• Tidak ada hasil yang ditemukan

BUPATI RIALUKU TENGGARA BARAT

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BUPATI RIALUKU TENGGARA BARAT"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

bahwa berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Maluku Tenggara Barat Nomor 02 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Maluku Tenggara Nomor 03 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas-Dinas Daerah, maka untuk melaksanakan sebagian tugas teknis Dinas dapat dibentuk Unit Pelaksana Teknis Dinas; bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud

dalam huruf a diatas maka, pe'rlu menetapkan Peraturan

Bupati Maluku Tenggara Barat tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Maluku Tenggara Barat.

Undang-Undang Nomor 60 Tahun 1958 tentang Penetapan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1957 tentang Pembentukan Daerah-daerah Swatantra Tingkat II dalam Wilayah Daerah Swatantra Tingkat I Maluku (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1957 Nomor 80) sebagai Undang-Undang;

Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2000 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 46 Tahun 1999 tentang Pembentukan Provinsi Maluku Utara, Kabupaten Buru, dan Kabupaten Maluku Tenggara Barat (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomof 73, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3961);

2. 1. b.

Mengingat

Menimbang : a.

BUPATI RIALUKU TENGGARA BARAT

PERATURAN BUPATI MALUKU TENGGARA BARAT

NOMOR: 13 TAHUN2016

TENTANG

ORGANISASI DAN TATA KERJA UNIT PELAKSANA TEKNIS

DINAS PENDAPATAN DAERAH

KABUPATEN MALUKU TENGGARA BARAT

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

(2)

3.Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 75, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3851);

4.Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);

5.Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355);

6.Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia

Nomor 4438);

7.Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5234);

8.Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);

9.Peraturan Pemerintah Nomor 58. Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578);

10.Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 165, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia

(3)

11.Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintah Daerah Propinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737);

12.Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Negara Repubiik Indonesia Tahun 2007 Nomor 4741, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4741);

13.Peraturan Daerah Kabupaten Maluku Tenggara Barat Nomor 2 Tahun 2013 tentang Perubahan atas peraturan daerah Kabupaten Maluku Tenggara Barat Nomor 03 Tahun 2008 tentang pembentukan organisasi dan tata kerja dinas-dinas daerah;

14.Peraturan Bupati Maluku Tenggara Barat Nomor 06 Tahun 2013 tentang Uraian Tugas Dinas Pendapatan Daerah (Berita Daerah Kabupaten Maluku Tenggara Barat Tahun 2013 Nomor 54).

MEMUTUSKAN :

Menetapkan : PERATURAN BUPATI MALUKU TENGGARA BARAT TENTANG

ORGANISASI DAN TATA KERJA UNIT PELAKSANA TEKNIS PADA

DINAS PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN BIALUKU

TENGGARA BARAT.

BABI

KETENTUAN UMUM

Pasall Dalam Peraturan Bupati ini yang dimaksud dengan:

1.Daerah adalah Kabupaten Maluku Tenggara Barat;

2.Pemerintah Daerah adalah Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara Barat; 3.Bupati adalah Bupati Maluku Tenggara Barat;

4.Dinas adalah Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Maluku Tenggara Barat;

5.Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendapatan Daerah yang selanjutnya disingkat UPT Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Maluku Tenggara Barat, yang melaksanakan kegiatan teknis operasional dan/atau kegiatan teknis penunjang;

(4)

6.Jabatan Fungsional adalah jabatan fungsional yang mempunyai ruang lingkup tugas, tanggung jawab dan wewenang untuk melaksanakan kegiatan teknis pengelolaan pasar;

7.Kepala Dinas adalah Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Maluku Tenggara Barat;

8.Kepala UPT Dinas Pendapatan Daerah adalah jabatan Struktural yang berkedudukan sebagai Kepala UPT Dinas Pendapatan Daerah;

BABII

PEMBENTUKAN DAN WILAYAH KERJA

Pasal2

(1) Dengan Peraturan Bupati ini dibentuk Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendapatan Daerah di Kabupaten Maluku Tenggara Barat sebagai Unit Pelaksana Teknis yang terdiri dari:

a.UPT Pemungutan Retribusi Wilayah I, yang meliputi wilayah kerja : Pasar Omele Sifnana;

b.UPT Pemungutan Retribusi Wilayah II, yang meliputi wilayah kerja : Pasar Larat;

BABIII

KEDUDUKAN, TUGAS POKOK DAN FUNGSI

Pasal3

(1)UPT Pemungutan Retribusi adalah unit pelaksana teknis untuk menunjang operasional Dinas dalam bidang pemungutan retribusi;

(2)UPT Pemungutan Retribusi dipimpin oleh seorang Kepala UPT yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas.

Pasal4

UPT Dinas Pendapatan Daerah mempunyai fungsi pelaksanaan pemungutan retribusi

pasar

Pasal5

Untuk melaksanakan fungsi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4, UPT Dinas Pendapatan Daerah mempunyai rincian tugas yaitu :

a. Mengumpulkan, mengolah data dan informasi, menginventarisasi permasalahan serta melaksanakan pemecahan permasalahan yang berkaitan dengan pemungutan retribusi pasar;

(5)

b.Merencanakan, melaksanakan, mengendalikan, mengevaluasi dan melaporkan

kegiatan UPT;

c.Menyiapkan bahan kebijakan, bimbingan dan pembinaan serta petunjuk teknis sesuai bidang tugasnya;

d.Menyiapkan bahan perncanaan pemungutan retribusi pelayanan pasar; e.Melaksanakan pemungutan retribusi pelayanan pasar;

f.Melaksanakan pemungutan retribusi kios, los, lapak;

g.Melaksanakan pemungutan biaya pemakaian listrik dan biaya pemakaian air bersih;

h. Melaksanakan pemungutan retribusi siaran radio;

i. Melaksanakan pemungutan retribusi tempat bongkar muat; j. Melaksanakan pemungutan retribusi penetapan pedagang;

k. Melaksanakan pemungutan retribusi perpanjangan KBP dan KIP; 1. Melaksanakan pemungutan retribusi pengalihan hak penggunaan; m. Melaksanakan pemungutan retribusi tempat penyimpanan barang;

n. Melaksanakan penyampaian langsung Surat Keterangan Retribusi Daerah (SKRD), Surat Tagihan Retribusi Daerah (STRD) dan tanda bukti pembayaran kepada pedagang;

o. Melaksanakan penagihan tunggakan kios, los, lapak, biaya pemakaian listrik, biaya pemakaian air bersih dan tempat penyimpanan barang yang terutang atau kurang dibayar;

p. Melaksanakan pemungutan atas denda retribusi kios, los, lapak, biaya pemakaian listrik, biaya pemakaian air bersih dan tempat penyimpanan barang yang terutang atau kurang dibayar;

q. Melaksanakan penyetoran hasil pemungutan retribusi ke kasir penerimaan Dinas; r. Melaksanakan rekapitulasi, evaluasi, pengawasan dan pelaporan realisasi

pendapatan, dan data tunggakan;

s. Melaksanakan pembinaan sumber daya manusia pemungut retribusi; t. melaksanakan administrasi pemungutan retribusi;

u. melaksanakan ketatausahaan dan urusan rumah tangga UPT; v. melaksanakan analisis dan pengembangan kinerja UPT;

w. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas.

BABIV

SUSUNAN OROANISASI

Pasal6

(1) Susunan Organisasi Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendapatan Daerah terdiri atas: a.Unsur Pimpinan: Kepala UPT Dinas;

(6)

c. Unsur Pelaksana: Kelompok Jabatan Pungsional

(2) Bagan susunan organisasi UPT Dinas Pendapatan Daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Bupati ini.

Bagian Kesatu

Kepala Unit Pelaksana Teknls Dinas Pendapatan Daerah Dinas Pendapatan Daerah

Pasal7

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendapatan Daerah Dinas Pendapatan Daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat (1) huruf a mempunyai tugas menyelenggarakan, memimpin, mengkoordinasikan, membina dan mengendalikan penyelenggaraan Tugas Pokok dan Fungsi UPT Dinas Pendapatan Daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3, Pasal 4 dan Pasal 5 berdasarkan Peraturan

Perundang-undangan.

Bagian Kedua Kepala Tata Usaha

Pasal8

(1)Kepala Tata Usaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat (1) huruf b dipimpin oleh Kepala Tata Usaha yang dalam melaksanakan tugasnya berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Kepala UPT Dinas Pendapatan Daerah pada Dinas Pendapatan Daerah;

(2)Kepala Tata Usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mempunyai tugas :

a.Mengumpulkan, mengelolah data dan informasi, menginventarisasi

permasalahan serta melaksanakan pemecahan yang berkaitan urusan umum,

kepegawaian, keuangan, administrasi data pelaporan;

b.Merencanakan, melaksanakan, mengendalikan, mengevaluasi dan melaporkan

kegiatan sub bagian;

c.Menyiapkan bahan kebijakan, bimbingan dan pembinaan serta petunjuk teknis

yang berkaitan dengan urusan umu, kepegawaian, keuangan, data dan

pelaporan;

d.Menyiapkan bahan koordinasi dan petunjuk teknis kebutuhan, perumusan system dan prosedur, tata hubungan kerja, serta permasalahan yang berkaitan dengan organisasi dan tatalaksana;

e.Memberikan peiayanan naskah dinas, kearsipan, pengetikan, penggandaan dan pendistribusian;

(7)

g. Melaksanakan perumusan, perjalanan dinas, keamanan kantor, dan pelayanan

kerumahtanggaan lainnya;

h. Melayani keperluan dan kebutuhan serta perawatan ruang kerja, ruang rapat/pertemuan, kendaraan dinas, telpon dan sarana/prasarana kantor;

i. Menyusun analisis kebutuhan pemeliharaan gedung dan sarana prasarana kantor;

j. Membuat usulan penggandaan sarana prasarana kantor dan pemeliharaan

gedung;

k. Melaksanakan inventarisasi, pendistribusian, penyimpanan, perawatan dan usulan penghapusan sarana prasarana kantor;

1. Melaksanakan penatausahaan kepegawaian dan usulan pendidikan dan pelatihan pegawai;

m. Melaksanakan fasilitasi penyusunan informasi jabatan dan beban kerja; n. Menyelenggaran administrasi keuangan kantor;

o. Membuat usulan pengajuan gaji, perubahan gaji, pemotongan gaji, pendistribusian gaji dan pengajuan kekurangan gaji pegawai;

p. Mengkoordinasikan ketugasan satuan pengelolah keuangan;

q. Menyiapkan bahan koordinasi dengan masing-masing unsure organisasi di lingkungan UPT dalam rangka perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, evaluasi dan pelaporan;

r. Melaksanakan analisis dan pengembangan kinerja sub bagian; s. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh kepala UPT.

Bagian Ketiga Unsur Pelaksana

Kelompok Jabatan Fungslonal

Pasal9

Setiap pejabat fungsional wajib menyusun rencana kerja secara tertulis, mengendalikan pelaksanaan tugasnya dan mencatat hasil kinerja secara tertib serta melaporkan hasil pelaksanaan tugas dan permasalahannya kepada pimpinan masing-masing dan kepada pejabat yang berwenang sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

(8)

r\

BBRITA DAERAH KABUPATEN MALUKU TENGGARA BARAT

TAHUN 2016 NOMOR

M

Diundangkan di : Saumlaki

pada tanggal :2016

SEKRETARIS DAERAH KABUPATEN MALUKU TENGGARA BARAT,

i

}

I

iY

Kepala SKPD

Kepala Bagian Hukum Asisten Koordinasi Sekretaris Daerah PARAF KOORDINASI 4. 3. 2. 1. NO Ditetapkan di : Saumlaki pada tanggal :2016

BUPATI MALUKU TENGGARA BARAT,

BABV

TATA KERJA DAN MBKANISMB PELAKSANAAN TUGAS

PasallO

Dalam melaksanakan tugas, Kepala UPT, Kepala Sub Bagian Tatausaha dan Kelompok Jabatan Fungsional menerapkan prinsip Koordinasi, integrasi, sinkronisasi dan simplifikasi secara fertikal dan horizontal baik dalam lingkungan masing-masing maupun antara satuan organisasi sesuai dengan tugas pokok masing-masing.

BABVI

KBTBNTUAN PBNUTUP

Pasalll

Pembagian tugas unsur organisasi pada pemangku jabatan di lingkungan UPT diatur

lebih lanjut pleh kepala UPT

Pasall2

Peraturan Bupati Maluku Tenggara Barat ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. Agar setdap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Bupati ini dengan penempatannya dalam Berita Daerah Kabupaten Maluku Tenggara Barat.

(9)

Saumlaki,2016

BUPATIMALUKU TENGGARA BARAT,

: Garis Komando : Garis Koordinasl Keterangan:

SEKSIPENAGIHAN &

RETRIBUSI

i i

SEKSIPENDATAAN &

PENETAPAN

i

KEPALATATAUSAHA

i • i

ALA

SEKSIPEMBUKUAN &

PELAPORAN

i •

KEP

Bagan Struktur Organisasi Unit Pelaksana Teknis UPT

Dinas Pendapatan Daerah.

(UPT)

LAMPIRAN : PERATURAN BUPATI MALUKU TENGGARA BARAT

NOMOR : TAHUN 2016

TANGGAL :2016

TENTANG : PEMBENTUKAN ORGANISASI DAN TATA KERJA UNIT PELAKSANA TEKNIS

DINAS PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN MALUKU TENGGARA BARAT

Referensi

Dokumen terkait

Besaran arus listrik yang melalui bahan selama proses fermentasi mempercepat terjadi peningkatan suhu biji kakao dari suhu normal menuju suhu proses yang

Bursa Indonesia hari ini diperkirakan dapat kembali rebound mengikuti positifnya burs Wallstreet tadi malam, investor diperkirakan akan kembali masuk pada

Ada enam elemen dari merek Kotler (2002), yaitu: Brand Names pada dasarnya merek menjadi pilihan penting karena sering kali merek ini menjadi tema utama atau asosiasi dari sebuah

Panitia Pengadaan Barang/ Jasa pada Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal. Tahun Anggaran 2013

[r]

Panitia Pengadaan Barang/ Jasa pada Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal.. Tahun Anggaran 2013

Kedua: mereka yang ekstrim dalam menetapkan kemampuan dan kehendak makhluk sehingga mereka menolak bahwa apa yang diperbuat manusia adalah karena kehendak

) ﱃﺇ ﻩﻮﻋﺪﻳ ﺎﻣ ﺾﻌﺑ ﺎﻬﻨﻣ ﻯﺮﻳ ﻥﺃ ﺭﺪﻘﻓ ،ﺓﺃﺮﻣﺍ ﻢﻛﺪﺣﺃ ﺐﻄﺧ ﺍﺫﺇ. ﻞﻌﻔﻴﻠﻓ