ii
PENDAMPINGAN TERINTEGRASI MMP SISTER DI PROGRAM STUDI AGRIBISNIS, UNIVERSITAS JEMBER
Laporan Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar PNS di Bidang Pendidikan dan Pengajaran Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian
Universitas Jember
Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil
GOLONGAN III
Disusun oleh:
Nama : Ratih Apri Utami, S.P., M .Si.
NIP : 198704172019032016
Jabatan : Dosen Asisten Ahli
Unit Kerja : Universitas Jember
Angkatan : 52
Nomor Presensi : 36
Mentor : M . Rondhi, S.P., M .P., Ph.D.
Coach : Dra. Kokom Komala, S.Pd., M .Pd.
PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PEGAWAI KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
2020
Judul :
Nama :
NIP :
Angkatan :
Nomor Presensi :
Jabatan :
Unit Kerja :
Jember, 13 Desember 2020
Pembimbing/Coach, Mentor,
Dra. Kokom Komala, S.Pd., M.Pd. M. Rondhi, S.P., M.P., Ph.D.
NIP 1963041719851220041 NIP 197706072008011012
Penguji/Narasumber,
Sulthan Kasman, S.E., M.Si NIP 197312122005011002 Ratih Apri Utami
198704172019032016
Dosen Asisten Ahli
Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian Univesritas Jember
Optimalisasi Kemampuan Penyusunan Proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) melalui Pendampingan Terintegrasi MMP SISTER di Program Studi Agribisnis, Universitas Jember
52 36
Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT atas segala karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Dokumen Laporan Aktualisasi ini tepat waktu. Dokumen Laporan Aktualisasi ini disusun sebagai salah satu tahap dalam Pelatihan Dasar CPNS di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Golongan III di Pusdiklat Pegawai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Depok, Jawa Barat. Laporan aktualisasi ini berisi hasil kegiatan aktualisasi yang telah dilakukan selama Masa Habituasi sebagai solusi pemecahan atas isu yang ada di lingkungan unit kerja penulis yaitu di Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Jember.
Pemecahan atas isu tersebut berdasarkan nilai-nilai dasar PNS yang meliputi ANEKA (Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, Anti Korupsi) serta nilai-nilai dan prinsip dalam Manajemen ASN, Pelayanan Publik, serta Whole of Government (WoG).
Penulis menyadari bahwa Dokumen Laporan Aktualisasi ini dapat diselesaikan dengan baik karena bimbingan, arahan, curahan ilmu, masukan, dan dorongan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, pada kesempatan ini, penulis menghaturkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada:
1. Ibu Amurwani Dwi Lestariningsih, S.Sos., M.Hum., selaku Kepala Pusdiklat Pegawai Kemendikbud atas terselenggaranya Diklatsar CPNS Angkatan 44 tahun 2020 dengan lancar.
2. Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng., selaku Rektor Universitas Jember yang telah memberikan ijin dalam melaksanakan Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan 44 tahun 2020.
3. Prof. Dr. Ir. Soetriono, M.P., selaku Dekan Fakultas Pertanian Universitas Jember yang memberikan dukungan sarana dan prasarana sehingga membuat kenyamanan dalam Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan 44 tahun 2020.
Universitas Jember sehingga Laporan Aktualisasi ini dapat diselesaikan.
5. M. Rondhi, S.P., M.P., Ph.D., sebagai mentor penulis yang selalu memberikan dukungan, bimbingan dan masukan kepada penulis dalam menyusun Laporan Aktualisasi selama proses Pelatihan Dasar CPNS Golongan III ini, sekaligus Koordinator Program Studi Agribisnis yang telah memberikan dukungan hingga Laporan Aktualisasi ini dapat diselesaikan.
6. Dra. Kokom Komala, S.Pd., M.Pd. selaku coach yang telah memberikan bimbingan, arahan, masukan dan koreksi kepada penulis dalam menyusun Laporan Aktualisasi selama proses Pelatihan Dasar CPNS ini.
7. Sulthan Kasman, S.E., M.Si. sebagai narasumber/penguji dalam seminar Laporan Aktualisasi.
8. Bapak dan Ibu Widyaiswara yang telah memberikan ilmu mengenai nilai- nilai dasar PNS (ANEKA) beserta cara internalisasi dan implementasinya, serta ilmu mengenai peran dan kedudukan ASN dalam NKRI selama masa latsar.
9. Ibu Pridina dan Bapak Haeruman sebagai satgas Angkatan 52 yang telah sabar membantu, selalu mendampingi kami selama diklat-latsar ini.
10. Pimpinan Fakultas Pertanian atas segala dukungan demi kelancaran pelaksanaan Pelatihan Dasar CPNS angkatan 52.
11. Teman-teman CPNS Fakultas Pertanian angkatan 2018 atas kebersamaan dan kekompakannya.
12. Teman-teman Latsar CPNS Gelombang 9 Angkatan 52 Tahun 2020 atas kerjasama dan kebersamaannya;
13. Seluruh pihak yang telah membantu dan tidak dapat disebutkan satu per satu.
Demikian, Penulis berharap bahwa laporan aktualisasi ini bermanfaat
Jember, 12 Desember 2020 Penulis
Ratih Apri Utami
LEMBAR PENGESAHAN ... ii
KATA PENGANTAR ...iii
DAFTAR ISI ... v
DAFTAR TABEL... vi
BAB I PENDAHULUAN... 1
A. Latar Belakang ... 1
B. Tujuan Aktualisasi ... 5
BAB II PELAKSANAAN AKTUALISASI ... 6
A. Analisis Dampak Isu Jika Tidak Diselesaikan ... 6
B. Pelaksanaan Aktualisasi ... 12
C. Pelaksanaan Kegiatan ... 34
D. Kendala dan Strategi Mengatasi ... 35
BAB III PENUTUP ... 36
A. Simpulan ... 36
B. Saran... 37
DAFTAR PUSTAKA ... 38
LAMPIRAN ... 39
Tabel 1 Pelaksanaan Aktualisasi ... 15 Tabel 2 Pelaksanaan Aktualisasi ... 34 Tabel 3 Kendala dan Strategi Mengatasinya... 35
A. Latar Belakang
Penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan bersih (good and clean governance) sangat ditentukan oleh peran Aparatur Negara (AN).
Aparatur Negara adalah keseluruhan lembaga dan pejabat Negara serta pemerintah Negara yang meliputi aparatur kenegaraan dan pemerintah dan masyarakat atas penyelenggaraan dan pembangunan Negara. Aparatur Sipil Negara (ASN) yang merupakan bagian dari aparatur Negara harus memiliki komitmen dalam melayani masyarakat. ASN memiliki tiga (3) fungsi utama yaitu sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik, dan perekat dan pemersatu bangsa. Sejumlah keputusan penting dan strategis mulai dari merumuskan kebijakan sampai dengan tahapan implementasi kebijakan dalam berbagai sektor pembangunan dilaksanakan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN). Berdasarkan UU No. 5 Tahun 2014, Aparatur Sipil Negara (ASN) digolongkan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang bekerja pada instansi pemerintah.
Pegawai ASN harus memiliki kualifikasi kompetensi, dan kinerja yang dibutuhkan sesuai dengan jabatannya masing-masing. Salah satu profesi ASN di Lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan adalah Dosen. Dosen merupakan salah satu unsur ASN yang memerlukan sikap profesional dan membutuhkan integritas yang tinggi dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya (tupoksi). Dosen PNS yang merupakan salah satu profesi pada lingkup pendidikan tinggi yaitu sebagai tenaga pendidik, juga sekaligus mempunyai kewajiban dan hak sebagai seorang PNS. Pasal 1 butir 1 UU No. 12 Tahun 2012 mengemukakan bahwa dosen merupakan pendidik profesional dan ilmuan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni serta pengabdian kepada masyarakat.
Pembentukan karakter Dosen perlu dilakukan guna menjalankan fungsinya sebagai ASN, karena akan memberikan dasar dalam
perundang-undangan; (2) Memberikan pelayanan publik yang profesional dan berkualitas, dan (3) Mempererat persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pembentukan karakter tersebut dapat dilakukan melalui berbagai cara seperti sistem reward and punishment, Pendidikan dan pelatihan (diklat) dan sebagainya. Selama ini diklat untuk CPNS dilakukan dalam Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) sebagai wahana pembentukan karakter sekaligus tahap penyaringan CPNS menjadi pegawai ASN. Pendidikan dan pelatihan bagi CPNS ini dijelaskan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, di mana masa percobaan merupakan masa prajabatan yang dilaksanakan selama 1 tahun di unit kerjanya masing-masing melalui proses pendidikan dan pelatihan selama menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Hal ini juga sesuai dengan Undang-Undang No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara mengamanatkan Instansi Pemerintah Untuk wajib memberikan Pendidikan dan Pelatihan terintegrasi bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) selama satu (satu) tahun masa percobaan. Pelatihan dasar dilakukan untuk membangun kompetensi yang diukur berdasarkan kemampuan menunjukkan sikap perilaku bela negara, mengaktualisasikan nilai-nilai dasar PNS dalam pelaksanaan tugas jabatannya, mengaktualisasikan kedudukan dan peran PNS dalam kerangkan NKRI, dan menunjukkan penguasaan Kompetensi Teknis yang dibutuhkan sesuai bidang tugas.
Dalam rangka penerapan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Dasar (DIKLATSAR) tersebut, maka dibuatlah suatu rancangan aktualisasi yang sangat erat kaitannya dengan jabatan penulis dalam mengimplementasikan nilai-nilai Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti Korupsi (ANEKA) yang harus ada dalam seorang PNS. Hal ini sekaligus menjadi pola habituasi, yakni proses penciptaan situasi dan yang memungkinkan PNS di lingkungan kerjanya membiasakan diri untuk berprilaku sesuai nilai dan telah menjadi karakter yang tertanam dalam
bertanggung jawab pada kegiatan diklat tersebut mencoba memperbaiki pelaksanaan diklat melalui inovasi penyelenggaraan Diklat Prajabatan Pola Baru dengan adanya penambahan metode aktualisasi. Perubahan Kebijakan terbaru terhadap pembelajaran Latsar ini didasarkan pada terbitnya Perlan Nomor 12 Tahun 2018 Tentang Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil, Pelatihan Dasar CPNS. Berdasarkan peraturan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2018, Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) memiliki kewajiban untuk mengikuti Pelatihan Dasar CPNS yang dilakukan secara berintegrasi untuk membangun integritas moral, moral, kejujuran, semangat, motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggungjawab, memperkuat profesionalisme serta kompetensi bidang.
Tujuan pelatihan Dasar CPNS ini untuk mengembangkan kompetensi CPNS yang dilakukan secara terintegrasi, di mana hal ini menggabungkan pelatihan klasikal dan Non klasikal dan kompetensi sosial kultural dengan Kompetensi Bidang. Pelatihan klasikal merupakan sebuah proses pembelajaran yang dilakukan secara tatap muka di dalam kelas, sedangkan pelatihan non klasikal merupakan proses pembelajaran yang dilakukan secara e-learninng, bimbingan ditempat kerja, maupun palatihan di alam bebas yang kemudian disebut sebagai Aktualisasi. Aktualisasi yang dimaksud adalah aktualisasi nilai dasar yang merupakan suatu proses untuk menjadikan kelima nilai dasar ASN yang disingkat ANEKA (Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti Korupsi) menjadi aktual yang diselaraskan dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) di unit kerja.
Aktualisasi tersebut disesuaikan dengan nilai dasar ANEKA, tugas pokok dan fungsi serta visi dan misi unit kerja, kegiatan yang sehari-hari dilakukan di unit kerja, modifikasi agar terjadi peningkatan kualitas pelayanan, dan dapat juga berupa inovasi yang sebelumnya belum pernah dilakukan. Maka dari itu pentingnya mengaktualisasikan nilai-nilai ANEKA pada Diklatsar golongan III ini adalah untuk menginternalisasi nilai-nilai dasar profesi Dosen
rancangan aktualisasi ini didasarkan atas isu-isu pokok yang muncul pada unit kerja penulis. Salah satu isu yang muncul adalah kurangnya kemampuan mahasiswa dalam teknik penulisan proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) di program Studi Agribisnis, Universitas Jember. Isu tersebut dianalisis dan ditentukan salah satu penyebabnya, kemudian disusun tahapan-tahapan kegiatan yang harus dilakukan untuk menerapkan solusi untuk isu tersebut. Kemudian kegiatan-kegiatan tersebut dikaitkan dengan mata diklat Agenda II (Nilai-Nilai ANEKA) dan mata diklat Agenda III (Kedudukan Aparatur Sipil Negara dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia).
Setelah pelaksanaan habituasi selama 30 hari di lingkungan kerja yaitu di Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Jember, penulis telah melaksanakan kegiatan pendampingan penyusunan proposal PKM terintegrasi MMP (Media Manajemen Pembelajaran) SISTER bagi mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Jember.
Kegiatan tersebut dilaksanakan guna memecahkan isu kurangnya kemampuan mahasiswa dalam teknik penulisan proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Pelaksanaan kegiatan tersebut perlu dituliskan dalam sebuah bentuk laporan tertulis yaitu laporan aktualisasi.
Laporan aktualisasi ini memaparkan hasil penerapan nilai-nilai dasar ANEKA (Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi) serta penerapan peran dan kedudukan ASN dalam melaksanakan tugas di unit kerjanya. Laporan aktualisasi ini memuat kegiatan dan tahapan kegiatan yang telah dilaksanakan penulis di lingkungan kerja yaitu di Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Jember. Laporan aktualisasi ini disusun guna mempertanggungjawabkan proses pelaksanaan aktualisasi di lingkungan unit kerja apakah sudah menerapkan dan mengimplementasikan mata diklat Agenda II (Nilai dasar ANEKA), dan mata diklat Agend III (Kedudukan ASN dalam NKRI) dalam proses pelaksanaan kegiatan.
Laporan aktualisasi ini juga memuat kendala-kendala yang dihadapi selama
pelaksanaan aktualisasi atau habituasi.
B. Tujuan Aktualisasi
Tujuan dilaksanakannya agenda aktualisasi ini adalah untuk menyelesaikan isu terkait kurangnya kemampuan mahasiswa dalam teknik penulisan proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yaitu dengan melaksanakan gagasan ide berupa pendampingan penyusunan proposal PKM terintegrasi MMP (Media Manajemen Pembelajaran) SISTER bagi mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Jember.
Kegiatan aktualisasi ini juga sebagai proses untuk menghabituasikan nilai- nilai dasar Apartur Sipil Negara (ASN) yaitu Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komiten Mutu, dan Anti Korupsi (ANEKA). Adanya kegiatan aktualisasi yang telah dilaksanakan ini, diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme peserta diklat sebagai ASN khususnya sebagai dosen pada Program Studi Agribisnis di bidang Pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Adapun tujuan khusus dari pelaksnaan aktualisasi ini adalah:
1) Melaksanakan pelayanan publik yang berlandaskan nilai-nilai dasar ASN di Lingkungan kerja yaitu Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Jember;
2) Mengoptimalkan tercapainya kemampuan teknik penulisan mahasiswa dalam menyusun proposal yang sesuai dengan ketentuan buku panduan PKM Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
3) Menyiapkan proposal PKM untuk pengajuan tahun pendanaan 2021 oleh Belmawa Kemendikbud DIKTI
A. Analisis Dampak Isu Jika Tidak Diselesaikan
Mulainya era globalisasi menuntut lulusan perguruan tinggi Indonesia memiliki academic knowledge, skill of thinking, management skill dan communication skill untuk meningkatkan kemampuannya agar dapat bersaing secara global. Kurangnya atas salah satu dari keempat keterampilan tersebut dapat menyebabkan berkurangnya mutu suatu lulusan (Ditjen Dikti, 2017). Oleh karena itu kualitas lulusan perguruan tinggi perlu ditingkatkan melalui berbagai upaya. Peraturan Pemerintah (PP) No. 60 Tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi (PT), Pasal 2 ayat 1, Tujuan sebuah PT adalah “Menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik dan/atau profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan dan/atau memperkaya khasanah ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau kesenian". Undang-undang No.12 Tahun 2012 pasal 13 ayat 1 tentang pendidikan menyatakan bahwa “Mahasiswa sebagai anggota Sivitas Akademika diposisikan sebagai insan dewasa yang memiliki kesadaran sendiri dalam mengembangkan potensi diri di Perguruan Tinggi untuk menjadi intelektual, ilmuwan, praktisi, dan/atau profesional”.
PKM merupakan ajang perlombaan bagi mahasiswa untuk menghadapi krisis SDM yang terjadi pada bangsa Indonesia saat ini. Dalam diri setiap mahasiswa tentu memiliki kemampuan dan keterampilan dalam mengembangkan ide, gagasan serta kreatifitas apabila dituangkan dan dipublikasikan kemasyrakat terpenuhinya kepentingan masyarakat luas.
Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan melakukan berbagai hal untuk menumbuh kembangkan inovasi dan kreativitas mahasiswa di Indonesia. Kemahasiswaan melakukan berbagai perubahan, termasuk pemanfaatan teknologi informasi berbasis web untuk pelaksanaan Program Kreativitas Mahasiswa dan penambahan kategori baru. Upaya menumbuhkan kreativitas dan inovasi mahasiswa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam membentuk karakter dan keterampilan berpikir serta bertindak mahasiswa. Program Kreativitas Mahasiswa merupakan salah satu
tahun 2001 merupakan salah satu upaya untuk menumbuhkan, mewadahi, dan mewujudkan ide kreatif serta inovatif mahasiswa. PKM memberikan dampak terhadap peningkatan prestasi mahasiswa dan prestasi perguruan tinggi dalam pemeringkatan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Sejak diluncurkannya, PKM memperoleh respon positif, baik di kalangan mahasiswa maupun pimpinan perguruan tinggi. Hal ini tercermin dari bertambah banyaknya jumlah perguruan tinggi yang berpartisipasi dan proporsal yang diunggah mahasiswa. PKM adalah tempat dimana mahasiswa menyalurkan banyak ide dan kreativitas mereka. Melalui PKM ide tersebut dilihat banyak orang untuk dapat dijadikan sebuah hasil yang nyata serta acuan untuk karya-karya yang lain.
Program Studi Agribisnis memberikan kesempatan dan membuka peluang mahasiswa untuk mengaktualisasi minat bakat karya ilmiahnya sesuai dengan bidang yang diminati melalui seleksi pengajuan proposal PKM. Terdapat relevansi program studi Agribisnis melalui pengajuan PKM 5 bidang yang ditawarkan sesuai dengan buku panduan PKM (2020) diantaranya: PKM Penelitian (PKM-P), PKM Kewirausahaan (PKM-K), PKM Pengabdian Masyarakat (PKM-M), PKM Artikel Ilmiah (PKM-AI), dan PKM Gagasan Tertulis (PKM-GT). Namun kondisi yang terjadi pada mahasiswa agribisnis, seringkali mereka mengajukan mendadak dan kurang persiapan, sehingga hasil penulisan kurang optimal. Teknik penulisan PKM berkaitan dengan format, redaksional maupun substansi isi kurang diperhatikan dengan baik. Program Studi Agribisnis berupaya mendorong peningkatan kuantitas dan kualitas PKM dengan cara menghimbau untuk menyertakan rancangan proposal PKM sebagai salah satu syarat dalam pengajuan skripsi. Namun, berbagai upaya tersebut tampaknya belum cukup untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas PKM khususnya di Program Studi Agribisnis.
Isu yang dipilih untuk kegiatan aktualisasi ini dan harus segera diselesaikan adalah kurangnya kemampuan mahasiswa dalam teknik
berimplikasi terhadap ketidaksiapan mahasiswa dalam mengajukan proposal PKM tahun pendanaan 2021. Isu ini menjadi sangat penting karena salah satu Misi Program Studi Agribisnis adalah menyelenggarakan pendidikan tinggi bidang agribisnis yang dikelola secara professional, sehingga untuk mewujudkan misi tersebut diperlukan solusi untuk melakukan pendampingan secara optimal penyusunan proposal PKM secara intensif dan terintegrasi Sistem Informasi Terpadu (SISTER) Universitas Jember melalui Media Manajemen Pembelajaran (MMP) agar rekam jejak penyunan proposal PKM dapat terdokumentasi dengan baik.
Pemilihan isu tersebut juga didasarkan pada masa akan dibukanya pendaftaran PKM Belmawa Kemendikbud DIKTI, yang biasanya diadakan pada akhir tahun atau awal tahun. Jika tidak dilakukan persiapan pada pendampingan mahasiswa, hal ini dikhawatirkan tidak optimalnya penyusunan proposal mahasiswa pada saat pengajuan pendaftaran. Kondisi tersebut berdampak terhadap menurunnya kuantitas dan kualitas pengajuan proposal PKM mahasiswa program studi Agribisnis, Universitas Jember.
Berdasarkan data tahun sebelumnya, teridentifikasi baru 20% mahasiswa Agribisnis yang mengajukan PKM tahun pendanaan 2020. Program studi Agribisnis telah melakukan pembentukan dosen pendamping PKM melalui surat tugas Dekan Fakultas Pertanian dan melakukan sosialisasi serta pendampingan terkait pengajuan PKM. Namun kondisi yang terjadi pada mahasiswa agribisnis, seringkali mereka mengajukan mendadak dan kurang persiapan, sehingga hasil penulisan kurang optimal. Teknik penulisan PKM berkaitan dengan format, redaksional maupun substansi isi kurang diperhatikan dengan baik. Program Studi Agribisnis berupaya mendorong peningkatan kuantitas dan kualitas PKM dengan cara menghimbau untuk menyertakan rancangan proposal PKM sebagai salah satu syarat dalam pengajuan skripsi. Namun, berbagai upaya tersebut tampaknya belum cukup untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas PKM khususnya di Program Studi Agribisnis.
karena pelayanan utama dari suatu perguruan tinggi adalah masyarakat khususnya mahasiswa. Sedangkan output pelayanan yang dijadikan sebagai indikator kinerja perguruan tinggi antara lain ouput atau luaran mahasiswa dalam bidang non-akademik. Pelayanan publik melalui pendampingan PKM pada masa pandemi COVID-19 dan mengikuti sistem daring, maka memunculkan gagasan untuk mengintegrasikan pendampingan melalui system online Universitas. Hal ini dikarenakan sistem pembelajaran di lingkungan Universitas Jember sudah didukung dengan sistem yang sudah terintegrasi dan dengan fitur yang lengkap yaitu dengan menggunakan Sistem Informasi Terpadu (SISTER) UNEJ. Pendampingan melalui pelayanan terintegrasi melalui menu Media Manajemen Pembelajaran (MMP) SISTER, diharapkan dapat mengoptimalkan kemampuan penulisan dan penyusunan proposal mahasiswa dalam melakukan perbaikan pada tiap pertemuan yang ditentukan oleh dosen pendamping. Melalui integrasi pendampingan menggunakan SISTER, dosen pendamping dapat menilai perkembangan penyusunan proposal PKM oleh mahasiswa secara berkala dan data proposal tersimpan dengan baik. Pada aplikasi e-learning atau MMP SISTER, nantinya Dosen pendamping yang memiliki peran sebagai
“teacher” dapat melakukan MMP secara mandiri untuk memasukkan nama mahasiswa yang akan mengikuti kelas pendampingan PKM melalui SISTER, sehingga mahasiswa dapat memiliki peran sebagai “student”
dapat mengumpulkan tiap pertemuan bahan-bahan penyusunan proposal PKM.
Berdasarkan hal tersebut di atas, dampak yang ditimbulkan jika isu tersebut tidak diselesaikan adalah:
1. Dampak Bagi Program Studi
a. Pencapaian Misi Program Studi Agribisnis yaitu menyelenggarakan pendidikan tinggi bidang agribisnis yang dikelola secara professional belum tercapai 100 persen. Ketidaksiapan mahasiswa dalam mengajukan proposal PKM tahun pendanaan 2021 menjadi isu yang
dikelola secara professional. Oleh karena itu, untuk mewujudkan misi tersebut diperlukan solusi untuk melakukan pendampingan secara optimal penyusunan proposal PKM secara intensif dan terintegrasi Sistem Informasi Terpadu (SISTER) Universitas Jember melalui Media Manajemen Pembelajaran (MMP) agar rekam jejak penyunan proposal PKM dapat terdokumentasi dengan baik.
b. Kepuasan dan kepercayaan mahasiswa terhadap program studi akan menurun. Sebagai implikasi selanjutnya jika isu mengenai penyusunan proposal PKM tidak disiapkan melalui pendampingan intensif terintegrasi online pada masa pandemi. Implikasi lainnya adalah animo mahasiswa terhadap pengajuan proposal PKM akan mengalami penurunan.
c. Kinerja program studi juga akan menurun khususnya dalam hal output atau luaran keterlibatan mahasiswa dalam bidang non akademik.
2. Dampak Bagi Mahasiswa yaitu kurangnya kemampuan dan teknik menulis pada penyusunan proposal PKM. Kurang optimalnya penulisan dalam penyusunan proposal PKM tersebut akan berimplikasi terhadap ketidaksiapan pengajuan proposal PKM pada saat pendaftaran PKM KEMENDIKBUD DIKTI dibuka.
3. Dampak bagi Fakultas Pertanian Universitas Jember yaitu indikator kinerja fakultas khususnya output luaran mahasiswa belum bisa tercapai.
Jika kurang optimalnya penyusunan proposal PKM mahasiswa terhambat, maka dapat menyebabkan luaran mahasiswa bidang non- akademik menjadi menurun.
4. Dampak bagi Universitas yaitu indikator kinerja perguruan tinggi khususnya luaran mahasiswa bidang non-akademik menjadi menurun.
5. Dampak bagi Dosen yaitu kurangnya luaran atau output dalam pembimbingan mahasiswa yang terhitung sebagai penilaian kinerja dosen sekaligus mengurangi kesempatan bagi dosen untuk melakukan
6. Dampak bagi masyarakat atau stakeholder yaitu jika mahasiswa kurang optimal dalam penyusunan proposal PKM, akan berdampak terhadap masyarakat atau stakeholder yang tidak dapat memanfaatkan ide atau gagasan dan transfer IPTEK mahasiswa melalui bidang penelitian, kewirausahaan, pengabdian kepada masyarakat, teknologi, karsa cipta, artikel ilmiah, gagasan tertulis maupun futuristik konstruktif.
Upaya peningkatan kualitas dan kuantitas PKM di Program Studi Agribisnis diharapkan melibatkan banyak aspek di antaranya sistem pelatihan dan seleksi, kebijakan pimpinan universitas hingga tingkat program studi, pendampingan penulisan proposal PKM, budaya menulis dan berpikir kritis mahasiswa, peningkatan kreativitas mahasiswa dan pemberian motivasi. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah melakukan pendampingan yang terintegrasi online agar pelayanan mahasiswa dapat terpantau sistem. Sistem pelayanan online terpadu di lingkungan Universitas Jember sudah didukung dengan sistem yang sudah terintegrasi dan dengan fitur yang lengkap yaitu dengan menggunakan Sistem Informasi Terpadu (SISTER) UNEJ. Dalam rangka mempermudah pendampingan perlu dilakukan pelayanan yang terintegrasi melalui menu SISTER, sehingga aspek penulisan mahasiswa dapat dilakukan update perbaikan pada tiap pertemuan yang ditentukan oleh dosen pendamping. Melalui integrasi pendampingan menggunakan enrollment SISTER, dosen dapat menilai perkembangan penyusunan proposal PKM oleh mahasiswa secara berkala dan data proposal tersimpan dengan baik. Pada aplikasi e-learning SISTER, nantinya Dosen pendamping yang memiliki peran sebagai “teacher” dapat melakukan enrollment secara mandiri untuk memasukkan nama mahasiswa yang akan mengikuti kelas pendampingan PKM melalui SISTER, sehingga mahasiswa dapat memiliki peran sebagai “student” dapat mengumpulkan tiap pertemuan bahan-bahan penyusunan proposal PKM.
(PKM) di Program Studi Agribisnis Universitas Jember, maka perlu dilakukan pendampingan terintegrasi online melalui Media Manajemen Pembelajaran (MMP) Sistem Informasi Terpadu Universitas Jember. Pendampingan yang diadakan meliputi sosialisasi pengenalan MMP PKM SISTER UNEJ, pembentukan kelompok dan ide gagasan bidang PKM, pengarahan format dan ketentuan penulisan PKM, pendampingan penyusunan tiap bab PKM, pemberian motivasi dan pendampingan persiapan pengajuan pendaftaran PKM Kemendikbud DIKTI. Pemecahan isu tersebut dilakukan karena isu ini sangat berhubungan dengan pelayanan masyarakat khususnya mahasiswa.
Jika masalah kurangnya kemampuan dalam teknik penulisan proposal PKM dapat segera diatasi, maka akan menimbulkan efek multiplier yang sangat luas. Mahasiswa dapat berkontribusi terhadap peningkatan pengajuan proposal PKM sehingga dapat menyelesaikan isu terkait kuantitas dan kualitas luaran mahasiswa bidang non-akademik. Selain itu, kinerja program studi dan perguruan tinggi juga akan mengalami peningkatan sehingga animo dan kepercayaan masyarakat terhadap program studi juga akan mengalami peningkatan.
B. Pelaksanaan Aktualisasi
1. Unit Kerja : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Jember
2. Isu yang diangkat : Belum Optimalnya kemampuan mahasiswa dalam teknik penulisan proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)
3. Gagasan Pemecahan Isu : Terlaksananya pendampingan penyusunan proposal PKM melalui MMP SISTER bagi mahasiswa pengusul di Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Jember.
1. Identifikasi dan kuesioner kebutuhan pendampingan PKM 1.1. Melakukan identifikasi kebutuhan pendampingan
1.2. Membuat kuesioner google form
1.3. Menyebarkan kuesioner google form kepada mahasiswa 1.4. Melakukan rekapitulasi hasil kuesioner dan menganalisisnya 2. Koordinasi dengan Koordinator Program Studi
2.1. Berkoordinasi dan memberikan informasi terkait ide gagasan kepada Koordinator Program Studi (KPS) Agribisnis
2.2. Memperbaiki kegiatan dan jadwal kegiatan sesuai dengan masukan KPS Agribisnis
3. Pengajuan surat integrasi MMP PKM di SISTER kepada LP3M UNEJ
3.1. Membuat surat pengajuan integrasi MMP PKM di SISTER
3.2. Meminta pengesahan surat pengajuan integrasi MMP PKM di SISTER kepada KPS Agribisnis
3.3. Mengajukan surat integrasi MMP PKM di SISTER 3.4. Mengecek hasil surat integrasi MMP PKM di SISTER 4. Koordinasi dengan Ketua LP3M
4.1. Menghubungi Ketua LP3M terkait integrasi PKM melalui MMP SISTER
4.2. Mengecek hasil integrasi PKM melalui MMP SISTER
5. Sosialisasi integrasi MMP PKM di SISTER kepada calon kelompok pengusul PKM
5.1. Membuat dan menyebarkan flyer undangan sosialisasi kepada calon pengusul PKM
5.2. Melaksanakan sosialisasi integrasi MMP PKM di SISTER melalui zoom
5.3. Membuat skrip dan perekaman video tutorial
5.4. Mengunggah hasil video tutorial melalui channel youtube
6.1. Pembentukan kelompok pengusul dan penyerahan gagasan proposal PKM
6.2. Pendampingan penyusunan proposal PKM melalui MMP SISTER
6.3. Melakukan revisi proposal PKM yang telah diunggah di SISTER 7. Evaluasi kepuasan mahasiswa
7.1. Membuat formulir kuesioner kepuasan pengguna 7.2. Menyebarkan link kuesioner kepuasan pengguna 7.3. Mengevaluasi hasil kuesioner kepuasan pengguna
No. Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil
Keterkaitan Substansi Mata
Pelatihan
Kontribusi Terhadap Visi-Misi Organisasi
Penguatan Nilai Organisasi
Analisis Dam pak Jika Nilai-nilai Dasar PNS
tidak Diterapkan
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1 Identifikasi dan kuesioner kebutuhan pendampingan PKM
Tanggal:
11-14 November 2020
1.1. Melakukan identifikasi kebutuhan pendam pingan
Proses:
a) Saya mengumpulkan pencarian referensi dengan tekun dan tanggung jaw ab agar sumber yang digunakan
merupakan sumber yang dapat dipercaya dan relevan.
b) Saya membaca referensi dengan cerm at, teliti, m andiri, tanggung jaw ab, agar referensi yang digunakan relevan dengan kegiatan yang akan dilaksanakan.
c) Saya mengumpulkan referensi yang inovatif dan berorientasi m utu agar rencana
Output:
Hasil Kuesioner Kebutuhan
Pendampingan PKM mahasisw a
Bukti:
Link google form
Rekapitulasi excel
Agenda II:
Akuntabilitas:
tanggung jaw ab
Nasionalisme:
m enghargai pendapat orang lain, tidak
m em aksakan kehendak
Etika Publik:
sopan, cerm at
Komitmen Mutu:
efektif, efisien, inovatif, orientasi m utu
Anti Korupsi jujur
Agenda III:
Pelayanan Publlik:
Dengan melakukan
Melakukan identifikasi dan kuesioner kebutuhan
pendampingan PKM mendukung
tercapainya visi Program Studi Agribinis sebagai penyelenggara pendidikan tinggi yang berkualitas dalam
mengembangkan sistem pertanian yang berorientasi pada pertanian industrial, dan mendukung misi Prodi Agribisnis:
Menyiapkan tenaga ahli di bidang agribisnis yang berkualitas dan memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan stakeholders (M1), dan Misi berkaitan dengan
menyelenggarakan
Melakukan identifikasi sumber referensi untuk kuesioner kebutuhan pendampingan PKM menguatkan nilai-nilai
organisasi:
a) Berakal Budi dan
Bertanggung jaw ab b) Mandiri dan
kritis
Menyusun dan menyebarkan pengumuman pengisian link google form menguatkan nilai- nilai organisasi:
a) Berakal Budi dan
Bertanggung jaw ab b) Berjiw a
enterpreneur (inovatif, kreatif,
Tahap 1
a) Jika tidak tekun dan bertanggung jaw ab, maka sumber referensi yang digunakan tidak dapat dijadikan sebagai sumber yang dapat dipercaya dan relevan.
b) Jika tanpa disertai sikap cerm at, teliti, m andiri, tanggung jaw ab, maka referensi yang digunakan tidak mencerminkan referensi yang relevan
c) Jika tidak inovatif dan berorientasi m utu, maka rencana kegiatan kurang variatif dan relevan dengan
pendampingan penyusunan proposal PKM mahasisw a.
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) kegiatan lebih variatif
dan relevan dengan pendampingan penyusunan proposal PKM mahasisw a.
1.2. Mem buat kuesioner google form
Proses:
a) Saya memilih template form dengan cerm at dan penuh tanggung jaw ab agar form yang dihasilkan menarik, inovatif dan mudah untuk pengisian
b) Saya membuat isian pertanyaan
kuesioner dengan cerm at, teliti, tanggung jaw ab, inovatif, dan m andiri agar pertanyaan dapat dimengerti oleh pengisi c) Saya membuat
kuesioner dengan rasa tanggung jaw ab, dengan bahasa indonesia
kuesioner dan rekapitulasi merupakan salah satu bentuk pelayanan publik agar produk yang dihasilkan lebih sesuai dengan kebutuhan sasaran pengguna
Manajem en ASN:
Menjaga kerahasiaan identitas pengisi kuesioner dari hasil
rekapitulasi merupakan salah satu menjaga kode etik
pendidikan tinggi bidang agribisnis yang dikelola secara professional (M2)
transparansi, dinam is)
Tahap 2
a) Jika template form tidak dipilih dengan cerm at dan penuh tanggung jaw ab maka form yang dihasilkan kurang menarik, inovatif dan sulit untuk pengisian b) Jika pertanyaan
kuesioner tidak dengan cerm at, teliti, tanggung jaw ab, inovatif, dan m andiri maka pertanyaan kurang dimengerti oleh responden c) Jika kuesioner tidak
dibuat dengan rasa tanggung jaw ab, dengan bahasa indonesia yang efektif dan efisien, lugas, dan sopan maka kurang dapat tersampaikan kepada khalayak sasaran.
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) yang efektif dan
efisien, lugas, dan sopan agar dapat tersampaikan kepada khalayak sasaran.
1.3. Menyebarkan kuesioner google form kepada m ahasisw a Proses:
a) Saya membuat pengumuman dengan bahasa indonesia yang efektif dan efisien, lugas, dan sopan agar informasi pengisian kuesioner dapat dipahami khalayak sasaran.
b) Saya menyebarkan link google form dengan rasa tanggung jaw ab, m enghargai pendapat orang lain, tidak m em aksakan kehendak agar informasi kegiatan dapat tersampaikan dan diisi sesuai
Tahap 3
a) Jika pengumuman tidak menggunakan bahasa indonesia yang efektif dan efisien, lugas, dan sopan maka informasi pengisian kuesioner kurang dapat dapat dipahami khalayak sasaran.
b) Jika penyebaran link google form tidak dilakukan dengan rasa tanggung jaw ab, m enghargai pendapat orang lain, tidak m em aksakan kehendak maka informasi kegiatan kurang dapat tersampaikan dengan kebutuhan sasaran pengguna
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) dengan kebutuhan
sasaran pengguna 1.4. Melakukan
rekapitulasi hasil kuesioner dan m enyim pulkannya Proses:
a) Saya melakukan rekapitulasi data hasil kuesioner dengan jujur dan cerm at agar hasil kuesioner dapat relevan dengan kebutuhan sasaran.
b) Saya membuat kesimpulan hasil kuesioner dengan tanggung jaw ab dan m enjaga kerahasiaan sesuai dengan jaw aban yang telah diberikan oleh sasaran
Tahap 4
a) Jika tidak
merekapitulasi data hasil kuesioner dengan jujur dan cerm at, maka hasil kuesioner kurang relevan dengan kebutuhan sasaran.
b) Jiks tidak
merekapitulasi hasil kuesioner dengan tanggung jaw ab dan m enjaga
kerahasiaan, maka kurang dapat
menyimpulkan sesuai dengan jaw aban yang telah diberikan oleh sasaran
2 Melakukan koordinasi dengan Koordinator Program Studi Agribisnis (KPS)
2.1. Berkoordinasi dan m em berikan inform asi terkait ide gagasan kepada Koordinator Program Studi (KPS)
Agribisnis
Output:
Tercapainya kesepakatan dan terlaksana kegiatan koordinasi
aktualisasi
Agenda II:
Akuntabilitas:
Tanggung jaw ab
Nasionalisme:
Musyaw arah, bekerja
Melakukan koordinasi dan berdiskusi dengan KPS terkait pelaksanaan Program Kegiatan mendukung tercapainya visi
Melakukan koordinasi dan berdiskusi dengan KPS terkait pelaksanaan Program Kegiatan menguatkan nilai- nilai organisasi:
Tahap 1
a) Jika tidak sopan dan tidak m enggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, maka saya tidak diterima dengan baik oleh mentor dan KPS
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) Tanggal:
13-15 November 2020
Proses:
a) Saya membuat janji dengan KPS dengan sopan dan
m enggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar agar saya diterima dengan baik oleh KPS.
b) Saya
mempersiapkan bahan yang akan didiskusikan dengan baik dan penuh tanggung jaw ab agar ketika ditanya terkait topik bisa menjelaskan dengan baik.
c) Saya menemui KPS dengan tepat w aktu (disiplin) agar saya diterima dengan baik oleh KPS.
d) Saya
mengkonsultasikan kegiatan dan jadw al kegiatan habituasi dan mencatat semua masukan KPS dengan cerm at dan teliti, agar output yang dihasilkan
Bukti:
Foto/tangkapan layar w hatsapp hasil koordinasi
Catatan masukan dari KPS
sam a, berbahasa Indonesia yang baik dan benar
Etika Publik:
Sopan, cerm at dan teliti
Komitmen mutu: Inovasi, efektif, efisien, dan orientasi m utu
Anti korupsi:
Tanggung jaw ab, disiplin
Agenda III:
Whole of Government (WoG): koordinasi dan bekerjasama dalam menentukan kegiatan yang akan dilaksanakan
Program Studi Agribinis sebagai penyelenggara pendidikan tinggi yang berkualitas dalam
mengembangkan sistem pertanian yang berorientasi pada pertanian industrial, dan mendukung m isi Prodi Agribisnis:
Menyiapkan tenaga ahli di bidang agribisnis yang berkualitas dan memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan stakeholders
1) Berakal Budi dan
Bertaggung jaw ab, 2) Kom unikator
yang efektif, dan
Pekerjasam a yang handal
b) Jika tidak bertangung tanggung jaw ab, maka saya tidak bisa menjelaskan dengan baik.
c) Jika tidak tepat w aktu, maka saya tidak diterima dengan baik oleh mentor dan KPS.
d) Jika tidak cerm at dan teliti, maka output yang dihasilkan tidak menjadi output yang inovatif, efektif, dan efisien serta berkualitas .
e) Jika tidak m elakukan m usyaw arah
m ufakat dan tidak ada unsur kerjasam a, maka program aktualisasi saya tidak menjadi program yang relevan.
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) merupakan output
yang inovatif, efektif, dan efisien serta berkualitas.
e) Saya meminta pendapat kepada KPS dengan m usyaw arah m ufakat dan kerjasam a terkait program kegiatan yang dirancang agar program tersebut relevan dengan kondisi di Program studi dan Fakultas Pertanian.
2.2. Mem perbaiki kegiatan dan jadw al kegiatan sesuai m asukan KPS Agribisnis Proses:
Saya berdiskusi dan berkoordinasi untuk suatu kesepakatan yang baik (m usyaw arah) dan memperbaiki usulan dan jadw al kegiatan pelatihan dengan penuh tanggung jaw ab agar kegiatan yang dirancang terlaksana dengan baik.
Tahap 2
Jika tanpa ada kesepakatan yang baik (m usyaw arah) dan tidak
bertanggung jaw ab, maka kegiatan tidak terlaksana dengan baik dan mengalami banyak hambatan.
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) 3 Pengajuan surat
integrasi PKM melalui MMP SISTER kepada LP3M UNEJ
Tanggal:
16-18 November 2020
3.1. Mem buat surat pengajuan integrasi MMP PKM di SISTER Proses:
Saya menyusun surat pengajuan dengan cerm at dan teliti sesuai
rancangan (konsistensi) dan memperhatikan aturan penulisan surat resmi lembaga yang ada (taat aturan)
3.2. Mem inta pengesahan surat pengajuan kepada KPS Agribisnis Proses:
Saya meminta pengesahan surat pengajuan kepada KPS dengan sopan dan bertanggung jaw ab sesuai dengan ketentuan (tidak m em aksakan kehendak)
3.3. Mengajukan surat pengajuan kepada Ketua LP3M Proses:
Saya mengajukan surat, melakukan koordinasi
Output:
Terlaksananya kegiatan penyusunan pembuatan surat pengajuan, pengesahan KPS dan pengajuan surat integrasi MMP SISTER kepada ketua LP3M Bukti fisik:
Surat pengajuan
Foto/tangkapan layar w hatsapp hasil komunikasi dengan Ketua LP3M
Agenda II:
• Akuntabilitas:
konsistensi
• Nasionalisme:
tidak
m em aksakan kehendak, m usyaw arah
• Etika Publik:
Sopan, cerm at, teliti
• Komitmen Mutu: efektif dan efisien
• Anti Korupsi:
jujur dan tanggung jaw ab
Agenda III:
Manajemen ASN:
Taat aturan
Whole of Government (WoG):
Koordinasi dan bekerjasama untuk menentukan
Mengajukan surat integrasi PKM terintegrasi MMP SISTER kepada LP3M UNEJ di Program Studi Agribisnis mendukung tercapainya visi PS Agribinis sebagai penyelenggara pendidikan tinggi yang berkualitas dalam
mengembangkan sistem pertanian yang berorientasi pada pertanian industrial, dan mendukung misi Prodi Agribisnis:
Menyiapkan tenaga ahli di bidang agribisnis yang berkualitas dan memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan stakeholders (M1), dan Misi berkaitan dengan
Menyelenggarakan pendidikan tinggi bidang agribisnis
Melakukan pengajuan surat integrasi PKM melalui MMP SISTER kepada LP3M UNEJ terkait pelaksanaan Program Kegiatan menguatkan nilai- nilai organisasi:
1) Berakal Budi dan
Bertanggun g jaw ab, 2) Kom unikator
yang efektif, dan
3) Pekerjasama yang handal
Tahap 1
Jika tanpa disertai sikap cerm at, teliti, m andiri, tanggung jaw ab, maka surat pengajuan yang digunakan tidak mencerminkan kepatuhan aturan lembaga
Tahap 2
Jika pengesahan surat pengajuan tidak disertau dengan sopan dan
bertanggung jaw ab maka tidak sesuai dengan ketentuan.
Tahap 3:
Jika koordinasi dan bekerjasama denga tidak sopan dan bertanggung jaw ab maka tidak sesuai dengan ketentuan lembaga.
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) dan bekerjasama kepada
Ketua LP3M dengan sopan dan bertanggung jaw ab sesuai dengan ketentuan (tidak
m em aksakan kehendak)
3.4. Mengecek hasil surat pengajuan
Proses:
Saya melakukan pengecekan surat pengajuan kepada LP3M terkait hasil integrasi PKM menggunakan MMP SISTER. Sehingga diperoleh sistem integrasi yang efektif dan efisen
tujuan bersama yang dikelola secara professional (M2)
Tahap 4:
Jika tidak melakukan pengecekan, maka tidak akan diperoleh sistem integrasi yang efektif dan efisen
4 Koordinasi dengan Ketua LP3M UNEJ
Tanggal:
18-20 November 2020
4.1. Menghubungi Ketua LP3M terkait
integrasi PKM m elalui M M P SISTER Proses:
Saya melakukan koordinasi dan
kerjasam a kepada Ketua LP3M dengan sopan dan bertanggung jaw ab sesuai dengan ketentuan (tidak m em aksakan kehendak)
Output:
Tercapainya koordinasi, kerjasama dan terlaksana kegiatan koordinasi dengan ketua LP3M
Bukti:
Foto/tangkapan layar hasil koordinasi
Hasil integrasi MMP PKM di
Agenda II:
• Akuntabilitas:
tanggung jaw ab
• Nasionalisme:
tidak
m em aksakan kehendak, m usyaw arah
• Etika Publik:
Sopan, cerm at, teliti
Koordinasi dengan Ketua LP3M UNEJ mendukung
tercapainya visi PS Agribinis sebagai penyelenggara pendidikan tinggi yang berkualitas dalam
mengembangkan sistem pertanian yang berorientasi pada pertanian industrial, dan mendukung misi
Melakukan koordinasi dengan Ketua LP3M UNEJ terkait
pelaksanaan Program Kegiatan menguatkan nilai- nilai organisasi:
1) Berakal Budi dan
Bertanggung jaw ab, 2) Kom unikator
yang efektif, dan
Tahap 1
Jika koordinasi dan bekerjasama denga tidak sopan dan bertanggung jaw ab maka tidak sesuai dengan ketentuan lembaga.
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) 4.2. Mengecek hasil
integrasi PKM m elalui MMP SISTER Proses:
Saya meminta panduan dan masukan
(m usyaw arah) dengan cerm at dan teliti kepada ketua LP3M terkait hasil integrasi PKM
menggunakan MMP SISTER. Sehingga diperoleh sistem integrasi yang berm utu dan transparan
SISTER UNEJ • Komitmen Mutu: orientasi m utu
• Anti Korupsi:
tanggung jaw ab
Agenda III:
Manajemen ASN:
Transparansi
Whole of Government (WoG):
Koordinasi dan
bekerjasama
Prodi Agribisnis:
Menyiapkan tenaga ahli di bidang agribisnis yang berkualitas dan memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan stakeholders.
3) Pekerjasam a yang handal
Tahap 2 Jika tidak meminta masukan (m usyaw arah), maka hasil integrasi PKM menggunakan MMP SISTER, kurang diperoleh sistem integrasi yang berm utu dan transparan
5 Sosialisasi integrasi MMP PKM di SISTER kepada calon kelompok pengusul PKM
Tanggal:
21-28 November
1.1. Mem buat dan Menyebarkan flyer undangan
sosialisasi zoom kepada calon pengusul PKM Proses:
a) Saya memilih
template flyer dengan cerm at dan penuh tanggung jaw ab agar flyer yang dihasilkan menarik, inovatif dan mudah untuk pengisian
Output:
Terlaksana sosialisasi kegiatan pelatihan
Video tutorial melalui channel youtube
Bukti:
Tangkapan layar kegiatan
sosialisasi melalui Zoom
Agenda II:
Akuntabilitas:
Kepem im pinan , tanggung jaw ab, kejelasan
Nasionalisame:
religius, tidak diskrim inasi, tanggung jaw ab,
m enggunakan bahasa Indonesia
Melakukan
sosialisasi kegiatan integrasi MMP PKM di SISTER kepada calon kelompok pengusul PKM mendukung tercapainya visi PS Agribinis sebagai penyelenggara pendidikan tinggi yang berkualitas dalam
mengembangkan sistem pertanian
Melakukan sosialisasi kegiatan integrasi PKM melalui MMP SISTER kepada calon kelompok pengusul PKM menguatkan nilai- nilai organisasi:
a) Bertqw a kepada Tuhan YME
b) Berakal Budi dan
Bertaggung
Tahap 1
a) Jika tidak cerm at dan tidak
bertanggung jaw ab, maka leaflet yang dihasilkan tidak menarik, tidak inovatif dan tidak mudah untuk dilihat khalayak ramai.
b) Jika tidak cerm at, tidak teliti, tidak tanggung jaw ab, tidak inovatif, dan tidak m andiri, maka