Buku SMK Teknologi dan Rekayasa - Teknik Transmisi Tenaga Listrik - Jilid 2.pdf
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
• Tiang-tiang baja, beton, dan kayu umumnya digunakan pada saluran-saluran dengan tegangan kerja relatif rendah (< 70 kV) sedang saluran transmisi tegangan
Dari saluran transmisi, tegangan diturunkan lagi menjadi 20 kV dengan transformator penurun tegangan pada gardu induk distribusi, kemudian dengan sistem tegangan
Konstruksi tiang akhir dengan pemasangan kabel tanah (TM11), diperlukan pada jaringan yang akan dihubungkan dengan gardu beton atau gardu besi, dan pada jaringan yang akan melintas
Catu daya DC dapat berupa baterai atau akumulator. Sebuah catu daya DC memiliki tahanan dalam yang besarannya bisa diketahui dengan cara melakukan pengukuran tegangan dan arus.
Dari saluran transmisi, tegangan diturunkan lagi menjadi 20 kV menggunakan transformator penurun tegangan pada gardu induk distribusi yang kemudian dengan sistem
Pentanahan tower adalah perlengkapan pembumian sistem transmisi yang berfungsi untuk meneruskan arus listrik dari tiang SUTT (Saluran Udara Tegangan Tinggi) maupun SUTET
Konstruksi jaringan dimulai dari sumber tenaga listrik / Gardu Induk dengan kabel tanah Tegangan Menengah kearah tiang pertama saluran udara.. Tiang pertama disebut tiang awal,
TUJUAN PENTANAHAN TITIK NETRAL Saluran Transmisi Gardu Induk Pusat Listrik APP IR JTM Gardu Distribusi JTM JTR R Di Pusat Listrik : = Untuk memblokir Gangguan Hubung Tanah =