• Tidak ada hasil yang ditemukan

ProdukHukum Pendidikan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ProdukHukum Pendidikan"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

PERATURAN

MENTERI PENDI DI KAN NASI ONAL

NOMOR 17 TAHUN 2005

TENTANG

MARS SEKOLAH MENENGAH PERTAMA TERBUKA

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

MENTERI PENDI DI KAN NASI ONAL,

Menimbang : a. Bahwa dalam rangka menuntaskan wajib belajar sembilan

tahun Departemen Pendidikan Nasional menyediakan

pelayanan pendidikan alternatif melalui sekolah menengah

pertama terbuka untuk menampung anak-anak yang tidak

berkesempatan mengikuti pendidikan di sekolah menengah

pertama reguler karena alasan ekonomi, geografis, atau

waktu;

b.

bahwa dalam rangka usaha membulatkan perwujudan

pengabdian di bidang pendidikan dan memotivasi belajar

didik di sekolah menengah pertama terbuka perlu adanya

kelengkapan identitas berupa mars sekolah menengah

pertama terbuka;

c.

bahwa sehubungan dengan huruf a dan b, perlu

menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional tentang

Mars Sekolah Menengah Pertama Terbuka;

Mengingat : 1.

Undang-Undang

Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem

Pendidikan Nasional (Lembaga Negara Republik I ndonesia

Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Nomor

4301);

2.

Peraturan Presiden Republik I ndonesia Nomor 9 Tahun 2005

tentang Kedudukan, tugas, Fungsi, Susunan Organisasi, dan

Tata Kerja kementerian Negara Republik I ndonesia;

3.

Keputusan Presiden Republik I ndonesia Nomor 187/ M

Tahun 2004 mengenai Pembentukan Kabinet I ndonesia

Bersat;

(2)

MEMUTUSKAN :

Menetapkan : PERATURAN MENTERI PENDI DI KAN NASI ONAL TENTANG MARS

SEKOLAH MENENGAH PERTAMA TERBUKA.

Pasal 1

(1)

Mars Sekolah Menengah Pertama Terbuka merupakan kelengkapan

identitas sekolah menengah pertama terbuka.

(2)

Mars sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tercantum dalam Lampiran

peraturan Menteri ini.

Pasal 2

Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan

di

Jakarta

pada

tanggal

7

September

2005

MENTERI PENDI DI KAN NASI ONAL,

TTD.

BAMBANG

SUDI BYO

Referensi

Dokumen terkait

Secara khususnya memang tidak mudah bagi Pemerintah untuk merealisasikan pendidikan yang lebih, khususnya menuntaskan wajib belajar 9 (sembilan) tahun.. Banyak

melakukan usaha secara nasional agar sarana dan prasarana satuan pendidikan dasar dan menengah dapat mendukung penerapan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun

Pemerintah Kabupaten/Kota wajib menyediakan dana pendamping yang dianggarkan dalam APBD dengan besaran sesuai kesepakatan bersama pembiayaan pendidikan antara Menteri

bahwa dalam rangka pelaksanaan Pasal 43 Ayat (5) Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Badan Standar Nasional Pendidikan perlu

Jakarta: Depdiknas Dirjen Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama.. Departemen

Departemen Pendidikan Nasional, Direktorat Jendral Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Derektorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama (2006). Panduan Pengembangan

Kebijakan Pendidikan Gratis yang dilaksanakan di Kabupaten Sukoharjo bertujuan untuk menuntaskan program wajib belajar pendidikan di tingkat dasar dan menengah yang sudah

Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama, Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah,