• Tidak ada hasil yang ditemukan

6 Akulturasi Budaya Bangunan Masjid Tua

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "6 Akulturasi Budaya Bangunan Masjid Tua"

Copied!
26
0
0

Teks penuh

Loading

Gambar

Gambar 1. Susunan rangka bagian dalam nampak rendah. terdiri dari 16 tiang. Salah satu tiangnya berbentuk seperti trisula
Gambar 2.  bentuk atap limasan. Di bagian depan terdapat sumur tua yang telah direvonasi.Ruang pawestren yang terpisah dari ruang utama memiliki  [Dok
Gambar 3. Keramik warna biru
Gambar 5. Inskripsi pada bagian atas pintu utama ruang putra.  [Dok. Hakim Syukrie]
+3

Referensi

Dokumen terkait

Permasalahan yang diangkat pada tulisan ini adalah : bagaimanakah karakter tata ruang, fasade, dan gaya masjid- masjid di bawah Yayasan Muhammadiyah di kota Yogyakarta yang

Sebagai bangunan dalam Arsitektur Islam, akulturasi budaya pada Masjid Gedhe Mataram ini dapat diterima oleh masyarakat Jawa Islam, karena masyarakat Islam dan masyarakat

(3) Bentuk akulturasi yang terdapat pada bangunan Masjid Agung Demak dapat terlihat jelas pada bangunan pokoknya yang mengacu pada bentuk bangunan rumah joglo dan

Arsitektur bangunan Masjid di Jawa mencirikan kekhasan arsitektur masjid tradisional di Jawa berbentuk bangunan rumah Joglo berdenah segiempat bujur sangkar di atas konstruksi

Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa desain Masjid Al – Imtizaj merupakan akulturasi budaya Islam atau Tionghoa yang tertera pada disain fasad, ruang

Wujud akulturasi gaya arsitektur Jawa yang paling menonjol pada masjid ini berada pada tingkat elemen bangunan saja, elemen atap serambi terdapat bentuk atap joglo yang

Sedangkan budaya Jawa melekat pada tata ruang, yang dimulai dari ruang luar yang menyerupai alun-alun dengan pohon beringinnya, bangunan Pacaosan sebagai bangunan perantara

Kendatipun demikian, dengan ditemukannya patung naga di atas mimbar Masjid Kuno Bayan Beleq, dan di atas mimbar Masjid Kuno barung birak, maka dapat dimengerti dengan kaca mata budaya