• Tidak ada hasil yang ditemukan

EVALUASI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN KANDUNGAN FITAT PADA TIAP TAHAPAN PROSES PEMBUATAN SUSU KORO GLINDING (Phaseolus lunatus L) EVALUATION OF ANTIOXIDANT ACTIVITY AND PHYTATE CONTENT IN THE EACH STAGE OF LIMA BEAN (Phaseolus lunatus L) MILK PROCESSING SKRI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "EVALUASI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN KANDUNGAN FITAT PADA TIAP TAHAPAN PROSES PEMBUATAN SUSU KORO GLINDING (Phaseolus lunatus L) EVALUATION OF ANTIOXIDANT ACTIVITY AND PHYTATE CONTENT IN THE EACH STAGE OF LIMA BEAN (Phaseolus lunatus L) MILK PROCESSING SKRI"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

EVALUASI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN KANDUNGAN FITAT

PADA TIAP TAHAPAN PROSES PEMBUATAN SUSU KORO

GLINDING (

Phaseolus lunatus

L)

EVALUATION OF ANTIOXIDANT ACTIVITY AND PHYTATE

CONTENT IN THE EACH STAGE OF LIMA BEAN (

Phaseolus lunatus

L)

MILK PROCESSING

SKRIPSI

Diajukan untuk memenuhi sebagian dari syarat-syarat guna

memperoleh gelar Sarjana Teknologi Pangan

Oleh :

APRILIA KURNIAWATI

05.70.0003

PROGRAM STUDI TEKNOLOGI PANGAN

FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN

UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA

(2)

EVALUASI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN KANDUNGAN FITAT

PADA TIAP TAHAPAN PROSES PEMBUATAN SUSU KORO

GLINDING (

Phaseolus lunatus

L)

EVALUATION OF ANTIOXIDANT ACTIVITY AND PHYTATE

CONTENT IN THE EACH STAGE OF LIMA BEAN (

Phaseolus lunatus

L)

MILK PROCESSING

Oleh :

APRILIA KURNIAWATI

NIM : 05.70.0003

Program Studi : Teknologi Pangan

Skripsi ini telah disetujui dan dipertahankan

di hadapan sidang penguji pada tanggal :

Semarang, 22 Oktober 2009

Fakultas Teknologi Pertanian

Universitas Katolik Soegijapranata

Pembimbing I Dekan

Prof. Dr. Ir. Budi Widianarko, MSc Ita Sulistyawati, S.TP, MSc

Pembimbing II

(3)

RINGKASAN

Koro glinding (Phaseolus lunatus L) merupakan merupakan jenis tanaman polong-polongan. Koro glinding (Phaseolus lunatus L) mengandung senyawa yang bermanfaat kesehatan bagi manusia yaitu antioksidan. Di sisi lain, koro glinding (Phaseolus lunatus L) juga mengandung fitat yang merupakan senyawa antigizi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan dan kandungan fitat pada tiap tahapan proses pembuatan susu koro glinding (Phaseolus lunatus L) dengan perlakuan perendaman, yaitu perendaman selama 12 jam, 24 jam, 36 jam, dan 48 jam, serta perlakuan suhu pembuatan susu koro glinding (Phaseolus lunatus L), yaitu 70°C, 80°C, dan 90°C. Analisa yang dilakukan meliputi analisa kimia (pengukuran aktivitas antioksidan dan kandungan fitat) dan analisa fisik (pengukuran warna). Hasil penelitian menunjukkan bahwa koro glinding (Phaseolus lunatus L) mentah memiliki aktivitas antioksidan sebesar 61,972 ± 4,829% dan kandungan fitat sebesar 7,374 ± 0,041 mg / g bahan. Perendaman 48 jam menyebabkan penurunan terbesar tidak hanya aktivtas antioksidan saja tetapi juga kandungan fitat pada koro glinding (Phaseolus lunatus L) mentah setelah direndam (18,231 ± 13,372 % dan 2,453 ± 0,072 mg / g bahan) dan setelah dibuat susu (4,933 ± 1,362 % dan tidak terdefinisi). Susu koro glinding (Phaseolus lunatus L) pada perendaman 48 jam memberikan warna putih keruh lebih kecoklatan (L = 39,200 ± 0,990, a = 1,440 ± 0,180, dan b = -3,360 ± 0,190) dibandingkan pada perendaman lainnya. Pengaruh suhu menunjukkan tidak adanya perbedaan yang nyata terhadap aktivitas antioksidan dan kandungan fitat susu koro glinding (Phaseolus lunatus L).

(4)

ii

SUMMARY

(5)

KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan karunia-Nya yang telah

diberikan kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan laporan skripsi ini dengan baik.

Laporan skripsi ini disusun sebagai salah satu syarat untuk memenuhi kelengkapan

akademis guna memperoleh gelar Sarjana Teknologi Pangan.

Laporan skripsi dapat selesai tidak lepas dari bantuan berbagai pihak, yang dengan

senang hati telah membantu, mendoakan, membimbing dan mengarahkan penulis. Oleh

karena itu, penulis mengucakan terima kasih kepada:

1. Tuhan Yang Maha Esa yang telah mendampingi dan membimbing penulis setiap

saat, terutama selama pelaksanaan skripsi hingga laporan skripsi ini selesai.

2. Ibu Ita Sulistyawati, STP, MSc. selaku Dekan Fakultas Teknologi Pertanian yang

telah memberikan dukungan dan pengarahan baik secara langsung ataupun tidak

langsung kepada penulis.

3. Prof. Dr. Ir. Budi Widianarko, MSc dan Ir. Ch. Retnaningsih, MP selaku dosen

pembimbing yang selalu membimbing, membantu, memotivasi, dan mendampingi

penulis selama pelaksanaan skripsi serta pembuatan laporan skripsi.

4. Mas soleh, Mbak Endah, dan Mas Pri selaku laboran fakultas yang telah banyak

membantu penulis selama pelaksanaan skripsi di laboratorium.

5. Mas Agus, Mbak Ros, dan Mbak Wati yang telah banyak membantu penulis dalam

urusan administrasi selama ini.

6. Seluruh dosen FTP yang pernah membimbing penulis selama kuliah di FTP.

7. Orang tua dan kakak tercinta yang selalu berdoa dan banyak memberikan semangat,

serta dukungan baik tenaga maupun materi, untuk keberhasilan penulis dalam

penyusunan laporan skripsi ini.

8. My Beloved One yang selalu mendukung dan membantu penulis.

9. Hera yang bersama-sama melakukan penelitian, dan banyak membantu dalam

penyelesaian laporan skripsi ini.

10.Veni, Astuti, Yoko, Ratna, dan Gigie yang telah banyak mendukung dan

(6)

iv

11.Seluruh teman-teman FTP yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu yang mana

telah banyak membantu hingga terselesaikannya laporan skripsi ini.

Pada akhirnya, penulis berharap semoga laporan skripsi ini dapat bermanfaat bagi

masyarakat pada umumnya dan mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian khususnya.

Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan laporan ini masih banyak terdapat

kekurangan. Oleh karena itu, dengan senang hati penulis mengharapkan saran dan kritik

lebih lanjut demi kesempurnaan laporan skripsi ini dan demi kebaikan penulis di masa

mendatang.

Semarang, 22 Oktober 2009

(7)

DAFTAR ISI

Halaman

RINGKASAN ...i

SUMMARY ... ii

KATA PENGANTAR ... iii

DAFTAR ISI ... v

1.2.Tinjauan Pustaka ... 2

1.2.1. Koro Glinding ... 2

1.2.2. Susu ... 3

1.2.3. Antioksidan ... 4

1.2.4. Fitat ... 6

1.2.5. Warna ... 7

1.3.Tujuan Penelitian ... 8

2. MATERI DAN METODE ... 9

2.1. Materi ... 9

2.2. Metode ... 9

2.2.1. Penelitian Pendahuluan ... 9

2.2.1.1. Pembuatan Susu Koro Glinding ... 10

2.2.2. Penelitian Utama ... 11

2.2.2.1. Analisa Kimia ... 13

2.2.2.1.1. Uji Aktivitas Antioksidan ... 13

2.2.2.1.2. Uji Fitat ... 13

2.2.2.1.2.1. Pembuatan Kurva Standar Fitat ... 13

2.2.2.1.2.2. Uji Kandungan Fitat Sampel ... 14

2.2.2.2. Analisa Fisik ... 15

2.2.2.2.1. Pengukuran Warna ... 15

2.2.3. Analisa Data ... 15

3. HASIL PENELITIAN ... 17

3.1. Analisa Kimia ... 17

3.1.1. Aktivitas Antioksidan ... 17

3.1.2. Kandungan Fitat ... 19

3.2. Analisa Fisik ... 21

3.2.1. Pengukuran Warna ... 21

(8)

vi

4.1. Karakteristik Kimia ... 25

4.1.1. Aktivitas Antioksidan ... 25

4.1.2. Kandungan Fitat ... 27

4.2. Karakteristik Fisik ... 30

4.2.1. Warna ... 30

4.3. Susu Koro Glinding ... 31

5. KESIMPULAN DAN SARAN ... 33

5.1. Kesimpulan ... 33

5.2. Saran ... 33

6. DAFTAR PUSTAKA ... 34

(9)

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 1. Kandungan Zat Gizi Dalam 100 gram Koro Glinding dan Kedelai ... 3

Tabel 2. Kandungan Zat Gizi Dalam 100 gram Susu Kedelai dan Susu Sapi ... 4

Tabel 3. Hasil Uji Aktivitas Antioksidan (% discoloration) Pada Tiap Tahapan Proses Susu Koro Glinding ... 17

Tabel 4. Hasil Uji Aktivitas Antioksidan (% discoloration) Susu koro Glinding ... 18

Tabel 5. Hasil Uji Kandungan Fitat (mg/g bahan) Pada Tiap Tahapan Proses Susu Koro Glinding ... 19

Tabel 6. Hasil Uji Kandungan Fitat (mg/g bahan) Susu Koro Glinding ... 20

Tabel 7. Hasil Pengukuran Warna Susu Koro Glinding Pada Perendaman 12 Jam ... 21

Tabel 8. Hasil Pengukuran Warna Susu Koro Glinding Pada Perendaman 24 Jam ... 22

Tabel 9. Hasil Pengukuran Warna Susu Koro Glinding Pada Perendaman 36 Jam ... 23

(10)

viii

DAFTAR GAMBAR

Halaman

Gambar 1. Biji Koro Glinding (Phaseolus lunatus L) ... 3

Gambar 2. Diagram Alir Pembuatan Susu Koro Glinding ... 10

Gambar 3. Desain Penelitian Utama... 12

Gambar 4. Kurva Standar Fitat ... 14

Gambar 5. Pengaruh Lamanya Perendaman Terhadap Aktivitas Antioksidan Pada Tiap Tahapan Proses Pembuatan Susu Koro Glinding ... 17

Gambar 6. Pengaruh Lamanya Perendaman Terhadap Aktivitas Antioksidan Susu Koro Glinding ... 18

Gambar 7. Pengaruh Lamanya Perendaman Terhadap Kandungan Fitat Pada Tiap Tahapan Proses Pembuatan Susu Koro Glinding ... 19

Gambar 8. Pengaruh Lamanya Perendaman Terhadap Kandungan Fitat Susu Koro Glinding ... 20

Gambar 9. Pengukuran Warna Susu Koro Glinding Pada Perendaman 12 Jam ... 21

Gambar 10. Pengukuran Warna Susu Koro Glinding Pada Perendaman 24 Jam ... 22

Gambar 11. Pengukuran Warna Susu Koro Glinding Pada Perendaman 36 Jam ... 23

(11)

DAFTAR LAMPIRAN

Halaman

Lampiran 1. Susu Koro Glinding ... 37

Lampiran 2. Hasil Uji Normalitas, Deskriptif, dan Uji Beda Aktivitas Antioksidan ... 39

Lampiran 3. Hasil Uji Normalitas, Deskriptif, dan Uji Beda Aktivitas Fitat ... 48

Lampiran 4. Hasil Uji Normalitas, Deskriptif, dan Uji Beda Bobot Jenis ... 57

Referensi

Dokumen terkait