• Tidak ada hasil yang ditemukan

HUBUNGAN PENINGKATAN KADAR LEUKOSIT DENGAN KEJADIAN PERSALINAN PREMATUR Hubungan Peningkatan Kadar Leukosit dengan Kejadian Persalinan Prematur di RSUD Dr. Moewardi.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "HUBUNGAN PENINGKATAN KADAR LEUKOSIT DENGAN KEJADIAN PERSALINAN PREMATUR Hubungan Peningkatan Kadar Leukosit dengan Kejadian Persalinan Prematur di RSUD Dr. Moewardi."

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

HUBUNGAN PENINGKATAN KADAR LEUKOSIT DENGAN KEJADIAN PERSALINAN PREMATUR

DI RSUD DR. MOEWARDI

SKRIPSI

Untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Kedokteran

FARIDA MAHARANI J500090031

FAKULTAS KEDOKTERAN

(2)
(3)
(4)
(5)

v

KATA PENGANTAR

Alhamdulillahirabbil’alamin, segala puji bagi Allah SWT atas limpahan rahmat serta hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan dan menyusun skripsi dengan judul “Hubungan Peningkatan Kadar Leukosit dengan Kejadian Persalinan Prematur di RSUD Dr. Moewardi” yang merupakan persyaratan guna menyelesaikan program studi S1 di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Skripsi ini dapat tersusun berkat adanya dukungan, bimbingan, petunjuk, dan bantuan dari berbagai pihak, untuk itu penulis ingin menyampaikan terima kasih kepada:

1. Prof. Dr. Bambang Soebagyo, dr., Sp.A (K), selaku Dekan Fakultas

Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta,

2. dr. M. Shoim Dasuki, M. Kes, selaku Ketua Tim Skripsi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta,

3. dr. Soffin Arfian, Sp.OG, selaku pembimbing utama. Terima kasih atas waktu, bimbingan, dan pengarahan materi yang telah diberikan pada penulisan skripsi ini,

4. dr. D. Dewi Nirlawati, selaku pembimbing pendamping, yang telah memberikan bimbingan dan pengarahan demi penyempurnaan skripsi ini, 5. dr. Trisno Nugroho Didi M. P., Sp.OG, selaku penguji yang telah

meluangkan waktu untuk menguji dan memberi masukan dan pengarahan dalam penulisan skripsi ini,

6. Kepala Bidang Diklat RSUD Dr. Moewardi. Terima kasih atas ijin penelitian dan kerjasamanya dalam pengambilan data,

7. Kepala Bagian Rekam Medik beserta staf anggota. Terima kasih atas bantuan dalam pengumpulan data rekam medik pasien,

(6)

vi

9. Kakak-kakakku tersayang Hema Fitria, Aruna Maharani, dan Sukron Abdullah yang selalu memberikan doa dan dukungan kepada penulis,

10. Ananto Wibisono, terima kasih atas segala bantuan, semangat dan perhatian yang diberikan kepada penulis,

11. Sahabat-sahabat yang telah membantu dan memberikan dukungan, Fitria Ratna Ayuningtyas, Tutut Setyani, Bethari Pusponing Fadli, Nurul Amanda Fitra

12. Teman-teman yang telah membantu dan memberikan dukungan, kritik dan saran,

13. Semua pihak yang belum dapat disebutkan namun telah banyak membantu

dalam penelitian dan penyelesaian skripsi ini. Terima kasih atas dukungannya.

Akhirnya, penulis berharap semoga skripsi ini dapat menjadi sumbangan pemikiran dan bermanfaat untuk semua pihak khususnya bagi dunia kedokteran.

(7)

vii

DAFTAR ISI

halaman

HALAMAN JUDUL ... i

LEMBAR PERSETUJUAN ... ii

PERSEMBAHAN ... iii

PERNYATAAN ... iv

KATA PENGANTAR ... v

DAFTAR ISI ... vii

DAFTAR TABEL ... x

DAFTAR GAMBAR ... xi

DAFTAR LAMPIRAN ... xii

ABSTRAK ... xiii

ABSTRACT ... xiv

BAB I. PENDAHULUAN ... 1

A. Latar Belakang ... 1

B. Rumusan Masalah ... 3

C. Tujuan Penelitian ... 3

D. Manfaat Penelitian ... 3

BAB II. TINJAUAN PUSTAKA ... 4

A. Landasan Teori ... 4

1. Prematur ... 4

a. Definisi ... 4

(8)

viii

c. Patofisiologi ... 7

d. Diagnosis ... 8

e. Pengelolaan dan Penatalaksanaan ... 9

f. Terapi ... 10

g. Komplikasi ... 12

h. Prognosis ... 12

2. Leukositosis ... 12

a. Definisi ... 12

b. Etiologi ... 13

c. Pengaruh Leukositosis bagi Kehamilan ... 18

3. Hubungan Leukositosis Dengan Kejadian Persalinan Prematur .... 18

B. Kerangka Pemikiran ... 20

C. Hipotesis ... 21

BAB III. METODE PENELITIAN... 22

A. Jenis Penelitian ... 22

B. Tempat dan Waktu Penelitian ... 22

C. Populasi Penelitian ... 22

D. Teknik Pengambilan Sampel ... 22

E. Besar Sample ... 23

F. Kriteria Restriksi ... 23

G. Identifikasi Variabel ... 23

H. Definisi Operasional Variabel ... 23

(9)

ix

J. Prosedur Penelitian ... 24

K. Kerangka Penelitian ... 25

L. Analisa Data ... 25

M. Pelaksanaan Penelitian ... 26

BAB IV. HASIL DAN PEMBAHASAN ... 27

A. Hasil Penelitian ... 27

B. Pembahasan ... 33

BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN ... 37

A. Kesimpulan ... 37

B. Saran ... 37

DAFTAR PUSTAKA ... 38

(10)

x

DAFTAR TABEL

Tabel 1. Distribusi Subjek Menurut Usia Ibu ... 27

Tabel 2. Distribusi Subjek Menurut Usia Ibu Dengan Persalinan Prematur

dan

Aterm ... 28

Tabel 3. Distribusi Subjek Menurut Paritas ... 29

Tabel 4. Distribusi Subjek menurut Kadar Hemoglobin dengan Persalinan

Prematur dan Aterm ... 30

Tabel 5. Crosstab Hubungan Kadar Leukosit Dengan Kejadian Persalinan

Prematur ... 31

Tabel 6. Uji Chi- Square Hubungan Leukositosis dengan Kejadian Persalinan

Prematur ... 32

(11)

xi

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. Kerangka Pemikiran ... 20

Gambar 2. Kerangka Penelitian ... 25

Gambar 3. Distribusi Subjek Menurut Usia Ibu... 28

Gambar 4. Distribusi Subjek Menurut Usia Ibu dengan Persalinan Prematur dan

Aterm ... 29

Gambar 5. Distribusi Subjek Menurut Paritas ... 30

Gambar 6. Distribusi Subjek Menurut Kadar Hemoglobin dengan Persalinan

(12)

xii

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Surat Ijin Penelitian dari Fakultas Kedokteran UMS

Lampiran 2. Surat Ijin Penelitian dari RSUD Dr. Meowardi

Lampiran 3. Surat Keterangan Selesai Penelitian

Lampiran 4. Data Hasil Penelitian Hubungan Peningkatan Kadar Leukosit

dengan Kejadian Persalinan Prematur

Lampiran 5. Tabel Crosstab Hubungan Usia Ibu Dengan Persalinan Prematur

dan Aterm

Lampiran 6. Tabel Uji Statistik Hubungan Usia Ibu Dengan Persalinan

Prematur dan Aterm

Lampiran 7. Tabel Distribusi Subjek Menurut Paritas

Lampiran 8. Tabel Uji Statistik Subjek Menurut Paritas

Lampiran 9. Tabel Crosstab Hubungan Kadar Hemoglobin dengan Persalinan

Prematur dan Aterm

Lampiran 10. Tabel Uji Statistik Hubungan Kadar Hemoglobin Dengan

Persalinan Prematur dan Aterm

Lampiran 11. Tabel Crosstab Hubungan Kadar Leukosit Dengan Kejadian

Persalinan Prematur

Lampiran 12. Tabel Uji Statistik Hubungan Leukositosis dengan Kejadian

(13)

xiii

ABSTRAK

Farida Maharani, J500090031, 2012, Hubungan Peningkatan Kadar Leukosit Dengan Kejadian Persalinan Prematur Di RSUD Dr. Moewardi, Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara peningkatan kadar leukosit dengan kejadian persalinan prematur.

Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional yang dilaksanakan bulan Agustus 2012 di bagian Obstetri dan Ginekologi RSUD Dr. Moewardi. Data yang didapat sebanyak 80 sampel, diperoleh dari data pasien yang menjalani persalinan prematur dan persalinan aterm dengan teknik purposive sampling. Data kemudian dianalisis menggunakan uji Chi Square dengan bantuan SPSS 19.0 for windows.

Hasil: Data hubungan peningkatan kadar leukosit dengan kejadian persalinan prematur menyebutkan bahwa ibu hamil yang menjalani persalinan prematur yang disertai leukositosis adalah sebesar 23 kasus (23,75%) dan yang tidak disertai leukositosis sebesar 17 kasus (21,25%). Sedangkan ibu hamil yang menjalani persalinan aterm dengan disertai leukositosis adalah sebesar 8 kasus (10%) dan yang tidak disertai dengan leukositosis adalah sebesar 32 kasus (40%). Berdasarkan hasil uji beda Chi Square dari data kadar leukosit dengan nilai X² hitung lebih besar dari X² tabel (11,850 > 7,00) dengan P value (0,001 < 0,05) sehingga menunjukkan Rasio Prevalensi (RP) = 2,13. Dengan demikian maka H0 ditolak dan H1 diterima.

Kesimpulan: Terdapat hubungan antara peningkatan kadar leukosit dengan kejadian persalinan prematur.

(14)

xiv

ABSTRACT

Farida Maharani, J500090031, 2012. The relation between elevated levels of leukocytes with the incidence of preterm labor in Dr. Moewardi Hospital, Medical Faculty, Muhammadiyah University of Surakarta.

Objective: This study aimed to determine the relation between elevated levels of leukocytes with the incidence of preterm labor.

Methods: The study design in observational analytic used a cross sectional approach which was held in August 2012 in the Obstetri and Gynecology Dr. Moewardi Hospital. Data were obtained as many as 80 samples, the data obtained from patients undergoing preterm labor and delivery aterm with purposive sampling technique. Data were analyzed using Chi Square test with SPSS 19.0 for windows.

Results: The elevated levels of leukocytes with incidence of preterm labor showed that pregnant prematur’s labor woman is accompanied by leukocytosis of 23 cases (23.75%) and was not accompanied by leukocytosis of 17 cases (21.25%). In other hand, pregnant women in aterm labor with leukocytosis was accompanied by 8 cases (10%) and was not accompanied by leukocytosis is of 32 cases (40%). Based on the results of the Chi Square different test show a value of X² leukocyte count higher than X² table (11.850> 7.00) with P value (0.001 <0.05), indicating Prevalence Ratio = 2.13. Thus, H0 is rejected and H1 accepted.

Conclusion: There is a relations between elevated levels of leukocytes with the incidence of preterm labor.

Referensi

Dokumen terkait

[r]

Kedua kelompok ini mendapatkan perlakuan pengajaran yang sama dari segi tujuan dan isi materi pembelajaran tetapi pengajaran pada kelas eksperimen akan menggunakan model

Sebagai tindak lanjut dari berlakunya peraturan perundang-undangan sebagaimana tersebut di atas dan agar penyel enggaraan pemerintahan, pembangunan , dan pelayanan

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respon siswa melalui strategi pembelajaran Kooperatif Tipe NHT (Numbered Heads Together) dan untuk mengetahui kesiapan

Hasil uji normalitas desain model penelitian pertama yang mengukur apakah variabel penerapan e-SPT yang dipengaruhi oleh variabel pengetahuan perpajakan, kemudahan

Iman tidak cukup disimpan didalam hati. Iman harus dilahirkan dalam bentuk perbuatan yang nyata dan dalam bentuk amal sholeh atau perilaku yang baik. Disamping itu, pengertian

Gambaran Nilai Murni (NIM) Siswa Kelas V S D Untuk Setiap Areal yang Terambil Sebagai Kelas Eksperimen dan Sebagai Kelas Kontral...=...30?. Gambaran Siswa Yang Terpilih Untuk

Selanjutnya pada pengamatan suhu rendah pada akhir penyimpanan (hari ke-27) nilai organoleptik tekstur tertinggi adalah pelapisan Aloe vera 100% (4,7) dan yang