• Tidak ada hasil yang ditemukan

Interpretasi Data Logging Doc

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Interpretasi Data Logging Doc"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

INTERPRETASI

INTERPRETASI DATDATA LOGGINGA LOGGING Lo

Loggigging ng mermerupaupakan kan metmetode ode penpengukgukurauran n besabesaranran-be-besarasaran n fisifisik k batbatuanuan rese

reservorvoir ir terhterhadaadap p kedkedalamalaman an lublubang ang borbor. . LogLoging ing sumsumur ur ((well well logglogging ing ) juga) juga dikenal dengan borehole logging adalah cara untuk mendapatkan rekaman log dikenal dengan borehole logging adalah cara untuk mendapatkan rekaman log yang detail mengenai formasi geologi yang terpenetrasi dalam lubang bor. Log yang detail mengenai formasi geologi yang terpenetrasi dalam lubang bor. Log dapat berupa pengamatan visual sampel yang diambil dari lubang bor (

dapat berupa pengamatan visual sampel yang diambil dari lubang bor ( geological  geological  log 

log ), atau dalam pengukuran fisika yang dieroleh dari respon piranti instrumen), atau dalam pengukuran fisika yang dieroleh dari respon piranti instrumen yang di pasang didalam sumur (

yang di pasang didalam sumur ( geohysical  geohysical log log ). Well loging dapat digunakan). Well loging dapat digunakan da

dalam lam bibidadang ng ekekspsplolorarasi si miminynyak ak dadan n gagas, s, babatutubabarara, , aiair r babawawah h tantanah ah dadann geoteknik.

geoteknik. Logg

Logging ing sumusumur r adalah pengukuadalah pengukuran ran dalam lubang dalam lubang sumusumur r mengmenggunakgunakanan instrumen yang ditempatkan pada ujung kabel wireline dalam lubang bor. ensor  instrumen yang ditempatkan pada ujung kabel wireline dalam lubang bor. ensor  ya

yang ng terlterletaetak k diudiujunjung g kabkabel el wirwirelieline ne akaakan n menmendetdetekseksi i keakeadaadaan n daldalm m sumsumurur.. Loging sumur dilakukan setelah drill string dikeluarkan dari sumur. !erdapat dua Loging sumur dilakukan setelah drill string dikeluarkan dari sumur. !erdapat dua kab

kabel el yayang ng terkterkoneoneksi ksi dendengan gan perpermumukaakaan, n, kedkedalaalaman man sumsumur ur dirdirekam ekam ketketikaika sensor turun dan diangkat kembali untuk memulai pendeteksian. ubset kecil dari sensor turun dan diangkat kembali untuk memulai pendeteksian. ubset kecil dari dat

data a penpengukgukurauran n dapdapat at ditditranransmismisiksikan an ke ke perpermumukaakaan n real real timtime e menmengguggunaknakanan  pressure

 pressure pulses pulses dalamdalam wells mud fluid colomnwells mud fluid colomn. "ata telemetri dari dalam tanah. "ata telemetri dari dalam tanah me

mempmpununyyai ai babandndwiwidtdth h yayang ng kekecicil l kukurarang ng dadari ri #$#$$b$bit it peper r dedetitik, k, sesehihingnggaga informasi dapat didapat real time dengan bandwidth yang kecil.

informasi dapat didapat real time dengan bandwidth yang kecil.  Log 

 Log  adalah suatu grafik kedalaman atau waktu dari satu set data yang adalah suatu grafik kedalaman atau waktu dari satu set data yang menunjukkan parameter yang diukur secara berkesinambungan didalam sebuah menunjukkan parameter yang diukur secara berkesinambungan didalam sebuah sumur. %ntuk dapat melakukan interpretasi

sumur. %ntuk dapat melakukan interpretasi log log  dengan baik harus dipahami sifat &  dengan baik harus dipahami sifat &  sifat kurva dari setiap jenis

sifat kurva dari setiap jenis log log  serta kondisi & kondisi yang berpengaruh terhadap serta kondisi & kondisi yang berpengaruh terhadap  bentuk

 bentuk kurva kurva yang yang bersangkutan. bersangkutan. "engan "engan demikian, demikian, kesimpulan kesimpulan yang yang dihasilkandihasilkan diharapkan tidak jauh dari

diharapkan tidak jauh dari kondisi sebenarnya.kondisi sebenarnya. 'er

'erikuikut t ini adalini adalah macam & ah macam & macmacamam wireline log wireline log   yang biasa digunakan  yang biasa digunakan dalam evaluasi su

dalam evaluasi suatu formasi atu formasi ataupun interpretasi litoataupun interpretasi litologilogi A.

(2)

 Log   merupakan rekaman beda potensial formasi. Tools  mengukur beda potensial antara sebuah elektroda yang ditempatkan di  permukaan tanah dengan suatu elektroda yang bergerak dalam lubang sumur. Tools  beroperasi berdasarkan arus listrik, maka lumpur   pengeboran yang digunakan harus bersifat konduktif. "alam evaluasi

formasi Log  p biasa digunakan dalam untuk 

a. *engidentifikasi +ona permeable dan non permeable

b.  %ntuk korelasi well to well  B.  Log Gamma Ray (GR)

rinsip log   adalah perekaman sifat radioaktif alami bumi. adioaktivitas  berasal dari  (tiga) unsur radioaktif utama yang ada di dalam batuan, yaitu %ranium-%, !horium-! dan otassium-/, yang secara kontinyu memancarkan  dalam bentuk pulsa-pulsa energi r adiasi tinggi. inar gamma ray ini mampu menembus batuan dan dideteksi oleh sensor  sinar gamma yang umumnya berupa detektor sintilasi. etiap  yang terdeteksi akan menimbulkan pulsa listrik pada detektor. arameter yang direkam adalah jumlah dari pulsa yang tercatat persatuan waktu.

/egunaan Log  , antara lain 

1. 0valuasi kandungan serpih (1sh) 2. *enetukan lapisan permeabel. 3. /orelasi antar sumur.

C.  Log  Resistivitas

ada log  resistivitas dugunakan untuk mengukur resistivitas batuan yang dibor serta dipakai untuk mengidentifikasi +ona-+ona yang mengandung hidrokarbon

D.  Log  Densitas

Log densitas menggunakan prinsip kerja Compton Scatering . ada kejadian hamburan 2ompton, foton sinar gamma bertumbukan dengan

(3)

elektron dari atom di dalam batuan, foton akan kehilangan tenaga karena  proses tumbukan dan dihamburkan ke arah yang tidak sama dengan arah foton awal, sedangkan tenaga foton yang hilang sebetulnya diserap oleh elektron sehingga elektron dapat melepaskan diri dari ikatan atom menjadi elektron bebas (3di 4arsono, #556).

3plikasi log  densitas antara lain 

A. 7dentifikasi batuan secara kuantitatif. B. 7dentifikasi adanya kandungan gas.

C. *enderteminasi densitas batuan

E.  Log  Neutron

Log neutron termasuk juga alat porositas dan pada prinsipnya untuk  menentukan formasi yang porous dan penentuan porositas. 3lat ini disebut alat neutron terkompensasi (2ompensated 8eutron !ool) atau disingkat dengan 28!.

!anggapan alat neutron terutama mencerminkan banyaknya atom hidrogen di dalam formasi. /arena minyak dan air mempunyai jumlah hidrogen (per unit volume) yang hampir sama, neutron akan memberikan tanggapan porositas fluida dalam formasi bersih. !etapi neutron tidak  dapat membedakan atom hidrogen bebas dengan atom hidrogen yang secara kimia terikat pada mineral batuan, sehingga tanggapan alat neutron  pada formasi lempung yang banyak mengandung atom hidrogen dalam susunan molekulnya berakibat seolah-olah porositasnya lebih tinggi (3di 4arsono, #556).

7nterpretasi litologi umumnya dilakukan menggunakan log gamma ray. %ntuk  analisis tingkat lanjut, maka bermacam-macam jenis log yang lain dapat digunakan untuk mendukung interpretasi litologi, seperti log , log tahanan jenis, log sonik, dan log densitas."ari pembacaan data log yang ada, pada sumur 

(4)

tersebut terbagi menjadi dua litologi batuan, antara lain yaitu  shale ,  sandstone dan sandstone with carbonaceous streak serta coal.

1. Shale

Litologi ini terdapat pada kedalaman 995$ & 9955 ft, 9$#-9$: ft, 9$6-9#6 ft, 99 & 9:$ ft, 96;$ & 9666 ft, 9<;-9<=$ ft, yang masingmasing mempunyai ketebalan yang bervariasi. Litologi batuan ini dicirikan dengan data log Gamma Ray yang tinggi yaitu sekitar 6$-#:$ g37, hal ini karena  pada lapisan ini mempunyai kandungan radioaktif yang sangat tinggi. pada depth ini log amma ay menunjukkan nilai yang tinggi dengan menunjukkan defleksi ke arah kanan karena pada shale memiliki komposisi radioaktif berupa uranium, thorium, dan potassium. ada log resistivitas yaitu *>, LL, dan LL" berhimpit , hal ini terjadi karena pada  shale memiliki porositas yang besar  sehingga celah antar butir yang menjadi media penghantar arus listrik tinggi kemudian kemungkinan lapisan batuan ini memiliki salinitas yang rendah.

Log neutron mengalami defleksi ke arah kiri dan log densitas mengalami defleksi ke arah kanan. 4al ini menunjukkan bahwa lapisan batuan ini memiliki porositas yang rendah dan permeabilitas yang rendah, hal ini  berhubungan dengan prinsip log densitas yang memanfaatkan sinar gamma dimana pada saat sinar gamma bertabrakan dengan elektron dalam batuan akan mengalami pengurangan energi. emakin banyaknya elektron dalam batuan  berarti makin padat butiran atau mineral penyusun batuan tersebut sehingga apabila semakin padat maka ruang atau pori antar butirannya sangat kecil sehingga batuan ini porositasnya rendah. ada depth 9666 & 96<$ ft terdapat sedikit sisipan sandy shale dimana log amma ay menunjukkan defleksi ke arah kiri tetapi belum melewati cut off . %mumnya pada lapisan batuan shale  bersifat impermeable.

ada log Caliper  biasanya terdapat garis yang berbelok ke kanan, dapat di interpretasikan pada kedalaman ini terdapat (caved hole)  yang menyebabkan diameter lubang bor membesar, tetapi pada data log tersebut tidak  menunjukkan pembelokan secara signifikan, sehingga dapat diperkirakan tetap

(5)

terjadi pembesaran lubang bor namun tidak begitu besar gradiennya. 4al ini dikarenakan permeabilitas dari  shale hampir mendekati nol, sehingga tidak  terjadi kerak lumpur yang menyebabkan runtuhnya dinding sumur bor   washed out ), sehingga diameter dinding sumur bor mengalami perbesaran. ada Log resistivity harga yang ditunjukkan rendah, dan tidak terjadi separasi tahanan jenis yang negatif. ada Log  !eutron (28L) menunjukkan harga yang tinggi dan pada Log  "ensity  (L"L) menunjukkan harga yang rendah, oleh karena itu batuan ini mempunyai porositas yang sangat kecil dan impermeable. "ari kombinasi data log  !eutron dan data log  "ensity  dari kedua litologi tersebut tidak ditemukan adanya crossover  yang mengindikasikan kehadiran  porositas yang diisi fluida di dalam batuan ini, sehingga dapat disimpulkan  pada batuan ini tidak terdapat fluida.

/enampakan pada log  sonic  pada  shale menunjukkan nilai yang lebih tinggi dibandingkan pada  sandstone karena pada prinsipnya log  sonic merupakan suatu log yang berfungsi dalam penentuan besarnya harga porositas dari batuan dimana pada log ini terdapat transmitter yang mengirimkan gelombang suara ke dalam formasi yang diterima oleh penerima yang terdapat  pada log ini dimana makin lama waktu tempuhnya maka porositas batuannya

makin besar.

2.  Sandstone

'erdasarkan data log, litologi ini terdapat di kedalaman 9:$ & 9;; m, 9=: & 9:$$ m, 96< & 965$ m, 965:-9<9< m dan yang terakhir 966< -96<$ m. Litologi ini dicirikan dengan data log Gamma Ray yang rendah yaitu sekitar  :$ - =$ 37, hal ini karena pada lapisan ini hampir tidak mempunyai kandungan radioaktif atau dapat dikatakan mempunyai intensitas radioaktif  yang sangat rendah. "ari hasil log neutron (847) yang menunjukan angka yang kecil karena 4 pada batupasir terkonsentrasi sebagian besar di fluidanya, maka dapat diketahui bahwa batuan ini memiliki porositas yang besar. "an dengan melihat dari Log  "ensity (4?') maka dapat diketahui pula bahwa  batuan ini memiliki densitas yang rendah yang dimungkinkan berasal dari

(6)

 jumlah porositas yang banyak, oleh karena itu batuan ini mempunyai porositas yang baik dan permeable yang memungkinkan dapat menjadi batuan reservoir.

ada kedalaman 965; ft & 9<95ft, 9:;ft & 9:5ft, dan 96$mft & 955ft dari log resistivitas menunjukkan harga yang cukup tinggi yang diinterpretasikan sebagai dan air tawar ( freshwater ). edangkan jika dilihat dari log porositas ( L"L dan C!L) menunjukkan adanya crossover yang cukup besar  sehingga diinterpretasikan bahwa pada lapisan batupasir tersebut berisi fluida  berupa air tawar ( fresh water ). ada  sandstone kenampakan log caliper 

menunjukkan nilai yang besar, hal ini diakibatkan karena  sandstone memiliki  permeabilitas yang besar sehingga terjadi kerak lumpur yang mengakibatkan  pengecilan diameter lubang bor karena terjadi endapan lumpur pada

dindingnya (mud cake).

ermeabilitas batuan yang besar mengakibatkan fluida pemboran yang masuk ke dalam formasi cukup besar sehingga mengakibatkan adanya endapan lumpur yang menyebabkan diameter lubang bor lebih kecil. /enampakan pada log  sonic  pada  sandstone dengan  shale karena pada prinsipnya log  sonic merupakan suatu log yang berfungsi dalam penentuan besarnya harga porositas dari batuan dimana pada log ini terdapat transmitter yang mengirimkan gelombang suara ke dalam formasi yang diterima oleh penerima yang terdapat  pada log ini dimana makin lama waktu tempuhnya maka porositas batuannya makin besar. Sandstone memiliki porositas yang cukup baik sehingga gelombang sura yang diterima oleh formasi lebih cepat ditangkap dan dipantulkan kembali karena memiliki celah antar butir yang cukup baik untuk  memantulkan gelombang suara sehingga waktu tempuh yang diperlukan tidak  terlalu lama.

3. Batubara (Coal )

'erdasarkan data log, litologi ini terdapat di kedalaman 9:$ & 9;; ft, 9=: & 9:$$ ft, 96< & 965$ ft, 965:-9<9< ft dan yang terakhir 966< -96<$ ft. 'atubara merupakan hasil dari akumulasi tumbuhtumbuhan pada kondisi lingkungan pengendapan tertentu. 3kumulasi tersebut telah dikenai pengaruh- pengaruh synsedimentary dan postsedimentary .

(7)

3kibat pengaruh-pengaruh tersebut dihasilkanlah batubara dengan tingkat (rank) dan kerumitan struktur yang bervariasi. ada kedalaman ini log amma ay menunjukkan nilai yang rendah dengan menunjukkan defleksi ke ara h kiri, hal ini disebabkan pada lapisan coal kandungan radiokatifnya kecil. Coal  merupakan jenis batuan yang terbentuk dari bahan organik tidak memiliki unsur radioaktif yang tinggi akan tetapi pada coal tidak terdapat unsur  radioaktif berupa uranium, thorium, dan potassium sehingga tingkat radiokatifnya kecil. Log  tidak menunjukkan defleksi karena coal  merupakan lapisan batuan yang bersifat impermeable sehingga tidak terjadi  perubahan pada kurva log  ini, log resistivitas yaitu *>, LL, dan LL" sangat tinggi karena pada log ini menunjukkan bahwa coal tidak dapat menghantarkan arus listrik dengan baik karena pada batuan ini bersifat impermeable dimana apabila dilihat dari kenampakan log resistivitas yang tinggi menunjukkan bahwa lapisan batuan ini dapat menghambat arus listrik  dengan baik karena lapisan batuan ini memiliki kekompakkan yang sangat tinggi sehingga porositas batuan mendekati nol atau sangat kecil sehingga celah antar butirrannya yang menjadi media penghantar arus listrik sangat kecil, matriks batubara yang berupa material-material organik banyak memiliki komposisi 2, 4, dan ? yang tidak konduktif.

ada log densitas dan log neutron radikal ke kiri. 4al ini menunjukkan log neutron memiliki nilai yang tinggi, hal ini diakibatkan karena batubara memiliki komposisi 2,4, dan ? sehingga partikel neutron yang bertumbukan dengan atom-atom mengalami sedikit hilang, dimana massa material  pembentuk batubara memiliki mssa yang hampir sama sehingga kecepatan detektor menghitung akan semakin meningkat. ada log densitas nilainya rendah karena batubara memiliki porositas yang rendah dengan komposisi material-material organik yang cukup tinggi sehingga butiran atau mineral  penyusun batuan tersebut semakin padat dan mengakibatkan semakin banyak 

tumbukan antara sinar gamma dengan elektron dalam batuan yang menimbulkan pengurangan energi. ada litologi coal ini kenampakan log sonic

(8)

tidak menunjukkan perubahan yang signifikan nilainya hampir sama denga nilai log sonic pada litologi shale.

4.  Sandstone with carbonaceous streak 

Litologi endapan ini terdapat pada kedalaman 995<m & 9$#m, 9$;m &  9$6m, 9<:m & 9<;m. Litologi ini merupakan batupasir dengan sisipan atau sedikit laminasi karbon. ada kedalaman ini log amma ay menunjukkan nilai yang rendah dengan menunjukkan defleksi ke arah kiri, hal ini disebabkan  pada lapisan batuan ini kandungan radiokatifnya kecil. "imana  sandstone with carbonaceous streak ini me memiliki kompoisisi coal  yang tidak bersifat radioaktif dan memiliki konduktivitas yang rendah. Log  menunjukkan defleksi ke arah kanan dengan nilai hampir sama dengan lapisan sandstone# hal ini karena lapisan batuan yang bersifat permeable sehingga terjadi perubahan  pada kurva log  ini dimana sesuai dengan prinsip kerja log  yang hanya dapat mengidentifikasi lapisan permeable atau tidak, log resistivitas yaitu *>, LL, dan LL" tinggi dibandingkan log resistivitas pada  sandstone karena pada log ini menunjukkan bahwa lapisan batuan ini tidak dapat menghantarkan arus listrik dengan baik karena pada batuan ini tidak bersifat konduktif karena unsur  atau komposisi pada batuan ini berupa coal , log neutron memiliki nilai yang tinggi karena lapisan batuan ini memiliki konsentrasi hidrogen yang rendah sehingga partikel-partikel neutron yang memancar lebih jauh menembus formasi dan pada log densitas nilainya rendah karena batuan ini bersifat impermeable sehingga celah-celah antar butirnya lebih besar dan sinar gamma yang bertabrakan dengan elektron semakin kecil, hal ini mengakibatkan  pengurangan energi yang tidak terlalu besar.

"ari hasil interpretasi data log kenampakan log amma ay menunjukkan kenampakan seperti pada litologi  sandstone akan tetapi pada log resistivity kenampakannya cukup tinggi apabila dibandingkan dengan log resistivity pada  sandstone#  pada log densitas kenampakannya hampir hilang ke arah kiri

sehingga hal ini menunjukkan suatu hal dimana terjadi perubahan proses  pengendapan sehingga terdapat litologi coal  berupa lamina-lamina yang

(9)

kemungkinan terjadi akibat adanya perubahan arus di suatu lingkungan  pengendapan.

ORELASI !NIT STRATIGRA"I A .De#inisi $an Prinsi% orelasi

/orelasi ialah penghubungan titik-titik kesamaan waktu atau  penghubungan satuan-satuan stratigrafi dengan mempertimbangkan kesamaan

waktu (andi tartigrafi 7ndonesia, #55=).

*enurut 8orth 3merican tratigrafi 2ode (#5<) ada tiga macam prinsip dari korelasi

#. Lithokorelasi, yang menghubungkan unit yang sama lithologi dan posisi stratigrafinya.

9. 'iokorelasi, yang secara cepat menyamakan fosil dan posisi  biostratigrafinya.

. /ronokorelasi, yang secara cepat menyesuaikan umur dan posisi kronostratigrafi.

/orelasi dapat dipandang sebagai suatu yang langsung direct) formal) ataupun tidak langsung indirect) informal) ('..haw,#5<9). /orelasi langsung adalah korelasi yang tidak dapat dipungkiri secara fisik dan tegas. elacakan secara fisik dari kemenerusan unit stratigrafi adalah hanya metode yang tepat untuk menunjukkan persesuaian dari sebuah unit dalam suatu lokal dengan unit itu di lokal lain. /orelasi tidak langsung dapat menjadi tidak dipungkiri oleh metode numerik seperti contoh pembandingan secara visual dari instrumen well logs, rekaman pembalikan polaritas,atau kumpulan fosil.

(10)

elacakan kemenerusan secara langsung dari sebuah unit lithostratografi dari suatu local ke local lain adalah satunya metode korelasi yang dapat menetapkan kesamaan dari sebuah unit tanpa keraguan. *etode korelasi ini dapat digunakan hanya jika lapisan secara menerus atau mendekati menerus tersingkap. @ika singkapan dari lapisan tersela oleh daerah yang luas yang tertutup tanah dan vegetasi lebat, atau lapisan terhenti oleh erosi, atau dipotong lembah yang besar, atau tersesarkan, penelusuran secara fisik pada lapisan menjadi tidak mungkin. "alam keadaan itu, teknik korelasi lainnya (tidak  langsung) harus digunakan ('oggs, #5<6).

D. esaaan Litoloi $an Posisi Stratira#i

elacakan lateral secara langsung dari unit startigrafi dapat menjadi tidak   berhasil diselesaikan dalam sebuah area yang sangat besar dikarenakan oleh

ketidak menerusan singkapan. eologist bekerja pada suatu area harus mempercayai korelasi unit lithostratigrafi dengan metode yang meliputi matching lapisan dari suatu area ke lainya dengan dasar kesamaan lithologi dan posisi stratigrafi ('oggs, #5<6).

ersamaan litologi dapat tidak dipungkiri atas dasar suatu macam  properties batuan. *eliputi gross lithology (batupasir,serpih, atau batugamping,

sebagi contoh), warna, kelompok mineral berat atau kelompok mineral khusus, struktur sedimen utama seperti perlapisan dan laminasi silang-siur, dan ketebalan rata-rata, dan karakteristik pelapukan. Lebih banyak macam  properties yang dapat dipakai untuk menetapakan sebuah kesuaian antar strata maka semakin kuat kemungkinan menuju sebuah kesesuaian yang benar  ('oggs, #5<6).

enyesuaian lapisan dengan dasar lithologi merupakan tidak sebuah garansi atas kebenaran dari korelasi. Lapisan dengan karakteristik litologi yang sangat sama dapat terbentuk dalam lingkungan pengendapan yang sama dengan luas dipisahkan dalam waktu (time) atau tempat ( space) ('oggs, #5<6).

elain atas dasar kesamaan litologi, 7ndividual formasi dapat dikorelasikan  juga oleh posisi dalam sikuennya ('oggs, #5<6).

(11)

Log adalah suatu terminologi yang secara original mengacu pada hubungan nilai dengan kedalaman, yang diambil dari pengamatan kembali mudlog ). ekarang itu diambil sebagai suatu pernyataan untuk semua  pengukuran kedalam lubang sumur (*astoadji, 9$$6).

ecara prinsip pengunaan dari well logs adalah untuk #. enentuan lithologi

9. /orelasi stratigrafi

. 0valuasi fluida dalam formasi :. enentuan porositas

;. /orelasi dengan data seismik  =. Lokasi dari faults and fractures 6. enentuan dip dari strata

yarat untuk dapat dilakukannya korelasi well logs antara lain adalah  $. "eepest  

%. Thickest 

. edikit gangguan struktur (unfaulted)

:. *inimal ada 9 data well log pada daerah pengamatan

ada sikeun sand-shale yang tebal, itu mungkin menjadi petunjuk kecil dari bentuk kurva untuk +ona batuan untuk korelasi +ona. Regional dip  superimposed pada cross section sumur akan membantu. %nit pasir yang individual mungkin akan tidak menerus sepanjang lintasan, tetapi garis korelasi memberikan petunjuk tentang possible time sikuen stratigrafi (2rain, 9$$<).

(12)

/orelasi 'atupasir 

Se&uence 'oundary (') merupakan batas atas dan bawah satuan sikuen stratigrafi adalah bidang ketidak selarasan atau bidang-bidang keselarasan  padanannya (andi tratigrafi 7ndonesia, #55=).

 (aimum flooding surface teridentifikasi oleh adanya maimum landward  onlap dari lapiasan marine pada batas basin dan mencerminkan kenaikan maksimum secara relatif dari sea level (3rmentout, #55#).

(13)

Gabar + an$i$at Se,uen&e Boun$ar- (SB) $an  a/iu "loo$in Sur#a&e (S") (Possaentier 0 Allen +111)

%ntuk sikeun stratigrafi, biasanya dipakai eAuence 'oundary (') dan *aBimum >looding urface (*>) untuk korelasi. 4al ini dikarenakan  pelamparan ' dan *> yang luas. Se&uence 'oundary (') dan (aimum  *looding Surface (*>) ini menandakan suatu proses perubahan muka air laut yang terjadi secara global. ehingga Se&uence 'oundary (') dan (aimum  *looding Surface (*>) ini sering digunakan untuk korelasi antar sumur. "ari data Well logs, adanya Se&uence 'oundary (') biasanya ditandai dengan adanya perubahan secara tiba-tiba dari 2oarsening %pward menjadi >ineing %pward atau sebalikknya. edangkan (aimum *looding Surface (*>) dari data log ditunjukkan dari adanya akumulasi shale yang banyak, dan *> merupakan amplitude dari log yang daerah shale.

(14)

Gabar 2 Stratira%hi& &orrelation o# CSDP 3ell 4a/&o%oil5+ an$ PEE6 3ells o#  the northern 4u&atan Peninsula. eso7oi& are base$ on litholo-8 &orrelative #ossil 7ones8 an$ ele&tri&5lo &hara&teristi&s. (o$i#ie$ #ro *ar$ et al. +119).

Da#tar Pusta'a

'oggs, . @r. #5<6. +rinciples of Sedimentary and Stratigraphy. *erril ublishing 2ompany, 2olumbus.

(15)

2rain, oss. 9$$<. Crain,s +etrophysical -andbook . httpCCwww.spec9$$$.net *astoadji, 0.. /ristanto. 9$$6. 'asic ell Log /nterpretation# 4andout of 33

2 %8"7 2ourse.

osamentier, 4.W., 3llen, .., #555, Siliciclastic se&uence stratigraphy0 concepts and applications. 0* 2oncepts in edimentology and aleontology no. 6, 9$5 p.andi tratigrafi 7ndonesia, #55=.

tinnesbeck, Wolfgang, et al. 9$$:. 1acopoil2$ and the Chiculub impact . 7nternational @ournal of 0arth ciences  eologische undschau. ublished online 95 ?ctober 9$$:. pringer-1erlag.net

Ward W, /eller , tinnesbeck W, 3datte ! (#55;) 1ucatan subsurface revisited0 implications and constraints for the Chiculub meteor impact. eology 9<6&<6=.

Referensi

Dokumen terkait

Juru Mudi mendapati air sudah mulai menggenang di geladak akomodasi bawah. Juru Mudi kemudian melakukan pemeriksaan dan mendapati bahwa air mulai masuk dari sisi depan

Sesuai dengan kewenangan yang dimiliki daerah sebagai amanat Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 diatas, Pemerintah Daerah mengajukan Retribusi Jasa Umum dengan 8

Pada penelitian ini digunakan data jadwal dinas pegawai PT Kereta Api Indonesia Stasiun Besar Kediri tahun 2017, untuk mendapatkan hasil penjadwalan yang optimal digunakan

JOGJAKARTA SEBAGAI KOTA BUDAYA DAN KOTA TUJUAN PARIWISATA MUSEUM BATIK SALAH SATUNYA DENGAN JARAKNYA YANG CUKUP JAUH DARI PUSAT KOTA DAN JUGA KEADAAN MUSEUM BATIK SENDIRI YANG

Dengan konteks itu, jika Islam hendak meraih kejayaannya, maka suka tidak suka kita harus memperkuat kemampuan literasi setiap individu dari umat Islam Indonesia.. Tanpa

Standar ini menjadi acuan mutu penyelenggaran penelitian di lingkungan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Hikmah Bumi Agung Way Kanan dalam rangka pencarian

Perlu diketahui dalam penelitian ini tidak ada persediaan awal bahan baku dan persediaan akhir, mengingat bahan baku yang digunakan ibu Lina dan ibu Musdalifa mudah

Oleh karena itu terjadi permasalahan ketika Masyarakat Adat Kasepuhan melihat kawasan tersebut adalah hutan sempalan yang boleh digarap, sementara itu pihak