Kinerja Web Service pada Web Server Apache, Ngin-X dan IIS-7
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Sedangkan metode perancangan yang dipilih adalah metode OOD (Object Oriented Design), dengan cara membuat diagram UML. Hasil yang dicapai setelah analisis dan perancangan
Dari hasil pengujian ini tampak bahwa untuk halaman statis semua aplikasi web server yang diuji berhasil melayani 100 permintaan secara simultan tanpa kesalahan dan dengan
Dengan data sebesar itu, waktu yang diperlukan oleh Scibun untuk menggambar peta sangat lama, bisa lebih dari 10 detik.Oleh karena itu, perlu dilakukan
Pada gambar 3.5 dijelaskan bahwa untuk menguji keamanan dari ketiga web server tersebut dimulai dari start running web server Apache, Nginx dan Litespeed kemudian
Server adalah source web service yang menyediakan layanan data yang bersumber dari database sedangkan client adalah source yang akan mengakses data yang diberikan
Docker awalnya di jalankan pada single container, dan menjalankan aplikasi berbasis node.js. Kemudian dilakukan analisis performance dari kinerja apps pada container
Dari hasil pengujian ini tampak bahwa untuk halaman statis semua aplikasi web server yang diuji berhasil melayani 100 permintaan secara simultan tanpa kesalahan dan dengan reply
Metode Analisis Data Untuk mengukur kinerja anggota maka dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan analisis kualitatif deskriptif yaitu data-data yang diperoleh dianalisis