HARMONI KEWAJIBAN DAN HAK NEGARA DAN WARGA
NEGARA DALAM DEMOKRASI
MAKALAH
Dosen: Rendi Prayuda,S.ip M.Si.
Johannes Hasibuan 1701114039
Kristiani enjelina sitorus 1701121699
SOSIOLOGI
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS RIAU
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kita ucapkan kehadirat Allah SWT atas berkat dan rahmatnya makalah ini penddikan kewarganegaraan ini bisa diselesaikan dalam rangka pemenuhan tugas kuliah. Banyak proses yang dilalui dalam peneyelsaina makalah ini, kami sangat berterimaskasih kepada pihak yang itut serta membantu kami.
Adapun makalah ini jauh dari kata sempurna apabila ada saran dan kritik yang membangun kami dengan besar hati menerima segala masukan untuk meningkatkan kemampuan menulis kami.
Semoga dengan makalah ini dapat menambah wawasan tentang indonesia dan memperkuat rasa nasionlisme serta dalam peningkatan kegiatan akademik lainnya.
Pekanbaru, Februari 2018
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah
Hubungan antara negara dan warga negara mempunyai sebuah hubungan timbal balik(resiprokalitas). Menurut Thomas Hobbes, mengatakan bahwa fungsi negara adalah menertibkan kekacauan atau chaos dalam masyarakat. Walaupun negara adalah bentukan masyarakat, namun kedudukan negara adalah
penyelenggara ketertiban dalam masyarakat agar tidak terjadi konflik, pencurian dan lain-lain(Lovabyta, normasari,waskito, 2015:2) Warga negara memiliki hak da kewajiban , di negara Indonesia hak dan kewajiban diatur dalam UUD 1945. Masalah pokok antara negara dengan warga negara adalah masalah hak da kewajiban. Setiap warga negara diberikan kebebasan oleh negara dalam hak dan kewajiban semua sama. Berbicara hak dan kewajiban negara kembali ke warga negara tersebut. Karena hubungan antara negra dengan wrga negara sangat kuat hal itu bisa dilihat dari sila ke-4 pancasila bahwa kewajiban bangsa indonesia berlandaskan pada kedaulatan rakyat.
1.2 Rumusan Masalah
Sesuai dengan pembahasan kewajiban negara dan warga negara membantu kita untuk memahami peran warga negara terhadap proses berlangsungnya sebuah kegiatan negara, yang tidak lain adalah indonesia. Berikut ini tujuan dari
permasalahan makalah ini.
1. bagaimana hubungan harmonis antara hak dan kewajiban negara? 2. mengapa harmoni kewajiban dan hak negara diperlukan?
3. bagaimana dinamika kewajiban dan hak warga negara? 4. apa esensi dan urgensi kewajiban dan hak negara?
1.3 TUJUAN
Tujuan dari permasalahan sesuai dengan rumusan masalah yang telah disampaikan. Tujuan ini mempemudah kita memahami apa yang saja yang harus di capai, haluan besar dari sebuah negara. Permsalahan tersebut akan terselesaikan dengan adanya tujuan. Berikut tujuan dari permasalahan makalah ini.
1. mendeskripsikan hubungan antara hak dan kewajiban negara 2. menjelaskan pentingya harmoni kewajiban da hak negara 3. menjelaskan dinamika kewajiban dan hak warga negara 4. menjelaskan esensi dan urgensi kewajiban dan hak negara
2. 1 Konsep dan Urgensi Harmoni Kewajiban dan Hak Negara dan Warga negara
Indonesia negara yang kaya akan kebudayaan, sistem kerajaan pada masa pemerintahan kerajaan konsep yang biasa digunakan konsep kewajiban dan cenderung terkesan mengesampingkan konsep hak. Konsep kewajiban sebagai titik tolak rakyat dalam bertindak baik antara hubungan pemerintah dengan rakyat. Situasi kehidupan politik daerah jajahan mendorng aspek kewajiban sebagai postulat ide dalam praksis kehidupan politik, ekonomi, dan sosial budaya.. perjuangan yang bersifat kedaerahan mulai muncul di seluruh wawasan nusantara diakibatkan para kaum penajajah merampas hak-hak rakyat pribumi. Pergerakan melawan penjajah telah menunjukkan eksistensi kepada penjajah bahwa indonesia akan memperjuangkan negara indonesia, perjuangan yang bersifat modern telah masuk ke dalam sistem pemerintah indoenesia perjuangan kemerdekaan yang telah ada dari para pahlwan kita mensiptakan atau
menumbuhkan mentalitas untuk menuntut hak, peralihan yang terjadi ini menimbulkan kemungkinan negara indonesia memilik kebudayaan yang beragam. Dalam Nurwadani,dkk (2016:117)mengatakan bahwa hak dan kewajiban memiliki hubugan yang harmonis sebgai konsep dan urgensi. Pengertian hak dan kewajiban memiliki banyak hubugan dengan konsep dan urgensi kewajiban da nhak negara, pengertian hak adalah kuasa untuk menerima atau melakukan suatu yang semestinya diterima atau diakukan oleh pihak tertentu dan tidak dapat oleh pihak lain manapun juga yan gpada prinsipnya dapat dituntut secara paksa olehnya. Menurut Uuhak warga negara sebagai berikut.
1. Berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan (pasal28)
2. Hak anak atas kelangsungan hidup tumbuh dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasn dan diskrimninasi(pasal 28 B ayat 2) Hak adalah segala sesuatu yang harus di dapatkan oelh setiap orang yang telah ada sejak lahir bahkan sebelum lahir. Sedangkan kewajiban adalah sesuatu yang wajib dilaksanakan, keharusan.
menuntut hak mereka para kaum LGBT menimbulkan kontra karena
sesungguhnya di negara indonesia dengan tegas ditolak keberadaan LGBT di indonesia. Berdasarkan pendapat tersbut dapat disimpulkan bahwa hubungan antara hak dan keawajiban dsalam konsep dan urgensi hak warga negara tidak dapat dipisahkan karena hakdan kewajiban dilandasi oleh dua hak yang paling pokok yaitu hak persamaan dan hak kebebasan. Hubunga yang paling umum kita lihat seperti sekarang ini antara hak dan kewajiban saling membutuhkan, jika kewajiban dikesampingkan maka hak seseorang ada kemungkinan tidak aka bisa diterima demikian pula sebaliknya jika hak dikesampingkan maka akan timbul persoalan- persoalan di masyarakat. Dengan adanya pancasila memberikan solusi dalam pemecahan kasus-kasus dan persoalan yang terjadi pada bangsa indonesia.
Perubahan sosial saat ini membawa perubahan terhadap semua aspek kehidupan sosial. Pada tahun 1948 melalui PBB mendeklaarikan HAM yang bersifat umum lazimnya hal tersebut telah dikaji terlebih dahulu melalui ajaran agama diseluruh indonesia di ana manusia memiliki kewajiban untuk menyembah Tuhan, dan berbuat baik terhadap sesama. Secara garis besar, hak dan kewajiban warga negara yang telah tertuang dalam UUD 1945 mencakup berbgai bidang. Bidang politik dan pemerintahan, sosial, keagamaan, pendidikan, ekonomi, dan
pertahanan. Berikut beberapa fungsi hak dan kewajiban warga negara indonesia. Nilai persamaan di semua aspek kehidupan dijunjung tinggi dengan tujuan menghindari ketimpangan sosial yang bia memicu permasalahan di kemudian hari. Dibawah ini beberapa fungsi hak dan kewajiban warga negara indonesia. HAK WARGA NEGARA INDONESIA
1. Setiap warga negara berhak mendapatkan perindunga hukum
2. Setiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak 3. Setiap warga negara memiliki kedudukan sama rata di mata hukum dan
dilam pemerintahan
4. Setiap warga negara bebas untuk memilih, memeluk dan menjalankan agama dan kepercayaan masing-masing
5. Setipa warga negara berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran 6. Setiap warga negara berhak mempertahankan wilayah negara kesatuan
indonesia dari serangan musuh
7. Setiap wrga negara memiliki hak sama dalam kemerdekaan, berserikat, berkumpul mengeluarkan pendapat secara lisan dan tulisan sesuai undang-undang yang berlaku.
KEWAJIBAN WARGA NEGARA INDONESIA
1. Setiap warga negara memiliki kewajiban untuk berperan serta dalam membela, mempertahankan kedaulatan negara indonesia dasri serangan musuh.
2. Setiap warga negara wajib membayar pajak dan retribusi yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah
3. Setiap warga negara wajib mentaati serta menjunjung tinggi dasra negara, hukum dan pemerintah tanpa kecuali, serta dijalankan dengan sebaik-baiknya.
5. Setiap warga negara wajib turut serta dalam pembangunan untuk membangun bangsa agar bangsa kita bia berkembang dan maju ke arah yang lebih baik.
Berdasarkan aturan yang berlaku di indonesia, hak dan kewajiban selayaknya dilaksanakan sesuai dengan aturan perundang-undangan yang ada di indonesia. Permasalahan yang bersifat horizon digharapakan akan mampu direspon oleh rakyat indonesia dengan nilai pancasila.
2.3 Sumber Historis,Sosiologis, Politk tentang Harmoni Kewajiban dan Hak Warga Negara dan Warga Negara Indonesia
a) Sumber Historis
pendaptnya sekitar abad ke-17, denga sebutan natural rights yang memiliki makna aitu hak untuk hidup, hak kebebasan, dan hak milik. John Locke memberikan kontribusi terhadap perkembangan deomokrasi dan Hak Asasi Manusia. Seiring dengan perkembangan zaman yang menjadi batu loncatan dalam hal pengembangan, pemantapan, pendewasaan kajian ilmu tentang sistem
demokrasi dan hak asasi manusia memicu terjadinya peristiwa yang penting sebagai berikut.
1. Magna Charta(1215) 2. Revolusi Amerika(1276) 3. Revousi Prancis(1789)
Tujuan dilakukannya deklarasi tersebut dengan maksud untuk mewujudkan kepentingan bersama, kebebasan yang tidak mengedepankan kepentinga indivdu. Prinsip yang paling utama dan terutama dilaksanakannya deklarasi ini ialah untuk mencapai kebebasan sebanyak-banykanya dengan kesimbangan antara hak dan kewajiban yang menumbuhkan rasa kebebasan itu muncul.
b) Sumber Sosiologis
perubahan yang yang terjadi pada warga negara indonesia terbilang sangat cepat hal ini dilihat dari jumlah penduduk yang sangat banyak yang mencapai 250 juta orang dan akan terus meningkat setiap tahunnya. Berkaitan dengan hal tersebut jumlah masalah yang muncul di tengah-tengah masyarakat sangat beragam dan memiliki tingkat permasalahan yang semakin kompleks. Persoal yang mungkin di dihadapkan terhadap waraga negara indonesia,salah satunya memudarnya rasa nasionalisme terhadap bangsa indonesia. Dekadensi moral, memudarnya norma,aturan yang berlaku. Ilmu sosiologi mencoba memberikan gambaran tentang perubahan yang terjadi pada warga negara indonesia perubahan yang terjadi pada struktur sosial dan sistem budaya. Dengan demikan ilmu sosiologi diharap memberikan solusi terhadap permasalahan sosial dan sistem kebudayaan. Keseimbangan dan pewujudnyataan nilai-nilai demokrasi akan lebih berdampak pada proses integrasi warga negara indonesia.
Kemerdekaan negara indonesia didasasi oleh landasan politik yang kuat. Sumber politik menjamin kemerdekaan indonesia dengan seluruh alat dan kelengkapan negara indonesia dalam UUD 1945. UUD 1945 sendiri telah mengalami bantak perubahan bida dilihat dari proses amandemen yang sudah 4 kali dilaksanakan yang bertujuan merevisi dan mengkaji ulang ada yang aaat ini menjadi tuntutan warga negara indonesia. Negara indonesia memilki kedaulatan rakyat yang kekuasaan tertinggi dipegang oleh rakyat, oleh karena itu semua kebijakan bermuara dan berasal dari rakyat.
2.4 Dinamika dan Tantangan Harmoni Kewajiban dan Hak Negara dan Warga Negara
a) aturan dasar ihwal pendidikan dasn kebudayaan, serta ilmu pengetahuan dan teknologi
pengetahuan dan teknologi dengan menjunjung tinggi nilai-nilai agama dfan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia”. Berdasarkan aturan pemerintah ilmu pengetahuan dan teknologi, pemerintah memiliki tekad untuk memajukan dan meningkatkan IPTEK, dengan tetap memperkuat nilai-nilai pancasila.
b) aturan dasar ihwal perekonomian nasional dan kesejahteraan sosial indonesia sebagai negara kesejahteraan bertanggungjawab memberikan, meningkatkan perekonomian dan kualitas pelayanan umum yang baik. Dengan demikian pemerintah indonesia gigih memperjuangkan hak kesejahteraan sosial sesuai dengan dasar pancasilais.
c) aturan ihwal usaha pertahanan dan keamanan negara
hak dan kewajiban wajib hukumnya untuk diterima semua warga negara di indonesia.. diamana aturan tersebut tertulis dalam pasal 27 ayat (3) UUD 1945 dalam usaha pertahanan negara dan keamanan negara bertanggungjawab memberikan pelayanan yang terbaik terhadap warganya. Pertahanan dan keamanan negara berdiri atas tiga susunan yaitu perlawanan bersenjata,
perlawanan tidak bersenjata, dan bagian pendukung perlawana bersenjata dasn tidak bersenjata.
d) aturan dasar ihwal hak dan kewajiban hak asasi manusia
hak asasi manusia sejatinya merupakan hak yang mutlak/absolut untuk diterima warga negar dalam kehidupan, sebgaimana dalam perubahan beberapa yang cukup besar setelah amandemen 1945 jilid ke-4.aturan dasar mengenai Hak Asasi Manusia.
2.5 Esensi dan Urgensi Harmoni Kewajiban dan Hak Warga Negara
a) Agama
b) Pendidikan dan Kebudayaan
Hubungan antara pendidikan dengan kebudayaan sangat erat karena pendidikan salah satu alat yang ampuh untuk menerapkan kebudayaan tersebut. Pendidikan yang saat ini kita tempuh tidak semata-mata tidak mempuyai aturan hukum, dalam pembukaan UUD 1945 pasal 31 ayat 1 berisi tentang rumusan dan tujuan
pendidikan nasional.
c) Perkonomian Nasional dan Kesejahteraan Rakyat
Asas kekeluargan yang tinggi sehingga memberikan bergai aspek kehidupan nasional dan salah satunya pertumbuhan ekonomi yang cukup memuaskan. Asas kekeluargan digunakan dalam perekonomian nasional karena harus
mengedepankan kepentingan bersama, sehingga pekerjaan dapat cepat selesai dan hasil yang baik.
d) Pertahanan dan Keamanan
Pertahanan dan keamanan negara diatur dalam UUD 1945 pasal 30 ayat 2 usaha pertahanan negara dan keamanan negara diwujdunyatkan dengan adanya sistem pertahanan negara dan keamanan negara yang mana tugas mulia tersebut diemban dan rakyat mengamanahkan tugas untuk menjaga kedaulatan NKRI kepada TNI dan POLRI.
BAB III
3.1 SIMPULAN DAN SARAN
dipahami dengan baik. Setelah penulis melakukan pembahasan tentang harmoni kewajiban dan hak warga negara dan warga negara dalam demokrasi penulis menyimpulkan dari temuan dan pembahasa rumusan masalah berikut simpulan dari makalah ini.
1) Hak adalah kuasa untuk menerima atau melkukan suatu yang semestinya diterima atau dilakukan melulu oleh pihak tertentu dan tidak dapat oleh pihak lain manapun juga yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa olehnya. Wajib adalah yang semestinya dibiarkan atau diberikan melulu oleh pihak tertentu tidak dapat dituntut secara paksa oleh yang berkepentingan. 2) Ada banyak manfaat hak dan kewajiban warga negara. Hal tersebut
berdasarkan pembahasan para pendapat ahli dalam makalah ini. Disimpulkan bahwa ada tujuh manfaat dari hak yaitu:
a) Setiap warga negara berhak mendapatkan perindunga hukum b) Setiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang
layak
c) Setiap warga negara memiliki kedudukan sama rata di mata hukum dan dilam pemerintahan
d) Setiap warga negara bebas untuk memilih, memeluk dan menjalankan agama dan kepercayaan masing-masing
e) Setipa warga negara berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran f) Setiap warga negara berhak mempertahankan wilayah negara kesatuan
indonesia dari serangan musuh
g) Setiap wrga negara memiliki hak sama dalam kemerdekaan, berserikat, berkumpul mengeluarkan pendapat secara lisan dan tulisan sesuai undang-undang yang berlaku.
h) Setiap warga negara memiliki kewajiban untuk berperan serta dalam membela, mempertahankan kedaulatan negara indonesia dasri serangan musuh.
i) Setiap warga negara wajib membayar pajak dan retribusi yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah
Berdasarkan pembahasan yang telah dijelaskan pada makalah ini, ada beberapa rekomendasi yang dapat dijadikan masukkan bagi pembaca maupun penulis selanjutnya. Hal ini diharapkan bisa menjadi saran yang tepat untuk nantinya bisa dilakukan oleh pembaca. Penulis memiliki beberapa saran untuk penulis selanjutnya agar makalah ini bisa terus berlanjut sehingga memberikan banyak manfaat bagi dunia adminsitrasi bisnis. Berikut beberapa saran dari masalah yang bisa dilakukan untuk penulis selanjutnya.
1. Klasifikasi mengenai pendidikan dan kebudayaan 2. Pengaruh hak dan kewajiban dalam negara demokrasi 3. Harmoni kewajiban dan hak warga negara berlangsung
DAFTAR PUSTAKA
Direktorat Jendersl Pembelajaran dan Kemahasiswaan. 2016. Buku Ajar Mata Kuliah Wajib Umum Pendidikan Kewarganegaraan.Jakarta: Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi.