USULAN PERBAIKAN KUALITAS PRODUK MASKER DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA DI ARALUZE KONVEKSI BANDUNG
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Data jumlah cacat produk yang digunakan adalah data berupa atribut. Data atribut adalah data yang tidak bisa di ukur. Untuk data jumlah cacat diperoleh dengan
Risk priority number (RPN) tertinggi pada cacat kusut yaitu appron rusak dengan nilai RPN sebesar 140 dan terompet tersumbat sebesar 120, sedangkan nilai RPN
Setelah menganalisis penyebab cacat dan mencari solusi yang tepat untuk memperbaiki kualitas produk Kwh Meter Prima 1110, maka diperoleh perkiraan terhadap
Usulan perbaikan pada cacat lem terlihat pada bagian sepatu yaitu digunakannya alat berupa kuas untuk mempermudah operator dalam bekerja, melakukan pemeriksaan setelah
Pada kualitas produk tersebut dilakukan analisis six sigma, didapatkan beberapa hal penting (CTQ) yang menyebabkan produk mengalami cacat, antara lain: cacat jahitan, cacat
Fungsi proses Jenis Cacat Efek yang ditimbulkan S Penyebab kegagalan O Kontrol yang dilakukan D Tindakan yang dilakukan RPN Winding Gulungan Tidak Rapih
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis- jenis cacat yang terjadi pada proses produksi produk roller conveyor, mengetahui proses produksi
4.2.2.2 Data Cacat Berikut data jenis-jenis kecacatan produk yang terjadi pada bulan Januari sampai Juni 2018, dapat dilihat pada gambar 1.4 4.2.2.3 Diagram Pareto Untuk mengetahui