• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH JENIS FORMULA OAN TAKARAN PUPUK ORGANIK PLUS TERHATAP PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (Theobroma cacaol.) DI POLYBAG -

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "PENGARUH JENIS FORMULA OAN TAKARAN PUPUK ORGANIK PLUS TERHATAP PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (Theobroma cacaol.) DI POLYBAG -"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

Volume

fl

/ ]{omor 2 - Desember 2016

JURNAL

?e,,Klirian

qh4-

th4

&r4&t/a/i

rssN

2085

-

9600

UM#TI

wr*ffr.TRx

pGH?Jrffia?{

(2)

,

;-;n;

XI i Nontor 2

-

Desember 2016

ISSN

208s-9600

ruRNAL

pe,4cl'rii,4

re',t4'q&a,,+v"r.a"^ay

[[GffiHH&

REDAKSI

Penanggung

Jawab

:

Dr.

lr'

Gusmiatun,

MP

Ketua Dewan

Redaksi

:

Dr. lr. Syafrullah,

MP

Anggota

Dewan

Redaksi

:

Dr.

Yopie Moelyohadi,

SP',

M'Si

lr, Rosmiah,

M.Si

Nurbaiti

Amir, SE',

SP',

M.Si.

lr.

HeniYati

Hawalid,

M"Si

lr. Erni

HawaYanti, M.Si.

Penyunting

Pelaksana

:

1.

Khusnul Khotimah,

SP',

M'Si

2. Berliana Palmasari,

S.Si.' M'Si'

Alamat

Redaksi

:

Kampus Fakultas

Pertanian

U

niversitas Muhammadiyah

Palernbang

Jl.

Jend. A.

Yani

13

Ulu Palembang

0711-511731

(3)

Volume

XI

/ Nomor 2

-

Desember. 201 6

ISSN

2085-9600

JURNAL

Pe***tia,4 f&,,&- r&4,",t,agdar*iaafui

HIOMFffi

DAFTAR

ISI

Respon Pertumbuhan dan ProduksiTanaman Kubis Bunga (Brassica oleracea L.) pada Berbagai Takaran Pupuk Trichokompo,s Asal Limbah Rumen Sapi

(Novriani, Hendra Aguzaen)

Peng_aruh Pupuk Organik Untuk Mengurangi Penggunaan Pupuk Anorganik terhadap Pertumbuhan

dan Produksi Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) di Lahan Lebak ;Suci Febrfasrh, R. lin Siti Aminah, Minwall

(eragaan Stadia Perkecambahan Beberapa Varietas Padi Gogo LokalAsal Oku Pada

tserbagai Konsentrasi Polyethilene Gtycot

lSusanli Diana)

perubahan Karakteristik Beberapa Sifat Kimia Tanah dengan Pemberian Biochar dan pupuk Kandang Ayam Pada Tanah Ultisol

rjSamsul Bahri, Dedik Budianta, Munandar)

Keanekaragaman Serangga Hama dan Musuh Alami diTanaman Padi yang diaplikasikan 3ioinsektisid a Beauveria bassrana

iSumini)

Pengaruh Lama Penyinaran dan Panjang Hariterhadap pertumbuhan dan Hasil Tanaman Krisan {Chrysanthem sp.)

i,l'lurbaitiAmir, Erni Hawayanti, Rangga Fitra pratama)

Pengaruh Jenis dan Takaran Pupuk Organik Plus terhadap Peitumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.l di polybag

(Syafru I I a h, N u rb aiti Am ir, Sy afaru d i n)

Pengaruh Konsentrasisodium Nitrofenoldan Lamanya Perendaman Benih terhadap Perkecambahan dan Pertumbuhan Bibit Kopi Robusta

(Novianto)

Pemanfaatan Kornpos Limbah Perkebunan Sebagai sumber Hara Guna Mendukung Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kedelai lGlycine max (L). Meniil) pada Berbalai Tingkat Pemupukan Kimia

(.Yopie Moelyohadi)

Respon Pertumbuhan dan ProduksiTanarnan Jagung Manis (Zea mays saccharafa Sturt) terhadap Takaran Pupuk Hayati dan pupuk NpK Majemuk

(Hanis Panani, Heniyati Hawalid, Rosmrah)

61

-66

67

-72

73-76

77-84

R(_NR

89-32

93-97

98

-1M

105-111

(4)

rssN

2085-9600

JURNAL

Pe,*/rz&,4 htuu-tlta,a r*4'ntehaahgi

KATA

PENGANTAR

can syukur kehadirat Allah SWT atas karunia dan hidayah-Nya Jurnal

tlOnOH[

Volume

Xl

Nomor 2

l-r.:ember 2016 dapat diterbitkan dengan baik.

-.*-ri3r tsog diterbitkan dalam jurnaledisiinisebanyak 10 judulyang,meliputi: Respon Pertumbuhan dan Produksi rraman Kubis Bunga (Brasslca oleracea L.) pada Berbagai Takaran Pupuk Trichokompos Asal Limbah Rumen

i=:

Pengaruh Pupuk Organik Untuk Mengurangi Penggunaan Pupuk Anorganik terhadap Pertumbuhan dan

:-::-<si

Kacang Tanah (Arachr's hypogaea L.)

di

Lahan Lebak, Keragaan Stadia Perkecambahan Beberapa

, 3-e:as Padi Gogo Lokal Asal OKU pada Berbagai Konsentrasi Polyethilene Glvcol, Perubahan Karakteristik

i:::.apa

Sifat Kimia Tanah dengan Pemberian Biochar dan Pupuk Kandang Ayam pada Tanah Uttisol,

":a,nekaragaman Serangga Hama

dan

Musuh Alami

di

Tanaman Padi yang Diaplikasikan Bioinsektisida :e

:-veia

bassiana, Pengaruh Lama Penyinaran dan Panjang Hari terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman

.-san

(Chrysanthem Sp.). Pengaruh Jenis dan Takaran Pupuk Organik Plus terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao -^+cbronta cacao L.)

di

Polybag, Pengaruh Konsentrasi Sodium Nitrofenol dan Lamanya Perendaman Benih

:-:Cap

Perkecambahan dan Pertumbuhan Bibit Kopi Robusta, Pemanfaatan Kompos Limbah Perkebunan 3*cagai Sumber Hara Guna Mendukung Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kedelai (Glycine max (L). Merrill)

:;":a

BerbagaiTingkat Pemupukan Kimia, Respon Pertumbuhan dan ProduksiTanaman Jagung Manis (Zea mays

:::rarata

Sturt) terhadap Takaran Pupuk llayati dan Pupuk NPK Majemuk.

:e,-.cga semua artiket pada jurnal

flO?OHL

Volume

Xl

Nomor

2

Desember 2016

ini

dapat memberikan

*:rribusi

bagi pengembangan ilmu pengetahuan bidang Agroteknologi

di

lndonesia. Saran serta kritik sangat :re.apkan untuk perbaikan penyusunan jurnal ini ke depan. Redaksi mengucapkan terimakasih atas partisipasi a*:r dari para penulis dari lingkup dan luar Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Palembang'

Redaksi

(5)

H[on0ln

Xt - 2 : 93

-

97, Desember 2016 lssN 2085-9600

PENGARUH JENIS FORMULA OAN TAKARAN PUPUK ORGANIK PLUS TERHAT}AP PERTUMBUHAN BlBtr KAKAO (Theobroma cacaol.) Dt poLyBAG

Syaftullah, N urbaiti Amir, Syafarudin

Program Studi Agroteknologi Fakultas pertanian Universitas Muhammadiyah Falembang

ABSTRAK

. Pengaruh jenis dan.takaran pupuk organik plus terhadap pertumbuhan bibit kakao (Theobroma cacaa L') di polybag. Penelitian ini bertujuan.qntuk mengetahui

d;

;;;;;il"^1""i"'r"*uta

dan takaran pupuk organik plus terhadap pertumbuhan bibit kakao

lineinima

cacaa L.) di

tdtb;g.

penetitian ini tetah dilaksanakan

di

kebun. percobaan kampus

c

universitas Muhammadiyah palembang,

Desa

puiau semambu, Kecamatan.lnderalaya utara,.Kabup"t"n

og"nlni,

provinsi sumatera selatan. penelitian ini telah berlang$ung d.aribulan Mdi sampai dengan Juli 20i5- Feneritian

ini menggunakan Rancangan ,Acak

Kelompok (RAK) faKorial dengan 12 kombinaii perratuan

ian?ulang

sebanyak

s

kali dengan 3 tanarnan contoh' Faktor- faktor yang diteliti dalarn penelitian metiputi;enis iormura {J) yang terdiri dari: J1 = Formula 1,

J2=formula2,J3=formula3danTakaranPupuk(T)tangi;;Jirioari:Tl=10g/polybagT2=20gipotybag

T3

=

3og/polybag. Peubah yang diamati dalam i"nelitiu"n

ini."o"urr

pert"mt"uf,ari tinggi ranaman (cm), pertambahan jumlah daun (helai), berat basah akar (g), uerailen:ng

4ar

(g), neriiuasan berangkasan (g),

berat kering ber3ngkasanJo). Fiasit yang didapat oir''im-peneriiian ini adalah pertakuan pupuk batu bara

formula

3

dan takaran

3Oslpolybas'*ul*u"*t""

G;gdruh

i"iurir,

[rh";;;;;;rbuhan

bibit

kakao (Theobroma cacao L),

Kata kunci : kakao, takaran, pupuk organik, batu bara

ABSTRACT

lnfluence the type and dose of organie fertirizer prus the growth of seedrings of eoqoa (Theabroma cacaa L") in polybag' This study aims to idEntify and deteimlne the type and dose

of organic fertilizer formula plus the growth of seedlings of cocoa

(Theobioia-c;;

[til;tybag.

This research has been conducted in experimental garden campus of the iJniversity_of rr,rurram#aliiad

nieqlantb,

i;"rbu

lstand viltage, District North lnderallv-",

S.u.uroatan ogan llir, south sumitra'itiovince. This*re*u"i"rr has been going on

froq

tvtay to.July 2015. This

itudy

us-"d

"

randomized block'design {RAK) factoriat with 12 combined treatment and repeated 3 times with s plants examples. The factors e-xamineo'in the siuoy include the type of formula (J) consisting of:

Jl

=

Formula

l,

J2 =

t"*"i" z,li

= 3

and dosage of fertilizer formula (T) consisting of: T1 = 10g

/

polybag!?=]ag

{borvoao

iC:

sob I p"rvbag. The parameters observed in this studv was the increase.of pfant height (cmi, in tlre nimu"r or rE"J""

ipi{""),

,Jot rr"Jn weight (g), root dry weight (g), total wet weighi (g), total

ori

*ulgi,t (g). The results ontained in this study is a fertilizer treatment

of

coat formula

3

and

ooslle

ao glioryblg

iive *re

uesi-ened on the growth

of

seedlings

of

coeaa (Theobroma cacao L).

Keywords: cacao, dose, organic fertilizer, coal

I. PENDAHULUAN

A"

Latar Belakang

Tanaman kakao (Theobroma cacao L.) merupakan komoditas tanaman perkebunan yang cukup penting

di

lndonesia. Tanaman ini difenat sebagai penghasit bahan-bahan untuk membuat makanan dan minuman. Sejalan dengan

iaat

ini makin hanyaknya industri mikanan Ain minuman yang berbahan baku kakao, baik

di

lndonesia maupun-di dunia pada umumnya, prospek kakao

1T3l

dif"l"kan

cukup menlaniiran. Upaya yans clapat dilakukan adalah dengan menin_qkailGn produksi tanaman kakao, salah satuny" -d"ng"n memperbaiki

teknis

budidaya tanaman kakao (Sutardi dan Hendarta, 200g).

Media tanam merupakan salah satu faktor

yang

mempengaruhi pertumbuhan tanaman

kakao

pada

masa

pembibitan.

Selain

media tanam, pemupukan yang dilakukan pada tanaman

muda

dapat

menunjang

pertumbuhan dan perkembangan

bibit

kakao. Untuk mendukung pengembangan tanaman

kakao agar

berhasil dengan.baik, langkah awal usaha bud-idaya kakao yang baik adalah mempersiapkan bahan ianam di

tempat

pembibitan.

Kirena

pembibitan merupakan pertumbuhan

awal

suatu tanaman sebagai penentu pertumbuhan selanjutnya maka pemeliharaan

dalam

pembibitan -frarus lebih inte.nsif.

dan

diperhatikan.

Selain

pemupukan, pertumbuhan bibit kakag juga dipengaruhi jenis

!1ah .Iang

digunakan seUagai

media (Syamsulbahri, 2003).
(6)

H1OROFII

Xt-

2 : 93

-

92, Desember 2016 Salah

satu

usaha

unfuk

mendapatkan pertumbuhan bibit yang baik adalah dengan

cara pemberian pupuk organik, pupuk organil

sangat bermanfaat bagi peningkatbn' proauitivitas hasil

pertanian

baik

kualitas maupun

kuantitas,

mengurangi

pencemaran lingkungan,

dan leningkatkan kualitas tahan

secja

O#teianlutan (Rachman,2009).

Pupuk organik

dicirikan

memiliki kandungan C.-organik yang tinggi, uJupun bahan DaKu

.atternatif yang mempunyai kandungan C

yang. tinggi diantaranya baiubjra muaa

1irgnil)

T*filili.kandunsan c(6e%),

H (S,Syo)

d

e6W}

i.i {0,5%}, p20 (0,04%j

can

xzd

ige

y.).'Untu'i memanfaatkan

batubara

muda

ini

perlu

di ekstraksi menjadi

asam

humat

atau

diambil intisarinya (Autiarahman, 201 0).

.

. Penggunaan

batubaia

muda

(Lignit)

sebagai pupuk organik

plus

untuk menambah unsur hara makro N,

p,

K, Ca, Mg, S dan mikro

Fe,

,Mn, Cu, Zn, Mo, dan

bf

oarari'tanafr

lelfn

Fy"fll

Asam,1e93).

pupuk

organik-

plus

dari :alu?ara .iuga dapat meningkatkan ketersediaan P dalam tanah dan mengurangi resiko keracunan

alumunium

dan

bgsT

ldyarruirarr,'-

;0;;i.

Penambahan bahan minera!Lf.n i

"*p"rfi

t"puni

:TTlg". sqqi- m_enUandung Katium 'Sg,z+'/.,

p

-_":13j,,

,ynL.t?pi

tt

2,7vo,

K

3,8o/a, Batans

Hsang

K

U4Z%.

juga

dapat

memperkayf

kandungan hara pada bupuf< oriunif 'tfri*tina dan Fatimah, ZAI2).

Menurut Syafrultah (2012), penambahan Dahan

mineral pupuk seperti

zeolit

memiliki peranan menjaga keseimbangan pH tanah dan mampu.mengikat

logam

berat yang

bersifat meracuni tanaman

seperti

pb

d'"n

"cd,

dan penambahan dolomit untuk meningkatkan unsur

5l':i:l

pada pupuk orsanik.

u;trk'**"sarasi

taKaran pupuk organik yang besar dengan

cara

mengekstrak pupuk organik menjadi

fraisi

asam

numar. yang merupakan senyawataktif dari pupuk

organik

-sehingga

dosis

ying

OiUeiitan oapat dikurangi. Dengan aoanya

ninjj*u;

pupuk organik berbahan

dasai

uituoiia

oitaraprcan akan meningkatkan pertumbuhan UiUit

f,"t"o.

B.

Tujuan penetitian

,^-

.tl;_u"n. dari penelitian

ini

untuk mengetahui oan menentukan jenis dan takaran formulapupuk

organik

plus

tertentu

ITg

tepat lenabap

pertumbuhan bibit kakao

-ffh-eobiia

cJcao L.) dipolybag.

II,

PELAKSANAAN PENELITIAN

A. Tempat dan Waktu

Penelitian ini telah dilaksanakan dilahan

I99un

percobaan

kampus

C

-.tJniversitas

Muhammadiyah

palembang

Desa,"- pulau Semambu Kecamatan lndralaia Utara Kanupaten

ogan

ilir

provinsi Sumarra

.;tata;,;;Ol

Out"n

Mei sampai Juli 201S.

tssN 2085_9600 B. Bahan dan Alat

.

Bahan yang digunakan datam penelitian

ini adalah Benih kakao hiUriOa varietas

iSH

eSe,

tanah

lapisan

atas (Top Soil), daun

nipah, polybag, formula pupuk organik pius. SeCan$t<an alat yang digunakan cjalam penelitian ini adalah

kayu gelam, meteran, papan label, kayu gelam,

alat tulis, timbangan. palu, paku, gunting, ember, handsprayer, cangkr.rl. dan arit.

C.

Rancangan percobaan

Penelitian

ini

menggunakan Rancangan Acak Kelompck (Ra.K) disusun secara faktJrial dengan

12

kcmbinasi periakuan

dan

diulang sebanyak

3

kali

dengan

3

tanaman contoh Adapun perlakuan yang diberikan adalah :

{.

Jenis Formuta pupuk Organik

plus

{F) yang

terdiri :

F1 = formula 1 iBahan Humat60%, Mineral Pupuk N.

P

K, 20%, Batuan Alami 20%)

F2 = formula 2 iBahan Humat 60%, Mineral puo;k

\.

p, K 30%, Batuan Alami

1A%)

F3 = formuia 3 (Bahan Humat 50%, Mineral

P,..rpuk N,p.K 40%, Batuan Alami 10./: I

2.

Takarar-r Forrnula pupuk Organik

pius

(T)

yang terci. :

Tc = kontrot ianjuran tanaman kakao)

Tr = 10 g pciibag

Tz=2i

g c:iycag T: = 3C E po .?bag

tIl

A

HASIL DAN PEATBA}IASAN

Hesil

Berdasarkan

hasil

analisis keragaman

l^11

I"T,

3 renunj,i<kan bahwa pena[uan jenis rormuta pupuK organik plus berpengaruh

sangat

nyata

terhadap berat basah akar,-berat kering

akar, namun berpengaruh tidak nyaia- GrfraOai

::1Y:

__p.u_yb""

yanq

tainnya,

sedangkah penaKuan takaran pupuk formula pupuk

organik

plus. bepngaruh

sangat nyata tlrnaOap "Uerai

basah

berangkasan,

blrat

kering

"kui,

tut"pi

berpengaruh tidak nyata tedrada{puuUaf, y"ng

lainnya. perlakuan'int*,"t"i-0"freliJJi.r

tio"L

ly"tq

. terhadap senrua peubah

'yarig

diamati, tetapi berpengaruh nyata terhadap;umtlfr Jaun.

Tabel '1

.

Hasii a':alisis

keragaman pengaruh jenis dan

takaran forrr:ula p.rprrk organii plus

i;rh#p

Peubah yarq d:e.'!iati

(7)

Berat basah akar

(g)

tn Berat kering akar

(g)

** Berat basah berangkasan

(g) tn

*r

H|.OROHI. Xl - 2 : 93

-

97, Desember 2016

Peubah yang diamati Ferlakuan KKt%)

FTI

Jumlah daun

(helai)

tn tn -

6'69

lssN 2085-9600

frsik tanah

karena bahan organik merupakan

bahan perekat butiran

lepas

atau

bahan pemantap agregat sehingga dapat membantu

akar

tanarnan menembus

tanah

lebih

dalam sehingga lebih mampu menyerap unsur hara'dan air dadm jumlah banyak. Selain itu pupuk organik juga dapat memperbaiki rhizhosfir sehingga dapat henjaga siklus hara, memperbaiki eksudasi oleh

akai

-

tanaman

yang dapat

meningkatkan degradasi bahan organik tanah dan mineralisasi N (Morgan et

al.2O05l-Hasil analisis pupuk yang dilakukan di Balai Riset

&

$tandarisasi lndustri Palembang {2014\, menuniukan pada Formula 1., kandt'rngan unsur-hara yang dimiliki

yaitu

Bahan Organik

21,45o/o, C-Organik 10,36 %', N 2,7 Yo, P 0,16 %, K0,21o/o, Kadar Air 19,52%, dan pl-l 6,04' Pdda Formula 2 kandungan unsur hara yang dimilikinya yaitu, Bahan Organik 21,84o/o, GOrganik 11,72

70,

N

3,3

o/o,

P

0;17 o/o,

K

O,B2o/u Kadar Air

20,05%, dan pH 6,14- Sedangkan pada Formula 3

kandungan unsur hara'yang dimiliki yaitu, Bahan Organik- 22,18o/o, C-Organik 12,41a/o'.

N

4'3%, P 0,6:5 %, K 0,97%, KadarAir 17,32Vo, dan pH 6,27.

Berdasarkan hasil penelitian, perlakuan jenis fonnula

3

puputc organik plus memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan 'bibi^r

i<at<io terhadap perlakuan tainya' Hal

ini

dapat

ditihat

pada

parameter pertambahan tinggi

tanaman

dengan

rata-rata

33,47

cffi, pertambahan iumlah daun dengan rata-rata 14,99

helai, berat basah berangkasan 28,28

g,

berat kering berangkasan 6,54

g,

berat basah akar

3,61

g.

berat

kering

akar 0,73

g-

Hal

ini

menunjukan bahwa bibit kakao memiliki respon yang baik pada ienis formula

3

pupuk organik

btus.

Baiknya pertumbuhan

bibit kakao

tidak ierlepas dari kandungan unsur hara N, P, dan K pada pupuk organik plus formula

3

yang cukup iinggi yaitu N 4,3 %, P; 0,65% dan K 0,97 o/"'

--

Hal inididukung dengan pehdapat Hariadi

(2A92\, ).ang menyatakan bahwa pertumbuhan

dan

perkembangan tanaman dipengaruhi oleh

hara

dalam tanah, kapasitas produktif tanah, dimana kapasiks produktif tanah tergantung pada ketersediaan hara dalam tanah. Menurut Jurnin

(2002),

unsur-unsur

N

bermanfaat

dalam pertumbuhan vegetatif tanaman terutama daun, menambah

tinggi

tanaman

dan

meningkatkan kemampuan tanaman untuk menyerap unsur lain' Unsur P bermanfaat dalam pembenfukan sel dan pertumbuhan

akar,

sedangkan unsur

hara

K sangat peniing dalam pem entukan klorofil dan fotosintesis dalam tubuh

tanaman-Sedangkan untuk perlakuan ienis formula 1 dan jenis formula

2

menuniukan pertumbuhan

yang lebih

rendah, karena

tanaman kurang mendapat suplay hara, hal ini diduga unsur hara yang dimiliki tidak dapat memenuhi kebutuhan

unsur hara

tanaman

yang

cukup

karena perbedaan

unsur hara yang

tersedia

bagi ianaman tersebut menghasilkan pertrrmbuhan yang berbeda pula sesuai dengan apa yang dapat 95 tn tn tn 11,25 6,35 7,52

Berat kering berangkasan

(g) tn tn tn

8"13

Keterangan:

tn

= berpengaruh tidak nyata

H

= berpengaruh sangat nYata

i

-

berPengaruh sangat nYata

O

= jenis formula pupuk organik plus

T

= takaran forrnula pupuk organik plus

t

= interaksi

B.

Pembahasan

Berdasarkan hasil

analisis

sifat

kimia tanah yang dilakukan sebelurn penelitian dan

kriteria Pusat Penelitian Tanah (1983) dan Balai Penelitian Tanah (2005), tanah yang digunakan

pada

penelitian

ini

tergolong

rnasam

(pH

HzO=4,81)

dengan

kapasitas

tukar

kation tergolong

rendah

113,53 rng/l00g), kandungan C-organik 2,67 oh tergolong sedang, kandungan N-toial tergolong setlang O,22

Vo,

P

tersedia tergolong sangat

tinggi

(18O,37

ppm),

basa tertr.rkar seperti Ca-dd 1,04

mglt0Og

tergolong sangat rendah, Mg-dd 0,28

mg/100

tergolong sangat rendah, K-dd 0,21

mg/100g

tergolong sangat rendah,

Nadd

0,53 mgl100g tergolong sangat rendah, dengan Kejenuhan Basa 15,23 %

tergolong sangat rendah, Al-dd 1,96 mg/1009, dengan tekstur tanah mengandung 62,42 Yi pasir, 17,00

%

debu dan 2O,OA

%

liat dan tergolong tekstur tanah lempung liat berpasir. Tanah yang digunakan pada penelitian lni termasuk' kdtegori dengan kesuburan tanah rendah dengan pH H2O

tergolong masam dengan Keienuhan Basa 15;23

%.

Hal

ini

sejalan dengan pendapat Subagyo {2006}, bahwa

pH

tan?rh

lebak

berkisar 4,0 sampai

5,5 dan

kandungan unsur-unsur hara makro tergolong rendah. Oleh karena itu untuk meningkatkan''kesuburan tanah pada tanah ini

perlu diberi pupuk organik plus, pupuk organik plus ini diharapkan dapat memperbaiki sifat fisik, sifat kimia dan biologi tanah. Peran bahan organik terhadap sifat :fi sik tanah diantaranya merangsang

granulasi,

memperbaiki

aerasi

tanah,

dan

rneningkatkan kemampuan menahan

air,

Peran bahan organik terhadap sifat biologi tanah adalah meningkatkan

aktivitas

mikrorganisme yang berperan pada fiksasi nitrogen dan transfer hara tertentu seperti

N, P, K,

dan

S,

Peran bahan

organik terhadap

sifat

kimia tanah

adalah meningkatkan kapasitas

tukar

kation sehingga dapat mempengaruhi serapan hara oleh tanaman (Gaur,199B).
(8)

RIOROFII

Xt _ 2 : 9s

*

97, Desember 2016 diserap

dari

dalam media tumbuhnya.

Hal

ini :-*i"l"n, densan

.flo-*",

r"r,itJ""itse6)

yans menyatakan bahwa menurunya jumlair unsur hara yang diserap oleh tanaman

ui"n

,*nghambat proses metabolisme tanaman.

Berdasarkan-hasil penelitian, perlakuan takaran

.

pupuk

30 g/dil#

-

memuerkan pengaruh

terbaik

terhalap -feium'Uunan

bibit kakao jika dibandingkan

denga;;;;;kr"n

tainya.

H at ini d apat ditihaipao" p-url

*

JtJi' [eram oai,an

tinggi

tanaman

.d,engan

rata_rJa"ie,eg

cff,

pertambahan jumtah

aiun

aenjan

rlta-rata tS,zg helai, berat basah

nerangtasa;i"t"lr"t"

31,52

g,

berat kering berangkasa"n

;;6;h_rata

3,48 s, berat basah ar<1i11t111a o"s6

g,G*t

kerins akar dengan rata-rata o,zo g.

i-i[a'o[anoingtan

dengan perlakuan tanpa

jenil

ro*ui"l

p*rrakuan takaran forrnuta

J0.

s{p"tyn";;";;;,

pertakuan takaran form uta zo glpiltba'g.

-rill

Nl'

oiL"renaka n takaran

so

glpolvbls

**dp;k;;"

Li"."n

yng

paling tinggi sehingga

takara"

v*n-

diberikan

dapat terpenuhi. se.hingga memberikai hasit yang baik basi pertumbuha"-diuii

i"""_;il;l"".

Hai ini seialan dengan

p""J"pJi

Marsono dan Sigit (2002),6?1,y" takaran pupuk

y;;;'#;

akan

berperan

dalam

aktivitas' peiamOatran enzim dan hormon yang telah tersedia didalam tanaman

.yang

mempengaruhi

pJriumnunan

l::?*ul

Hardjowiseno

lrbss;,

b"l;;

apabita

11,s31 _

nara yang

diburuhka; " Oatam'" teaOaan

sermbang, maka tanaman tersebut akan tumbufr dan berproduksi dengan

baik-Sedanqkan

pada

perlakuan

takaran

109/polybag

dan

takaian

Zogipotybag memberikan Denoaruh pertumnurrai""r"n"*un terhambat, rrai

ini

did;d

k;;;#';il"

takaran

:::-^*:r

kendungan.

hira v""g tlirJoi"

basi ranaman dalam

iull3fr

Va"g

"tAAit,

-seningga

::fu

tr-Hfi

l:ii"!:TA,t"iHirff

il;?ffifr

; yang menyatakan

bahw"rnunurrny'ffit"n

n"r

yang diakumulasi akan

,urp"ngl*,h-i

iernaoap proses metabolisme

tanaman-Berdasarkan

^hasil

penelitian lnteraksi antara jenis formula

g

pupuf-;d;il

prus aan

perlakuan

takaran

menunjukanp"rtu,iiun"p"uilfn,"Slnr*ti:lHiili

dapat ditihat dari

rinsgi.t";;;;

yaiii?i,ee

"rn,

jumlah

daun yaitu*i+,ss

rr"i"i]-'u"rJ

basah berangkasan

3i,ze

g,

nerat

uasat

li#r,ao

g,

*l?,I:rl"n

berangkasa n g:22g,

Jrn

;Ji.t

kering

ffiriiidtf

,?fth^"ffi"':;gitrli:*ffi

helai.

Hal

ini

diduoa pada kombinasi tersebut dapat memenuhi u-nsur hara

yang

cukup dan

seimbang, sehinoqa-

dapat

in*-JingL"il."n

pertumhuhan dan

iirrr*'niiliun

ui'f;l"ljnu*"n

kakao. Hat

ini

seijan.deng#;ililur*Lingg"

g:l

lvrTsono

lzoor;,

;;"fi;il;-'

buh*"

perturnbuhan dan oroaiksi t"n,irn"'n""kun lebih

baik tidak saja

dipengaruh;

";Lfr^''tingkut

ketersediaan unsur hara, tetapi juga oleh adanya keseirnbangan unsur hara. IV. KESIMPULAN DAN SARAN

A.

Kesimpulan

f

.

Perlakuan jenis formula S pupuk ptus mernberikan hasif

terUi;t'i

pertumbuhan

bibit kakao

( cacao L.) di polybag.

Perlakuan

takaran

30

memberikan

hasil

terbaik

lssN

2085-perturnbuhan pertumbuhan

bibjt

kakao

?acaa LJ dipotybag.

pembibitan tanaman kakao.

E.

Saran

.

Untuk mendapatkan hasil

lnteraksi antara peiiakuan jenis formula

lypyk.

organik

ptus oan

tatarar'l

g/polybag memberikan

hasil

terhadap

pertumbuhan bibit kakao (Theobroma cacao L.) di

9:lg."l

tinggi ranaman mencapai 40

:?l

,,lr,.sesuai

dengan deskripsi r

3.

kakao yang

terhaik Uiharapkan m

:ll^y.L::s:.1ik

nfu3.jormura d oengan tu"r,ilun so

:fjlyf

g,y,a n

s

reb i h o iti ns k a

tdn

iJii

ili'

ijj

oil

penelitiai: kakao diperpanjJng.

DAFTAR PUSTAKA

Auliarahman,H, ZAIB..pengaruh Sifat Fisik dan Struktur Mineral

Batu

So"

LoLrl

Terh adapSifatpem ba kara.

frttp:flh ari

Lingga,

Lakitan,

Heddy,

s.

Ggaluoid"y"

-i;i"t

'ingr<a"a

.

Bandung. Gramedia. .lat<arta. "

Jumin,

H.B.

2ooz:

Ekodi'i;ffi;

suaru

pendekatan

nsiolog[.

'

ilajawati

Pers. Jakarta.

|

.9"n. Marsono. 2001. pupuk Akar dan Aplikasi. penebar SwaOaya.'.tafartJ'

"*"

_

B

1es6.

Fisiotogi

'rdil;;

dan Perrrembangan Tanairan. Raja

giln"d".

Jakarta.

Morgan, J.A.W., G-D. Bending,p-J White. 2005. Biotogicat

Cost

ano

Eenedt*"ii

prrnt Microbe lnteractions

in

nnirospLre.

".1. Exp. Bot.

56

1729_1239.

'

'----"'

Mut(e. 2013. Klasifikasi dan Morfologi Tanaman

ffli,?^,,,.-!!,:"b,2ry? cacao

L.).

+ztoroiggrq-rffi

F""91!,lTl.

maret

2015)

(Diakses

paGGngsar=z

'-si Nuraeni,

T.

H.

S.

1954. Budidaya, pengolahan

9an

pemasaran

Cokelat.

penebar

_

Swadaya. Jakarta.

Poedjiwidodo, 1996. Sambung samping kakao. Trubus Agriwidya, ungg-aran. r

"'e

r
(9)

StOROFIL Xt - 2 : 93

-

97, Desember 2016 Pusat Penelitian Kopidan Kakao lndonesia. 2006.

Panduan Lengkap Budidaya Kakao (kiat

mengatasi

permasalahan

praktis). Agromedia Pustaka.

Pusat Penelitian Kopidan Kakao lndonesia. 2004.

Panduan

Lengkap

Budidaya

Kakao. Agromedia Pustaka, Depok.

Rachman.

2009.

Upaya peningkatan Kuatitas Tanah dan Produksi Tanaman.

Setiawan, B.S. 2010. Membuat pupuk Kandang

secara Cepat.

Jakarta:

penebar Swadaya.

Siregar, T.H.S., S. Riyadi dan 1. Nuraeni. 199g.

Budidaya, Pengolahan,

dan

pemasaran Cokelat. Penebar Swadaya. Jakarta.

tssN 2085-9600 Sutardi,

Hendarta,

2009.

Budidaya bertanam

Cokelat, Tim Bina karya Tani, Bandung. Suripin. 2004. Pengaruh lktim Terhadap Tanah

dan Tanaman. Jakarta: BumiAksara.

Syamsulbahri,

2003.

Bercocok

Tainam

Perkebunan Tahunan. Univrsitas Gajah

MadaPress.

Yogyakarta.

Syafrullah, 2012. Ringkasan Disertas Formulasi Pupuk Organik Plus Untuk Meningkatkan Kualitas

Tanah Sawah

Dan

produksi Padi' di sampaikan pada Sidang Terbuka Promosi Doktor 5 Oktober 2012.

Tjitrosoepomo,

1988.

Taksonomi Tumbuhan

{Spermathopyta),

yogyaka(a

:

Universitas Gadjah Mada.

Gambar

Tabel '1 . Hasii a':alisis keragaman pengaruh jenis dantakaran forrr:ula p.rprrk organii plus i;rh#p

Referensi

Dokumen terkait

Perbedaan pada penelitian ini meneliti tentang Identifikasi Faktor Dominan Penyebab Gagal Ginjal Kronik, sedangakan penelitian diatas menelititi Gambaran Stress pada

Dari sisi pengguna wifi maka prinsip kerjanya akan berbeda terutama pada bagian max485, dimana max485 akan mengubahkan sinyal serial yang didapat dari arduino menjadi

Akan tetapi indikator tersebut relevan dijadikan sebagai ukuran dasar pengelolaan hutan lestari untuk aspek produksi karena indikator tersebut merupakan

LAKIP ini berisi gambaran perkembangan pelaksanaan program dan kegiatan serta capaian sasaran strategis yang dilaksanakan pada tahun 2016, dan merupakan capaian

Dugaan Amerika Serikat bahwa Irak mensponsori terorisme tidak terbukti dan tidak ada bukti bahwa Saddam Hussein terlibat dengan peristiwa 9/11 sehingga pemerintah AS

Sedangkan objek penelitian adalah persepsi calon suami isteri peserta kursus periode bulan Januari- April 2011 terhadap pelaksanaan kursus pra perkawinan pada Kantor Pentadbiran

d. Samovar dan Porter juga mengatakan bahwa “komunikasi antarbudaya terjadi diantara produser pesan dan penerima pesan yang latar belakang kebudayaannya

Hasil Penelitian menunjukan bahwa sejak terbitnya UU 23 Tahun 2014, proses pemberian izin usaha pertambangan batuan di Provinsi Kalimantan Utara membutuhkan waktu yang cukup