• Tidak ada hasil yang ditemukan

STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) PELAKU EKONOMI KREATIF SUBSEKTOR KERAJINAN DAN FESYEN DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) PELAKU EKONOMI KREATIF SUBSEKTOR KERAJINAN DAN FESYEN DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA"

Copied!
134
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1.1 Evolusi Struktur Produksi
Tabel 1.2 Penelitian Terdahulu
Tabel 2.2  Evolusi Industri Kreatif
Tabel 3.1.  Matrik SWOT
+6

Referensi

Dokumen terkait

Dengan adanya kegiatan pelatihan ini diharapkan akan membantu pengusaha UMKM di Indonesia khususnya di kota Padang untuk mulai mempertimbangkan dan menggunakan teknologi

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka pengolahan limbah UMKM di Desa Gilangharjo, meliputi berberapa metoe; (1) sosialisasi, sosisalisasi dilakukan kepada pihak yang

Elastisitas permintaan juga dapat memberikan kontribusi dalam perkembangan strategi penerapan harga atas barang yang akan diperjualbelikan dalan kegiatan usaha UMKM

Sedangkan strategi yang tepat dilakukan dalam pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di Kecamatan Puloampel Kabupaten Serang adalah strategi

Hasil penelitian ini: 1 Pelaku UMKM di Kota Bogor sangat terdampak dengan adanya pandemi Covid-19, terlebih pelaku usaha sektor kebutuhan sekunder yang mengalami penurunan omset,

Artikel ini ditujukan memenuhi persyaratan mata kuliah Manajemen Pemasaran Lanjutan Kolaborasi Pemerintah dan Pelaku Usaha mikro kecil dan menengah UMKM untuk mendorong UMKM menuju

SIMPULAN Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah merupakan sektor yang penting dalam perekonomian, UMKM di Indonesia telah berkontribusi cukup besar terhadap PDB dan berperan dalam

KESIMPULAN Pelaksanaan program pelatihan ini, mulai dari tahap persiapan sampai pelaksananya dapat kami simpulkan temuan-temuan sebagai berikut: 1 UMKM tidak mengetahui cara membuat