1
DAFTAR PUSTAKA
Akhmad Rizali, Facrianto, M. Hafiz Ansari, Anis Wahdi. 2018.Pemanfaata Limbah Pelepah dan Daun Kelapa Sawit Melalui Fermentasi Trichoderma sp. Sebagai Pakan Sapi Potong. Enviro Scieteae, volume 14 nomor 1 : 1 – 7.
Alat Uji. 2019. Mengenal Alat Uji. www.alatuji.co.id di akses tanggal 10 november 2019.
Aruma Arifu. 2010. Apa itu komposit. https://arumaarifu.co,id di akses tanggal 07 mei 2017.
Arsitektur Intirior dan Farniture 2015. Apa itu Partikekel Board. www.sembilanstudio.com. 23 juli 2015.
Hartono Yudo dan Sukanto Jatmiko. 2008. Analisa Teknis Kekuatan Mekanis Material Komposit Berpenguat Serat Ampas Tebu di Tinjau dari Kekuatan Tarik dan Impak. Volume 5 Nomor 2 : 95.
Ilmusiana. 2019. Serat Tumbuhan dan Manfaatnya. www.ilmusiana.com di aksestanggal 18 september 2019.
Krisnadwi. 2015. Memahami Struktur Protein. www. Bisa Kimia.com diakses 26 oktober 2015.
Materi Pertanian 2018. Pengertian kelapa sawit, klarifikasi ciri morfologi. Manfaat
www.dosenpertanian,com. Diakses 29 desember 2018.
Nurun Naryoh A. 2013. Teknologi Material Komposit, jurnal pengertian material komposit volume 5 no 2 ; hal 1 – 8.
Nitalestio. 2018. Pengetahuan Bahan Tekstil – Serat Protein. Blogspot.com di akses tanggal 10 agustus 2018.
Pradhana. 2012. Jenis Pengujian Tekan. www.pengujiantekan.co.id di akses tanggal 09 april 2012.
Repository USU. 2013. KOMPOSIT. www.repositoryusu.com di akses tanggal 21 juni 2013.
Sersasi. 2012. Laporan Material Uji Teknis Tarik. www.materialujitarik.com di akses tanggal 30 maret 2012.
Sri Darmayanti. 2016. Pelepah Kelapa Sawit. www.pelepahkelapasawit.com di akses tanggal 22 juni 2016.
2 Lampiran 1 : Bahan dan Peralatan Penelitian
1. Bahan
Gambar 1. Serat Pelepah Kelapa Sawit
Gambar 3. Resin Unsaturated Polyester BTQN 157-EX
Gambar 4. Katalis Gambar 2. NaOH
3 2. Alat
Gambar 6. Wax (Pelumas) Gambar 5. Serat Kaca
Gambar 7. Thiner
Gambar 8. Cetakan Komposit
Gambar 9. Kuas
4 Gambar 10. Sendok Gambar 11. Gunting
Gambar 14. Gergaji Besi
Gambar 13. Neraca Analitik
Gambar 15. Jangka Sorong Gambar 12. Cup
5
6 Lampiran 2 :
Pengolahan Pelepah Kelapa Sawit Menjadi Serat
Gambar 1. Kebun LPP Gambar 2. Pelepah Sawit Gambar 3. Serat Pelepah Kelapa Sawit
Gambar 4. Mencari Massa Jenis Serat
7
Proses Perendaman Serat
Proses Penjemuran / Pengeringan Serat
Pemotongan Ukuran Serat
Gambar 8. Hari Ke 1
Gambar 9. Hari Ke 2 Gambar 10. Hari Ke 3
Gambar 5. Air Bersih
Gambar 6. NaOH
Gambar 7. Perendaman
8
Prosedur Pembuatan Papan Komposit
Menimbang Komposisi Bahan Gambar 11. Serat 0,5 cm Gambar 12. Pengukuran Serat Kaca Gambar 13. Pemotongan Serat Kaca Gambar 14. Peletakan Serat Kaca pada cetakan
9
Pencampuran Bahan Resin dan Katalis
Menuang Resin dan Katalis Kedalam Wadah Berisi Serat
10
Pengisian Dan Meratakan Dalam Cetakan
11
Membuka Cetakan Dan Mengambil Papan Komposit Dari Cetakan
Lampiran 3 : Pengujian Material Komposit
Memotong Papan Komposi.
12
13
14
Lampiran
Perhitungan komposisi bahan
A. Serat pelepah Kelapa Sawit (SPKS) & Katalis
Massa jenis : 1.160 kg/m3
Ukuran cetakan : Panjang : 30 cm
Lebar : 30 cm
Tebal : 0,5 cm
a. Volume cetakan
Volume cetakan dihitung dengan persamaan, V = P X L X T = 30 cm x 30 cm x 0,5 cm = 450 cm3 = 450.10-6 m3 Dimana: V = Volume (m3) P = Panjang Cetakan (cm) L = Lebar Cetakan (cm) T = Tebal Cetakan (cm) b. Massa Cetakan
Massa cetakan dihitung dengan persamaan, M = 𝜌 . V
= 1.160 kg/m3 x 450.10-6 m3 = 5220 x 10-4 kg
= 0,522 kg = 522 gr
Dimana: M = Massa Cetakan (kg)
𝜌 = Massa Jenis Serat TKKS (kg/m3)
15
c. Komposisi Bahan
Komposisi bahan dihitung dengan persamaan, 1.Serat TKKS = 29 % = 29/100 x M = 29/100 x 522 gr = 151,38 gr 2.Katalis = 1% = 1/100 x M = 1/100 x 522 gr = 5,22 gr B. Resin Massa jenis : 1100 kg/m3
Ukuran cetakan : Panjang : 30 cm
Lebar : 30 cm
Tebal : 0,5 cm
a. Volume cetakan
Volume cetakan dihitung dengan persamaan, V = P X L X T = 30 cm x 30 cm x 0,5 cm = 450 cm3 = 450.10-6 m3 Dimana: V = Volume (m3) P = Panjang Cetakan (cm) L = Lebar Cetakan (cm) T = Tebal Cetakan (cm) b. Massa Cetakan
Massa cetakan dihitung dengan persamaan, M = 𝜌 . V
= 1100 kg/m3 x 450.10-6 m3 = 11 x 45 x 10-3 kg
= 0.495 kg = 495 gr
Dimana: M = Massa Cetakan (kg)
𝜌 = Massa Jenis Serat TKKS (kg/m3) V = Volume cetakan (m3)
c. Komposisi Bahan
Komposisi bahan dihitung dengan persamaan, 1. Resin = 70 %
= 70/100 x 495
16 Pengujian Bahan
1 Uji Tarik Sampel 1
Panjang : 110 mm Lebar : 15 mm Tebal : 8 mm
Hasil Perhitungan Data :
a. Luas Area = P x L = 110 x 15 = 1.650 mm2 b. Tegangan 𝜎𝑡 = 𝐹 𝐴 (𝑁/𝑚𝑚 2) = 125,36 1.650 = 0,0759 N/mm2 c. Regangan 𝐸 = ∆𝐿 𝐿𝜊 = 6,072 110 = 0,0552 mm2 d. Kekuatan Tarik
𝑆𝑢 =
𝜌𝑚𝑎𝑥 𝐴𝜊=
125,36 1.650= 0,0759 N/m2 e. Modulus Elastisitas 𝑀𝜊 =𝜎 𝐸 =0,0759 0,0552 = 1,375 kg/mm2
17 2. Uji Tarik Sampel 2
Panjang : 110 mm
Lebar : 15 mm
Tebal : 8 mm
Hasil Perhitungan Data :
a. Luas Area = P x L = 110 x 15,14 = 1.665,4 mm2 b. Tegangan 𝜎𝑡 = 𝐹 𝐴 (𝑁/𝑚𝑚 2) = 115,32 1.650 = 0,0698 N/mm2 c. Regangan 𝐸 = ∆𝐿 𝐿𝜊 = 5,572 110 = 0,0506 mm2 d. Kekuatan Tarik
𝑆𝑢 =
𝝆𝑚𝑎𝑥 𝐴𝜊=
115,32 1.650= 0,0698 N/m2 e. Modulus Elastisitas 𝑀𝜊 =𝜎 𝐸 =0,0698 0,0506 = 1,3794 kg/mm2
18 3 Uji Tarik Sampel 3
Panjang : 110 mm
Lebar : 15 mm Tebal : 8 mm
Hasil Perhitungan Data :
a. Luas Area = P x L = 110 x 15 = 1650 mm2 b. Tegangan 𝜎𝑡 = 𝐹 𝐴 (𝑁/𝑚𝑚 2) = 120,34 1650 = 0,0729 N/mm2 c. Regangan 𝐸 = ∆𝐿 𝐿𝜊 = 3,197 110 = 0,0290 mm2 d. Kekuatan Tarik
𝑆𝑢 =
𝝆𝑚𝑎𝑥 𝐴𝜊=
120,34 1650= 0,0729 N/m2 e. Modulus Elastisitas 𝑀𝜊 =𝜎 𝐸 =0,0729 0,0290 = 2,5137 kg/mm2
4 Uji Tarik Sampel 4
Panjang : 110 mm
19
Tebal : 8 mm
Hasil Perhitungan Data :
a. Luas Area = P x L = 110 x 15 = 1650 mm2 b. Tegangan 𝜎𝑡 = 𝐹 𝐴 (𝑁/𝑚𝑚 2) = 85,18 1650 = 0,0516 N/mm2 c. Regangan 𝐸 = ∆𝐿 𝐿𝜊 = 0,072 110 = 0,0006 mm2 d. Kekuatan Tarik
𝑆𝑢 =
𝝆𝑚𝑎𝑥 𝐴𝜊=
85,18 1650= 0,0516N/m2 e. Modulus Elastisitas 𝑀𝜊 =𝜎 𝐸 =0,0516 0,0006 =86 kg/mm2
Uji Tarik Sampel 5
Panjang : 110 mm
Lebar : 15 mm Tebal : 8 mm
Hasil Perhitungan Data :
a. Luas Area = P x L
20 = 1650 mm2 b. Tegangan 𝜎𝑡 = 𝐹 𝐴 (𝑁/𝑚𝑚 2) = 85,18 1650 = 0,0516 N/mm2 c. Regangan 𝐸 = ∆𝐿 𝐿𝜊 = 0,197 110 = 0,0017 mm2 d. Kekuatan Tarik
𝑆𝑢 =
𝝆𝑚𝑎𝑥 𝐴𝜊=
85,18 1650= 0,0516 N/m2 e. Modulus Elastisitas 𝑀𝜊 =𝜎 𝐸 =0,0516 0,0017 = 30,3529 kg/mm2 1. Grafik Spesimen 1
21
23 3. Grafik Spesimen 3
24 4. Grafik Spesimen 4
25 5. Grafik Spesimen 5
26 LAMPIRAN
Tabel 3.1 Tabel Pengujian Tarik Sampel Panjang (mm) Lebar (mm) Tebal (mm) Tegangan Regangan Mo Su 1 110 1,9 0,5 0,1244 0,0006 69,111 0,1244 2 110 1,9 0,5 0,3602 0,0013 48352 0,3602 3 110 1,9 0,5 0,1486 0,0015 32,47 0,1486 4 110 1,9 0,5 0,0520 0,0006 87 0,0520 5 110 1,9 0,5 0,0516 0,0006 86 0,0516
Lampiran 5 : Perhitungan Komposisi Bahan. a) Massa jenis serat
Massa jenis bahan di hitung dengan persamaan.
ρ =
m
v
=45,5 gr 50 ml = 45,5 x 10−3 kg 50 x 10−6m3 = 910 kg/m 3 Dimana: ρ = Massa jenis (kg/m3) m = Massa (kg) v = Volume (m3) b) Volume CetakanVolume cetakan dihitung dengan persamaan. V = P. L . T (cm)
= 30 x 30x 0,5
27 Dimana: V = volume (m3) P = panjang Cetakan (cm) L = lebar Cetakan (cm) T = tebal Cetakan (cm) c) Massa Cetakan
Volume cetakan dihitung dengan persamaan,
M =
ρ. v
= 1160 kg/m3 x 900. 10-6 m3 = 1044 kg/m3 x 10-3 m3 = 1044 gr Dimana: M = massa Cetakan (kg) ρ = massa Jenis serat (kg/m3) V = volume cetakan (m3)d) Komposisi Bahan
Komposisi bahan dihitung dengan persamaan, 1. Serat = 29 % = 29%/100 x 1044 = 302,76 gr 2. Resin = 70 % = 70% x M = 70% x 990 gr = 693 gr 3. Katalis = 1 % = 1% x M = 1% x 10,44gr = 10,44 gr
28 a. Stess ( Tegangan ) N/mm2 σ = 3. P. L 2. W. T2 Keterangan : σ = kekuatan bending, Pa P = beban, N L = panjang span, m W = lebar batang uji, m T = tebal batang uji, m
Perhitungan : Spesimen 1 σ = 3. P. L 2. W. T2= 3 x 95,23 x 9,8 x 50 2 x 150 x 100 = 7,6 195 kgf Spesimen 2 σ = 3. P. L 2. W. T2= 3 x 95,23 x 9,8 x 50 2 x 150 x 100 = 6,3887 Kgf Spesimen 3 σ = 3. P. L 2. W. T2= 3 x 125,36 x 9,8 x 50 2 x 150 x 100 = 7,3735 Kgf Spesimen 4 σ = 3. P. L 2. W. T2= 3 x 115,32 x 9,8 x 50 2 x 150 x 100 = 4,6667 Kgf
29 Spesimen 5 σ = 3PL 2bd2= 3 x 115,32x 9,8 x 50 2 x 150 x 100 = 4,9122 Kgf b. Strain ( Regangan ) £ =6 . T . DL L2 Keterangan : £ = Regangan T = Tebal spesimen DL = Nilai Strain L2 = Luas Spesimen Perhitungan Spesimen 1 £ =6 . T . DL L2 = 6 x 10 x 0,720 2500 = 0,9677 Spesimen 2 £ =6 . T . DL L2 = 6 x 10 x 0,5720 2500 = 1,0547 Spesimen 3 £ =6 . T . DL L2 = 6 x 10 x 57,8212 2500 = 0,9587 Spesimen 4 £ =6 . T . DL L2 = 6 x 10 x 47,1963 2500 = 0,8657
30 Spesimen 5 £ =6 . T . DL L2 = 6 x 10 x 54,8212 2500 = 0,6767 1. Spesimen Grafik 1
31
32
33
34