Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 81
Tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi
2010 - 2025
Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur
Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 20 Tahun 2010
tentang Road Map Reformasi Birokrasi 2010 – 2014
PERMASALAHAN :
Belum
seluruh
PNS
menjiwai
dan
melaksanakan Budaya Pemerintahan Satriya
Belum seluruh PNS memahami dan
1. Fasilitasi Tim Manajemen
Perubahan Pemerintah Daerah DIY
Biro Organisasi • Sudah dibentuk Tim Agen Perubahan lingkup SKPD dan UPTD.
• Setiap SKPD dan UPTD dibentuk Kelompok Budaya Pemerintahan yang ditetapkan dengan Keputusan Kepala SKPD
2. Penyusunan Pedoman
Implementasi Budaya
Pemerintahan Satriya
Biro Organisasi • Peraturan Gubernur DIY Nomor 72 Tahun 2008 tentang Budaya Pemerintahan di DIY sebagai landasan filosofis dan nilai-nilai budaya pemerintahan.
NO. PROGRAM SKPD CAPAIAN 3. Sosialisasi dan
Pendampingan Implementasi Budaya
Pemerintahan Satriya
Biro Organisasi • Dilaksanakan secara terus menerus dengan sasaran PNS
Biro Organisasi • Dilaksanakan setiap tahun, untuk mengetahui sejauh mana implementasi nilai-nilai budaya pemerintahan dalam pola piker, sikap dan perilaku
1. Internalisasi dan fasilitasi
implementasi 4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara di
• Dialog Peningkatan Kesadaran Berbangsa dan Bernegara
• Pentas Sesi Sabang merauke antara IKPM
• Forum Komunikasi Antar partai Politik
• Sosialisasi Pola Asuh Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN)
• Penanaman Nilai-Nilai Kebangsaan Bagi Anak Usia Dini
• Pendidikan Wawasan kebangsaan
• Koordinasi Forum Kemitraan
• Pembinaan dan Optimalisasi Fungsi dan Peran Ormas dan LSM
• Forum Kemitraan Rapat Kerja Antara Ormas/Orpol dan Pemerintah
• Forum Diskusi Politik Dalam Pengembangan Pendidikan Politik bagi Pemilih Pemula
NO. PROGRAM SKPD CAPAIAN 2. Monitoring dan
penilaian
Implementasi 4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara di kalangan PNS
Bakesbanglinma
s • Lomba Simulasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN)
Organisasi
perangkat
daerah
belum
NO. PROGRAM SKPD CAPAIAN
1. Penyusunan Raperda
Istimewa
Kewenangan Urusan
Pemerintah Daerah DIY
Biro Organisasi • Raperdais Kewenangan Urusan Pemerintah Daerah DIY
2. Penyusunan Raperdais Kelembagaan Pemerrintah Daerah DIY
Biro Organisasi 2014:
Identifikasi dan penyusunan Naskah Akademik dan penyusunan draft Raperdais
2015:
3. Penyusunan Peraturan Gubernur Susunan Organisasi,
Tugas, Fungsi dan Tatakerja Perangkat
Daera
Biro Organisasi • Tahun 2013:
Identifikasi, analisa , dan penyusunan draft rincian tugas dan fungsi SKPD
• Tahun 2014:
Identifikasi, analisa , dan penyusunan draft rincian tugas dan fungsi SKPD
• Tahun 2015 :
Finalisasi draft Pergub Rincian Tugas dan Fungsi Perangkat Daerah berdasarkan Perdais Kelembagaan Perangkat Daerah
4. Penataan Unit Pelaksana
Teknis
Biro Organisasi • Tahun 2013:
NO. PROGRAM SKPD CAPAIAN
7. Review Tugas, Fungsi dan Tatakerja
Perangkat Daerah
Biro Organisasi • Pergub Rincian Tugas dan Fungsi Berdasarkan Perdais Kelembagaan
8. Evaluasi
Kelembagaan Perangkat Daerah
1.
Beberapa prosedur dan mekanisme kerja
penye-lenggaraan pemerintahan belum dapat
dilaksanakan secara optimal serta belum
disesuaikan
dengan
struktur
kelembagan
istimewa Pemda DIY yang baru
2.
Penggunaan sarana prasarana kerja belum
sepenuhnya efisien dan perlu disesuaikan
dengan UU Nomor 13 Tahun 2012 tentang
Keistimewaan DIY serta Rencana Pembangunan
Jangka Menengah Daerah DIY 2012 – 2017
3.
Belum optimalnya pemanfaatan teknologi
NO. PROGRAM SKPD CAPAIAN 1. Pendampingan
Penyusunan SOP Internal Dinas Daerah
Biro Organisasi • Sudah dilaksanakan pada tahun 2012 sesuai kelembagaan Perda 6 Tahun 2008, dengan Kelembagaan sesuai Perda 3 tahun 2015 akan disusun SOP Dinas Daerah pada tahun 2016
2. Penyusunan
SOP kerja sama Biro Organisasi • Sudah dilaksanakan tahun 2012
3. Pendampingan Penyusunan SOP Internal UPTD
Biro Organisasi • Dilaksanakan tahun 2013 untuk pendampingan penyusunan SOP internal UPTD selain sekolah
4. Fasilitasi review SOP internal SKPD/Unit Kerja SKPD
Biro Organisasi • Dilaksanakan di tahun 2014
5. Penyusunan SOP
Optimalisasi Barang Daerah
Biro Organisasi • Dilaksanakan tahun 2013
6. Penyusunan SOP
Perlindungan Anak Jalanan
Biro Organisasi • Dilaksanakan tahun 2013 dengan Pergub 54 Tahun 2013 tentang SOP Perlindungan Anak Uang Hidup di Jalanan
7. Monev
Penerapan SOP internal
Biro Organisasi • Penyempurnaan SOP internal Biro dan Sekretariat Dewan di tahun 2014
8. Monev
Penerapan SOP eksternal
NO. PROGRAM SKPD CAPAIAN
9. Penyusunan Pola Hubungan Kerja Perangkat Daerah
Biro Organisasi • Akan dilaksanakan tahun 2015 sebagai tindak lanjut Perda 3 Tahun 2015 tentang Kelembagaan Pemerintah Daerah DIY
1. Penyusunan Standar Sarana Prasarana
Biro Organisasi • Karena keterbatasan sumber daya, maka kegiatan ini dilaksanakan tahun 2015. Keluaran dari kegiatan berupa Peraturan Gubernur tentang Standar Sarana dan Prasarana
2. Pengaturan Tata Naskah Dinas
Elektronik
3. Monev dan
Pendampingan Implementasi Tata Naskah Dinas
Elektronik
Biro Organisasi • Kegiatan penyusunan Peraturan Gubernur tentang Tata Naskah Dinas Elektronik dilaksanakan tahun 2015, dilanjutkan dengan pendapingan implementasi bagi calon admin,operator dan user.
1. Optimalisasi Pelaksanaan E-Government
Dinas
Perhubungan dan Kominfo
• Peningkatan layanan unggulan DGS per urusan menjadi 12 urusan/bidang
• Tersusunnya dokumen audit TIK dan pengembangan e-Gov Pemda DIY
• Tersusunnya dokumen dan draft Peraturan Gubernur Tata Kelola TIK Pemda DIY
PERMASALAHAN:
1.
Sinkronisasi Produk hukum daerah dengan produk
hukum pusat belum sepenuhnya terwujud, produk
hukum daerah belum seluruhnya implementable dan
mendorong daya saing daerah
2.
Belum optimalnya partisipasi masyarakat dalam
pemben-tukan produk hukum
3.
Masih adanya produk hukum kabupaten/kota yang
belum sinkron dengan peraturan perundangan yang
lebih tinggi
4.
Masih adanya potensi per-masalahan hukum
aparatur pemda DIY dan masyarakat
1. Fasilitasi
Pendidikan dan Pelatihan Legal Drafter
BKD • BKD mengalokasikan dana untuk pengiriman diklat sedangkan permintaan diklat oleh instansi
2. Bimbingan Teknis
Penyusunan Peraturan Perundang-undangan
Biro Hukum • Belum dilaksanakan karena terbatasnya anggaran
3. Penyusunan produk hukum berbasis
kebutu-han dan pemberdayaan masyarakat
Biro Hukum • Dalam proses penyusunan produk hukum telah dilaksanakan penjaringan aspirasi masyarakat baik secara langsung maupun melalui media massa
4. Pengaturan Autentifikasi produk hukum
NO. PROGRAM SKPD CAPAIAN 5. Penerapan
Autentifikasi Produk Hukum
Biro Hukum • BKD mengalokasikan dana untuk pengiriman diklat sedangkan permintaan diklat oleh instansi
6. Penataan dokumentasi hukum bidang aset
Biro Hukum • Belum dilaksanakan karena belum lengkapnya dokumen bidang aset
7. Penyusunan Produk Hukum
Biro Hukum • Tahun 2013 telah ditetapkan produk hukum keistimewaan yaitu :
Peraturan Daerah Istimewa Nomor 1 Tahun 2013 tentang Kewenangan Dalam Urusan Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta
• Tahun 2014 telah ditetapkan produk hukum keistimewaan yaitu :
8. Kajian,
Pengembangan dan
sinkronisasi produk hukum Pemda DIY
Biro Hukum Telah dilaksanakan Kajian Peraturan Perundang-Undangan Daerah terhadap Peraturan Perundang-undangan yang Baru, Lebih Tinggi dan Keserasian Antar Peraturan Perundang-undangan, dengan capaian sebagai berikut:
Tahun 2013:
•Kajian Hukum tentang Keputusan Gubernur Nomor 107 Tahun 2004 tentang pelaksanaan program jaminan Sosial tenaga Kerja di Provinsi DIY.
•Kajian Hukum tentang Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tetang Pengelolaan Zakat.
NO. PROGRAM SKPD CAPAIAN
• Kajian Hukum tentang Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 1984 tentang Pelaksanaan Berlaku Sepenuhknya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 di Provinsi DIY
• Kajian Hukum tentang Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 tentang Pengaturan Kendaraan Tidak Bermotor di DIY
• Kajian Hukum tentang pengelolaan Kehutanan
Tahun 2014:
•Kajian Hukum tentang Tanggung Jawab Sosial Dan Lingkungan Perusahaan Di Daerah Istimewa Yogyakarta.
•Kajian Hukum tentang Pengaturan Geoheritage di Daerah Istimewa Yogyakarta.
•Kajian Hukum tentang Pengelolaan Tpa/Tpst Di Daerah Istimewa Yogyakarta.
•Kajian Hukum tentang Tentang Implementasi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahah Daerah Di Daerah Istimewa Yogyakarta.
NO. PROGRAM SKPD CAPAIAN 9. Alih bahasa
rijksblad dan staatsblad
Biro Hukum Belum dilaksanakan karena terbatasnya anggaran
1. Intensifikasi sosialisasi dan penjaringan aspirasi
masyarakat dalam
penyusunan produk hukum daerah melalui berbagai media
Biro Hukum Dalam proses pembentukan Peraturan Daerah dilakukan lima bentuk kegiatan yaitu proses pembahasan, penyusunan rancangan peraturan daerah, penjaringan aspirasi masyarakat, evaluasi, klarifikasi, dan konsultasi Hukum, serta publikasi rancangan peraturan perundang-undangan di media cetak.
1. Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah
Kabupaten/ Kota.
Biro Hukum Tahun 2013, telah dilakanakan konsultasi sebanyak 44 (empat puluh empat)Raperda, dan evaluasi terhadap 13 (tiga belas) Perda.
2. Klarifikasi Peraturan Daerah
Kabupaten/ Kota.
Biro Hukum Tahun 2013,
Hasil Klarifikasi terhadap Peraturan Daerah yang telah dilakukan pencermatan dan telaahan sebanyak 52 ( lima puluh dua ) Peraturan Daerah Tahun 2014,
Hasil Klarifikasi terhadap Peraturan Daerah yang telah dilakukan pencermatan dan telaahan sebanyak 55 ( lima puluh lima ) Peraturan Daerah,
1. Fasilitasi
Pendidikan dan Pelatihan
Khusus Provesi Advokat
Biro Hukum BKD mengalokasikan dana untuk pengiriman diklat sedangkan permintaan diklat oleh instansi
2. Pelayanan
NO. PROGRAM SKPD CAPAIAN Tahun 2014,
Kegiatan Penyelesaian Permasalahan Hukum terdiri dari penyelesaian sengketa hukum dengan realisasi penyelesaian permasalahan hukum, sebanyak 3 kasus
3. Monitoring dan evaluasi
perjanjian kerjasama
BKPM Tahun 2013
telah dilaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap 4 perjanjian kerjasama
Tahun 2014
telah dilaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap 10 perjanjian kerjasama
Tahun 2015
Kinerja Jabatan belum seluruhnya optimalnya;
personil dalam jabatan sturktural, fungsional umum
dan fungsional tertentu perlu disesuaikan dengan
struktur Kelembagaan istimewa Pemda DIY
Kekurangan Jumlah Pegawai Kekurangan jumlah
kuantitas pegawai Kekurangan Jumlah kualitas
pegawai Distribusi PNS yang belum merata
Penempatan PNS belum seluruhnya berdasar pada
kompetensi jabatan
Pengembangan Profesionalisme PNS belum Optimal
NO .
PROGRAM SKPD CAPAIAN
1. Penyusunan
kualifikasi jabatan Struktural dan Fungsional Umum berdasarkan
struktur baru kelembagaan (istimewa)
Biro Organisasi Dalam rencana aksi kegiatan ini dijadwalkan tahun 2013, tetapi ternyata belum bisa dilaksanakan karena belum ada kelembagaan yang baru sesuai kewenangan keistimewaan dalam UU No. 13/2012.
2. Penyusunan jenis dan kebutuhan Jabatan Fung-sional Tertentu berdasar-kan struktur baru kelembagaan (istimewa)
Biro
Organisasi
N
O PROGRAM SKPD CAPAIAN
3. Pelaksanaan Evaluasi Jabata
Biro
Organisasi
Kegiatan evaluasi jabatan telah dilaksanakan pada tahun 2014 berdasarkan kelembagaan Pemda DIY yang lama (Perda No. 5, 6 dan 7 Tahun 2008), sudah dilakukan verifikasi dan validasi oleh Kementerian PAN & RB dan BKN, tetapi hasil evaluasi jabatan ini belum dimintakan persetujuan kepada Menteri PAN & RB, karena ada pertimbangan bahwa apabila dimintakan persetujuan ada kendala terkait dengan 2 (dua) hal, yaitu:
4. Penyusunan uraian tugas jabatan
Biro
Organisasi
• Pelaksanaan Perdais No. 3 Tahun 2015 tentang
Kelembagaan Pemda DIY.
Pada tahun 2016 direncanakan akan dilaksanakan evaluasi jabatan ulang serta penetapan kelas jabatan yang sudah sesuai dengan UU ASN dan Perdais No. 3 Tahun 2015 tentang Kelembagaan Pemda DIY
Dalam rencana aksi dijadwalkan tahun 2013, tetapi ternyata belum bisa dilaksanakan karena belum ada kelembagaan yang baru sesuai UU Keistimewaan DIY.
N
O PROGRAM SKPD CAPAIAN
5. Penyusunan standar standar kompetensi jabatan, yaitu keluarnya Perka BKN No. 7 Tahun 2013 tentang Pedoman Penyusunan Standar Kompetensi Manajerial PNS dan Perka BKN No. 8 Tahun 2013 tentang Pedoman Perumusan Standar Kompetensi Teknis PNS, dan keluarnya UU No. 5 Tahun 2014 tentang ASN mengamanatkan tentang kompetensi PNS ada 3 macam yaitu : kompetensi teknis, kompetensi manajerial dan kompetensi sosial cultural.
• Penyusunan standar kompetensi manajerial dilaksanakan pada tahun 2015, Rapergub Standar Kompetensi Manajerial PNS dalam proses penandatanganan
6.
7.
Review/Evaluasi kualifikasi jabatan Struktural dan
Fungsional Umum
Review instrumen pemberian reward dan punishment (Evaluasi
Efektifitas Kinerja Birokrasi dengan Adanya
• Sedang penyusunan kompetensi sosial kultural masih perlu menunggu pedoman teknisnya dari pusat
• Review/evaluasi kualifikasi jabatan struktural dan fungsional umum dilaksanakan sekaligus menyesuaikan dengan kelembagaan Pemda DIY yang baru sesuai UU No. 13 Tahun 2012 sebagaimana disebut pada nomor 1 dan 2 diatas.
• Ketentuan pemberian reward dan punishment dilaksanakan melalui pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) diatur dalam Pergub No. 22 Tahun 2012 tentang Tambahan Penghasilan Pegawai,
• pada tahun 2013 telah dilakukan
N
O PROGRAM SKPD CAPAIAN
1. Pelaksanaan Analisis Beban Kerja
Biro
Organisasi
• pada tahun 2013 telah dilakukan
reviu/penyempurnaan dengan dikeluarkannya Pergub No. 37.1 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Pergub Nomor 22 Tahun 2012;
• Pada tahun 2015, Pergub 22 Tahun 2012 dan Pergub 37.1 Tahun 2013 telah dilakukan reviu untuk penyempurnaan dan kemudian dicabut, sebagai gantinya telah dikeluarkan Pergub No. 48 Tahun 2015 tentang Tambahan Penghasilan Pegawai.
2.
3.
Penyusunan
Formasi Pegawai
Pelaksanaan
Seleksi berbasis IT bekerjasama
dengan PTN
BKD
BKD
• Keputusan Gubernur DIY Nomor 871/6153 Tahun 2014 Tentang Rincian Tambahan Formasi Calon Aparatur Sipil Negara Dari Pelamar Umum Pemerintah Daerah DIY Tahun 2014.
N
O PROGRAM SKPD CAPAIAN
1.
2.
1.
Pelaksanaan Uji Kompetensi untuk Pemetaan, Seleksi dan Promosi
Pelaksanaan Fit and Proper Tes untuk Pejabat Struktural
Pengukuran tes psikologi metode menggunakan :
- in basket - LGD
- Problem Analysis
Aspek yang dinilai berdasarkan kluster :
- Mengelola orang lain - Mengelola diri
-Kemampuan berpikir (sesuai permintaan)
Laporan hasil fit and proper test bagi BAPERJAKAT
Aspek yang dinilai berdasarkan kluster :
- Mengelola orang lain - Mengelola diri
-Kemampuan berpikir (sesuai permintaan
•Laporan hasil AKD Tahun 2014 Nomor 893/9832
2.
3.
4.
5.
Penyusunan Pedoman Pola Karir PNS
Fasilitasi
Pengiriman PNS dalam Diklat
Mutasi dan rotasi sesuai
Masih dalam proses penyusunan
•Laporan hasil AKD Tahun 2014 Nomor 893/9832
•Laporan hasil AKD Tahun 2015 Nomor 893/2144
•Pergub Nomor 16 Tahun 2014 Tentang Pemberian Ijin Belajar dan Keterangan Belajar bagi PNS
•SK Gubernur tentang pengiriman tugas belajar.
•Surat keterangan tentang ijin belajar.
•Rapergub tentang Pedoman Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (masih proses)
•SK Gubernur tentang Mutasi Jabatan
N
O PROGRAM SKPD CAPAIAN
6. 17 Diklat Strategis
• Pada Tahun 2014 telah dilaksanakan 19 Diklat Strategis
• Tahun 2013
Telah dilakukan kajian terhadap beberapa kurikulum diklat teknis yang meliputi:
Kurikulum Diklat Penyusunan Kontrak PBJ dan Elelktronic Procurement
Kurikulum Diklat Penatausahaan Keuangan BLUD
Kurikulum Diklat Administrasi Pemerintahan untuk PNS baru
Kurikulum Diklat E-Learning Kearsipan
• Tahun 2014
Telah dilakukan kajian terhadap beberapa kurikulum diklat teknis yang meliputi:
Kurikulum Diklat Bahasa Jawa
Kurikulum Diklat Analis Kepegawaian Kurikulum Diklat Legal Drafting
1.
2.
Penegakkan
Disiplin dan etika PNS, termasuk pemberlakuan presensi online
Pemberian Tambahan Penghasilan Berbasis Kinerja
BKD
BKD
• SK Gubernur tentang Penjatuhan Hukuman Disiplin
• Rencana Penyusunan Rapergub tentang Etika Pegawai ASN
• Pergub 37.1 tahun 2012 tentang Perubahan Atas Pergub 22 Tahun
2012 tentang Tambahan Penghasilan Pegawai
PERMASALAHAN:
1.
RKA SKPD terbahas final berpotensi belum
mendasarkan pada indikator kinerja yang SMART,
ASB dan SHBJ
2.
Opini WTP tanpa paragraf catatan dari BPK
harus terus dipertahankan
3.
Sistem Pengendalian Intern Pemerintah belum
dibangun dan belum diterapkan
4.
Penyelenggaraan pemerintahan daerah belum
sepenuhnya akuntabel
5.
Koordinasi
dan
jejaring
kerja
Aparat
1.
1.
Pencermatan RKA SKPD terbahas final/DPA SKPD
Verifikasi SPJ
Inspekt orat
Inspekt orat
• Pencermatan RKA SKPD belum dilaksanakan, namun sebenarnya kegiatan serupa sudah dijalankan dalam bentuk pencermatan terhadap DPA SKPD. Tidak dilaksanakannya pencermatan RKA dikarenakan pembahasan RKA waktunya sangat dinamis sehingga tidak memungkinkan dilakukan pencermatan (akan menghambat).
• Sub Kegiatan yang telah berjalan meliputi: Pemeriksaan Reguler, Pengukuran Kinerja, Cash dan Stock Opname, Reviu LK Pemda, Evaluasi LKjIP, Evaluasi SPIP SKPD, Pencermatan DPA SKPD.
N
O PROGRAM SKPD CAPAIAN
2. Pemeriksaan khusus
pendampingan meliputi:
pengelolaan barang daerah (termasuk Stock Opname);
pendapatan;
Proses pengadaan pengakhiran
pekerjaan di akhir tahun anggaran Kuantitas dan kualitas
• Telah dilaksanakan pemeriksaan khusus dengan tujuan tertentu seperti misalnya terkait PBJ, Disiplin PNS, Hibah Bansos dan sebagainya.
1. • Pembangunan dan
Pengembangan SPIP di
lingkungan
Pemda, melalui proses: tentang Penyelenggaraan SPIP di Lingkungan Pemerintah Daerah; b) Pergub DIY Nomor 25 Tahun 2012 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penyelenggaraan SPIP di Lingkungan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta; c) Kepgub DIY Nomor 214/KEP/2011 tentang Pembentukan Satuan Tugas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah;
N
O PROGRAM SKPD CAPAIAN
1.
3. Tahap pelaporan
Pelaporan secara periodik
4. Pengembanga n
berkelanjutan (laporan /
monitoring dan evaluasi)
Pembangunan
Zona Integritas (ZI), Penilaian Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan
Pengusulan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani
•Sudah dilaksanakan Pencanangan Zona Integritas oleh Gubernur DIY.
•Inspektorat sudah melaksanakan sosialisasi Zona Integritas kepada semua SKPD.
•Sudah dilaksanakan penandatanganan Pakta Integritas oleh semua pegawai.
a. Penandata nganan Piagam Penangana n
Pembangu nan ZI
b. Pembentuk an Unit Penggerak Integritas (UPI), Unit Pmbangun Integritas (UpbI) dan Tim Penilai Internal c. Sosialisasi
ZI, WBK dan WBBM
N
O PROGRAM SKPD CAPAIAN
d. Pembangu nan Zona Integritas di
lingkungan Pemda DIY e.Penilaian,
Pengajuan Reviu dan Penetapan SKPD yang
teridentifikasi berpotensi
berpredikat WBK f.Pengusulan
SKPD yang telah berpredikat WBK menjadi
1. Penguatan Forbes APIP melalui
tahapan:
Terlaksananya
pertemuan secara rutin setiap 2
bulanan secara bergilir
Terlaksananya program kerja dari 5 kelompok kerja (pokja) bidang di Forbes
Inspekt orat
Sudah dibentuk AAIPI DIY dan disahkan oleh Gubernur.
PERMASALAHAN:
1.
Belum optimalnya Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah
dalam perencanaan dan pengelolaan anggaran, antara lain:
a)
Perencanaan pembangunan belum sepenuhnya mengacu
visi dan misi RPJMD /kebutuhan masyarakat
b)
Perencananaan pemba-ngunan belum optimal melibatkan
masyarakat, mekanisme public hearing belum optimal
c)
Pengunaan anggaran belum sepenuhnya efektif efisien dan
akuntabel
d)
Sosialisasi kebijakan pembangunan belum optimal
e)Monev implementasi kebijakan belum optimal
f)
Pelaporan Kinerja belum optimal penyajian dan
pemanfaatannya
g)
Opini WTP tanpa paragraf catatan dari BPK harus terus
1. Penyusunan Rencana
Pembangunan Jangka
Menengah
Daerah (RPJMD) DIY 2012-2017
Bappeda Di tahun 2013 telah disusun RPJMD DIY Tahun 2012-2017 yang ditetapkan dengan Peraturan Daerah No.6 Tahun 2013
Di tahun 2015 telan melakukan review terhadap RPJMD DIY Tahun 2012-2017 Peraturan Daerah No 6 Tahun 2013, yang menghasilkan RPJMD 2012-2017 hasil review dengan ditetapkannya Peraturan Daerah No 8 Tahun 2014
2. Intensifikasi Forum SKPD dan Forum Stake Holders dalam
perencanaan pembangunan (Musrenbang)
Bappeda Dilakukannya modifikasi proses musrenbang dengan memperpanjang waktu pelaksanaan musrenbang
Terlaksananya forum konsultasi publik yang mengakomodir masukan awal pada proses musrenbang
Pelaksanaan forum tematik yang memfasilitasi lintas sektor atau isu strategis yang terfokus
NO. PROGRAM SKPD CAPAIAN 3. Pemantapan/Op
timalisasi sistem informasi
perencana-an Daerah
(jogjaplan)
Bappeda Pemanfaatan sebagai usulan
masyarakat dalam partisipasi perencanaan pembangunan di DIY
Salah satu cara akuntabilitas Pemda DIY dalam proses penyusunan dan hasil perencanaan pembangunan (dalam hal ini dokumen RKPD dan KUA PPAS)
Media sosialisasi yang dapat diakses oleh masyarakat tanpa terbatas ruang dan waktu dalam hal ini informasi perencanaan pembangunan
Menjadi perangkat utama untuk membantu proses perencanaan Pembangunan Daerah
4. Peningkatan kapasitas Tim Anggaran
Pemerintah Daerah (TAPD)
5. Penyusunan/rev iew Analisis Standar Belanja
Biro
Organisas i
Dilaksanakan setiap tahun sebagai salah satu alat untuk menentukan harga wajar setiap kegiatan di SKPD. Keluarannya berupa Peraturan Gubernur
Dilaksanakan setiap tahun sebagai salah satu alat untuk menentukan standar harga barang dan jasa kegiatan di SKPD. Keluarannya berupa Peraturan Gubernur
7. Peningkatan kapasitas Pejabat Pembuat
Komitmen (PPK)
DPPKA Pembinaan dan Pelaksanaan Bimtek bagi pengelola keuangan
Bimbingan Teknis Penyusunan APBD
Pembinaan Pengelolaan Keuangan BLUD
8. Peningkatan kapasitas pejabat pengelola keuangan /barang
DPPKA Pembinaan dan Pengembangan Pengelolaan Keuangan Daerah
9. Optimalisasi pemanfaatan
NO. PROGRAM SKPD CAPAIAN
DPPKA Layanan pengadaan barang dan jasasudah dilaksanakan secara elektronik
11. Pembentukan Unit Layanan Pengadaan
Terbentuknya kelembagaan ULP
12. Optimalisasi system
infor-masi monitoring evaluasi
Dilakukan pengendalian pelaksanaan program dan kegiatan Pemerintah Daerah :
a)Tersusunnya laporan pengendalian pembangunan daerah pertriwulan
b)Penyusunan dan pembagian raport triwulan bagi PA dan KPA sebagai potret kinerja SKPD sehingga diharapkan dapat memacu SKPD dalam meningkatkan kinerja pelaksanaan kegiatannya
d) Dilakukan monitoring Penetapan Kinerja per triwulan
e) Dilakukan monitoring bantuan keuangan (kemiskinan, hibah
bansos, bantuan keuangan Kab/Kota) f) Dilaksanakan pengendalian program
strategis unggulan
g) Disusun panduan pelaksanaan APBD tahunan
h) Pengembangan aplikasi/sistem pengendalian pelaksanaan
pembangunan daerah
i) Pengendalian dan evaluasi hasil rencana pembangunan daerah
(RPJMD DIY, RKPD DIY, Renstra DIY, Renja SKPD DIY, RPJMD Kab/Kota) j) Evaluasi Kinerja Pembangunan
Daerah
13. Asistensi Penyusunan LAKIP SKPD
Biro
Organisas i
PERMASALAHAN:
Pelayanan
public
yang
semakin
1. Fasilitasi
Organisasi a) Kesiapan unit pelayanan untuk menerapkan ISO b) Diperolehnya ISO oleh Unit
Pelayanan yaitu :
Tahun 2013 : didapat 22 unit layanan yang sudah ber ISO
Tahun 2014 : didapat 5 unit layanan yang sudah ber ISO
2. Finalisasi Penyusunan Tahun 2014 tentang Pelayanan Publik
3. Monitoring dan Penilaian
Kinerja
Pelayanan Pada Unit Pelayanan Publik (I K M)
Biro
Organisasi
Tahun 2013 - 2015 :
NO. PROGRAM SKPD CAPAIAN
b) Hasil dari Survey Indek Kepuasan Masyarakat (IKM) dilaporkan kepada Menteri PAN dan RB setiap tahunnya
c) Laporan hasil IKM dibagikan kepada unit layanan yang di survey dalam kegiatan ekspose IKM
4. Penilaian Citra Pelayanan
Prima
Biro
Organisasi Tahun 2013 :Pelaksanaan Penilaian Citra Pelayanan Prima pada tahun 2013 dilaksanakan dengan pemenang :
Pemenang I : Dinas Perizinan Kota Yogyakarta
Pemenang II : SMA Negeri I Kasihan Bantul
Pemenang III : SMK Negeri I Godean Sleman
Tahun 2014 :
b) Yang menjadi unggulan di Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta adalah Jogja Plan yang masuk dalam Top 25
c) Selain mengikuti SINOVIK Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta juga melaksanakan Penilaian Kinerja Pelayanan Publik yang dilaksanakan mulai tanggal 18 Juni – 25 Juni 2014 yang pemenangnya adalah :
• Pemenang I : Puskesmas Gamping I Kabupaten sleman
• Pemenang II : RSUD Kota Yogyakarta
• Pemenang III : Laboratorium Kesehatan pada Dinas Kesehatan DIY
Tahun 2015 :
a) Pada tahun 2014 tidak ada Penilaian Citra Pelayanan Prima diganti dengan bentuk Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (SINOVIK) yang diselenggara-kan oleh Kementerian PAN dan RB
NO. PROGRAM SKPD CAPAIAN
b) Yang menjadi unggulan di Pemerin-tah Daerah Daerah Istimewa Yogya-karta adalah Jogja Plan yang masuk dalam Top 25
5. Penilaian Citra Bakti Abdi
Negara
Biro
Organisasi Tahun 2013 :Peringkat I : Pemerintah Kota Yogyakarta
Peringkat II : Pemerintah Kabupaten Sleman
Peringkat III : Pemerintah Kabupaten Bantul
Tahun 2014 :
Program Penilaian Citra Bakti Abdi Negara sudah ditiadakan
Tahun 2015 :
6. Fasiitasi SKPD
Organisasi a) Ditetapkannya Pergub no 7 tahun 2014 tentang Pedoman Penyusunan Standar Pelayanan Penyelenggara Pelayanan Publik Daerah
b) Adanya pendampingan dalam penyusunan Standar Pelayanan sehingga setiap unit layanan mampu menyusun Standar Pelayanan dengan benar sesuai dengan Peraturan Menteri PAN dan RB
c) Keputusan Kepala SKPD tentang Standar Pelayanan
7. Penilaian kinerja pelayanan public bidang pertanian
Biro
Organisasi
Tahun 2013 :
Dilaksanakan Penilaian kinerja pelayanan publik bidang pertanian dengan hasil:
•Peringkat I : UPT Laboratorium dan Balai Benih Ikan, Kabupaten Gunung Kidul
NO. PROGRAM SKPD CAPAIAN
Peringkat III : UPT Pelayanan Kesehatan Hewan, Kabupaten Sleman
Tahun 2014 :
Penilaian kinerja pelayanan publik bidang pertanian dilaksanakan pada tahun ganjil
Tahun 2015 :
Dilaksanakan Penilaian kinerja pelayanan publik bidang pertanian yang diusulkan ke Kementerian Pertanian untuk dilaksanakan penilaian adalah:
•Badan Pelaksana Penyuluhan dan Katahanan Pangan (BP2KP), Kabupaten Gunungkidul.
•Balai Penyuluhan Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Wilayah III (BP3K Wilayah III Sayegan, Kabupaten Sleman
• Poskeswan Piyungan, Wilayah Piyungan- Kecamatan Piyungan Kabupaten Bantul.
• Balai Sertifikasi Pengawasan Mutu Benih dan Proteksi Tanaman Kehutanan dan Perkebunan (BSPMB-PTKP), Dishutbun DIY.
Yang berhasil memperoleh Piala Abdibaktitani adalah:
Badan Pelaksana Penyuluhan dan Katahanan Pangan (BP2KP), Kabupaten Gunungkidul
8. Monitoring dan evaluasi
penerapan standar pelayanan
Biro
NO. PROGRAM SKPD CAPAIAN Tahun 2015
Dilaksankan Monitoring dan evaluasi penerapan standar pelayanan dengan hasil:
Dari 64 Unit Layanan di Lingkungan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta yang sudah menyusun Standar Pelayanan sebanyak 22 Unit Layanan atau 34%
9. Monitoring dan
Evaluasi SPM Biro Organisasi Setiap tahun dilaksanakan Monitoring dan Evaluasi SPM (1 laporan) dan sudah dilaporkan ke Kementerian Dalam Negeri
10. Optimalisasi Unit Layanan Pengaduan di lingkungan Pemda DIY
Biro
Organisasi
Belum melembagannya upaya monitoring,
NO. PROGRAM SKPD CAPAIAN 1. Sosialisasi Road
Map Reformasi Birokrasi Pemda DIY 2013 - 2017
Biro
Organisasi Tahun 2014:Telah dilaksanakan sosialisasi Road Map Reformasi Birokrasi Pemda DIY 2013 – 2017 dengan mengundang seluruh SKPD di Lingkungan Pemerintah Daerah DIY
2. Sosialisasi Pelaksanaan PMPRB on line Pemda DIY
Inspektora t
Tahun 2013:
Telah dilaksanakan sosialisasi Pelaksanaan PMPRB on line Pemda DIY dengan mengundang seluruh SKPD di Lingkungan Pemerintah Daerah DIY
Tahun 2014:
Telah dilaksanakan sosialisasi Pelaksanaan PMPRB on line Pemda DIY dengan mengundang seluruh SKPD di Lingkungan Pemerintah Daerah DIY
Tahun 2015:
3. Penyelenggaraa n koordinasi monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan reformasi birokrasi
Biro
Organisasi Telah dilaksanakan monitoring dan evaluasi Road Map Reformasi Birokrasi Pemda DIY 2013 – 2017 dan telah dilaksanakan ekspose hasil monitoring dan evaluasi dengan mengundang seluruh SKPD di Lingkungan Pemerintah Daerah DIY serta telah disusun laporan hasil monev Reformasi Birokrasi Pemda DIY
4. Fasilitasi
pelaksanaan PMPRB di lingkungan Pemda
Dari hasil capaian program/kegiatan pada 8
pada 8 area perubahan tersebut dapat diambil
rekomendasi atau saran perbaikan kedepan sebagai
berikut:
1.
Optimalisasi pengawalan program/kegiatan dalam setiap
area perubahan agar capaiannya lebih optimal
2.
Penyesuaian program/kegiatan Road Map Reformasi
Birokrasi dalam program kegiatan SKPD
3.
Optimalisasi monitoring dan evaluasi pelaksanaan
Reformasi Birokrasi
4.
Peningkatan koordinasi dalam pelaksanaan Reformasi
Birokrasi
5.
Sistem Pelaporan Pelaksanaan Reformasi Birokrasi
6.Optimalisasi peran Tim Reformasi Birokrasi
7.