• Tidak ada hasil yang ditemukan

KATA PENGANTAR. Pontianak, 27 Juli 2009 Penulis

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "KATA PENGANTAR. Pontianak, 27 Juli 2009 Penulis"

Copied!
61
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah, dengan segenap tenaga dan pikiran kami dapat menyusun bahan ajar untuk mata kuliah Teknologi Informasi bagi mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah FKIP, Universitas Tanjungpura Pontianak. Bahan ajar TI ini berusaha mendeskripsikan aplikasi teknologi komputer untuk keperluan akademik dan mengenalkan komputerisasi linguistik demi kepentingan penyusunan skripsi dalam bidang bahasa dan sastra lisan.

Selain itu, bahan ajar ini mengompilasi berbagai sumber yang diunduh dari dunia maya dan buku-buku yang berhubungan dengan komputer. Bahan ajar ini juga dilengkapi dengan komputerisasi linguistik dalam mengolah data bahasa dan sastra lisan. Oleh karena itu, bahan ajar ini hadir sebagai panduan yang lebih mudah dan ringkas yang dikhususkan untuk kepentingan mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah, FKIP Untan dalam memahami TI dan komputerisasi yang berhubungan dengan studi bahasa dan sastra.

Kami berharap semoga bahan ajar ini dapat bermanfaat. Demi penyempurnaan bahan ajar ini, kami menerima masukan dan kritikan dari pembaca.

Pontianak, 27 Juli 2009 Penulis

(3)

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ... i

DAFTAR ISI ... ii

BAB I MENGENAL WINDOWS 1.1 MICROSOFT WORD ... 1

1.2 MICROSOFT EXCEL ... 6

1.3 MICROSOFT POWERPOINT ... 8

EVALUASI ... 10

BAB II SEJARAH NTERNET 2.1 SEJARAH INTERNET DUNIA ... 12

2.2 SEJARAH INTERNET INDONESIA ... 13

2.3 SEJARAH MAILING LIST INDONESIA ... 15

2.4 SEJARAH INTERNET SERVICE PROVIDER INDONESIA ... 15

2.5 SEJARAH PENGELOLAAN DOMAIN INTERNET DI INDONESIA ... 16

2.6 MEMAHAMI DOMAIN ... 17

EVALUASI ... 18

BAB III SELUK-BELUK MENGAKSES INTERNET 3.1 GAMBARAN UMUM PERANGKAT KERAS INTERNET ... 20

3.1.1 NOTASI KECEPATAN DATA ... 21

3.1.2 MODEM ... 21

3.1.3 WAJANBOLIC E-GOEN DAN RT/RW-NET ... 22

3.1.4 ROUTER ... 22

3.1.5 ETHERNET CARD ... 23

(4)

EVALUASI ... 23

3.2 MENGGUNAKAN E-MAIL (POS-EL) ... 24

3.2.1 CARA KERJA E-MAIL ... 24

3.2.1.1 MEMBUAT E-MAIL DENGAN WEBMAIL ... 25

3.2.1.2 MENGGUNAKAN E--MAIL CLIENT EVOLUTION ... 30

3.2.2 DISKUSI DI MAILING LIST ... 36

EVALUASI ... 37

3.3. JARINGAN SOSIAL DAN WEB FORUM ... 38

... 3.3.1 MENGENAL JARINGAN SOSIAL DI INTERNET ... 38

3.3.1.1 DUNIA FACEBOOK ... 38

3.3.2 FORUM OPEN SOURCE ... 44

3.3.3 CHATTING ... 46

3.3.4 MEMBUAT BLOG ... 46

3.3.4.1 MEMBUAT BLOG DI WORDPRESS.COM ... 46

3.3.4.2 MEMBUAT ACCOUNT BLOGGER ... 47

EVALUASI ... 59

BAB IV KOMPUTERISASI LINGUISTIK & TRADISI LISAN 4.1 PENGANTAR ... 60

4.2 SOFTWARE LINGUISTIK DAN TRADISI LISAN ... 61

4.2.1 IPA (INTERNATIONAL PHONETIC ALPHABET) ... 61

4.2.2 SHOEBOX ... 63

4.2.2.1 SHOBOEX DAN LEKSIKOGRAFI ... 63

4.2.2.1.1 HASIL KERJA FORMAT MDF ... 65

4.2.2.1.2 HIERARKI STANDARD DALAM MDF ... 65

(5)

4.2.2.2 SHOBOEX DAN TRADISI LISAN ... 69

4. 3 MEMBUAT KAMUS DAN INTERLINEARTEXT ... 70

4.3.1 TAHAP 1 MENGETIK DATA DALAM MICROSOFT WORD ... 70

4.3.2 TAHAP II MEMBUAT DATA BASE (DB) ... 71

4.3.3 TAHAP III MEMBUAT INTERLINEARTEXT (TXT) ... 74

4.3.4 TAHAP IV MENERJEMAHKAN ... 79

4.3.5 TAHAP V EKSPOR DATA ... 81

EVALUASI ... 85

DAFTAR PUSTAKA ... 86

(6)

BAB I

MENGENAL WINDOWS

1.1 Microsoft Word

Microsoft Word atau Microsoft Office Word adalah perangkat lunak pengolah kata (word processor) andalan Microsoft. Pertama diterbitkan pada 1983 dengan nama Multi-Tool Word untuk Xenix, versi-versi lain kemudian dikembangkan untuk berbagai sistem operasi, misalnya DOS (1983), Apple Macintosh (1984), SCO UNIX, OS/2, dan Microsoft Windows (1989). Setelah menjadi bagian dari Microsoft Office System 2003 dan 2007 diberi nama Microsoft Office Word.

Banyak ide dan konsep Word diambil dari Bravo, pengolah kata berbasis grafik pertama yang dikembangkan di Xerox Palo Alto Research Center (PARC).

Pencipta Bravo, Charles Simonyi, meninggalkan Xerox PARC dan pindah ke Microsoft pada 1981. Simonyi juga menggaet Richard Brodie dari PARC. Pada 1 Februari 1983, pengembangan Multi-Tool Word dimulai.

Setelah diberi nama baru Microsoft Word, Microsoft menerbitkan program ini pada 25 Oktober 1983 untuk IBM PC. Saat itu dunia pengolah kata dikuasai oleh WordPerfect dan juga WordStar.

Word memiliki konsep "What You See Is What You Get", atau WYSIWYG, dan merupakan program pertama yang dapat menampilkan cetak tebal dan cetak miring pada IBM PC. Word juga banyak menggunakan tetikus yang saat itu tidak lazim sehingga mereka menawarkan paket Word-with-Mouse. Word processor berbasis DOS lain, seperti WordStar dan WordPerfect, menampilkan hanya teks dengan kode markup dan warna untuk menandai pemformatan cetak tebal, miring, dan sebagainya.

Word untuk Macintosh, meski memiliki banyak perbedaan tampilan dari versi DOS-nya, diprogram oleh Ken Shapiro dengan sedikit perbedaan dari kode sumber versi DOS, yang ditulis untuk layar tampilan resolusi tinggi dan printer laser, meskipun belum ada produk seperti itu yang beredar untuk publik. Setelah LisaWrite dan MacWrite, Microsoft pun mencoba untuk menambahkan fitur WYSIWYG ke dalam paket program Word for Macintosh. Setelah Word for Macintosh dirilis pada tahun 1985, program tersebut mendapatkan perhatian yang cukup luas dari masyarakat pengguna komputer. Microsoft tidak membuat versi Word 2.0 for Macintosh, untuk menyamakan versi dengan Word untuk sistem atau platform lainnya.

Versi selanjutnya dari Word for Macintosh, adalah Word 3.0, yang dirilis pada tahun 1987. Versi ini mencakup banyak peningkatan dan fitur baru tapi memiliki banyak bug. Dalam hanya beberapa bulan, Microsoft mengganti Word 3.0 dengan Word 3.01, yang jauh lebih stabil. Semua pengguna terdaftar dari Word 3.0 dikirimi surat yang berisi salinan Word 3.01 secara gratis, sehingga menjadikan hal ini kesalahan Microsoft paling mahal untuk ditebus pada waktu itu. Word 4.0, yang dirilis pada tahun 1989, merupakan versi yang sangat sukses dan juga stabil digunakan.

Pada rentang tahun 1990--1995, Word for Windows diluncurkan. Versi pertama dari Word for Windows dirilis pada tahun 1989 dengan harga 500 Dolar Amerika Serikat. Dengan dirilisnya Microsoft Windows 3.0 pada tahun selanjutnya, penjualan pun akhirnya terdongkrak naik, mengingat Word for Windows 1.0 didesain

(7)

untuk Windows 3.0 dan performanya sangat buruk jika dijalankan pada versi sebelumnya. Microsoft menunggu hingga merilis Word 2.0 untuk mengukuhkan Microsoft Word sebagai pemimpin pasar pengolah kata.

http://id.wikipedia.org/wiki/Microsoft_Word

1.1.1 Cara Menjalankan Microsoft Word

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk memulai mengetik di Microsoft Word.

Pertama dapat dilakukan dengan mengklik 2 X icon Microsoft Word pada layar desktop. Kedua, melalui tahapan-tahapan berikut.

1. Klik menu Star 2. Pilih All Programs

3. Pilih dan klik Microsoft Word

1.1.2 Cara Menyimpan File ke Hard Disk

Ada tahapan-tahapan yang dilalui dalam menyimpan data ke hard disk. Perhatikan tahapan berikut.

1. Klik menu File.

2. Pilih dan Klik Save, akan muncul kotak dialog Save As.

3. Pada kotak File name, lalu ketik nama file misal: Surat Undangan.

4. Klik Save atau Enter, cara lain untuk menyimpan file adalah dengan menekan toolbar Save (gambat disket).

1.1.3 Langkah-Langkah Menutup File 1. Klik menu File

2. Pilih dan klik Close, cara lain untuk menutup adalah tekan tombol Close window

Catatan: Layar akan gelap jika tidak ada file yang dibuka.

1.1.4 Langkah-Langkah Menutup Microsoft Word 1. Klik menu File

2. Pilih dan klik Exit, cara lain menutup program Microsoft Word adalah dengan menekan tombol Close (X)

1.1.5 Langkah-Langkah Membuka File di Hard Disk 1. Klik menu File

2. Pilih dan klik Open, cara lain membuka file adalah degan menekan toollbar Open

3. Pilih dan klik nama file yang akan dibuka yaitu Surat Undangan 4. Klik Open maka di layar akan muncul isi file Suarat Undangan

1.1.6 Membuat File Dokumen Baru

Ada beberapa cara dalam membuka file dokumen baru untuk mengetik di Microsoft Word. Pertama, menekan tombol Ctrl (jangan dilepas) lalu tekan huruf N. Kedua, menekan toolbar New (gambar kertas putih kosong di sisi paling kiri). Ketiga, membuat file/dokumen baru dengan langkah-langkah berikut.

(8)

1. Klik menu File 2. Pilih dan klik New

3. Klik Blank Document di kotak Task Pane

1.1.7 Menyimpan File Document ke Flashdisk

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk memindahkan file yang sudah ada ke dalam flashdisk. Pertama, lihat file yang ada di dalam My Document, kemudian klik kanan mouse dengan mengarahkan kursor ke file yang hendak dipindahkan, kemudian pilih toolbar Copy. Setelah itu, buka flashdisk yang menjadi tujuan file, kemudian klik toolbar Paste. Kedua, buka file yang hendak dipindahkan dalam Microsoft Word, selanjutnya perhatikan langkah-langkah berikut.

1. Klik menu File.

2. Pilih dan klik Save As.

3. Pada kotak Save in, pilih flasdisk yang menjadi tujuan.

4. Pada kotak file name ketik nama file baru misal Surat Undangan atau mengikuti nama file yang sudah ada/sama dengan file aslinya.

5. Klik Save

6. Tutup file tersebut (tekan ctrl W)

1.1.8 Langkah-Langkah Membuka File Bernama Surat Undangan di Flashdisk 1. Tekan toolbar Open

2. Pada kotak Look in pilih Removable Disk (flashdisk yang sudah diberi nama Saudara).

3. Pilih dan klik file Surat Undangan

4. Klik open maka dilayar muncul isi file tersebut.

1.1.9 Tanda Sisip (Kursor) di Keyboard

Salah satu tip agar kita cepat selesai mengetik suatu naskah adalah kemampuan kita dalam memindah kursor. Berikut ini adalah daftar pergerakan kursor yang sering digunakan. Praktikan langsung di komputer agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Perhatikan Tabel 1.1 berikut.

Tabel 1.1 Tanda Sisip (Kursor)

No Perintah Untuk memindah kursor ke...

1. anak panah kanan Ke kanan 1 karakter

anak panah kiri Ke kiri 1 karakter

anak panah bawah ke bawah 1 baris

anak panah atas ke atas 1 karakter

2. Ctrl ke kanan 1 kata

3. Ctrl ke kiri 1 kata

4. Page Up ke atas 1 layar

5. Page down ke bawah 1 layar

6. End ke akhir baris

7. Home ke awal baris

8. Crtl home ke awal naskah

9. Ctrl End ke akhir naskah

10. Ctrl G ke halaman tertentu

(9)

1.1.2 Header dan Footer

Header adalah suatu teks atau gambar tertentu di bagian atas setiap halaman. Footer adalah suatu teks atau gambar tertentu yang di cetak di bagian bawah setiap halaman.

Cara memberi Header dan Footer adalah sebagai berikut.

1. Buka salah satu file yang akan diberi header and footer 2. Klik View

3. Pilih dan klik Header and Footer

4. Pada kotak Header ketik misalnya Pengiriman barang

 Terdapat 3 tempat teks di kotak Header yaitu kiri, tengah

 Untuk berpindah dari kiri ke tengah tekan Tab 1x

 Untuk berpindah dari tengah ke kanan tekan Tab 1x

 Untuk berpindah ke kiri tekan anak panah kiri

5. Untuk berpindah dari header ke kotak Footer, tekan tombol Switch Between Header and Footer yang muncul dalam bentuk kotak toolbar.

6. Jika ingin memberi nomor halaman di bagian tengah, tekan Tab 1x, lalu tekan tombol Insert Page number

7. Klik Close untuk keluar dari Header dan Footer 8. Simpan (Save) kembali file tersebut.

1.1.2.1 Cara Menghapus Teks Header dan Footer:

1. Klik View

2. Pilih dan klik Header dan Footer

3. Tekan tombol Delete beberapa kali sampai teks header terhapus semua 4. Tekan tombol Switch Between Header and Footer

5. Tekan di sebelah kanan angka 1, lalu tekan Backspace 2x sampai angka 1 terhapus.

6. Klik Close.

1.1.3 Page Number

Page Number digunakan untuk memberi nomor halaman, terdapat dua cara untuk memberi nomor halaman. Kedua cara tersebut adalah sebagai berikut.

1. Dengan perintah Header and Footer 2. Dengan perintah Insert Page and Number

1.1.3.1 Cara Memberi Nomor Halaman dengan Insert Page Number Perhatikan langkah-langkah dalam memberi nomor halaman berikut.

1. Klik Insert.

2. Pilih dan klik Page Numbers akan muncul.

Perhatikan keterangan yang ada berikut.

Position:

Top of Page (header): nomor halaman di atas Bottom of Page: nomor halaman di bawah

(10)

Alignment:

Left = nomor halaman di sisi kiri Right = nomor halaman di sisi kanan Center = nomor halaman di sisi tengah

Inside = nomor halaman di sisi dalam (di dalam Page Setup pilih Miror Margins) Cara memberi nomor urut halaman di pojok kanan atas dengan angka awal 10

a. Klik Insert

b. Pilih dan klik Page Numbers..

c. Pada kotak Position pilih Top of Page (header) d. Pada kotak Alignment pilih Right

e. Klik Format..

f. Pada kotak Start at: ketik angka 10 g. Klik OK

h. Klik OK sekali lagi

i. Tampilan setelah halaman pertama diberi nomor 10

Cara memberi nomor urut halaman di tengah bagian bawah dengan tampilan angka awal -20-

1. Buatlah dokumen baru (Ctrl N) 2. Klik Insert

3. Pilih dan klik Page Numbers...

4. Pada kotak Position, pilih Bottom of Page (Footer) 5. Pada kotak Alignment pilih Center

6. Klik Format

7. Pada kotak numbers format pilih -1,-2,-3,-4....

8. Pada kotak Start at ketik 20 9. Klik OK

10. Klik OK sekali lagi

Cara mengahapus halaman nomor halaman

Nomor halaman yang diberikan dengan perintah Insert Page Number adalah merupakan bagian dari Header atau Footer. Oleh karena itu untuk mengahapus digunakan perintah seperti mengahapus Header atau footer.

1. Klik View

2. Pilih dan klik Header and footer

3. Tekan Swich Between Header and Footer

4. Klik di kanan angka 20 lalu tekan delete/ Backspace untuk menghapus angka tersebut

5. Klik mouse untuk keluar dari Header and Footer 1.1.4 Page Setup

Setup halaman atau page setup berfungsi untuk menentukan ukuran halaman, bentuk hasil cetakan, dan batas cetakan.

Page setup pilihan margin berfungsi untuk mengubah batas tepi ukuran kertas.

Cara mengubah Page Setup pilihan margin 1.Klik file

2.Klik page setup

(11)

3. Pilih dan klik margins untuk mengatur ukuran kertas dan bentuk kertas (portraits atau lanscape) atau paper untuk mengatur jenis ukuran kertas (legal, A4, letter, dsb).

4. Klik OK.

1.1.5 Print Preview

Print preview berfungsi untuk mencetak tampilan dokumen ke layar. Hal ini bertujuan agar anda bisa mengecek tampilan halaman-halaman sebelum dicetak ke printer. Cara melihat tampilan Print Preview sebagai berikut.

1. Buka satu file yang berisi 2 atau 3 halaman 2. Klik file

3. Pilih dan klik print Preview

4. Tekan tombol Close untuk keluar dari Preview 1.1.6 Print

Print berfungsi untuk mencetak dokumen/naskah ke printer. Cara mencetak dokumen ke printer adalah sebagai berikut.

1. Pastikan sebelum anda mencetak, drive printer sudah diinstal, printer sudah on,

kertas sudah dimasukan ke printer 2. Klik File

3. Pilih dan Klik Print.

4. Ubah tampilan di atas sesuai dengan keperluan 5. Klik OK

Dalam mencetak dokumen ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Pertama, All yang berarti untuk mencetak semua halaman dalam dokumen. Kedua, Current page untuk mencetak halaman yang aktif di layar. Ketiga, Selection untuk mencetak naskah yang diblok. Selain itu, bisa juga dengan cara mencetak halaman-halaman tertentu misalnya

 mencetak hal 5, pada pages ketik 5

 mencetak hal 3 dan 6, pada kotak pages ketik 3, 6

 mencetak hal 5 s.d. 10, di kotak pages ketik 5-10

 mencetak hal 2, hal 5, hal 7 s.d. 10, ketik 2,5,7-10

1.2 Microsoft Excel

Microsoft Excel atau Microsoft Office Excel adalah sebuah program aplikasi lembar kerja spreadsheet yang dibuat dan didistribusikan oleh Microsoft Corporation untuk sistem operasi Microsoft Windows dan Mac OS. Aplikasi ini memiliki fitur kalkulasi dan pembuatan grafik yang, dengan menggunakan strategi marketing Microsoft yang agresif, menjadikan Microsoft Excel sebagai salah satu program komputer yang populer digunakan di dalam komputer mikro hingga saat ini. Bahkan, saat ini program ini merupakan program spreadsheet paling banyak digunakan oleh banyak pihak, baik di platform PC berbasis Windows maupun platform Macintosh berbasis Mac OS, semenjak versi 5.0 diterbitkan pada tahun 1993. Aplikasi ini merupakan bagian dari Microsoft Office System, dan versi terakhir adalah versi Microsoft Office Excel 2007 yang diintegrasikan di dalam paket Microsoft Office System 2007.

(12)

Pada tahun 1982, Microsoft membuat sebuah program spreadsheet yang disebut dengan Multiplan, yang sangat populer dalam sistem-sistem CP/M, tapi tidak dalam sistem MS-DOS mengingat di sana sudah berdiri saingannya, yakni Lotus 1-2- 3. Hal ini membuat Microsoft memulai pengembangan sebuah program spreadsheet yang baru yang disebut dengan Excel, dengan tujuan, seperti yang dikatakan oleh Doug Klunder, "do everything 1-2-3 does and do it better/melakukan apa yang dilakukan oleh 1-2-3 dan lebih baik lagi".

Versi pertama Excel dirilis untuk Macintosh pada tahun 1985 dan versi Windows-nya menyusul (dinomori versi 2.0) pada November 1987. Lotus ternyata terlambat turun ke pasar program spreadsheet untuk Windows, dan pada tahun tersebut, Lotus 1-2-3 masih berbasis MS-DOS. Pada tahun 1988, Excel pun mulai menggeser 1-2-3 dalam pangsa pasar program spreadsheet dan menjadikan Microsoft sebagai salah satu perusahaan pengembang aplikasi perangkat lunak untuk komputer pribadi yang andal. Prestasi ini mengukuhkan Microsoft sebagai kompetitor yang sangat kuat bagi 1-2-3 dan bahkan mereka mengembangkannya lebih baik lagi.

Microsoft, dengan menggunakan keunggulannya, rata-rata merilis versi Excel baru setiap dua tahun sekali, dan versi Excel untuk Windows terakhir adalah Microsoft Office Excel 2007 (Excel 12), sementara untuk Macintosh (Mac OS X), versi terakhirnya adalah Microsoft Excel 2004.

Pada awal-awal peluncurannya, Excel menjadi sasaran tuntutan perusahaan lainnya yang bergerak dalam bidang industri finansial yang telah menjual sebuah perangkat lunak yang juga memiliki nama Excel. Akhirnya, Microsoft pun mengakhiri tuntutan tersebut dengan kekalahan dan Microsoft harus mengubah nama Excel menjadi "Microsoft Excel" dalam semua rilis pers dan dokumen Microsoft.

Meskipun demikian, dalam prakteknya, hal ini diabaikan dan bahkan Microsoft membeli Excel dari perusahaan yang sebelumnya menuntut mereka, sehingga penggunaan nama Excel saja tidak akan membawa masalah lagi. Microsoft juga sering menggunakan huruf XL sebagai singkatan untuk program tersebut, yang meskipun tidak umum lagi, ikon yang digunakan oleh program tersebut masih terdiri atas dua huruf tersebut (meski diberi beberapa gaya penulisan). Selain itu, ekstensi default dari spreadsheet yang dibuat oleh Microsoft Excel adalah *.xls.

Excel menawarkan banyak keunggulan antarmuka jika dibandingkan dengan program spreadsheet yang mendahuluinya, tapi esensinya masih sama dengan VisiCalc (perangkat lunak spreadsheet yang terkenal pertama kali): Sel disusun dalam baris dan kolom, serta mengandung data atau formula dengan berisi referensi absolut atau referensi relatif terhadap sel lainnya.

Excel merupakan program spreadsheet pertama yang mengizinkan pengguna untuk mendefinisikan bagaimana tampilan dari spreadsheet yang mereka sunting:

font, atribut karakter, dan tampilan setiap sel. Excel juga menawarkan penghitungan kembali terhadap sel-sel secara cerdas, di mana hanya sel yang berkaitan dengan sel tersebut saja yang akan diperbarui nilanya (di mana program-program spreadsheet lainnya akan menghitung ulang keseluruhan data atau menunggu perintah khusus dari pengguna).

Selain itu, Excel juga menawarkan fitur pengolahan grafik yang sangat baik.

Ketika pertama kali dibundel ke dalam Microsoft Office pada tahun 1993, Microsoft pun mendesain ulang tampilan antarmuka yang digunakan oleh Microsoft Word dan Microsoft PowerPoint untuk mencocokkan dengan tampilan Microsoft Excel, yang pada waktu itu menjadi aplikasi spreadsheet yang paling disukai.

(13)

Sejak tahun 1993, Excel telah memiliki bahasa pemrograman Visual Basic for Applications (VBA), yang dapat menambahkan kemampuan Excel untuk melakukan automatisasi di dalam Excel dan juga menambahkan fungsi-fungsi yang dapat didefinisikan oleh pengguna (user-defined functions/UDF) untuk digunakan di dalam worksheet. Dalam versi selanjutnya, bahkan Microsoft menambahkan sebuah integrated development environment (IDE) untuk bahasa VBA untuk Excel, sehingga memudahkan programmer untuk melakukan pembuatan program buatannya. Selain itu, Excel juga dapat merekam semua yang dilakukan oleh pengguna untuk menjadi macro, sehingga mampu melakukan automatisasi beberapa tugas. VBA juga mengizinkan pembuatan form dan kontrol yang terdapat di dalam worksheet untuk dapat berkomunikasi dengan penggunanya. Bahasa VBA juga mendukung penggunaan DLL ActiveX/COM, meski tidak dapat membuatnya. Versi VBA selanjutnya menambahkan dukungan terhadap class module sehingga mengizinkan penggunaan teknik pemrograman berorientasi objek dalam VBA.

Fungsi automatisasi yang disediakan oleh VBA menjadikan Excel sebagai sebuah target virus-virus macro. Ini merupakan problem yang sangat serius dalam dunia korporasi hingga para pembuat antivirus mulai menambahkan dukungan untuk mendeteksi dan membersihkan virus-virus macro dari berkas Excel. Akhirnya, meski terlambat, Microsoft juga mengintegrasikan fungsi untuk mencegah penyalahgunaan macro dengan menonaktifkan macro secara keseluruhan, atau menngaktifkan macro ketika mengaktifkan workbook, atau mempercayai macro yang dienkripsi dengan menggunakan sertifikat digital yang terpercaya.

Intinya, Microsoft Excel adalah General Purpose Electronic Spreadsheet (lembar kerja elektronik canggih) yang bekerja dibawah sistem operasi Windows.

Microsoft Excel. Excel dapat digunakan untuk menghitung angka-angka, bekerja dengan daftar data, menganalisis data-data, dan mempresentasikannya ke dalam bentuk grafik/diagram.

(14)

1.3 Microsoft PowerPoint

Microsoft PowerPoint atau Microsoft Office PowerPoint adalah sebuah program komputer untuk presentasi yang dikembangkan oleh Microsoft di dalam paket aplikasi kantoran mereka, Microsoft Office, selain Microsoft Word, Excel, Access dan beberapa program lainnya. PowerPoint berjalan di atas komputer PC berbasis sistem operasi Microsoft Windows dan juga Apple Macintosh yang menggunakan sistem operasi Apple Mac OS, meskipun pada awalnya aplikasi ini berjalan di atas sistem operasi Xenix. Aplikasi ini sangat banyak digunakan, apalagi oleh kalangan perkantoran dan pebisnis, para pendidik, siswa, dan trainer. Dimulai pada versi Microsoft Office System 2003, Microsoft mengganti nama dari sebelumnya Microsoft PowerPoint saja menjadi Microsoft Office PowerPoint. Versi terbaru dari PowerPoint adalah versi 12 (Microsoft Office PowerPoint 2007), yang tergabung ke dalam paket Microsoft Office System 2007.

Aplikasi Microsoft PowerPoint ini pertama kali dikembangkan oleh Bob Gaskins dan Dennis Austin sebagai Presenter untuk perusahaan bernama Forethought, Inc yang kemudian mereka ubah namanya menjadi PowerPoint. Pada tahun 1987, PowerPoint versi 1.0 dirilis, dan komputer yang didukungnya adalah Apple Macintosh. PowerPoint kala itu masih menggunakan warna hitam/putih, yang mampu membuat halaman teks dan grafik untuk transparansi overhead projector (OHP).

Setahun kemudian, versi baru dari PowerPoint muncul dengan dukungan warna, setelah Macintosh berwarna muncul ke pasaran.

Microsoft pun mengakuisisi Forethought, Inc dan tentu saja perangkat lunak PowerPoint dengan harga kira-kira 14 Juta dolar pada tanggal 31 Juli 1987. Pada tahun 1990, versi Microsoft Windows dari PowerPoint (versi 2.0) muncul ke pasaran, mengikuti jejak Microsoft Windows 3.0. Sejak tahun 1990, PowerPoint telah menjadi bagian standar yang tidak terpisahkan dalam paket aplikasi kantoran Microsoft Office System (kecuali Basic Edition).

Versi terbaru adalah Microsoft Office PowerPoint 2007 (PowerPoint 12), yang dirilis pada bulan November 2006, yang merupakan sebuah lompatan yang cukup jauh dari segi antarmuka pengguna dan kemampuan grafik yang ditingkatkan. Selain itu, dibandingkan dengan format data sebelumnya yang merupakan data biner dengan ekstensi *.ppt, versi ini menawarkan format data XML dengan ekstensi *.pptx.

1.3.1 Versi PowerPoint

Tahun Versi PowerPoint Sistem Operasi Paket Microsoft

Office

1987 PowerPoint 1.0 Mac OS classic T/A

1988 PowerPoint 2.0 Mac OS classic T/A

1990 PowerPoint 2.0 Windows 3.0 T/A

1992 PowerPoint 3.0 Mac OS classic T/A

1992 PowerPoint 3.0 Windows 3.1 T/A

1993 PowerPoint 4.0 Windows NT 3.1, Windows 3.11 Microsoft Office 4.x

1994 PowerPoint 4.0 Mac OS classic T/A

1995 PowerPoint 7 for

Windows 95 Windows 95, Windows NT Microsoft Office 95 1997 PowerPoint 97 Windows 95/98, Windows NT 4.0 Microsoft Office 97

(15)

1998 PowerPoint 98 Mac OS Classic Microsoft Office 1998 for Mac

1999 PowerPoint 2000 Microsoft Windows 98, Windows NT 4.0,

Windows 2000 Microsoft Office 2000

2000 PowerPoint 2001 Mac OS X Microsoft Office 2001

for Mac

2001 PowerPoint 2002 Windows 2000/XP Microsoft Office XP

2002 PowerPoint v.X Mac OS X Microsoft Office:mac

v.X 2003 PowerPoint 2003 Windows 2000 Service Pack 3, Windows XP

Service Pack 1, Windows Server 2003

Microsoft Office System 2003

2004 PowerPoint 2004 Mac OS X Microsoft Office:mac

2004 2006 PowerPoint 2007

Microsoft Windows Vista, Windows XP Service Pack 2, Windows Server 2003, Windows Server 2008

Microsoft Office System 2007

1.3.2 Operasi PowerPoint

Dalam PowerPoint, seperti halnya perangkat lunak pengolah presentasi lainnya, objek teks, grafik, video, suara, dan objek-objek lainnya diposisikan dalam beberapa halaman individual yang disebut dengan "slide". Istilah slide dalam PowerPoint ini memiliki analogi yang sama dengan slide dalam proyektor biasa, yang telah kuno, akibat munculnya perangkat lunak komputer yang mampu mengolah presentasi semacam PowerPoint dan Impress. Setiap slide dapat dicetak atau ditampilkan dalam layar dan dapat dinavigasikan melalui perintah dari si presenter. Slide juga dapat membentuk dasar webcast (sebuah siaran di World Wide Web).

PowerPoint menawarkan dua jenis properti pergerakan, yakni Custom Animations dan Transition. Properti pergerakan Entrance, Emphasis, dan Exit objek dalam sebuah slide dapat diatur oleh Custom Animation, sementara Transition mengatur pergerakan dari satu slide ke slide lainnya. Semuanya dapat dianimaskan dalam banyak cara. Desain keseluruhan dari sebuah presentasi dapat diatur dengan menggunakaan Master Slide, dan struktur keseluruhan dari prsentasi dapat disunting dengan menggunakan Primitive Outliner (Outline).

PowerPoint dapat menyimpan presentasi dalam beberapa format, yakni sebagai berikut:

*.PPT (PowerPoint Presentation), yang merupakan data biner dan tersedia dalam semua versi PowerPoint (termasuk PowerPoint 12)

*.PPS (PowerPoint Show), yang merupakan data biner dan tersedia dalam semua versi PowerPoint (termasuk PowerPoint 12)

*.POT (PowerPoint Template), yang merupakan data biner dan tersedia dalam semua versi PowerPoint (termasuk PowerPoint 12)

*.PPTX (PowerPoint Presentation), yang yang merupakan data dalam bentuk XML dan hanya tersedia dalam PowerPoint 12.

(16)

1.3.3 Kompatibilitas PowerPoint

Mengingat Microsoft PowerPoint merupakan program yang sangat populer, banyak aplikasi yang juga mendukung struktur data dari Microsoft PowerPoint, seperti halnya OpenOffice.org. OpenOffice.org Impress|Impress dan Apple Keynote. Hal ini menjadikan program-program tersebut dapat juga digunakan sebagai alternatif untuk PowerPoint, karena selain tentunya dapat membuka format PowerPoint, aplikasi- aplikasi tersebut tentunya memiliki fitur-fitur yang tidak dimiliki oleh PowerPoint.

Meskipun demikian, karena PowerPoint memiliki fitur untuk memasukkan konten dari aplikasi lainnya yang mendukung Object Linking and Embedding (OLE), beberapa presentasi sangat bergantung pada platform Windows, berarti aplikasi lainnya, bahkan PowerPoint untuk Macintosh sekalipun akan susah untuk membuka presentasi tersebut, dan bahkan kadang-kadang tidak dapat membukanya secara sukses dalam Macintosh. Hal ini mengakibatkan adanya kecenderungan para pengguna untuk menggunakan format dengan struktur data yang terbuka, seperti halnya Portable Document Format (PDF) dan juga OpenDocument dari OASIS yang digunakan oleh OpenOffice.org dan tentunya meninggalkan PowerPoint. Microsoft juga sebenarnya sudah melakukan hal serupa saat merilis format presentasi berbasis XML (PowerPoint 12), meskipun hingga saat ini masih banyak pengguna yang tetap menggunakan PowerPoint 11 (Microsoft Office PowerPoint 2003) yang masih berbasis data biner.

Evaluasi

Jawablah pertanyaan berikut.

A. Soal Teori

1. Apakah yang dimaksud dengan Microsoft Word?

2. Kapan Microsoft word mulai diperkenalkan?

3. Apakah yang dimaksud dengan Microsoft Excel?

4. Apa fungsi Microsoft Excel?

5. Apa yang dimaksud dengan PowerPoint?

6. Ada berapa versi Powerpoint?

7. Apa manfaatnya PowerPoint?

B. Soal Praktik

1. Buatlah sebuah naskah yang ditik dalam bentuk Microsoft Word!

2. Buatlah Lembar Kerja Daftar Mahasiswa Bahasa Indonesia di Excel!

3. Buatlah sebuah presentasi tentang Bahasa Indonesia Baku dalam bentuk PowerPoint!

(17)

BAB II

MENGENAL INTERNET

2.1 Sejarah Internet Dunia

Sejarah Internet dimulai pada tahun 60-an, yaitu ketika Levi C. Finch dan Robert W.

Taylor mulai melakukan penelitian tentang jaringan global dan masalah interoperabilitas. Selanjutnya, beberapa program penelitian mulai dilakukan untuk melihat mekanisme pengaitan jaringan-jaringan yang berbeda secara fisik. Salah satu solusi yang muncul dari penelitian-penelitian tersebut adalah teknik packet switching.

Pada teknik packet switching, data atau file berukuran besar yang akan dikirim melalui jaringan komputer terlebih dahulu dipotong menjadi paket kecil-kecil agar lebih mudah ditangani dan lebih Andal. Peneliti utama dalam pengembangan packet switching ini adalah Donald Davies (NPL), Paul Baran (RAND Corporation), Leonard Kleinrock dan kawan-kawan (MIT) dan UCLA Research Programs. Pada tahun 1969, Robert Taylor yang baru dipromosikan sebagai kepala kantor pemrosesan informasi di DARPA (Badan Riset Angkatan Bersenjata Amerika Serikat) bermaksud mengimplementaskan ide untuk membuat sistem jaringan yang saling terhubung.

Bersama Larry Robert dari MIT, Robert Taylor memulai proyek yang kemudian dikenal sebagai ARPANET. Sambungan pertama ARPANET terbentuk antara University of California, Los Angeles (UCLA) dan Stanford Research Institute (SRI) pada jam 22:30 tanggal 29 Oktober 1969. Pada tanggal 5 Desember 1969, ada dua jaringan lagi yang yang bergabung, yakni University of Utah dan University of California, Santa Barbara sehingga total terdapat empat (4) simpul jaringan.

ARPANET yang berbasis pada teknologi ALOHAnet berkembang sangat cepat. Pada tahun 1981, jumlah simpul yang tersambung menjadi 213.

Selain jaringan untuk penelitian seperti ARPANET dan X.25, para peminat komputer juga mengembangkan teknik jaringan sendiri yang kemudian cukup populer, yaitu UUCP. Masalah terbesar pada teknik ini adalah bagaimana supaya berbagai jenis peralatan jaringan, seperti telepon, radio, kabel LAN yang secara fisik sangat berbeda dapat berkomunikasi satu sama lain. Keberagaman media fisik jaringan mendorong pengembangan tata cara komunikasi (protokol komunikasi) yang mampu melakukan internetworking sehingga banyak jaringan kecil dapat saling tersambung menjadi satu menjadi jaringan komputer mahabesar. Kumpulan tata cara komunikasi atau protokol Internet memungkinkan jaringan komputer dibangun menggunakan saluran fisik yang berbeda. Dalam bahasa yang sederhana, komputer yang terhubung menggunakan telepon, dapat berkomunikasi dengan computer yang tersambung ke jaringan LAN maupun jaringan radio. Hal ini mendorong terjadinya inter-network (antar jaringan) secara global yang kemudian hari kita kenal sebagai

“Internet”. Selain protokol Internet, hal lain yang tidak kalah penting dalam perkembangan Internet adalah metode pengalamatan di Internet.

Jon Postel dari Information Science Institute (ISI) di University of Southern California (USC) adalah orang yang sangat berjasa di balik berbagai alokasi alamat IP Internet, manajemen Domain Name System (DNS), tipe media, dan berbagai alokasi nomor untuk tata cara komunikasi penting di Internet. Hingga wafatnya pada tanggal 16 Oktober 1998, Jon Postel mengelola Internet Assigned Numbers Authority (IANA).

(18)

Pada tanggal 21 Juli 1998, Jon Postel memperoleh Silver Medal dari International Telecommunications Union (ITU) atas jasa-jasanya membangun Internet di dunia.

Saat ini, IANA dioperasikan oleh Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN). Komersialisasi dan privatisasi Internet mulai terjadi pada tahun 1980-an di Amerika Serikat dengan di ijinkannya Internet Service Provider (ISP) untuk beroperasi. Internet mulai booming pada tahun 1990-an. dan menjadi kunci pemicu perubahan dalam budaya dan dunia usaha. Internet menawarkan pola komunikasi cepat menggunakan e-mail, diskusi bebas di forum, dan Web.

2.2 Sejarah Internet Indonesia

Sejarah internet Indonesia bermula pada awal tahun 1990-an. Saat itu, jaringan Internet di Indonesia lebih dikenal sebagai Paguyuban Network. M. Samik-Ibrahim, Suryono Adisoemarta, Muhammad Ihsan, Robby Soebiakto, Putu, Firman Siregar, Adi Indrayanto, Onno W. Purbo adalah sejumlah nama legendaris di awal pembangunan Internet Indonesia (tahun 1992 hingga 1994). Masing-masing telah menyumbangkan keahlian dan dedikasinya dalam membangun jaringan komputer dan Internet di Indonesia. Tulisan tulisan awal mengenai Internet di Indonesia terinspirasi oleh kegiatan amatir radio pada tahun 1986, khususnya di Amatir Radio Club (ARC) ITB. Bermodal pesawat radio pemancar Single Side Band (SSB) Amatir Radio Kenwood TS430 milik Harya Sudirapratama (YC1HCE) dan komputer Apple II milik Onno W. Purbo (YC1DAV), belasan anak muda ITB seperti Harya Sudirapratama (YC1HCE), J. Tjandra Pramudito (YB3NR), dan Suryono Adisoemarta (N5SNN) berguru pada para senior amatir radio seperti Robby Soebiakto (YB1BG), almarhum Achmad Zaini (YB1HR), Yos (YB2SV) melalui band amatir radio 40 m atau 7 MHz.

Mereka mulai mendiskusikan teknik membangun jaringan komputer dengan radio menggunakan teknologi radio paket. Robby Soebiakto yang waktu itu bekerja di PT.

USI IBM Jakarta merupakan pakar di antara para amatir radio di Indonesia, khususnya di bidang komunikasi data packet switching melalui radio yang dikenal sebagai radio paket. Teknologi radio paket TCP/IP untuk Internet kemudian diadopsi oleh rekan-rekan Robby Soebiakto di BPPT, LAPAN, UI, dan ITB yang kemudian menjadi tumpuan PaguyubanNet antara tahun 1992-1994.

Pada tahun 1988, melalui surat pribadi, Robby Soebiakto mendorong Onno W.

Purbo yang saat itu berada di Hamilton, Ontario, Kanada untuk mendalami teknik jaringan Internet berbasis protokol TCP/IP. Robby Soebiakto meyakinkan Onno W.

Purbo bahwa masa depan teknologi jaringan komputer di dunia akan berbasis pada protokol TCP/IP. Hal ini yang di kemudian hari memicu penulisan buku-buku jaringan komputer internet berbasis TCP/IP oleh Onno W. Purbo maupun rekan-rekan penulis lainnya di Indonesia. Robby Soebiakto juga menjadi koordinator alamat IP pertama dari AMPR-net (Amatir Packet Radio Network) yang di internet dikenal dengan domain AMPR.ORG dan IP 44.132. AMPR-net Indonesia kemudian dikoordinasi oleh Onno W. Purbo sejak tahun 2000.

Salah satu aktivitas AMPR-net adalah mengkoordinasi aktivitas anggota ORARI melalui mailing list ORARI, [email protected]. Pada awal perkembangan jaringan paket radio di Indonesia, Robby Soebiakto merupakan pionir di kalangan pelaku amatir radio Indonesia yang mengaitkan jaringan amatir Bulletin Board System (BBS). BBS merupakan jaringan surat elektronik (e-mail) yang merelai email untuk dikirim melalui server/komputer BBS yang mengkaitkan banyak "server"

BBS amatir radio seluruh dunia agar e-mail dapat berjalan dengan lancar. Komunikasi

(19)

antara Onno W. Purbo yang waktu itu berada di Kanada dengan rekan-rekan amatir radio di Indonesia terus berlanjut hingga awal 1990-an. Dengan peralatan PC/XT dan walkie talkie 2 meteran, komunikasi antara Indonesia-Kanada dilakukan melalui jaringan amatir radio. Robby Soebiakto berhasil membangun gateway amatir satelit di rumahnya di kawasan Cinere. Dengan bantuan satelit-satelit OSCAR milik amatir radio, komunikasi lebih antara Indonesia-Kanada berjalan semakin cepat.

Pengetahuan secara perlahan ditransfer dan berkembang melalui jaringan amatir radio ini. Pada tahun 1992-1993, Muhammad Ihsan, seorang peneliti di LAPAN Ranca Bungur yang pada tahun 1990-an bersama dengan pimpinannya Ibu Adrianti menjalin kerja sama dengan DLR (Lembaga Penelitian Antariksa Jerman) mencoba mengembangkan jaringan komputer menggunakan teknologi radio paket pada band 70 cm dan 2 m. Di kemudian hari, Muhammad Ihsan menjadi motor penggerak di LAPAN untuk membangun dan mengoperasikan satelit buatan LAPAN Indonesia yang dikenal sebagai LAPAN TUBSAT maupun INASAT. Jaringan LAPAN dikenal sebagai JASIPAKTA dan didukung oleh DLR. Muhammad Ihsan mengoperasikan relai penghubung antara ITB Bandung dengan gateway internet yang ada di BPPT. Di BPPT, Firman Siregar mengoperasikan gateway radio paket yang bekerja pada band 70 cm. PC 386 sederhana yang menjalankan program NOS di atas sistem operasi DOS digunakan sebagai gateway packet radio TCP/IP. IPTEKNET masih berada ditahapan sangat awal perkembangannya.

Tanggal 7 Juni 1994, Randy Bush dari Portland, Oregon, Amerika Serikat melakukan ping ke IPTEKNET dan kemudian melaporkan hasilnya kepada rekan- rekannya di Natonal Science Foundation (NSF) Amerika Serikat. Dalam laporan Randy Bush tertera waktu yang dibutuhkan untuk ping pertama dari Indonesia ke Amerika Serikat, yaitu sekitar 750 mili detik melalui jaringan leased line yang berkecepatan 64 Kbps. Nama lain yang tidak kalah berjasa adalah Pak Putu. Beliau mengembangkan PUSDATA DEPRIN pada masa kepemimpinan Menteri Perindustrian Tungki Ariwibowo sekaligus menjalankan BBS pusdata.dprin.go.id. Di masa awal perkembangan BBS, Pak Putu berjasa mempopulerkan penggunaan e-mail, khususnya di Jakarta. Aktivitas Pak Putu banyak didukung oleh Menteri Perindustrian Tungki Ariwibowo yang sangat menyukai komputer dan Internet. Pak Tungki adalah menteri pertama Indonesia yang menjawab e-mail sendiri.

Pada akhir tahun 1992, Suryono Adisoemarta kembali ke Indonesia.

Kesempatan tersebut tidak dilewatkan oleh anggota Amatir Radio Club (ARC) ITB seperti Basuki Suhardiman, Aulia K. Arief, Arman Hazairin yang didukung oleh Adi Indrayanto untuk mencoba mengembangkan gateway radio paket di ITB. Berawal semangat dan bermodalkan PC 286 bekas, ITB turut berkiprah di jaringan PaguyubanNet. Institusi lain seperti UI, BPPT, LAPAN, PUSDATA DEPRIN yang lebih dahulu terhubung ke jaringan Internet mempunyai fasilitas yang jauh lebih baik daripada ITB. Di ITB, modem radio paket berupa Terminal Node Controller (TNC) merupakan peralatan pinjaman dari Muhammad Ihsan dari LAPAN. Ketika masih menempuh studi di University of Texas di Austin, Texas, Suryono Adisoemarta menyambungkan TCP/IP Amatir Radio Austin ke gateway internet untuk pertama kalinya di gedung Chemical and Petroleum Engineering University of Texas, Amerika Serikat. Sejak saat itu, komunitas Amatir Radio TCP/IP Austin Texas tersambung ke jaringan TCP/IP di seluruh dunia.

Pengetahuan inilah yang kemudian diterapkan Suryono Adisoemarta saat mengembangkan radio paket di ITB. Suryono Adisoemarta yang kemudian hari menyandang nama panggilan YD0NXX menjadi motor penggerak teknologi satelit Amatir Radio maupun teknologi Amateur Packet Reporting System (APRS) yang

(20)

memungkinkan kita untuk melihat posisi-posisi stasiun amatir radio di peta di internet yang dapat dilihat di situs http://aprs.fi. Berawal dari teknologi radio paket kecepatan rendah 1200 bps, ITB kemudian memperoleh sambungan leased line 14.4 Kbps ke RISTI Telkom sebagai bagian dari IPTEKNET pada tahun 1995. Akses internet tetap diberikan secara cuma-cuma kepada rekan-rekan yang lainnya khususnya di PaguyubanNet. September 1996 merupakan tahun peralihan bagi ITB karena keterkaitan ITB dengan jaringan penelitian Asia Internet Interconnection Initiatives (AI3) sehingga memperoleh bandwidth 1.5M bps ke Jepang yang terus ditambah dengan sambungan ke TelkomNet & IIX sebesar 2 Mbps. ITB akhirnya menjadi salah satu bagian terpenting dalam jaringan pendidikan di Indonesia yang menamakan dirinya AI3 Indonesia yang mengkaitkan lebih dari 25 lembaga pendidikan di Indonesia di tahun 1997--1998. Jaringan pendidikan menjadi lebih marak pada saat naskah buku ini di tulis, dengan adanya JARDIKNAS dan INHEREN yang dioperasikan oleh DIKNAS dan mengkaitkan sekitar 15.000 lebih sekolah Indonesia ke internet yang akan menjadi media untuk mencerdaskan bangsa Indonesia agar dapat berkompetisi di era globalisasi mendatang.

2.3 Sejarah Mailing List Indonesia

Diskusi dan interaksi antarmanusia merupakan kunci keberhasilan internet. Salah satu media yang paling sederhana untuk melakukan diskusi adalah e-mail menggunakan jasa mailing list server yang dapat menampung ribuan orang dalam berdiskusi melalui e-mail sekaligus. Pada tahun 1987--1988, ketika internet masih belum berkembang seperti sekarang ini, sekelompok kecil mahasiswa Indonesia di Berkeley, Amerika Serikat membentuk mailing list Indonesia yang pertama dengan alamat e-mail [email protected]. Persatuan komunitas pelajar dan mahasiswa Indonesia di luar negeri terbentuk dengan adanya fasilitas diskusi maya ini. Awal diskusi sangat membangun dan berjiwa nasionalis. Tema-tema yang diangkat lebih banyak mengenai dialog antarumat beragama. Di samping mailing list bertema keagamaan, juga banyak terbentuk mailing list Indonesia yang sifatnya keilmuan seperti

1. [email protected] – yang di kemudian hari menjadi mailing list awal para hacker Indonesia.

2. [email protected] - jaringan kajian pembangunan Indonesia,

Dengan adanya Internet di Indonesia pada tahun 1993--1994 dan kepulangan para

mahasiswa yang belajar di luar negeri ke Indonesia, mailing list Indonesia secara bertahap terbentuk di Indonesia. Dua (2) buah komputer Pentium II di Institut Teknologi Bandung (ITB) yang merupakan sumbangan Alumni Institut Teknologi Bandung telah menyumbangkan banyak jasanya untuk pembentukan awal komunitas maya Indonesia sehingga jumlahnya mencapai ratusan mailing list. Beberapa mailing list yang bertahan di ITB sampai hari ini adalah [email protected] dan [email protected].

Sebagian besar mailing list di atas telah menjadi sejarah. Keberadaan dan arsip banyak mailing list Indonesia di masa lalu dulu dapat dilihat di

http://www.umanitoba.ca/indonesian/milis.html atau

http://www.airland.com/id/komputer/ milis.html. Pada hari ini, forum komunitas maya Indonesia lebih banyak bertumpu pada fasilitas gratis yang di berikan oleh yahoogroups.com yang dapat diakses di http://groups.yahoo.com dan Google pada mesin http://groups.google.com. Di Indonesia jasa diskusi mailing list gratis

(21)

dilakukan oleh mesin http://groups.or.id yang diletakan di Internet Service Provider CBN.

2.4 Sejarah Internet Service Provider Indonesia

ISP pertama di Indonesia adalah IPTEKNET (http://www.iptek.net.id/) yang beroperasi

penuh menjelang awal 1994. Pada tahun yang sama P.T. IndoInternet (http://www.indo.net.id/) atau IndoNet yang dipimpin secara part-time oleh Sanjaya mulai beroperasi. IndoNet merupakan ISP komersial pertama Indonesia yang pada awalnya memanfaatkan lisensi dari P.T. Lintas Arta. Sambungan awal ke Internet oleh IndoNet dilakukan menggunakan metode dial-up. IndoNet berlokasi di di daerah Rawamangun, di kompleks dosen UI. ISP yang tidak lama menyusul IndoNET adalah RadNet (http://www.rad.net.id/).

2.5 Sejarah Pengelolaan Domain Internet Di Indonesia

Indonesia dikenali dengan Top Level Domain (TLD) .id. Memang tidak ada keharusan bagi semua mesin di Indonesia untuk menggunakan TLD-ID (.id) sebagai nama mesin yang digunakan. Banyak juga yang menggunakan .com seperti detik.com dan kompas.com. Pengelola Domain Tingkat Tertinggi (DTT)-ID secara tidak resmi telah lama dimanfaatkan oleh Pusat Ilmu Komputer Universitas Indonesia (PUSILKOM UI) dalam perangkat lunak pendukung UUCP, yaitu pathalias dan uumap. Menurut mantan postmaster mesin indogtw.uucp, Partono Rudiarto (Didik), DTT-ID telah digunakan sejak akhir tahun 1980-an. Tentu saja, yang dapat menginterpretasikan domain seperti indogtw.ui.ac.id pada saat itu hanyalah komputer yang menjalankan program pathalias pada program smail atau sendmailnya. Keluhan pun banyak muncul, mengingat sebagian besar masyarakat Internet tidak dapat memberikan reply pada e-mail yang berasal dari Indonesia melalui simpul indogtw.uucp.

Desakan pun muncul agar DTT-ID didaftarkan secara resmi. Sejak tahun 1988, UI berupaya mencari penyelesaian pengurusan DTT-ID tersebut, dengan mendekati beberapa institusi seperti Ditjen POSTEL, P.T. Indosat, Perumtel (kini P.T.

Telkom), P.T. Lintasarta, dan lain-lain. Sayang sekali, pada saat itu, pengetahuan dan minat institusi tersebut terhadap internet sangat minim. Hingga awal tahun 1993, Universitas Indonesia (UI) tetap menunjukan keberatannya untuk menindaklanjuti pendaftaran DTT-ID tersebut karena alasan teknis maupun karena tidak ingin direpotkan secara administratif.

Titik terang terjadi setelah terbentuknya sebuah kelompok kerja informal yang bertemu di UI (Depok) pada tanggal 8 Mei 1992. Hadir pada pertemuan kelompok yang kemudian lebih dikenal dengan nama Paguyuban ini wakil-wakil dari BPPT, LAPAN, STT Telkom, dan UI. Hasil langsung dari pertemuan Paguyuban tersebut ialah dibukanya:

● link UUCP antara BPPT dan UI (Depok)

● link radio 407 MHz antara UI (Depok) dan LAPAN (Rancabungur—Bogor), kemudian disambung link radio 139 MHz antara LAPAN (Rancabungur) dan ITB.

Paguyuban dapat dikatakan menjadi perintis kerja sama jaringan komputer antarinstitusi di Indonesia. Salah satu faktor pendukung suksesnya Paguyuban ini

(22)

ialah dukungan teknis jarak jauh dari sebuah mailing-list (milis) bernama PAU- MIKRO. Pada awalnya, milis ini merupakan wahana komunikasi para staf PAU Mikro Elektornika ITB yang sedang tugas belajar di luar negeri. Namun, kemudian berkembang menjadi forum diskusi teknis terbuka sehingga dapat dikatakan pada saat tersebut telah menjadi aset nasional. Pembukaan link tersebut menyebabkan peningkatan penggunaan DTT-ID beserta DTD tidak resminya. Desakan untuk mendaftarkan DTT-ID secara formal pun meningkat, menyebabkan UI memberanikan diri mendaftarkan DTT-ID melalui bantuan UUNET di USA. Walaupun DTT-ID sudah terdaftar sejak 27 Februari 1993, berita tersebut baru tersampaikan UUNET (Kyle Jones) pada tanggal 4 Maret 1993. Orang yang menjadi penanggung jawab pertama domain .id di Indonesia adalah Rahmat M. Samik-Ibrahim dari UI. Agar pendelegasian berlangsung lebih mudah, dengan bantuan Christopher Vance, sejak 5 April 1994 primary name server DTT-ID dipindahkan dari UUNET ke ADFA. Secara bersamaan, permintaan pendelegasian domain pun muncul. Permintaan pertama yang dipenuhi ialah agar domain gundala.or.id memiliki record MX ke rahul.net (April 1994). Lalu, tanggal 4 Oktober 1994 disiapkan pendelegasian ke DTD ac.id, co.id, go.id, or.id, net.id, dan mil.id, dengan secondaries di jatz.aarnet.edu.au dan is.nic.ad.jp. Mulai 10 November 1994, primary dari DTD-GO.ID dialihkan ke IPTEKnet. Pada saat bersamaan, IPTEKnet secara resmi juga menjadi secondaries dari DTT-ID dan DTD lainnya.

Menurut rencana semula, DTT-ID beserta DTDnya akan dialihkan secara bertahap ke pihak IPTEKnet. Namun, tahap-tahap berikut dari proses pendelegasian ini tidak pernah terwujud. Pihak IPTEKnet mengalami kesulitan untuk menghasilkan juklak pengelolaan DTD-GO.ID, yang direncanakan untuk menjadi model untuk mengelola DTD lainnya. Tahapan rencana pengalihan pendelegasian tidak dilanjutkan. Sejalan dengan maraknya pertumbuhan PJI di tahun 1995, INDOnet dan RADnet menyusul menjadi secondaries dari DTT-ID dan DTDnya.

Pada tanggal 11 Maret 1996 beberapa PJI bertemu di lantai 4 PUSILKOM UI, Salemba. Hasil dari pertemuan yang dikenal dengan Supersemar 1996 di antaranya adalah menjajaki pengembangan model pendaftaran domain baru pada umumnya, domain net.id pada khususnya. Pada pertemuan 16 Juli 1996, APJII (Asosiasi Pengelenggara Jasa Internet Indonesia) dan UI (Universitas Indonesia) bersepakat untuk menindaklanjuti pertemuan 11 Maret 1996. Sejak 27 Juli 1996, kegiatan operasional pendaftaran domain sepenuhnya dikelola bersama tim APJII/UI.

Berhubung satu dan lain hal, usulan model pengelolaan domain tidak dapat terealisasikan hingga batas waktu 17 Agustus 1997.

Permasalahan menjadi lebih rumit dengan pernyataan pengunduran diri UI terhitung 1 Oktober 1997. Selama masa tidak menentu ini (Agustus—September 1997), tidak ada satu pernyataan resmi pun dari pihak APJII mengenai masalah DTT- ID. Akhirnya, tenggat waktu 30 September 1997 pagi, kelanjutan pengelolaan DTT- ID masih tetap belum menjadi jelas. Krisis ini baru berakhir pada 30 September 1997 siang, dengan beredarnya email Budi Raharjo yang menyatakan kesediaanya untuk berpartisipasi. Keadaan berjalan baik selama beberapa bulan berikutnya. Namun, pada akhir 1997, Budi Raharjo menyatakan ingin berpisah dengan APJII. Bahkan, ia berencana memindahkan primary DNS ke UI Salemba. Beberapa orang dan organisasi yang sempat bertanggung jawab sebagai Top Level Domain (.id) di Indonesia adalah:

1.Rahmat M. Samik Ibrahim (Universitas Indonesia) 1993—1998.

2.Budi Raharjo (IDNIC http://www.idnic.net.id) 1998—2005 3.DEPKOMINFO 2005 selama beberapa bulan

4.PANDI (http://www.pandi.or.id) 2005 sampai sekarang

(23)

2.6 Memahami Domain

Agar komunikasi dapat dilakukan dengan semua komputer di dunia, setiap komputer di

jaringan Internet mempunyai nomor, seperti halnya telepon. Nomor tersebut harus unik, dan ditulis dalam format empat kumpulan angka, misalnya 202.123.41.52.

Nomor ini biasa dikenal dengan sebutan alamat IP. Jadi, komputer saling berkomunikasi satu sama lain menggunakan alamat IP tersebut. Sayangnya, manusia tidak terlalu pandai untuk mengingat sedemikian banyak angka/nomor alamat IP.

Untuk memudahkan manusia, dikembangkanlah nama domain yang merepresentasikan nama sebuah komputer di Internet. Contoh nama domain adalah:

1.www.ipl.org – Internet Public Library di Internet.

2.www.plasa.com – Plasa milik Telkom.

Kita mengenal beberapa Top Level Domain (TLD) yang sifatnya global, seperti:

.com - untuk lembaga komersial

.org - untuk organisasi biasanya tidak komersial

.gov - untuk pemerintah Amerika Serikat

.edu - untuk universitas

Kita juga mengenal beberapa Top Level Domain (TLD) negara, seperti:

1..id – Indonesia 2..sg – Singapura 3..jp – Jepang 4..au – Australia.

Di Indonesia kita mengenal beberapa sub-domain untuk berbagai institusi, seperti 1. co.id- lembaga komersial.

2. net.id - Internet Service Provider (ISP) 3. ac.id- universitas

4. sch.id - sekolah

5. or.id - lembaga non-komersial 6. web.id - situs pribadi.

Internet pertama kali tumbuh di negara Amerika Serikat terutama dari lembaga penelitian angkatan bersenjata Amerika Serikat. Berbeda dengan Amerika Serikat, internet di Indonesia lebih banyak tumbuh dari kegiatan masyarakat dan pemuda yang menyukai dunia komputer dan terutama bergerak di dunia pendidikan. Jaringan internet pertama di Indonesia bernama Paguyuban Network yang mengkaitkan BPPT, UI, ITB menggunakan teknologi radio paket yang berkecepatan sangat rendah, yakni sekitar 1200 bps. Rahmat M. Samik-Ibrahim, Suryono Adisoemarta, Muhammad Ihsan, Robby Soebiakto, Putu, Firman Siregar, Adi Indrayanto, dan Onno W. Purbo merupakan sebagian kecil dari perintis Internet di Indonesia. ISP Pertama di Indonesia adalah IPTEKNET di BPPT. ISP komersial pertama di Indonesia adalah IndoNet yang diketuai oleh Sanjaya. Indonesia dikenal di internet dengan top level domain .id.

Rahmat M. Samik-Ibrahim dari UI adalah orang yang pertama kali mengelola top level domain .id di Indonesia pada tahun 1993. Indonesia mempunyai beberapa subdomain, yaitu

● ac.id–universitas

● co.id–komersial

● go.id–pemeritah

(24)

● sch.id–sekolah

● web.id–pribadi/personal

● or.id–yayasan, lembaga non-profit

● net.id–Internet Service Provider

Evaluasi A. Soal Teori

Kerjakan soal-soal berikut ini.

1. Sebutkan lembaga di Amerika Serikat yang mengawali implementasi sistem jaringan

yang saling terhubung.Kapankah sistem tersebut mulai dioperasikan pertama kali?

2. Sebutkan nama lembaga yang mengatur penomoran dan pengalamatan di Internet.

3. Mengapa alamat IP penting untuk dikelola secara terpusat?

4. Terangkan teknologi jaringan komputer yang digunakan untuk membangun Internet di

Indonesia pertama kali.

5. Apa latar belakang para pembangun awal dari Internet di Indonesia?

6. Sebutkan nama-nama lembaga yang terlibat dalam awal pembangunan Internet di Indonesia.

7. Siapakah Internet Service Provider (ISP) pertama di Indonesia?

8. Tahun berapakah Internet Service Provider (ISP) pertama dioperasikan?

9. Apa nama Internet Service Provider (ISP) komersial yang pertama di Indonesia?

10. Apa domain yang digunakan di Internet untuk mengenali Indonesia?

11. Jelaskan pula sub-domain yang digunakan di bawah domain tersebut?

12. Siapa dan Lembaga mana saja yang pernah bertanggung jawab atas Top Level Domain Indonesia?

13. Jelaskan arti dari sebuah nama www.kompas.com atau www.detik.com.

14. Di mana kira-kira lokasi kampus atau sekolah dengan alamat itb.ac.id?

15. Berasal dari negara mana sebuah e-mail dengan alamat [email protected]?

16. Apa kode negara (Top Level Domain) Singapura di Internet?

17. Terangkan format atau cara penulisan alamat Web.

18. Lembaga mana yang mengoperasikan IPTEKNET?

19. Berapa kecepatan sambungan dari IPTEKNET ke Amerika Serikat di tahun 1994?

B. Soal Praktik

Kerjakan soal praktik di bawah ini.

1. Gunakan mesin pencari Google http://www.google.com. Carilah informasi dan pengetahuan dengan kata kunci “Bahasa Indonesia Baku”. Ceritakan apa yang Anda temukan pada sebuah esai pendek.

2. Gunakan mesin pencari Google http://www.google.com. Carilah informasi dan pengetahuan dengan kata kunci “Sastra Indonesia Modern”. Ceritakan apa yang Anda temukan pada sebuah esai pendek.

(25)

BAB I

MENGENAL WINDOWS

1.1 Microsoft Word

Microsoft Word atau Microsoft Office Word adalah perangkat lunak pengolah kata (word processor) andalan Microsoft. Pertama diterbitkan pada 1983 dengan nama Multi-Tool Word untuk Xenix, versi-versi lain kemudian dikembangkan untuk berbagai sistem operasi, misalnya DOS (1983), Apple Macintosh (1984), SCO UNIX, OS/2, dan Microsoft Windows (1989). Setelah menjadi bagian dari Microsoft Office System 2003 dan 2007 diberi nama Microsoft Office Word.

Banyak ide dan konsep Word diambil dari Bravo, pengolah kata berbasis grafik pertama yang dikembangkan di Xerox Palo Alto Research Center (PARC).

Pencipta Bravo, Charles Simonyi, meninggalkan Xerox PARC dan pindah ke Microsoft pada 1981. Simonyi juga menggaet Richard Brodie dari PARC. Pada 1 Februari 1983, pengembangan Multi-Tool Word dimulai.

Setelah diberi nama baru Microsoft Word, Microsoft menerbitkan program ini pada 25 Oktober 1983 untuk IBM PC. Saat itu dunia pengolah kata dikuasai oleh WordPerfect dan juga WordStar.

Word memiliki konsep "What You See Is What You Get", atau WYSIWYG, dan merupakan program pertama yang dapat menampilkan cetak tebal dan cetak miring pada IBM PC. Word juga banyak menggunakan tetikus yang saat itu tidak lazim sehingga mereka menawarkan paket Word-with-Mouse. Word processor berbasis DOS lain, seperti WordStar dan WordPerfect, menampilkan hanya teks dengan kode markup dan warna untuk menandai pemformatan cetak tebal, miring, dan sebagainya.

Word untuk Macintosh, meski memiliki banyak perbedaan tampilan dari versi DOS-nya, diprogram oleh Ken Shapiro dengan sedikit perbedaan dari kode sumber versi DOS, yang ditulis untuk layar tampilan resolusi tinggi dan printer laser, meskipun belum ada produk seperti itu yang beredar untuk publik. Setelah LisaWrite dan MacWrite, Microsoft pun mencoba untuk menambahkan fitur WYSIWYG ke dalam paket program Word for Macintosh. Setelah Word for Macintosh dirilis pada tahun 1985, program tersebut mendapatkan perhatian yang cukup luas dari masyarakat pengguna komputer. Microsoft tidak membuat versi Word 2.0 for Macintosh, untuk menyamakan versi dengan Word untuk sistem atau platform lainnya.

Versi selanjutnya dari Word for Macintosh, adalah Word 3.0, yang dirilis pada tahun 1987. Versi ini mencakup banyak peningkatan dan fitur baru tapi memiliki banyak bug. Dalam hanya beberapa bulan, Microsoft mengganti Word 3.0 dengan Word 3.01, yang jauh lebih stabil. Semua pengguna terdaftar dari Word 3.0 dikirimi surat yang berisi salinan Word 3.01 secara gratis, sehingga menjadikan hal ini kesalahan Microsoft paling mahal untuk ditebus pada waktu itu. Word 4.0, yang dirilis pada tahun 1989, merupakan versi yang sangat sukses dan juga stabil digunakan.

Pada rentang tahun 1990--1995, Word for Windows diluncurkan. Versi pertama dari Word for Windows dirilis pada tahun 1989 dengan harga 500 Dolar Amerika Serikat. Dengan dirilisnya Microsoft Windows 3.0 pada tahun selanjutnya, penjualan pun akhirnya terdongkrak naik, mengingat Word for Windows 1.0 didesain

(26)

untuk Windows 3.0 dan performanya sangat buruk jika dijalankan pada versi sebelumnya. Microsoft menunggu hingga merilis Word 2.0 untuk mengukuhkan Microsoft Word sebagai pemimpin pasar pengolah kata.

http://id.wikipedia.org/wiki/Microsoft_Word

1.1.1 Cara Menjalankan Microsoft Word

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk memulai mengetik di Microsoft Word.

Pertama dapat dilakukan dengan mengklik 2 X icon Microsoft Word pada layar desktop. Kedua, melalui tahapan-tahapan berikut.

4. Klik menu Star 5. Pilih All Programs

6. Pilih dan klik Microsoft Word

1.1.2 Cara Menyimpan File ke Hard Disk

Ada tahapan-tahapan yang dilalui dalam menyimpan data ke hard disk. Perhatikan tahapan berikut.

5. Klik menu File.

6. Pilih dan Klik Save, akan muncul kotak dialog Save As.

7. Pada kotak File name, lalu ketik nama file misal: Surat Undangan.

8. Klik Save atau Enter, cara lain untuk menyimpan file adalah dengan menekan toolbar Save (gambat disket).

1.1.3 Langkah-Langkah Menutup File 3. Klik menu File

4. Pilih dan klik Close, cara lain untuk menutup adalah tekan tombol Close window

Catatan: Layar akan gelap jika tidak ada file yang dibuka.

1.1.4 Langkah-Langkah Menutup Microsoft Word 3. Klik menu File

4. Pilih dan klik Exit, cara lain menutup program Microsoft Word adalah dengan menekan tombol Close (X)

1.1.5 Langkah-Langkah Membuka File di Hard Disk 5. Klik menu File

6. Pilih dan klik Open, cara lain membuka file adalah degan menekan toollbar Open

7. Pilih dan klik nama file yang akan dibuka yaitu Surat Undangan 8. Klik Open maka di layar akan muncul isi file Suarat Undangan

1.1.6 Membuat File Dokumen Baru

Ada beberapa cara dalam membuka file dokumen baru untuk mengetik di Microsoft Word. Pertama, menekan tombol Ctrl (jangan dilepas) lalu tekan huruf N. Kedua, menekan toolbar New (gambar kertas putih kosong di sisi paling kiri). Ketiga, membuat file/dokumen baru dengan langkah-langkah berikut.

(27)

4. Klik menu File 5. Pilih dan klik New

6. Klik Blank Document di kotak Task Pane

1.1.7 Menyimpan File Document ke Flashdisk

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk memindahkan file yang sudah ada ke dalam flashdisk. Pertama, lihat file yang ada di dalam My Document, kemudian klik kanan mouse dengan mengarahkan kursor ke file yang hendak dipindahkan, kemudian pilih toolbar Copy. Setelah itu, buka flashdisk yang menjadi tujuan file, kemudian klik toolbar Paste. Kedua, buka file yang hendak dipindahkan dalam Microsoft Word, selanjutnya perhatikan langkah-langkah berikut.

7. Klik menu File.

8. Pilih dan klik Save As.

9. Pada kotak Save in, pilih flasdisk yang menjadi tujuan.

10. Pada kotak file name ketik nama file baru misal Surat Undangan atau mengikuti nama file yang sudah ada/sama dengan file aslinya.

11. Klik Save

12. Tutup file tersebut (tekan ctrl W)

1.1.8 Langkah-Langkah Membuka File Bernama Surat Undangan di Flashdisk 5. Tekan toolbar Open

6. Pada kotak Look in pilih Removable Disk (flashdisk yang sudah diberi nama Saudara).

7. Pilih dan klik file Surat Undangan

8. Klik open maka dilayar muncul isi file tersebut.

1.1.9 Tanda Sisip (Kursor) di Keyboard

Salah satu tip agar kita cepat selesai mengetik suatu naskah adalah kemampuan kita dalam memindah kursor. Berikut ini adalah daftar pergerakan kursor yang sering digunakan. Praktikan langsung di komputer agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Perhatikan Tabel 1.1 berikut.

Tabel 1.1 Tanda Sisip (Kursor)

No Perintah Untuk memindah kursor ke...

1. anak panah kanan Ke kanan 1 karakter

anak panah kiri Ke kiri 1 karakter

anak panah bawah ke bawah 1 baris

anak panah atas ke atas 1 karakter

2. Ctrl ke kanan 1 kata

3. Ctrl ke kiri 1 kata

4. Page Up ke atas 1 layar

5. Page down ke bawah 1 layar

6. End ke akhir baris

7. Home ke awal baris

8. Crtl home ke awal naskah

9. Ctrl End ke akhir naskah

10. Ctrl G ke halaman tertentu

(28)

1.1.2 Header dan Footer

Header adalah suatu teks atau gambar tertentu di bagian atas setiap halaman. Footer adalah suatu teks atau gambar tertentu yang di cetak di bagian bawah setiap halaman.

Cara memberi Header dan Footer adalah sebagai berikut.

9. Buka salah satu file yang akan diberi header and footer 10. Klik View

11. Pilih dan klik Header and Footer

12. Pada kotak Header ketik misalnya Pengiriman barang

 Terdapat 3 tempat teks di kotak Header yaitu kiri, tengah

 Untuk berpindah dari kiri ke tengah tekan Tab 1x

 Untuk berpindah dari tengah ke kanan tekan Tab 1x

 Untuk berpindah ke kiri tekan anak panah kiri

13. Untuk berpindah dari header ke kotak Footer, tekan tombol Switch Between Header and Footer yang muncul dalam bentuk kotak toolbar.

14. Jika ingin memberi nomor halaman di bagian tengah, tekan Tab 1x, lalu tekan tombol Insert Page number

15. Klik Close untuk keluar dari Header dan Footer 16. Simpan (Save) kembali file tersebut.

1.1.2.1 Cara Menghapus Teks Header dan Footer:

7. Klik View

8. Pilih dan klik Header dan Footer

9. Tekan tombol Delete beberapa kali sampai teks header terhapus semua 10. Tekan tombol Switch Between Header and Footer

11. Tekan di sebelah kanan angka 1, lalu tekan Backspace 2x sampai angka 1 terhapus.

12. Klik Close.

1.1.3 Page Number

Page Number digunakan untuk memberi nomor halaman, terdapat dua cara untuk memberi nomor halaman. Kedua cara tersebut adalah sebagai berikut.

3. Dengan perintah Header and Footer 4. Dengan perintah Insert Page and Number

1.1.3.1 Cara Memberi Nomor Halaman dengan Insert Page Number Perhatikan langkah-langkah dalam memberi nomor halaman berikut.

3. Klik Insert.

4. Pilih dan klik Page Numbers akan muncul.

Perhatikan keterangan yang ada berikut.

Position:

Top of Page (header): nomor halaman di atas Bottom of Page: nomor halaman di bawah

(29)

Alignment:

Left = nomor halaman di sisi kiri Right = nomor halaman di sisi kanan Center = nomor halaman di sisi tengah

Inside = nomor halaman di sisi dalam (di dalam Page Setup pilih Miror Margins) Cara memberi nomor urut halaman di pojok kanan atas dengan angka awal 10

j. Klik Insert

k. Pilih dan klik Page Numbers..

l. Pada kotak Position pilih Top of Page (header) m. Pada kotak Alignment pilih Right

n. Klik Format..

o. Pada kotak Start at: ketik angka 10 p. Klik OK

q. Klik OK sekali lagi

r. Tampilan setelah halaman pertama diberi nomor 10

Cara memberi nomor urut halaman di tengah bagian bawah dengan tampilan angka awal -20-

1. Buatlah dokumen baru (Ctrl N) 2. Klik Insert

3. Pilih dan klik Page Numbers...

4. Pada kotak Position, pilih Bottom of Page (Footer) 5. Pada kotak Alignment pilih Center

6. Klik Format

7. Pada kotak numbers format pilih -1,-2,-3,-4....

8. Pada kotak Start at ketik 20 9. Klik OK

10. Klik OK sekali lagi

Cara mengahapus halaman nomor halaman

Nomor halaman yang diberikan dengan perintah Insert Page Number adalah merupakan bagian dari Header atau Footer. Oleh karena itu untuk mengahapus digunakan perintah seperti mengahapus Header atau footer.

6. Klik View

7. Pilih dan klik Header and footer

8. Tekan Swich Between Header and Footer

9. Klik di kanan angka 20 lalu tekan delete/ Backspace untuk menghapus angka tersebut

10. Klik mouse untuk keluar dari Header and Footer 1.1.4 Page Setup

Setup halaman atau page setup berfungsi untuk menentukan ukuran halaman, bentuk hasil cetakan, dan batas cetakan.

Page setup pilihan margin berfungsi untuk mengubah batas tepi ukuran kertas.

Cara mengubah Page Setup pilihan margin 1.Klik file

2.Klik page setup

3.Pilih dan klik margins untuk mengatur ukuran kertas dan bentuk kertas (portraits

Gambar

Tabel 1.1 Tanda Sisip (Kursor)
Tabel 1.1 Tanda Sisip (Kursor)

Referensi

Dokumen terkait

Fasilitas Pembiayaan Kepada Bank Syariah Lain Yang Belum Ditarik Irrevocable L/C Yang Masih Berjalan. Posisi Penjualan Spot Yang Masih Berjalan

Pada pengisian konfigurasi elektron, maka dikenal beberapa aturan atau kaidah yang harus dipenuhi, sebutkan kaidah dan aturan dalam pengisian elektron dalam suatu atom serta

Paket pengadaan ini terbuka untuk penyedia barang/jasa yang memenuhi persyaratan kualifikasi usaha kecil, peserta harus memiliki surat izin (SIUP) untuk

Hasil: Harga Fo dari persamaan pertama lebih kecil dari harga Ft(0.05)(11/11), dengan demikian menerima hipotesis nol(Ho).. Harga Fo dari persamaan kedua lebih kecil dari

bahwa sehubungan dengan terbatasnya dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Mojokerto guna pelaksanaan kegiatan manajemen konstruksi, perencanaan teknis dan

Hubungan sikap, motivasi, dan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet pasien Diabetes Melitus rawat jalan poliklinik penyakit dalam di RSUD DR.. Pengetahuan pasien diabetes

dengan tepung tempe dan konsentrasi maltodekstrin tidak berpengaruh nyata terhadap kecepatan melarut, kadar serat, kadar pati, kadar protein, warna, aroma, rasa dan

Praktikan memperoleh pengalaman secara langsung mengenai dunia pendidikan di sekolah terutama bagaimana seharusnya menjadi guru kreatif dan inovatif dalam