BAB IV
SIMPULAN DAN REKOMENDASI
A. Simpulan
Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan on the job learning
dalam rangka pendidikan dan pelatihan calon kepala sekolah terbukti bahwa kegiatan tersebut berhasil dalam:
1. Meningkatkan kompetensi kepemimpinan berdasarkan kelemahan EDS melalui workshop rencana tindak kepemimpinan (RTK);
2. Meningkatkan kompetensi supervisi akademik melalui kegiatan sepervisi akademik guru junior;
3. Meningkatkan kompetensi pedagogik melalui penyusunan perangkat pembelajaran;
4. Meningkatkan kemampuan manajerial melalui kegiatan pengkajian sembilan aspek menejerial;
5. Meningkatkan kompetensi yang lemah berdasarkan hasil AKPK melalui wawancara dan pengkajian dokumen supervisi akademik sekolah magang kedua.
Berdasarkan kenyataan tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa kegiatan on the job learning telah meningkatkan kompetensi calon kepala sekolah dalam aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan melalui kegiatan
workshop Rencana Tindak Kepemimpinan, supervisi akademik guru junior,
penyusunan perangkat pembelajaran, pengakajian aspek manajerial, dan analisis kebutuhan pengembangan keprofesian (AKPK).
B. Rekomendasi
Berdasarkan simpulan dan temuan pada pelaksanaan kegiatan on the job learning, sebagai bahan umpan balik dan perbaikan pelaksanaan program kegiatan tersebut, penyusun memberikan rekomendasi sebagai berikut.
1. Bagi Guru
a. Kegiatan on the job learning dapat dijadikan sebagai wahana untuk meningkatkan kemampuan dan kompetensi guru sebelum mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah;
b. Guru harus terus meningkatkan kemampuan dan kompetensi melalui berbagai kegiatan pengembangan diri sebagai bagian tidak terpisahkan dari Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB).
2. Bagi Kepala Sekolah
a. Kepala Sekolah dituntut untuk memiliki kompetensi sesuai standar kepala sekolah yang telah ditetapkan pemerintah melalui berbagai kegiatan pengembangan diri;
b. Keberhasilan proses pendidikan di suatu sekolah sangat ditentukan oleh kemampuan dan kompetensi kepala sekolah dalam mengelola sekolah, sehingga kemampuan manajerial kepala sekolah harus selalu ditingkatkan.
3. Bagi Sekolah
a. Kelengkapan sarana dan prasarana sekolah menentukan keberhasilan proses pendidikan suatu sekolah dalam mewujudkan visinya, sehingga perlu diupayakan terus melengkapi sarana dan prasarana sekolah sesuai standar yang ditetapkan;
b. Pengadministrasian merupakan bagian tidak terpisahkan dari proses pengelolaan pendidikan, untuk itu sekolah perlu terus melengkapi perangkat administrasi yang diperlukan dan melakukan pengadministrasian dengan baik.
4. Bagi Pemerintah dan Lembaga Terkait
a. Penyiapan calon kepala sekolah melalui pendidikan dan pelatihan calon kepala sekolah merupakan salah satu program yang tepat untuk meningkatkan kompetensi kepala sekolah, sehingga program ini perlu terus ditingkatkan penyelenggaraannya;
b. Peningkatan kompetensi kepala sekolah adalah sebuah keniscayaan apabila tanpa campur tangan pemerintah, untuk itu pemerintah perlu memfasilitasi program peningkatan kompetensi kepala sekolah melalui berbagai kegiatan.