. Pemodal disarankan untuk kembali mengakumulasi sahamnya mengingat harganya yang sudah murah dan kondisi bearish pasar saat ini bersifat temporer. Secara technical, level support di Rp1250. Peluang rebound akan menguji resisten terdekat di Rp1340. Pergerakan harganya membentuk pola doji setelah downtrend mengindikasikan tekanan jual mulai redah, dan bersiap terjadinya pembalikan arah (bullish reversal). Pasar saat ini tengah menanti rilis laba 1Q18 dan rencana pem‐ bagian dividen tunai tahun buku 2017 yang bisa mencapai 40% laba bersih. Pendapatan perseroan 2017 lalu mencapai Rp7,05 triliun tumbuh tipis 4,79% dari tahun sebelumnya Rp6,73 triliun. Laba bersih 2017 lalu mencapai Rp1,45 triliun tumbuh 6,8% dari 2016 sebesar Rp1,37 triliun. EPS 2017 Rp101,57. Tahun 2016 lalu laba bersih masih tumbuh 15,43% meskipun pendapatan usaha hanya tumbuh 0,5%. Marjin bersih mencapai 20,33%. Namun tahun ini kami perkirakan pendapatan usaha berpeluang tumbuh 8% mencapai Rp7,85 triliun dengan laba bersih Rp1,80 triliun atau tumbuh 20,4%. Marjin bersih diperkirakan naik mencapai 23%. EPS 2018 diproyeksikan mencapai Rp144,88. Sektor media tahun ini berpeluang tumbuh kuat ketimbang tahun lalu. Ini ditopang meningkatnya belanja masyarakat. Belanja masyarakat berpeluang terkerek menyusul sejumlah momen olahraga maupun momen politik seperti pilkada serentak tahun ini yang akan mendorong belanja iklan politik. Harga sahamnya tahun ini berpeluang ditransaksikan dengan rata‐rata PE 15x atau mencapai Rp2170. Perseroan berpeluang membagikan dividen tunai tahun buku 2017 sebesar 40% laba bersih merujuk tahun sebelumnya. Ini mencerminkan dividen sekitar Rp40,8/saham. Dari harga saat ini, dividen yield menca‐ pai 3,2%. Maintain Buy, SL 1200 Saham Pilihan ASII 7150-7450 Buy, SL 6950 TLKM 3660-3820 Buy, SL 3600 BBNI 8100-8350 Buy, SL 7850 WIKA 1550-1620 Buy, SL 1520 PTPP 2370-2550 Buy, SL 2330 ADHI 1850-1950 Buy, SL 1800 HMSP 3500-3670 Buy, SL 3470
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE IHSG 5919.24 5982.71 6046.19 5870.55 5821.87 PERKEBUNAN AALI 12600 12,833.33 13,066.67 12,458.33 12,316.67 13,059,216.00 ‐19.91 393.15 ‐75.27 45.02 BWPT 256 265.33 274.67 247.33 238.67 LSIP 1265 1,278.33 1,291.67 1,253.33 1,241.67 4,189,615.00 ‐11.36 91.36 ‐32.01 18.72 SGRO 2380 2,420.00 2,460.00 2,360.00 2,340.00 SIMP 585 600.00 615.00 575.00 565.00 13,835,444.00 ‐7.53 16.72 ‐68.60 25.18 UNSP 286 290.67 295.33 280.67 275.33
PERTAMBANGAN BATU BARA
ADRO 1830 1,940.00 2,050.00 1,770.00 1,710.00 37,032,346.42 ‐10.48 65.74 ‐5.12 10.50 BORN 50 33.33 16.67 33.33 16.67 BRAU 7000 7,000.00 7,000.00 7,000.00 7,000.00 BUMI 234 245.33 256.67 227.33 220.67 DEWA 50 50.00 50.00 50.00 50.00 3,312,510.21 13.47 0.30 48.03 166.35 HRUM 2540 2,623.33 2,706.67 2,493.33 2,446.67 ITMG 23600 24,566.67 25,533.33 22,941.67 22,283.33 21,925,897.16 ‐9.27 770.46 ‐65.05 8.53 PTBA 3140 3,216.67 3,293.33 3,066.67 2,993.33 13,733,627.00 5.01 883.59 0.98 7.64 PTRO 2010 2,093.33 2,176.67 1,953.33 1,896.67
PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI
BIPI 71 75.00 79.00 69.00 67.00
ELSA 410 441.33 472.67 389.33 368.67 3,775,323.00 ‐10.56 51.43 ‐8.99 7.17
ENRG 210 218.67 227.33 204.67 199.33
ESSA 294 306.00 318.00 286.00 278.00
MEDC 1195 1,211.67 1,228.33 1,166.67 1,138.33
PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA
ANTM 830 855.00 880.00 815.00 800.00 10,531,504.80 11.79 ‐151.06 85.85 ‐3.10 INCO 3230 3,303.33 3,376.67 3,153.33 3,076.67 10,894,532.28 ‐15.64 70.11 ‐67.49 26.24 TINS 1020 1,051.67 1,083.33 996.67 973.33 6,874,192.00 ‐6.74 13.64 ‐84.08 56.09 SEMEN INTP 17725 18,291.67 18,858.33 17,341.67 16,958.33 17,798,055.00 ‐10.99 1,183.48 ‐17.34 17.00 SMCB 800 806.67 813.33 796.67 793.33 9,239,022.00 ‐12.25 22.85 ‐73.80 47.91 SMGR 9450 9,600.00 9,750.00 9,325.00 9,200.00 26,948,004.47 ‐0.14 762.28 ‐18.76 14.07
LOGAM DAN SEJENISNYA
GDST 102 106.67 111.33 98.67 95.33 JPRS 173 175.00 177.00 172.00 171.00 KRAS 452 458.67 465.33 442.67 433.33 PAKAN TERNAK CPIN 3680 3,766.67 3,853.33 3,596.67 3,513.33 JPFA 1500 1,520.00 1,540.00 1,465.00 1,430.00 25,022,913.00 2.31 43.92 40.87 18.44 OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA
ASII 7225 7,283.33 7,341.67 7,133.33 7,041.67 184,196,000.00 ‐8.68 357.28 ‐24.59 20.71
GJTL 800 830.00 860.00 770.00 740.00
INDUSTRI BARANG KONSUMSI
ICBP 8175 8,225.00 8,275.00 8,100.00 8,025.00 INDF 6775 6,875.00 6,975.00 6,675.00 6,575.00 MYOR 2900 2,933.33 2,966.67 2,863.33 2,826.67 ROTI 1245 1,260.00 1,275.00 1,215.00 1,185.00 GGRM 67800 68,433.33 69,066.67 67,483.33 67,166.67 INAF 5150 5,316.67 5,483.33 4,891.67 4,633.33 1,621,898.67 17.41 2.12 463.17 184.06 KAEF 2140 2,176.67 2,213.33 2,116.67 2,093.33 4,860,371.48 7.51 44.81 6.06 28.68 KLBF 1505 1,540.00 1,575.00 1,450.00 1,395.00
KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE PROPERTI DAN REAL ESTAT
APLN 214 218.00 222.00 212.00 210.00 ASRI 358 364.67 371.33 352.67 347.33 BKSL 188 192.67 197.33 184.67 181.33 BSDE 1655 1,721.67 1,788.33 1,616.67 1,578.33 6,209,574.07 11.45 1,164.55 460.00 1.60 COWL 680 691.67 703.33 671.67 663.33 CTRA 1050 1,101.67 1,153.33 1,021.67 993.33 CTRP 1050 1,101.67 1,153.33 1,021.67 993.33 CTRS 1050 1,101.67 1,153.33 1,021.67 993.33 ELTY 50 50.00 50.00 50.00 50.00 KIJA 250 258.67 267.33 242.67 235.33 MDLN 342 348.67 355.33 328.67 315.33 2,962,460.90 4.32 69.69 22.80 5.94 KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI 1870 1,935.00 2,000.00 1,820.00 1,770.00 9,389,570.10 8.51 130.22 43.08 20.93 DGIK 60 61.33 62.67 59.33 58.67 PTPP 2390 2,490.00 2,590.00 2,330.00 2,270.00 14,217,372.87 14.40 152.88 39.17 25.74 SSIA 530 540.00 550.00 520.00 510.00 TOTL 665 680.00 695.00 655.00 645.00 WIKA 1560 1,586.67 1,613.33 1,541.67 1,523.33 13,908,504.01 11.60 101.65 1.60 26.02 INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI
PGAS 2070 2,190.00 2,310.00 2,000.00 1,930.00 42,333,969.71 ‐0.16 228.31 ‐38.44 11.61 JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA
CMNP 1395 1,398.33 1,401.67 1,393.33 1,391.67 JSMR 4210 4,263.33 4,316.67 4,183.33 4,156.67 9,848,242.05 7.33 213.14 3.23 26.27 TELEKOMUNIKASI BTEL 50 50.00 50.00 50.00 50.00 EXCL 2160 2,293.33 2,426.67 2,033.33 1,906.67 22,876,182.00 ‐2.49 ‐2.97 ‐97.16 ‐1,348.39 ISAT 3900 4,020.00 4,140.00 3,820.00 3,740.00 TLKM 3730 3,776.67 3,823.33 3,666.67 3,603.33 102,470,000.00 14.24 153.66 5.81 21.51 TRANSPORTASI GIAA 286 290.00 294.00 284.00 282.00 52,627,783.53 7.55 40.78 ‐122.73 10.94 MBSS 635 663.33 691.67 603.33 571.67 WINS 340 342.00 344.00 336.00 332.00 1,378,353.91 ‐37.37 ‐19.45 ‐129.08 ‐10.95 KONSTRUKSI NON BANGUNAN
INDY 3470 3,590.00 3,710.00 3,370.00 3,270.00 BANK BBCA 21500 21,900.00 22,300.00 21,175.00 20,850.00 47,081,728.00 7.56 730.83 9.30 18.47 BBKP 468 477.33 486.67 459.33 450.67 8,303,973.00 17.07 105.70 32.57 5.58 BBNI 8150 8,241.67 8,333.33 7,991.67 7,833.33 36,895,081.00 10.58 486.18 ‐15.91 10.90 BBRI 3150 3,223.33 3,296.67 3,103.33 3,056.67 85,434,037.00 13.73 1,029.53 4.77 10.95 BBTN 3050 3,220.00 3,390.00 2,950.00 2,850.00 14,966,209.00 16.86 174.91 65.91 10.43 BDMN 6625 6,725.00 6,825.00 6,525.00 6,425.00 22,420,658.00 ‐2.48 249.70 ‐8.09 16.40 BJBR 2080 2,093.33 2,106.67 2,053.33 2,026.67 10,084,451.00 14.70 142.02 23.39 6.79 BMRI 6925 7,033.33 7,141.67 6,833.33 6,741.67 71,570,127.00 14.26 871.50 2.33 11.76 BNGA 1055 1,110.00 1,165.00 1,010.00 965.00 22,318,759.00 7.24 17.02 ‐81.74 34.36
PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI
AKRA 4860 5,166.67 5,473.33 4,686.67 4,513.33 19,764,821.14 ‐12.03 261.74 27.59 27.03 INTA 482 486.00 490.00 480.00 478.00 UNTR 34350 35,633.33 36,916.67 33,333.33 32,316.67 49,347,479.00 ‐7.14 1,033.07 ‐28.24 14.86 PERDAGANGAN ECERAN MAPI 8200 8,408.33 8,616.67 7,783.33 7,366.67 RALS 1365 1,385.00 1,405.00 1,325.00 1,285.00
ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA
MNCN 1280 1,316.67 1,353.33 1,246.67 1,213.33
PERUSAHAAN INVESTASI
BRMS 72 76.67 81.33 69.67 67.33
EMITEN JUMLAH DIVI-DEN CUM DIVI-DEN PSR REG RECORDING DATE PEMBAYARAN DIVI-DEN KETERANGAN WSKT 57.194 13/4/18 18/4/18 9/5/18 Div Final 2017 SDPC 2.00 13/4/18 18/4/18 9/5/18 Div Final 2017 BNII 5.33 13/4/18 18/4/18 4/5/18 Div Final 2017 CINT 8 30/4/18 4/5/18 25/5/18 Div Final 2017 ATIC 7 27/4/18 3/5/18 24/5/18 DIV Final TB 2017 WIKA 26.82 2/5/18 7/5/18 25/5/18 DIV Final TB 2017 JSMR 60.63 17/4/18 20/4/18 11/5/18 DIV Final TB 2017 AALI 322 17/4/18 20/4/18 9/5/18 DIV Final TB 2017 PTBA 318.521 18/4/18 23/4/18 11/5/18 DIV Final TB 2017 ASGR 51 18/4/18 23/4/18 11/5/18 Div Final TB 2017 ACST 58 18/4/18 23/4/18 9/5/18 DIV Final TB 2017 LINK 119.64 19/4/18 24/4/18 15/5/18 DIV Final TB 2017 ADHI 28.949 20/4/18 25/4/18 17/5/18 DIV Final TB 2017 BOLT 32 19/4/18 24/4/18 14/5/18 DIV Final TB 2017 AUTO 33 20/4/18 25/4/18 11/5/18 DIV Final TB 2017 KAEF 17.66 26/4/18 2/5/18 23/5/18 DIV Final TB 2017 UNTR 611 23/4/18 26/4/18 15/5/18 DIV Final TB 2017 TINS 23.61059 23/4/18 26/4/18 17/5/18 DIV Final TB 2017 FASW 62 2/5/18 7/5/18 21/5/18 DIV Final TB 2017 ASII 130 3/5/18 8/5/18 25/5/18 DIV Final TB 2017 BELL 3.00 30/4/18 4/5/18 23/5/18 DIV Final TB 2017 MLBI 487.00 24/4/18 27/4/18 18/5/18 DIV Final TB 2017 PTRO 62.155 23/4/18 26/4/18 18/5/18 Div Final 2017 BFIN 16 24/4/18 27/4/18 18/5/18 Div Final 2017 PPRO 1.44 24/4/18 27/4/18 17/5/18 Div Final 2017 PANS 120.00 24/4/18 27/4/18 16/5/18 Div Final 2017 DLTA 260 3/5/18 8/5/18 24/5/18 Div Final 2017 TCID 410.00 26/4/18 2/5/18 22/5/18 DIV Final TB 2017
POWR USD0.003337 27/4/18 2/5/18 23/5/18 DIV Final TB 2017
ADMF 704.500 27/4/18 3/5/18 23/5/18 DIV Final TB 2017 TURI 20.000 26/4/18 2/5/18 18/5/18 DIV Final TB 2017 ANTM 1.99 19/4/18 24/4/18 16/5/18 DIV Final TB 2017 PBSA 80 27/4/18 3/5/18 24/5/18 DIV Final TB 2017 BSSR 220.54 27/4/18 3/5/18 11/5/18 DIV Final TB 2017 TPIA 40.61 30/4/18 4/5/18 22/5/18 DIV Final TB 2017 META 2.50 26/4/18 2/5/18 15/5/18 Div Int TB 2018 ERAA 38 30/4/18 4/5/18 25/5/18 DIV Final TB 2017 TRIS 5.00 30/4/18 4/5/18 25/5/18 DIV Final TB 2017 DMAS 6.50 30/4/18 4/5/18 24/5/18 DIV Final TB 2017 ABDA 90.00 30/4/18 4/5/18 25/5/18 DIV Final TB 2017 BNGA 23.89 2/5/18 7/5/18 24/5/18 DIV Final TB 2017
SAHAM BONUS RASIO JADWAL KETERANGAN
NISP 1:1 20‐Apr‐18 Cum Saham Bonus
25‐Apr‐18 Recording Date
Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.
KANTOR CABANG
Taman Palem Lestari :
Taman Palem Lestari Blok B 17 8 Jakarta Barat 11730 Phone : +62 21 5595 3775
Yogyakarta :
Jl. Tegalpanggung No. 20A D.I Yogyakarta 55212 Phone: +62 274 - 557 559
Makassar :
Jl. Gunung Bawakareng No. 71 Makassar 90157 Phone : +62 411 361 3122
Jambi :
Kantor Perwakilan BEI Jambi Jl. Kolonel Abunjani No. 11A dan
11B Jambi 36129 Phone : +62 741 591 1819 GALERI INVESTASI Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta :
Fakultas Ekonomi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
Yogyakarta Jl. Kusumanegara 121
Yogyakarta 55165 Phone : +62 274 557 455
Panin Bank Centre
4th Floor Jl. Jend. Sudirman No. 1 Jakarta 10270, Indonesia Phone : +62 21 727 99888 Fax : +62 21 571 0895 Web : www.firstasiacapital.com E-mail : [email protected] Universitas Muhammadiyah Yogayakarta : Universitas Muhammadiyah Yogayakarta Jl. Lingkar Selatan Tamantirto, Bantul Yogyakarta 55183 Phone : +62 274 387656 Universitas Muhammadiyah Surakarta : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Jl. A. Yani Tromol Pos 1 Pabelan Kartasura, Surakarta
Jawa Tengah 57161 Phone : +62 271 717417
Sampit :
Universitas Darwan Ali Jl. Batu Berlian No. 10 Kalimantan Tengah 74322
Phone : +62 531 33342
Banjarmasin :
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia
Jl. Brigjend Hasran Basri Kayu Tangi
Banjarmasin 70124 Phone : +62 511 3265783
Bireun :
Institut Agama Islam Almuslim Aceh Jl. Banda Aceh – Medan,
Simpang Paya Lipah Matang Glumpangdua, Bireuen
Aceh 24261 Phone : +62 644 441989
Padang :
Universitas Putra Indonesia “YPTK” Padang Jl. Raya Lubuk Begalung Lubuk Begalung, Kota Padang
Sumatera Barat 25145 Phone : +62 751 776666 Bengkulu : IAIN Bengkulu Jl. Raden Fatah Bengkulu 38211 Phone : +62 736 51276 Jambi IAIN Jambi :
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Sultan Thaha
Syaifuddin
Jl. Arif Rahman Hakim No. 01 Telanaipura
Jambi 36363 Phone : +62 741 584118