.BAB I PENDAHULUAN EFEK SITOTOKSIK DAN KINETIKA PROLIFERASI FRAKSI KLOROFORM EKSTRAK ETANOLIK TANAMAN CEPLUKAN (Physalis angulata L.) TERHADAP SEL MYELOMA.
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Sel kanker pada dasarnya memiliki daur sel yang sama dengan sel normal, dapat berada dalam tiga keadaan; sel yang sedang membelah atau dalam siklus proliferasi, sel dalam
Judul skripsi yang penulis kemukakan disini adalah ” EFEK SITOTOKSIK DAN PENGHAMBATAN KINETIKA PROLIFERASI EKSTRAK ETANOLIK TANAMAN CEPLUKAN ( Physalis angulata Linn.) TERHADAP
Kanker cervix atau kanker leher rahim adalah kanker yang terjadi pada cervix uterus, suatu daerah pada organ reproduksi wanita yang merupakan pintu masuk kearah rahim (uterus)
Bila kerusakan ini tidak segera dihentikan dan diperbaiki secara sempurna, akan terjadi mutasi pada satu atau lebih gena yang terlibat dalam regulasi pertumbuhan sel dan
Mulyasari, L., 2007, Efek Sitotoksik dan Penghambatan Kinetika Proliferasi Fraksi Petroleum Eter Ekstrak Etanolik Tanaman Ceplukan (Physalis angulata Linn.) Terhadap Sel HeLa,
Sel Myeloma dipilih sebagai objek uji karena berdasarkan beberapa penelitian yang sudah ada, hingga saat ini belum pernah dilakukan uji sitotoksik dan kinetika proliferasi
Preparasi ekstrak etanolik tanaman ceplukan ( P. angulata L.) dilakukan dengan metode Soxhletasi, ekstrak diujikan efek sitotoksiknya terhadap sel Myeloma menggunakan metode
Populasi sel dalam suatu tumor tidak homogeny, tetapi heterogen, walaupun semua berasal dari satu sel yang sama. Heterogenitas ini terjadi karena sel-sel kanker