• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. radio menjadi lebih hebat yaitu televisi.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB II TINJAUAN PUSTAKA. radio menjadi lebih hebat yaitu televisi."

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

commit to user BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

A. Pengertian Televisi

Televisi pertama kali diperkenalkan di Inggris pada tahun 1924.

Seorang Inggris yang bernama John Logie Baird, yang mengembangkan radio menjadi lebih hebat yaitu televisi.

Prinsip televisi pertama kali ditemukan oleh Paul Nipkow pada tahun1884, namun baru tahun 1928 Vladimir Zworkyn ( Amerika Serikat ) menemukan tabung kamera atau iconscope yang bisa menangkap dan mengirim gambar ke kotak bernama televisi. Iconoscope bekerja mengubah gambar dari bentuk gambar optis ke dalam sinyal elektronis untuk selanjutnya diperkuat dan ditumpangkan ke dalam gelombang radio. Zworkyn dengan bantuan Philo Fransworth berhasil menciptakan pesawat televisi pertama yang dipertunjukkan kepada umum pada pertemuan World’s Fair 1939. 1

Televisi sebagai salah satu bentuk media massa memiliki ciri dan sifat yang berbeda dengan media massa lainnya, karena sifat utama televisi adalah audiovisual bergerak dan dapat didengar atau dilihat apabila ada siaran.

Semua program televisi awalnya disiarkan secara langsung ( live ), karena belum ditemukan adanya kaset penyimpanan suara dan gambar ( video tape ). Barulah pada tahun 1956, Ampex Corporation berhasil

1Morrisan, MA, ManajemenMedia Penyiaran Strategi Mengelola Radio dan Televisi.

(Jakarta:Kencana 2008) hal. 6

(2)

commit to user

mengembangkan video tape sebagai sarana yang murah dan efisien untuk menyimpan suara dan gambar program televisi.2

Informasi audiovisual gerak menjadi lahan subur bagi perindustrian broadcasting house maupun production house. Production house hanya memproduksi, sedangkan broadcasting house selain memproduksi, juga menyiarkan informasi audiovisual gerak yang diproduksinya tersebut.

Broadcasting house atau yang lebih dikenal dengan sebutan stasiun televisi merupakan wadah usaha atau lembaga yang mencari, mengumpulkan, menyeleksi, memproduksi, dan menyiarkan informasi audiovisual gerak atau statis.3

Kelebihan yang melekat pada televisi menyebabkan media ini paling poluper dikalangan masyarakat. Media televisi merupakan industri yang padat modal, pada teknologi dan padat sumber daya manusia.

Sejak pemerintah membuka Televisi Republik Indonesia ( TVRI ) pada tanggal 14 Agustus 1962 maka selama 27 tahun penonton televisi di Indonesia hanya dapat menonton satu saluran televisi. Namun, dalam waktu beberapa tahun belakangan ini industri pertelevisian di Indonesia telah berkembang dengan pesat. Bermula dari hanya satu stasiun televisi milik pemerintah, kini telah berkembang menjadi belasan televisi swasta yang berada di Jakarta dan daerah.4

2Ibid. Hal 7.

3J.B Wahyudi, Teknologi Informasidan produksi Citra Bergerak. ( Jakarta, Gramedia Pustaka Utama, 1992) Hal. 57.

(3)

commit to user Adapun fungsi televisi, yaitu :5

1. Fungsi penerangan

Televisi merupakan media yang mampu menyiarkan informasi yang amat memuaskan. Hal ini disebabkan dua faktor yang terdapat di dalamnya yaitu : “immediacy” dan “realism”.

Immadiacy mencakup pengertian langsung dan dekat. Peristiwa yag disiarkan oleh stasiun televisi dapat dilihat dan didengar oleh pemirsa pada saat peristiwa itu berlangsung, seolah-olah mereka berada ditempat peristiwa terjadi. Sedangkan realism megandung makna kenyataan, dimana televisi menyiarkan informasi secara audio visual dengan fakta.

2. Fungsi pendidikan

Sebagai media massa, televisi merupakan sarana yang ampuh untuk menyiarkan acara pendidikan kepada khalayak yang jumlahnya begitu banyak secara simultan. Sesuai dengan makna pendidikan, yakni pengetahuan dan penalaran masyarakat, televisi menyiarkan acara-acara tertentu yang mengandung pendidikan, seperti film, kuis, dan sebagainya yang disisipkan ke dalam siaran yang bersifat umum, dengan demikian acara pendidikan seperti pendidikan informal.

3. Fungsi hiburan

Media televisi cenderung menampilkan tayangan-tayangan hiburan dari pada pendidikan. Dalam tayangan yang sifatnya hiburan

5Onong Effendy Uchjana, Televisi Siaran Teori & praktek, Bandung : Mandar Maju, 2003. Hal

(4)

(entertainment) tidak memerlukan pemikiran yang rumit dibandingkan program pendidikan dan dimana saja memiliki audien yang lebih banyak sehingga mendapatkan sponsor.

B. Penyiaran Televisi

Acara telvisi atau program acara televisi merupakan acara-acara yang ditayangkan oleh stasiun televisi yang mampu memberikan informasi bagi masyarakat. Sebuah televisi sebelum membentuk sebuah program acara, harus menentukan format acara televisi terlebih dahulu. Agar dapat terbentuk sebuah program acara yang akan disajikan kepada masyarakat.

Di dalam produksi sebuah program acara televisi dapat dibedakan menjadi dua bentuk, yaitu :

a. Program acara Siaran Langsung ( Live )

Sebuah program acara siaran secara lagsung kepada audien. Siaran langsung dapat dibedakan menjadi dua kategori besar, yaitu siaran langsung dari dalam studio dan siaran langsung yang berasal dari luar studio atau luar stasiun televisi, baik dalam kota maupun luar kota. Siaran langsung tidak perlu menggunakan proses editing, karena siaran langsung dipancarkan ke udara saat itu juga.

b. Program Acara Siaran tidak langsung ( Tapping )

Sebuah program acara siaran secara tidak langsung, sehingga program siaran terebut kejadiannya sudah dilakukan lebih dahulu, baru kemudian dilakukan proses penyempurnaan baik sistem audio melalui

(5)

mixing atau dubbing dan sistem video melalui editing, titleling, chroma key, effect, colouring, dan sebagainya. Hal tersebut di dalam televisi disebut dengan Post Production, karena semua hasil produksi sudah dalam bentuk jadi untuk disiarkan pada televisi dan dapat dinikmati oleh audien.

Cukup dengan memutar video uang sudah jadi dari kaset pita VHS, mini DV, Betacam, DVD maupun media penyimpanan yang lain. Cara ini lebih mudah karena apabila terjadi kesalahan pada pengambilan gambar maka pengambilan dapat diulagi atau re-take. Sedangkan hasil produksi yang sudah diambil bisa dievaluasi dan diperbaiki melalui proses editing atau fixing sebelum disajikan kepada masyarakat luas.

C. Produksi Program Televisi

Pada umumnya acara yang disajikan kepada masyarakat baik televisi maupun radio hampir sama dengan program televisi di Amerika. Cara ini sangat menguntungkan untuk perusahaan televisi, karena dengan acara ini audien akan mudah tertarik. Isi program dalam program setiap televisi pastinya berbeda-beda sesuai dengan stasiun televisi masing-masing :

1. News Reporting ( Laporan Berita ) 2. Talk Show

3. Call-in Show 4. Documentair 5. Magazine/Tabloid 6. Rural Program 7. Advertising

(6)

8. Education/ Instructional 9. Art & Culture

10. Music

11. Soap / Opera / Drama 12. TV Movies

13. Game Show / Kuis

14. Comedy / situation Comedy, dll

Berbagai jenis program siaran tersebut bukanlah sesuatu yang mutlak harus ada semuanya. Acara-acara tersebut sangat tergantung dari kepentingan masing-masing stasiun penyiaran televisi yang bersagkutan ( Deddy Iskandar Muda, 2005:7 – 9)

D. Program Siaran

Program atau acara yang disajikan adalah faktor yang membuat pemirsa tertarik dengan acara yang ditayangkan oleh salah satu televisi, baik lokal maupun regional. Setiap televisi menghadirkan beberapa program menarik yang mampu menarik audien, pada dasarnya apa saja bisa dijadikan program acara yang dapat ditayangkan di televisi, selama program tersebut tidak bertentangan dengan Undang-undang Penyiaran.

Berbagai jenis program berdasarkan jenisnya dapat dikelompokan menjadi dua, yaitu :

(7)

1. Program informasi ( berita )

Pada dasarnya manusia mempunyai sifat ingin tahu yang sangat besar. Program informasi televisi, sesuai dengan namanya, menyajikan beberapa informasi untuk memenuhi rasa ingin tahunya masyarakat terhadap suatu hal. Program informasi ini mampu memberikan beberapa informasi untuk menambah pengetahuan kepada masyarakat. Dalam program informasi ini tidak hanya berisi tentang berita, namun dalam program informasi ini ada berbagai bentuk program acara seperti talk show yang merupakan perbincangan yang serius tetapi pembawaannya santai yang terdiri dari dua orang atau lebih yang membicarakan sebuah topik yang sedang terjadi.

Sedangkan dalam program informasi ini dapat dibagi menjadi dua bagian besar, yaitu :

a. Berita keras ( hard news )

Berita keras ( hard news ) adalah segala informasi penting dan menarik yang harus segara disiarkan oleh media penyiaran karena sifatnya yang harus segera ditayangkan agar dapat diketahui segera oleh khalayak. Dalam hal ini berita keras dapat dibagi ke dalam beberapa bentuk berita, yaitu :

1. Straight News

Staight news berarti “langsung” ( straight ), maksudnya suatu berita yang singkat ( tidak detail ) dengan hanya menyajikan informasi penting saja yang mencakup 5W+1H terhadap suatu

(8)

peristiwa yan diberitakan. Berita jenis ini sangat terkait dengan waktu ( deadline ) karena informasinya sangat cepat basi jika terlambat disampaikan kepada audien.

2. Feature

Feature adalah berita ringan namun menarik. Artinya informasi ini bisa bersifat lucu, unik, aneh, menimbulkan kekaguman, dan sebagainya. Pada dasarnya berita semacam ini bisa dikatakan soft news karena tidak terikat oleh waktu penayangan, namun karena durasinya singkat dan ia menjadi bagian dari program berita, maka bisa dikategorikan sebagai hard news.

3. Infotainment

Infotainment adalah berita yang menyajikan informasi mengenai kehidupan seseorang yang dikenal oleh masyarakat, misalnya seperti celebrity, dan sebagian besar dari mereka bekerja pada industri hiburan, seperti bermain film, kuis, penyanyi, dan sebagainya.

b. Berita lunak ( soft news )

Berita lunak ( soft news ) adalah segala informasi yang penting dan menarik yang disampaikan secara mendalam ( in dept ) namun tidak bersifat harus segera ditayangkan oleh stasiun televisi. Program- program acara yang masuk dalam kategori berita lunak adalah sebagai berikut :

(9)

commit to user 1. Current affair

Adalah program acara yang menyajikan informasi yang terkait dengan suatu berita penting yang muncul sebelumnya namun dibuat secara lengkap dan mendalam. Dengan demikian, current affairs cukup terkait dengan waktu dalam hal penayangannya namun tidak seperti hard news, batasannya adalah bahwa selama isu yang dibahas masih mendapat perhatian khalayak, maka current affair dapat disajikan.

2. Magazine

Dalam bahasa Inggris, magazine berarti majalah. Magazine showadalah salah satu program acara televisi yang mempunyai format acara menyerupai majalah, yang didalamnya terdiri dari berbagai macam rubrik dan tema yang disajikan dalam reportase actual atau timeless sesuai dengan minta dan tendensi dari target penontonnya.6

Magazine show mengikuti gaya penulisan sebuah majalah, namun berbedanya majalah hanya dengan tulisan, sedangkan magazine show dilaporkan dalam bentuk tulisan dan gambar.

3. Documentary

Dokumenter ( documentary ) adalah salah satu program acara yang menyajikan sebuah kenyataan berdasarkan pada fakta obyektif.

Biasanya berupa berita yang sedang hangat terjadi.

6Naratama, Menjadi Sutradara Televisi Dengan Single dan Multi Camera. Jakarta: PT. Grasindo,

(10)

commit to user 4. Talk Show

a. Definisi Talk Show

Salah satu program acara televisi dalam menampilkan bahasan yang serius yaitu talk show. Dalam program acara televisi talk show ini tidak selalu serius, namun acara talk show cenderung santai dalam pembawaannya.

Talk Show adalah program yang menampilkan sebuah wicara dalam televisi lokal maupun regional yang berisikan beberapa orang untuk membahas sebuah topik tertentu yang dipandu oleh seorang pembawa acara ( host ) pemandu acara memiliki peran ganda yaitu sebagai pembawa acara sekaligus menjadi seorang pewawancara.

Acara talk show diudarakan untuk pertama kali pada 27 September 1954 oleh jaringan televisi NBC (Aylesworth, 1987), dengan judul mata acara Tonight Show.7

b. Elemen – Elemen Talk Show

Ada dua elemen talk show yang tidak dapat dipisahkan, yaitu moderator selaku pewawancara ( interviewer ) dan juga narasumber selaku orang yang diwawancarai ( interviewee ).

Dalam wawancara televisi, seorang interviwer merupakan wakil dari penonoton untuk mendapatkan pandangan atau pendapat dari interiewee.8

Seorang pembawa acara sebuah talk show harus memiliki keahlian dibidang jurnalistik, selain itu pembawa acara harus membawakan acara dengan variatif. Mereka yang menjadi

7J.B Wahyudi, Dasar-dasar Jurnalistik Radio dan Televisi. ( Jakarta : Pustaka Utama Grafiti, 1996). Hal. 91

(11)

commit to user

seorang narasumber adalah orang-orang berpengalaman dalam dunia politik, sosial, budaya, kesehatan, dan masih banyak lagi dengan peristiwa atau topik yang diperbincangkan yang ahli dalam bidang yang sedang diperbincangkan.

Yang harus diingat oleh pewawancara bila melakukan wawancara adalah jangan menanyakan kepada orang yang diwawancarai hal-hal yang tidak perlu ditanyakan atau menanyakan sesuatu yang jawabannya sudah pasti. Sehingga pertanyaan itu menimbulkan kesan pada penonton televisi bahwa si pewawancara asal bertanya atau yang lebih parah lagi bila pertanyaannya itu seakan-akan menggurui penonton.9

2. Program hiburan ( entertainment )

Program hiburan adalah bentuk program siaran yang menyajikan berbagai program acara yang berjuan untuk menghibur khalayak, baik dalam bentuk musik, drama, permainan, dan pertunjukan.

a. Musik

Program musik dapat ditampilkan dalam dua format, yaitu video klip maupun konser. Program musik dapat dilakukan secara outdoor maupun indoor. Dalam program musik saat ini televisi menjadi sangat pemilih, yaitu memilih dari segi kemampuan artis, dan penampilan agar mampu menarik audien.

b. Drama

Kata “drama” berasal dari bahasa Yunani “dran” yang berarti bertindak atau berbuat (action). Program drama adalah pertunjukan (show) yang menyajikan cerita mengenai kehidupan atau karakter

(12)

seseorang atau beberapa orang (tokoh) – yang diperankan oleh pemain (artis) – yang melibatkan konflik dan emosi.10

Program yang termasuk dalam program drama adalah sinetron dan film. Sinetron adalah sebuah cerita yang menyajikan beberapa episode yang disetting dan melalui proses editing sebelum disajikan kepada penonton. Film adalah sebuah cerita yang melalui proses editing dan ditayangkan hanya satu kali, biasanya ditayangkan di bioskop.

c. Permainan( game show )

Permainan atau game show merupakan suatu program acara yang melibatkan sejumlah orang baik individu maupun kelompok yang saling bersaing untuk mendapatkan sesuatu.

d. Pertunjukan

Pertunjuk adalah program acara yang menampilkan kemampuan seseorang pada suatu lokasi, baik indoor maupun outdoor.

E. Tahap Pelaksanaan Acara

Dalam proses pembuatan sebuah program acara televisi memerlukan tahap pelaksanaan produksi yang jelas dan efisien. Untuk melaksanakan tahapan produksi diperlukan juga Standart Operation Procedure ( SOP ).

Namun tidak semua produksi acara terkaid dengan SOP, seperti pada acara berita tidak memerlukan SOP karena berita terkait dengan nilai

10Morrisan, MA, ManajemenMedia Penyiaran Strategi Mengelola Radio dan Televisi.

(Jakarta:Kencana, 2008) . Hal. 213

(13)

faktualitas dan aktualitas sehingga tidak memerlukan tahapan sesuai dengan SOP. Dalam produksi acaratalk show ada 3 tahapan, yaitu :

1. Pra-Produksi

Yaitu mencari bahan untuk topik yang akan dibahas dalam program acara talk show. Kemudian membuat naskah sesuai topik yang akan digunakan oleh pembawa acara, dan membuat rundown, misalnya akan dibagi menjadi berapa segmen talk show yang ditayangkan dan menyiapkan pertanyaan yang akan dikembangkan sendiri oleh pembawa acara.

2. Produksi

Camera person melakukan pengambilan gambar pada program acara talk show dengan baik dan benar. Dan sebagai Camera Person, ia harus pandai mengeksploreshot-shot penting.

3. Pasca Produksi

Adalah proses dimana acara talk show sudah selesai. Misalkan talk show yang akan ditayangkan harus melalui proses editing terlebih dahulu sebelum ditayangkan. Apabila ada kata-kata yang tidak sesuai dengan etika jurnalistik, maka harus dipotong agar pemirsa yang menyaksikan lebih enak dan nyaman mendengar acara talk show tersebut.

Referensi

Dokumen terkait

Makalah disajikan dalam Seminar Nasional Pendidikan Sains 2011 di Universitas Khairun Ternate pada 15 Januari 2011 Akhirnya, tanpa suatu keraguan, pembelajaran sains yang bagus

Hasil dari grayscale akan dilakukan pemotongan data pada otot frontalis untuk dilakukan pengujian, tahapan selanjutnya adalah melakukan scala image , hal ini

45 Asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan sistem penglihatan. Dwi Antara Nugraha

Gambar 6 menunjukkan luasan lahan kebun kelapa sawit di provinsi-provinsi di Sumatera yang dikendalikan oleh 25 grup bisnis yang dikuasai oleh para taipan.Angka ini menunjukkan

Makna yang terkandung dalam tradisi membuat juadah dalam upacara perkawinan di Korong Kampung Ladang. Dalam tradisi membuat juadah ini, setiap jenis Kue atau

Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan hasil penelitian yang dilakukan pada50 responden lansia di Posyandu lansia Melati Dusun Karet Pleret Bantul Yogyakarta mengenai

Dirgaputra Ekapratama sebagai Pengusaha Kena Pajak secara administrasi sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan nomor 85/PMK.03/2012, namun dalam perhitungan

Gambar 1 Contoh Game Penalty Kick Berdasarkan contoh game penalty kick yang telah ada maka dalam penelitian ini terdapat 3 parameter input yaitu arah bola, tinggi bola,