• Tidak ada hasil yang ditemukan

[Direktorat Jenderal Anggaran, Departemen Keuangan RI]

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "[Direktorat Jenderal Anggaran, Departemen Keuangan RI]"

Copied!
85
0
0

Teks penuh

(1)

2011 

       

APLIKASI SBK 2011 

[Direktorat Jenderal Anggaran, Departemen Keuangan RI] 

(2)

PENDAHULUAN

Undang-Undang Nomor 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara, Pasal 14 ayat (1) dan (2) menyebutkan bahwa dalam penyusunan Rencana Kerja Anggaran dan Kementerian Negara/Lembaga disusun berdasarkan prestasi kerja yang akan dicapai. Selanjutnya dalam pasal 7 ayat (4) PP Nomor 21 Tahun 2003 dinyatakan bahwa Menteri Keuangan menetapkan standar biaya, baik yang bersifat umum maupun yang bersifat khusus bagi Pemerintah Pusat setelah berkoordinasi dengan Kementerian Negara/Lembaga terkait.

Standar Biaya Khusus (SBK) adalah standar biaya yang diperlukan untuk menghasilkan sebuah keluaran terhadap kegiatan yang khusus dilaksanakan oleh Kementerian Negara/Lembaga tertentu dan/atau di wilayah tertentu.

Salah satu pendekatan dalam penyusunan SBK adalah penganggaran berbasis kinerja, yaitu penyusunan anggaran yang dilakukan dengan memperhatikan keterkaitan antara pendanaan dengan keluaran (output) dan hasil (outcome) yang diharapkan, termasuk efisiensi dalam pencapaian hasil dan keluaran.

Dalam rangka mendukung pelaksanaan penyusunan Standar Biaya Khusus (SBK) yang baik dan sesuai dengan Petunjuk Penyusunan Standar Biaya Khusus (SBK), maka dibuatlah Aplikasi Standar Biaya Khusus (Aplikasi SBK).

Tata cara penggunaan Aplikasi Standar Biaya Khusus (SBK) terdapat dalam Buku Petunjuk Operasional Aplikasi Standar Biaya Khusus (SBK) ini.

(3)

PETUNJUK UMUM

Aplikasi Standar Biaya Khusus (SBK) merupakan software aplikasi komputer yang dibuat sebagai sarana alat bantu bagi Kementerian Negara/Lembaga untuk menghasilkan Standar Biaya Khusus (SBK) yang baik, sesuai dengan Petunjuk Penyusunan Standar Biaya Khusus (SBK) dan dapat diintegrasikan dalam Aplikasi Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKAKL).

TUJUAN DAN MANFAAT

Aplikasi Standar Biaya Khusus (SBK) dibuat dengan tujuan sebagai berikut : 1. Mengidentifikasi permasalahan yang muncul pada saat penyusunan Standar

Biaya Khusus (SBK) dengan melakukan penyempurnaan menu (content) Standar Biaya Khusus (SBK) dalam Aplikasi Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKAKL).

2. Mengidentifikasi kegiatan-kegiatan spesifik yang ada pada masing-masing Kementerian Negara/Lembaga.

3. Memberikan standarisasi biaya dalam pencapaian suatu output yang menjadi Standar Biaya Khusus (SBK).

Manfaat yang diharapkan atas penerapan Aplikasi Standar Biaya Khusus (SBK) adalah :

1. Mempercepat proses penyampaian usulan Standar Biaya Khusus (SBK) dari Kementerian Negara/Lembaga kepada Kementerian Keuangan cq Direktorat Jenderal Anggaran.

2. Mempermudah Kementerian Negara/Lembaga dalam menyusun Standar Biaya Khusus (SBK).

3. Mempermudah penyimpanan data Standar Biaya Khusus (SBK).

(4)

4. Mempermudah Kementerian Negara/Lembaga dalam menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKAKL).

5. Menyeragamkan format Standar Biaya Khusus (SBK).

UNIT PENGGUNA

Pada prinsipnya, seluruh unit pada Kementerian Negara/Lembaga dapat menggunakan aplikasi ini. Namun demikian, Pimpinan Sekretariat suatu instansi dapat menunjuk penanggung jawab pelaksanaan penyusunan Standar Biaya Khusus (SBK) pada Kementerian Negara/Lembaga.

Selanjutnya, penanggung jawab penyusunan Standar Biaya Khusus (SBK) yang telah ditunjuk tersebut dapat mengkoordinasikan dan menetapkan langkah- langkah teknis lebih lanjut dan mengkoordinasikan pelaksanaan kegiatan dimaksud ke seluruh satker atau instansi vertikal di bawahnya apabila diperlukan.

DOKUMEN YANG DIPERLUKAN

Dokumen yang perlu disiapkan dan dipenuhi oleh masing-masing Kementerian/Lembaga sebagai dokumen pendukung penggunaan Aplikasi Standar Biaya Khusus sekurang-kurangnya adalah:

• Kerangka Acuan Kerja (KAK) kegiatan yang diusulkan.

• Rincian Anggaran Biaya (RAB).

• Data Pendukung Lainnya yang mengacu pada Standar Biaya Umum (SBU) dan data yang bisa dipertanggungjawabkan.

(5)

KEBUTUHAN HARDWARE & SOFTWARE

Kebutuhan minimum Hardware untuk menjalankan aplikasi Standar Biaya Khusus adalah sebagai berikut :

1) Prosesor Intel Pentium II, AMD, VIA atau yang bersesuaian;

2) Memori RAM 256 MB;

3) Ruang kosong Harddisk 23 MB;

4) Printer Deskjet, Inkjet atau Laserjet.

Kebutuhan minimum Software untuk menjalankan aplikasi Standar Biaya Khusus adalah sebagai berikut :

1) Sistem Operasi Microsoft Windows 98, 2000, ME, Vista, Windows 7;

2) Software tambahan untuk printer ( biasanya disediakan bersama printer).

INSTALASI APLIKASI

Langkah langkah untuk melakukan Instalasi

(6)

INSTALASI APLIKASI

 Jika kita menggunakan CD Instalasi, masukkan cd ke dalam CD ROOM.

Jika kita sudah meng-copy ke harddisk komputer kita, buka windows explorer seperti gambar di atas. Ada 2 file yang harus diinstall (jika sebelumnya komputer kita sudah pernah instal aplikasi berbasis Visual Foxpro. Jika komputer kita baru sama sekali cari RunTime dari aplikasi sebelumnya).

 Klik 2 kali pada INSTALL_SBK_APL. (tidak harus berurutan yang mana lebih dulu).

(7)

 Muncul layar informasi instalasi Aplikasi SBK versi 3.0. tekan tombol LANJUT.

 Muncul layar dimana kita akan menempatkan aplikasi SBK 2011. default akan mengarah di C:\SBK11. jika kita akan menginstal di lain tempat, klik tombol BROWSE, arahkan di direktori yang kita inginkan. Jika sudah tekan tombol LANJUT.

(8)

 Muncul layar dimana kita akan membuat shortcut program pada Start Menu untuk mempermudah pemanggilan aplikasi. Tekan tombol LANJUT.

 Muncul layar dimana kita akan membuat icon shortcut tambahan pada desktop untuk mempermudah pemanggilan aplikasi. Tekan tombol LANJUT.

(9)

 Muncul layar dimana ada konfirmasi jika kita siap untuk melakukan instalasi dengan informasi yang ditunjukkan di layar. Tekan tombol INSTALL.

 Setelah proses instalasi selesai, klik tombol SELESAI.

(10)

INSTALASI DATABASE

Setelah instalasi program selesai, selanjutnya lakukan instalasi database.

 Klik 2 kali pada INSTALL_SBK_DB

 Muncul layar informasi instalasi Database SBK versi 3.0. tekan tombol LANJUT.

(11)

 Muncul layar dimana kita akan menempatkan database SBK 2011. default akan mengarah di C:\SBK11. jika kita akan menginstal di lain tempat, klik tombol BROWSE, arahkan di direktori yang kita inginkan (harus sama dengan lokasi aplikasi). Jika sudah tekan tombol LANJUT.

 Muncul layar dimana kita akan membuat icon shortcut tambahan pada desktop untuk mempermudah pemanggilan aplikasi. Tekan tombol LANJUT.

(12)

 Muncul layar dimana ada konfirmasi jika kita siap untuk melakukan instalasi dengan informasi yang ditunjukkan di layar. Tekan tombol INSTALL.

 Setelah proses instalasi selesai, klik tombol SELESAI.

(13)

PETUNJUK PENGOPERASIAN

PROSEDUR LOGIN

(14)

Untuk memulai aplikasi kita bisa panggil Aplikasi SBK2011 dengan 2 cara. Bisa dari desktop, cari icon Aplikasi SBK 2011. Bisa juga dari Start Menu. Cari icon Aplikasi SBK 2011. Klik pada icon tersebut.

Setelah itu akan muncul menu pengisian user id dan password Aplikasi Standar Biaya seperti gambar di bawah ini.

Masukkan :

User Id : sb (huruf kecil), tekan enter Password : sb (huruf kecil), tekan enter Kemudian kursor pada posisi Login, tekan ENTER

(15)

Layar yang akan muncul seperti yang terlihat di bawah ini

Yang perlu diperhatikan dalam menu utama Aplikasi Standar Biaya Khusus : User : sb (pojok kiri bawah)

Direktori Aplikasi : cek tempat aplikasi diinstal (pojok kiri bawah) Tanggal Aplikasi : cek tanggal aplikasi yang terbaru (pojok kiri bawah) Tahun Aplikasi : 2011 (tengah bawah)

Jika status aplikasi di atas sudah sesuai maka aplikasi siap untuk dipakai.

(16)

PROSEDUR PENGOPERASIAN

Menu utama pada pojok kiri atas terdapat menu SBK Total Biaya, SBK Indeks Biaya, Kerangka Acuan Kerja, Referensi, Utiliti dan Keluar.

Sedikit memberikan pengertian untuk SBK Total Biaya dan SBK Indeks Biaya perekamannya sama persis tetapi penggunaannya yang berbeda. SBK Total Biaya dipakai jika akan digunakan sebagai standar biaya dari total pagu yang akan dipakai. Artinya jumlah yang tertera dalam SBK Total Biaya itulah yang akan menjadi total pagu yang direncanakan.

Sedangkan untuk SBK Indeks Biaya dipakai sebagai indeks biaya satuan. Artinya apa yang tertera dalam indeks nantinya di RKAKL akan dikalikan lagi dalam penggunaannya. Misal di indeks merupakan 1 satuan kegiatan, jika nanti di RKAKL akan dibuat 5 kegiatan, maka akan dikalikan sebanyak 5 kali.

(17)

 SBK Total Biaya o Rekam SBK

Kementerian/Unit

Untuk merekam data belanja yang akan menjadi standar biaya khusus, kita harus menentukan kementerian, unit organisasi. Pertama kali merekam kita harus mencari kode kementerian/unit di referensi. Untuk memilihnya klik pada tombol dalam lingkaran merah untuk mencari referensi kementerian/unit. Setelah menekan tombol dalam lingkaran merah, akan muncul tampilan referensi seperti gambar di atas.

Tampilan yang muncul merupakan semua referensi kementerian/unit.

Untuk mempermudah pencarian kementerian yang kita inginkan, pergunakan isian CARI. Ketikkan kode atau sebagian kata kementerian, maka tampilan di layar sudah akan tersaring sesuai dengan yang kita ketikkan.

Klik 2 kali untuk memilih kementerian yang kita inginkan.

(18)

Kegiatan/Output

Setelah kita mendapat kode kementerian/unit, maka kita akan merekam kegiatan/output. Kita harus memilih kegiatan/output yang akan kita capai.

Klik tombol REKAM KEGIATAN/OUTPUT.

(19)

Klik tombol output seperti gambar di atas untuk mencari kegiatan/output yang akan dilaksanakan.

Untuk memilihnya kita klik 2 kali pada kode atau uraian kegiatan/output yang sesuai. Kemudian layar akan balik ke layar sebelumnya.

Lengkapi isian keterangan SBK. Keterangan SBK diisi tambahan keterangan menyangkut pelaksanaan kegiatan/output yang bersangkutan bila perlu.

Isikan juga volume output yang akan dihasilkan dari kegiatan tersebut.

Di paling bawah ada 2 tombol, yaitu Referensi SBK 2010 dan Data Backup SBK 2010.

(20)

Referensi SBK 2010 :

Jika kita klik tombol REFERENSI SBK 2010 maka di layar akan tampil beberapa uraian SBK tahun 2010. jika kita akan menggunakannya kita pilih dengan memberikan tanda contreng pada kolom paling kanan.

Jika kita kesulitan untuk mencari uraian yang kita maksudkan, kita bisa mempergunakan fasilitas CARI. Ketikkan sebagian dari uraian yang kita cari, maka di layar akan tampil seperti yang kita ketikkan.

Jika sudah ketemu beri tanda contreng di kolom paling kanan kemudian tekan tombol OK. Kemudian akan kembali ke layar pengisian kegiatan/output, klik tombol OK

(21)

Data Backup SBK 2010 :

Kemudian kita tekan tombol OK. Maka di layar akan tampil seperti gambar di bawah ini

Jika kita mempunyai data backup dari SBK 2010, kita bisa memakai sebagai data sumber yang ditransfer ke SBK 2011.

Klik tombol yang dilingkari.

(22)

Pilih file hasil backup dari aplikasi SBK 2010 dengan klik pada file backup yang dikehendaki. Klik pada tombol PILIH FILE BACKUP.

Pilih salah satu SBK atau beberapa SBK yang akan dimasukkan. Jika mengalami kesulitan dalam pencarian SBK di tahun 2010, pergunakan isian CARI. Ketikkan sebagian uraian SBK, maka akan tersaring di layar sehingga akan lebih mudah dalam mencari uraian yang dikehendaki.

Jika sudah ketemu uraian SBK yang dikehendaki, beri tanda contreng pada kolom paling kanan. Untuk memprosesnya klik tombol OK.

(23)

Sub Output

Setelah kita mendapatkan kegiatan/output, maka kita harus merekam Sub Output. Sub Output sifatnya opsional. Walaupun sifatnya opsional tetapi untuk keperluan sistem kita tetap harus menggunakan tingkatan sub output walaupun kita tidak memerlukan sub output.

Untuk merekam sub output, tempatkan kursor pada output seperti ditunjukkan pada tanda panah. Otomatis akan timbul tombol REKAM SUB OUTPUT seperti terlihat dalam lingkaran.

Klik tombol REKAM SUB OUTPUT.

Jika kita tidak memerlukan sub output, kita klik tombol TANPA SUB OUTPUT maka otomatis sub output akan diberikan kode dan uraiannya diberikan uraian TANPA SUB OUTPUT.

(24)

Jika kita akan memerlukan sub output, masukkan kode sub output (bebas) dan uraian sub output. Kode sub output 3 digit.

Untuk memproses klik tombol OK.

Komponen

Setelah merekam sub output, kita harus merekam komponen.

Tempatkan kursor pada sub output seperti ditunjukkan anak panah.

Maka otomatis akan ada tombol REKAM KOMPONEN di atas seperti ditunjukkan dalam lingkaran.

Klik pada tombol REKAM KOMPONEN.

(25)

Masukkan kode komponen. Komponen 001 untuk belanja pegawai dan komponen 002 untuk keperluan operasional perkantoran. Untuk SBK kita bisa menggunakan mulai kode 011 sampai dengan 999.

Isikan kode komponen mulai dari 011 sampai dengan 999. Lengkapi uraian komponen. Sifat biaya otomatis akan diberikan sebagai pendukung.

Jika sudah selesai klik tombol OK.

Sub Komponen

Setelah kita mendapatkan komponen, maka kita harus merekam Sub Komponen. Sub Komponen sifatnya opsional. Walaupun sifatnya opsional tetapi untuk keperluan sistem kita tetap harus menggunakan tingkatan sub komponen walaupun kita tidak memerlukan sub komponen.

Untuk merekam sub komponen, tempatkan kursor pada komponen seperti ditunjukkan pada tanda panah. Otomatis akan timbul tombol REKAM SUB KOMPONEN seperti terlihat dalam lingkaran.

Klik tombol REKAM SUB KOMPONEN.

(26)

Jika kita tidak memerlukan sub komponen, kita klik tombol TANPA SUB KOMPONEN maka otomatis sub komponen akan diberikan kode dan uraiannya diberikan uraian TANPA SUB KOMPONEN.

Jika kita akan memerlukan sub komponen, masukkan kode sub komponen (bebas) dan uraian sub komponen. Kode sub komponen 2 digit bisa terdiri dari alpabet atau numerik atau campuran.

Untuk memproses klik tombol OK.

Akun

Setelah merekam sub komponen, kita harus merekam akun.

(27)

panah. Maka otomatis akan ada tombol REKAM AKUN di atas seperti ditunjukkan dalam lingkaran.

Klik pada tombol REKAM AKUN.

Masukkan kode akun. Klik tombol seperti dalam lingkaran untuk mencari kode akun.

(28)

Dalam pencarian kode akun sudah dikelompokkan dalam 3 jenis belanja, belanja barang, belanja modal dan bantuan sosial. Jika kita akan mengambil akun dari belanja modal, maka kita klik radio button belanja modal. Maka akun-akun belanja modal saja yang akan tampil.

Pilih akun yang dikehendaki. Jika kesulitan dalam pencariaannya, pergunakanlah isian CARI. Masukkan kode atau uraian akunnya.

Jika sudah ketemu klik 2 kali pada akun yang dikehendaki.

Setelah selesai tekan tombol OK.

Detil

Untuk merekam detil, tempatkan kursor pada posisi Akun seperti ditunjukkan tanda panah. Maka akan muncul tombol Rekam Detil seperti ditunjukkan dalam lingkaran.

Klik tombol REKAM DETIL.

(29)

Pada bagian perekaman detil kita bisa mengelompokkan beberapa detil dengan menggunakan Header. Tingkatan header yang dapat dipakai adalah 2 level, yaitu header level1 dan header level2.

Jika kita akan membuat header masukkan uraian header pada kolom yang panjang. Kemudian pada kolom sebelah kanan ada keterangan H=header. Isi kolom tersebut dengan huruf H, maka isian tadi akan menjadi header level1.

Jika kita masih ingin membuat header level2, tempatkan kursor pada header level1. lakukan langkah dari awal yaitu menekan tombol REKAM DETIL. Isi kolom yang panjang dengan uraian header level2.

isikan juga kolom paling kanan dengan huruf H. Maka uraian tadi akan dijadikan header level2.

Untuk merekam detil di header level2, tempatkan kursor pada header level2. klik tombol REKAM DETIL. Masukkan uraian detilnya.

Kosongkan kolom H=header. Setelah kursor ada di Volkeg, masukkan volume kegiatannya. Lengkapi kolom Satkeg dengan satuan kegiatannya. Isi harga satuan sesuai aturan yang berlaku. Kolom jumlah akan terisi secara otomatis. Jika sudah selesai tekan tombol OK.

Jika kita memerlukan perhitungan volume kegiatan yang lebih panjang, tempatkan kursor pada Volkeg. Tekan tombol ESC (Escape)

(30)

maka akan muncul kolom perhitungan yang lebih lengkap.

Pergunakanlah kolom-kolom tersebut seperlunya.

SBU

Dalam merekam detil, kita bisa bebas merekam apa saja sebagai usulan SBK. Jika kita akan menggunakan SBU menjadi SBK maka kita bisa klik tombol SBU di sebelah kanan.

Referensi SBU akan ditampilkan. Kita pilih salah satu SBU yang kita kehendaki dengan klik uraian SBU. Jika masih ada uraiannya klik 2kali pada uraiannya atau tunjuk uraian yang akan dipilih dan tekan tombol PILIH di pojok kanan bawah.

(31)

Lengkapi isian Volkeg dengan volume kegiatan yang direncanakan.

Untuk satuan kegiatan, harga satuan dan jumlah sudah otomatis terisi untuk SBU. Setelah lengkap klik tombol OK.

Khusus untuk SBU maka hasilnya harga satuan akan berwarna hijau yang menandakan bahwa detil tersebut diambil dari SBU sehingga tidak usah dibahas atau dicek lagi.

Untuk melanjutkan perekaman, jika kita akan membuat header level 1 yang kedua maka kursor kita tempatkan di header level1 yang sudah ada. Klik tombol REKAM DETIL. Buat header level1 yang kedua.

Sama caranya jika kita akan membuat header level2 yang kedua.

Tempatkan kursor pada header level2 yang telah ada. Klik tombol REKAM DETIL. Buat header level2 yang kedua.

(32)

Fasilitas lain

Di tingkatan manapun, kita bisa menggunakan mouse klik kanan. Maka akan muncul tampilan seperti gambar di atas. Beda tingkatan maka isi dari tampilan akan berbeda sesuai dengan tingkatan data.

Sisip detil : yaitu menyisipkan detil di antara detil yang sudah dibuat.

Rekam detil : sama dengan kita menekan tombol rekam detil di atas.

Ubah : merubah detil yang sudah kita rekam Hapus : menghapus detil yang sudah kita rekam Simpan : menyimpan detil yang sudah kita rekam Item

(33)

Dalam item ada beberapa sub menu.

Jadikan Detil/Batal Header : header yang sudah kita buat bisa kita jadikan header tanpa kita harus menghapus terlebih dahulu

Jadikan Header 1 : Detil yang sudah kita buat bisa kita jadikan sebagai header level1

Jadikan Header 2 : Detil yang sudah kita buat bisa kita jadikan sebagai header level2

Jadikan Detil semua item di Akun ini : menjadikan semua yang ada dalam satu akun menjadi detil semua. Header yang sudah terekam akan menjadi detil semua.

Tayangan s.d komponen : di layar akan ditampilkan hanya sampai level komponen. Di bawah komponen tidak akan ditampilkan

Tayangkan Isi Komponen ini : akan menayangkan sampai detil pada komponen yang ditunjuk

Tayang Semua : akan menayangkan semua yang ada dalam data, tidak ada yang disembunyikan.

(34)

Tandai Data Sampah : ini merupakan utiliti untuk membantu kita membersihkan data sampah. Data sampah ini tidak mempunyai induk.

Data ini harus kita hapus.

Shortcut

Tombol ini untuk menampilkan tayangan sampai dengan komponen saja atau menayangkan semua data yang ada.

Tombol ini untuk edit data. Klik pada level data yang akan diedit.

Kemudian klik tombol ini. Maka akan muncul layar edit pada level yang telah kita tunjuk.

(35)

Tombol ini untuk menghapus data. Beri tanda contreng pada kolom paling kanan yang akan dihapus. Klik tombol ini untuk menghapus.

Tombol ini untuk mengcopy data. Beri tanda contreng pada kolom paling kanan yang akan dicopy. Klik tombol ini untuk mengcopy.

Tombol ini untuk mem-paste data. Tempatkan kursor di bagian yang akan di-paste.. Klik tombol ini untuk mem-paste.

Tombol ini untuk membatalkan perintah terakhir (Undo).

(36)

Tombol ini untuk mencetak kertas kerja.

Tombol ini untuk menyimpan hasil perekaman.

Tombol ini untuk keluar dari layar perekaman.

(37)

o Cetak SBK

Setelah data SBK direkam, untuk mencetaknya kita memakai sub menu ke 2 yaitu cetak SBK. Klik CETAK SBK, maka akan muncul layar pencetakan SBK seperti gambar di bawah ini

Kementerian : Isi kode kementerian dengan klik tombol disamping isian. Kode kementerian yang sudah ada datanya saja yang akan muncul. Klik uraiannya untuk memilih.

Unit : Isi kode unit dengan klik tombol disamping isian. Kode unit yang sudah ada datanya saja yang akan muncul. Klik uraiannya untuk memilih. Isikan 00 jika akan mencetak seluruh unit eselon I.

Kegiatan : Isi kode kegiatan dengan klik tombol disamping isian.

Kode kegiatan yang sudah ada datanya saja yang akan muncul.

Klik uraiannya untuk memilih. Isikan 0000 jika akan mencetak seluruh kegiatan.

Kode SBK : Kode SBK antara 01 s.d. 99. jika kita akan mencetak kode SBK tertentu isikan kode SBK nya.

(38)

Kertas Kerja SBK Total : Cetak Kertas Kerja SBK Total akan tercetak secara otomatis, jika kita tidak menghendakinya klik tombol tersebut untuk menghilangkan tanda pencetakannya.

Rekapitulasi SBK : Cetak Rekapitulasi SBK akan tercetak secara otomatis, jika kita tidak menghendakinya klik tombol tersebut untuk menghilangkan tanda pencetakannya.

Nomor Surat : Isi nomor surat pengusulan SBK.

Tanggal : Isi tanggal surat pengusulan SBK.

Uraian Jabatan 1 : Isi uraian jabatan penandatangan SBK

Uraian Jabatan 2 : Jika uraian jabatan 1 kurang, bisa mempergunakan uraian jabatan 2.

Nama : Isi nama dengan nama pejabat penandatangan NIP : Isi nip dengan nip pejabat penandatangan

Tombol Tayang : Klik tombol tayang jika kita ingin menayangkan di layar saja

Tombl Cetak : Klik tombol cetak jika kita ingin mencetak ke printer Tombol Keluar : klik tombol keluar jika kita ingin membatalkan pencetakan dan keluar.

(39)

Untuk cetak ke printer muncul menu ke printer seperti gambar di bawah ini

Select printer, pilih printer yang dikehendaki atau dipakai dalam pencetakan.

Page Range, untuk menentukan apakah akan dicetak semua atau sebagian saja. Untuk cetak semua, pilihan ada di ALL. Jika kita menghendaki untuk mencetak pada halaman tertentu saja, klik pada pilihan PAGES, maka kita harus mengisikan halaman berapa yang akan kita cetak. Jika kita akan mencetak beberapa halaman maka kita bisa menuliskan halaman awal sampai halaman akhir yang kita kehendaki. Contoh 5-9, berarti kita akan mencetak dari halaman 5 sampai dengan halaman 9.

Number of copies, secara default tertulis 1. untuk mencetak beberapa copy, kita bisa merubah nilainya dengan mengetikkan jumlah copy atau cetakan yang kita mau. Misal kita akan mencetak rangkap 4 berarti kita harus merubah angka 1 menjadi 4.

(40)

Collate, jika kita mencetak lebih dari 1 copy, maka kita diberi pilihan untuk mencetak berurutan dulu dari halaman 1 sampai halaman terakhir, baru mencetak copy ke dua dari halaman 1 sampai halaman terakhir atau mencetak halaman 1 beberapa copy baru mencetak halam 2 beberapa copy dan seterusnya. Untuk mengatur hal tersebut kita contreng pilihan Collate.

Setelah printer siap, klik tombol PRINT.

 SBK Indeks Biaya

Untuk SBK Indeks Biaya, perekamannya sama persis dengan SBK Total Biaya.

Bedanya dengan SBK Total biaya adalah di penggunaannya. SBK Total biaya digunakan apabila kita menghendaki apa yang kita tuangkan dalam SBK merupakan angka pagu total yang akan langsung kita ambil di aplikasi RKAKL 2011 apa adanya data. Misal di SBK Total Biaya tercantum jumlah pagu Rp. 100.000,00 maka jika diambil di aplikasi RKAKL 2011 jumlahnya sama, yaitu Rp. 100.000,00.

Sedangkan di SBK Indeks Biaya tidak seperti itu. Dalam perekaman di SBK Indeks Biaya kita hanya merekam indeksnya saja. Misal satu kegiatan memerlukan biaya Rp 100.000,00. maka di SBK Indeks Biaya kita tuliskan satu kegiatan satuan biayanya Rp 100.000,00. setelah dipakai di aplikasi RKAKL 2011 dalam perencanaan 1 tahun memerlukan 5 kegiatan. Maka di RKAKL 2011 volume kegiatannya diisi 5. sehingga dengan harga satuan Rp 100.000,00 maka jumlah totalnya Rp 500.000,00. sedangkan di SBK Total Biaya tidak bisa diperlakukan seperti itu. Jika di SBK Total Biaya tercantum Rp 100.000,00 di Rkakl 2011 tetap Rp 100.000,00.

SBK Total Biaya :

(41)

VOLUME KEGIATAN

SATUAN KEGIATAN

HARGA SATUAN

JUMLAH

SBK Total Biaya

1 KEG 100.000 100.000

RKAKL2011 1 KEH 100.000 100.000

SBK Indeks Biaya

1 KEG 100.000 100.000

RKAKL2011 5 KEG 100.000 500.000

 Kerangka Acuan Kerja

Kerangka Acuan Kerja yang dulunya kita sebut sebagai Term of Reference (TOR), diaplikasi SBK 2011 sudah diaplikasikan. Aplikasi ini untuk

(42)

mempermudah dan membakukan bentuk kerangka kerja. Kerangka Acuan Kerja sifatnya fleksibel. Jika kita sudah membuat di Microsoft Word, kita bisa memasukkan ke aplikasi tanpa harus merekam lagi. Jadi jangan khawatir aplikasi ini akan mempersulit.

Untuk membuat Kerangka kerja kita harus mengisi parameter yang diperlukan.

K L – Unit : masukkan kode kementerian/unit. Klik tombol disamping kanan. Cari kementerian yang sesuai.

Pergunakanlah isian CARI untuk mencari kode atau nama kementerian/unit.

Output : masukkan kode output. Kode output akan otomatis mendapatkan kode program, kegiatan dan output.

(43)

Pergunakanlah isian CARI untuk mencari kode atau uraian output

Setelah semua kode terisi kit klik tombol TEMPLATE KAK. Maka akan muncul template atau bentuk baku dari kerangka acuan kerja seperti

(44)

gambar di atas. Kita bisa melakukan pengetikkan seperti layaknya di Microsoft Word.

Kita kita tidak nyamam merekam di aplikasi ini, kita bisa mengekspor bentuk baku ini ke Microsoft Word dengan menekan tombol seperti gambar lingkaran di atas. Selanjutnya kita bisa merekam di Microsoft Word dengan bentuk baku yang sudah dibuatkan di aplikasi.

Jika kita sudah membuat kerangka acuan kerja di Microsoft Word, kita tidak usah merekam lagi di aplikasi SBK 2011. Kita bisa mengambil file yang sudah kita buat untuk dimasukkan di aplikasi ini. Caranya klik tombol seperti dalam lingkaran.

(45)

Cari file dari Microsoft Word. Klik filenya kemudian tekan tombol OK.

(46)

 Referensi

Menu selanjutnya adalah menu referensi. Menu ini terdiri dari dua sub menu, Tabel Referensi dan User.

- Tabel Referensi

Tabel referensi terdiri dari banyak tabel. Tabel-tabel ini digunakan untuk mengecek kelengkapan isi dari setiap referensi. Tabel ini sifatnya sudah pasti, tinggal pakai.

(47)

a. Kementerian – Unit

Klik pada Kementerian-Unit, maka akan muncul tampilan seperti gambar di atas. Kita bisa mengecek kelengkapan semua kementerian.

Tombol Tayang untuk menayangkan seluruh kementerian dalam bentuk laporan.

Tombol Cetak untuk mencetak seluruh kementerian ke printer.

Tombol Keluar untuk keluar dari menu referensi.

Jika kita ingin melihat lebih dalam lagi sampai kementerian-unit maka kita bisa klik 2 kali pada kementerian yang dimaksud, atau dengan merubah format tampilan pada layar sebelah kiri bawah seperti pada gambar di bawah ini

(48)

Untuk mencari uraian tertentu, pergunakan kolom cari. Ketikkan sebagian dari kata yang hendak dicari, maka di layar akan muncul hasil sesuai yang kita kehendaki.

(49)

b. Lokasi – Kab/Kota

Klik pada Lokasi – Kab/Kota, maka akan muncul tampilan seperti gambar di atas. Kita bisa mengecek kelengkapan semua Lokasi.

Tombol Tayang untuk menayangkan seluruh lokasi dalam bentuk laporan.

Tombol Cetak untuk mencetak seluruh lokasi ke printer.

Tombol Keluar untuk keluar dari menu referensi.

Jika kita ingin melihat lebih dalam lagi sampai lokasi – kab/kota maka kita bisa klik 2 kali pada lokasi yang dimaksud, atau dengan merubah format tampilan pada layar sebelah kiri bawah seperti pada gambar di bawah ini

(50)

Untuk mencari uraian tertentu, pergunakan kolom cari. Ketikkan sebagian dari kata yang hendak dicari, maka di layar akan muncul hasil sesuai yang kita kehendaki.

(51)

c. Satuan Kerja

Klik pada Satuan Kerja, maka akan muncul tampilan seperti gambar di atas. Kita bisa mengecek kelengkapan semua Satuan Kerja.

Tombol Tayang untuk menayangkan seluruh satuan kerja dalam bentuk laporan.

Tombol Cetak untuk mencetak seluruh satuan kerja ke printer.

Tombol Keluar untuk keluar dari menu referensi.

Jika kita ingin memfilter atau menyeleksi satker dari kementerian mana saja yang terlihat, dari unit mana saja, dari lokasi mana saja, jenis satker apa saja, maka kita bisa mempergunakan fasilitas yang ada di sebelah kiri bawah seperti gambar di bawah ini

(52)

Untuk mencari uraian tertentu, pergunakan kolom cari. Ketikkan sebagian dari kata yang hendak dicari, maka di layar akan muncul hasil sesuai yang kita kehendaki.

(53)

d. Program

Klik pada Program, maka akan muncul tampilan seperti gambar di atas.

Kita bisa mengecek kelengkapan semua Program.

Tombol Tayang untuk menayangkan seluruh program dalam bentuk laporan.

Tombol Cetak untuk mencetak seluruh program ke printer.

Tombol Keluar untuk keluar dari menu referensi.

Jika kita ingin memfilter atau menyeleksi program apa saja yang ada di dalam suatu kementerian, maka kita bisa mempergunakan fasilitas yang ada di sebelah kiri bawah seperti gambar di bawah ini

(54)

Untuk mencari uraian tertentu, pergunakan kolom cari. Ketikkan sebagian dari kata yang hendak dicari, maka di layar akan muncul hasil sesuai yang kita kehendaki.

(55)

e. Kegiatan

Klik pada Kegiatan, maka akan muncul tampilan seperti gambar di atas.

Kita bisa mengecek kelengkapan semua Kegiatan.

Tombol Tayang untuk menayangkan seluruh kegiatan dalam bentuk laporan.

Tombol Cetak untuk mencetak seluruh kegiatan ke printer.

Tombol Keluar untuk keluar dari menu referensi.

Jika kita ingin memfilter atau menyeleksi kegiatan apa saja yang ada di dalam suatu kementerian, maka kita bisa mempergunakan fasilitas yang ada di sebelah kiri bawah seperti gambar di bawah ini

(56)

Untuk mencari uraian tertentu, pergunakan kolom cari. Ketikkan sebagian dari kata yang hendak dicari, maka di layar akan muncul hasil sesuai yang kita kehendaki.

(57)

f. Register

Klik pada Register, maka akan muncul tampilan seperti gambar di atas.

Kita bisa mengecek kelengkapan semua Register.

Tombol Tayang untuk menayangkan seluruh register dalam bentuk laporan.

Tombol Cetak untuk mencetak seluruh register ke printer.

Tombol Keluar untuk keluar dari menu referensi.

Untuk mencari uraian tertentu, pergunakan kolom cari. Ketikkan sebagian dari kata yang hendak dicari, maka di layar akan muncul hasil sesuai yang kita kehendaki.

(58)

g. Bagan Akun Standar

Klik pada Bagan Akun Standar, maka akan muncul tampilan seperti gambar di atas. Kita bisa mengecek kelengkapan semua Jenis Belanja Bagan Akun Standar.

Tombol Tayang untuk menayangkan seluruh jenis belanja bagan akun standar dalam bentuk laporan.

Tombol Cetak untuk mencetak seluruh jenis belanja bagan akun standar ke printer.

Tombol Keluar untuk keluar dari menu referensi.

Jika kita ingin melihat lebih dalam lagi sampai ke bagan akun standar maka kita bisa klik 2 kali pada jenis belanja yang dimaksud, atau dengan merubah format tampilan pada layar sebelah kiri bawah seperti pada gambar di bawah ini

(59)

Untuk mencari uraian tertentu, pergunakan kolom cari. Ketikkan sebagian dari kata yang hendak dicari, maka di layar akan muncul hasil sesuai yang kita kehendaki.

(60)

h. Keterangan Akun

Klik pada Keterangan Akun, maka akan muncul tampilan seperti gambar di atas. Kita bisa mengecek kelengkapan semua Jenis Belanja pada Keterangan Akkun.

Tombol Tayang untuk menayangkan seluruh jenis belanja pada keterangan akun dalam bentuk laporan.

Tombol Cetak untuk mencetak seluruh jenis belanja pada keterangan akun ke printer.

Tombol Keluar untuk keluar dari menu referensi.

Jika kita ingin melihat lebih dalam lagi sampai ke bagan akun standar maka kita bisa klik 2 kali pada jenis belanja yang dimaksud, atau dengan merubah format tampilan pada layar sebelah kiri bawah seperti pada gambar di bawah ini

(61)

Untuk mencari uraian tertentu, pergunakan kolom cari. Ketikkan sebagian dari kata yang hendak dicari, maka di layar akan muncul hasil sesuai yang kita kehendaki.

(62)

i. KPPN

Klik pada KPPN, maka akan muncul tampilan seperti gambar di atas. Kita bisa mengecek kelengkapan semua Kanwil Perbendaharaan.

Tombol Tayang untuk menayangkan seluruh Kanwil Perbendaharaan dalam bentuk laporan.

Tombol Cetak untuk mencetak seluruh Kanwil Perbendaharaan ke printer.

Tombol Keluar untuk keluar dari menu referensi.

Jika kita ingin melihat lebih dalam lagi sampai ke KPPN, maka kita bisa klik 2 kali pada Kanwil Perbendaharaan yang dimaksud, atau dengan merubah format tampilan pada layar sebelah kiri bawah seperti pada gambar di bawah ini

(63)

Untuk mencari uraian tertentu, pergunakan kolom cari. Ketikkan sebagian dari kata yang hendak dicari, maka di layar akan muncul hasil sesuai yang kita kehendaki.

(64)

j. Eselon PNS

Klik pada Eselon PNS, maka akan muncul tampilan seperti gambar di atas.

Kita bisa mengecek kelengkapan semua eselon.

Tombol Keluar untuk keluar dari menu referensi.

Untuk mencari uraian tertentu, pergunakan kolom cari. Ketikkan sebagian dari kata yang hendak dicari, maka di layar akan muncul hasil sesuai yang kita kehendaki.

(65)

k. Golongan PNS

Klik pada Golongan PNS, maka akan muncul tampilan seperti gambar di atas. Kita bisa mengecek kelengkapan semua golongan.

Tombol Keluar untuk keluar dari menu referensi.

Untuk mencari uraian tertentu, pergunakan kolom cari. Ketikkan sebagian dari kata yang hendak dicari, maka di layar akan muncul hasil sesuai yang kita kehendaki.

(66)

l. Status Pegawai

Klik pada Status Pegawai, maka akan muncul tampilan seperti gambar di atas. Kita bisa mengecek kelengkapan semua status pegawai.

Tombol Keluar untuk keluar dari menu referensi.

Untuk mencari uraian tertentu, pergunakan kolom cari. Ketikkan sebagian dari kata yang hendak dicari, maka di layar akan muncul hasil sesuai yang kita kehendaki.

(67)

m. Tingakatan Pendidikan

Klik pada Tingkat Pendidikan, maka akan muncul tampilan seperti gambar di atas. Kita bisa mengecek kelengkapan semua tingkat pendidikan.

Tombol Keluar untuk keluar dari menu referensi.

Untuk mencari uraian tertentu, pergunakan kolom cari. Ketikkan sebagian dari kata yang hendak dicari, maka di layar akan muncul hasil sesuai yang kita kehendaki.

(68)

n. Gaji Pokok PNS

Klik pada Gaji Pokok PNS, maka akan muncul tampilan seperti gambar di atas. Kita bisa mengecek kelengkapan semua gaji pokok pns.

Tombol Keluar untuk keluar dari menu referensi.

Untuk mencari uraian tertentu, pergunakan kolom cari. Ketikkan sebagian dari kata yang hendak dicari, maka di layar akan muncul hasil sesuai yang kita kehendaki.

(69)

o. Gaji Pokok Hakim

Klik pada Gaji Pokok Hakim, maka akan muncul tampilan seperti gambar di atas. Kita bisa mengecek kelengkapan semua gaji pokok hakim.

Tombol Keluar untuk keluar dari menu referensi.

Untuk mencari uraian tertentu, pergunakan kolom cari. Ketikkan sebagian dari kata yang hendak dicari, maka di layar akan muncul hasil sesuai yang kita kehendaki.

(70)

p. Gaji Pokok TNI

Klik pada Gaji Pokok TNI, maka akan muncul tampilan seperti gambar di atas. Kita bisa mengecek kelengkapan semua gaji pokok TNI.

Tombol Keluar untuk keluar dari menu referensi.

Untuk mencari uraian tertentu, pergunakan kolom cari. Ketikkan sebagian dari kata yang hendak dicari, maka di layar akan muncul hasil sesuai yang kita kehendaki.

(71)

q. Kelompok Tunjangan

Klik pada Kelompok Tunjangan, maka akan muncul tampilan seperti gambar di atas. Kita bisa mengecek kelengkapan semua kelompok tunjangan.

Tombol Keluar untuk keluar dari menu referensi.

Jika kita ingin melihat lebih dalam lagi sampai ke tunjangan, maka kita bisa klik 2 kali pada kelompok tunjangan yang dimaksud, atau dengan merubah format tampilan pada layar sebelah kiri bawah seperti pada gambar di bawah ini

(72)

Untuk mencari uraian tertentu, pergunakan kolom cari. Ketikkan sebagian dari kata yang hendak dicari, maka di layar akan muncul hasil sesuai yang kita kehendaki.

(73)

r. Tunjangan Papua

Klik pada Tunjangan Papua, maka akan muncul tampilan seperti gambar di atas. Kita bisa mengecek kelengkapan semua tunjangan papua.

Tombol Keluar untuk keluar dari menu referensi.

Untuk mencari uraian tertentu, pergunakan kolom cari. Ketikkan sebagian dari kata yang hendak dicari, maka di layar akan muncul hasil sesuai yang kita kehendaki.

(74)

s. Tunjangan Terpencil

Klik pada Tunjangan Terpencil, maka akan muncul tampilan seperti gambar di atas. Kita bisa mengecek kelengkapan semua tunjangan terpencil.

Tombol Keluar untuk keluar dari menu referensi.

Untuk mencari uraian tertentu, pergunakan kolom cari. Ketikkan sebagian dari kata yang hendak dicari, maka di layar akan muncul hasil sesuai yang kita kehendaki.

(75)

Referensi SBU

Referensi SBU untuk menampilkan apa yang sudah ada di standar biaya umum. Yang tampil pertama kali adalah kelompok besar dari SBU. Kita kita kesulitan dalam pencariannya, pergunakan isian CARI. Ketik sebagian uraian yang kita cari, maka di layar akan muncul sesuai yang kita ketikkan. Jika sudah dapat dan masih ada detilnya lagi maka kita pada uraian yang kita maksudkan.

(76)

User

Perekaman tabel user diperlukan untuk membatasi atau mengatur user siapa saja yang berhak untuk masuk di Aplikasi Standar Biaya.

Klik User maka akan tampil layar seperti gambar di bawah ini

Untuk merekam user, klik pada tombol REKAM. Isikan user name dengan kata yang mudah diingat. Isikan password dengan kode yang mudah diingat.

Setelah selesai, klik tombol SIMPAN.

Untuk merubah password, tunjuk user id yang akan dirubah passwornya.

Kemudian tekan tombol UBAH. Isikan password yang baru. Setelah selesai klik tombol SIMPAN.

Untuk menghapus user yang sudah ada, tunjuk user yang akan dihapus.

Klik tombol HAPUS. Kemudian akan ada pertanyaan konfirmasi untuk meyakinkan kita. Jawab dengan YA untuk menghapus.

Untuk keluar dari menu USER, klik tombolk KELUAR.

(77)

 Utiliti

o Backup Data SBK Total Biaya

Backup data adalah untuk mengambil data dari SBK Total Biaya ke media lain. Fasilitas ini berfungsi untuk menyelamatkan data jika komputer kita rusak atau kita akan membawa data ke unit lain.

Tahun Anggaran : sudah terisi otomatis 2011

Tujuan Backup : sudah terisi otomatis di c:\Backup_SB_2011. data hasil backup akan ditempatkan di folder ini. Jika kita akan menempatkan hasil backup di tempat lain maka kita klik tombol paling kanan dan arahkan ke tempat yang akan kita tuju.

Pilih data yang akan dibackup dengan memberikan tanda contreng di kolom PILIH sebelah kanan.

Jika kita akan membackup bukan per kementerian, kita klik tanda + didepan kode kementerian, maka akan muncul kode unit di bawahnya.

Untuk melaksanakan backup klik tombol PROSES.

(78)

o Restrore Data SBK Total Biaya

Restore data adalah untuk mengembalikan dari data backup SBK Total Biaya ke dalam aplikasi SBK 2011.

Tahun Anggaran : sudah terisi otomatis 2011

Folder Backup : diisi di folder mana file backup ditempatkan. Jika file backup ada di c:\Backup_SB_2011, maka arahkan ke folder tersebut. Jika data ada media lain maka kita klik tombol paling kanan dan arahkan ke tempat yang akan kita tuju.

Pilih data yang akan direstore dengan memberikan tanda contreng di kolom PILIH sebelah kanan.

Untuk melaksanakan backup klik tombol PROSES.

(79)

o Backup Data SBK Indek Biaya

Backup data adalah untuk mengambil data dari SBK Indeks Biaya ke media lain. Fasilitas ini berfungsi untuk menyelamatkan data jika komputer kita rusak atau kita akan membawa data ke unit lain.

Tahun Anggaran : sudah terisi otomatis 2011

Tujuan Backup : sudah terisi otomatis di c:\Backup_SB_2011. data hasil backup akan ditempatkan di folder ini. Jika kita akan menempatkan hasil backup di tempat lain maka kita klik tombol paling kanan dan arahkan ke tempat yang akan kita tuju.

Pilih data yang akan dibackup dengan memberikan tanda contreng di kolom PILIH sebelah kanan.

Jika kita akan membackup bukan per kementerian, kita klik tanda + didepan kode kementerian, maka akan muncul kode unit di bawahnya.

Untuk melaksanakan backup klik tombol PROSES.

(80)

o Restrore Data SBK Indek Biaya

Restore data adalah untuk mengembalikan dari data backup SBK Indeks Biaya ke dalam aplikasi SBK 2011.

Tahun Anggaran : sudah terisi otomatis 2011

Folder Backup : diisi di folder mana file backup ditempatkan. Jika file backup ada di c:\Backup_SB_2011, maka arahkan ke folder tersebut. Jika data ada media lain maka kita klik tombol paling kanan dan arahkan ke tempat yang akan kita tuju.

Pilih data yang akan direstore dengan memberikan tanda contreng di kolom PILIH sebelah kanan.

Untuk melaksanakan backup klik tombol PROSES.

(81)

 Keluar

o Informasi

Informasi ini untuk melengkapi sebuah aplikasi. Aplikasi Standar Biaya disusun oleh Tim Aplikasi DJA yang ada di Gedung Sutikno Slamet (Dhanapala) telp. 021 34357115 – 021 34357120.

http://www.anggaran.depkeu.go.id alamat email [email protected]

o Petunjuk Penggunaan

Untuk manual aplikasi bisa ditayangkan lewat menu ini. Tetapi karena filenya agak besar, untuk meringankan aplikasi maka manual aplikasi terpisah dari instalasi awal aplikasi. Silahkan

(82)

download manual aplikasi SBK 2011 kemudian copy ke folder aplikasi. Selanjutnya manual aplikasi bisa dilihat di menu ini.

o Keluar Aplikasi

Menu ini untuk keluar dari aplikasi SBK 2011.

(83)

DAFTAR ISI

PENDAHULUAN --- 1

Petunjuk Umum --- 2

Tujuan dan Manfaat --- 2

Unit Pengguna --- 3

Dokumen yang diperlukan --- 3

Kebutuhan Hardware dan Software --- 4

Instalasi Aplikasi --- 4

o Instalasi Aplikasi --- 5

o Instalasi Database --- 9

Petunjuk Pengoperasian --- 12

Prosedur Login --- 12

Prosedur Pengoperasian --- 15

SBK Total Biaya --- 16

- Rekam SBK --- 16

o Kementerian/Unit --- 16

o Kegiatan/Output --- 17

o Referensi SBK 2010 --- 19

o Data Backup SBK 2010 --- 20

o Sub Output --- 22

o Komponen --- 23

o Sub Komponen --- 24

o Akun --- 25

o Detil --- 27

o SBU --- 29

Fasilitas lain --- 31

Shortcut --- 33

(84)

- Cetak SBK --- 36

SBK Indek Biaya --- 39

Kerangka Acuan Kerja --- 40

Referensi --- 45

o Kementerian – Unit --- 46

o Lokasi – Kabupaten/Kota --- 48

o Satuan Kerja --- 50

o Program --- 52

o Kegiatan --- 54

o Register --- 56

o Bagan Akun Standar --- 57

o Keterangan Akun --- 59

o KPPN --- 61

o Eselon PNS --- 63

o Golongan PNS--- 64

o Status Pegawai --- 65

o Tingkatan Pendidikan --- 66

o Gaji Pokok PNS --- 67

o Gaji Pokok Hakim --- 68

o Gaji Pokok TNI --- 69

o Kelompok Tunjangan --- 70

o Tunjangan Papua --- 72

o Tunjangan Terpencil --- 73

o Referensi SBU --- 74

o User --- 75

Utility --- 76

o Backup Data SBK Total Biaya --- 76

o Restore Data SBK Total Biaya --- 77

o Backup Data SBK Indeks Biaya --- 78

(85)

Keluar --- 80

o Informasi --- 80

o Petunjuk Penggunaan --- 80

o Keluar --- 81

Gambar

gambar di atas. Kita bisa melakukan pengetikkan seperti layaknya di  Microsoft Word.
Tabel referensi terdiri dari banyak tabel. Tabel-tabel ini digunakan untuk  mengecek kelengkapan isi dari setiap referensi

Referensi

Dokumen terkait

Setelah dilakukan analisis data tes menulis paragraf argumentasi antara kelompok kontrol dan kelompok eksperimen, diperoleh hasil bahwa penerapan model pembelajaran

This method, which was named Network layer implemented Anycast Load Bal- ancing (NALB), combines network proximity and server load information in order to achieve dynamic load

Dari wawancara di atas dapat diartikan bahwa makna Ukhuwwah Islâmîyah bagi jemaah Shat}arîyah, antara lain, adalah suatu tali persaudaraan yang terjalin sesama jemaah

Điều này cho phép cấu hình tr nên linh động hơn vì bạn không phải hủy bỏ cài đặt và cài đặt lại Forefront TMG Server để join vào các mảng TMG khác và bạn cũng

Grafik di atas menunjukkan posisi teratas berhasil diraih oleh BSM dengan persentase pengungkapan 62%. Secara konsisten BSM mampu mengungkapkan 8 item setiap tahun

Definisi operasional merupakan suatu definisi yang dinyatakan dalam criteria atau operasi yang dapat diuji. Dalam penelitian ini, operasional variabel yang

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui waktu yang optimal dalam proses fermentasi nira nipah menjadi bioetanol dengan ragi (Saccharomyces

Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Bidan dalam Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) di Kabupaten Berau Tahun 2012, FKM UI, Depok.. Metode Penelitian Kesehatan