• Tidak ada hasil yang ditemukan

Technical Handbook Cabang Olahraga Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) X Jawa Barat Tahun 2014

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Technical Handbook Cabang Olahraga Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) X Jawa Barat Tahun 2014"

Copied!
100
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

i

Technical Handbook Cabang Olahraga

Penyusun : Kabid Keolahragaan Seksi Pembinaan dan Pengembangan Bakat Tim Teknis Pelaksana Kegiatan

(3)

ii

KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur senantiasa kami panjatkan kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, karena hanya atas petunjuk dan bimbingan Nya kami dapat menyelesaikan penyusunan “ Technical Handbook Cabang Olahraga Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) X Jawa Barat Tahun 2014” ini.

Dalam penyelenggaraan kegiatan yang ada unsur kompetisinya semacam POPDA ini, maka keberadaan buku Technical Handbook Cabang Olahraga mempunyai arti yang sangat penting, baik bagi Panitia Penyelenggara maupun Peserta, karena keberadaan buku ini akan dapat menuntun kita kearah kelancaran, ketertiban dan keberhasilan penyelenggaraan kegiatan .

Technical Handbook Cabang Olahraga ini membahas hal – hal yang bersifat teknis cabang olahraga yang dipertandingkan pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) X Jawa Barat Tahun 2014, dan kami mengharapkan semua pihak yang akan terlibat dalam kegiatan ini, agar mentaati dan mematuhi semua ketentuan yang tertuang dalam Technical Handbook Cabang Olahraga ini, sehingga kegiatan dapat berjalan dengan aman, lancar dan tertib sebagaimana harapan kita semua.

Selanjutnya, keberhasilan dan kualitas penyelenggaraan kegiatan ini juga sangat tergantung kepada partisipasi Pemerintah Kabupaten/

Kota. Oleh karena itu, pada kesempatan ini kami sangat mengharapkan kiranya seluruh Pemerintah Kabupaten / Kota di Jawa Barat mengirimkan kontingennya sesuai dengan ketentuan yang tertuang dalam Technical Handbook Cabang Olahraga ini.

Akhirnya, kita semua berharap semoga Allah SWT senantiasa menyertai dan merestui setiap langkah kita Amin.

Bandung, April 2014 KEPALA BIDANG KEOLAHRAGAAN SELAKU KETUA PELAKSANA POPDA X

TAHUN 2014

Drs. KAMARUL BAHRI, M.Pd NIP. 19630501 198703 1 010

(4)

iii

Technical Handbook Cabang Olahraga

DAFTAR ISI

PENYUSUN ... i

KATA PENGANTAR ... ii

DAFTAR ISI ... iii

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG ... 1

B. DASAR ... 1

C. MAKSUD DAN TUJUAN ... 2

D. PRINSIP PENYELENGGARAAN ... 2

E. MOTTO ... 2

F. TEMA ... 2

G. PERSYARATAN PESERTA ... 2

H. KEABSAHAN ... 3

I. JADWAL KEGIATAN ... 4

BAB II TECHNICAL HANDBOOK CABANG OLAHRAGA A. ANGKAT BESI ... 5

B. ATLETIK ... 9

C. BOLA BASKET ... 15

D. BOLA VOLI INDOOR ... 21

E. BOLA VOLI PASIR ... 25

F. BULUTANGKIS ... 29

G. DAYUNG ... 34

H. GULAT ... 38

I. JUDO ... 44

J. KARATE ... 47

K. PANAHAN ... 50

L. PENCAK SILAT ... 56

M. RENANG ... 61

N. SENAM ... 66

O. SEPAKBOLA ... 72

P. SEPAK TAKRAW ... 76

Q. TAE KWON DO ... 80

R. TENIS LAPANG ... 84

S. TENIS MEJA ... 88

T. TINJU ... 91

U. KONTAK PERSON PENANGGUNG JAWAB CABOR ... 95

BAB III PENUTUP ... 96

(5)

1

BAB I PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Pembinaan olahraga di tingkat pelajar mempunyai peran penting dan strategis sebagai upaya untuk menjaring calon-calon atlet berbakat yang memiliki potensi dikembangkan menjadi atlet yang berprestasi di tingkat Kota/Kabupaten, Jawa Barat, Nasional, Asia Tenggara, Asia dan Dunia di masa depan. Berbagai program pembinaan atlet usia pelajar sudah dilaksanakan mulai di tingkat nasional dengan adanya Program Indonesia Emas (PRIMA) Pratama dan PPLP Ragunan. Di tingkat daerah pembinaan atlet pelajar dilaksanakan dalam bentuk PPLP Daerah, Sekolah Khusus Olahraga (SKO) dan Kelas Olahraga.

Proses pembinaan olahraga pelajar yang dilakukan secara terus menerus dalam bentuk latihan yang rutin harus diukur sejauh mana pencapaiannya. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah melalui kompetisi, bentuk kompetisi yang ada antara lain single event dalam kejuaraan antar PPLP cabang olahraga dan kejuaraan nasional tingkat junior. Sedangkan yang dalam bentuk multi event diadakan dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA), Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (POPWILDA) dan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS).

Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) merupakan titik kulminasi pembinaan olahraga pelajar di Jawa Barat. Sejak pertamakali dilaksanakan pada tahun 1996 di Bandung Jawa Barat, kemudian secara rutin dilaksanakan setiap dua tahun sekali. Pada Tahun 2014 pada penyelenggaraan POPDA yang ke 10 kalinya Jawa Barat kembali menyelenggarakan event bergengsi olahraga pelajar di Jawa Barat.

B. DASAR

Dasar penyelenggaraan POPDA X Tahun 2014 di Provinsi Jawa Barat adalah sebagai berikut:

1. Undang-Undang No 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional.

2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 16 Tahun 2007 tentang Penyelenggaraan Olahraga;

3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 17 Tahun 2007 tentang Penyelenggaraan Pekan dan Kejuaraan Olahraga;

4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 18 Tahun 2007 tentang pendanaan olahraga.

5. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan, Pemda Provinsi dan Pemda Kabupaten/Kota;

6. Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) SKPD Nomor 1.18.01.28.11.5.2 tanggal 13 Januari 2014 tentang APBD Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2014 pada Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Jawa Barat.

7. Hasil Rapat Koordinasi Kabupaten/Kota di Jawa Barat pada tanggal 12 Februari 2014.

(6)

Technical Handbook Cabang Olahraga

2

8. Program Kerja Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Jawa Barat Tahun 2014.

C. MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud dari pelaksanaan POPDA X Tahun 2014 di Provinsi Jawa Barat sebagai berikut: tercapainya three sukses dalam penyelenggaraan POPDA X Tahun 2014 di Provinsi Jawa Barat yaitu sukses penyelenggaraan, sukses dalam pencapaian prestasi serta sukses dalam pemberdayaan potensi ekonomi kerakyatan yang ada di Provinsi Jawa Barat.

Tujuan dari pelaksanaan POPDA X Tahun 2014 di Provinsi Jawa Barat adalah sebagai berikut:

1. Mengukur pencapaian pembinaan prestasi olahraga atlet pelajar Jawa Barat.

2. Ajang seleksi pembentukan tim pelajar Jawa Barat yang akan dipersiapkan pada multi event olahraga pelajar di tingkat nasional (POPNAS).

3. Mencetak dan melahirkan calon-calon atlet terbaik di kalangan pelajar yang di masa depan akan menjadi atlet andalan Jawa Barat dan Indonesia

4. Momentum peningkatan gairah dan motivasi pelajar untuk berlatih dan berprestasi di ajang olahraga

5. Memelihara dan meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa.

D. PRINSIP PENYELENGGARAAN

Pelaksanaan POPDA X Tahun 2014 di Jawa Barat akan berpegang pada prinsip-prinsip sebagai berikut :

1. Fair Play dan Sportif

2. Menjadi yang terbaik (Excellence) 3. Persahabatan (Friendship)

4. Saling Menghargai (Respect to Other)

E. MOTTO

Optimalisasi Pembibitan Atlet Pelajar menuju JABAR KAHIJI pada POPNAS XIII Jawa Barat Tahun 2015.

F. TEMA

“Ajang Mencetak Atlet Pelajar Berprestasi di tingkat Regional, Nasional, dan Internasional”

G. PERSYARATAN PESERTA 1. PERSYARATAN UMUM

a. Warga Negara Indonesia (WNI).

b. Pada saat pelaksanaan POPDA X masih berstatus Pelajar Aktif.

1) Kelas XII/III SMA Sederajat Tidak Bisa Mengikuti POPDA Tahun 2014 dikarenakan sudah Lulus Sekolah.

2) Kelas IX/III SMP Sederajat Mewakili Asal Sekolah sebelum Lulus.

(7)

3

c. Kelahiran 1 Januari 1997 dan sesudahnya

d. Atlet yang menempuh pendidikan di luar negeri, status kedaerahannya mengikuti domisili orang tua atlet yang bersangkutan.

e. Atlet yang telah mengikuti POPWILDA mewakili daerah yang diwakili tidak diperkenankan mewakili daerah lain.

2. PERSYARATAN KHUSUS

a. Berstatus pelajar yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Kepala Sekolah yang bersangkutan.

b. Bagi atlet yang berlatih dan atau menempuh pendidikan di luar daerah asal, harus memiliki Surat Keterangan dari Pengprov Cabang Olahraga asal atlet bersangkutan.

c. Membawa STTB/Rapor terakhir yang ASLI dan melampirkan fotokopinya.

d. Membawa Akte Kelahiran/Surat Kenal Lahir yang ASLI dan melampirkan fotokopinya.

e. Membawa NIS/N (Nomor Induk Siswa/Nasional) dan melampirkan fotokopinya.

f. Khusus untuk Siswa SMP/SMAN Ragunan yang menjadi tanggungjawab Kementerian Pemuda dan Olahraga (APBN), harus membawa Surat Keputusan Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga, serta melampirkan Foto Copy Akte, Foto Copy Raport SD/SMP Asal Sebelum Masuk ke SMP/SMA Ragunan (Melihat Asal Daerah).

g. Siswa SMP/SMAN yang dibina di PPLP Jawa Barat, harus dan cukup dengan membawa Surat Keputusan Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Jawa Barat (Melihat Asal Daerah).

h. Khusus bagi Warga Belajar (Siswa pendidikan non formal) harus ada surat keterangan dari Kepala Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Balai Pengembangan Kegiatan Belajar (BPKB) Pusat atau Balai Pengembangan Pendidikan Non Formal dan Informal (BPPPNFI/PPPNFI), Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dilampiri STTB SD/SMP/SNA sederajat dan kartu Evaluasi Hasil Belajar (EHB) dan persyaratan lainnya yang dipersyaratkan.

i. Membawa Surat Keterangan Kepala Dinas Pendidikan/Dinas Pemuda dan Olahraga/Badan Pemuda dan Olahraga.

j. Membawa pas foto berwarna ukuran 3 x 4 sebanyak 3 buah.

H. KEABSAHAN

Peserta berhak tampil di POPDA X Tahun 2014 Jawa Barat setelah dinyatakan lolos proses pemeriksaan keabsahan peserta berdasarkan kelengkapan data persyaratan peserta, yang dilakukan oleh Panitia Keabsahan dari Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Jawa Barat yang akan dilaksanakan pada tanggal 16 – 18 Juni 2014.

Peserta yang sudah dinyatakan sah oleh Panitia Keabsahan akan diterbitkan ID Card oleh Panitia.

(8)

4

Technical Handbook Cabang Olahraga

Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) X Jawa Barat I. JADWAL KEGIATAN

(9)

5

BAB II

TECHNICAL HANDBOOK CABANG OLAHRAGA

CABANG OLAHRAGA

ANGKAT BESI

(10)

Technical Handbook Cabang Olahraga

6

A. ANGKAT BESI 1. Rapat Teknik

Hari / tgl : Jum‟at 20 Juni 2014 Waktu : 14.00 – Selesai

Tempat : SMAN 5 Bandung, Jln Belitung Bandung.

2. Pelaksanaan Pertandingan.

Hari/ tgl : Minggu – Selasa / 22 s.d 24 Juni 2014.

Tempat : GOR Pengprov PABBSI Jabar, Jln Pajajaran No 37 Bandung.

Waktu : 09.00 – 16.00 WIB

3. Penyegaran Wasit.

Hari/ tgl : Sabtu / 21 Juni 2014.

Tempat : GOR Pengprov PABBSI Jabar, Jln Pajajaran No 37 Bandung.

Waktu : 10.00 – 13.00 WIB

4. Peraturan Khusus

Pertandingan Angkat Besi POPDA X Tahun 2014 Jawa Barat diselenggarakan dengan menggunakan peraturan peraturan Internasional sesuai dengan IWF, AWF, PABBSI, dengan beberapa modifikasi seperlunya, yang disesuaikan dengan kondisi dan situasi setempat.

Semua peserta pertandingan dianggap telah mengetahui dan mengerti isi peraturan tersebut serta semua pimpinan / petugas pertandingan telah mendapat rekomendasi dari Pengprov PABBSI Jawa Barat.

5. Peralatan Pertandingan

Panpel Angkat Besi POPDA X Tahun 2014 Jawa Barat menyediakan seluruh peralatan pertandingan sesuai dengan standar ketentuan yang berlaku.

6. Pelayanan Kesehatan

Pelayanan kesehatan disiapkan di tempat pertandingan.

Panitia pelaksana tidak mengasuransikan para pemain yang bertanding dalam kompetisi ini. Apabila pada saat pertandingan terjadi kecelakaan pada pemain, maka tanggung jawab panitia hanya sampai pada pertolongan pertama (P3K), serta ada rumah sakit rujukan.

7. Nomor / Kelas Pertandingan

PUTRA 8 NOMOR PUTRI 7 NOMOR

1 45 Kg ( B.B s.d 45.00 Kg) 1 40 Kg ( B.B s.d 40.0 Kg) 2 50 Kg (45.01 s.d 50.0 Kg) 2 44 Kg (40.01 s.d 44.0 Kg) 3 56 Kg (50.01 s.d 56.0 Kg) 3 48 Kg (44.01 s.d 48.0 Kg) 4 62 Kg (56.01 s.d 62.0 Kg) 4 53 Kg (48.01 s.d 53.0 Kg) 5 69 Kg (62.01 s.d 69.0 Kg) 5 58 Kg (53.01 s.d 58.0 Kg)

(11)

7

PUTRA 8 NOMOR PUTRI 7 NOMOR

6 77 Kg (69.01 s.d 77.0 Kg) 6 63 Kg (58.01 s.d 63.0 Kg) 7 85 Kg (77.01 s.d 85.0 Kg) 7 +63 Kg( 63.01 s.d .... Kg) 8 +85 Kg (85.01 s.d .... Kg)

8. Jadual Pertandingan HARI KE 1 :

07.00 Timbang Badan Kelas 45 Kg Putra Final 09.00 Pertandingan Kelas 45 Kg Putra Final 09.00 Timbang Badan 40,44 Kg Putri Final 11.00 Pertandingan 40,44 Kg Putri Final

11.00 Timbang Badan 50 Kg Putra Final

13.00 Pertandingan 50 Kg Putra Final

HARI KE 2 :

07.00 Timbang Badan 48 , 53 Kg Putri Final 09.00 Pertandingan 48 , 53 Kg Putri Final 09.00 Timbang Badan 56 Kg Putra Final

11.00 Pertandingan 56 Kg Putra Final

11.00 Timbang Badan 58,63,+63 Kg Putri Final 13.00 Pertandingan 58,63,+63 Kg Putri Final HARI KE 3 :

07.00 Timbang Badan 62 , 69 Kg Putra Final 09.00 Pertandingan 62 , 69 Kg Putra Final 09.00 Timbang Badan 77,85,+85 Kg Putra Final 11.00 Pertandingan 77,85,+85 Kg Putra Final

9. Peserta

a. Angkat Besi Putra 1 (satu) team maximal 8 (delapan) Atlet.

b. Angkat Besi Putri 1 (satu) team maximal 7 (tujuh) Atlet.

c. Setiap Kabupaten/Kota boleh mengikutsertakan atletnya maksimal 2 (dua) orang atlet di setiap nomor / kelas.

d. Pelatih maximal 3 (tiga) orang.

10. Pakaian Bertanding

Atlet diharuskan menggunakan pakaian yang sesuai dengan ketentuan IWF,AWF dan PABBSI yaitu sopan, tidak tembus pandang sekalipun basah.

11. Upacara penghormatan pemenang (UPP)

Upacara penghormatan pemenang (UPP) termasuk bagian perlombaan atlet diharuskan memakai sepatu , seragam daerahnya pada saat mengikuti UPP dan Piagam/Sertifikat harus tetap dipegang serta medali harus menggantung di leher sampai UPP selesai.

(12)

Technical Handbook Cabang Olahraga

8

12. Medali .

Medali diberikan kepada juara : I,II dan III untuk juara Total Angkatan ( Snatch dan Clean & Jerk) terdiri :

1. Angkat Besi Putra : Total Angkatan 8 set.

2. Angkat Besi Putri : Total Angkatan 7 set.

Jumlah medali 15 set ( 15 emas – 15 perak – 15 perunggu )

13. Lain-Lain

Hal-hal lain yang belum tercantum dalam ketentuan ini akan ditetapkan kemudian dengan tidak bertentangan dengan peraturan lain yang lebih tinggi.

14. Penutup

Buku Panduan Teknis Cabor Angkat Besi POPDA X Tahun 2014 Jawa Barat ini disusun sebagai acuan yang berisikan pokok-pokok penyelenggaraan Cabang Olahraga ngkat Besi.

Hal-hal belum tercantum dapat ditambah dalam Adendum (Peraturan Tambahan) yang dikeluarkan oleh Pengprov PABBSI Jawa Barat dengan ketentuan tidak bertentangan dengan peraturan-peraturan yang dikeluarkan oleh Disorda Provinsi Jawa Barat.

(13)

9

CABANG OLAHRAGA

ATLETIK

(14)

Technical Handbook Cabang Olahraga

10

B. ATLETIK

1. Pertemuan Teknik Hari : Jum‟at Tanggal : 20 Juni 2014 Waktu : 14.00 – Selesai

Tempat : SMAN 5 Bandung, Jl. Belitung Bandung

2. Pertandingan

Hari : Senin – Rabu Tanggal : 23 – 25 Juni 2014

Waktu : Pagi : 07.00 – 11.00, Sore : 15.00 – 17.30

3. Tempat Pertandingan

Tempat Pertandingan Atletik Stadion Atletik Pajajaran Bandung Jalan Pajajaran Bandung.

4. Peraturan Umum

Perlombaan Atletik POPDA X Tahun 2014 Jawa Barat diselenggarakan dengan menggunakan peraturan perlombaan Internasional sesuai dengan IAAF Rules Hand Book Tahun 2012–2013, dengan beberapa modifikasi seperlunya, yang disesuaikan dengan kondisi dan situasi setempat.

Semua peserta perlombaan dianggap telah mengetahui dan mengerti isi peraturan tersebut serta semua petugas perlombaan telah mendapat rekomendasi dari Pengda PASI Jawa Barat.

5. Peralatan Perlombaan

Panpel Atletik POPDA X Tahun 2014 Jawa Barat menyediakan seluruh peralatan perlombaan, serta seluruh peralatan sesuai dengan standar ketentuan yang berlaku.

6. Pelayanan Kesehatan

Pelayanan kesehatan disiapkan di tempat pertandingan (Panitia pelaksana tidak mengasuransikan para pemain yang bertanding dalam kompetisi ini. Apabila pada saat pertandingan terjadi kecelakaan pada pemain, maka tanggung jawab panitia hanya sampai pada pertolongan pertama (P3K), serta ada rumah sakit rujukan.

(15)

11

7. Nomor Pertandingan

PUTRA PUTRI

1 100 M 1 100 M

2 200 M 2 200 M

3 400 M 3 400 M

4 800 M 4 800 M

5 1500 M 5 1500 M

6 5000 M 6 5000 M

7 4 x 100 M Estafet 7 4 x 100 M Estafet 8 4 x 400 M Estafet 8 4 x 400 M Estafet 9 5000 M Jalan Cepat 9 5000 M Jalan Cepat 10 110 M Gawang (90 Cm) 10 100 M Gawang (90 Cm) 11 400 M Gawang (91 Cm) 11 400 M Gawang (91 Cm)

12 Lompat Jauh 12 Lompat Jauh

13 Lompat Jangkit 13 Lompat Jangkit

14 Lompat Tinggi 14 Lompat Tinggi

15 Lempar Cakram (1,75 Kg) 15 Lempar Cakram (1,75 Kg) 16 Tolak Peluru (6 Kg) 16 Tolak Peluru (6 Kg) 17 Lempar Lembing (700 Gr) 17 Lempar Lembing (700 Gr) 18 2000 M Steeplechase 18 2000 M Steeplechase 19 Lontar Martil (6 Kg) 19 Lontar Martil (6 Kg) 8. Jadwal Perlombaan

HARI KE 1 : PAGI

06.00 5.000 m mJalan Cepat Putra Final

08.30 Lompat Jauh Putra Final

Tolak Peluru Putri Final

09.00 800 m Putri Babak I

09.15 800 m Putra Babak I

09.30 100 m Putri Babak I

09.50 100 m Putra Babak I

09.30 Lempar Cakram Putra Final

10.00 2000 m H R Putri Final

10.30 2000 m H R Putra Final

SORE

15.00 400 m Gawang Putra Babak I

Lompat Jauh Putri Final

Tolak Peluru Putra Final

15.30 400 m Gawang Putri Babak I

15.45 800 m Putri Final

16.00 800 m Putra Final

16.10 5.000 m Putra Final

Lontar Martil Putri Final

16.40 100 m Putri Final

16.50 100 m Putra Final

17.00 400 m Gawang Putri Final

17.15 400 m Gawang Putra Final

(16)

Technical Handbook Cabang Olahraga

12

HARI KE 2 : PAGI

06.30 5000 m Putri Final

07.30 400 m Putri Babak 1

Loncat Tinggi Putra Final

08.00 400 m Putra Babak 1

Lempar Lembing Putri Final

08.20 1.500 m Putra Babak 1

09.00 Lontar Martil Putra Final

09.00 4 x 100 M Putra Babak 1

09.30 4 x 100 M Putri Babak 1

SORE

14.30 4 x 100 M Putra Final

14.50 4 x 100 M Putri Final

15.30 110 m Gawang Putra Babak 1

Loncat Tinggi Putri Final

Lempar Lembing Putra Final

15.45 100 m Putri Final

16.00 10.000 m Putra Final

16.45 400 m Putra Final

17.00 400 m Putri Final

17.20 110 m Gawang Putra Final

HARI KE 3 : PAGI

06.30 5.000 m Jalan Cepat Putri Final

07.30 Lompat Jangkit Putri Final

200 m Putra Babak 1

Putra Final

Lompat Tinggi Galah Putra Final

07.45 200 m Putra Babak 1

08.00 5.000 m Putri Final

08.50 4 x 400 m Putri Babak 1

09.10 4 x 400 m Putra Babak 1

SORE

14.30 4 x 400 m Putri Final

14.50 4 x 400 m Putra Final

15.00 200 m Putri Final

Lompat Jangkit Putra Final

15.15 Lempar Cakram Putri Final

Loncat Tinggi Galah Putri Final

15.20 200 m Putra Final

15.40 1.500 m Putra Final

15.55 1.500 m Putri Final

9. Peserta

a. Setiap nomor perlombaan POPDA Jawa Barat 2014 akan dilombakan atau dilaksanakan apabila diikuti peserta minimal 4 (empat) orang atlet dari 4 (empat) kabupaten/kota yang berbeda sesuai entry form by name. jika sampai batas akhir waktu

(17)

13

pendaftaran peserta yang terdaftar kurang dari 3 (tiga) orang, maka status nomor tersebut menjadi eksebisi.

b. Setiap Kabupaten/Kota boleh mengikutsertakan atletnya maksimal 2 (dua) orang atlet di setiap nomor perlombaan.

c. Setiap atlet maksimal hanya boleh mengikuti 3 nomor perlombaan perorangan ditambah estafet.

10. Peralatan Dan Perlengkapan Pertandingan

Peralatan dan perlengkapan pertandingan POPDA Jabar Tahun 2014 cabor Atletik mengacu kepada ketentuan IAAF.

11. Pakaian Bertanding

a. Atlet diharuskan menggunakan pakaian yang sesuai dengan ketentuan IAAF, yaitu sopan, tidak tembus pandang sekalipun basah, tidak mengganggu pandangan petugas dan sesuai dengan ketentuan periklanan IAAF, atlet harus menggunakan seragam daerahnya.

b. Dalam nomor estafet, setiap anggota regu wajib memakai seragam lomba regu masing-masing.

c. Setiap atlet diharuskan memakai 2 (dua) nomor atlet yang telah disediakan panitia, didepan dan belakang kecuali pada nomor loncat tinggi boleh hanya memakai 1 (satu) nomor saja.

12. Upacara penghormatan pemenang (UPP)

Upacara penghormatan pemenang (UPP) termasuk bagian perlombaan.

Jadi atlet diharuskan memakai seragam daerahnya pada saat mengikuti UPP dan Piagam/Sertifikat harus tetap dipegang serta medali harus tetap menggantung di leher sampai UPP selesai.

13. Panjang Paku Spikes

Panjang paku spikes yang dipakai para atlet peserta perlombaan POPDA Jawa Barat 2014 adalah tidak boleh lebih dari 9 mm dengan pengecualian bagi pelempar lembing, loncat tinggi yaitu boleh 12 mm.

14. Pemanasan Dan Pemanggilan Atlet

a. Atlet tidak dibenarkan melakukan pemanasan didalam arena perlombaan.

Tempat pemanasan sebelum pemanggilan disediakan diluar arena perlombaan.

b. Pemanggilan Atlet dilakukan 2 kali yaitu : Panggilan Pertama :

60 Menit sebelum acara perlombaan nomor yang bersangkutan, pada panggilan pertama, officials atau wakilnya harus menyatakan kehadiran dengan membubuhkan tanda tangan pada form yang tersedia pada papan pengumuman (Papan Roll Call) atau melapor pada petugas roll call.

Panggilan Kedua :

Atlet diperiksa kelengkapannya dan dibawa masuk ke arena lomba 20 menit sebelum lomba untuk nomor lapangan dan 10 menit sebelum lomba untuk nomor lintasan.

(18)

Technical Handbook Cabang Olahraga

14

c. Atlet yang tidak hadir atau tidak dapat menunjukkkan kelengkapan pada saat panggilan terakhir, dinyatakan diskualifikasi dan tidak diperkenankan mengikuti nomor lain yang berikutnya.

d. Apabila pada saat panggilan, atlet sedang berlomba untuk nomor lainnya, wakil atau official atlet yang bersangkutan harus melapor pada petugas pemanggilan.

15. Pentahapan Ketinggian Mistar Loncat Tinggi

Putera : 165-170-175-180-185-190-193-196-199-202-204 cm dst, Puteri : 125-130-135-140-145-150-153-156-159-162-164 cm dst 16. Lain-Lain

Hal-hal lain yang belum tercantum dalam ketentuan ini akan ditetapkan kemudian dengan tidak bertentangan dengan peraturan lain yang lebih tinggi.

17. Penutup

Buku Panduan Teknis Cabor Atletik POPDA X Tahun 2014 Jawa Barat ini disusun sebagai acuan yang berisikan pokok-pokok penyelenggaraan Cabang Olahraga Atletik.

Hal-hal belum tercantum dapat ditambah dalam Adendum (Peraturan Tambahan) yang dikeluarkan oleh Pengda PASI Jawa Barat dengan ketentuan tidak bertentangan dengan peraturan-peraturan yang dikeluarkan oleh Disorda Provinsi Jawa Barat.

(19)

15

CABANG OLAHRAGA

BOLA BASKET

(20)

Technical Handbook Cabang Olahraga

16

C. BOLA BASKET 1. Pertemuan Teknik

Hari : Jum‟at Tanggal : 20 Juni 2014 Waktu : 14.00 – Selesai Tempat : SMAN 5 Bandung

Jl. Belitung Bandung

2. Pertandingan

Hari : Sabtu – Rabu Tanggal : 21 – 25 Juni 2014 Waktu : 08.00 – 17.00 WIB

3. Tempat

Tempat Pertandingan Bola Basket dilaksanakan di : GOR Tunas Jl.

Cibadak Bandung.

4. Peraturan Umum

a. Peraturan Permainan

Peraturan permainan yang digunakan dalam “PERTANDINGAN BOLABASKET POPDA JABAR 2014” mengacu pada peraturan permainan FIBA dan PERBASI terbaru, dan seluruh peserta dianggap telah mengetahui dan memahami peraturan tersebut.

b. Peserta

“PERTANDINGAN BOLABASKET POPDA JABAR 2014” adalah Kota/Kabupaten yang telah lolos pada babak kualifikasi POPWILDA 2013, yaitu :

WILAYAH I WILAYAH II WILAYAH III WILAYAH IV PUTRA

1. Kota Bogor*

2. Kota Depok

1. Kab.

Karawang 2. Kota Bekasi

1. Kota Cirebon 2. Kab. Indramayu

1. Kota Bandung*

2. Kab. Bandung

(21)

17

WILAYAH I WILAYAH II WILAYAH III WILAYAH IV PUTRI

1. Kab. Bogor 2. Kota Bogor

1. Kab.

Purwakarta 2. Kab. Bekasi

1. Kota Cirebon 2. Kab. Cirebon

1. Kota Bandung*

2. Kab. Bandung

c. Nomor Yang Dipertandingkan : Beregu Putra dan Putri

5. Peraturan Khusus

a. Sistem dan Waktu Pertandingan

1) Sistem pertandingan menggunakan sistem ½ (setengah) kompetisi.

2) Peserta dibagi menjadi 2 Pool.

Putra : Pool A dan Pool B Putri : Pool X dan Pool Y

3) Penentuan Pool peserta dilakukan dengan sistem pengundian.

4) Juara dan Runner Up POPDA Tahun 2012 tidak mengikuti undian Pool (Seeded).

5) Pada babak Semifinal Putra :

Juara Pool A akan bertemu dengan Runner Up Pool B, Juara Pool B akan bertemu dengan Runner Up Pool A dan masing- masing pemenang akan bertemu di Final, sedangkan untuk tim yang kalah akan memperebutkan posisi juara ke tiga.

6) Pada babak Semifinal Putri :

Juara Pool X akan bertemu dengan Runner Up Pool Y, Juara Pool Y akan bertemu dengan Runner Up Pool X, dan masing- masing pemenang akan bertemu di Final, sedangkan untuk tim yang kalah akan memperebutkan posisi juara ke tiga.

7) Waktu pertandingan pada babak penyisihan adalah 4 x 10 menit kotor (Time Out Waktu Dimatikan) dengan 2 menit terakhir di quarter 4 waktu bersih.

8) 2 menit terakhir quarter 4 waktu bersih.

9) Untuk babak Semifinal dan Final waktu bersih.

10) Jika pertandingan seri dibabak penyisihan maka akan diberikan overtime selama 5 menit kotor dengan 2 menit terkahir bersih.

Untuk Semifinal dan Final Overtime 5 menit bersih.

11) Toleransi keterlambatan pertandingan 15 menit dari jadwal yang telah ditetapkan panitia.

b. Penentuan Pemenang

1) Perhitungan Nilai (Point) Kemenangan adalah : MENANG nilai 2 (dua), KALAH nilai 1 (satu), KALAH karena WO/DISKUALIFIKASI nilai 0 (nol).

2) Juara Pool adalah Tim yang memperoleh Nilai (point) paling tinggi.

3) Jika pada akhir terdapat 2 (dua) tim atau lebih mendapatkan nilai (point) sama, untuk menentukan peringkat ditentukan sebagai berikut :

(22)

Technical Handbook Cabang Olahraga

18

a) Regu yang mendapat nilai terbanyak menempati peringkat pertama.

b) Apabila pada akhir putaran ada 2 (dua) regu yang memiliki nilai sama, maka dilihat dari hasil pertemuan kedua regu itu (head to head).

c) Apabila pada akhir putaran ada lebih dari 2 (dua) regu yang memiliki nilai sama, maka penentuan peringkat dilihat dari goal rata-rata (goal average) dari regu yang memiliki nilai sama dengan poin memasukan dibagi poin kemasukan.

d) Apabila ini masih sama, maka penentuan peringkat dilihat dari semua regu peserta dalam pool.

c. Tim dan Kostum

1) Setiap Tim terdiri dari 15 orang, yang terdiri dari 12 pemain dan 3 official.

2) Setiap tim wajib memiliki dua stel kostum (Terang dan Gelap), bernomor dada dan punggung 4 – 15.

3) Tim yang disebut lebih dahulu dalam jadwal pertandingan wajib memakai Kostum warna terang (Putih).

4) Setiap pemain wajib menggunakan kaos kaki pada saat bertanding.

5) Setelah Technical Meeting daftar pemain dan official yang terdaftar tidak bisa diubah.

6. Technical Delegate

Technical Delegate diwakili oleh 1 (satu) orang yang ditunjuk oleh PENGPROV PERBASI JABAR dengan tugas membantu Panpel dalam menyelesaikan berbagai permasalahan Teknis yang timbul selama pertandingan Bolabasket POPDA JABAR 2014 ini berlangsung.

7. Pengawas Pertandingan

Dalam melakukan setiap pertandingan sekaligus untuk membantu Technical Delegate atas persetujuan PENGPROV PERBASI JABAR ditunjuk 1 (satu) orang Pengawas Pertandingan.

8. Koordinator Wasit & Wasit

Koordinator Wasit akan ditunjuk oleh PENGPROV PERBASI JABAR untuk mengatur dan memberikan penilaian kepada wasit. Wasit yang bertugas pada POPDA JABAR 2014 ditetapkan oleh PENGPROV PERBASI JABAR.

9. Tata Tertib Lapangan

a. Selama pertandingan berlangsung official yang mendampingi Tim harus berpakaian rapih, seperti bercelana panjang, baju lengan panjang/pendek atau training dan t-shirt berkerah.

b. Tidak boleh memakai celanan pendek dan sandal serta tidak boleh merokok selama mendampingi tim.

c. Jumlah pemain dan official yang boleh berada dibangku cadangan adalah 15 orang yang terdiri dari 12 pemain dan 3 official.

(23)

19

10. Sanksi Terhadap Pembuat Onar dan Pemogokan

a. Apabila menurut pengamatan dan pertimbangan wasit serta pengawas pertandingan ada pemain atau official yang membuat keonaran maka terhadap yang bersangkutan dikenai sanksi, regunaya dinyatakan KALAH/DISKUALIFIKASI.

b. Pertandingan yang berkangsung pada dasarnya tidak boleh dihentkan karena suatu pemogokan. Bila karena suatu sebab pertandingan berhenti, wasit akan memberi waktu paling lama 5 menit kepada kapten tim yang bersangkutan untuk melanjutkan pertandingan. Jika tidak, tim tersebut dinyatakan telah melakukan pembangkangan terhadap keputusan wasit dan dianggap melakukan pemogokan dan dinyatakan KALAH/DISKUALIFIKASI.

11. Sanksi Terhadap Pelaku Penganiayaan dan Perkelahian

a. Seorang pemain yang melakukan penganiayaan terhadap pemain lawan atau kepada wasit yang memimpin pertandingan dapat dikeluarkan dari pertandingan dan secara otomatis dikenakan larangan untuk bermain pada sisa pertandingan yang ada.

b. Apabila peristiwa penganiayaan mengakibatkan terjadinya baku hantam secara masal antara pemain dari kedua tim maka terhadap 2 (pemain) yang pertama-tama menjadi sumber penyebabnya dapat dikeluarkan dari pertandingan dan otomatis dikenakan larangan bermain pada sisa pertandingan yang ada.

c. Jika karena kejadian itu salah satu pihak menyatakan sikapnya untuk tidak bersedia melanjutkan pertandinagn, maka tim tersebut dianggap melakukan pemogokan dan dinyatakan KALAH/DISKUALIFIKASI.

d. Apabila official tim yang melakukan penganiayaan, maka yang bersangkutan dikenakan sanksi larangan untuk mendampingi timnya pada sisa pertandingan yang ada.

12. Sanksi Terhadap tim Yang Tidak Hadir

a. Tim yang tidak hadir ketempat pertandingan yang sudaj ditentukan tanpa memberikan alasan-alasan yang dapat diterima oleh pengawas pertandingan dapat dianggap sama dengan tindakan pemogokan.

b. Tim yang belum hadir setelah lewat 15 menit dari jadwal pertandingan yang berlaku akan dinyatakan WO (walk over) 13. Gangguan

Apabila terjadi gangguan yang mengakibatkan pertandingan terpaksa dihentikan, maka penyelesaian gangguan tersebut ditunggu sampai 30 menit dan bila setelah waktu tersebut gangguan tidak bisa diatasi maka:

a. Bila gangguan terjadi pada kuarter pertama maka pertandingan akan diluang seluruhnya

b. Bila gangguan terjadi pada kuarter ke dua atau ke tiga maka pertandingan akan dilanjutkan dengan sisa waktu yang tersedia c. Bila gangguan terjadi pada kuarter ke empat atau babak tambahan

maka pertandingan dianggap selesai dan skor dianggap sah. Bila

(24)

Technical Handbook Cabang Olahraga

20

terjadi skor sama maka pertandingan pada kuarter ke empat atau tambahan maka akan diulang seluruhnya dan skor diteruskan.

14. Protes

a. Protes dapat diajukan secara tertulis panling lambat 30 menit setelah pertandingan selesai dan disertai uang jaminan sebesar Rp.

1.000.000,- (satu juta rupiah) kepada pengawas pertandingan.

b. Protes akan ditangani oleh panitia hakim yang terdiri dari Ketua yang ditetapkan oleh panitia pelaksana dan beranggotakan para wakil tim yang tidak bersangkutan dengan protes tersebut.

c. Keputusan panitia hakim adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

15. Bola Pertandingan

Bola pertandingan yang digunakan bermerk Mikasa, panitia pelaksana tidak menyediakan bola untuk keperluan pemanasan.

16. Tanggung Jawab Terhadap Kecelakaan

Panitia pelaksana tidak mengansuransikan para pemain yang bertanding dalam kejuaraan ini. Apabila pada saat pertandingan terjadi kecelakan pada pemain, maka tanggung jawab panitia hanya sampai pertolongan pertama (P3K).

17. Penutup

Panduan ini merupakan acuan standar minimal bagi pelaksanaan POPDA X Tahun 2014 di Jawa Barat. Hal-hal yang belum tercantum dalam panduan ini akan ditentukan kemudian oleh Panitia.

(25)

21

CABANG OLAHRAGA

BOLA VOLI INDOOR

(26)

Technical Handbook Cabang Olahraga

22

D. BOLA VOLI INDOOR 1. Pertemuan Teknik

Hari : Jum‟at

Tanggal : 20 Juni 2014 Waktu : 14.00 – Selesai Tempat : SMAN 5 Bandung

Jl. Belitung Bandung

2. Pertandingan

Hari : Sabtu – Rabu

Tanggal : 21 – 25 Juni 2014 Waktu : 08.00 – 17.00

3. Tempat

Tempat Pertandingan Bola Voli indoor dilaksanakan di : GOR Pajajaran Jl. Pajajaran Bandung dan GOR Saparua Bandung.

4. Peraturan Umum

a. Peraturan Permainan

Peraturan permainan yang digunakan dalam “PERTANDINGAN BOLA VOLI INDOOR POPDA JABAR 2014” mengacu pada peraturan permainan Bola Voli Internasional yang sedang berlaku dan disyahkan oleh Pengurus Pusat PBVSI.

b. Peserta

“PERTANDINGAN BOLA VOLI INDOOR POPDA JABAR 2014”

adalah Kota/Kabupaten yang telah lolos pada babak kualifikasi POPWILDA 2013, yaitu :

WILAYAH I WILAYAH II WILAYAH III WILAYAH IV

PUTRA 1 Kab Bogor 1 Kab

Subang 1

Kab

Majalengka 1 Kota Bandung 2

Kota

Sukabumi 2 Kota Bekasi 2 Kota

Cirebon 2 Kab Tasikmalaya

PUTRI 1 Kab Bogor 1 Kota

Cimahi 1

Kota

Cirebon 1 Kota Bandung 2 Kota Bogor 2

Kab

Karawang 2 Kab

Majalengka 2 Kab Ciamis

(27)

23

Setiap Tim Putra dan Putri harus mengisi Daftar Pemain yang terdiri dari :

1) 12 (dua belas) orang pemain/atlet 2) 1 (satu) orang Coach

3) 1 (satu) orang Asisten Coach 4) 1 (satu) orang Trainer

c. Nomor Yang Dipertandingkan : Beregu Putra dan Putri d. Bola yang digunakan merk MOLTEN type 4500

5. Peraturan Khusus a. Sistem Pertandingan

1) Babak kesatu dibagi dalam 2 Pool dengan melaksanakan

“Sistem Satu Kali Saling Bertanding” (Setengah Kompetisi) pada masing-masing pool.

2) Babak Kedua (Semi Final) dengan system silang.

3) Babak Ketiga Final.

b. Urutan Pemenang (Ranking)

Total nilai kemenangan yang tertinggi dengan perhitungan/perincian sebagai berikut :

Untuk enentukan urutan pemenang (ranking) dalam system setengah kompetisi ditentukan sebagai berikut :

1) Menang : 3 – 0, 3 – 1 : Nilai 3

2) Menang : 3 – 2 : Nilai 2

3) Kalah : 3 – 0, 3 – 1 : Nilai 0

4) Kalah : 3 – 2 : Nilai 1

5) Kalah : WO : Nilai 0

(25 – 0, 25 – 0, 25 – 0)

c. Apabila total nilai kemenangan sama, maka kemenangan tim ditentukan sebagai berikut :

1) Apabila jumlah nilai masih sama, kemenangan ditentukan berdasarkan jumlah kemenangan yang dicapai dalam pool tersebut.

2) Apabila jumlah kemenagan masih sama, maka kemenangan ditentukan berdasarkan sset rata-rata tertinggi (jumlah set kemenagan dibagi jumlah set kekalahan).

3) Apabila set rata-rata masih sama, kemenangan ditentukan berdasarkan poin rata-rata tertinggi (jumlah kemenangan dibagi jumlah poinkekalahan).

4) Apabila poin rata-rata masih sama, kemenangan ditentukan berdasarkan hasil pertandingan kedua tim tersebut.

6. Protes

a. Protes harus diajukan secara tertulis oleh Kapten Regu yang bersangkutan, paling lambat 5 (lima) menit setelah pertandingan yang dimaksud usai, serta protes tersebut ditulis juga oleh playing capten atau tim manager di scoresheet.

b. Satu kali mengajukan protes, disertai uang protes sebesar Rp.

500.000,- (lima ratus ribu rupiah).

(28)

Technical Handbook Cabang Olahraga

24

c. Diterima atu tidaknya protes tersebut, akan disampaikan secara lisan maupun tertulis oleh Dewan Hakim kepada Kapten Regu / Tim Manager yang mengajukan dan uang protes tidak bisa dikembalikan.

7. Datang Terlambat

a. Regu yang bertanding harus berada ditempat pertandingan 30 menit sebelum pertandingan dimulai.

b. Regu yang karena kesalahan sendiri, dating kelapangan pertandingan terlambat lebih dari 15 menit setelah waktu pertandingan baginya harus dimulai, maka regu tersebut dinyatakan kalah WO (Walk Over).

8. Dewan Hakim

a. Untuk ketertiban Pekan Olahraga Pelajar Daerah Jawa Barat Tahun 2014, dibentuk Dewan Hakim, sebagai badan tertinggi yang akan memutuskan masalah-masalah di tempat selama penyelenggaraan pertandingan berlangsung.

b. Dewan Hakim terdiri dari 2 (dua) orang dari Pengprov PBVSI Jawa Barat.

c. Anggota Dewan Hakim harus selalu berada ditempat yang telah disediakan atau di tempat yang mudah untuk segera berkumpul guna melakukan musyawarah.

d. Keputusan Dewan hakim adalah merupakan suatu hasil musyawarah antara anggota-anggotanya dan tidak dapat diganggu gugat.

9. Komisi Perwasitan (Src)

a. Untuk melaksanakan POPDA Jawa Barat Tahun 2014, dibentuk pula Komisi Perwasitan untuk membantu Panitia penyelenggara Pertandingan.

b. Komisi Perwasitan terdiri dari Bidang Perwasitan Pengprov PBVSI Jawa Barat, sebanyak 2 (dua) orang.

c. Tugas-tugas Komisi Perwasitan adalah :

- Mengatur penugasan Wasit I, Wasit II, Scorer dan Para Hakim Garis serta pengendalian pelaksanaan pertandingan agar dapat berlangsung dengan lancer, wajar dan bermutu.

- Melaksanakan evaluasi terhadap Wasit I, Wasit II, Scorer dan para Hakim Garis yang bertugas.

10. Lain-Lain

Kaos / Kostum harus bernomor 1 s.d 18 dengan ukuran : Dada 15 Cm, punggung 20 cm dengan lebar 2 cm dan tanda kapten panjang 8 cm dan lebar 2 cm.

11. Penutup

Hal-hal yang belum tercakup dalam Tata Tertib ini ditentukan dalam Technical Meeting / Pertemuan Teknik.

(29)

25

CABANG OLAHRAGA

BOLA VOLI PASIR

(30)

Technical Handbook Cabang Olahraga

26

E. BOLA VOLI PASIR 1. Pertemuan Teknik

Hari : Jum‟at

Tanggal : 20 Juni 2014 Waktu : 14.00 – Selesai

Tempat : SMAN 5 Bandung, Jl. Belitung Bandung

2. Pertandingan

Hari : Sabtu – Selasa Tanggal : 21 – 24 Juni 2014 Waktu : 07.00 – Selesai

3. Tempat

Tempat Pertandingan Bola Voli Pasir dilaksanakan di : Lapangan Bola Voli Pasir Lodaya Kota Bandung.

4. Peraturan Umum a. Peraturan Permainan

Peraturan permainan yang digunakan dalam “PERTANDINGAN BOLA VOLI PASIR POPDA JABAR 2014” mengacu pada peraturan permainan Bola Voli Internasional yang sedang berlaku dan disyahkan oleh Pengurus Pusat PBVSI.

b. Peserta

1) Setiap Kota/Kabupaten hanya boleh mengirimkan : 1 (Satu) pasang tim putra dan 1 (satu) pasang tim putri.

2) Jumlah pemain dalam 1 (satu) tim adalah 2 orang/atlet.

c. Nomor Yang Dipertandingkan Beregu Putra dan Putri

d. Bola yang digunakan merk MOLTEN

5. Peraturan Khusus a. Sistem Pertandingan

Seluruh pertandingan bola voli pasir Putra dan Putri dilaksanakan dengan system :

1) Dibagi dalam beberapa pool atau 2) Gugur Ganda atau

3) Pool dan dilanjutkan dengan system gugur atau 4) Disesuaikan dengan jumlah peserta.

(31)

27

b. Urutan Pemenang (Ranking)

Untuk menentukan urutan pemenang (ranking) dalam system setengah kompetisi untuk bola voli pasir ditentukan sebagai berikut : Total nilai kemenangan yang tertinggi dengan perhitungan/perincian sebagai berikut :

1) Menang : 2 – 0 : Nilai 2 2) Menang : 2 – 1 : Nilai 1 3) Kalah : 2 – 1 : Nilai 1 4) Kalah : 2 – 0 : Nilai 0 5) Kalah : WO : Nilai 0

(21 – 0, 21 – 0)

Apabila total nilai kemenangan sama, maka kemenangan tim ditentukan sebagai berikut :

1) Apabila jumlah kemenangan masih sama, maka kemenangan ditentukan berdasarkan set rata-rata tertinggi (jumlah set kemenangan dibagi jumlah set kekalahan)

2) Apabila set rata-rata masih sama, kemenangan ditentukan berdasarkan poin rata-rata tertinggi (jumlah kemenangan dibagi jumlah poin kekalahan).

3) Apabila poin rata-rata masih sama, kemenangan ditentukan berdasarkan hasil pertandingan kedua tim tersebut.

6. Protes

a. Protes harus diajukan secara tertulis oleh Kapten Regu yang bersangkutan, paling lambat 5 (lima) menit setelah pertandingan yang dimaksud usai, serta protes tersebut ditulis juga oleh playing capten atau tim manager di scoresheet.

b. Satu kali mengajukan protes, disertai uang protes sebesar Rp.

500.000,- (lima ratus ribu rupiah).

c. Diterima atu tidaknya protes tersebut, akan disampaikan secara lisan maupun tertulis oleh Dewan Hakim kepada Kapten Regu / Tim Manager yang mengajukan dan uang protes tidak bisa dikembalikan.

7. Datang Terlambat

a. Regu yang bertanding harus berada ditempat pertandingan 30 menit sebelum pertandingan dimulai.

b. Regu yang karena kesalahan sendiri, datang kelapangan pertandingan terlambat 10 menit dari jadwal yang telah ditentukan akan dikenakan kalah WO (Walk Over).

8. Komisi Perwasitan (SRC)

a. Untuk melaksanakan POPDA Jawa Barat Tahun 2014, dibentuk pula Komisi Perwasitan untuk membantu Panitia penyelenggara Pertandingan.

b. Komisi Perwasitan terdiri dari Bidang Perwasitan Pengprov PBVSI Jawa Barat, sebanyak 2 (dua) orang.

c. Tugas-tugas Komisi Perwasitan adalah :

(32)

Technical Handbook Cabang Olahraga

28

1) Mengatur penugasan Wasit I, Wasit II, Scorer dan Para Hakim Garis serta pengendalian pelaksanaan pertandingan agar dapat berlangsung dengan lancer, wajar dan bermutu.

2) Memutuskan segala sesuatu yang tidak dapat diselesaikan oleh wasit

3) Melaksanakan evaluasi terhadap Wasit I, Wasit II, Scorer dan para Hakim Garis yang bertugas.

9. Lain-Lain

a. Menggunakan kostum pertandingan yang bernomor 1 dan 2.

b. Bagi tim yang menolak untuk meneruskan suatu pertandingan yang sedang berlangsung, akan dikenakan sanksi : kalah dengan score 2 – 0 (21 – 0 , 21 – 0 ) sesuai peraturan permainan.

c. Setiap tim diharuskan membawa 2 set kostum yang berbeda warna.

10. Penutup

Hal-hal yang belum tercakup dalam Tata Tertib ini ditentukan dalam Technical Meeting / Pertemuan Teknik.

(33)

29

CABANG OLAHRAGA

BULU TANGKIS

(34)

Technical Handbook Cabang Olahraga

30

F. BULUTANGKIS 1. PertemuanTeknik

Hari : Jum‟at Tanggal : 20 Juni 2014 Waktu : 14.00 – Selesai

Tempat : SMAN 5 Bandung, Jl. Belitung Bandung

2. Pertandingan

Hari : Sabtu – Selasa Tanggal : 21 – 24 Juni 2014 Waktu : 07.00 Selesai

3. Tempat

Tempat Pertandingan Bulutangkis dilaksanakan di : GOR Lodaya Jl Lodaya Bandung.

4. Nomor/Jenis Yang Dipertandingkan

Jenis Pertandingan adalah “Beregu” putra dan putri, terdiri dari:

a) 2 Tunggal dan 1 Ganda.

b) Urutan pertandingan adalah Tunggal - Ganda - Tunggal.

5. Peserta

Peserta yang diperkenankan mengikuti POPDA Jawa Barat Tahun 2014 ini adalah :

- Peserta yang mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) ini adalah Juara dan Runner Up dari hasil kualifikasi POPWILDA Tahun 2013, yaitu :

WILAYAH I WILAYAH II WILAYAH III WILAYAH IV PUTRA

1. Kota Depok 2. Kab.

Bogor

1. Kab.

Bekasi 2. Kota

Bekasi

1. Kab.

sumedang 2. Kab.

Majalengka

1. Kota Bandung 2. Kab.

Bandung PUTRI

1. Kota Bogor 2. Kota

Depok

1. Kab.

Bekasi 2. Kota

Bekasi

1. Kab. Cirebon 2. Kab.

Sumedang

1. Kab.

Bandung 2. KotaBandun

g

- Pelajar dengan Usia Kelahiran maksimal adalah terlahir tanggal 1 Januari 1997

- Jumlah atlet Minimal 3 (tiga) orang dan maksimal 4 (empat) orang.

(35)

31

6. Ketentuan/Peraturan Pertandingan

a. Jenis Pertandingan adalah Beregu (Tunggal-Ganda-Tunggal) dengan menggunakan sistem pertandingan Setengah Kompetisi.

b. Peraturan Pertandingan :

1) Peraturan Pertandingan yang dipergunakan berdasarkan pada PBSI/BWF.

2) Shuttlecock yang digunakan adalah yang disediakan oleh Panitia (SAPORETE).

3) Wasit yang memimpin pertandingan adalah yang ditunjuk oleh Pengprov PBSI Jawa Barat”.

4) Ketentuan pemain dan pertandingan :

a) Jumlah Pemain setiap Tim minimal 3 (tiga) orang dan maksimal 4 (empat) orang.

b) Satu orang pemain boleh merangkap dengan nomor yang berbeda.

c) Daftar pemain tidak boleh dirubah.

d) Daftar susunan pemain yang sudah masuk ke panitia tidak boleh diganti/dirubah.

e) Untuk pertandingan selanjutnya (bagi pemenang) bebas mengajukan susunan pemainnya.

f) Urutan pertandingan : Tunggal - Ganda - Tunggal.

g) Referee berhak merubah susunan pertandingan supaya tidak ada interval.

5) Atlet yang tiba gilirannya bertanding setelah dipanggil dalam 3 kali panggilan tidak hadir/masuk lapangan dinyatakan kalah W.O (Work Over)

6) Selain atlet yang telah dipanggil untuk bertanding tidak dibenarkan masuk lapangan :

a) Apabila akan memberikan perlengkapan tambahan kepada atlet yang sedang bertanding harus melalui Referee.

b) Apabila terjadi gangguan, Referee berhak menunda/memindahkan pertandingan dengan melanjutkan score yang telah dicapai.

c) Jadwal yang tertera di buku acara merupakan pedoman bagi dilaksanakannya pertandingan, namun jadwal dapat dimajukan atau mundur karena terjadi WO dan lain sebagainya.

7) Setiap peserta/regu dianjurkan hadir 30 menit sebelum jam pertandingannya, melaporkan kepada Referee.

8) Setiap pemain diberikan istirahat paling lama 20 (dua puluh) menit apabila atlet tersebut bermain berturut-turut.

9) Sistem Perhitungan Setengah Kompetisi:

a) Beregu babak pertama dipertandingkan secara pool, masing-masing pool menggunakan sistem setengah kompetisi.

b) Pada babak berikutnya menggunakan sistem gugur.

c) Yang masuk babak berikutnya adalah Juara I dan II dari masing-masing pool (di cros).

(36)

Technical Handbook Cabang Olahraga

32

d) Penentuan peringkat dalam Sistem Setengah Kompetisi (Pool):

- Regu yang mendapat kemenangan pertandingan terbanyak menduduki peringkat tertinggi dan seterusnya secara berurutan.

- Apabila ada 2 (dua) regu mempunyai jumlah kemenangan pertandingan sama, maka regu yang menang pada waktu berhadapan/bertanding menduduki peringkat lebih tinggi.

- Apabila ada 3 (tiga) regu atau lebih mempunyai jumlah kemenangan pertandingan sama, maka peringkat ditentukan oleh kemenangan game.

- Apabila ada 2 (dua) regu mempunyai kemenangan Game sama, maka regu yang menang pada waktu berhadapan menduduki peringkat lebih tinggi.

- Apabila ada 3 (tiga) regu atau lebih yang mempunyai selisih total game yang sama, penilaian selanjutnya ditentukan dengan selisih total poin.

- Apabila ada 2 (dua) regu yang mempunyai selisih total poin yang sama, maka regu yang menang pada waktu berhadapan menduduki peringkat lebih tinggi.

c. Scoring Sistem dan Interval :

1) Pertandingan menggunakan score 3 x 21 Rally Point dengan prinsip “The Best of Three Games”.

2) Apabila telah mencapai score 11 pemain berhak istirahat tidak melebihi 60 detik, pelatih boleh mendatangi pemain untuk memberikan instruksi-instruksi.

3) Antara game pertama dan antara game kedua dan ketiga (bila ada) pemain berhak istirahat selama tidak lebih dari 120 detik dan pelatih boleh mendatangi pemain untuk memberikan instruksi-instruksi.

4) Pelatih boleh memberikan instruksi dengan kata-kata atau isyarat pada saat shuttle not in play.

d. Cidera Waktu Bertanding

Atlet yang mengalami cidera sewaktu bertanding tidak diberikan waktu khusus untuk memulihkan cideranya, apabila tidak dapat melanjutkan pertandingan dinyatakan kalah (retired), kecuali terjadi pendarahan dimana pendarahannya harus dihentikan.

e. Tanggung Jawab Terhadap Kecelakaan

Panitia pelaksana tidak mengasuransikan para pemain yang bertanding dalam kejuaraan ini. Apabila pada saat pertandingan terjadi kecelakaan pada pemain, maka tanggung jawab panitia hanya sampai pertolongan pertama (P3K).

f. Ketentuan Protes 1) Teknis

Protes yang sifatnya teknis akan diputuskan oleh Referee Keputusan Referee bersifat Final

2) Non Teknis

(37)

33

Protes yang sifatnya non teknis diputuskan oleh Panitia kecil yang terdiri dari: Referee, Tim Keabsahan dan Panpel.

3) Protes yang diajukan paling lambat 5 menit setelah pertandingan berakhir dengan membayar administrasi sebesar Rp. 500.000,-.

Hal-hal yang tidak/belum tercantum dalam ketentuan ini akan disampaikan kemudian sesuai kebutuhan.

7. Jadwal Pertandingan

Akan ditentukan pada saat Technical Meeting 8. Penutup

1) Panduan ini merupakan acuan standar minimal bagi pelaksanaan POPDA X Tahun 2014 di Jawa Barat.

2) Hal-hal yang belum tercantum dalam panduan ini akan ditentukan kemudian oleh Panitia.

(38)

Technical Handbook Cabang Olahraga

34

CABANG OLAHRAGA

DAYUNG

(39)

35

G. DAYUNG

1. Pertemuan Teknik Hari : Jum‟at Tanggal : 20 Juni 2014 Waktu : 14.00 – Selesai

Tempat : SMAN 5 Bandung, Jl. Belitung Bandung

2. Pertandingan

Hari : Minggu – Selasa Tanggal : 22 – 24 Juni 2014 Waktu : 07.00 – Selesai

3. Tempat

Tempat Pertandingan Dayung dilaksanakan di : Situ Ciburuy Padalarang.

4. Persyaratan Umum Peserta

Peserta yang diperkenankan mengikuti POPDA Jawa Barat Tahun 2014 ini adalah sesuai dengan ketentuan umum Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) X Jawa Barat Tahun 2014.

5. Persyaratan Khusus Peserta

a. Menyerahkan Formulir Pendaftaran yang telah diisi lengkap dan ditandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten / Kota masing-masing;

b. Melampirkan Photo Copy STTB / Ijasah Terakhir yang telah dilegalisir sebanyak 2 lembar;

c. Melampirkan Photo Copy lembar halaman data Siswa dan Lembar Nilai Semester Terakhir Buku Raport yang dilegalisir sebanyak 2 Berkas;

d. Melampirkan Pas Photo Berwarna Terbaru ukuran 3x4 cm sebanyak 4 lembar;

e. Atlet pelajar yang berstatus binaan sekolah Atlet SMP / SMA Ragunan dan PPLP Jawa Barat, cukup dibuktikan dengan Surat keterangan Asli dari Kepala SMP / SMA Ragunan atau Penanggungjawab/ Pengelola PPLP Jawa Barat;

(40)

Technical Handbook Cabang Olahraga

36

f. Khusus atlet pelajar yang berstatus Warga Belajar, harus dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), dan transkip nilai.

g. Khusus atlet yang mengikuti Pelatnas Sea Games dan Asian Games tidak boleh mengikuti kegiatan POPDA X Tahun 2014 Jawa Barat.

h. Tiap peserta tidak diperkenankan berlomba rangkap dalam jenis lomba Canoeing dan Rowing.

i. Apabila terjadi keraguan berkaitan dengan dokumen keabsahan peserta akan dilakukan pengecekan ulang tanpa mengganggu jadwal perlombaan dan bila ditemukan atau berdasarkan pengaduan yang dilengkapi bukti otentik ditemukan pelanggaran, maka atlet yang bersangkutan akan didiskualifikasi dari keikutsertaan POPDA JABAR Tahun 2014.

6. Nomor Pertandingan

Kategori Pa / Pi NomorPerlombaan

Canoeing

Putra

K – 1. 500 m K – 2. 500 m Putri

K – 1. 500 m K – 2. 500 m Putra

C – 1. 500 m C – 2. 500 m

Rowing

Putra

Single sculls ( m1x) Double scull ( m2x) Putri

Single sculls ( w1x ) Double sculls ( w2x ) Putra Mesin Rowing 2000 m

Putri Mesin Rowing 2000 m 7. Pelayanan Kesehatan

Pelayanan kesehatan disiapkan di tempat pertandingan (Panitia pelaksana tidak mengasuransikan para pemain yang bertanding dalam kompetisi ini.

Apabila pada saat pertandingan terjadi kecelakaan pada pemain, maka tanggung jawab panitia hanya sampai pada pertolongan pertama (P3K), serta ada rumah sakit rujukan.

8. Peraturan Perlombaan

Peraturan perlombaan cabang olahraga Dayung pada POPDA Jawa Barat tahun 2014 mengacu kepada peraturan perlombaan Rowing dan Canoeing Intrnasional ( FISA dan ICF ).

9. Sistem Pertandingan

System pertandingan Cabang Olahraga Dayung pada POPDA Jawa Barat 2014 adalah sebagai berikut:

a. Perlombaan akan mengikuti tahapan babak penyisihan, babak kesempatan ulang dan final.

b. Perlombaan untuk nomor Mesin Rowing adalah langsung final. Jika terjadi catatan waktu yang sama, akan dilakukan lomba ulangan hanya untuk atlet yang memperoleh catatan waktu yang sama.

(41)

37

10. Protes

Protes yang sifatnya tehnis akan diselidiki dan diselesaikan dengan mengacu kepada peraturan perlombaan FISA dan ICF.

11. Pakaian Lomba

Selama berlangsungnya perlombaan pada POPDA Jawa Barat tahun 2014, setiap tim dari Kabupaten/Kota harus menggunakan pakaian perlombaan dengan corak dan model yang sama, yang merupakan pakaian perlombaan resmi kontingen daerah Kabupaten/Kota masing- masing.

12. Peralatan Pertandingan

Semua peralatan dan instalasi untuk perlombaan dayung mengacu kepada spesifikasi yang dikeluarkan oleh FISA, ICF dan PB PODSI.

Semua peserta disarankan membawa peralatan (perahu dan pengayuh) sendiri. Panitia hanya menyediakan perahu secara terbatas, di mana pengayuhnya harus membawa sendiri. Daerah yang akan menggunakan perahu panitia, harus memberitahukan lebih dahulu dengan mengirimkan formulir pendahuluan.

13. Penutup

Hal-hal yang belum tercantum dalam Pedoman Peraturan POPDA 2014 cabor dayung dapat ditambah dalam Ademdum( paraturan tambahan ) yang dikeluarkan oleh Panitia POPDA 2014 dengan ketentuan tidak bertentangan dengan peraturan-peraturan yang dikeluarkan oleh panitia POPDA 2014.

(42)

Technical Handbook Cabang Olahraga

38

CABANG OLAHRAGA

GULAT

(43)

39

H. GULAT

1. Peraturan Umum

a. Hari, Waktu Dan Tempat

1. Pertandingan Gulat Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) ke X Jawa Barat Tahun 2014 dilaksanakan di Bandung pada tanggal 22 s/d 24 Juni 2014.

2. Tempat Pertandingan : GOR Gulat Jawa Barat Jalan Pajajaran No. 37 C Bandung mulai pukul 8.00 s/d 17.00 WIB.

b. Gaya Yang Dipertandingkan

Gaya yang dipertandingkan adalah : 1. Gaya Greco Roman Putra 2. Gaya Bebas Putera.

3. Gaya Bebas Puteri.

c. Kelas Yang Dipertandingkan

Jumlah Kelas yang dipertandingkan sebanyak 20 ( dua puluh ) kelas.

Dengan Rincian Kelas-kelas yang dipertandingan adalah sebagai berikut:

1. Gaya Greco Roman Putra 1. Kelas 46 Kg

2. Kelas 50 Kg 3. Kelas 54 Kg 4. Kelas 58 Kg 5. Kelas 63 Kg 6. Kelas 69 Kg

2. Gaya Bebas Putra 1. Kelas 42 Kg 2. Kelas 46 Kg 3. Kelas 50 Kg 4. Kelas 54 Kg 5. Kelas 58 Kg 6. Kelas 63 Kg 7. Kelas 69 Kg 8. Kelas 76 Kg 9. Kelas 85 Kg 3. Gaya Bebas Putri

1. Kelas 46 Kg 2. Kelas 49 Kg 3. Kelas 52 Kg 4. Kelas 56 Kg 5. Kelas 60 Kg

(44)

Technical Handbook Cabang Olahraga

40

d. Jumlah Medali Yang Diperebutkan 1) 20 Medali Emas bagi Juara I 2) 20 Medali Perak bagi Juara II 3) 40 Medali Perunggu bagi Juara III e. Peserta

1) Warga Negara Indonesia (WNI).

2) Kelahiran 1 Januari 1997 dan sesudahnya.

3) Pada saat pelaksanaan POPDA X masih berstatus Pelajar Aktif a) Kelas XII/III SMA Sederajat Tidak Bisa Mengikuti POPDA

Tahun 2014 dikarenakan sudah Lulus Sekolah.

b) Kelas IX/III SMP Sederajat Mewakili Asal Sekolah sebelum LulusBersetatus sebagai Pelajar.

4) Terdaftar selaku anggota Kontingen Daerah melalui Panitia Besar POPDA X JAWA BARAT Tahun 2014.

5) Setiap Daerah hanya diwakili oleh 1 [ satu ] orang pegulat untuk setiap kelas pada setiap Gaya yang dipertandingkan (tidak dibenarkan merangkap).

2. Peraturan Khusus

a. Peraturan Dan Sistem Pertandingan

Peraturan pertandingan yang dipakai pada POPDA X JAWA BARAT TAHUN 2014 adalah Peraturan Gulat Internasional Tahun 2014 ( FILA Rules 2014 ) sedangkan sistem pertandingan memakai Repechage System (untuk peserta lebih dari 5 peserta) dan Round Robin (untuk peserta 5 orang atau dibawahnya) dan telah dibakukan oleh PB.PGSI.

b. Medical Chek, Penimbangan Dan Undian

Pemeriksaan Kesehatan, Penimbangan dan Undian sebagaimana tercantum pada Jadual Kegiatan.

c. Perlengkapan

1) Pakaian pegulat yang dipergunakan pada waktu bertanding adalah pakaian Gulat menurut ketentuan FILA sesuai dengan nomor undian ( Merah / Biru )

2) Sepatu untuk bertanding sesuai ketentuan FILA dan tidak memakai “hak” dan mata kancing dari logam.

d. Atlet, Official Dan Wasit-Hakim

1) Pegulat, Official dinyatakan didiskualifikasi bila:

a) Mengeluarakan kata-kata yang tidak sopan pada waktu pertandingan masih berlangsung.

b) Memukul / menghujat Wasit ataupun petugas pertandingan.

c) Menghambat kelancaran jalannya pertandingan.

2) Wasit-Hakim

a) Wasit Hakim yang bertugas adalah Wasit Hakim yang ditunjuk dan ditetapkan oleh PENGDA PGSI melalui Surat Keputusan.

b) Wasit Hakim yang akan bertugas diwajibkan mengikuti Penyegaran Wasit yang diselenggarakan pada tanggal 21 Juni 2014 di lokasi pertandingan.

(45)

41

c) Wasit Hakim yang memimpin pertandingan harus bertindak jujur, adil dan tidak memihak sesuai dengan janji Wasit.

d) Wasit Hakim berpakaian sesuai dengan ketentuan.

e) Wasit Hakim yang tiak sedang dalam bertugas,dilarang mengadakan komunikasai dengan Atlet /Official daerah peserta pertandingan.

f) Wasit Hakim yang bertugas tidak terdaftar sebagai anggota Kontingen Daerahnya.

e. Pelatih

a) Pelatih mendampingi atlet yang sedang bertanding boleh dua orang, berpakaian training suit + sepatu Gulat/sepatu olahraga.

b) Pelatih tidak dibenarkan memberikan instruksi langsung kepada Pegulatnya yang sedang bertanding. Wasit berhak memberikan teguran apabila hal ini terjadi.

f. Atlet

1) Pegulat yang sedang bertanding tidak diijinkan meninggalkan arena pertandingan selama pertandingan masih berlangsung.

2) Pegulat yang tidak bertanding dan Officialnya tidak diperkenankan berada disekitar arena pertandingan dan harus berada di tempat yang telah disediakan.

g. Pertemuan Tehnik

1) Pertemuan Teknik & pendaftaran akhir diadakan pada:

H a r i : Jum‟at Tanggal : 20 Juni 2014 J a m : 14.00 – Selesai Tempat : SMAN 5 Bandung

2) Wajib dihadiri oleh Team Manager dan Pelatih serta Wasit yang bertugas dalam POPDA X JAWA BARAT 2014.

3) Ketertiban dan Keamanan

Penonton, supporter, Official dan Pegulat dilarang membawa senjata tajam/senjata api/senjata atau barang apapun yang dapat membahayakan keselamatan orang lain ke dalam Hall tempat pelaksanaan pertandingan Gulat POPDA X JAWA BARAT Tahun 2014.

Selain senjata dan barang-barang sebagaimana tersebut di atas, penonton / supporter / Official dilarang keras :

a) Membawa dan mengkonsumsi NARKOBA.

b) membuat kegaduhan / keributan yang dapat mengganggu jalannya pertandingan.

Pelanggaran terhadap ketentuan ini dapat dikenakan sangsi berupa :

a) Untuk Pegulat - Peringatan keras - Dinyatakan kalah

- Didiskualifikasi untuk seluruh pertandingan - Diskors

(46)

Technical Handbook Cabang Olahraga

42

b) Untuk Official - Peringatan keras

- Tidak diakui lagi sebagai Official - Diskros

c) Untuk penonton / supporter:

- Peringatan keras

- Dikeluarkan dari Hall oleh Petugas Keamanan Pertandingan.

h. Jadual Latihan

Jadual latihan bagi Tim Daerah-daerah diatur oleh Panitia Pelaksana.

i. Protes

1. Protes diajukan kepada Ketua Pertandingan oleh Team Manager yang bersangkutan.

2. Protes diajukan 5 [lima] menit seusainya pertandingan pada Kelas yang dipertandingkan secara tertulis.

3. Protes dianggap sah apabila disertai dengan uang protes sebesar Rp 25.000.000.- [ Dua Puluh Lima juta rupiah]

4. Jawaban atas protes yang diajukan akan disampaikan oleh Ketua Pertandingan kepada Team Manager berkenaan secara tertulis. Keputusan Ketua Panitia Pertandingan tidak dapat diganggu gugat.

5. Acara / jadual kegiatan terlampir.

(47)

43

JADWAL KEGIATAN CABANG OLAHRAGA GULAT PEKAN OLAHRAGA PELAJAR DAERAH ( POPDA ) X JAWA BARAT

BANDUNG, 22 - 24 JUNI 2014

TGL JAM KEGIATAN

TEMPAT

21 11.00 s/d 14.00

Pemeriksaan Kesehatan Untuk Semua Gaya dan Penimbangan Berat Badan dan Pengambilan Undian untuk Gaya Greco Putra (GR) : 46-50-54- 58-63-69 Kg.

GORGulat Pajajaran Bandung 22 8.30 s/d

12.00

Babak Eleminasi Gaya Greco Roman Putra (GR) Kelas : 46-50-54-58-63-69 Kg.

GOR Gulat Pajajaran Bandung 12.00 - 12.30 Penimbangan Berat Badan dan Pengambilan

Undian untuk Gaya Bebas Putri (FW) Kelas : 46- 52-60 Kg dan Gaya Bebas Putra (FS) Kelas : 42- 50-58-69 Kg.

14.00 s/d 17.00

Babak Final dan UPP Gaya Grego Roman (GR) Kelas :

46-50-54-58-63-69 Kg.

23 8.30 s/d 12.00

Babak Eleminasi Gaya Bebas Putri (FW) Kelas : 46-52-60 Kg dan Gaya Bebas Putra (FS) Kelas : 42-50-58-69 Kg.

GOR Gulat Pajajaran Bandung 12.00 - 12.30 Penimbangan Berat Badan dan Pengambilan

Undian untuk Gaya Bebas Putri (FW) Kelas : 49- 56 Kg dan

Gaya Bebas Putra (FS) Kelas : 46-54-63-76-85 Kg.

14.00 s/d 17.00

Babak Final dan UPP Gaya Bebas Putri (FS) Kelas :

46-52-60 Kg dan Gaya Bebas Putra (FS) Kelas : 42-50-58-69 Kg.

24 8.30 s/d 12.00

Babak Eleminasi Gaya Bebas Putri (FW) Kelas : 49-56 Kg dan Gaya Bebas Putra (FS) Kelas : 46-

54-63-76-85 Kg. GOR Gulat

Pajajaran Bandung 14.00 s/d

17.00

Babak Final dan UPP Gaya Bebas Putri (FS) Kelas :

49-56 Kg dan Gaya Bebas Putra (FS) Kelas : 46- 54-63-76-85 Kg.

(48)

Technical Handbook Cabang Olahraga

44

CABANG OLAHRAGA

JUDO

(49)

45

I. JUDO

1. Pertemuan Teknik Hari : Jum‟at Tanggal : 20 Juni 2014 Waktu : 14.00 – Selesai

Tempat : SMAN 5 Bandung, Jl. Belitung Bandung

2. Pertandingan

Hari : Minggu – Selasa Tanggal : 22 – 24 Juni 2014 Waktu : 08.00 – Selesai

3. Tempat

Tempat Pertandingan Judo dilaksanakan di : Gedung Judo Institut Bandung (JIB) Jl. Emong 19 Bandung.

4. System Pertandingan

System Pertandingan cabang olahraga Judo pada POPDA X Tahun 2014 Jawa Barat menggunakan Single Repecharge.

5. Waktu pertandingan :

Waktu pertandingan adalah 4 menit untuk perorangan putra dan putri, atau nilai Ippon serta Golden score jika nilai sama.

6. Perwasitan :

a. Perwasitan dilaksanakan sesuai dengan peraturan IJF

b. Wasit yang memimpin pertandingan adalah Wasit dari Pengprov PJSI Jawa Barat.

7. Peserta :

a. Pejudo harus anggota Pengprov PJSI Jawa Barat. Dan bersekolah di wilayah Provinsi Jawa Barat.

b. Kelahiran maksimal tahun 1997

c. Setiap Dinas Kota/Kabupaten diperkenankan mengikut sertakan 1 (satu) orang Pejudo untuk tiap kelas.

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Fenomena tersebut menjelaskan bahwa atlet pelajar di SMA Olahraga Jawa Timur yang tidak memiliki keyakinan (self-efficacy) untuk dapat menjalankan perannya sebagai

Puji syukur kepada Allah SWT, atas rahmat-Nya saya dapat menyelesaikan karya tulis ilmiah yang berjudul “Perbandingan Parameter Fungsi Paru Atlet Putra Cabang Olahraga

Antara Kecerdasan Emosional dengan Rasa Empati atlet Pada Cabang Olahraga Sepakbola di Jawa Barat" ini beserta seluruh isinya adalah benar- benar karya saya sendiri

Tujuan dari penelitian ini secara umum adalah efektifitas tehnik guntingan atlet kategori tanding pada pekan olahraga pelajar daerah cabang pencak silat 2019, sedangkan secara

pada penelitian adalah atlet sepak bola. POPDA Kab Sumenep

dilakukan dalam perekrutan atlet di Pemusatan Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLOP) sepak takraw Jawa Tengah sudah berjalan dengan baik, dengan adanya

Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) merupakan kegiatan olahraga yang diadakan oleh Pemerintah Daerah Tingkat I Jawa Tengah yang diikuti oleh berbagai Daerah Kabupaten atau

5.3.5 Setiap Ofisial di dalam PON-XIX Tahun 2016 ini sedapat mungkin adalah seorang Atlet yang telah mengetahui dan memahami setiap peraturan PERKEMI dan peraturan