• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN."

Copied!
28
0
0

Teks penuh

(1)

PRAKTEK PENGALAMAN LAPANGAN di MAN YOGYAKARTA III

TAHUN 2014 Oleh:

Dian Oktavina Pratiwi

vii ABSTRAK

PPL merupakan Praktek Pengalaman Lapangan yang memiliki tujuan untuk memberikan pengalaman dan mengembangkan kreatifitas dan potensi mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta sebagai calon pendidik yang profesional. Program PPL ( Praktek Pengalaman Lapangan ) memberikan kesempatan kepada mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta untuk menimba pengalaman dan belajar untuk lebih mengenal kondisi dan seluk beluk di lapangan terkait proses pembelajaran maupun kegiatan pendidikan di sekolah.

Kegiatan PPL dilaksanakan secara terjadwal setelah mahasiswa mendapatkan kuliah microteaching, pembekalan, observasi dan penerjunan ke lokasi PPL. Kegiatan PPL mulai di laksanakan dari tanggal 2 Juli dampai 17 September 2014, tetapi untuk praktek mengajar dimulai dari tanggal 11 Agustus – 13 September 2014. Kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa PPL sebelum Praktek Pengalaman Lapangan adalah menyusun dan merencanakan program PPL yang akan di laksanakan di MAN YOGYAKARTA III selaam PPL. Observasi fisik, non fisik,observasi lapangan, dan observasi kelas merupakan kegiatan tahap pra PPL atau tahap sebelum mahasiswa merencanakan dan menyusun program PPL.

Program PPL yang dilaksanakan di MAN YOGYAKARTA III antara lain praktek mengajar di kelas XI IPS yang terdiri dari 4 kelas yaitu XI IPS 1,2,3,dan 4. Pengadaan media konvensional geografi yaitu miniatur batuan, pengadaan citra atau foto udara. Kegiatan persipan praktek mengajar di kelas adalah observasi pembelajar kelas, penyusunan perangkat pembelajaran yang dilanjutan dengan praktek mengajar di kelas dari hari Senin, Selasa,Rabu,Kamis,dan Sabtu.

(2)

1 BAB I PENDAHULUAN A. ANALISIS SITUASI

Penerjunaan ke tempat atau lokasi PPL, mahasiswa yang melakukan kegiatan PPL wajib melakukan observasi di lingkungan PPL. Kegiatan observasi dilaksanakan sebelum mahasiswa terjun ke lapangan ( tempat PPL), observasi ini dapat dilaksanakan 2 bulan sebelum penerjunan. Kegiatan observasi dilakukan untuk mengamati dan mengetahui secara langsung kondisi fisik maupun non fisik yang ada di lapangan, selain untuk mengetahui kondisi secara langsung, ternyata observasi mampu membantu mahasiswa PPL dalam proses belajar mengajar di sekolah.

1. Kondisi Sekolah

Madrasah Aliyah Negeri Yogyakarta III atau MAYOGA berlokasi di Jalan Mgelang Km.4, Sinduadi, Mlati, Sleman,Yogyakarta tepatnya berada di sebelah kanan kantor Balai Desa Sinduadi. MAYOGA merupakan salah satu sekolah unggulan dan Bording School yang berkarakter combine school. Karakter combine school yaitu karakter yang memadukan dan menyelenggarakan program pendidikan antara lain :

a. Mengkombinasikan antara program pendidikan umum,pendidikan agama, dan ketrampilan / kejurusan.

b. Mengkombinasikan pendidikan umum dengan penekanan pada keunggulan program dan prestasi di bidang tertentu.

c. Mengkombinasikan pendidikan umum dengan penekanan pada keunggulan program dan prestasi di bidang tertentu.

d. Mengkombinasikan pada pendidikan agama Islam dengan kemampuan pendidikan Bahasa Inggris dan Bahasa Arab serta ketrampilan komputer.

MAN YOGYAKARTA III atau MAYOGA ditetapkan sebagai Sekolah Adiwiyata yaitu sekolah berbasis lingkungan selain sebagai sekolah Adiwiyata ternyata MAYOGA juga ditetapkan sebagai sekolah atau Madrasah Aliyah sebagai penyelenggara program ketrampilan. MAN YOGYAKARTA III merupakan salah satu Madrasah Aliyah yang digunakan untuk PPL UNY tahun 2014, program PPL di mulai pada tanggal 1 Juli 2014 sampai dengan 17 September 2014.

a) Visi dan Misi MAN YOGYAKARTA III

(3)

2

visi dan misi demi kelancaran dan pemenuhan target yaitu meliputi :

1) Visi

“Terwujudnya lulusan madrasah yang unggul, terampil, berkeprbadian, matang ( ULTRA PRIMA)”

2) Misi

a) Menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas, berbudaya keunggulan, kreatif, inovatif dan menyenangkan.

b) Membekali siswa dengan life skill, baik general life skill maupun specific life skill.

c) Memadukan penyelenggaraan program pendidikan umum dan kejuruan dengan pendidikan agama

d) Menghidupkan pendidikan ber-ruh Islam, menggiatkan ibadah, memperteguh keimanan dan akhlakul karimah. e) Meningkatkan pengetahuan dan profesionalisme tenaga

pendidik dan kependidikan sesuai dengan perkembangan dunia pendidikan.

f) Melaksanakan tata kelola madrasah yang efektif, efisien, transparan, akuntabel dan berwawasan lingkungan.

b) Potensi Sekolah

Dilihat dari potensi sekolah, MAYOGA merupakan sekolah yang sangat berpotensi, kondisi ini dapat dilihat dari sarana dan prasarana yang terdapat di MAN YOGYAKARTA III seperti gedung sekolah yang terdiri dari 2 lantai. Sarana dan prasarana yang ada di MAN YOGYAKARTA III sebagai pendukung kegiatan belajar mengajar antara lain :

- Gedung pendidikan

- Gedung Pusat Sumber Belajar Bersama ( PSBB) - Gedung Asrama

- Gedung Rumah Guru Jaga - Masjid

(4)

3

ekstrakulikuler, dan bimbingan konseling. Dibawah ini akan di jabarkan beberapa kegiatan di MAN YOGYAKARTA III adalah sebagai berikut :

1) Kegiatan Intrakurikuler

a) kegiatan ini meliputi kegiatan pembinaan dan pengembangan mata pelajaran yang berupa kebugaran atau fisik yaitu olah raga yaitu :

- Sepak Bola

b) Kegiatan pembelajaran seni budaya antara lain : - Seni Suara dan Musik

- Seni rupa

2) Kegiatan Bimbingan dan Konseling

Kegiatan ini meliputi pengembangan kehidupan pribadi,pengembangan kehidupan sosial,pengembangan kegiatan belajar, dan pengembangan karir.

3) Kegiatan Ekstrakulikuler

Kegiatan ekstrakulikuler merupakan wahana penyaluran dan pengembangan bakat dan minat peserta didik. Kegiatan ekstrakulikuler yang di sediakan oleh MAN YOGYAKARTA III antara lain :

(5)

4

c). Potensi Guru dan Karyawan

Guru – guru dan karyawan di MAYOGA ( MAN YOGYAKARTA 3) memiliki potensi yang sangat baik dan berdedikasi di berbagai bidang terutama dalam bidang pendidikan. Melihat dari segi kedisiplinan, kerpian, keramahan guru dan karyawan MAYOGA ( MAN YOGYAKARTA 3) sangat berpotensi, kondisi ini dapat di lihat dari prestasi siswa – siswi MAN YOGYAKARTA III yang begitu menonjol dari bidang akademik sebagai contoh siswa MAN YOGYAKARTA 3 yang bernama Ahmad Wahrudin, siswa ini mampu meyabet juara 1 tingkat nasional pada ajang olimpiade fisika dan siswi bernama Fatimah Salsabila Ahzahra mampu menyabet juara 2 nasional di bidang olimpiade ekonomi. Sedangkan dalam bidang non akademik salah satu prestasi yang di miliki MAN YOGYAKARTA III yaitu juara 2 futsal tingkat SMA /MA yang di selenggarakan oleh salah satu produk minuman.

(6)

5

seenaknya keluar sekolah dan meninggalkan pelajaran tanpa keterangan, ketika siswa – siswi memiliki keperluan keluar madrasah dalam jam pelajaran, siswa diharuskan meminta izin kepada madrasah melalui guru pelajaran yang sedang mengajar dan guru piket.

e). Bimbingan Konseling

Bimbingan konselling pada Madrasah berkaitan erat dengan bidang kesiswaan terutama kepada siswa – siswi MAN YOGYAKARTA III yang membutuhkan perhatian atau bantuan dalam menyelesaikan suatu permasalahan di sekolah maupun di lingkungannya.

Guru yang bertugas di bidang bimbingan konseling ada 2 guru yaitu :

1. Nasabun,S.Pd

2. Failasufah S,Ag M.Pd I

Melihat kondisi fisik dan kondisi non fisik yang cukup baik,menurut pernyataan dari bapak ibu guru yang bertugas di bimbingan konselling maka setiap tahunnya MAYOGA menghasilkan output yang berkualitas dan mampu bersaing dengan siswa siswi dari sekolah lain.

Keberhasilan yang di raih oleh MAYOGA tidak dapat terlepas dari visi, misi, dan tujuan dari aktivitas akademika MAN YOGYAKARTA III, dengan semboyan MAYOGA ULTRA PRIMA, dari semboyan tersebut memiliki beberapa makna diantaranya adalah MAN YOGYAKARTA III memiliki lulusan madrasah yang UngguL TeRAmpil Berke-Pribadian Matang.

Sebagian besar alumni MAYOGA berhasil mencapai tingkat pendidikan tinggi yang berkualitas baik di perguruan tinggi Negeri maupun Swasta, keberhasilan yang di raih oleh alumni dan peserta didik tidak lepas dari peran pendidik yang profesional dimana pendidik di MAYOGA selalu mendapatkan bimbingan,pembinaan, pengarahan terkait pembentukan tenaga pendidik yang profesional dengan tujuan pendidik mampu mengembangkan kemampuan kreatifitas, minat, bakat,kognitif, kritis peserta didik di MAN YOGYAKARTA III.

(7)

6

f) Kondisi Non Fisik MAN YOGYAKARTA III

Cara yang diguanakn untuk memperlanjar jalannya proses pendidikan di MAN YOGYAKARTA III untuk mencapai tujuan yang telah di rencanakan, maka MAN YOGYAKARTA III memiliki struktur organisasi yang teratur, struktur organisasi MAN YOGYAKARTA III adalah sebagai berikut :

(1) Kepala Sekolah

Kepala Sekolah MAN YOGYAKARTA III adalah Drs.H.Suharto.Tugas kepala sekolah di MAN YOGYAKARTA III adalah sebagai edukator manajer, administrator yang bertugas menyelenggarakan administrasi di sekolah/ madrasah, sebagai supervisor. (2) Wakil Kepala Sekolah

Wakil kepala sekolah di MAN Yogyakarta III bertugas membantu Kepala Sekolah menjalankan tugasnya untuk mengembangkan mutu dan sebagai ketua RMU. Wakil Kepala Sekolah terbagi menjadi beberapa dimana masing – masing wakil kepala sekolah memiliki tugas yang berbeda – beda.

a. Wakil Kepala Sekolah bidang kurikulum di jabat oleh Thoha,M.Pd.,Si.

b. Wakil Kepala Sekolah bidang kesiswaan di jabat oleh Supri Madyo Purwanto,S.Pd

c. Wakil Kepala Sekolah bidang sarana prasarana di jabat oleh Toni Poerwanti,S.Pd

d. Wakil Kepala Sekolah bidang humas dijabat oleh Mucharom,M.Si

e. Wakil Kepala Sekolah bidang manajemen mutu dijabat oleh Nur Prihantara Hermawan,S.Pd (3) Ketua Program Rumpun

MAN YOGYAKARTA III memiliki beberapa struktur organisasi selain Kepala Sekolah dan wakil kepala sekolah terdapat pula struktur organisasi program rumpun dengan susunan sebagai berikut :

a. Ketua program RMU : Moh.Yusuf,S.Ag

b. Ketua program MIPA : Siti Nurrohmah A.M.Si c. Ketua program Sosial : Arini,S.Pd

(8)

7

d. jumlah siswa MAN YOGYAKARTA III = - Kelas X = 189 peserta didik

- Kelas XI = 214 peserta didik - Kelas XII = 191 peserta didik

Secara garis besar total pegawai MAN YOGYAKARTA III adalah 110 pegawai dan peserta didik di MAN YOGYAKARTA III sebesar594 peserta didik. Melihat dari total pegawai dan peserta didik memiliki sumber daya manusia yang sangat kompeten. g) KONDISI FISIK SEKOLAH MAN YOGYAKARTA III

1) Ruang Kelas

Di MAN YOGYAKARTA III memiliki 25 ruang kelas untuk kegiatan belajar mengajar, ruang kelas di MAN YOGYAKARTA III terdiri dari 2 lantai dimana untuk lantai satu digunakan untuk ruang kelas XII sebanyak 9 kelas yang terbagi menjadi 4 kelas untuk program IPA, 4 kelas untuk program IPS dan 1 kelas untuk program keagamaan dan kelas XI IPS yang terdiri dari 4 kelas. Lantai dua digunakan untuk ruang kelas XI IPA dan kelas X, untuk kelas XI IPA terdiri atas 3 kelas yaitu kelas XI IPA 1,2,3 dan untuk kelas X terdapat 7 kelas yang terbagi menjadi 7 kelas yaitu X MIA 1,MIA 2,MIA 3,IIS 1,IIS 2,IIS 3 dan X PK. Secara keseluruhan kondisi kelas tergolong sangat baik, fasilitas yang ada di ruang kelas juga terbilang lengkap sebab telah terdapat LCD,Proyektor, papan pengumuman,papan absensi, kipas angin,daftar pengurus kelas, alat kebersihan, dan untuk kelas X PK dan MIA 1 terdapat loker untuk menaruh barang – barang peserta didik.

2) Laboraturium IPA

MAN YOGYAKARTA III memiliki beberapa laboraturium IPA yaitu :

(9)

8

kepala laboraturium Biologi adalah Ibu Siti Amanah,S.Pd.

- Laboraturium Fisika

Laboraturium fisika berada di lantai dua gedung utama MAN YOGYAKARTA III kondisi laboraturium tergolong baik dengan alat peraga yang lumayan lengkap, untuk kepala laboraturium fisika di jabat oleh Dra.Ida Puspita,M.Pd.Si

- Laboraturium Kimia

Laboraturium kimia berada di gedung utama MAN YOGYAKARTA III tepatnay di lantai 2 berdekatan dengan laboraturium fisika. Kepala laboraturium kimia di jabat oleh Dra.Siti Nurjanah.

Kondisi ketiga laboraturium di MAN YOGYAKARTA III tergolong sangat bagus dan layak guna sebab di dalam laboraturium terdapat alat – alat peraga yang mendukung pembelajaran dan praktikum peserta didik tetapi ada beberapa perlengkapan keselamatan yang belum ada di laboraturium fisika dan kimia yaitu alat P3K sebagai antisipasi kecelakanan darurat dan alat pemadam kebakaran untuk antisipasi adanya kebakaran di laboraturium kimia yang notabennya banyak terdapat bahan- bahan kimia yang mudah terbakar.

3) Laboraturium Matematika

Laboraturium matetika merupakan salah satu sarana yang digunakan untuk menunjang pembelajaran peserta didik saat mata pelajaran matematika, di dalam laboraturium matematika tergolong cukup bagus dan lengkap sebab di dalam laboraturium terdapat LCD,proyektor, meja diskusi, komputer,televisi,alat peraga dan almari, AC. Kepala laboraturium matematika di jabat oleh Drs.M.Haffan,M.Pd. Tetapi sayangnya laboraturium matematika jarang digunakan untuk pembelajaran.

4) Laboraturium IPS

(10)

9

5) Laboraturium Komputer

Laboraturium komputer berada di lantai dua gedung utama MAN YOGYAKARTA III, kepala laboraturium komputer dijabat oleh Nuridiana Hera NF,ST. Di dalam laboraturium terlihat sangat rapi dan sangat kondusif ketika proses belajar mengajar berlangsung. Laboraturium kumputer di MAN YOGYAKARTA III memiliki 36 PC dan fasilitas lainnya berupa AC,LCD,proyektor, stabilizer, selain itu di dalam laboraturium TIK sudah di lengkapi dnegan jarinagan LAN dan kabel UTP dengan sistem komputerisasi E-lerning dan web yang sangat baik ketika di akses oleh peserta didik.

6) Laboraturium Bahasa

terdiri dari 20 alat peraga yang berfungsi secara keseluruhan, media pembelajaran yang digunakan pun sangat lengkap, kepala laboraturium bahasa di jabat oleh Musrin,MA.

7) Laboraturium Agama

Laboraturium agama di kepalai oleh Umar Dahlan,M.Pd, di dalam laboraturium ini telah di lengkapi oleh sarana prasarana yang sangat lengkap dengan kondisi yang sangat kondusif untuk pembelajaran karena ruangan ini terpisah dari gedung utama tepatnya berada di deretan laboraturium matematika, dan ruang Dewa MAN YOGYAKARTA III.

8) Laboraturium Tata Busana

Laboraturium tata busana terletak di lantai 1 bagian pojok MAN YOGYAKARTA III, kondisi fisik laboraturium tata busana tergolong layak pakai dan luas selain itu mesin jahit, obras tersedia lengkap di laboraturium ini. Di dalam laboraturium tata busana terdapat hasil karya peserta didik sebagai tugas akhir peserta didik. Kepala laboraturium tata busana adalah Yustanti Indun Wijayanti,S.Pd.

9) Ruang AVA / Multimedia

(11)

10

diguanakns ebagai ruang karawitan, ruang rapat,ruang pembelajaran,pertemuan, seminar. Fasilitas yang ada di dalam ruang AVA tergolong lengkap antara lain LCD, AC,proyektor,Meja pertemuan, kursi pertemuan, whait board, bendera merah putih, rata – rata kondisi fasilitas yang ada di ruang AVA sangat baik.

10)Perpustakaan

Perpustakaan MAN YOGYAKARTA III meruakan salah satu perpustakaan tingkat nasional sebab beberapa tahun berturut – turut perpustakaan MAN YOGYAKARTA III mendapatkan juara 1 tingkat nasional. Kondisi perpustakaan MAN YOGYAKARTA III sangat konduisf, rapi, bersih dan lengkap. Ruangan di perpustakaan terbag menjadi beberapa ruangan yaitu :

- Ruang AVA / Multimedia - Ruang Baca

- Ruang Kepala Perpustakaan - Ruang Pentri

- Ruang Arsip dan pegawai

Fasilitas yanga ada di perpustkaan sangat lengkap sebab terdapat 6 unit komputer yang terkoneksi dengan internet.Koleksi buku – buku di perpustakaan MAN YOGYAKARTA III tergolong sangat lengkap dan penataannya pun di kelompokkan sesuai dengan jenisnya. Beberapa contoh koleksi buku yang di kelompokkan sesuai dengan jenisnnya adalah sebagai berikut :

- Majalah busana, boga, informatika, otomotif, kriya.

(12)

11

koleksi pustaka,daftar koleksi buku baru, buku tamu, dan pengumuman. Kepala pertustakaan MAN YOGYAKARTA III di jabat oleh Rini Utami,S.Pd dengan 2 staff pegawai perpustakaan.

11) Green House

Green House merupakan tempat budidaya berbagai tanaman hias dan tanaman obat – obatan selain itu di dalam green house terdapat pula alat yang digunakan untuk pembuatan pupuk kompos.

12) Asrama / Pondok Pesantren

Asrama di MAN YOGYAKARTA III terbagi menjadi 2 tempat yaitu asrama putera dan putri. Kelapa asrama di MAN YOGKARTA III adalah Elfa Tsuroyya,S.Ag. Fasilitas yang ada di asrama tergolong lengkap antara lain ada tempat tidur, dapur, ruang belajar, ruang tamu. 13) Ruang bimbingan konselling

Ruang bimbingan konselling terdapat di lantai dua gedung utama dimana ruangan ini terdapat ruang tamu, ruang guru yang di lengkapi oleh satu unit komputer yang berisi alat perlengkapan bimbingan.

14) Ruang Piket

Ruang piket berada di samping ruang guru dimana di dalam ruang piket terdapat 1 unit komputer, satu meja, microfon, 2 kursi, jurnal buku tamu, dan buku – buku administrasi.

15) Masjid / Tempat Ibadah

Masjid di MAN YOGYAKARTA III yang menajdi satu dengan masjid MIN. Bagian luar masjid terdapat tempat wudhu terbuka dan tertutup, toilet. Di dalam masjid untuk sarana prasarana cukup lengkap sebab terapat almari yang berisi Al-Qur’an dan mukena. Kondisi masjid MAN YOGYAKARTA III sangat kondusif untuk beribadah sebab suasana yang sejuk dan nyaman. 16) Koperasi Sekolah

(13)

12

YOGYAKARTA III terdiri dari buku LKS, alat tulis, snack, minuman ringan.

17) Lapangan Olah raga

Lapangan olahraga yang dimiliki oleh MAYOGA anatara lain adalah lapangan basket, tenis meja, badminton, volly ,senam aerobik, lombat jauh.

18) Ruang PSBB

Merupakan ruang serba guna yang terdiri dari 2 lantai yang dimanfaatkan untuk ruang seminar, pertemuan, rapat, dan asrama. Ruang PSBB berada di gedung bagian belakang MAN YOGYAKARTA III.

19) Ruang UKS

Ruang UKS berada di gedung sebelah barat, dimana fasilitas UKS tergolong lengkap terdapat tempat tidur, kotak P3K,alat kesehatan dan 1 penjaga UKS yang berasal dari Puskesmas.

Melihat kondisi fisik dan non fisik yang ada di MAN YOGYAKARTA III menghasilkan output yang berkualitas dan memiliki daya saing antar peserta didik dari berbagai sekolah.

Praktek Pengalaman Lapangan ( PPL ) UNY 2014 merupakan kegiatan intrakulikuler yang wajib dijalani oleh mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta. Kegiatan PPL terdiri dari kegiatan praktek mengajar yang bertujuan untuk membentuk karakter seorang pendidik dengan pengalaman mengajar dan kemampuan mentranformasikan ilmu dengan baik.

Kegiatan PPL terdiri dari 2 tahap dimana pada tahap pertama atau biasa disebut dengan pra PPL dan tahap kedua berupa mahasiswa diharapkan memenuhi ketentuan sebagai mahasiswa PPL.

Tahap pra PPL sebagai contoh adalah adanya kuliah microteaching dimana pada kuliah ini mahasiswa calon PPL di bekali berbagai ilmu yang akan di aplikasikan saat terjun ke lapangan.

(14)

13

Beberapa hal yang menjadi sasaran utama dalam observasi mahasiswa dalam proses belajar mengajar adalah sebagai berikut :

a. Cara pendidik saat membuka pelajaran di dalam kelas b. Cara pendidik saat menyajikan dan penyampaian materi

kepada peserta didik

c. Metode pembelajaran yang digunakan d. Penggunaan bahasa

e. Gerak tubuh

f. Cara motivasi pendidik untuk peserta didik g. Teknik bertanya dan menaggapi peserta didik h. Teknik penguasaan kelas

i. Pengunaan media pembelajaran j. Bentuk dan cara evaluasi belajar k. Cara menutup pelajaran

l. Mengamati perilaku peserta didik saat mengikuti KBM. m. Mengamati perangkat pembelajaran ( administrasi ) yang digunakan oleh pendidik, perangkat pembelajaran yang di observasi adalah :

- Silabus - RPP

- Sitem Penilaian

B. RUMUSAN PROGRAM KEGIATAN PPL

Kegiatan program kerja PPL UNY 2014 di sekolah, dirancang dengan tujuan mengembangkan dan memberdayan sumber daya yang ada di sekolah. Kegiatan PPL UNY tahun 2014 yang bertempat di MAN YOGYAKARTA III dilaksanakan dari tanggal 2 Juli sampai 17 September 2014, tetapi dikarenakan saat penerjunan mahasiswa PPL di MAN YOGYAKARTA III bertepatan dengan libur semester dan libur hari raya idul fitri, maka praktek mengajar di MAN YOGYAKARTA III mulai bisa dilaksanakan pada tanggal 11 Agustus 2014. Sebelumnya mahasiswa PPL di berikan tugas dari pihak sekolah untuk membantu akreditasi sekolah, penerimaaan peserta didik baru, dan pondok pesantren.

(15)

14 1) Tahap Persiapan Pra PPL

a) Tahap Persiapan di Universitas

Salah satu persyaratan mahasiswa calon PPL adalah mahasiswa wajib lulus dalam mata kuliah Microteaching. Mata kuliah Microteaching merupakan salah satu mata kuliah yang bertujuan memberikan bekal dasar kepada mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi mengajar, dimana di dalam praktek microteaching mahasiswa berperan sebagai pengajar dan peserta

didik dimana suasana di buat sedemikian rupa sesuai dengan kondisi di lapangan.

b) Tahap Pembekalan Mahasiswa Calon PPL

Tahap kedua setelah adalah tahap pembekalan yang dilakukan oleh pihak LPPMP melalui pihak Jurusan Pendidikan Geografi yang di wakilkan oleh ketua PPL jurusan atas nama Sriadi,M.Si dan Suparmini,M.Si. Pembekalan dilaksanakan pada tanggal 25 Januari 2014. Tujuan dari pembekalan adalah untuk memberikan bekal kepada mahasiswa PPL Jurusan Pendidikan Geografi untuk melaksanakan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) di sekolah masing – masing. Saat pembekalan mahasiswa diberikan materi terkait petunjuk teknis pelaksanaan PPL dari tahap observasi sampai praktek mengajar di sekolah.

b) Tahap Observasi I

Tahap ketiga setelah pembekalan adalah tahap observasi ke lokasi sekolah yang di jadikan sebagai tempat PPL. Tujuan dari observasi tahap pertama adalah untuk mengetahui kondisi fisik dan non fisik dari sekolah yang di jadikan PPL tepatnya MAN YOGYAKARTA III. Observasi kondisi fisik dan non fisik sekolah MAN YOGYAKARTA III dilakukan sekitar tanggal 3 – 18 Februari 2014.

c) Tahap Penerjunan ke Lokasi PPL

Penerjunan mahasiswa PPL di MAN YOGYAKARTA III dilaksanakan tanggal 22 Februari 2014. Penerjuanan mahasiswa PPL MAN YOGYAKARTA III di terjunkan oleh DPL Universitas dan di terima oleh pihak sekolah yang diwakilkan oleh Dra. Ida Puspita,M.Pd,Si, Moh Yusuf,S.Ag selaku waka kurikulum dan Drs.H.Suharto selaku Kepala MAN YOGYAKARTA III.

d) Tahap Observasi ke II

(16)

15

peraturan, nilai – nilai yang berlaku di MAN YOGYAKARTA III. Observasi tahap kedua ini lebih kepada wawancara dengan pihak sekolah. Adapun hal – hal yang menjadi fokus kegiatan observasi lapangan adalah sebagai berikut :

- Perangkat pembelajaran - Proses pembelajaran - Kondisi peserta didik - kebisaan peserta didik

e) Tahap Observasi III

Tahap observasi III adalah observasi pembelajaran di kelas, dalam observasi ini mahasiswa mengamati bagaimana pendidik di dalam kelas memberikan materi kepada peserta didik, pengamatan atau observasi di mulai dari cara membuka pelajaran, penyampaian materi, umpan baik dengan peserta didik, penutup pembelajaran. Hasil observasi ini mahasiswa mendapatkan pengalaman dan gambaran mengenai bagaimana cara mengelola kelas ketika mahasiswa praktek mengajar di kelas.

C. RENCANA KEGIATAN PPL 1) TAHAP PPL

a) Persiapan Mengajar

Persiapan mengajar yang dilakukan oleh mahasiswa PPL adalah mempersiapkan segala sesuatu yang di perlukan untuk praktek mengajar, seperti mempersiapkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ( RPP ), penyusunan silabus, konsultasi dengan guru pembimbing, mempersiapkan media pembelajaran, materi pembelajaran serta tugas – tugas yang akan di sampaikan kepada peserta didik saat di kelas. b) Pelaksanaan Praktek Mengajar

Mahasiswa PPL mulai praktek mengajar dari tanggal 11 Agustus 2014 sampai 13 September 2014. Mahasiswa PPL Penddidikan Geografi diberikan kepercayaan untuk praktek mengajar di kelas XI IPS yang terdiri dari kelas XI IPS 1,XI IPS 2,XI IPS 3, dan XI IPS 4.Sebagian besar peserta didik di kelas XI IPS adalah perempuan.

c) Konsultasi

(17)

16 d) Praktek Persekolah

Mahasiswa selain melakukan praktek mengajar di kelas, ternyata juga melaksanakan praktek persekolah, dimana pada praktek persekolah mahasiswa bertugas membantu dan mencari pengalaman di luar kelas. Praktek persekolah yang dapat dilakukan oleh mahasiswa adalah membantu administrasi sekolah seperti penyusunan program semester, program tahunan, piket guru,membantu tugas pegawai TU, perpustakaan. Dalam penyusunan program tahunan dan semester mahasiswa PPL mendapatkan bimbingan dan pengarahan dari guru – guru di MAN YOGYAKARTA III. Tujuan praktek persekolah adalah memberikan pengalaman dan pengetahuan kepada mahasiswa PPL yang dapat digunakan untuk bekal saat terjun di dunia kerja kelak. e) Penyusunan Laporan PPL

Penyusunan laporan PPL merupakan tugas akhir yang wajib di kerjakan oleh mahasiswa PPL saat melaksanakan Praktek Pengalaman Lapangan. Penyusunan laporan PPL mulai di susun dari mahasiswa PPL mulai melaksanakan praktek mengajar di kelas dan praktek persekolah. Laporan PPL berisi data – data hasil observasi fisik non fisik, observasi lapangan, observasi kelas, hasil praktek mengajar di kelas,praktek persekolah dan perankat pembelajaran yang selama praktek mengajar di gunakan saat mahasiswa PPL di MAN YOGYAKARTA III. Laporan PPL di serahkan paling lambat 2 minggu setelah penarikan mahasiswa PPL dari MAN YOGYAKARTA III dan laporan di kumpulkan di LPPMP, sekolah dan dosen pembimbing lapangan jurusan pendidikan geografi.

f) Penarikan Mahasiswa PPL

Penarikan mahasiswa PPL dari MAN YOGYAKARTA III dilaksanakan pada tanggal 17 September 2014. Penarikan mahasiswa PPL di tarik oleh pihak Universitas melalu perwakilan DPL Universitas yang datang ke MAN YOGYAKARTA III. Penarikan mahasiswa PPL di MANYOGYAKARTA III menandai berakhirnya Praktek Pengalaman Lapangan yang di laksanakan mahasiswa PPL selama 2,5 bulan di MAN YOGYAKARTA III.

(18)

31 BAB III PENUTUP A. KESIMPULAN

Praktek Pengalaman Lapangan atau biasa disebut PPL di MAN YOGYAKARTA III selama 2,5 bulan memberikan pengalaman yang sangat bermanfaat bagi mahasiswa PPL terkait tugas, kewajiban dan tanggung jawab calon seorang pendidik di dalam kelas maupun di luar kelas. PPL menuntut mahasiswa berfikir kreatif, cekatan, tanggung jawab dan bekerja dengan sungguh - sungguh dalam menghadapi situasi dan kondisi yang ada di lapangan. MAN YOGYAKARTA III merupakan salah satu sekolah yang mampu memberikan pengalaman dan bimbingan kepada calon pendidik yang profesional saat terjun secara langsung di dunia kerja.

PPL di MAN YOGYAKARTA III dilaksanakan dari tanggal 2 Juli sampai 17 September, serangkaian kegiatan persekolah dan praktek mengajar di kelas dapat disumpulkan sebagai berikut :

1) PPL di MAN YOGYAKARTA III memberikan sarana dan wahana kepada mahasiswa PPL Universitas Negeri Yogyakarta sebagai calon pendidik yang profesional.

2) Kegiatan PPL memberikan manfaat kepada mahasiswa PPL untuk mengembangkan kreatifitas saat mengajar di dalam kelas seperti menggunanakan berbagai media pembelajar untuk memudahkan peserta didik menerima materi yang di berikan kepada peserta didik. 3) Kegiatan Praktek Pengalaman Lapangan memberikan pelajaran yang

sangat penting yaitu bagaimana cara menjalin komunikasi yang baik dengan warga sekolah baik peserta didik, karyawan, dan guru di MAN YOGYAKARTA III demi kelancaran dan kemajuan mahasiswa saat melaksanakan praktek pengalaman lapangan selama di MAN YOGYAKARTA III.

4) Empat kompetensi yang di kembangkan oleh mahasiswa PPL di MAN YOGYAKARTA III adalah kompetensi pedagogik, kepribadian, profesional, dan sosial.

(19)

32 B. SARAN

Beberapa masukan yang akan di sampaikan oleh mahasiswa selama PPL di MAN YOGYAKARTA III untuk pihak Universitas Negeri Yogyakarta,MAN YOGYAKARTA III,dan mahasiswa PPL semoga memberikan manfaat demi kemajuan bersama. Beberapa masukan antara lain adalah sebagai berikut :

1) Pihak Universitas Negeri Yogyakarta ( LPPMP UNY )

a) Diharapkan untuk PPL tahun berikutnya pembekalan dan monitoring lebih di efektifkan kembali terutama pembekalan untuk pembuatan proposal PPL ).

b) Sosialiasi PPL yang lebih dimantangkan untuk menghindari info yang simpang siur dan membuat mahasiswa calon PPL kebingungan. c) Diharapkan waktu pelaksanaan PPL tidak bersamaan dengan pelaksanaan KKN di masyarakat demi maksimalnya kegiatan PPL maupun KKN di masyarakat.

d) Perlu ditingkatkannya komunikasi dengan dengan pihak sekolah untuk menghindari adanya miscomunikasi dari kedua belah pihak sehingga mahasiswa PPL dapat melaksanakan praktik mengajar dengan optimal.

2) Pihak MAN YOGYAKARTA III

a) Terus terjalinnya hubungan silahturohmi yang baik antara pihak mahasiswa dengan seluruh Keluarga Besar MAN YOGYAKARTA III.

b) Penataan ruang kelas dan pengecekan kebersihan kelas sebelum proses pembelajaran berlangsung demi kelancaran peserta didik dalam menerima ilmu dari para pendidik.

c) Terus menjalin kerja sama dengan pihak Universitas Negeri Yogyakarta dalam penerimaan mahasiswa PPL UNY demi membantu menciptakan calon pendidik yang profesional.

d) Selalu memberikan partisipasi dalam menciptakan agen pendidik yang profesional

3) Pihak Mahasiswa PPL yang akan datang

a) Mahasiswa sebaiknya menjalin hubungan baik, komunikasi dengan siapa saja dan rasa kesetiakawanan, solidaritas (sesama anggota kelompok, dengan mahasiswa PPL dari Universitas lain, dan dengan warga sekolah), pandai menempatkan diri dan berperan sebagaimana mestinya.

(20)

33

c) Mahasiswa berkewajiban menjaga nama baik almamater, bersikap disiplin dan bertanggung jawab.

d) Mahasiswa lebih bisa memiliki rasa tanggung jawab, dan disiplin yang tinggi ketika melaksanakan praktek pengalaman lapangan di sekolah.

e) Mahasiswa PPL harus pandai maeraih perhatian peserta didik demi pengelolaan kelas yang baik.

f) Mahasiswa PPL lebih bisa bersabar untuk menghadapi peserta didik yang memiliki sifat dan kepribadian yang ”unik”.

g) Mahasiswa lebih mempersiapkan diri baik fisik, mental, materi, dan keterampilan mengajar sedini mungkin yang nantinya sangat diperlukan dalam mengajar.

h) Mahasiswa sebaiknya berkonsultasi mengenai sesering mungkin dengan guru pembimbing, untuk mendeteksi kesalahan konsep sebelum proses pembelajaran.

(21)

LAPORAN INDIVIDU

PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN

(PPL)

MAN YOGYAKARTA III

(Jl. Magelang Km. 4, Sinduadi, Mlati Sleman, Yogyakarta) 2 JULI-17 SEPTEMBER 2014

Disusun untuk Memenuhi Tugas Laporan Individu Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di MAN Yogyakarta III

Dosen Pembimbing Suparmini, M. Si

Disusun Oleh:

DIAN OKTAVINA PRATIWI 11405241010

JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI FAKULTAS ILMU SOSIAL

(22)

v

DAFTAR

ISI

HALAMAN JUDUL ... i

HALAMAN PENGESAHAN ... ii

KATA PENGANTAR ... iii

DAFTAR ISI ... v

DAFTAR LAMPIRAN ... vi

ABSTRAK ... vii

BAB I. PENDAHULUAN A. Analisis Situasi ... 1

B. Rumusan Program Kegiatan PPL ... 13

BAB II. PERSIAPAN, PELAKSANAAN DAN ANALISIS HASIL A. Persiapan Program dan Kegiatan PPL ... 17

B. Pelaksanaan PPL ... 20

C. Analisis Hasil Pelaksanaan ... 28

BAB III. PENUTUP A. Kesimpulan ... 31

B. Saran ... 32

DAFTAR PUSTAKA ... 34

(23)

vi

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Kalender Akademik Lampiran 2. Agenda Mengajar Lampiran 3. Alokasi Waktu Lempiran 4. Program Tahunan Lampiran 5. Program Semester Lampiran 6. Silabus

Lampiran 7. SK dan KD Lampiran 8. RPP

Lampiran 9. Presensi Kelas XI -IPS Lampiran 10. Soal Ulangan Harian 1 Lampiran 11.Kisi – Kisi Soal UH -1 Lampiran 12.Daftar Penilaian

Lampiran 13. Daftar Pengembalian Hasil UH-1 Lampiran 14. Hasil UH -1

Lampiran 15. Penilaian Sikap

Lampiran 16. Tugas Individu Peserta didik Lampiran 17. Tugas Kelompok

Lampiran 18. Rekapitulasi Dana Lampiran 19.Kontrak Belajar

Lampiran 20. Laporan Pembelajaran Lampiran 21. Media Pembelajaran

Lampiran 22. Daftar Buku Pengangan Guru dan Siswa Lampiran 23. Lembar Observasi Kondisi Sekolah Lampiran 24. Lembar Observasi di Kelas

Lampiran 25. Jadwal Pelajaran Lampiran 26. Matrik Mengajar Lampiran 27. Matrik PPL

Lampiran 28. Kartu Bimbingan PPL Lampiran 29. Dokumentasi

(24)

34

DAFTAR PUSTAKA

Suharto.2014.Surat Keputusan Kepala Man Yogyakarta III. Sleman : Man Yogyakarta III.

Tim Penyusun.2014.Panduan PPL.Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta Tim Penyusun.2014. Panduan Pengajaran Micro.Yogyakarta : Universitas Negeri

Yogyakarta

(25)

i

LAPORAN INDIVIDU

PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN

(PPL)

MAN YOGYAKARTA III

(Jl. Magelang Km. 4, Sinduadi, Mlati Sleman, Yogyakarta) 2 JULI-17 SEPTEMBER 2014

Disusun untuk Memenuhi Tugas Laporan Individu Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di MAN Yogyakarta III

Dosen Pembimbing Suparmini, M. Si

Disusun Oleh:

DIAN OKTAVINA PRATIWI 11405241010

JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI FAKULTAS ILMU SOSIAL

(26)
(27)

iii

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikumwarahmatullahiwabarakaatuh

Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT, yang telah melimpahkan berkah dan rahmatnya. Sholawat serta salam tak lupa tercurahkan pada junjungan Nabi Agung Muhammad SAW, yang selalu menginspirasi, sehingga Kegiatan Praktek Pengalaman Lapangan di MAN Yogyakarta III dapat terselesaikan terhitung dari tanggal 2 Juli – 17 September 2014.

Penyusunan laporan PPL ini dimaksudkan untuk memenuhi salah satu syarat dalam menempuh mata kuliah PPL, sekaligus sebagai tanda bukti telah melaksanakan PPL di MAN Yogyakarta III.

Selama pelaksanaan PPL di MAN Yogyakarta III, penulis menyadari bahwa bantuan, bimbingan dan pengarahan dari berbagai pihak merupakan pendukung pelaksanaan program PPL, sehingga dapat berhasil dengan baik dan lancar. Pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:

1. Bapak Dr. Rochmat Wahab, selaku Rektor Universitas Negeri Yogyakarta.

2. Pihak Universitas Negeri Yogyakarta terutama UPPL yang telah memberikan kesempatan dan pengarahan pelaksanaan KKN-PPL

3. Bapak Drs. Suharto selaku kepala MAN Yogyakarta III yang telah memberikan ijin dan kesempatan bagi kami untuk melaksanakan kegiatan PPL tahun 2014

4. Ibu Suparmini, M. Si. selaku dosen pembimbing PPL yang telah memberikan bimbingan selama pra PPL dan selama PPL.

5. Bapak Thoha,M.Pd. selaku Koordinator PPL MAN Yogyakarta III . 6. Bapak Nirmala,S.Pd. selaku pembimbing PPL MAN Yogyakarta III yang

telah memberikan bimbingan dan petunjuk dalam pelaksanaan praktek mengajar.

7. Bapak /Ibu guru, Staf Tata Usaha, Staf Perpustakan dan seluruh karyawan karyawati MAN Yogyakarta III atas kerjasamanya.

8. Orang tua yang senantiasa memberikan do’a, dukungan moral maupun material.

9. Terima kasih kepada teman – teman seperjuangan PPL UNY tahun 2014 di MAN Yogyakarta III, yang senantiasa menemani dan mendengarkan keluh kesah selam 2,5 bulan.

10.Terima kasih kepada teman – teman PPL dari Universitas Ahmad Dahlan atas sport dan bantuannya selama di MAN YOGYAKARTA III

(28)

iv

12.Teman – teman seperjuangan di Geografi Reguler 2011, kalian adalah teman seperjuangan dan teman – teman penyemangat.

13.Pihak lain yang tidak dapat dapat disebutkan satu persatu yang telah membantu selama pelaksanaan program dan penyusunan laporan kegiatan PPL ini.

Sepenuh hati penulis menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari kata sempurna, oleh sebab itu penulis mengharapkan saran dan kritik yang bersifat membangun demi kesempurnaan laporan PPL tahun 2014 agar dapat memberikan manfaat kepada semua pihak.

Akhir kata, semoga laporan ini bermanfaat bagi kita untuk memperkaya ilmu dan wawasan di masa sekarang dan yang akan datang.

Wassalamu’alaikumwarahmatullahiwabarakaatuh

Yogyakarta, 23 September 2014 Mahasiswa PPL,

Referensi

Dokumen terkait

[r]

PPM ini adalah ” Pelatihan Metode Rukyat Mengunakan Astronomical Telescope (Meade ETX 125-EC) Dalam Penetapan Awal Bulan Hijriah Bagi Sekolah

Skripsi berjudul “ Kekasaran Permukaan Baja St 42 pada Proses Pembubutan Akibat Variasi Panjang Pahat (Tool Overhang), Gerak Pemakanan dan Kecepatan Pemotongan ” telah diuji

dunia intersubjektif yang dilembagakan atau mengalami proses institusionalisasi. Pada tahap ini, sebuah produk sosial berada proses institusionalisasi, sedangkan

Surat usulan Pengurus p-iovinsi Badan Pembina Olahraga Mahasiswa inOonesii(Bapomi) Provinsi Daerah lstimewa YogyaKafta. tentang pri*rr1onrn' $K pengurus 9t Pelantikan

Nama kegiatan : Pengadaan Sarana dan Prasarana Teknologi Pertanian / Perkebunan Tepat Guna.. Sumber Dana : APBD Perubahan Tahun

Dalam kerangka pengembangan pendidikan kejuruan terdesentralisasi bermutu tinggi maka isu-isu strategis relevansi, efektifitas, efisiensi, persaingan global (Atchoarena,

The principal must be as educational leader and has the knowledge and ability to promote the success of all students by: (1) facilitating the development,