• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMETAAN STRUKTUR GEOLOGI BERDASARKAN K

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PEMETAAN STRUKTUR GEOLOGI BERDASARKAN K"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

“PEMETAAN STRUKTUR GEOLOGI BERDASARKAN KLASIFIKASI

MASSA BATUAN PADA LERENG DISEPANJANG JALAN RAYA

SENTANI ”

LAPORAN

PRAKTEK KERJA LAPANGAN

Disusun untuk memenuhi persyaratan dan menyelesaikan matakuliah Praktek Kerja Lapangan Semester Genap Tahun Ajaran 2015/2016 pada Program Studi D3 Teknik

Mineral, Fakultas Teknik, Universitas Cenderawasih

Oleh :

YEAN P. OKOKA NIM : 0120630021

FAKULTAS TEKNIK

(2)

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Pelebaran jalan yang dilakukan di sepanjang jalan raya sentani memaksa agar lereng-lereng disekitarnya harus dikikis guna memberi ruang untuk memperluas area jalan. Hal ini membuat lereng-lereng bukit yang dikikis mengalami perubahan secara fisika/perubahan mekanik. Pengetahuan akan kekerasan batuan pada lereng-lereng tersebut sangatlah penting guna mencegah terjadinya longsor pada lereng-lereng tersebut, ataupun sebagai tolak ukur untuk proyek-proyek selanjutnya.

1.2. Rumusan Masalah

Rumusan masalah merupakan gambaran umum mengenai ruang lingkup penelitian dan penelaahan variable penelitian. Berdasarkan pernyataan tersebut, maka dalam penelitian ini masalah yang akan dirumuskan dalam suatu rumusan masalah dalam bentuk pertanyaan penelitian sebagai berikut :

1. Klasifikasi massa batuan pada lereng ?

2. Pemetaan struktur geologi berdasarkan klass massa batuan ?

1.3. Batasan Masalah

Dalam penyusunan Proposal ini hanya dibatasi pada penentuan klass massa batuan dan pembuatan peta geologi struktur pada lereng daerah penelitian.

1.4.

Tujuan Penelitian

Untuk memperjelas arah dan tujuan dari penelitian ini, penulis merumuskan tujuan tersebut, sebagai berikut :

(3)

Tujuan lain adalah agar Hasil dari penelitian ini berupa peta geologi struktur dapat digunakan sebagai alat dalam melaksanakan proyek-proyek yang bersinggungan dengan lereng-lereng tersebut.

1.5. Metodologi Penelitian

Metoda dalam kegiatan penelitian yang akan diterapkan dalam kegiatan ini adalah pengambilan data primer dan sekunder, kompilasi data primer dan data sekunder, pengolahan dan diskusi serta pembahasan untuk mendapatkan kesimpulan.

1. Pengumpulan data primer : a. Pengukuran kekar dan sesar b. scanline

c. Pengambilan contoh batuan

d. Pengujian kualitas batuan (porositas, permeabilitas dll.)

2. Pengumpulan data sekunder :

a. Peta topografi, geologi dan hidrogeologi daerah penelitian dan sekitarnya b. Data curah hujan

3. Pengolahan data :

a. Analisis kualitas batuan b. Klassifikasi massa batuan 1.6. Waktu Penelitian

Referensi

Dokumen terkait

Daerah Bantarujeg, Majalengka, Jawa Barat merupakan daerah yang memiliki struktur geologi yang cukup kompleks tercermin dari empat formasi batuan berbeda pada

Penafsiran kualitatif anomali gaya berat regional dan sisa memperlihatkan gambaran sebaran struktur geologi bawah permukaan di daerah panas bumi Waesali yang terdiri dari

a) Memahami bagaimana struktur geologi dalam suatu batuan terbentuk dan hal ini dapat membantu untuk mengetahui sejarah yang pernah terjadi pada batuan tersebut. Selain dari

Adapun deformasi batuan adalah perubahan bentuk dan ukuran pada batuan karena akibat dari gaya yang bekerja di dalam bumi.. Secara umum pengertian geologi

Gambar 3 : Satuan batuan di sekitar daerah penelitian Di dalam wilayah daerah penelitian, menurut Peta Geologi Lembar Longiram yang dibuat oleh Suwarna dan Apandi

Dimana struktur geologi tersebut akan memperlemah kekuatan dari massa batuan itu sendiri dan bisa diindikasikan bahwa zona tersebut merupakan zona-zona lemah

Gambar 3 : Satuan batuan di sekitar daerah penelitian Di dalam wilayah daerah penelitian, menurut Peta Geologi Lembar Longiram yang dibuat oleh Suwarna dan Apandi

lempeng sebagai mekanisme utama asal dari sumber gaya deformasi pada batuan.. Apa yang dipelajari dalam geologi struktur?.. 1 a) Kajian mengenai gaya yang bekerja.. pada