• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERKEMBANGAN INDEX HARGA KONSUMEN/INFLASI JUNI 2016 INFLASI 0,97 PERSEN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERKEMBANGAN INDEX HARGA KONSUMEN/INFLASI JUNI 2016 INFLASI 0,97 PERSEN"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

Berita Resmi Statistik No.032/63/09 Th.III, 1 Juli 2016 1

Di Kota Tanjung, pada Bulan Juni 2016 mengalami inflasi sebesar 0,97 persen. Laju inflasi kumulatif Tahun 2016 ( Juni 2016 terhadap Desember 2015) terjadi inflasi sebesar 0,30 persen dan laju inflasi “year on year” adalah 5,34 persen. Komoditas yang mengalami kenaikan harga dengan andil inflasi tertinggi di Kota Tanjung selama bulan Juni 2016 antara lain : daging ayam ras, gula pasir, kacang panjang, beras, jeruk, bayam, apel, ketimun, ikan peda dan telor ayam ras. Sedangkan komoditas yang mengalami penurunan harga dengan andil deflasi tertinggi antara lain: Bawang merah, Tomat sayur, ikan gabus, jagung manis, ikan asin belah, ikan sepat siam, melon, buncis, emas perhiasan, ikan tongkon/ambu ambu.

Inflasi di Kota Tanjung terjadi karena adanya peningkatan index harga secara umum yang ditunjukkan pada semua kelompok: seperti: meningkatnya pengeluaran pada kelompok bahan makanan sebesar 2,35 persen, kelompok makanan jadi, minuman,rokok dan tembakau sebesar 0,97 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,12 persen,, dan kelompok sandang sebesar 0,44 persen, kelompok Kesehatan mengalami inflasi sebesar 1,29 persen, kelompok Pendidikan, rekreasi dan olah raga mengalami inflasi sebesar 0,02 persen dan kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,01 persen,

Menurut komponennya, barang-barang yang harganya dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah (administered goods inflation) secara umum di bulan Juni 2016 Kota Tanjung mengalami inflasi sebesar 0,25 persen, harga yang bergejolak (volatile goods inflation) secara umum mengalami inflasi sebesar 2,49 persen dan komponen inti (core inflation) mengalami inflasi 0,54 persen.

No. 032/63/09 Th. III, 1 Juli 2016

PERKEMBANGAN INDEX HARGA KONSUMEN/INFLASI

JUNI 2016 INFLASI 0,97 PERSEN

Perkembangan harga berbagai komoditas pada Bulan Juni 2016 secara umum menunjukkan adanya Peningkatan. Berdasarkan hasil pemantauan BPS di Kota Tanjung dengan menggunakan perhitungan tahun dasar 2012=100, pada Juni 2016 terjadi inflasi sebesar 0,97 persen atau terjadi Peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 123,93 pada Mei 2016 menjadi 125,13 pada bulan Juni 2016. Laju kumulatif Tahun 2016 ( Juni 2016 terhadap Desember 2015 ) Kota Tanjung inflasi sebesar 0,30 persen, sedangkan jika dilihat secara umum laju inflasi tahun ke tahun atau laju inflasi “year on year” ( Juni 2015 terhadap Juni 2016 ) sebesar 5,34 persen.

(2)

Berita Resmi Statistik No.032/63/09 Th.III, 1 Juli 2016 2

Sepuluh komoditas yang mendorong inflasi dan penahan inflasi pada bulan Juni 2016 yang

ditunjukan pada Tabel 1 dan Tabel 2.

Tabel.1 SEPULUH KOMODITAS PENDORONG INFLASI KOTA TANJUNG BULAN JUN I 2016

No KOMODITAS ANDIL INFLASI

(1) (2) (3)

1 DAGING AYAM RAS 0,1696

2

GULA PASIR 0,1433

3

KACANG PANJANG 0,1360

4

BERAS 0,0802

5

JERUK 0,0719

6

BAYAM 0,0665

7

APEL 0,0604

8

KETIMUN 0,0602

9

IKAN PEDA 0,0579

(3)

Berita Resmi Statistik No.032/63/09 Th.III, 1 Juli 2016 3

Adapun komoditas yang mengalami penurunan harga dengan andil terhadap deflasi tertinggi di Kota Tanjung B u l a n J u n i 2 0 1 6 , ditunjukkan pada table 2

Tabel. 2 SEPULUH KOMODITAS PENAHAN INFLASI KOTA TANJUNG

BULAN JUNI 2016

No KOMODITAS ANDIL INFLASI

1 2 (3)

1 BAWANG MERAH -0,1841

2

TOMAT SAYUR -0.1107

3

IKAN GABUS -0,0731

4

JAGUNG MANIS -0,0596

5

IKAN ASIN BELAH -0,0410

6

IKAN SEPAT SIAM -0,204

7

MELON -0,0147

8

BUNCIS -0,0124

9

EMAS PERHIASAN -0,0071

(4)

Berita Resmi Statistik No.032/63/09 Th.III, 1 Juli 2016 4

Menurut komponennya, barang-barang yang harganya dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah (administered goods inflation) secara umum di bulan Juni 2016 Kota Tanjung mengalami inflasi sebesar 0,25 persen, harga yang bergejolak (volatile goods inflation) secara umum mengalami inflasi sebesar 2,49 persen dan komponen inti (core inflation) mengalami inflasi 0,54 persen.

. Tabel.3

Laju Inflasi Kota Tanjung Bulan JUNI 2016 Menurut Komponen (2012=100)

1) Persentase perubahan IHK Juni 2016 terhadap IHK bulan sebelumnya 2)

Persentase perubahan IHK Juni 2016 terhadap IHK Desember 2015

3)

Persentase perubahan IHK Juni 2016 terhadap IHK Juni 2015

Kelompok Pengeluaran Juni IHK 2016 IHK Desember 2015 Inflasi Juni 20161) Laju Inflasi Tahun Kalender 20162) Inflasi Tahun ke Tahun 3) (1) (2) (3) (4) (5) (6) U m u m (Headline) 125,13 124,75 0,97 0,30 5,34 1. Diatur Pemerintah 113,25 116,27 0,25 -2,60 -1,65 2. Bergejolak (Volatile) 141,71 141,48 2,49 0,16 10,83 3. Inti (Core) 122,40 121,09 0,54 1,08 5,00

(5)

Berita Resmi Statistik No.032/63/09 Th.III, 1 Juli 2016 5

Tabel 4 IHK dan Tingkat Inflasi Kota Tanjung JUNI 2016, Tahun Kalender 2015, dan

Tahun ke Tahun Menurut Kelompok Pengeluaran (2012=100)

Kelompok Pengeluaran

Juni

IHK

2015

IHK

Desember

2015

Inflasi

Juni

2016

1)

Laju Inflasi

Tahun

Kalender

2016

2)

Inflasi

Tahun ke

Tahun

3)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

U m u m

(Headline)

118,79 124,75 0,97 0,30 5,34

1

Bahan Makanan

127,04

139,99

2,35

-0,07

10,11

2

Makanan Jadi, Minuman, Rokok, dan

Tembakau

124,93

133,48

0,97

1,75

8,71

3

Perumahan, Air, Listrik, Gas, dan

Bahan bakar

113,71

113,80

0,12

0,15

0,23

4

Sandang

112,00

113,38

0,44

1,79

3,04

5

Kesehatan

118,13

119,38

1,29

2,92

4,01

6

Pendidikan, Rekreasi, dan Olahraga

112,05

121,07

0,02

-0,23

7,80

7

Transpor, Komunikasi, dan Jasa

Keuangan

108,95

110,85

0,01

-3,01

-1,32

1)

Persentase perubahan IHK Juni 2016 terhadap IHK bulan sebelumnya

2)

Persentase perubahan IHK Juni 2016 terhadap IHK Desember 2015

3)

Persentase perubahan IHK Juni 2016 terhadap IHK Juni 2015

(6)

Berita Resmi Statistik No.032/63/09 Th.III, 1 Juli 2016 6

Andil/sumbangan dari kelompok pengeluaran tersebut dapat dilihat pada tabel 4 dan diilustrasikan dengan grafik .1 berikut.

(7)
(8)

Berita Resmi Statistik No.032/63/09 Th.III, 1 Juli 2016 8

URAIAN MENURUT KELOMPOK PENGELUARAN

1. Bahan Makanan

Kelompok bahan makanan pada Juni 2016 mengalami inflasi sebesar 2,35 persen.Terjadi peningkatan indeks dari 136,68 pada Mei 2016 menjadi 139,89 pada Juni 2016.

Dari 11 sub kelompok dalam kelompok bahan makanan, pada bulan ini 9 sub kelompok mengalami inflasi, dan 2 sub kelompok yang mengalami deflasi. Sub kelompok yang mengalami inflasi adalah padi padian umbu-umbian dan hasilnya sebesar 2,08 persen, daging dan hasil hasilnya sebesar 9,85 persen, ikan diawetkan sebesar 7,96 persen, Ikan segar sebesar 0,33 persen, telor susu dan hasil hasilnya sebesar 2,55 persen, Sayur sayuran sebesar 4,66 persen, Kacang kacangan sebesar 0,03 persen, buah buhan sebesar 6,80 persen dan sub kelompok lemak dan minyak sebesar 2,12 persen, sub kelompok bahan makanan lainnya 5,13 persen. Adapun Kelompok bahan makanan yang mengalami deflasi adalah , Ikan segar sebesar 0,33 persen dan bumbu bumbuan sebesar -3,18 persen . Sedangkan sub kelompok yang tidak mengalami perubahan adalah sub kelompok kacang kacangan dan bahan makanan lainnya.

Kelompok ini pada Juni 2016 secara keseluruhan memberikan sumbangan inflasi sebesar 2,35 persen.

2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok, dan Tembakau

Kelompok ini pada Juni 2016 mengalami inflasi 0,97 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 134,51 pada Mei 2016 menjadi 135,81 pada Juni 2016 Dari 3 sub kelompok dalam kelompok ini Semua sub kelompok mengalami inflasi. Sub kelompok Makanan jadi mengalami inflasi 0,13 persen, sub kelompok minuman tidak beralkohol mengalami inflasi 5,38 persen dan sub kelompok tembakau dan minuman berakohol sebesar 0,62 persen.

Kelompok ini secara keseluruhan memberikan sumbangan inflasi/ andil inflasi sebesar 0,97 persen.

3. Perumahan, Air, Listrik, Gas, dan Bahan Bakar

Kelompok ini pada Juni 2016 mengalami inflasi sebesar 0,12 persen atau terjadi peningkatan indeks dari 113,83 pada Mei 2016 menjadi 114,28 pada Juni 2016. Dari 4 sub kelompok yang ada pada kelompok ini, 3 sub kelompok mengalami inflasi dan 1 sub kelompok mengalami deflasi.

Inflasi terjadi pada sub kelompok bahan bakar, penerangan dan air sebesar 0,12 persen, sub kelompok perlengkapan rumah tangga sebesar 0,98 persen Dan sub kelompok penyelenggaraan rumah tangga sebesar 0,20 persen. Deflasi terjadi pada sub kelompok biaya tempat tinggal sebesar -0,04 persen.

(9)

Berita Resmi Statistik No.032/63/09 Th.III, 1 Juli 2016 9 4. S a n d a n g

Kelompok sandang pada Juni 2016 mengalami inflasi 0,44 persen atau terjadi peningkatan indeks dari 114,90 pada Mei 2016 menjadi 115,41 pada Juni 2016. Dari 4 Sub kelompok ini, 2 sub kelompok mengalami Inflasi, dan 1 sub kelompok mengalami deflasi dan 1 sub kelompok lainnya tidak mengalami perubahan, Inflasi terjadi pada sub kelompok sandang laki laki sebesar 0,10 persen dan sandang anak anak sebesar 1,97 persen. Deflasi terjadi pada barang pribadi dan sandang lain sebesar -0,32 persen, sedangkan sub sandang wanita tidak mengalami perubahan. Kelompok ini pada Juni 2016 secara keseluruhan memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,44 persen.

5. K e s e h a t a n

Kelompok kesehatan pada Juni 2016 mengalami inflasi sebesar 1,29 persen atau terjadi peningkatan indeks dari 121,31 pada Mei 2016 menjadi 122,87 pada Juni 2016.

Dari 4 sub kelompok ini semua sub kelompok mengalami inflasi. Sub kelompok yang mengalami inflasi adalah sub kelompok Jasa kesehatan sebesar 1,42 persen, sub kelompok obat obatan sebesar 3,84 persen, sub kelompok jasa perawatan Jasmani sebesar 3,74 persen dan sub kelompok perawatan Jasmani dan kosmetika sebesar 0,24 persen. Kelompok ini pada Juni 2016 secara keseluruhan memberikan sumbangan/andil inflasi sebesar 1,29 persen.

6. Pendidikan, Rekreasi, dan Olahraga

Kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga pada Juni 2016 mengalami inflasi sebesar 0,02 persen. Dari 5 sub kelompok, 1 sub kelompok mengalami inflasi , 1 sub kelompok mengalami deflasi dan 3 sub kelompok tidak mengalami perubahan, Sub Kelompok yang mengalami inflasi adalah sub kelompok Perlengkapan/peralatan pendidikan sebesar 0,45 persen dan sub kelompok yang mengalami deflasi adalah sub kelompok rekreasi sebesar -0,23 persen. Sedang 3 sub Kelompok lainnya tidak mengalami perubahan. Pada Juni 2016 kelompok ini memberikan sumbangan/andil inflasi sebesar 0,02 persen.

7. Transpor, Komunikasi, dan Jasa Keuangan

Kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan pada Juni 2016 mengalami inflasi sebesar 0,01 persen. Terjadi Peningkatan indeks dari 107,50 pada Bulan Mei 2016 menjadi 107,51 pada Juni 2016. Dari 4 sub kelompok, 1 sub kelompok mengalami inflasi dan 1 sub kelompok mengalami deflasi sedangkan 2 sub kelompok lainnya tidak mengalami perubahan. Sub kelompok Sarana dan penunjang Transpor mengalami inflasi sebesar 0,19 persen dan Sub kelompok transport mengalami deflasi sebesar -0,02 persen Sedangkan 2 sub kelompok lainnya sub kelompok komunikasi dan pengiriman serta jasa Keuangan tidak mengalami perubahan,. Kelompok ini pada Juni 2016 memberikan sumbangan/andil inflasi sebesar 0, 01 persen.

(10)

Berita Resmi Statistik No.032/63/09 Th.III, 1 Juli 2016 10

\

PERBANDINGAN INFLASI ANTAR KOTA

Di 82 Kota di Indonesia yang menghitung index harga konsumen tercatat 82 Kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi di Kota Pangkal Pinang sebesar 2,14 persen dan inflasi terendah terjadi di Kota Padang sebesar 0,10 persen.

Perbandingan Antar kota di Kalimantan

Kota-kota IHK di wilayah Pulau Kalimantan yang berjumlah 9 kota, pada Juni 2016 tercatat 9 ( sembilan ) Kota mengalami Inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di kota Balikpapan sebesar 1,74 persen sedangkan inflasi terendah adalah kota Samarinda sebesar 0,61 persen.

Tabel 6

Perbandingan Indeks dan Inflasi/Deflasi JUNI 2016

Kota-Kota di Pulau Kalimantan

(2012=100)

K O T A JUNI 2016 IHK Inflasi/Deflasi (%) (1) (2) (3) 1. BALIKPAPAN 128,53 1,74 2. TARAKAN 135,87 1,59 3. PONTIANAK 133,66 1,21 4. BANJARMASIN 124,51 1,06 5. TANJUNG 125,13 0,97 6. PALANGKARAYA 121,46 0,91 7. SAMPIT 124,59 0,65 8. SINGKAWANG 123,95 0,64 9. SAMARINDA 126,99 0,61

(11)

Berita Resmi Statistik No.032/63/09 Th.III, 1 Juli 2016 11 Kelompok/Sub kelompok IHK Juni 2015 IHK Desember 2015 IHK Juni 2016 % perub thd Mei 2016 Tahun Kalender Y o Y [2] [4] [5] [6] [7] [8] [9] U M U M / T O T A L 118.79 124.75 125.13 0.97 0.30 5.34 BAHAN MAKANAN 127.04 139.99 139.89 2.35 -0.07 10.11

Padi-padian, Umbi-umbian dan Hasilnya 155.19 151.08 149.41 2.08 -1.11 -3.72

Daging dan Hasil-hasilnya 97.32 108.02 108.29 9.85 0.25 11.27

Ikan Segar 102.52 123.77 112.61 -1.07 -9.02 9.84

Ikan Diawetkan 114.02 123.48 115.22 7.96 -6.69 1.05

Telur, Susu dan Hasil-hasilnya 115.08 115.05 116.50 2.55 1.26 1.23

Sayur-sayuran 175.93 247.30 231.85 4.66 -6.25 31.79

Kacang - kacangan 117.88 118.72 119.05 0.03 0.28 0.99

Buah - buahan 116.66 118.06 129.19 6.80 9.43 10.74

Bumbu - bumbuan 146.24 158.15 201.05 -5.15 27.13 37.48

Lemak dan Minyak 113.65 111.27 115.40 2.12 3.71 1.54

Bahan Makanan Lainnya 104.36 106.54 112.01 5.13 5.13 7.33

MAKANAN JADI, MINUMAN, ROKOK &

TEMBAKAU 124.93 133.48 135.81 0.97 1.75 8.71

Makanan Jadi 126.72 138.44 139.15 0.13 0.51 9.81

Minuman yang Tidak Beralkohol 116.14 117.40 127.08 5.38 8.25 9.42 Tembakau dan Minuman Beralkohol 126.11 130.50 132.24 0.62 1.33 4.86 PERUMAHAN,AIR,LISTRIK,GAS & BAHAN

BAKAR 113.71 113.80 113.97 0.12 0.15 0.23

Biaya Tempat Tinggal 114.37 114.00 114.28 -0.04 0.25 -0.08

Bahan Bakar, Penerangan dan Air 110.31 110.33 109.50 0.12 -0.75 -0.73

Perlengkapan Rumahtangga 117.33 120.50 120.96 0.98 0.38 3.09 Penyelenggaraan Rumahtangga 115.15 114.94 116.89 0.20 1.70 1.51 SANDANG 112.00 113.38 115.41 0.44 1.79 3.04 Sandang Laki-laki 109.85 112.67 112.20 0.10 -0.42 2.14 Sandang Wanita 118.48 122.97 124.19 0.00 0.99 4.82 Sandang Anak-anak 109.57 109.57 111.73 1.97 1.97 1.97

Barang Pribadi dan Sandang Lain 110.40 108.88 113.99 -0.32 4.69 3.25

KESEHATAN 118.13 119.38 122.87 1.29 2.92 4.01

Jasa Kesehatan 113.80 113.80 118.68 1.42 4.29 4.29

Obat-obatan 113.46 115.20 120.32 3.84 4.44 6.05

Jasa Perawatan Jasmani 118.73 122.40 126.98 3.74 3.74 6.95

Perawatan Jasmani dan Kosmetika 123.22 125.15 126.81 0.24 1.33 2.91 PENDIDIKAN, REKREASI DAN OLAH RAGA 112.05 121.07 120.79 0.02 -0.23 7.80

Pendidikan 116.91 135.22 135.22 0.00 0.00 15.66

Kursus-kursus / Pelatihan 100.00 100.00 100.00 0.00 0.00 0.00 Perlengkapan / Peralatan Pendidikan 103.44 106.64 107.12 0.45 0.45 3.56

Rekreasi 113.06 113.89 112.58 -0.23 -1.15 -0.42

Olahraga 104.27 104.27 104.66 0.00 0.37 0.37

TRANSPOR,KOMUNIKASI DAN JASA

KEUANGAN 108.95 110.85 107.51 0.01 -3.01 -1.32

Transpor 112.02 114.90 109.31 -0.02 -4.87 -2.42

Komunikasi Dan Pengiriman 89.64 89.50 90.29 0.00 0.88 0.73

Sarana dan Penunjang Transpor 133.75 134.45 134.84 0.19 0.29 0.81

(12)

Referensi

Dokumen terkait

Abstrak: Anemia sering ditemukan pada gagal jantung terutama pada pasien yang berusia tua, dengan jenis kelamin perempuan, menderita kelainan ginjal kronik, pengguna ACE inhibitor

kalkulator dikemukakan oleh Van de Walle (2008) adalah sebagai berikut: 1) Kalkulator tidak membahayakan bagi siswa, dan setiap guru harus memberikan batasan pada

Pelaksanaan pembelajaran didasarkan pada RPP yang telah dibuat sehingga prosesnya sesuai arah yang diinginkan. Dengan kata lain, pelaksanaan tindakan ini meliputi siapa melakukan

Istilah management berasal dari kata “to manage” yang berarti mengatur, melaksanakan, mengelola, mengendalikan, dan memperlakukan. Namun kata manajemen sendiri

Di dalam UU No.39/2004 tentang Perlindungan dan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri, ketentuan mengenai syarat pekerja yang akan bekerja di luar

Untuk mengenalkan program CT-Eats jasa transportasi online Caktrans ke pelanggan atau masyarakat umum adalah dengan menciptakan logo ikon CT-Eats yang berfungsi sebagai ikon

KEPUASAN KONSUMEN MAHASISWA UKWMS PADA WARNET LEGOZ DI KELURAHAN KEPUTRAN SURABAYA di mana tugas akhir ini merupakan salah satu syarat untuk memperoleh gelar

Suhu pengeringan memberikan pengaruh berbeda sangat nyata (P<0,01) terhadap organoleptik warna dan indeks pencoklatan, serta memberikan pengaruh berbeda tidak nyata