PEMANFAATAN CITRA ASTER DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK MENENTUKAN LOKASI POTENSIAL PENGEMBANGAN PERMUKIMAN (di sebagianKabupaten Magelang, Jawa Tengah)
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Variabel yang digunakan meliputi kepadatan bangunan, tata letak bangunan, lebar jalan masuk, lokasi terhadap jalan utama, lokasi terhadap kantor pemadam kebakaran, kualitas
Untuk Kecamatan yang memiliki kawasan sangat berpotensi dan menjadi prioritas daerah pengembangan kawasan perumahan dan permukiman yang sesuai RTRW Kabupaten Boyolali
Lahan potensial yang paling luas yaitu berada di Kecamatan Kuranji dengan luas 217,618 Ha yang terdiri dari Lingkungan I dan Lingkungan II, dan kecamatan yang paling sedikit
Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Mengetahui kemampuan citra Quickbird untuk mengidentifikasi faktor penyebab kecelakaan lalu lintas (2) Menghasilkan model spasial
Metode yang digunakan adalah skoring dan pembobotan parameter-parameter penyusun bahaya bahaya yang selanjutnya ditumpang susunkan (overlay). Dari hasil penelitian
Penentuan blok permukiman didasarkan pada persamaan keteraturan (pola) dan kepadatan dari sekelompok permukiman yang dibatasi oleh jaringan jalan atau sungai.
Tahap pengolahan data terdiri dari interpretasi Citra Quickbird guna menghasilkan parameter spasial untuk evaluasi lokasi SPBU serta pengolahan menggunakan teknik Sistem
Peta Lebar Jalan Tertimbang Blok permukiman dengan lebar jalan tertimbang sempit banyak dijumpai di Kelurahan Joyosuran dan Semanggi yang merupakan daerah bantaran