BAB II ISI KANDUNGAN QS. AL-ANFAL AYAT 29 MENURUT PARA MUFASSIR
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Orang yang beriman adalah orang yang menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah ia tidak henti-henti mentaati perintah-Nya, baik pada waktu bahagia maupun pada
Maksud dari ayat tersebut ialah orang-orang yang tidak berdoa dan tidak mentauhidkan Aku (Allah), mereka akan dimasukkan ke Neraka dalam keadaan hina dan rendah (Alu
Maka secara keseluruhan dapat ditarik kesimpulan dari uraian para muffasir di atas bahwa seseorang dikatakan orang mukmin jika memiliki sifat- sifat diantaranya
Penggabungan perintah Allah SWT terhadap wasiat kepada kedua orang tua dan kerabat itu mengandung kemungkinan makna. Kedua orang tua dan para kerabat memiliki dua perintah
Berdasarkan tafsir al misbah, ayat ini menjelaskan tentang: bahwa orang-orang yang beriman, taatilah Allah dalam perintah-perintahnya yang tercantum dalam alqur’an,
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok- olokan kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok- olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olokkan)
Larangan berputus asa bagi orang yang berdosa serta tidak berlebihan termasuk bab aula (yang dilarang yang paling berat) dan pemahaman madzhab dari khitah. Kemudian Allah
Perintah kepada orang-orang yang beriman agar tidak meninggikan suara melebihi dari suara Nabi baik pada saat berdialog secara langsung atau hanya pada saat menghadap Nabi.Seperti yang