http://anasyamsun.blogspot.com/
Lirik Fenomena Baca
Tulis Di Indonesia
Oleh : Syamsun Anwar
Budaya menulis itu diawali dengan minat baca yang bagus, minat baca sangat berpengaruh bagi minat menulis seseorang. Orang yang senang membaca mempunyai persentase menulis lebih besar dari pada yang minat bacanya rendah. Seseorang menulis bersumber dari apa yang dialami langsung dan apa yang dia baca jika salah satunya tidak ada maka untuk menuju kearah suka menulis itu menjadi kecil kemungkinannya, apalagi menuju menjadi penulis yang berkualitas.
Di kabarkan di berbagai media baik cetak maupun elektronik, atau dikalangan
peneliti terkait kebiasaan
membaca ini, Indonesia
persentase-nya masih dibilang rendah, tempo di tahun 2011
mengabarkan kemampuan
membaca, dan
http://anasyamsun.blogspot.com/
Di tahun 2012 mengabarkan persentase minat baca masyarakat Indonesia hanya sebesar 0,01 persen. Artinya dalam 10.000 orang hanya 1 orang saja yang memiliki minat baca, jadi betapa rendahnya minat baca orang-orang Indonesia di tahun itu. Penyebabnya utama nya adalah banyak orang yang
mempunyai kemampuan membaca bagus namun
tidak menerapkan-nya atau dengan kata lain adalah malas untuk membaca, jadi adanya program melek aksara perlu diteruskan dengan adanya melek senang membaca.
Teknologi, Pengaruhi
Minat Baca Tulis ???
http://anasyamsun.blogspot.com/
Smart Phone, Sumber
Kemalasan ???
Lalu apakah Lahirnya Smart Phone itu menjadi penyakit untuk perkembangan minat baca tulis??
Jawabnya adalah bukan menjadi penyakit atau sebagai penyakit tapi hadirnya Smart phone bisa menumbuhkan penyakit yang menghilangkan gairah baca, paparan di atas tidak serta-merta seluruhnya menghasilkan gelapnya masa depan budaya baca tulis di Indonesia.
Perkembangan teknologi yang didalamnya ada Internet dan gadget yang dikemas dalam sebuah Phone yang terkenal sekarang dengan nama "Smart Phone" justru membuka terobosan baru modus penumbuhan minat baca dan menulis pada para remaja. Remaja bisa memiliki karakteristik tumbuh bersama website, blog , dan media sosial. Mereka juga
memiliki kemampuan tinggi dalam mengakses dan
mengakomodasi informasi, serta memiliki kemampuan lebih dalam pengembangan diri serta cepat akrab dengan teknologi tinggi. mereka punya potensi yang lebih banyak lagi yang beragam, terkadang mereka lebih cerdas daripada yang kita duga.
Teknologi penyebab penyakit malas bagi yang tidak bisa memanfaatkan kemudahan dan kebaikannya sebagai sumber dan media belajar membaca dan menulis, dengan demikian perlulah bagi para remaja pelajar, pemuda untuk
sebuah pemahaman tentang manfaat dan potensi
zaman-http://anasyamsun.blogspot.com/
zaman sebelumnya, yang tepat bukan sebuah larangan bagi remaja untuk menggunakannya akan tetapi perlunya pembekalan sebuah pemahaman positif dan pemahaman tentang manajemen waktu.
Internet, di tahun 2014?
Di tahun 2014 ini sudah mulai tampak kebaikan teknologi mewadahi potensi baca tulis, terlihat dari lahirnya blogger-blogger muda dari kalangan pelajar baik tingkat Sekolah menengah hingga pemuda di Perguruan tinggi, mulai blog guru sekolah dasar hingga blog dosen perguruan tinggi, dan masih banyak lagi diluar itu.
http://anasyamsun.blogspot.com/
Apakah Menulis
Seluruhnya Manfaat ?
Banyak tipe penulis dilihat dari tujuan seseorang menulis,
Menulis Untuk Ilmu pengetahuan dan penelitian, Penyebaran Agama Da'wah, Untuk penyampaian idealisme, untuk popularitas, untuk sekedar hobi dan semuanya tidak dipungkiri bisa disisipi dengan tujuan finansial walaupun itu penulisan yang bertujuan agama dan da'wah, karena pada hakekatnya usaha menulis sendiri membutuhkan sisi finansial yang tidak sedikit, yang membedakan diantara mereka adalah persentase-nya.
Dinilai dari sisi manfaat atau tidak sebuah usaha menulis dapat dilihat dari sisi pembaca, tulisan tentang disiplin ilmu matematika akan sangat bermanfaat bagi pembaca yang menekuni matematika dan kurang begitu manfaat bagi yang menekuni ilmu sosiologi. Semua ilmu pada dasarnya mengandung manfaat tinggal ia dihadapkan kepada siapa, dihadapkan pada orang yang tepat atau tidak.
http://anasyamsun.blogspot.com/
Menulis Untuk Ilmu Pengetahuan dan
Penelitian
Penelitian (research ) bisa diambil pemahaman suatu usaha untuk menemukan, mengembangkan, dan menguji kebenaran suatu pengetahuan dimana usaha-usaha itu dilakukan dengan menggunakan metode ilmiah. Kegiatan penelitian adalah suatu kegiatan objektif dalam usaha mengembangkan, serta menguji ilmu pengetahuan berdasarkan atas prinsip-prinsip, teori-teori yang disusun secara sistematis melalui proses yang intensif dalam pengembangan generalisasi. Sedangkan metode ilmiah lebih mementingkan aplikasi berpikir deduktif-induktif di dalam memecahkan suatu masalah.
Fokus perhatian dalam suatu penelitian adalah masalah, masalah yang muncul dalam pikiran peneliti berdasarkan penelaahan situasi yang meragukan. Masalah adalah titik sentral dari keseluruhan penelitian.
Seorang akademisi menyelesaikan tugas belajar-nya dengan melakukan sebuah penelitian, penelitian dilakukan dari hasil penelitian dituliskan dan dibukukan. Sebuah lembaga
research melakukan penelitian hasilnya dituliskan dan
untuk dipublikasikan, hasilnya bisa dinikmati
para pembaca-nya yang haus akan ilmu pengetahuan.
http://anasyamsun.blogspot.com/
Menulis Untuk Penyebaran Agama
dan dakwah
Aktivitas ini banyak dilakukan oleh para
Kyai, ustadz, cendekiawan muslim tulisan-tulisan atau yang bernuansa agama berupa kitab-kitab berbahasa arab maupun buku-buku berbahasa indonesia, atau-pun tulisan-tulisan yang menyebar di dunia maya yang tujuannya adalah untuk menjunjung tinggi agama Islam
yang dibawanya serta meninggikan kalimat
Lailahaillallah di-muka bumi ini, menunjukkan jalan manusia menuju dua kebahagian yaitu didunia dan kelak setelah meninggal.
Menulis Untuk Menyebarkan
Idealisme Pribadi
http://anasyamsun.blogspot.com/
Menulis Untuk Menjadi Terkenal
atau Popularitas diri
Salah kaprah bagi orang orang pemburu popularitas, si pemburu ini menganggap popularitas adalah segalanya. Mereka akan merasa sukses jika popularitas-nya meluas. Yang seperti ini biasapopularitas-nya akan merasa gagal total jika tidak berhasil menjadi yang ter-popular.
Karena itu, segala cara dilakukannya untuk
mendapatkan arti kesuksesan menurut mindset atau polapikir-nya sendiri yaitu "terkenal". Keberhasilan seorang penulis novel adalah novelnya disukai dan ia menjadi terkenal pikirnya, atau menulis apa sajalah, yang ada di benaknya adalah ingin terkenal, terkenal dan terkenal. Sehingga ia lupa bahwa sesungguhnya popularitas akan datang sendiri karena bagusnya niat dan tulus-nya hati dalam menulis, karena niat yang bagus dan hati yang murni untuk menjadi yang bermanfaat akan terlahir tulisan indah, natural dan
profesional (pen).
Menulis Untuk Melepas Kepenatan
Pikiran (Hiburan)
Ada kalanya orang menulis hanya untuk mendapatkan suasana santai (rileks). Dengan menulis kepenatan-nya
akan hilang, ia bisa mendapatkan suasana
http://anasyamsun.blogspot.com/
menulis, biasanya dirinya akan merasa lebih lega. Bebannya terasa berkurang dan bisa kembali segar. Hasil tulisannya kadangkala tanpa diduga disukai banyak orang dan ia mendapatkan nilai finansial yang tidak pernah duga sebelumnya.
Menulis Untuk Menyalurkan Hobi
Menulis berlandaskan hobi atau kegemaran, ini bisa kita jumpai di kalangan penulis online yang terkenal dalam wadah atau akun Blogger
atau Wordpress secara gratis maupun berbayar, atau akun apapun di-internet. Mereka menulis apapun, mulai dari hal-hal serius hingga yang sepele
sekalipun. Banyak diantara mereka mementingkan segi finansial, dan itu syah-syah saja asalkan jauh dari unsur penipuan bagi siapa saja termasuk visitor.
Fenomena menulis di Blog untuk finansial sekarang lagi trend dikalangan Web Master dan Blogger mania.
Menulis Untuk Mendapatkan
Finansial
Disini di maksudkan adalah 100 % orang menulis untuk finansial, penulis mengisi blog bisnis mereka, blog perusahaan mereka, jasa penulisan artikel dll. Mereka menjadikan menulis menjadi profesi-nya atau sumber penghasilannya, hal ini dibenarkan jika tidak melakukan kebohongan-kebohongan dan pelanggaran dari segi hukum publik.
http://anasyamsun.blogspot.com/
Berbagai tujuan orang menulis yang telah dipaparkan diatas tidak menutup kemungkinan akan menjadi berkembang atau-pun bercabang-cabang mengingat banyaknya tujuan orang-orang didunia ini dalam menulis yang memiliki banyak perbedaan latar belakang.