• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR PUSTAKA. Alat Uji Mengenal Alat Uji. di akses tanggal 10 november 2019.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DAFTAR PUSTAKA. Alat Uji Mengenal Alat Uji. di akses tanggal 10 november 2019."

Copied!
34
0
0

Teks penuh

(1)

1

DAFTAR PUSTAKA

Akhmad Rizali, Facrianto, M. Hafiz Ansari, Anis Wahdi. 2018.Pemanfaata Limbah Pelepah dan Daun Kelapa Sawit Melalui Fermentasi Trichoderma sp. Sebagai Pakan Sapi Potong. Enviro Scieteae, volume 14 nomor 1 : 1 – 7.

Alat Uji. 2019. Mengenal Alat Uji. www.alatuji.co.id di akses tanggal 10 november 2019.

Aruma Arifu. 2010. Apa itu komposit. https://arumaarifu.co,id di akses tanggal 07 mei 2017.

Arsitektur Intirior dan Farniture 2015. Apa itu Partikekel Board. www.sembilanstudio.com. 23 juli 2015.

Hartono Yudo dan Sukanto Jatmiko. 2008. Analisa Teknis Kekuatan Mekanis Material Komposit Berpenguat Serat Ampas Tebu di Tinjau dari Kekuatan Tarik dan Impak. Volume 5 Nomor 2 : 95.

Ilmusiana. 2019. Serat Tumbuhan dan Manfaatnya. www.ilmusiana.com di aksestanggal 18 september 2019.

Krisnadwi. 2015. Memahami Struktur Protein. www. Bisa Kimia.com diakses 26 oktober 2015.

Materi Pertanian 2018. Pengertian kelapa sawit, klarifikasi ciri morfologi. Manfaat

www.dosenpertanian,com. Diakses 29 desember 2018.

Nurun Naryoh A. 2013. Teknologi Material Komposit, jurnal pengertian material komposit volume 5 no 2 ; hal 1 – 8.

Nitalestio. 2018. Pengetahuan Bahan Tekstil – Serat Protein. Blogspot.com di akses tanggal 10 agustus 2018.

Pradhana. 2012. Jenis Pengujian Tekan. www.pengujiantekan.co.id di akses tanggal 09 april 2012.

Repository USU. 2013. KOMPOSIT. www.repositoryusu.com di akses tanggal 21 juni 2013.

Sersasi. 2012. Laporan Material Uji Teknis Tarik. www.materialujitarik.com di akses tanggal 30 maret 2012.

Sri Darmayanti. 2016. Pelepah Kelapa Sawit. www.pelepahkelapasawit.com di akses tanggal 22 juni 2016.

(2)

2 Lampiran 1 : Bahan dan Peralatan Penelitian

1. Bahan

Gambar 1. Serat Pelepah Kelapa Sawit

Gambar 3. Resin Unsaturated Polyester BTQN 157-EX

Gambar 4. Katalis Gambar 2. NaOH

(3)

3 2. Alat

Gambar 6. Wax (Pelumas) Gambar 5. Serat Kaca

Gambar 7. Thiner

Gambar 8. Cetakan Komposit

Gambar 9. Kuas

(4)

4 Gambar 10. Sendok Gambar 11. Gunting

Gambar 14. Gergaji Besi

Gambar 13. Neraca Analitik

Gambar 15. Jangka Sorong Gambar 12. Cup

(5)

5

(6)

6 Lampiran 2 :

Pengolahan Pelepah Kelapa Sawit Menjadi Serat

Gambar 1. Kebun LPP Gambar 2. Pelepah Sawit Gambar 3. Serat Pelepah Kelapa Sawit

Gambar 4. Mencari Massa Jenis Serat

(7)

7

Proses Perendaman Serat

Proses Penjemuran / Pengeringan Serat

Pemotongan Ukuran Serat

Gambar 8. Hari Ke 1

Gambar 9. Hari Ke 2 Gambar 10. Hari Ke 3

Gambar 5. Air Bersih

Gambar 6. NaOH

Gambar 7. Perendaman

(8)

8

 Prosedur Pembuatan Papan Komposit

 Menimbang Komposisi Bahan Gambar 11. Serat 0,5 cm Gambar 12. Pengukuran Serat Kaca Gambar 13. Pemotongan Serat Kaca Gambar 14. Peletakan Serat Kaca pada cetakan

(9)

9

 Pencampuran Bahan Resin dan Katalis

 Menuang Resin dan Katalis Kedalam Wadah Berisi Serat

(10)

10

 Pengisian Dan Meratakan Dalam Cetakan

(11)

11

 Membuka Cetakan Dan Mengambil Papan Komposit Dari Cetakan

Lampiran 3 : Pengujian Material Komposit

Memotong Papan Komposi.

(12)

12

(13)

13

(14)

14

Lampiran

Perhitungan komposisi bahan

A. Serat pelepah Kelapa Sawit (SPKS) & Katalis

Massa jenis : 1.160 kg/m3

Ukuran cetakan : Panjang : 30 cm

Lebar : 30 cm

Tebal : 0,5 cm

a. Volume cetakan

Volume cetakan dihitung dengan persamaan, V = P X L X T = 30 cm x 30 cm x 0,5 cm = 450 cm3 = 450.10-6 m3 Dimana: V = Volume (m3) P = Panjang Cetakan (cm) L = Lebar Cetakan (cm) T = Tebal Cetakan (cm) b. Massa Cetakan

Massa cetakan dihitung dengan persamaan, M = 𝜌 . V

= 1.160 kg/m3 x 450.10-6 m3 = 5220 x 10-4 kg

= 0,522 kg = 522 gr

Dimana: M = Massa Cetakan (kg)

𝜌 = Massa Jenis Serat TKKS (kg/m3)

(15)

15

c. Komposisi Bahan

Komposisi bahan dihitung dengan persamaan, 1.Serat TKKS = 29 % = 29/100 x M = 29/100 x 522 gr = 151,38 gr 2.Katalis = 1% = 1/100 x M = 1/100 x 522 gr = 5,22 gr B. Resin Massa jenis : 1100 kg/m3

Ukuran cetakan : Panjang : 30 cm

Lebar : 30 cm

Tebal : 0,5 cm

a. Volume cetakan

Volume cetakan dihitung dengan persamaan, V = P X L X T = 30 cm x 30 cm x 0,5 cm = 450 cm3 = 450.10-6 m3 Dimana: V = Volume (m3) P = Panjang Cetakan (cm) L = Lebar Cetakan (cm) T = Tebal Cetakan (cm) b. Massa Cetakan

Massa cetakan dihitung dengan persamaan, M = 𝜌 . V

= 1100 kg/m3 x 450.10-6 m3 = 11 x 45 x 10-3 kg

= 0.495 kg = 495 gr

Dimana: M = Massa Cetakan (kg)

𝜌 = Massa Jenis Serat TKKS (kg/m3) V = Volume cetakan (m3)

c. Komposisi Bahan

Komposisi bahan dihitung dengan persamaan, 1. Resin = 70 %

= 70/100 x 495

(16)

16 Pengujian Bahan

1 Uji Tarik Sampel 1

Panjang : 110 mm Lebar : 15 mm Tebal : 8 mm

Hasil Perhitungan Data :

a. Luas Area = P x L = 110 x 15 = 1.650 mm2 b. Tegangan 𝜎𝑡 = 𝐹 𝐴 (𝑁/𝑚𝑚 2) = 125,36 1.650 = 0,0759 N/mm2 c. Regangan 𝐸 = ∆𝐿 𝐿𝜊 = 6,072 110 = 0,0552 mm2 d. Kekuatan Tarik

𝑆𝑢 =

𝜌𝑚𝑎𝑥 𝐴𝜊

=

125,36 1.650

= 0,0759 N/m2 e. Modulus Elastisitas 𝑀𝜊 =𝜎 𝐸 =0,0759 0,0552 = 1,375 kg/mm2

(17)

17 2. Uji Tarik Sampel 2

Panjang : 110 mm

Lebar : 15 mm

Tebal : 8 mm

Hasil Perhitungan Data :

a. Luas Area = P x L = 110 x 15,14 = 1.665,4 mm2 b. Tegangan 𝜎𝑡 = 𝐹 𝐴 (𝑁/𝑚𝑚 2) = 115,32 1.650 = 0,0698 N/mm2 c. Regangan 𝐸 = ∆𝐿 𝐿𝜊 = 5,572 110 = 0,0506 mm2 d. Kekuatan Tarik

𝑆𝑢 =

𝝆𝑚𝑎𝑥 𝐴𝜊

=

115,32 1.650

= 0,0698 N/m2 e. Modulus Elastisitas 𝑀𝜊 =𝜎 𝐸 =0,0698 0,0506 = 1,3794 kg/mm2

(18)

18 3 Uji Tarik Sampel 3

Panjang : 110 mm

Lebar : 15 mm Tebal : 8 mm

Hasil Perhitungan Data :

a. Luas Area = P x L = 110 x 15 = 1650 mm2 b. Tegangan 𝜎𝑡 = 𝐹 𝐴 (𝑁/𝑚𝑚 2) = 120,34 1650 = 0,0729 N/mm2 c. Regangan 𝐸 = ∆𝐿 𝐿𝜊 = 3,197 110 = 0,0290 mm2 d. Kekuatan Tarik

𝑆𝑢 =

𝝆𝑚𝑎𝑥 𝐴𝜊

=

120,34 1650

= 0,0729 N/m2 e. Modulus Elastisitas 𝑀𝜊 =𝜎 𝐸 =0,0729 0,0290 = 2,5137 kg/mm2

4 Uji Tarik Sampel 4

Panjang : 110 mm

(19)

19

Tebal : 8 mm

Hasil Perhitungan Data :

a. Luas Area = P x L = 110 x 15 = 1650 mm2 b. Tegangan 𝜎𝑡 = 𝐹 𝐴 (𝑁/𝑚𝑚 2) = 85,18 1650 = 0,0516 N/mm2 c. Regangan 𝐸 = ∆𝐿 𝐿𝜊 = 0,072 110 = 0,0006 mm2 d. Kekuatan Tarik

𝑆𝑢 =

𝝆𝑚𝑎𝑥 𝐴𝜊

=

85,18 1650

= 0,0516N/m2 e. Modulus Elastisitas 𝑀𝜊 =𝜎 𝐸 =0,0516 0,0006 =86 kg/mm2

Uji Tarik Sampel 5

Panjang : 110 mm

Lebar : 15 mm Tebal : 8 mm

Hasil Perhitungan Data :

a. Luas Area = P x L

(20)

20 = 1650 mm2 b. Tegangan 𝜎𝑡 = 𝐹 𝐴 (𝑁/𝑚𝑚 2) = 85,18 1650 = 0,0516 N/mm2 c. Regangan 𝐸 = ∆𝐿 𝐿𝜊 = 0,197 110 = 0,0017 mm2 d. Kekuatan Tarik

𝑆𝑢 =

𝝆𝑚𝑎𝑥 𝐴𝜊

=

85,18 1650

= 0,0516 N/m2 e. Modulus Elastisitas 𝑀𝜊 =𝜎 𝐸 =0,0516 0,0017 = 30,3529 kg/mm2 1. Grafik Spesimen 1

(21)

21

(22)
(23)

23 3. Grafik Spesimen 3

(24)

24 4. Grafik Spesimen 4

(25)

25 5. Grafik Spesimen 5

(26)

26 LAMPIRAN

Tabel 3.1 Tabel Pengujian Tarik Sampel Panjang (mm) Lebar (mm) Tebal (mm) Tegangan Regangan Mo Su 1 110 1,9 0,5 0,1244 0,0006 69,111 0,1244 2 110 1,9 0,5 0,3602 0,0013 48352 0,3602 3 110 1,9 0,5 0,1486 0,0015 32,47 0,1486 4 110 1,9 0,5 0,0520 0,0006 87 0,0520 5 110 1,9 0,5 0,0516 0,0006 86 0,0516

Lampiran 5 : Perhitungan Komposisi Bahan. a) Massa jenis serat

Massa jenis bahan di hitung dengan persamaan.

ρ =

m

v

=45,5 gr 50 ml = 45,5 x 10−3 kg 50 x 10−6m3 = 910 kg/m 3 Dimana: ρ = Massa jenis (kg/m3) m = Massa (kg) v = Volume (m3) b) Volume Cetakan

Volume cetakan dihitung dengan persamaan. V = P. L . T (cm)

= 30 x 30x 0,5

(27)

27 Dimana: V = volume (m3) P = panjang Cetakan (cm) L = lebar Cetakan (cm) T = tebal Cetakan (cm) c) Massa Cetakan

Volume cetakan dihitung dengan persamaan,

M =

ρ. v

= 1160 kg/m3 x 900. 10-6 m3 = 1044 kg/m3 x 10-3 m3 = 1044 gr Dimana: M = massa Cetakan (kg) ρ = massa Jenis serat (kg/m3) V = volume cetakan (m3)

d) Komposisi Bahan

Komposisi bahan dihitung dengan persamaan, 1. Serat = 29 % = 29%/100 x 1044 = 302,76 gr 2. Resin = 70 % = 70% x M = 70% x 990 gr = 693 gr 3. Katalis = 1 % = 1% x M = 1% x 10,44gr = 10,44 gr

(28)

28 a. Stess ( Tegangan ) N/mm2 σ = 3. P. L 2. W. T2 Keterangan : σ = kekuatan bending, Pa P = beban, N L = panjang span, m W = lebar batang uji, m T = tebal batang uji, m

Perhitungan : Spesimen 1 σ = 3. P. L 2. W. T2= 3 x 95,23 x 9,8 x 50 2 x 150 x 100 = 7,6 195 kgf Spesimen 2 σ = 3. P. L 2. W. T2= 3 x 95,23 x 9,8 x 50 2 x 150 x 100 = 6,3887 Kgf Spesimen 3 σ = 3. P. L 2. W. T2= 3 x 125,36 x 9,8 x 50 2 x 150 x 100 = 7,3735 Kgf Spesimen 4 σ = 3. P. L 2. W. T2= 3 x 115,32 x 9,8 x 50 2 x 150 x 100 = 4,6667 Kgf

(29)

29 Spesimen 5 σ = 3PL 2bd2= 3 x 115,32x 9,8 x 50 2 x 150 x 100 = 4,9122 Kgf b. Strain ( Regangan ) £ =6 . T . DL L2 Keterangan : £ = Regangan T = Tebal spesimen DL = Nilai Strain L2 = Luas Spesimen Perhitungan Spesimen 1 £ =6 . T . DL L2 = 6 x 10 x 0,720 2500 = 0,9677 Spesimen 2 £ =6 . T . DL L2 = 6 x 10 x 0,5720 2500 = 1,0547 Spesimen 3 £ =6 . T . DL L2 = 6 x 10 x 57,8212 2500 = 0,9587 Spesimen 4 £ =6 . T . DL L2 = 6 x 10 x 47,1963 2500 = 0,8657

(30)

30 Spesimen 5 £ =6 . T . DL L2 = 6 x 10 x 54,8212 2500 = 0,6767 1. Spesimen Grafik 1

(31)

31

(32)

32

(33)

33

(34)

34

Gambar

Gambar 1. Serat  Pelepah                      Kelapa Sawit
Gambar 6. Wax (Pelumas) Gambar 5. Serat  Kaca
Gambar 13. Neraca Analitik
Gambar 16. Uji Tarik - tekan
+3

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan analisa teknis berupa kekuatan tarik dan impack dari komposit berpenguat serat tebu dengan fraksi volume serat tebu 0%,

Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan data tentang kemampuan mekanis berupa kekuatan tarik, impak, dan bending dari komposit serat cantula dengan

memvariasi ukuran panjang serat TKKS yang disusun sejajar dalam matrik resin polyester memberikan pengaruh pada kekuatan tarik dan impak komposit berpenguat serat

“ Study Perlakuan Alkali Dan Fraksi Volume Serat Terhadap Kekuatan Bending, Tarik, Dan Impak Komposit Berpenguat Serat Rami Bermatrik Polyester Bqtn 157 ”.. Tugas

Dari pertimbangan tersebut maka penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan analisa teknis berupa kekuatan tarik dan kekuatan Impak dari komposit berpenguat serat tanaman

impak Charpy untuk pengujian material komposit yang berpenguat serat alam.. (natural

2, Hal 1-7 Muhajir, Muhammad., Muhammad A.M., dan Dwi A.S 2016, “Analisis Kekuatan Tarik Bahan Komposit Matriks Resin Berpenguat Serat Alam Dengan Berbagai Varian Tata Letak”, Jurnal

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik komposit PPHI berpenguat serat alam dengan fraksi volume 20% rami dalam bentuk kekuatan tarik, kekuatan impak, dan kekuatan