PERANCANGAN
PERANCANGAN
WORKSTATION BRIDGE CRANE
WORKSTATION BRIDGE CRANE
DENGAN KAPASITAS 1.000 KG
DENGAN KAPASITAS 1.000 KG
INTISARI
INTISARI
Pada saat ini, pesawat pengangkat (mesin pemindah bahan) semakin
Pada saat ini, pesawat pengangkat (mesin pemindah bahan) semakin
banyak diperlukan untuk menunjang kegiatan manusia. Alat ini digunakan untuk
banyak diperlukan untuk menunjang kegiatan manusia. Alat ini digunakan untuk
memindahkan muatan di pabrik, lokasi konstruksi, tempat penyimpanan dan
memindahkan muatan di pabrik, lokasi konstruksi, tempat penyimpanan dan
pembongkaran muatan, dan sebagainya, yang tidak memungkinkan dikerjakan dengan
pembongkaran muatan, dan sebagainya, yang tidak memungkinkan dikerjakan dengan
tenaga manusia. Jenis pesawat pengangkat yang sering digunakan dan banyak
tenaga manusia. Jenis pesawat pengangkat yang sering digunakan dan banyak
dijumpai adalah
dijumpai adalah crane crane .. Crane Crane merupakan gabungan mekanisme pengangkat secaramerupakan gabungan mekanisme pengangkat secara
terpisah dengan rangka untuk mengangkat atau sekaligus mengangkat dan
terpisah dengan rangka untuk mengangkat atau sekaligus mengangkat dan
memindahkan muatan yang dapat digantung secara
memindahkan muatan yang dapat digantung secara bebas atau diikatkan padabebas atau diikatkan pada crane crane ..
Dalam industri,
Dalam industri, workstation bridge crane workstation bridge crane banyak digunakan untukbanyak digunakan untuk
mengangkat alat-alat atau komponen yang tidak terlalu berat seperti: untuk
mengangkat alat-alat atau komponen yang tidak terlalu berat seperti: untuk
mengangkat plat-plat logam dan komponen mesin pada industri manufaktur, untuk
mengangkat plat-plat logam dan komponen mesin pada industri manufaktur, untuk
mengangkat kelapa sawit menuju tempat pengolahan pada industri pengolahan kelapa
mengangkat kelapa sawit menuju tempat pengolahan pada industri pengolahan kelapa
sawit, dan lain-lain.
sawit, dan lain-lain. Workstation bridge crane Workstation bridge crane merupakan jenismerupakan jenis crane crane tipe jembatantipe jembatan
yang dilengkapi dengan kaki pendukung yang tinggi, untuk menopang rangka
yang dilengkapi dengan kaki pendukung yang tinggi, untuk menopang rangka crane crane
diatas permukaan lantai.
diatas permukaan lantai. Crane Crane ini berbentuk segi empat dengan jumlah kaki empatini berbentuk segi empat dengan jumlah kaki empat
buah atau lebih yang dipasang pada ujung-ujung
buah atau lebih yang dipasang pada ujung-ujung header header . Dalam memindahkan beban,. Dalam memindahkan beban,
workstation bridge cranes
workstation bridge cranes dapat melakukan dalam 3 gerakan, yaitu gerakandapat melakukan dalam 3 gerakan, yaitu gerakan
mengangkat dan gerakan horisontal dalam 2 arah akibat gerak troli dan gerak
mengangkat dan gerakan horisontal dalam 2 arah akibat gerak troli dan gerak
jembatan.
jembatan.
Dalam perancangan ini akan dibahas perencanaan
Dalam perancangan ini akan dibahas perencanaan workstation bridge crane workstation bridge crane
yang mempunyai kapasitas maksimal 1.000 kg, tinggi angkat maksimal 2 meter, tinggi
yang mempunyai kapasitas maksimal 1.000 kg, tinggi angkat maksimal 2 meter, tinggi
jembatan
jembatan 3,6 3,6 meter, meter, panjang panjang jembatan jembatan dan dan jarak jarak antar antar header header 10 meter, dan jumlah10 meter, dan jumlah
kaki 4 buah.
kaki 4 buah. Crane Crane yang direncanakan ditentukan termasuk peralatan kerja ringanyang direncanakan ditentukan termasuk peralatan kerja ringan
dengan 8 jam operasi perhari, 40 kali siklus kerja perhari, 25 kerja perbulan, sehingga
dengan 8 jam operasi perhari, 40 kali siklus kerja perhari, 25 kerja perbulan, sehingga
ada 1000 siklus kerja rata-rata perbulan.
TUJUAN PERANCANGAN :
TUJUAN PERANCANGAN :
Untuk merancang sebuah
Untuk merancang sebuah
crane craneyang sederhana dan
yang sederhana dan
dapat
dapat
digunakan
digunakan
untuk
untuk
membantu
membantu
kerja
kerja
manusia
manusia
dalam
dalam
memindahkan
memindahkan
dan
dan
mengangkat
mengangkat
barang
barang
atau
atau
muatan
muatan
dalam
dalam
ruang
ruang
yang kecil.
yang kecil.
BATASAN-BATASAN :
BATASAN-BATASAN :
Pada perancangan ini hanya akan dibahas tentang
Pada perancangan ini hanya akan dibahas tentang
perancangan bagian-bagian utama dari
perancangan bagian-bagian utama dari
crane crane, antara lain :
, antara lain :
1. Sistem pengangkat yang terdiri dari : tali, puli, drum, kait,
1. Sistem pengangkat yang terdiri dari : tali, puli, drum, kait,
transmisi roda gigi, motor, dan
transmisi roda gigi, motor, dan
peralatan penahan.
peralatan penahan.
2. Unit troli yang terdiri dari :
2. Unit troli yang terdiri dari :
roda, transmisi roda gigi,
roda, transmisi roda gigi,
motor, dan rem.
motor, dan rem.
3. Struktur rangka yang terdiri dari : jembatan, gantri, dan
3. Struktur rangka yang terdiri dari : jembatan, gantri, dan
headerheader
.
.
4. Kaki
DATA TEKNIS :
1.
Kapasitas maksimal
: 1.000 kg
2.
Tinggi pengangkatan
: 2 meter
3.
Panjang jembatan
: 10 meter
4.
Jarak antar header
: 10 meter
5.
Tinggi jembatan
: 3,6 meter
6.
Kecepatan pengangkatan
: 15 meter/menit
7.
Kecepatan gerak troli
: 45 meter/menit
8.
Kecepatan gerak jembatan
: 90 meter/menit
9.
Crane yang direncanakan termasuk peralatan kerja ringan
dengan 8 jam operasi perhari, 40 kali siklus kerja perhari,
25 kerja perbulan, sehingga ada 1000 siklus kerja rata-rata
perbulan.
FLOW CHART
MULAI
PENDAHULUAN
Pengertian Crane, Jenis-jenis Crane, Pengertian Workstation Bridge Crane dan Bagian-bagiannya,
serta Batasan Masalah
SISTEM PENGANGKAT
Perencanaan Sistem Puli, Tali Baja, Kait, Puli, Drum, Motor Listrik, Peralatan Penahan, dan Transmisi Roda Gigi.
PERENCANAAN UNIT TROLI
Perencanaan Roda Troli, Poros, Bantalan, Motor Listrik, Transmisi Roda Gigi, dan Badan Troli
STRUKTUR RANGKA
Perencanaan Jembatan, Gantri, dan Header
PERENCANAAN KAKI
Beban pada Kaki, Momen pada Kaki, Pemilihan Bahan dan Profil Kaki, dan Plat pada Dasar Kaki
KESIMPULAN
SISTEM PENGANGKAT
MULAI
MASUKAN
Kapasitas, Operasi Kerja, Jumlah Lengkungan, Spesifikasi Tali, Ukuran Kait, Tinggi Pengangkatan, Kecepatan Pengangkatan
RUMUS-RUMUS
Perhitungan Tali, Drum, Puli dan Kait, Pemilihan Motor Listrik, Perhitungan Peralatan Penahan, Perhitungan Transmisi Roda Gigi
HASIL
Diameter Tali, Diameter Drum dan Puli, Panjang Drum, Kekuatan Kait, Jenis Motor
Listrik dan Spesifikasinya, Jenis Rem dan Ukurannya, Ukuran Racet, Ukuran dan
Kekuatan Transmisi Roda Gigi
SELESA I
Perhitungan Tali, Drum, Puli, dan Kait
a) Data-data
Kapasitas & keamanannya Q : 1.150 kg
Jumlah bagian tali yang menyangga muatan n : 2
Efisiensi puli ηp : 0,951 (tabel)
Efisiensi kerugian tali ηt : 0,98 (asumsi)
: 18 (perhitungan & tabel)
Jenis tali : 6 x 37
Kekuatan tarik tali σB : 15.000 kg/cm2
Faktor keamanan k : 5,5 (tabel)
Jumlah siklus kerja rata-rata perbulan a : 1000
Diameter dalam tangkai kait di : 17,294 mm
Diameter luar tangkai kait do : 20 mm
Tinggi pengangkatan Y : 2 meter
Angka transmisi sistem puli i : 1
Modulus elastisitas baja E : 21,1 x 105 kg/cm2
d Dmin
b) Rumus-Rumus
S = dengan : S : beban oleh masing-masing bagian tali. F(222) = dengan : F : luas penampang tali; d : diameter tali; D :
diameter drum/puli
F(222) = 222 dengan : δk : diameter kawat
Si = dengan : Si : tarikan maksimal yang diijinkan; P : kekuatan putus tali
N = dengan : N : umur tali; z : Jumlah lengkungan berulang yang mengakibatkan kerusakan tali (ribuan); β : faktor perubahan daya tahan tali; φ : faktor keamanan
σt = dengan : σt : tegangan pada bagian yang berulir; di: diameter dalam tangkai kait
H = dengan : H : tinggi mur kait; t : kisar ulir tangkai kait; do : diameter luar tangkai kait; qo : tegangan permukaan ijin L = dengan L : panjang drum; s1 : kisar alur drum; lt : jarak
antara alur kanan dan kiri drum
t pη nη Q 36.000 D d k σ S m in B 4 πδk 2 k P βυ az z 2 4 di π Q 2 )qo di π(do 4Qt 2 2 t l 12 s1 D π i Y 2
ω = 0,02 x ( 0,6 sampai 1 )
dengan ω : tebal diniding drum
σcomp =
dengan σcomp : tegangan tekan pada drum
c) Hasil perhitungan
1
s ω
S
Besaran Nilai Besaran Nilai
S F δk Si N 617 kg 85 mm 0,69 mm 1.784 kg 39,125 bulan σt H L ω σcomp 490 kg/cm2 0,03 cm 50 cm 1,3 cm 279,19 kg/cm2
Pemilihan Motor Listrik
a) Data-Data
Kecepatan pengangkatan vo : 15 meter/menit Efisiensi total mekanisme η : 0,75
Waktu start ts : 3 detik
Putaran motor n : 1500 rpm
b) Rumus-Rumus
Nst = dengan Nst : daya statik
Mst = dengan Mst : momen statik motor.
Mdyn = dengan Mdyn : momen dinamik saat start, δ : koefisien
yang memperhitungkan pengaruh masa
mekanisme transmisi.
Mmot = Mst + Mdyn dengan Mmot : momen total
75η vo Q n Nst 716,2 η nt vo 0,975Q 375t n GD δ s 2 s 2
c) Hasil perhitungan
Besaran Nilai
Daya statik (Nst)
Momen statik motor (Mst)
Momen dinamik saat start (Mdyn) Momen motor (Mmot)
3,8 kw 1,81 kg.m 1,99 kg.m 3,8 kg.m
Peralatan Penahan
a) Data-Data
Jenis rem : rem pita diferensial
Waktu pengereman tbr : 1 detik
Jumlah gigi racet Z : 16
Tegangan lentur bahan racet (baja 45) σb : 500 kg/cm2
b) Rumus-Rumus
Nbr = dengan Nbr : daya pengereman
M’st = dengan M’st : momen pengereman statis
M’dyn = dengan M’dyn : momen dinamik saat pengereman
Mbr = M’st + M’dyn dengan Mbr : momen pengereman
m = dengan m : modul racet, υ : faktor keamanan
Drct = Z x m dengan Drct : diameter roda racet
brct = υ x m dengan brct : lebar roda gigi racet
75 x 60 η vo Q n Nbr 716,2 br 2 br 2 nt η vo 0,975Q 375t n GD δ 3 b) (σ . Z Mbr x 2
dpengunci =
dengan dpengunci : diameter titik
putar pengunci roda racet
c) Hasil perhitungan 3 b m 2 brct Zmσ Mbr 2,71
Besaran Nilai Besaran Nilai
Nbr M’st M’dyn Mbr 2,15 kw 1,37 kg.m 5,94 kg.m 7,64 kg.m m Drct Brct dpengunci 0,7 cm 11,2 cm 1,75 cm 1,7 cm
Transmisi Roda Gigi
a) Data-Data
Angka transmisi i : 3 x 5 x 5
Modul gigi m : 2 mm
Diameter roda gigi terkecil : 50 mm
Daya motor N : 4,5 kw
Putaran motor n : 1.500 rpm
Diameter poros ds : 35 mm
Modulus elastisitas bahan E : 21,1 x 105 kg/cm2
Modulus kekakuan bahan G : 8,08 x 105 kg/cm2
b) Rumus-Rumus
Pt = dengan Pt : gaya tangensial roda gigi
σb = dengan σb : tegangan lentur roda gigi, b : lebar roda gigi,
Y : faktor bentuk gigi (tabel), fv : faktor dinamis (tabel)
τs = dengan τs : tegangan geser ijin pada poros, Cm : faktor
koreksi momen terhadap beban kejut dan lelah (tabel), Ct : faktor koreksi torsi terhadap beban kejut dan lelah (tabel), M : momen pada poros, T : torsi pada poros.
σB = dengan σB : tegangan tarik maksimal
θ = dengan θ : defleksi puntir, L : panjang poros yang
mengalami puntiran, J : momen inersia polar.
ncr = dengan ncr : putaran kritis poros, w : beban bodi yang
berputar, δ : defleksi pada beban
Lh = dengan Lh : umur bantalan, C : kapasitas nominal dinamik
spesifik bantalan, p : beban pada bantalan
0,18 τs GJ TL
n 1 i 2 i i n 1 i i i .δ w .δ w g 2π 60 a 6 p C 60n 10 r n 0,746 N 71620 v bmYf Pt 2 2 3 (Cm M) (Ct T) (d) π 16 c) Hasil Perhitungan
Besaran Nilai Besaran Nilai
Diameter roda gigi Tingkat 1 Tingkat 2 dan 3 Gaya tangensial Tingkat 1 Tingkat 2 Tingkat 3 Tegangan lentur Tingkat 1 Tingkat 2 Tingkat 3 Poros 1
Tegangan geser ijin Tegangan tarik mak Defleksi puntir 50 & 150 mm 50 & 250 mm 115,21 kg 345,62 kg 1.728,1 kg 14,2 kg/mm2 24 kg/mm2 70,8 kg/mm2 1,36 kg/mm2 7,58 kg/mm2 0,37˚ permeter Putaran kritis Umur bantalan Poros 2
Tegangan geser ijin Tegangan tarik mak Defleksi puntir
Putaran kritis Umur bantalan Poros 3
Tegangan geser ijin Tegangan tarik mak Defleksi puntir Putaran kritis Umur bantalan 98.076 rpm 39 tahun 4,98 kg/mm2 27,67 kg/mm2 0,4˚ permeter 54.289 rpm 51 tahun 26,88 kg/mm2 149,33 kg/mm2 2,08˚ permeter 28.437 rpm 2,6 tahun
UNIT TROLI
MULAI
MASUKAN
Kapasitas, Perkiraan Berat Troli dan Sistem Pengangkat, Ukuran Roda, Kecepatan gerak
Troli
RUMUS-RUMUS
Roda , Peralatan Penahan, Pemilihan Motor Listrik, Transmisi Roda Gigi
HASIL
Tahanan Gerak Roda, Bahan Roda, Jenis Bantalan, Motor Listrik dan Spesifikasinya,
Rem dan Ukurannya, Ukuran dan Kekuatan Transmisi Roda Gigi
SELESA I
Perhitungan Roda dan Gandar
a) Data-Data
Beban yang diangkat Q : 1.150 kg
Berat troli dan sistem pengangkat G : 300 kg
Jumlah roda : 4 buah
Diameter rata-rata roda D : 15 cm
Koefisien gesek bantalan μ : 0,1
Koefisien gesek rol k : 0,05 cm
Lebar roda B : 40 mm
Sudut tirus roda α : 8˚
Modulus elastisitas baja E : 21,1 x 105 kg/cm2
Diameter gandar dg: 40 mm
b) Rumus-Rumus
Pmak = dengan Pmak : beban masing-masing roda
W1 = dengan W1 : tahanan gerak pada bantalan
W2 = ( Q + G ) μ1 sin δ/D dengan W2 : tahanan akibat gelincir kearah lateral, μ1:
koefisien yang nilainya 0,15 – 0,2, δ : kelonggaran antara rel dan flens (10 mm)
W3 = ( Q + G ) h/R dengan W3 : tahanan gesekan rel dan flens, h/R : sekitar 0,5 4 G Q G) (Q D 2k d μ g 2 1
W4 = dengan W4 : tahanan akibat ketirusan roda
W = W1 + W2 + W3 + W4 dengan W : tahanan gerak
σmak = dengan σmak : tegangan tekan satuan lokal aman
maksimal roda , R1 : jari pangkal tirus, R2 : jari-jari ujung tirus, k: (1s/d 0,2) vt
c) Hasil Perhitungan R sinα G)μ (Q 1 3 2 1 R 1 R 1 Pk 4000
Besaran Nilai Besaran Nilai
Pmak W1 W2 W3 362,5 kg 48,33 kg 0,29 kg 20,95 kg W4 W σmak 4,57 kg 74,14 kg 9.389 kg/cm2
Pemilihan Motor Listrik
a) Data-Data
Kecepatan gerak troli vt : 45 meter/menit
Efisiensi total mekanisme η : 0,85
b) Rumus-Rumus
Nst =
Rumus-rumus yang lain sama dengan pada sistem pengangkat
c) Hasil Perhitungan η 75 W vt Besaran Nilai Daya statik (Nst)
Momen statik motor (Mst)
Momen dinamik saat start (Mdyn) Momen motor (Mmot)
651 watt 0,42 kg.m 0,36 kg.m 0,78 kg.m
Peralatan Penahan
a) Data-Data
Kecepatan gerak troli vt : 45 meter/menit
Efisiensi total mekanisme η : 0,85
Waktu pengereman tbr : 1 detik
b) Rumus-Rumus
N’br = dengan W’ : tahanan gerak dengan mengabaikan
gesekan flens roda dengan rel Mbr = M’dyn – M’st
Rumus-rumus yang lain sama dengan pada sistem pengangkat
c) Hasil Perhitungan η 75 v W' t Besaran Nilai Daya pengereman (Nbr)
Momen pengereman statik (M’st)
Momen dinamik saat pengereman (M’dyn) Momen pengereman (Mbr)
0,51 kw 0,32 kg.m 0,92 kg.m 0,6 kg.m
Transmisi Roda Gigi
a) Data-Data
Angka transmisi i : 4 x 4
Modul gigi m : 2 mm
Diameter roda gigi pada roda D : 18 cm
Jarak antar poros : 12 cm
Daya Motor N : 750 watt
Diameter poros ds : 24 mm
b) Hasil Perhitungan
Besaran Nilai Besaran Nilai
Diameter roda gigi Tingkat 1 Tingkat 2 Gaya tangensial Tingkat 1 Tingkat 2 Tegangan lentur Tingkat 1 Tingkat 2 Poros 1 48 & 192 mm 45 & 180 mm 19,98 kg 85,25 kg 2,93 kg/mm2 6,87 kg/mm2
Tegangan geser ijin Tegangan tarik mak
Defleksi puntir Putaran kritis Poros 2
Tegangan geser ijin Tegangan tarik mak Defleksi puntir Putaran kritis Umur Bantalan 0,6 kg/mm2 3,33 kg/mm2 0,2˚ permeter 27.303 rpm 3,4 kg/mm2 18,89 kg/mm2 0,8˚ permeter 24.421 rpm 24 tahun
STRUKTUR RANGKA
MULAI
MASUKAN
Kapasitas, Perkiraan Berat Troli dan Sistem Pengangkat, Ukuran dan Jenis
Batang, Kecepatan Gerak Jembatan
RUMUS-RUMUS
Perhitungan Jembatan dan Penggeraknya, Perhitungan Gantri, Perhitungan Header
HASIL
Kekuatan Batang yang Digunakan
SELESA I
Perhitungan Jembatan
a) Data-Data
Jenis batang : S 200 x 27,4
Panjang batang : 10 meter
Jarak antar tumpuan L : 8,5 meter
Kecepatan jembatan vj : 90 meter/menit Momen inersia batang I : 2.400 cm4
Berat jembatan Gj : 616,5 kg
Jarak antar roda b : 22,5 cm
Jarak antar sambungan λ : 1,6 meter
b) Rumus-Rumus
M’ = dengan M’ : momen lentur maksimal akibat beban konstan
T’ = Gj/2 dengan T’ : gaya lateral maksimal akibat beban konstan
M” = dengan M” : momen maksimal akibat beban bergerak; x :
4,44 meter; P : beban roda
T” = dengan T”: gaya lateral maksimal akibat beban bergerak; x: 0
8 L G j x x ) 2 b (L L 2P ) x 2 b (L L 2P
σb = dengan σb : tegangan satuan akibat momen lentur; υ :
koefisien dinamik untuk gaya akibat beban konstan; μ : koefisien dinamik untuk gaya akibat beban bergerak; y : ½ tinggi batang
τ = dengan τ : tegangan satuan akibat gaya lateral; S :
momen luasan statis; w : lebar batang
δ = dengan δ : defleksi; Im = (Aatas + Abawah)
δijin = c) Hasil Perhitungan I y ) μM" .M' ( wI S ) μT" .T' (
2 2
m m 3 j b) (L L b) (L 48EI P E 384I L 5G L x 700 1Besaran Nilai Besaran Nilai
M’ T’ M” T” 655,03 kg.m 327,52 kg 1.500,11 kg.m 715,4 kg σb τ δ δijin 974,89 kg/cm2 16,1 kg/cm2 0,07 cm 1,2 cm 4 2 h
Penggerak Jembatan
Besaran Nilai Besaran Nilai
Pmak W σmak Nst Mst Mdyn Mmot Nbr M’st M’dyn Mbr 446,25 kg 91,27 kg 14.512 kg/cm2 1,6 kw 1,03 kg.m 1,33 kg.m 2,36 kg.m 1,4 kw 0,89 kg.m 1,58 kg.m 0,69 kg.m
Diameter roda gigi Roda gigi 1dan 2 Roda gigi 3 dan 4 σb Poros 1 θ ncr Poros 2 θ ncr Lh 8 & 16 cm 5,6 & 18 cm 7,72 kg/cm2 0,23˚ permeter 16.987 rpm 0,5˚ permeter 19.552 rpm 14,09 tahun
Perhitungan Gantri
a) Data-Data
Jenis batang : S 200 x 27,4
Berat batang Gg : 905 kg
Jarak antar roda b : 23,6 cm
Jarak antar tumpuan L : 10 meter
Momen inersia batang I : 2.400 cm4
b) Rumus-Rumus
K = dengan K : beban pada tiap sambungan; G : berat
batang tanpa batang atas; n : jumlah sambungan
Mrem = dengan Mrem : momen tambahan akibat pengereman
σb = dengan Mp : P ; Sx = A x ½ H; A : luas penampang
batang; H : tinggi batang
δ = dengan Im = (Aatas + Abawah) h2/4
1 n G ) 2 b (L 80L G 1/2 G Q j x rem S M Mp μ A μT" .T' 6 m 2 EI 384 ML 40
c) Hasil Perhitungan
Besaran Nilai Besaran Nilai
K M’ T’ M” T” Mrem 60,28 kg 104.739,5 kg.cm 482,24 kg 435.719 kg.cm 1.763,93 kg 2.180 kg.cm Mp Sx σb Im δ δijin 15.618,8 kg.cm 353,63 cm3 125,63 kg/cm2 174.200 cm4 0,15 cm 1,4 cm
Perhitungan Header
a) Data-Data
Jenis batang : S 250 x 52
Panjang batang L : 1.050 cm
Momen inersia batang I : 6.120 cm4
Berat batang Gh : 546 kg
Beban terpusat pada batang PA : 2.060 kg
b) Rumus-Rumus
σ = dengan σ : tegangan pada batang; M : momen maksimal;
H : tinggi batang
δ’ = dengan δ’ : defleksi akibat beban konstan batang
δ” = dengan δ” : defleksi akibat beban terpusat; x : 510,9 cm
c) Hasil Perhitungan I 2 MH EI 384 L G 5 h 3 0.28 x .10 4,89 2EI x 60PA 2 3
Besaran Nilai Besaran Nilai
M σ σy δ’ 219.332,1 kg.cm 455,15 kg/cm2 682,72 kg/cm2 0,6 cm δ” δ δijin 0,28 cm 0,88 cm 1,45 cm
KAKI
MULAI
MASUKAN
Beban Total pada Kaki, Ukuran Batang, Bahan Batang Kaki
RUMUS-RUMUS
Beban Kritis pada Kaki, Tegangan Ijin pada Kaki,
HASIL
Kekuatan Batang yang Digunakan
SELESA I
a) Data-Data
Jenis Batang : W 200 x 25
Tinggi Kaki L : 5,35 meter
Beban Maksimal Kaki P : 2.247,71 kg
Momen Inersia Ix : 2.360 cm4
Iy : 3.100 cm4
b) Rumus-Rumus
Pcr = dengan Pcr : beban kritis kaki
σijin = dengan Cc : L/rmin : 172,58 cm; SF : 2
c) Hasil Perhitungan 2 L 20,19EI SF σ ) (2C / ) (C 1 c 2 c 2 y Besaran Nilai Beban Kritis ( Pcr ) Tegangan ijin ( σijin )
31.255,8 kg 633,86 kg/cm2
KESIMPULAN
Dari perhitungan diatas, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :
1. Diameter tali baja yang digunakan adalah 14 mm dengan diameter masing-masing kawat 0,69 mm
2. Umur tali baja diperkirakan 39,125 bulan
3. Diameter puli dan drum adalah 252 mm dengan panjang drum 500 mm 4. Daya motor listrik yang digunakan pada sistem pengangkat adalah 4,5 kw
dengan putaran 1.500 rpm
5. Daya motor listrik yang digunakan pada penggerak troli adalah 750 watt dengan putaran 1.500 rpm
6. Daya motor listrik yang digunakan pada penggerak jembatan adalah 2 kw dengan putaran 1.500 rpm
7. Jenis batang yang digunakan pada jembatan dan gantri adalah S 200 x 27,4 dengan bahan AISI 1015
8. Jenis batang yang digunakan pada header adalah S 250 x 52 dengan bahan AISI 1015
9. Jenis batang yang digunakan pada kaki adalah W 200 x 25 dengan bahan AISI 1015