• Tidak ada hasil yang ditemukan

UNIVERSITAS GUNADARMA FAKULTAS EKONOMI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "UNIVERSITAS GUNADARMA FAKULTAS EKONOMI"

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)

UNIVERSITAS GUNADARMA FAKULTAS EKONOMI

ANALISIS PENGARUH PENERAPAN

CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITYTERHADAP CITRA PERUSAHAAN KLINIK AL- MUTMAINNAH

Disusun oleh :

Nama : Erwin Prayuda

NPM : 19210126

Jurusan : Manajemen

Pembimbing : Dr. Komsi Koranti

Diajukan Guna Melengkapi Sebagian Syarat Dalam Mencapai Gelar Sarjana Strata Satu ( S1 )

JAKARTA 2014

(2)

Latar belakang

Dengan semakin banyaknya perusahaan berkembang maka pada saat itu pula

kesenjangan sosial dan kerusakan lingkungan dapat terjadi. Karena perusahaan

sering membuang limbah tanpa memperhatikan kondisi alam yang nantinya

akan berdampak terhadap eksistensi perusahaan. Hal inilah yang melatar

belakangi munculnya konsep CSR ( Corporate social responsibility

). Dengan

melakukan kegiatan CSR banyak keuntungan potensial yang bisa didapatkan

oleh perusahaan. Hal itu dapat terlihat dimana perusahaan yang melakukan hal

tersebut “ terlihat baik ”

(3)

BATASAN DAN RUMUSAN MASALAH

Batasan masalah

Batasan masalah yang ada adalah bagaimana pengaruh penerapan corporate social responsibility terdiri dari profit, people, dan planet terhadap citra perusahaan klinik AL-Muthmainnah.

Rumusan masalah

Rumusan masalah yang didapat dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :

– Apakah pengaruh penerapan CSR yang terdiri dari profit , people, planet

berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap citra perusahaan klinik AL-Muthmainnah ?

– Manakah variabel yang paling dominan dari variabel profit, people, dan planet

(4)

HIPOTESIS PENELITIAN

Untuk menjawab identifikasi masalah, maka penulis dapat menyusun hipotesis sebagai berikut :

1. Ha : Ada pengaruh profit terhadap citra perusahaan.

Ho : Tidak ada pengaruh profit terhadap citra perusahaan. 2. Ha : Ada pengaruh people terhadap citra perusahaan.

Ho : Tidak ada pengaruh people terhadap citra perusahaan. 3. Ha : Ada pengaruh planet terhadap citra perusahaan.

Ho : Tidak ada pengaruh planet terhadap citra perusahaan. 4. Ha : Ada pengaruh profit, people, dan planet secara simultan.

Ho : Tidak ada pengaruh profit, people, dan planet secara simultan.

(5)

METODE ANALISIS DATA

• Uji validitas dan reabilitas

• Uji asumsi klasik :

– Uji normalitas – Uji heterokedastisitas – Uji multikorelasi – Uji linieritas – Uji autokorelasi • Analisis korelasi

• Analisis regresi linier berganda

(6)

PEMBAHASAN

1.

Uji validitas

Untuk nilai r tabel dengan signifikansi 5% (a=0.05) derajat bebasnya adalah N-2=30-2=28. Nilai r table pada df=28 dan α=0.05 adalah 0.361 (pada r tabel). Dari tabel dibawah terlihat bahwa semua pernyataan memiliki nilai r hitung > r tabel sehingga semua pernyataan adalah valid.

(7)

Dari tabel dibawah terlihat bahwa semua pernyataan memiliki nilai r hitung > r tabel 0.361 sehingga semua pernyataan adalah valid.

(8)

2. Uji reabilitas

Data dikatakan reliable jika nilai Cronbach’s Alpha > 0,60. Berikut adalah tabel realibility statistic’s variabel citra perusahaan, profit, people, dan planet.

(9)

UJI ASUMSI KLASIK

-

Uji normalitas

Uji normalitas pada penelitian ini dilakukan dengan

menggunakan analisis P-P Plot Regression Standarized Residual dan Tabel Kolmogorov-Smirnov untuk mengetahui apakah data mendekati distribusi normal atau tidak.

(10)

- Uji heterokedastisitas

Dari

scatterplot

dibawah, terlihat bahwa titik – titik

menyebar secara acak, baik dibagian atas angka nol atau

dibagian bawah angka nol dari sumbu vertikal atau sumbu Y.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa titik tidak terjadi

Heterokedastisitas dalam model regresi.

(11)

- Uji multikorelasi

Dasar pengambilan keputusan :

Jika nilai VIF < 10 maka tidak terjadi gejala multikolinearitas diantara variabel bebas.

Jika nilai VIF > 10 maka terjadi gejala multikolinearitas diantara variabel bebas.

(12)

- Uji linearitas

Dasar pengambilan keputusan pada uji linearitas adalah sebagai berikut.

Jika signifikansi padadeviation from linearity > 0.05 maka hubungan antar variabel adalah linear.

Jika signifikansi padadeviation from linearity < 0.05 maka hubungan antar variabel tidak linear.

(13)

Uji autokorelasi

Dari tabel dibawah diketahui nilai

DW

adalah 1.851 dan didapat

nilai

dU

adalah 1.7364 dan

4- dU

adalah 2.2636. Itu berarti nilai

DW

berada di antara

dU

sampai dengan

4-dU

, Artinya tidak

terjadi autokorelasi

(14)

Analisis korelasi

Analisis korelasi bertujuan untuk menguji ada tidaknya hubungan antara variabel yang satu dengan variabel yang lain.

Pada tabel korelasi dibawah di dapat angka sebesar 0,665 untuk

variabel profit, 0,606 untuk variabel people, 0,699 untuk variabel planet dengan nilai sig. 0,000. jadi hubungan semua variabel terhadap citra perusahaan kuat dan signifikan.

(15)

Analisis regresi linier berganda

Y = -0,358 + 0,306 ( X1 ) + 0,335 (X2 ) + 0,452 ( X3 )

Berdasarkan tabel diatas, maka persamaan regresi yang bisa dibentuk dari pengaruh antara variabel

profit, people, dan planet secara analisis terhadap citra perusahaan adalah sebagai berikut :

• Konstanta sebesar -0,358 menyatakan bahwa jika tidak ada kenaikan nilai dari variabel profit,people,dan planet

nilai variabel Y adalah -0,358

• Variabel profit terhadap citra perusahaan

Koefisien regresi variabel profit sebesar 0.306 menyatakan bahwa setiap penambahan satu nilai dari variabel

profit akan memberikan kenaikan nilai sebesar 0.306.

• Variabel people terhadap citra perusahaan

Koefisien regresi variabel peoplesebesar 0.335 menyatakan bahwa setiap penambahan satu nilai dari variabel

peopleakan memberikan kenaikan nilai sebesar 0.335.

• Variabel planet terhadap citra perusahaan

Koefisien regresi variabel planetsebesar 0.452 menyatakan bahwa setiap penambahan satu nilai dari variabel

(16)

Uji Hipotesis

uji T

Untuk menguji pengaruh variabel profit, people dan planet secara parsial terhadap citra perusahaan maka digunakan uji statistik (uji t). Apabila t-hitung > t-tabel, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Sebaliknya apabila nilai t-hitung < nilai t-tabel, maka H0 diterima dan Ha ditolak.

(17)

Uji F

Apabila nilai F-hitung > nilai F-tabel, maka H0 ditolak dan Ha

diterima. Sebaliknya apabila nilai F-hitung < F-tabel maka H0 diterima dan Ha ditolak. α=0.05 maka dari tabel distribusi F diperoleh nilai 3.09.

(18)

Uji R

2

Pada model linier berganda, akan dilihat besarnya kontribusi untuk variabel bebas secara bersama-sama terhadap variabel terikatnya

dengan melihat besarnya koefisien determinasi totalnya ( R2 ). Jika ( R2

) yang diperoleh mendekati 1 ( satu ) maka dapat dikatakan semakin kuat model tersebut menerangkan hubungan variabel bebas terhadap variabel terikat

(19)

Interpretasi

• Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel profit berpengaruh terhadap citra

perusahaan. Dari hasil penelitian didapatkan nilai t = 5,104 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa variabel profit berpengaruh secara

signifikan positif terhadap citra perusahaan. Sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan sebelumnya oleh Paramitha majid ( 2012 ), ulfa ( 2012 ), dan Nurmaya

saputri ( 2010 ) menyatakan Hal ini dilakukan karena profit memiliki hubungan dengan efektif, efisien, dan fleksibel yang merupakan teknik yang digunakan dalam

menjalankan usaha untuk mendatangkan keuntungan dan akan mempengaruhi meningkatnya citra perusahaan.

• Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel people berpengaruh terhadap citra perusahaan. Dari hasil penelitian didapatkan nilai t = 5,397 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa variabel people berpengaruh secara

signifikan positif terhadap citra perusahaan. Sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan sebelumnya oleh Paramitha majid ( 2012 ), ulfa ( 2012 ), dan Nurmaya saputri ( 2010 ) menyatakan Hampir tidak mungkin, perusahaan menjalankan operasi secara survive tanpa didukung masyarakat sekitar. Disitulah letak terpenting dari kemauan dan kemampuan perusahaan mendekatkan diri dengan masyarakat dengan CSR. Diperkuat dengan walfare, healthy, dan safety yang dijalankan menunjukkan pengaruh yang kuat bagi people dalam memperoleh citra perusahaan yang baik.

(20)

Interpretasi

• Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel planet berpengaruh terhadap citra perusahaan. Dari hasil penelitian didapatkan nilai t = 6,101 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Hal ini

menunjukkan bahwa variabel people berpengaruh secara signifikan positif terhadap citra

perusahaan. Sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan sebelumnya oleh Paramitha majid ( 2012 ), ulfa ( 2012 ), dan Nurmaya saputri ( 2010 ) menyatakan Lingkungan perusahaan memiliki signifikansi terhadap eksistensi perusahaan. Mengingat lingkungan merupakan tempat dimana peusahaan menopang. Hal ini melihat dari environmental quality dan disturbancemembuktikan bahwa dalam menjalankan usaha tidak merusak kualitas lingkungan dengan pembuangan limbah dan gangguan kebisingan terhadap aktivitas usaha sehingga menimbulkan kesan baik.

(21)

kesimpulan

• Variabel profit secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap citra

perusahaan. Hasil pengujian hipotesis secara parsial menunjukkan bahwa variabel profit

memiliki nilai t-hitung 5.104 > nilai t-tabel 1.9845 dengan signifikansi 0.000 < 0.05.

• Variabel people secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap citra perusahaan. Hasil pengujian hipotesis secara parsial menunjukkan bahwa variabel

people memiliki nilai t-hitung 5.397 > nilai t-tabel 1.9845 dengan signifikansi 0.000 < 0.05.

• Variabel planet secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap citra perusahaan. Hasil pengujian hipotesis secara parsial menunjukkan bahwa variabel

planetmemiliki nilai t-hitung 6.101 > nilai t-tabel 1.9845 dengan signifikansi 0.000 < 0.05.

• Variabel profit, people, dan planet secara bersama-sama (simultan) berpengaruh positif dan signifikan terhadap citra perusahaan. Dengan membandingkan nilai F-hitung

dengan F-tabel, maka F-hitung 70.839 > nilai F-tabel 3,09 dengan signifikansi 0,000 < 0,05.

• Variabel yang paling dominan pengaruhnya dari ketiga variabel tersebut adalah variabel

(22)

Saran

• Pihak klinik AL-Muthmainnah harus meningkat kegiatan kemasyarakatan ( people ) atau pendekatan masyarakat agar bisa menaikkan nilai sosialisasi klinik dengan

masyarakat. Ketika pendekatan masyarakat berjalan lancar akan membuat pasien atau masyarakat dianggap seperti bagian dalam keluarga klinik dan akan mempengaruhi kenaikan profit dengan otomatis. Karena kenyamanan dan kekeluargaan yang diberikan akan menimbulkan kesan positif dalam benak masyarakat ataupun pasien dan akan

membuat pasien akan berobat ke klinik lagi dan menambah keuntungan klinik, juga menaikkan citra klinik. Terbukti dengan nilai profit dan people lebih kecil dari planet.

• Sebesar 30,3 % terdapat diluar variabel dalam penelitian ini. Variabel diluar variabel dalam penelitian ini bisa untuk dijadikan bahan penelitian selanjutnya seperti political performance, kinerja keuangan, kepemilikan saham, dan lain-lain.

Referensi

Dokumen terkait

Metode analisis yang digunakan adalah Uji Asumsi Klasik, Uji Regresi Linier Berganda, dan uji hipotesis menggunakan t-statistik untuk menguji koefisien regresi parsial

Hasil analisis menunjukan bahwa nilai t-statistik parsial variabel GDP pada lag 1 sebesar -6.186 (probabilitas t hitung &lt; 0,05) yang artinya, H 0 ditolak dan H 1

Dari nilai uji t (secara parsial) variabel bebas harga menunjukkan nilai t hitung 3,537 &gt; nilai t tabel 1,984, dan variabel kualitas produk yang memiliki nilai t

Hasil uji analisis regresi yang menunjukan bahwa nilai signifikan t hitung lebih keci dari alpha dan nilai uji t hitung lebih besar dari t tabel sehingganya H0 ditolak

Uji Hipotesis t – Hitung t – Tabel 0,975 Kesimpulan 8,20 2,052 Ho ditolak Berdasarkan penghitungan diatas diperoleh t hitung 8,20 > t tabel 2,052 artinya karena H0 berada

Pengujian statistik t digunakan untuk menguji hipotesis dalam penelitian apakah hipotesis yang telah disusun diterima atau ditolak dengan melihat nilai statistik t dari hasil

Pada uji t antara Citra Merek X1 terhadap Keputusan Pembelian Y, terlihat bahwa nilai signifikansi < 0,05 dan angka t-hitung sebesar 16,100 > t-tabel 1,974; berarti H0 ditolak dan H1

Dari hasil t test diperoleh nilai t hitung 16,8 > t tabel 1,985, maka H0 ditolak dan Ha diterima, dengan demikian bahwa kualitas layanan yang berbasis manajemen syariah “paling tinggi