• Tidak ada hasil yang ditemukan

Ditandatangani secara elektronik Awan Nurmawan Nuh Tembusan:

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Ditandatangani secara elektronik Awan Nurmawan Nuh Tembusan:"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

Nomor : S-20/MK.9/2021 08 Oktober 2021

Sifat : Segera

Lampiran : Satu berkas

Hal : Permohonan Menjadi Narasumber pada Seminar Nasional Sinergi Pengawasan Program PC-PEN Tahun 2021

Yth. Jaksa Agung Republik Indonesia

Jl. Sultan Hasanuddin No.1 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan DKI Jakarta

Dalam rangka peningkatan sinergi pengawalan Program Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN), Kementerian Keuangan bermaksud menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema “Sinergi Mengawal Negeri, Menuju Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh” yang rencananya akan dilaksanakan melalui video conference pada:

hari, tanggal : Kamis, 21 Oktober 2021 pukul : 08.30 s.d. 15.30 WIB

media : Aplikasi Zoom dan kanal Youtube

peserta : Seluruh APIP K/L/D, BPKP, SPI BUMN, SPI BLU, POLRI, Kejaksaan RI, dan KPK

Sehubungan dengan hal tersebut, kami mohon kesediaan Bapak untuk menjadi Narasumber dan menyampaikan pokok bahasan mengenai evaluasi dan strategi Kejaksaan RI dalam mengawal pelaksanaan program PC-PEN, serta tindakan hukum atas penyelewengan pelaksanaan program, antara lain:

 Hasil pendampingan dan pengawalan Kejaksaan RI dalam pelaksanaan Program PC-PEN tahun 2020 dan 2021;

 Bentuk kerja sama strategis dengan pelaksana program demi percepatan eksekusi Program PC-PEN; dan

 Pedoman atau langkah mitigasi risiko hukum dalam pelaksanaan Program PC-PEN.

Penjelasan lebih rinci atas kegiatan dimaksud kami sampaikan dalam Kerangka Acuan Kerja sebagaimana terlampir. Konfirmasi Bapak kiranya dapat disampaikan melalui narahubung kami, Sdr. Valentinus Rudy Hartono (Telpon/WA 0858-9107-2789).

Atas perhatian dan kerja sama Bapak, kami ucapkan terima kasih.

a.n. Menteri Keuangan Inspektur Jenderal

Ditandatangani secara elektronik Awan Nurmawan Nuh

Tembusan:

Menteri Keuangan

Gedung Juanda I Lantai 3, Jalan DR. Wahidin Raya Nomor 1 Jakarta 10710, Kotak Pos 21 Telepon (021) 3449230, Faksimile (021) 3453710, website www.kemenkeu.go.id

(2)

SEMINAR NASIONAL

SINERGI PENGAWASAN PROGRAM PC-PEN

KERANGKA ACUAN KERJA

“SINERGI MENGAWAL NEGERI, MENUJU INDONESIA TANGGUH,

INDONESIA TUMBUH”

TAHUN 2021

Jakarta, Oktober 2021

(3)

SINERGI MENGAWAL NEGERI, MENUJU INDONESIA TANGGUH, INDONESIA TUMBUH| 1

KERANGKA ACUAN KERJA

SEMINAR NASIONAL SINERGI PENGAWASAN PROGRAM PC-PEN

“SINERGI MENGAWAL NEGERI,

MENUJU INDONESIA TANGGUH, INDONESIA TUMBUH”

A. Pendahuluan

Kebijakan Pemerintah untuk melakukan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional (PC-PEN) merupakan program yang sudah dilaksanakan dari Tahun 2020 dalam rangka perlindungan terhadap masyarakat, penyelamatan perekonomian nasional dan stabilitas sistem keuangan melalui berbagai kebijakan relaksasi yang berkaitan dengan pelaksanaan APBN.

Pemerintah menetapkan kebijakan sektor fiskal dengan mengutamakan penanganan COVID-19 melalui sisi permintaan dan penawaran karena kondisi pandemi menimbulkan tekanan atas sisi penawaran, akibat melambatnya transaksi dan menurunnya kemampuan/kapasitas produksi pelaku usaha, dan tekanan atas sisi permintaan, akibat penurunan daya beli masyarakat. Kebijakan fiskal yang dimaksudkan untuk meningkatkan sisi permintaan adalah dengan mempercepat dan menambah belanja perlindungan sosial, yang diharapkan akan menjadi katalisator perekonomian. Di sisi penawaran, Pemerintah merancang berbagai kebijakan berupa insentif yang diberikan kepada sisi penawaran perekonomian, antara lain dengan memberikan insentif perpajakan kepada dunia usaha serta mendukung sektor UMKM dan korporasi yang terdampak pandemi. Selain itu, terdapat berbagai kebijakan yang dilakukan oleh Pemerintah untuk meningkatkan ruang gerak fiskal Pemerintah Daerah agar dapat dinikmati oleh pemangku kepentingan dan penerima manfaat secara luas.

Pemerintah melanjutkan Program PC PEN pada tahun 2021 dengan fokus untuk kesehatan, perlindungan sosial, dan penciptaan lapangan kerja. Adapun salah satu program unggulannya adalah Vaksinasi dalam rangka memberikan perlindungan kesehatan pada masyarakat agar masyarakat lebih produktif dalam menjalankan aktivitas keseharian untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional. Dari perspektif serapan anggaran, sampai dengan 17 September 2021, realisasi pelaksanaan program PC-PEN baru mencapai 53,2% dari anggaran yang disediakan atau sebesar Rp395,92 Trilyun dari total anggaran sebesar Rp744,77 Trilyun. Kondisi ini tidak terlepas dari berbagai macam kondisi ketidaksiapan dan keragu-raguan dalam pelaksanaan karena berbagai alasan, termasuk rasa takut kalau langkah yang diambil dinilai salah oleh auditor dan/atau aparat penegak hukum (APH). Apalagi dengan adanya beberapa kasus fraud dalam pelaksanaan program PC PEN yang telah terungkap.

Pelaksanaan program PC PEN pada dasarnya telah berjalan kurang lebih selama 18 bulan sejak sejak kondisi darurat pandemi ditetapkan (Maret 2020) dan dikawal oleh APIP K/L/D, BPKP, APH, serta dilakukan pemeriksaan oleh BPK-RI melalui sebuah sinergi yang telah disepakati bersama pada Seminar Nasional Sinergi Pengawasan APIP-SPI-APH Tahun 2020. Dalam perkembangannya, perlu dilakukan evaluasi bersama apakah pengawasan dan pengawalan terhadap pelaksanaan anggaran PC-PEN tersebut sudah efektif dan A. Pendahuluan

(4)

memberi nilai tambah bagi stakeholders. Di sisi lain, sisa waktu tahun anggaran hanya tinggal beberapa bulan lagi, sehingga langkah komprehensif dan terintegrasi baik oleh para pelaksana program maupun para pengawas dan penegak hukum perlu segera diperkuat. Semua institusi pengawasan ini harus kembali bersinergi sesuai koridor tugas dan fungsinya agar dapat menghasilkan langkah harmonis untuk menyukseskan Program PC-PEN tahun 2021 serta merencanakan pengawasan dan pengawalan Program PC-PEN tahun 2022 secara responsif dan fleksibel.

Berbagai langkah untuk mewujudkan koordinasi dan sinergi sudah dilakukan dalam berbagai bentuk, baik untuk para pelaksana program, APIP K/L/D, Satuan Pengawas Intern (SPI), BPKP, APH, dan BPK RI sebagai supreme audit.

Dalam rangka mengevaluasi pelaksanaan pengawasan dan pengawalan pelaksanaan anggaran PC-PEN serta dalam rangka menguatkan strategi pengawasan dan pengawalan akselerasi penyerapan anggaran dan implementasi Program PC-PEN tahun 2021 serta perencanaan pengawasan dan pengawalan Program PC-PEN tahun 2022, Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan (Itjen Kemenkeu) bermaksud menyelenggarakan Seminar Nasional yang melibatkan perwakilan pelaksana program, APIP K/L/D, BPKP, SPI Badan Usaha Milik Negara (BUMN), SPI Badan Layanan Umum (BLU), BPK, Kepolisian RI (Polri)), Kejaksaan RI, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Seminar yang mengambil tema “Sinergi Mengawal Negeri, Menuju Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh” pada dasarnya bertujuan untuk mempercepat pemulihan kesehatan masyarakat, penanggulangan dampak dan pemulihan perekonomian melalui pelaksanaan percepatan Program PC-PEN. Seminar ini juga sekaligus dalam rangka memperingati hari jadi Itjen Kemenkeu ke-55.

B. Maksud dan Tujuan

Kegiatan Seminar Nasional dimaksudkan sebagai forum sinergi, koordinasi, dan komunikasi antar APIP K/L/D, BPKP, SPI BUMN, SPI BLU, Polri, Kejaksaan RI, dan KPK dalam rangka meningkatkan efektivitas pengawasan dan pengawalan terhadap pelaksanaan anggaran PC-PEN.

Tujuan dilakukannya kegiatan ini antara lain untuk:

a. Mengevaluasi pelaksanaan pengawasan dan pengawalan pelaksanaan anggaran PC- PEN;

b. Mengedepankan peran pencegahan dalam pengawalan Program PC-PEN;

c. Mengidentifikasi tantangan dan mitigasi risiko dalam implementasi Program PC-PEN di tingkat operasional;

d. Mengidentifikasi risiko dan mitigasi dalam pengawasan pelaksanaan anggaran PC- PEN;

e. Meningkatkan sinergi pengawalan Program PC-PEN tahun 2021 serta rencana pengawalan program PC-PEN tahun 2022 antara APIP K/L/D, BPKP, SPI BUMN, SPI BLU, Polri, Kejaksaan RI, dan KPK;

f. Meningkatkan pertukaran informasi terkait pengawasan pelaksanaan anggaran PC- PEN.

C. Hasil yang diharapkan B. Maksud dan Tujuan

C. Hasil yang diharapkan

(5)

SINERGI MENGAWAL NEGERI, MENUJU INDONESIA TANGGUH, INDONESIA TUMBUH| 3 Seminar Nasional diharapkan dapat mendorong APIP K/L/D, BPKP, SPI BUMN, SPI BLU, Polri, Kejaksaan RI, dan KPK terkait dalam melakukan pengawasan/pengawalan yang lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel terhadap pengelolaan anggaran PC-PEN yang menjadi tugas dan fungsi masing-masing. Selain itu, diharapkan juga makin menguatnya komitmen dari APIP K/L/D, BPK, BPKP, SPI BUMN, SPI BLU, Polri, Kejaksaan, dan KPK terkait dalam:

1. Pengembangan strategi pengawalan akselerasi penyerapan anggaran dan implementasi Program PC-PEN tahun 2021 dan perencanaan pengawasan dan pengawalan Program PC-PEN tahun 2022;

2. Optimalisasi fungsi pencegahan dalam pengawalan Program PC-PEN dan kasus hukum yang minimal dalam implementasi Program PC-PEN;

3. Identifikasi tantangan dan mitigasi risiko pelaksanaan Program PC-PEN; dan

4. Transparansi informasi guna mengoptimalkan pengawasan terhadap pelaksanaan anggaran PC-PEN.

D. Pelaksanaan Kegiatan 1. WAKTU

2. AGENDA

a. Keynote Speakers 1) Menteri Keuangan

Pokok Bahasan:

- Kondisi pandemi dan perekonomian global serta dampaknya kepada perekonomian Indonesia;

- Menjaga/meningkatkan ketahanan fiskal untuk menangani pandemi dan mengantisipasi resesi serta kebijakan PC-PEN yang responsif dan fleksibel;

dan

- Harapan Menteri Keuangan kepada APIP, SPI, dan APH untuk menyamakan tujuan dan langkah serta secara bersama-sama mengawal percepatan pemulihan kesehatan dan perekonomian.

2) Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Pokok Bahasan:

- Risiko dan permasalahan program yang menjadi perhatian pemeriksaan BPK-RI;

- Strategi, rencana, dan sasaran pemeriksaan BPK-RI dalam mengawal dan/atau mendampingi pemerintah mempercepat penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional; dan

- Harapan dan saran bagi pemerintah dalam menangani krisis/kondisi darurat menurut pandangan BPK-RI.

b. Seminar Pagi (Pleno) Topik:

Mengevaluasi pelaksanaan pengawasan dan membahas strategi terbaik pengawalan Program PC-PEN dalam mempercepat/akselerasi pemulihan kesehatan masyarakat, penanggulangan dampak sosial ekonomi serta pemulihan perekonomian.

D. Pelaksanaan Kegiatan

Seminar nasional akan diselenggarakan pada hari Kamis,21 Oktober 2021.

(6)

Narasumber:

1) Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Pokok Bahasan:

- Hasil pengawasan dan pengawalan BPKP dalam pelaksanaan Program PC-PEN tahun 2020 dan 2021;

- Evaluasi dan Strategi pengawasan Program PC-PEN oleh BPKP; dan - Sinergi pengawasan Program PC-PEN tahun 2021 dan 2022

2) Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Pokok Bahasan:

Evaluasi dan Strategi Polri dalam mengawal pelaksanaan program penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional, serta tindakan hukum atas penyelewengan pelaksanaan program, antara lain:

- Hasil pendampingan dan pengawalan Polri dalam pelaksanaan Program PC-PEN tahun 2020 dan 2021

- Ruang represif dan ruang preventif APH dalam pelaksanaan Program PC- PEN;

- Strategi pencegahan penyimpangan oleh Polri; dan

- Menjaga keadaan yang kondusif di masyarakat dalam pelaksanaan Program PC-PEN.

3) Jaksa Agung Pokok Bahasan:

Evaluasi dan Strategi Kejaksaan RI dalam mengawal pelaksanaan program penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional, serta tindakan hukum atas penyelewengan pelaksanaan program, antara lain:

- Hasil pendampingan dan pengawalan Kejaksaan RI dalam pelaksanaan Program PC-PEN tahun 2020 dan 2021;

- Bentuk kerja sama strategis dengan pelaksana program demi percepatan eksekusi Program PC-PEN; dan

- Pedoman atau langkah mitigasi risiko hukum dalam pelaksanaan Program PC-PEN.

4) Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Pokok Bahasan:

Evaluasi dan Strategi KPK dalam mengawal pelaksanaan program penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional, serta tindakan hukum atas penyelewengan pelaksanaan program, antara lain:

- Hasil pendampingan dan pengawalan KPK dalam pelaksanaan Program PC-PEN tahun 2020 dan 2021

- Kajian KPK atas risiko hukum dalam pelaksanaan Program PC-PEN;

- Respon masyarakat berdasarkan pengelolaan pengaduan oleh KPK; dan - Langkah strategis upaya pencegahan penyimpangan

5) Menteri Dalam Negeri Pokok Bahasan:

Evaluasi dan Strategi Kemendagri dalam pembinaan dan pengawasan terhadap program penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional di daerah, antara lain:

(7)

SINERGI MENGAWAL NEGERI, MENUJU INDONESIA TANGGUH, INDONESIA TUMBUH| 5 - Overview pelaksanaan Program PC-PEN tahun 2020 dan 2021 di daerah

beserta hasil pengawasan dan pengawalan oleh Kemendagri;

- Tantangan dan target percepatan Program PC-PEN di daerah;

- Strategi pengawasan Program PC-PEN tahun 2021 dan 2022 di daerah.

c. Seminar Siang (Panel) Topik:

Mengevaluasi pelaksanaan pengawasan dan membahas strategi terbaik pengawalan Program PC-PEN dalam mempercepat/akselerasi pemulihan kesehatan masyarakat, penanggulangan dampak serta pemulihan perekonomian.

Narasumber:

1) Inspektur Jenderal Kementerian Kesehatan Pokok Bahasan:

- Kondisi pelaksanaan program kesehatan (pagu, realisasi anggaran dan capaian output) dan hambatan/tantangannya; dan

- Strategi pengawasan dan hasil pengawasan dalam percepatan penanganan kesehatan tahun 2021 dan rencana pengawasan Program PC-PEN tahun 2022.

2) Inspektur Jenderal Kementerian Sosial Pokok Bahasan:

- Kondisi pelaksanaan program perlindungan sosial (pagu, realisasi anggaran dan capaian output) dan hambatan/tantangannya; dan

- Strategi pengawasan dan hasil pengawasan dalam percepatan penanganan perlindungan sosial tahun 2021 dan rencana pengawasan Program PC-PEN tahun 2022.

3) Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri Pokok Bahasan:

- Kondisi pelaksanaan program kesehatan dan perlindungan sosial di daerah (pagu, realisasi anggaran dan capaian output) dan hambatan/tantangannya;

dan

- Strategi pengawasan dan hasil pengawasannya dalam percepatan penanganan pogram pada sektor kesehatan dan perlindungan sosial di daerah dan rencana pengawasan Program PC-PEN tahun 2022..

4) Inspektur Kementerian Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Pokok Bahasan:

- Kondisi pelaksanaan program pada sektor UMKM (pagu, realisasi anggaran dan capaian output) dan hambatan/tantangannya; dan

- Strategi pengawasan dan hasil pengawasan dalam percepatan penanganan program pada sektor UMKM tahun 2021 dan rencana pengawasan Program PC-PEN tahun 2022.

5) Inspektur Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Pokok Bahasan:

- Kondisi pelaksanaan program prioritas (pagu, realisasi anggaran dan capaian output) dan hambatan/tantangannya; dan

- Strategi pengawasan dan hasil pengawasan dalam percepatan penanganan program prioritas tahun 2021 dan rencana pengawasan Program PC-PEN tahun 2022.

(8)

3. PESERTA

Aparat Sipil Negara (ASN) di lingkungan:

a. Kepolisian RI;

b. Kejaksaan RI;

c. Komisi Pemberantasan Korupsi;

d. Badan Pemeriksa Keuangan;

e. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan;

f. Aparat Pengawas Intern Pemerintah di lingkungan Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah;

g. Satuan Pengawas Intern Badan Usaha Milik Negara;

h. Satuan Pengawas Intern Badan Layanan Umum;

i. Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah, pelaksana program PC-PEN; dan j. Unit Eselon I di lingkungan Kementerian Keuangan.

4. MEDIA SEMINAR

Webinar via Zoom dan Youtube Kementerian Keuangan dan Inspektorat Jenderal.

Zoom : +/- 1000 peserta

Youtube : peserta selain media Zoom

Peserta yang mengikuti keseluruhan rangkaian acara dan mengisi daftar hadir mendapatkan Sertifikat Seminar.

5. RUNDOWN ACARA

No. Acara Waktu

1 Pembukaan 08.30-08.45

2 Laporan Penyelenggara (Irjen) 08.45-09.00

3 Keynote Speech Menkeu (sekaligus Pembukaan Acara) 09.00-09.30

4 Keynote Speech Ketua BPK 09.30-10.00

Seminar Pagi

6 Paparan Kepala BPKP 10.00-10.20

7 Paparan Kapolri 10.20-10.40

8 Paparan Kajagung 10.40-11.00

9 Paparan Ketua KPK 11.00-11.20

10 Paparan Menteri Dalam Negeri 11.20-11.40

Seminar Siang (Panel)

SESI I (Cluster Kesehatan dan Perlidungan Sosial) 11 Moderator: Inspektur V

12 Narasumber I: Irjen Kemenkes 13.00-13.20

13 Narasumber II: Irjen Kemensos 13.20-13.40

(9)

SINERGI MENGAWAL NEGERI, MENUJU INDONESIA TANGGUH, INDONESIA TUMBUH| 7

No. Acara Waktu

Narasumber III: Irjen Kemendagri 13.40-14.00

Tanya Jawab 14.00-14.30

SESI II (Cluster Dukungan UMKM dan Program Prioritas) Moderator: Inspektur III

14 Narasumber I: Inspektur KemenKopUKM 14.30-14.50

15 Narasumber II: Irjen KemenPUPR 14.50-15.10

16 Tanya Jawab 15.10-15.30

17 Penutupan 15.30

Referensi

Dokumen terkait

Pidie Bab.IV Spesifikasi Teknis.

perbandingan data keuangan suatu perusahaan dengan perusahaan atau industri yg sejenis. „ Definisi

(I know a man who, right out of college, had very little money. He went and bought a handheld drill and that was his only investment. He then went door to door and offered to

The amount of aerob cellulose-decomposing bacteria significantly increased on calcareous chernozem soil in both the high-dosage artificial fertilizer and the

Ha1 : Ada pengaruh antara ukuran perusahaan terhadap struktur modal Berdasarkan Tabel 4.10 dapat diketahui bahwa ukuran perusahaan menghasilkan nilai t hitung sebesar 0,806

Keywords: Sobolev orthogonal polynomials; Laguerre polynomials; Sobolev–Laguerre polynomials; Bessel polynomials; Reproducing kernels; Generating functions; Laplace

Manusia tidak mempunyai daya untuk melakukan perbuatan,. hanyalah Tuhan yang mencipta, dan manusia hanya dapat

Jika arus mengalir dalam suatu fasa adalah positif, medan magnet akan menimbulkan kutub utara pada kutub stator yang ditandai dengan A’, B’, dan C’.. Gambar putaran motor induksi