Manual Prosedur
Akuntansi Keuangan
Bagian Akuntansi
Biro Keuangan
Universitas Brawijaya
Malang
2016
i
Manual Prosedur
Akuntansi Keuangan
Bagian Akuntansi
Biro Keuangan
Universitas Brawijaya
Kode Dokumen : 00005 02007 Revisi : 05 Tanggal : 13 Mei 2016Diajukan oleh : Kasubag Akuntansi Keuangan
M. Alfan Choirudin, S.Sos
Dikendalikan : Drs. Suhartono
Disetujui oleh : Kepala Biro Keuangan
Drs. Syarif Utomo, MM
ii
Daftar Isi
Tujuan ... 1 Ruang Lingkup ... 1 Definisi ... 1 Referensi ... 1Garis Besar Prosedur ... 1
Bagan Alir ... ...2
PENYUSUNAN LAPORAN SAKPA ... 3
Tujuan ... 4
Ruang Lingkup ... 4
Definisi ... 4
Dokumen Terkait ... 4
Garis Besar Prosedur ... 5
Detail Instruksi Kerja ... 6
Form-form yang diperlukan ... 8
INSTRUKSI KERJA PENYUSUNAN PP 39 ... 24
Tujuan ... 25
Ruang Lingkup ... 25
Definisi ... 25
Referensi ... 25
Garis Besar Prosedur ... 25
Detail Instruksi Kerja ... 26
Daftar istilah-istilah ... 26
Form-form yang diperlukan ... 28
INSTRUKSI KERJA LAPORAN SATKER BLU ... 29
Tujuan ... 30
Ruang Lingkup ... 30
Definisi………30
Dokumen Terkait..……….….30
Garis Besar Prosedur……….31
Detail Instruksi Kerja……….32
Form-form yang diperlukan………33
INSTRUKSI KERJA PENYUSUNAN LAPORAN KERJA.………..………..44
Tujuan………45
Ruang Lingkup………..45
Definisi………45
iii
Garis Besar Prosedur……….……….45
Detail Instruksi Kerja……….……….46
Form-form yang diperlukan……….………47
INSTRUKSI KERJA AUDIT ATAS LAPORAN KEUANGAN..……….………..53
Tujuan………54
Ruang Lingkup………..54
Definisi………54
Dokumen Terkait……….….54
Garis Besar Prosedur……….……….54
Detail Instruksi Kerja ... 55
INSTRUKSI KERJA REKONSILIASI PIUTANG PNBP……….………..56
Tujuan………57
Ruang Lingkup………..57
Definisi………57
Dokumen Terkait……….….57
Garis Besar Prosedur……….……….57
Detail Instruksi Kerja ... 58
Form yang diperlukan………...60
INSTRUKSI KERJA PENYUSUNAN RKA-KL………..61
Tujuan………62
Ruang Lingkup……….…………..62
Definisi………62
Dokumen Terkait……….……….62
Garis Besar Prosedur……….……….………62
Detail Instruksi Kerja ... 63
Form yang diperlukan……….………...64
INSTRUKSI KERJA LAPORAN MANAJEMEN SIMKEU.……….……….………..78
Tujuan………79
Ruang Lingkup………..79
Definisi………79
Dokumen Terkait………..79
Garis Besar Prosedur……….……….79
Detail Prosedur ... 80
Form yang diperlukan……….………...81
INSTRUKSI KERJA TINDAK LANJUT HASIL PEMERIKSAAN ITJEN/BPK……….………..82
Tujuan………83
Ruang Lingkup………..83
Definisi………..………83
iv
Garis Besar Prosedur……….……….84
INSTRUKSI KERJA TARGET PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK….………..………..85
Tujuan………86
Ruang Lingkup………..86
Definisi………86
Dokumen Terkait……….….86
Garis Besar Prosedur……….……….86
Form yang diperlukan………...88
PENYUSUNAN LAPORAN REALISASI PERKEMBANGAN PELAKSANAAN KEGIATAN B.051 ... 97
Tujuan………98
Ruang Lingkup………..98
Definisi………98
Dokumen Terkait……….….98
Garis Besar Prosedur……….……….98
1 Tujuan
Memberikan pedoman bagi staf bagian Akuntansi Keuangan dalam menyusunan Laporan Keuangan UB.
Ruang Lingkup
Berlaku bagi staf bagian akuntansi keuangan UB. Definisi
1. Sub bagian Akuntansi keuangan adalah bagian dari Struktur Organisasi Biro Administrasi keuangan yang dibentuk oleh rektor dan diberi tugas untuk melaksanakan Sistem Pelaporan Keuangan di tingkat Universitas.
2. Management Representative (MR) adalah seseorang yang bertugas:
a. Memantau semua semua proses yang terkait sistem pelaporan Keuangan dengan pihak internal dan eksternal sehingga kegiatan terlaksana serta terpelihara
b. Merencanakan dan mengkoordinasi jadwal penyusunan laporan keuangan yang sudah di audit internal khususnya oleh Kantor Akuntan Publik (KAP).
c. Mengkoordinasi pengelolaan dokumen, rekaman dan sumberdaya di lingkungan Subbagian akuntansi keuangan UB
d. Membantu Top Management merencanakan, merumuskan, memantau harapan kepuasan Rektor dan feedback pelanggan lainnya
e. Memantau dan melaporkan ketercapaian indikator sasaran mutu minimal dua kali setiap tahun
Referensi
1. Undang-Undang No.17 Tahun 2003 2. Undang-Undang No.1 Tahun 2004 3. Undang-Undang No. 15 tahun 2004 4. Standar Akuntansi Pemerintah (SAP) 5. Standar Akuntansi Keuangan Satker BLU Garis Besar Prosedur
N o Penanggung Jawab Aktivitas 1 Petugas Administrasi
Menerima dan mencatat penerimaan dokumen sumber dari setiap transaksi.
2 Operator Merekam data transaksi ke dalam aplikasi
3 Verivikator Memeriksa kesesuaian dan kelengkapan dokumen sumber atau data sebelum dan setelah direkam oleh operator ke dalam sistem aplikasi
2
4 Petugas Validator Memberikan otorisasi kepada operator untuk merekam data transaksi ke dalam aplikasi dan memberikan validasi terhadap dokumen yang dihasilkan
Bagan Alir
Staf Administrasi
Kaur Pelaporan
Kasubbag
Kabag dan Kabiro
Selesai Petugas Validator
Verifikator
OperatorPetugas Administrasi
Mulai3
INTRUKSI KERJA
PENYUSUNAN LAPORAN SAIBA
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
Tanggal : 13 Mei 2016
Disetujui oleh : Rektor
Tanggal: 13/05/2016 Tanggal: 13/05/2016 Tanggal: 13/05/2016
Disiapkan oleh: Diperiksa oleh: Disahkan oleh:
M. Alfan Choirudin, S.Sos.
4
1.
Tujuan Mengetahui posisi keuangan (Neraca) dan operasi keuangan (Laporan Realisasi Anggaran), serta melaporkannya pada Kementerian Negara/Lembaga.
Mengetahui pencapaian target/anggaran pendapatan dan belanja. Sebagai salah satu sumber data untuk membuat keputusan manajerial.
2.
Ruang Lingkup Estimasi dan Realisasi Pendapatan serta belanja yang diperoleh dari sumber dana Rupiah Murni, Rupiah Murni Pendamping, Pinjaman Luar Negeri, dan Badan Layanan Umum (BLU). Pengembalian Pendapatan dan Belanja dari sumber dana Rupiah Murni, Rupiah Murni
Pendamping, dan Badan Layanan Umum (BLU). Pelaporan SAIBA setiap akhir periode tepat waktu.
3.
Definisi Laporan SAIBA (Sistem Akuntansi Berbasis Akrual) adalah laporan yang disusun berdasarkan realisasi pendapatan dan belanja satker, yang terdiri atas laporan realisasi anggaran dan neraca.
Laporan Realisasi Anggaran adalah laporan yang menyajikan informasi realisasi pendapatan, belanja, transfer, surplus/defisit dan pembiayaan, serta sisa lebih/kurang pembiayaan anggaran yang masing-masing diperbandingkan dengan anggarannya dalam satu periode. Laporan realisasi belanja disajikan berdasarkan sumber dananya, yaitu rupiah murni, rupiah murni pendamping, pinjaman luar negeri, dan Badan Layanan Umum.
Neraca adalah laporan yang menyajikan informasi posisi keuangan satker, yaitu asset, kewajiban, dan ekuitas dana pada tanggal tertentu.
4.
Dokumen Terkait1) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 1997 tentang PNBP (Lembaran Negara RI Tahun 1997 Nomor 43 dan Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 3687);
2) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional; 3) Undang-Undang No. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara;
4) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara RI Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 4355);
5) Undang Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara RI Tahun 2004 Nomor 104 dan Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 4421) ;
6) Undang Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara RI Tahun 2004 Nomor 126 dan Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 4438) ;
7) Undang Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional;
8) Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 1997 tentang Jenis dan Penyetoran PNBP
9) Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2004 tentang Tata Cara Penyampaian Rencana dan Laporan Realisasi PNBP ;
10) Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2004 tentang RKP (Lembaran Negara RI Tahun 2004 Nomor 74, Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 4405) ;
11) Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2004 tentang Penyusunan RKA-KL;
12) Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2006 tentang Tata Cara Pengadaan serta Penerusan PHLN;
13) Keputusan Presiden No.42 tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara
14) Peraturan Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas No. 5 Tahun 2006 tentang Tata Cara Perencanaan dan Pengajuan Usulan serta Penilaian Kegiatan yang dibiayai dari PHLN;
5
16) Peraturan Menteri Keuangan Nomor 46/PMK.02/2008 tentang Tata Cara Perubahan Rincian Anggaran Belanja Pemerintah Pusat dan Perubahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran Tahun 2008.
17) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 15 Tahun 2007 tentang Sistem Perencanaan Tahunan Depdiknas;
18) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 32 tahun 2005 tentang Rencana Strategis Departemen Pendidikan Nasional.
5.
Garis Besar ProsedurNo Penanggung Jawab Aktivitas
1 Petugas Administrasi Menerima dan mencatat penerimaan dokumen sumber dari setiap transaksi berikut ini:
a. Pencatatan DIPA/DIPA Revisi dari Bagian Anggaran (BA) berupa DIPA, POK (RKA-KL Form 1.5) / Revisi
b. Pencatatan Estimasi Pendapatan c. Pencatatan Realisasi Belanja
d. Pencatatan Realisasi PNBP: dari Bendahara Penerimaan berupa SSBP.
e. Pencatatan Penyetoran Uang Persediaan: dari Bendahara Penerimaan berupa SSBP Penyetoran UP. f. Pencatatan Kas Di Bendahara Penerimaan
g. Pencatatan Kas Di Bendahara Pengeluaran
h. Pencatatan Aset Tetap Melalui Mekanisme Penerimaan Data Elektronik BMN: dari Penanggung Jawab UAKPB berupa ADK BMN, Jurnal Transaksi BMN, dan Register Pengiriman BMN.
i. Pencatatan Pengembalian Belanja: dari Bendahara Pengeluaran berupa SSPB.
2 Petugas Verifikasi Melakukan verifikasi terhadap dokumen sumber Pencatatan Piutang, Persediaan, Aset Tetap, KDP, Aset Tidak Berwujud, dan Kemitraan dengan Pihak Ketiga
3 Petugas Pelaporan Melakukan rekonsiliasi berikut ini:
1. Rekonsiliasi Internal Sistem Akuntansi Keuangan (SAK) – Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara (SIMAK BMN)
2. Rekonsiliasi dengan KPPN berkaitan dengan Pagu DIPA, Realisasi Belanja, dan Realisasi Pengembalian Belanja. 3. Rekonsiliasi Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Anggaran
Wilayah (UAPPA-W) dengan Kanwil Direktorat Jendral Perbendaharaan (DJPb)
4. Rekonsiliasi Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Anggaran Eselon I (UAPPA-E1) dengan Direktorat Akuntansi pelaporan Keuangan (DAPK)
5. Rekonsiliasi Unit Akuntansi Pengguna Anggaran (UAPA) dengan Direktorat Akuntansi pelaporan Keuangan (DAPK) 6. Pengiriman Laporan Unit Akuntansi Kuasa pengguna
Anggaran (UAKPA) ke UAPPA-W/E1
7. Pengiriman Laporan Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Anggaran Wilayah (UAPPA-W) ke Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Anggaran Eselon I (UAPPA-E1)
8. Pengiriman Laporan Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Anggaran Eselon 1 (UAPPA-E1) ke Unit Akuntansi Pengguna Anggaran (UAPA)
6
6.
Detail Intruksi Kerja Bagan Alur Laporan SAIBA Bagan Alur Laporan SAKPAPetugas Pelaporan Petugas Verifikasi Petugas Administrasi Mulai Menerima dan mencatat masuknya dokumen pendukung 1 1 Catatan DIPA/DIPA Revisi Catatan Estimasi Pendapatan Catatan Realisasi Belanja
Catatan Realisasi PNBP Catatan Penyetoran Uang Persediaan Catatan Kas di Bendahara Penerimaan Catatan Kas di Bendahara Pengeluaran
Catatan Aset Tetap Catatan Pengembalian Belanja Catatan DIPA/DIPA Revisi Catatan Estimasi Pendapatan Catatan Realisasi Belanja
Catatan Realisasi PNBP Catatan Penyetoran Uang Persediaan Catatan Kas di Bendahara Penerimaan Catatan Kas di Bendahara Pengeluaran
Catatan Aset Tetap Catatan Pengembalian Belanja Melakukan verifikasi Catatan DIPA/DIPA Revisi Catatan Estimasi Pendapatan Catatan Realisasi Belanja
Catatan Realisasi PNBP Catatan Penyetoran Uang Persediaan Catatan Kas di Bendahara Penerimaan Catatan Kas di Bendahara Pengeluaran
Catatan Aset Tetap Catatan Pengembalian Belanja 2 2 Catatan DIPA/DIPA Revisi Catatan Estimasi Pendapatan Catatan Realisasi Belanja
Catatan Realisasi PNBP Catatan Penyetoran Uang Persediaan Catatan Kas di Bendahara Penerimaan Catatan Kas di Bendahara Pengeluaran
Catatan Aset Tetap Catatan Pengembalian
Belanja
Melakukan rekonsiliasi internal SIA-SIMAK
Melakukan rekonsiliasi dengan KPPN tentang Pagu DIPA, Realisasi Belanja, dan Realisasi Pengembalian Belanja
Melakukan rekonsiliasi Pagu DIPA, Realisasi Belanja, dan Realisasi
Pengembalian Belanja
7 Bagan Alur Laporan SAIBA (2)
Bagan Alur Laporan SAKPA (2)
Petugas Pelaporan
Melakukan rekonsiliasi UAPA dengan DAPK Melakukan rekonsiliasi UAPPA-E1 dengan DAPK Catatan DIPA/DIPA Revisi Catatan Estimasi Pendapatan Catatan Realisasi Belanja
Catatan Realisasi PNBP Catatan Penyetoran Uang Persediaan Catatan Kas di Bendahara Penerimaan Catatan Kas di Bendahara Pengeluaran
Catatan Aset Tetap Catatan Pengembalian Belanja Melakukan rekonsiliasi UAPPA-W dengan DJPb 1 1 1 Mengirimkan Laporan UAKPA ke UAPPA-W/ E1 Mengirimkan Laporan UAPPA-W ke UAPPA-E1 Mengirimkan Laporan UAPPA-E1 ke UAPA Mengirimkan Laporan UAPA ke DAPK Selesai
8
7.
Form-form yang Diperlukan a. FORM DIPA AWAL9 c. FORM ESTIMASI PENDAPATAN
10
e. FORM PEREKAMAN PENERIMAAN (SSBP/SSP/SSBC)
11
g. FORM PEREKAMAN JURNAL REKLASIFIKASI NERACA
h. FORM JURNAL PENYESUAIAN
12 j. FORM PENERIMAAN ASET DARI UAKPB
13 l. FORM PENCETAKAN LAPORAN
14 n. FORM BUKU BESAR BASIS AKRUAL
15 p. FORM LAPORAN OPERASIONAL
16
INTRUKSI KERJA
PENYUSUNAN LAPORAN TRIWULAN
PERATURAN PEMERINTAH NO 39
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
Tanggal : 13 Mei 2016
Disetujui oleh : Rektor
Tanggal: 13/05/2016 Tanggal: 13/05/2016 Tanggal: 13/05/2016
Disiapkan oleh: Diperiksa oleh: Disahkan oleh:
M. Alfan Choirudin, S.Sos.
17 1. Tujuan
Mengetahui Sasaran dan Realisasi Keuangan serta Sasaran dan Realisasi Fisik Mengetahui kendala-kendala yang ada dalam pelaksanaan setiap kegiatan. 2. Ruang Lingkup
Prosedur ini hanya berlaku bagi Pelaporan Persentase Realisasi Keuangan dan Fisik per Triwulan.
3. Definisi
Laporan PP 39 adalah laporan yang disusun berdasarkan realisasi belanja pada SAK dan outputnya berupa persentase penyerapan dana dan persentase fisik dari sejumlah kegiatan dan disusun per Triwulan.
4. Referensi
1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 1997 tentang PNBP (Lembaran Negara RI Tahun 1997 Nomor 43 dan Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 3687);
2. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional; 3. Undang-Undang No. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara;
4. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara RI Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 4355);
5. Undang Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara RI Tahun 2004 Nomor 104 dan Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 4421) ;
6. Undang Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara RI Tahun 2004 Nomor 126 dan
Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 4438) ;
7. Undang Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional;
8. Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2006 5. Garis Besar Prosedur
No. Penanggung Jawab Aktivitas
1. Petugas Administrasi Menerima Laporan dari SAI
Menerima Laporan Kemajuan Fisik dari setiap bagian Menerima Laporan tentang Kendala yang ada dari
setiap bagian.
2. Petugas Pelaporan Meng-input data ke dalam format PP 39 Melaporkan kepada atasan langsung Mengirimkan laporan ke Bappenas
18
6.
Detail Intruksi KerjaBagan Arus Pelaporan PP No.39
Petugas Pelaporan Petugas Administrasi
Mulai
Menerima laporan SAI, laporan kemajuan fisik, dan
laporan kendala 1 1 Laporan SAI Laporan Kemajuan Fisik Laporan Kendala Laporan SAI Laporan Kemajuan Fisik Laporan Kendala Memasukkan data dalam format PP No.39 Laporan PP No.39 Melaporkan kepada atasan langsung Mengirimkan ke Bappenas Selesai
7.
Daftar istilah-istilah BAR = Berita Acara Rekonsiliasi BAS = Bagan Akun Standar BAST = Berita Acara Serah TerimaBPHTB = Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan BPK = Badan Pemeriksa Keuangan
BUN = Bendahara Umum Negara
CALK = Catatan Atas Laporan Keuangan DBKP = Daftar Barang Kuasa Pengguna DIR = Daftar Inventaris Ruangan
DIL = Daftar Inventaris Lainnya DJA = Direktorat Jenderal Anggaran DJPb = Direktorat Jendral Perbendaharaan DJKN = Direktorat Jenderal Kekayaan Negara KD = Kantor Daerah
KDP = Konstruksi Dalam Pengerjaan KIB = Kartu Invetaris Barang
KP = Kantor Pusat
KPA = Kuasa Pengguna Anggaran
19 KPPN = Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara LBKP-S = Laporan Barang Kuasa Pengguna Semesteran LBKP-T = Laporan Barang Kuasa Pengguna Tahunan
LBPPW-S = Laporan Barang Pembantu Pengguna Wilayah Semesteran LBPPW-T = Laporan Barang Pembantu Pengguna Wilayah Tahunan LBPPE1-S = Laporan Barang Pembantu Pengguna Eselon I Semesteran LBPPE1-T = Laporan Barang Pembantu Pengguna Eselon I Tahunan LBPS = Laporan Barang Pengguna Semesteran
LBPT = Laporan Barang Pengguna Tahunan LHI = Laporan Hasil Inventaris
LKB = Laporan Kondisi Barang
L-KDP = Laporan Konstruksi Dalam Pengerjaan SAI = Sistem Akuntansi Instansi
SAK = Sistem Akuntansi Keuangan
SAKUN = Sistem Akuntansi Kas Umum Negara SAU = Sistem Akuntansi Umum
SAPP = Sisten Akuntansi Pemerintah Pusat SAPSK = Satuan Anggaran Per Satuan Kerja SBK = Standar Biaya Khusus
SBU = Standar Biaya Umum SiAP = Sistem Akuntansi Pusat
SIMAK-BMN = Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara
SIMKEU = Sistem Informasi Manajemen Keuangan SKPA = Surat Kuasa Pengguna Anggaran
SKPD = Satuan Kerja Perangkat Daerah
SKPP = Surat Keterangan Penghentian Pembayaran SOR = Statement Of Responsibility
SP2D = Surat Perintah Pencairan Dana SPM = Surat Perintah membayar SPP = Surat Permintaan Pembayaran SRAA = Surat Rincian Alokasi Anggaran SSBP = Surat Setoran Bukan Pajak SSP = Surat Setoran Pajak
SSPB = Surat Setoran Pengembalian Belanja TOR = Term Of References
TP/TGR = Tuntutan Perbendaharaan/Tuntutan Ganti Rugi TUP = Tambahan Uang Persedian
UAKPA = Unit Akuntansi Kuasa Pengguna Anggaran UAKPB = Unit Akuntansi Kuasa Pengguna Barang UAPA = Unit Akuntansi Pengguna Anggaran
UAPPA-E1 = Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Anggaran Eselon I UAPPA-W = Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Anggaran Wilayah UAPPB = Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Barang
UAPPB-E1 = Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Barang Eselon I UAPPB-W = Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Barang Wilayah UDW = Uang Duka Wafat
UP = Uang Persediaan UU = Undang-undang
20
8.
Form-form yang diperlukan a. Fomulir Ab. Fomulir B
21
INTRUKSI KERJA
LAPORAN SATKER BLU
(Standar Akuntansi Keuangan)
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
Tanggal : 13 Mei 2016
Disetujui oleh : Rektor
Tanggal: 13/05/2016 Tanggal: 13/05/2016 Tanggal: 13/05/2016
Disiapkan oleh: Diperiksa oleh: Disahkan oleh:
M. Alfan Choirudin, S.Sos.
22
1.
Tujuan Mengetahui posisi keuangan (Neraca),
Mengetahui sumber dan penggunaan kas dan setara kas untuk kegiatan operasi, investasi dan pendanaan (Laporan Arus Kas),
Mengetahui sumber dan penggunaan sumber daya ekonomi (Laporan Aktivitas), Mengetahui pencapaian anggaran (Laporan Kinerja),
Sebagai salah satu sumber data untuk membuat keputusan manajerial
Sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pengelolaan keuangan dan kegiatan pelayanan BLU ke pihak eksternal.
2.
Ruang Lingkup Realisasi pendapatan serta biaya yang diperoleh dari sumber dana Rupiah Murni, Rupiah Murni Pendamping, Pinjaman Luar Negeri, dan Badan Layanan Umum (BLU).
Realisasi penerimaan maupun pengeluaran kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan
Posisi aset, kewajiban dan Ekuitas.
3.
Definisi Laporan SAK adalah laporan satker BLU yang disusun berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan atau standar akuntansi industri spesifik, yang terdiri atas neraca, laporan arus kas, laporan aktivitas, dan CALK.
Neraca adalah laporan yang menyajikan informasi posisi keuangan satker, yaitu aset, kewajiban, dan ekuitas dana pada tanggal tertentu.
Laporan Arus Kas adalah laporan yang menyediakan informasi mengenai sumber, penggunaan, dan perubahan kas dan setara kas selama periode akuntansi serta saldo kas dan setara kas pada tanggal pelaporan.
Laporan Aktivitas/operasional adalah laporan yang menyajikan informasi mengenai realisasi pendapatan dan biaya selama suatu periode, dan menyajikan surplus/defisit.
Catatan atas Laporan Keuangan adalah laporan yang menyajikan informasi tentang penjelasan atau daftar terinci atau analisis atas nilai suatu pos yang disajikan dalam Laporan Realisasi Anggaran/Laporan Operasional, Neraca, dan Laporan Arus Kas dalam rangka pengungkapan yang memadai.
Laporan Kinerja adalah Laporan yang secara ringkas dan lengkap tentang capaian kinerja yang berisikan ringkasan keluaran dari masing-masing kegiatan dan hasil yang dicapai dari masing-masing program yang disusun dalam Rencana Bisnis dan Anggaran.
4.
Dokumen Terkait1)
Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara;2)
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara;3)
Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum.4)
Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2005 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan.5)
Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah.6)
Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 171/PMK.05/2007 tentang Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Pusat.7)
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 76/PMK.05/2008 tentang Pedoman Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Badan Layanan Umum.23
8)
Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor Per - 62/PB/2009 tentang Tata Cara penyajian Informasi Pendapatan dan Belanja Secara Akrual Pada Laporan Keuangan.9)
Standar Akuntansi Keuangan5.
Garis Besar ProsedurNo Penanggung Jawab Aktivitas
1 Pembuat Jurnal 1. Menerima Dokumen berupa SPM/SP2D umum (KPPN) + SSPB, SPM/SP2D Internal dan Rekening Koran. 2. Membuat Jurnal Belanja yang bersumber dari
SPM/SP2D umum (KPPN) + SSPB, SPM/SP2D Internal.
3. Merekap Rekening Koran yang berasal dari Bank terkait.
4. Membuat Rekap Belanja dan Kontrol UMK dari Jurnal Belanja.
5. Membuat Jurnal penerimaan dan Rekap Piutang PNBP dari Rekap Rekening Koran.
2 Pembuat Buku Besar 1. Membuat Buku Besar (Neraca, Belanja dan Pendapatan)
2. Melakukan Rekon dengan SAI dan bagian
Penganggaran. (Belanja dengan SAI, Pendapatan dengan pembukuan Bendahara Penerimaan, Uang Muka dengan Pembukuan Bendahara Pengeluaran, Piutang PNBP dengan Pembukuan Bendahara Penerimaan, Posisi Kas dengan Pembukuan Bendahara Penerima dan Pengeluaran).
3. Menerima Hasil Rekon, dan menerima Data Aset dan persediaan dari aplikasi SIMAK-BMN & Persediaan, serta menerima data piutang mahasiswa.
4. Membuat buku Besar Revisi jika terjadi Revisi dari hasil rekon
3 Petugas Pelaporan 9. Membuat Laporan keuangan dari Buku Besar yang dibuat oleh Pembuat Buku Besar.
10. Mengirim Lap. Satker BLU (SAK) ke UAPPA-E1 (Dikti) + PK-BLU
24
6.
Detail Intruksi KerjaSPM/SP2D umum (KPPN) + SSPB
SOP SAK-BAGIAN AKUNTANSI UB
Pembuat Buku Besar Pembuat Laporan Keuangan Pembuat Jurnal
Menerima Dokumen Sumber
SPM/SP2D Internal
Mencatat transaksi sesuai dokumen sumber Jurnal Belanja Rekap Rekening Koran BB Neraca, Mulai Rekening Koran J.Belanja:Membuat Rekap belanja + kontrol UMK Rekap RC: Membuat jurnal Penerimaan + Rekap Piutang
PNBP Jurnal Belanja Jurnal Penerimaan Rekap Piutang PNBP Jurnal Belanja Rekap Piutang PNBP Jurnal Penerimaan Membuat Buku Besar Membuat Laporan keuangan (neraca, arus Kas, Aktivitas, CALK) BB: Neraca, Belanja, Penapatan revisi Melakukan Rekon dengan
SAI dan bag. pengganggaran
Menerima: Hasil Rekon. Data Aset dan persediaan dari aplikasi
SIMAK. Piutang mahasiswa
Laporan Keuangan
Mengirim Lap. Satker BLU (SAK) ke UAPPA-E1 (Dikti) + PK-BLU Laporan Keuangan Terkirim Selesai BB. Belanja BB. Pendapatan BB Neraca, BB. Pendapatan BB. Belanja Ke SAI Ke Bag. Anggaran Ke bag. Anggaran Dari SAI Dari Bag. Anggaran BB. Pendapatan Revisi BB Neraca, Revisi BB. Belanja Revisi Dari Bag. Anggaran
25
7.
Form-Form yang Dibutuhkan a. Form Laporan AktivitasKEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG
LAPORAN AKTIVITAS
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR (Tanggal akhir Periode)
( DALAM RUPIAH )
URAIAN
PER (Tanggal akhir Periode) (Tahun)
PENDAPATAN
Pendapatan Usaha dari Jasa Layanan
Pendapatan Jasa Layanan Pendidikan
Pendapatan Usaha lainnya
Pendapatan Jasa dan Penyediaan Barang & Jasa
lainnya
Hasil Kerjasama dengan Pihak Lain
Jasa Lembaga Keuangan
Hibah Terikat Tidak Terikat Pendapatan APBN Jumlah Pendapatan BIAYA Biaya Layanan Biaya Pegawai Biaya Bahan
Biaya Jasa Layanan
Biaya Pemeliharaan
Biaya Daya dan Jasa
Biaya Lain-lain
Jumlah Biaya Layanan
Biaya Umum dan Administrasi
Biaya Pegawai
Biaya Administrasi Perkantoran
Biaya Pemeliharaan
Biaya Langganan Daya dan Jasa
Biaya Promosi
Biaya Lain - lain
Jumlah Biaya Umum dan
Administrasi
Biaya Lainnya
Biaya Bunga
Biaya Administrasi Bank
dan Lain - lain
Jumlah Biaya Lainnya
26
SURPLUS / DEFISIT SEBELUM POS KEUNTUNGAN / KERUGIAN
Keuntungan / Kerugian
Keuntungan Penjualan Aset Non Lancar
Rugi Penjualan Aset Aset Non Lancar
Rugi Penurunan Nilai
SURPLUS / DEFISIT SEBELUM POS - POS LUAR BIASA
Pos - Pos Luar Biasa
Pendapatan dari Kejadian Luar Biasa
Biaya dari Kejadian Luar Biasa
SURPLUS / DEFISIT TAHUN BERJALAN BERSIH
SURPLUS / DEFISIT TAHUN BERJALAN DILUAR PENDAPATAN APBN
Kabag Akuntansi
(Nama) (NIP) b. Form Laporan Arus Kas
KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG
LAPORAN ARUS KAS
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR (Tanggal akhir Periode)
( DALAM RUPIAH )
URAIAN
PER' (Tanggal akhir Periode)
(Tahun)
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Arus Masuk
Pendapatan Usaha dari Jasa Layanan
Pendapatan Usaha Lainnya
Pendapatan Hibah
Pendapatan APBN ( Rupiah Murni )
Pendapatan yg belum disahkan
Uang Muka dr KPPN
Hutang kepada pihak ketiga
Arus Keluar
Biaya Layanan
Biaya Umum dan Administrasi
Biaya Lainnya
Uang Muka Belanja
27
Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Arus Masuk
Hasil Penjualan Aset Tetap
Hasil Penjualan Investasi Jangka panjang
Hasil Penjualan Aset Lainnya
Hasil Aset tak Berwujud
Arus Keluar
Perolehan Aset Tetap
Perolehan Investasi Jangka panjang
Perolehan Aset Lainnya
Perolehan Aset tak berwujud
Arus Kas Bersih dari Aktivitas Investasi
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Arus Masuk
Perolehan Pinjaman
Penerimaan Kembali Pokok Pinjaman
Pelunasan Pinjaman 2009
Arus Keluar
Pembayaran Pokok Pinjaman
Pemberian Pinjaman
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Arus Kas dari Aktivitas Non Anggaran
Arus Masuk
Titipan Jaminan Pemeliharaan
Arus Keluar
Penarikan Jaminan Pemeliharaan
Penarikan Dana Blockgrand (Uang Muka Belanja) Arus Kas dari Aktivitas Non Anggaran
Kenaikan Bersih Kas
Kas dan setara Kas Awal
Jumlah Saldo Kas
Kabag Akuntansi
(Nama) (NIP)
28 c. Form Neraca
NERACA
TINGKAT SATUAN KERJA
(Tanggal akhir Periode)
(DALAM RUPIAH)
KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA : 042 KEMENTERIAN RISET TEKNOLOGI UNIT ORGANISASI : 04 DITJEN PENDIDIKAN TINGGI
WILAYAH/PROPINSI : 0500 PROP.JAWA TIMUR
SATUAN KERJA : 414989 UNIVERSITAS BRAWIJAYA
URAIAN PER
(Tanggal akhir Periode)
ASET
Aset Lancar
Kas dan Setara Kas
Kas pada BLU
Kas pada Bendahara
Pengeluaran
Piutang Bukan Pajak
Uang Muka Belanja
Persediaan BLU
Investasi jangka pendek
Jumlah Aset Lancar
Investasi Jangka Panjang
Investasi Permanen
Investasi Non-Permanen
Aset Tetap
Tanah Badan Layanan Umum
Peralatan dan Mesin Badan
Layanan Umum
Gedung dan bangunan Badan
Layanan Umum
Jalan, Irigasi dan Jaringan Badan
Layanan Umum
Aset Tetap lainnya Badan
Layanan Umum
Konstruksi dalam Pengerjaan
Badan Layanan Umum
Jumlah Aset Tetap
Akumulasi Penyusutan
Nilai Buku Aset Tetap
Aset Lainnya
Aset Kerja Sama Operasi
Aset Sewa Guna Usaha
Aset Tak Berwujud
Aset Lain - lain
Jumlah Aset Lainnya
Jumlah Aset
KEWAJIBAN
29
Uang muka dari KPPN
Utang Pajak
Utang Kepada Pihak Ketiga
Biaya Yang Masih Harus Dibayar
Pendapatan Diterima di Muka
Bagian lancar Utang Jangka
Panjang
Utang Jangka Pendek Lainnya
Jumlah Kewajiban Jangka Pendek
Kewajiban Jangka Panjang
Utang jangka panjang dalam
negeri
Jumlah Kewajiban
Ekuitas
Ekuitas Dana lancar
Cadangan piutang
Cadangan persediaan
Dana lancar BLU
Jumlah Ekuitas Dana
Lancar
Ekuitas Dana lnvestasi
Diinvestasikan Aset tetap
Diinvestasikan Aset tetap
lainnya
Jumlah Ekuitas Dana
Investasi Jumlah Ekuitas Jumlah Kewajiban dan Ekuitas Kabag Akuntansi (Nama) (NIP)
30 d. Form Buku Besar
BUKU BESAR
(Nama Akun) (No Akun)
TGL NO. BUKTI DEBET KREDIT SALDO
Mengetahui, Malang,
Kabag. Akuntansi Kasubag. Akuntansi Keuangan
(Nama) (Nama)
31 e. Form Jurnal Umum
JURNAL UMUM
BULAN-TAHUN :
TGL NO. BUKTI NO. AKUN URAIAN DEBET KREDIT
Jumlah
f. Form Kontrak JATIM
BUKU BANK BENDAHARA PENERIMA NO.REKENING : 0041036133 Bulan Saldo Penerimaan Total Pengeluaran Total Saldo per Bank Awal Setoran Tunai Keterang an Pengem-balian Pinjaman Pengem-balian Uang Muka Pedptn. Jagir Bunga Tarik Tunai Keterang an Setoran ke bend. Tgl Pinjaman Pinjaman Keterang an Beban Adm. Pajak Januari Februari Maret April
32 Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember TOTAL g. Form Penampungan SPP
BUKU BANK BENDAHARA PENERIMA NO.REKENING : 1440005793705 Bulan Saldo Penerimaan Total Pengeluaran Total Saldo per Bank Awal Setoran Tunai Keterang an Pengem-balian Pinjaman Pengem-balian Uang Muka Pedptn. Jagir Bunga Tarik Tunai Keterang an Setoran ke bend. Tgl Pinjaman Pinjaman Keterang an Beban Adm. Pajak Januari Februari Maret April Mei
33 Juni Juli Agustus September Oktober November Desember TOTAL h. Form IOM
BUKU BANK BENDAHARA PENERIMA NO.REKENING : 00000579-01-000002-30-6 Bulan Saldo Penerimaan Total Pengeluaran Total Saldo per Bank Awal Setoran Tunai Keterang an Pengem-balian Pinjaman Pengem-balian Uang Muka Pedptn. Jagir Bunga Tarik Tunai Keterang an Setoran ke bend. Tgl Pinjaman Pinjaman Keterang an Beban Adm. Pajak Januari Februari Maret April Mei Juni Juli
34 Agustus September Oktober November Desember TOTAL
i. Form Sumbangan dan Hibah BRI
BUKU BANK BENDAHARA PENERIMA NO.REKENING : 00000579-01-000024-30-8 Bulan Saldo Penerimaan Total Pengeluaran Total Saldo per Bank Awal Setoran Tunai Keterang an Pengem-balian Pinjaman Pengem-balian Uang Muka Pedptn. Jagir Bunga Tarik Tunai Keterang an Setoran ke bend. Tgl Pinjaman Pinjaman Keterang an Beban Adm. Pajak Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober
35 November Desember TOTAL j. Form SPP BTN
BUKU BANK BENDAHARA PENERIMA NO.REKENING : 00012-01-30-000227-0 Bulan Saldo Penerimaan Total Pengeluaran Total Saldo per Bank Awal Setoran Tunai Keterang an Pengem-balian Pinjaman Pengem-balian Uang Muka Pedptn. Jagir Bunga Tarik Tunai Keterang an Setoran ke bend. Tgl Pinjaman Pinjaman Keterang an Beban Adm. Pajak Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember TOTAL