• Tidak ada hasil yang ditemukan

Materi Kuliah Marketing Enviromental STDPC

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Materi Kuliah Marketing Enviromental STDPC"

Copied!
29
0
0

Teks penuh

(1)

Disusun oleh

Anugraha Novana (4134045) Manajemen Bisnis 1

Politeknik Pos Indonesia

(2)

SegmentingTargeting

Different

Positioning dan Competitor

(3)

Segmentasi Pasar adalah proses membagi

sebuah pasar ke segmen-segmen atau kelopok-kelompok yang bermakna, relative sama dan dapat diidentifikasikan

Tujuannya

Membuat para pemasar mampu menyelesaikan bauran pemasaran untuk memenuhi kebutuhan satu atau lebih segmen pasar tertentu

(4)

Homogeneus preference (preferensi

homogen)

Diffused preference (preferensi yang

menyebar)

Clustered preference (preferensi yang

mengelompok)

(5)

Survey Stage, merupakan tahap melakukan

eksplorasi baik melalui focus group discussion atau dengan wawancara terhadap beberapa kelompok konsumen untuk memperoleh keterangan mengenai motivasi, sikap dan perilaku konsumen

Analysis Stage merupakan tahap analisis terhadap

informasi yang telah diperoleh melalui survey

Profiling Stage merupakan tahap untuk

mengidentifikasi frofil masing-masing cluster yang terbentuk

(6)

Pertama, consumen characteristic

(karakteristik konsumen) yang merupakan

variabel utama dalam segmentasi yang terdiri dari:

Segmentasi Geografi Demografi Segmentasi

Psychographic segmentation

(7)

Kedua yaitu, consumer responses (respon konsumen) konsumen akan dikelompokkan berdasarkan respon mereka terhadap produk atau jasa

Static Atribut Segmentation

Mengelompokkan pasar berdasarkan atribut-atribut statis yang serupa

Dynamic Atribut Segmentation

Mengelompokkan pasar berdasarkan atribut dinamis yang serupa

Individual Segmentation

(8)

Dalam menentukan dasar segmentasi yang akan digunakan dapat disesuaikan dengan kondisi yang paling relevan. Agar strategi segmentasi tersebut tepat perusahaan harus pertama, memandang pasar dari sudut yang unik dan dengan cara yang berbeda dari yang dilakukan pesaing. Kedua metode segmentasi yang digunakan harus sejauh mungkin mencerminkan perilaku pembelian atau penggunaan serta menentukan alasan pelanggan untuk membeli

(9)

Measurable (terukur) Substansial (banyak)

Accessible (dapat diakses)

Differentiable (dapat dibedakan) Actionable (dapat dilayani)

(10)

Secara umum segmentasi bermanfaat untuk meningkatkan posisi kompetisi perusahaan dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada konsumen (Weinstein, 1994 dalam Ariwibowo, 2003,)

(11)

Setelah perusahaan mengidentifikasi peluang

segmen pasar, selanjutnya adalah mengevaluasi beragam segmen tersebut untuk memutuskan segmen mana yang menjadi target market. Dalam mengevaluasi segmen pasar yang berbeda perusahaan harus melihat dua faktor yaitu daya tarik pasar secara keseluruhan serta tujuan dan resource perusahaan (Kotler, 2003)

(12)

Dalam menentukan targeting maka dilakukan beberapa survey untuk dapat mengetahui keadaan pasar nantinya, agar ketika proses pemasaran tidak salah sasaran. Ada tiga kriteria yang harus dipenuhi perusahaan pada saat mengevaluasi dan menentukan segmen mana yang akan dijadikan target.

Pertama, perusahaan harus memastikan bahwa

segmen pasar yang dibidik itu cukup besar dan akan cukup menguntungkan bagi perusahaan

Kedua adalah bahwa strategi targeting itu harus

didasarkan pada keunggulan kompetitif perusahaan yang bersangkutan

Ketiga adalah bahwa segmen pasar yang dibidik

(13)

Dalam menetapkan target market perusahaan dapat mempertimbangkan lima pola, dapat

dijelaskan sebagai berikut:

Single Segment Concentration

Selective Specialization.

Product Specialization

Market Specialization

Full Market Coverage

(14)

Positioning adalah image atau citra yang

terbentuk di benak seorang konsumen dari sebuah nama perusahaan atau produk.

Posititioning adalah bagaimana sebuah

produk dimata konsumen yang membedakannya dengan produk pesaing

(15)

Pertama adalah kajian terhadap konsumen

(customer)

Kedua didasarkan atas kajian pada

kapabilitas perusahaan (company)

Ketiga didasarkan atas kajian pada pesaing

(competitor).

Keempat didasarkan atas kajian terhadap

perubahan yang terjadi dalam lingkungan bisnis (change).

(16)

Dalam menetapkan penentuan positioning perusahaan dapat memperhatikan faktor-faktor di bawah ini sebagai basis atau landasan penentuan positioning:

Proposisi nilai dan manfaat yang dapat diberikan perusahaan

Capaian yang telah dihasilkan perusahaan

Segmen pasar dan pelanggan yang ditargetkan

Atribut yang jadi keunggulan produk dan merk perusahaan

Bisnis baru yang dimasuki

(17)

Dalam mengkomunikasikan positioning sebuah produk perusahaan harus

memperhatikan faktor-faktor di bawah ini:

Be creative

Simplicity

Consistent yet flexible

Own, dominate, protect 

(18)

Diferensiasi adalah tindakan merancang satu set

perbedaan yang berarti untuk membedakan penawaran perusahaan dari penawaran pesaing (Kotler)

Menurut Kartajaya, diferensiasi adalah semua upaya

yang dilakukan perusahaan untuk menciptakan perbedaan diantara pesaing dengan tujuan memberikan nilai yang terbaik untuk konsumen

Strategi diferensiasi adalah suatu strategi yang dapat

memelihara loyalitas pelanggan dimana dengan menggunakan strategi diferensiasi, pelanggan mendapat nilai lebih dibandingkan dengan produk lainnya

(19)

Aaker dan Jummaini menyatakan bahwa strategi diferensiasi yang sukses haruslah strategi yang mampu:

Menghasilkan nilai pelanggan

Memunculkan persepsi yang bernilai khas

dan baik serta

Tampil sebagai wujud berbeda yang sulit

untuk ditiru

(20)

Diferensiasi Produk

Diferensiasi Pelayanan Diferensiasi Personel Diferensiasi Saluran Diferensiasi Citra

(21)

Diferensiasi berakar dari upaya menciptakan nilai pembeli secara unik. untuk mencapai diferensiasi yang tahan lama, perusahaan perlu melaksanakan secara unik sejumlah aktivitas nilai yang mempunyai dampak atas criteria pembelian itu.

Strategi diferensiasi bertujuan untuk menciptakan jurang terlebar antara nilai pembeli yang tercipta (dan, karenanya premi harga yang berhasil ditetapkan) dan biaya keunikan dalam rantai nilai perusahaan

Komponen akhir pada strategi diferensiasi adalah daya tahan. Diferensiasi tidak akan mendorong tercapainya premi harga dalam jangka panjang kecuali jika sumbernya tetap memiliki nilai bagi pembeli dan tidak bisa ditiru pesaing

(22)

Menentukan pembeli sesungguhnya.

Mengidentifikasi rantai nilai pembeli dan dampak perusahaan atas rantai nilai ini.

Menentukan susunan peringkat kriteria pembelian pembeli.

Menilai sumber keunikan yang sudah ada atau yang mungkin ada dalam rantai nilai perusahaan.

Mengidentifikasikan biaya sumber diferensiasi yang sudah ada dan yang potensial

Memilih konfigurasi aktivitas nilai yang menciptakan

diferensiasi paling bernilai bagi pembeli relatif terhadap biaya diferensiasi.

Menguji daya tahan strategi diferensiasi yang telah di pilih.

Menurunkan biaya dalam aktivitas yang tidak mempengaruhi bentuk diferensiasi yang di pilih.

(23)

Produk lebih unggul dibandingkan dengan produk

lainnya

Produk lebih mudah diingat para konsumen Harga Jual Produk lebih tinggi.

Mengatasi masalah kejenuhan pasar Membantu terciptanya image produk Fleksibilitas produk yang lebih besar Kompabilitas produk yang lebih besar Jasa yang lebih baik

Perawatan lebih sedikit Kenyamanan lebih besar

(24)

Pembangunan merek yang kuat memerlukan

pemahaman yang mendalam tentang pesaing. Persaingan kini tumbuh kian keras setiap tahun. Persaingan baru datang dari semua arah baik yang lokal maupun global.

(25)

Ancaman rivalitas segmen yang intensAncaman pendatang baru

Ancaman produk pengganti

Ancaman daya tawar pembeli yang

semakin besar

Ancaman daya tawar pemasok yang

semakin besar

(26)

Tampaknya tugas yang sederhana bagi

perusahaan untuk mengidentifikasi pesaingnya. Kita dapat mempelajari persaingan dari sudut pandang industri dan pasar. Pemasar mengkalfikasikan industri menurut jumlah penjual; tingkat diferensiasi produk; kehdairan atau ketiadaan penghalang untuk masuk, mobilitas dan penghalang untuk keluar; struktur biaya; tingkat integrasi vertikal; dan tingkat globalisasi

(27)

Dengan menggunakan pendekatan pasar, kita mendefinikasikan pesaing sebagai perusahaan yang memenuhi kebutuhan pelanggan yang sama.

Konsep pasar untuk persaingan menunjukan jumlah pesaing aktual dan potensial yang lebih besar dibandingkan persaingan yang hanya didefinikasikan dalam istilah kategori produk.

(28)

StrategiTujuan

Kekuatan dan KelemahanMemilih Pesaing

Memilih Pelanggan

(29)

Referensi

Dokumen terkait

Intensitas persaingan dari pesaing menuntut perusahaan agar memperhatikan kebutuhan konsumen dan berusaha memenuhi semua harapan konsumen dengan cara memberikan

Strategi ini berkaitan dengan perspektif terhadap bauran produk suatu perusahaan, misalnya jumlah lini produk dan banyaknya item dalam setiap lini yang ditawarkan.. Strategi

masalah kebudayaan, keyakinan, seni, moral, adat kebiasaaan dan sebgian dari masyarakat yang mempengaruhi kegiatan marketing yang dilakukan perusahaan... D

Diferensiasi adalah sebuah pembeda atau bagaimana caranya agar menjadi berbeda dengan produk atau perusahaan lain. Esensi dari diferensiasi adalah agar lebih

Strategi diferensiasi pasar ditujukan untuk menciptakan loyalitas konsumen melalui suatu produk atau jasa yang bersifat unik, dalam arti berbeda, dari yang telah ada dipasar..

Memberikan mutu dan kualitas produk yang baik (strategi keunggulan biaya pada kepemimpinan biaya- nilai terbaik), menciptakan produk yang unik dan bervariasi (strategi diferensiasi

Diferensiasi adalah sebuah strategi marketing yang diakukan oleh sebuah perusahaan untuk membuat produk yang dijualnya baik itu barang ataupun jasa agar memiliki perbedaan dengan

Implikasi strategis pada perusahaan sebagai akibat strategi pesaing, strategi pengembangan pada perusahaan adalah melakukan riset konsumen dengan menghitung jumlah transaksi dengan