• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH KECERDASAN MATEMATIS LOGIS DAN GAYA BELAJAR KINESTETIK SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS X SMA NEGERI 4 MEDAN TAHUN AJARAN 2016/2017.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGARUH KECERDASAN MATEMATIS LOGIS DAN GAYA BELAJAR KINESTETIK SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS X SMA NEGERI 4 MEDAN TAHUN AJARAN 2016/2017."

Copied!
29
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH KECERDASAN MATEMATIS LOGISDAN GAYA BELAJAR KINESTETIK SISWA TERHADAP

PRESTASI BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS X SMA NEGERI 4 MEDAN

TAHUN AJARAN 2016/2017

SKRIPSI

Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Memperoleh Gelar

Sarjana Pendidikan

OLEH :

ANDRIO GIANTA SIHOMBING NIM. 7123141010

FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

(2)
(3)
(4)
(5)

ABSTRAK

Andrio Gianta Sihombing. 7123141010. Gaya Belajar Kinestetik Siswa Terhadap Prestasi Belajar Ekonomi Siswa Kelas X SMA Negeri 4 Medan Tahun Ajaran 2016/2017. Skripsi. Jurusan Pendidikan Ekonomi, Program Studi Pendidikan Tata Niaga, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Medan Tahun 2016.

Permasalahan dalam penelitian ini adalah prestasi belajar ekonomi siswa yang belum memuaskan dan apakah kecerdasan matematis logis dan gaya belajar kinestetik siswa memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap prestasi belajar ekonomi SMA Negeri 4 Medan Tahun Ajaran 2016/2017. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan matematis logis dan gaya belajar kinestetik terhadap prestasi belajar ekonomi siswa kelas X SMA Negeri 4 Medan Tahun Ajaran 2016/2017.

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 4 Medan Tahun Ajaran 2016/2017 yang terdiri dari 10 kelas MIA dan 2 kelas IIS yang berjumlah 479 siswa. Sampel penelitian ini adalah 119 siswa dengan teknik pengambilan sampel yaitu secara proporsional random sampling (acak). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan studi dokumen, tes, angket, wawancara. Uji validitas untuk analisis butir angket menggunakan rumus cronbach alpha. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda, uji asumsi klasik, R2, uji t dan uji F.

Dari hasil analisis diperoleh persamaan regresi linier berganda Y=10,036+ 0,366X1 + 0,485X2 yang berarti semakin baik kecerdasan matematis logis dan gaya belajar kinestetik siswa maka semakin baik pula prestasi belajar. Pada uji Determinan R2 diperoleh nilai R = 0,621 yaitu menyatakan bahwa kecerdasan matematis logis dan gaya belajar kinestetik berpengaruh 62,1%. Pada uji t diperoleh nilai thitung> ttabel (4,123 > 1,661) ada pengaruh yang positif dan signifikan kecerdasan matematis logis terhadap prestasi siswa. Nilai thitung> ttabel (6,534 > 1,661) ada pengaruh yang signifikan dari gaya belajar kinestetik terhadap prestasi belajar siswa. Dan antara kecerdasan matematis logis dan gaya belajar kinestetik secara bersama – sama terhadap prestasi pada siswa didapat dengan nilai Fhitung>Ftabel, (75,261 > 2,68).

Kesimpulan dalam penelitian ini adalah secara uji t (parsial) kecerdasan matematis logis berpengaruh positif yang signifikan terhadap prestasi belajar ekonomi siswa. Dan gaya belajar kinestetik siswa berpengaruh positif yang signifikan terhadap prestasi belajar ekonomi siswa. Secara uji F (simultan) kecerdasan matematis logis dan gaya belajar kinestetik siswa berpengaruh positif yang signifikan terhadap prestasi belajar ekonomi siswa.

(6)

ABSTRACT

Andrio Gianta Sihombing. 7123141010. “Effect Logical Mathematical Intelligence and Kinesthetic Learning Against Student Achievement Economy Class X SMAN 4 Medan Academic Year 2015/2016”. Thesis, The Department of Economic Education, Commerce Education Studies Program, Faculty of Economics, University of Medan, 2016.

The problem in this research is the economics student learning achievement is not satisfactory and whether Logical Mathematical Intelligence and Kinesthetic of student learning has a positive and significant effect on learning achievement SMAN 4 Terrain economy Academic Year 2015/2016. This study aimed to determine the effect of Logical Mathematical Intelligence and Kinesthetic of learning the learning achievement of economic class X SMA Negeri 4 Medan.

The population in this study were all students of class X SMAN 4 Terrain academic year of 2015/2016 consisting of 10 classes and two classes MIA IIS totaling 479 students. The sample was 119 students with a sampling technique that proportional random sampling (random). Data collection techniques used were observation, documentation, interviews and questionnaires. Test the validity of the analysis item questionnaire using Cronbach alpha formula. Data analysis technique used is multiple linear regression, classic assumption test, R2, t test and F test.

From the results obtained by analysis of multiple linear regression equation Y = 17.576 + 0,208X1 + 0,504X2 which means the better the Logical Mathematical Intelligence and Kinesthetic of student learning, the better learning achievements. In the test values obtained Determinants R = 0.756 which states that Logical Mathematical Intelligence and Kinesthetic to learn influential 75%. At t test obtained t count > t table (2.331> 1.657) there is positive and significant influence Logical Mathematical Intelligence in student performance t count > t table (6.089 > 1.657) significant effect on of Kinesthetic of learning on student achievement. And between Logical Mathematical Intelligence and Kinesthetic to learn together toward the achievement to the students obtained with a value of F count > F table, (179.397 > 3.07).

The conclusion of this study is t test (partial) Logical Mathematical Intelligence significantly positive effect on learning achievement economics student. And Kinesthetic of student learning is a significant positive effect on students' learning achievement economy. In the F test (simultaneous Logical Mathematical Intelligence and Kinesthetic of student learning is a significant positive effect on students' learning achievement economy.

(7)

iii

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yesus Kristus karena

dengan kasih dan karuniaNya yang telah menuntun penulis untuk dapat

menyelesaikan skripsi ini yang merupakan salah satu syarat untuk mencapai gelar

Sarjana Pendidikan pada Jurusan Pendidikan Ekonomi Program Studi Pendidikan

Tata Niaga Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan.

Adapun judul skripsi ini adalah: “Pengaruh Kecerdasan Matematis Logis

Dan Gaya Belajar Kinestetik Siswa Terhadap Prestasi Belajar Ekonomi Siswa

Kelas X IIS SMA Negeri 4 Medan Tahun Ajaran 2016/2017”. Penulisan skripsi

ini masih jauh dari kesempurnaan, karena terbatasnya pengetahuan, pengalaman,

dan kemampuan penulis. Oleh sebab itu untuk kesempurnaan skripsi ini maka

penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari semua

pihak yang berkenan.

Pada kesempatan ini dengan kerendahan hati, penulis menyampaikan

terima kasih kepada semua pihak yang memberikan bantuan dan bimbingan

sehingga skripsi ini dapat diselesaikan. Oleh karena itu, dengan rasa hormat

penulis ucapkan terimakasih kepada :

1. Bapak Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd selaku Rektor Universitas

Negeri Medan.

2. Bapak Prof.Indra Maipita, M.Si.,Ph.D selaku Dekan Fakultas Ekonomi

Universitas Negeri Medan.

3. Bapak Dr.Eko Wahyu Nugrahadi,M.Si, selaku Wakil Dekan I Fakultas

Ekonomi Universitas Negeri Medan.

4. Bapak Drs.La Ane,M.Si selaku Wakil Dekan II Fakultas Ekonomi

(8)

iv

5. Bapak Drs.Jhonson,M.Si selaku Wakil Dekan III Fakultas Ekonomi

Universitas Negeri Medan.

6. Bapak Dr.H.Arwansyah,M.Si selaku Ketua Jurusan Pendidikan

Ekonomi Universitas Negeri Medan

7. Ibu Noni Rozaini,S.Pi.,M.Si selaku Ketua Prodi Pendidikan Tata Niaga

Universitas Negeri Medan

8. Bapak Dr. M. Fitri Ramadana SE, M.Si selaku dosen pembimbing skripsi

saya yang telah membantu dan senantiasa membimbing saya dalam

menyelesaikan skripsi ini.

9. Dosen penguji saya, Ibu Dr.fitrawati, S.P,M.Si., Bapak Dr.fitri

Rahmadana, SE., M.Si. Dr. Kustoro Budiarta, ME dan juga ibu Ivo Selvia

Agusti, SE., M.Si

10.Seluruh Bapak dan Ibu Dosen Program Studi Tataniaga yang telah banyak

memberikan pengetahuan selama mengikuti perkuliahan dan juga staf

pegawai administrasi di Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan.

11.Teristimewa ucapan terimakasih, hormat dan sayangku yang

setulus-tulusnya kepada orangtuaku tersayang Ayahanda B. Sihombing dan

Ibunda A. Sinaga, yang selalu dan tidak bosan-bosan memberikan kasih

sayang, berupa nasihat, semangat, doa, materi dan segalanya yang sangat

besar sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini.

12.Buat adik-adik ku Agnes Sihombing, Abhet Sihombing dan Prayetno

Sihombing yang selalu berdoa dan memberi semangat serta dukungan

(9)

v

13.Bapak kepala sekolah Drs.Ramly,M.Pd. selaku kepala sekolah SMA

Negeri 4 Medan.

14.Ibu Dra.Monika Siregar, MM, Ibu Hanna Maria Simanjuntak,S.Pd dan Ibu

Evelin lubis S.Pd selaku guru di SMA Negeri 4 Medan yang selalu

membimbing dan membantu saya dalam melakukan penelitian, saya

mengucapkan banyak terimakasih.

15.Buat semua keluarga besar dari pihak Sihombing dan Sinaga, buat

opungku, paktua, maktua, tulang, nantulang, om, tante, uda, inanguda,

terimakasih untuk doa dan dukungan kalian selama ini.

16.Untuk Sahabat-sahabat terbaikku Jessicha Yocelyn Sinyal, Bonar Martua

Sijabat, John Budiman Bancin, yang selalu ada dalam suka maupun duka.

Setiap moment persahabatan yang indah selalu kutemukan dalam kalian,

menjadikan hari-hariku penuh arti selama berjuang di bangku studi, aku

mengasihi kalian. Sukses buat cita-cita kita semua dan semoga kita

mendapatkan yang terbaik setelah ini. Dan juga teman- teman saya Efsah

Ulima Sihombing, Desri Samosir, Okto Aryo Sinaga, Apri Sinaga, Destri

Sinaga yg sudah berperan untuk membantu baik dalam doa dan motivasi.

17.Teman-teman PPL yang tercinta di SMK Negeri 2 Balige terkhusus buat

Grace, Hatianna, Fitri, Frans, , Rugun, Addo, Asmo, Simon, Maya, Eva,

Sutan, dan lain-lain yang tidak bisa kusebut semua. Terimakasih dukungan

kalian semua.

18.Seluruh Siswa-siswi SMK Negeri 2 Balige terkusus untuk kelas XII TN 3

(10)

vi

19.Dan seluruh pihak yang telah membantu penyelesaian skripsi ini yang

tidak bisa saya sebutkan satu persatu saya ucapkan terimakasih.

Akhir kata semoga skripsi ini bermanfaat bagi semua pihak. Semoga

Tuhan menyertai kita semua, akhir kata penulis ucapkan terimakasih.

Medan, Januari 2017

(11)

vii DAFTAR ISI

Halaman

ABSTRAK ... i

ABSTRACK ... ii

KATA PENGANTAR ... iii

DAFTAR ISI... vii

DAFTAR TABEL ... xii

DAFTAR GAMBAR ... xiii

DAFTAR LAMPIRAN... xiv

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar Belakang Masalah ... 1

1.2 Identifikasi Masalah ... 6

1.3 Pembatasan Masalah... 6

1.4 Rumusan Masalah ... 7

1.5 Tujuan Penelitian ... 7

1.6 Manfaat Penelitian ... 8

BAB II KAJIAN PUSTAKA ... 9

2.1 Kerangka Teoritis ... 9

2.1.1 Kecerdasan Matematis Logis ... 9

2.1.1.1 Pengertian Kecerdasan... 9

2.1.1.2 Mengenal Kecerdasan Matematis Logis ... 13

2.1.1.3 Pengertian Kecerdasan Matematis Logis... 13

2.1.1.4 Memahami Inteligensi Logis Matematik ... 20

(12)

viii

2.1.1.6 Karakteristik Kecerdasan Logika Matematika ... 21

Halaman 2.1.1.7 Manfaat Peningkatan Kecerdasan Logika Matematika... 22

2.1.2 Gaya Belajar Kinestetik ... 22

2.1.2.1 Pengertian Gaya Belajar ... 22

2.1.2.2 Hubungan Gaya Belajar Dengan Prestasi Belajar ... 24

2.1.2.3 Pengertian Gaya Belajar Kinestetik ... 25

2.1.3 Prestasi Belajar ... 27

2.1.3.1 Pengertian Prestasi Belajar ... 27

2.1.3.2 Macam-macam Prestasi Belajar ... 29

2.1.3.3 Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Belajar ... 30

2.2 Penelitian Relevan ... 41

2.3 Kerangka Berpikir ... 43

2.4 Hipotesis Penelitian ... 46

BAB III METODE PENELITIAN ... 48

3.1 Lokasi dan Waktu Penelitian ... 48

3.2 Populasi dan Sampel ... 48

3.2.1 Populasi ... 48

3.2.2 Sampel... 49

3.3 Variabel Penelitian dan Defenisi Operasional ... 50

3.3.1 Variabel Penelitian ... 50

3.3.2 Defenisi Operasional ... 50

(13)

ix

1. Studi Dokumen ... 52

Halaman 2. Tes ... 52

3. Angket ... 54

4. Wawancara ... 56

3.5 Uji Instrumen ... 56

3.5.1. Validitas Tes ... 56

3.5.2 Reliabilitas Tes... 57

3.6 Uji Asumsi Klasik ... 58

3.6.1 Uji Normalitas ... 58

3.6.2 Uji Linearitas ... 59

3.6.3 Uji Multikolinearitas ... 60

3.7 Teknik Analisis Data ... 60

3.7.1 Analisis Regresi Linear Berganda ... 60

3.7.2 Koefisien Determinasi... 61

3.8 Uji Hipotesis... 60

3.8.1 Uji t (Parsial) ... 61

3.8.2 Uji F (Simultan) ... 62

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 62

4.1 Deskripsi Uji Instrumen ... 64

4.1.1 Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen ... 64

4.1.1.1 Kecerdasan Matematis Logis (X1) ... 64

(14)

x

4.2 Deskriptif Variabel Penelitian ... 73

Halaman 4.2.1 Kecerdasan Matematis Logis ... 73

4.2.2 Gaya Belajar Kinestetik ... 77

4.2.3 Prestasi Belajar ... 80

4.3 Uji Asumsi Klasik ... 82

4.3.1 Uji Normalitas ... 82

4.3.2 Uji Linearitas ... 84

4.3.3 Uji Multikolinearitas ... 85

4.4 Analisis Data ... 86

4.4.1 Regresi Linear Berganda ... 86

4.4.2 Koefisien Determinasi (R2) ... 88

4.5 Uji Hipotesis... 89

4.5.1 Uji Hipotesis Secara Paersial (Uji t ) ... 89

4.5.2 Uji Signifikansi Simultan (Uji F) ... 90

4.6 Hasil Penelitian... 91

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 95

5.1 Kesimpulan ... 95

5.2 Saran ... 96

(15)

xi

DAFTAR TABEL

Halaman

1.1 Ketuntasan Nilai Siswa... 5

3.1 Populasi Penelitian ... 49

3.2 Sampel Penelitian ... 50

3.3 Lay Out Tes Kecerdasan Matematis Logis ... 53

3.4 Lay Out Tes Gaya Belajar Kinestetik ... 55

4.1 Kriteria Daya Beda Soal ... 65

4.2 Kriteria Daya Beda Soal Kecerdasan Matematis Logis ... 65

4.3 Kualitas Taraf Kesukaran Soal ... 67

4.4 Kualitas Taraf Kesukaran Soal Kecerdasan Matematis Logis ... 67

4.5 Hasil Uji Validitas Soal Kecerdasan Matematis Logis ... 69

4.6 Hasil Uji Reliabilitas Soal Kecerdasan Matematis Logis... 70

4.7 Hasil Uji Validitas Angket Gaya Belajar Kinestetik ... 71

4.8 Hasil Uji Reliabilitas Soal Gaya Belajar Kinestetik ... 72

4.9 Skala Nilai Interpretasi ... 73

4.10 Distribusi Frekuensi Kecerdasan Matematis Logis ... 74

4.11 Presentase Frekuensi Kecerdasan Matematis Logis ... 76

4.12 Distribusi Frekuensi Gaya Belajar Kinestetik ... 77

4.13 Presentase Frekuensi Gaya Belajar Kinestetik ... 79

4.14 Perhitungan Kecenderungan Prestasi Belajar Ekonomi ... 80

4.15 Tingkat Kecenderungan Prestasi Belajar Siswa ... 82

4.16 Uji Normalitas ... 83

4.17 Uji Linearitas Kecerdasan Matematis Logis dan Prestasi Belajar ... 84

4.18 Uji Linearitas Gaya Belajar Kinestetik dan Prestasi Belajar ... 85

4.19 Uji Multikolinearitas ... 86

4.20 Analisis Regresi Linier Berganda ... 87

4.21 Uji Koefisien Determinasi ... 88

4.22 Uji Hipotesis Parsial (Uji t) ... 89

(16)

xii

DAFTAR GAMBAR

Halaman

4.1 Presentase Frekuensi Kecerdasan Matematis Logis (X1) ... 76

4.2 Presentase Frekuensi Gaya Belajar Kinestetik (X2) ... 80

4.3 Presentase Frekuensi Prestasi Belajar Ekonomi (Y) ... 82

[image:16.612.86.531.72.648.2]
(17)

xiv

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 Angket Penelitian

Lampiran 2 Perhitungan Tabulasi Data Uji Coba Angket Kecerdasan Matematis

Logis (X1)

Lampiran 3 Perhitungan Tabulasi Data Uji Coba Angket Gaya Belajar

Kinestetik (X2)

Lampiran 4 Tabulasi Jawaban Angket Penelitian Kecerdasan Matematis Logis

(X1)

Lampiran 5 Tabulasi Jawaban Angket Penelitian Gaya Belajar Kinestetik (X2) Lampiran 6 Uji Validitas Angket Kecerdasan Matematis Logis (X1)

Lampiran 7 Uji Validitas Angket Gaya Belajar Kinestetik (X2) Lampiran 8 Hasil Perhitungan SPSS

Lampiran 9a Hasil Perhitungan Validitas Angket Kecerdasan Matematis Logis

(X1)

Lampiran 9b Hasil Perhitungan Validitas Angket Gaya Belajar Kinestetik (X2) Lampiran 10 Daftar Nilai Siswa

Lampiran 11 Perhitungan Validitas Uji Coba Angket Kecerdasan Matematis

Logis (X1)

Lampiran 12 Perhitungan Validitas Uji Coba Angket Gaya Belajar Kinestetik

(X2)

Lampiran 13 Uji Linearitas Regresi Y Topi

Lampiran 14 Distibusi Jawaban Angket Kecerdasan Matematis Logis

Lampiran 15 Distibusi Jawaban Angket Gaya Belajar Kinestetik

Lampiran 16 Hasil Uji Linearity SPSS

Lampiran 17 r tabel

Lampiran 18 t tabel

(18)

1

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Pendidikan merupakan suatu hal yang tidak dapat dielakan oleh manusia,

suatu perbuatan yang tidak boleh tidak terjadi, karena pendidikan itu membimbing

generasi muda untuk mencapai suatu generasi yang lebih baik. Pendidikan yang

berkualitas tinggi akan membawa kemajuan suatu negara dan pembentukan

sumber daya manusia yang berkualitas. Melalui pendidikan, manusia

mendapatkan pengetahuan, keterampilan, nilai dan sikap sehingga dapat berpikir

lebih sistematis, rasional, dan kritis terhadap permasalahan yang dihadapi.

Pendidikan juga merupakan suatu proses dalam rangka mempengaruhi

peserta didik menyesuaikan diri sebaik mungkin dengan lingkungannya, dengan

demikian akan menimbulkan perubahan dalam dirinya yang memungkinkan untuk

berfungsi dalam kehidupan masyarakat. Sehingga permasalahan pendidikan tidak

hanya terletak pada siswa dan guru tetapi masyarakat dan pemerintah juga

mempunyai andil dalam masalah pendidikan. Karena bagi manusia, pendidikan

itu merupakan suatu keharusan, karena pendidikan manusia akan memiliki

kemampuan dan kepribadian yang berkembang.

Belajar menurut Slameto (2003:2) suatu proses usaha yang dilakukan

seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara

keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam berinteraksi dengan

(19)

2

yang mempengaruhi proses belajar siswa. Pengenalan terhadap faktor-faktor yang

mempengaruhi prestasi belajar penting sekali artinya dalam rangka membantu

murid dalam mencapai prestasi belajar yang sebaik-baiknya. Kecerdasan setiap

manusia berbeda-beda. Setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangannya

masing-masing. Begitu juga dengan siswa, tidak semua siswa memiliki

kemampuan yang sama dalam memahami dan menangkap inti materi pelajaran.

Kemampuan memecahkan masalah tergantung dari kemampuan individu yang

berhubungan dengan kecerdasan seseorang.

Dalam memecahkan masalah ekonomi yang membutuhkan pemahaman,

analisis, perhitungan, dan imajinasi yang tinggi sehingga peneliti menduga

kecerdasan yang dominan dalam hal ini adalah kecerdasan linguistik, logika

matematika dan visual spasial. Oleh karena itu, peneliti ingin mengetahui

bagaimana proses berpikir siswa dalam memecahkan masalah matematika

berdasarkan kecerdasan dominan yang dimiliki oleh siswa tersebut, tanpa

mengesampingkan kecerdasan lainnya dan gaya belajar kinestetik yang dimiliki

siswa. Pengungkapan proses berpikir tersebut menggunakan langkah-langkah

pemecahan masalah. Untuk itu pengungkapan proses berpikir siswa dimulai

ketika siswa melakukan pemecahan masalah pada saat memahami masalah,

membuat perencanaan, melaksanakan perencanaan sampai pada saat memeriksa

kembali hasil yang telah dilakukan.

Dalam dunia globalisasi ini, seorang anak akan lebih mudah dalam

(20)

3

tersedianya sarana dan prasarana yang mendukung pengembangan kecerdasan

matematis logis seorang anak.

Anak–anak yang cerdas secara matematis sering tertarik dengan bilangan

dan pola dari usia yang sangat muda. Mereka menikmati berhitung dan dengan

cepat belajar menambah, mengurangi, mengalikan dan membagi. Selain itu,

anak-anak yang terampil dalam matematika cepat memahami konsep waktu, anak-anak-anak-anak

yang cerdas secara matematis senang melihat pola dalam informasi mereka dan

dapat mengingat bilangan dalam pikiran mereka untuk jangka waktu yang lebih

panjang.

Hubungan antara matematika dan logika adalah bahwa keduanya secara

ketat mengikuti hukum dasar, dan ada konsistensi dalam pemikiran logis. Filsuf

Yunani Aristoteles mungkin adalah yang pertama kali mengidentifikasikan dan

menformalkan hukum logika. Hukum ini menjelaskan bagaimana argumentasi

disusun, bukti dan syarat dinyatakan dan kesimpulan tersebut. Dari logikalah

timbul pemikiran ilmiah sehingga timbul hipotesis dari pengamatan, hasil dari

revolusi ilmiah masih kuat dirasakan sekarang, karena alasan inilah Howard

Gardner menyertakan kecerdasan logis matematis sebagai salah satu kecerdasan

yang paling penting dalam klasifikasinya.

Selain itu, siswa yang memiliki suatu prestasi belajar yang baik dapat

dilihat dari gaya belajar yang dimiliki. Gaya belajar adalah cara termudah bagi

seseorang untuk belajar dan bagaimana mereka memahami suatu hal atau materi

pelajaran. Sebagaimana kita ketahui, belajar membutuhkan konsentrasi. Situasi

(21)

4

mengenali gaya belajar, maka dapat mengelola pembelajaran pada kondisi apa,

dimana, kapan dan bagaimaana cara pembelajaran yang baik dan efektif. Gaya

belajar kinestetik merupakan aktivitas belajar dengan cara bergerak, bekerja dan

menyentuh. Orang yang memiliki gaya belajar kinestetik mengharuskan individu

yang bersangkutan menyentuh sesuatu yang memberikan informasi tertentu agar

dapat mengingatnya.

Sehubungan dengan proses kegiatan belajar mengajar di SMA Negeri 4

Medan khususnya kelas X, penulis merasa tertarik untuk melakukan penelitian di

sekolah tersebut karena pada saat observasi peneliti menemukan masih kurangnya

siswa yang ingin belajar. Hal ini terlihat pada saat penulis melakukan observasi ke

sekolah ditengah proses belajar mengajar ekonomi, guru harus menegur siswa

yang tidak mengikuti proses pembelajaran dengan baik misalnya saja siswa yang

sibuk bercerita dengan temannya ketika guru menerangkan, siswa yang terlihat

melamun dan tidak konsentrasi pada pelajaran, siswa yang sibuk dengan aktivitas

lain di luar materi pelajaran, dan siswa yang mengantuk saat proses belajar

mengajar berlangsung, bahkan masih ada siswa yang sering bolos pada saat proses

belajar ekonomi masih berlangsung.

Hal diatas mengakibatkan rendahnya prestasi belajar yang diperoleh

siswa. Rendahnya prestasi belajar siswa tersebut dapat dilihat dari tingkat prestasi

belajar ekonomi siswa kelas X SMA Negeri 4 Medan yang masih banyak dibawah

rata-ratanya. Dari hasil observasi yang dilakukan oleh penulis di SMA Negeri 4

Medan menunjukkan bahwa siswa kelas X terdiri dari 10 kelas MIA, 2 kelas IIS

(22)

5

siswa yang tidak mencapai KKM (Kriteria Kelulusan Minimal) yaitu nilai 65

[image:22.595.70.536.137.660.2]

dapat dilihat pada tabel 1.1.

Tabel 1.1 Tabel Ketuntasan Nilai Siswa

No Kelas Jumlah

Siswa Tuntas KKM Persentase (%) Tidak Tuntas KKM Persentase (%)

1. X MIA-1 42 13 30,95 29 69,05

2. X MIA-2 41 12 29,27 29 70,73

3. X MIA-3 40 13 32,5 27 67,5

4. X MIA-4 40 14 35 26 65

5. X MIA-5 40 14 35 26 65

6. X MIA-6 40 11 27,5 29 72,5

7. X MIA-7 40 13 32,5 27 67,5

8. X MIA-8 40 14 35 26 65

9. X MIA-9 40 12 30 28 70

10. X MIA-10 40 12 30 28 70

11. X IIS-1 38 17 44,74 21 55,26

12. X IIS-2 38 13 34,21 25 65,79

Jumlah 479 158 32,99 321 67,01

Sumber: Tata usaha SMA N 4 Medan

Kecerdasan matematis logis dan gaya belajar kinestetik bukanlah

variabel utama yang berhubungan dengan prestasi belajar yang dicapai oleh siswa.

Masih banyak variabel lain yang mempengaruhi antara lain keluarga, lingkungan,

(23)

6

meneliti tentang kemampuan kecerdasan matematis logis dan gaya belajar

kinestetik yang mempengaruhi proses belajar siswa.

Berdasarkan latar belakang yang telah dijelaskan diatas maka penulis

bermaksud mengadakan penelitian berjudul:

“Pengaruh Kecerdasan Matematis Logis dan Gaya Belajar

Kinestetik Siswa Terhadap Prestasi Belajar Ekonomi Siswa Kelas X SMA

Negeri 4 Medan Tahun ajaran 2016/2017”

1.2. Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah diatas, peneliti mengidentifikasikan

masalah sebagai berikut:

1. Bagaimana kecerdasan matematis logis siswa Kelas X SMA Negeri 4

Medan Tahun ajaran 2016/2017?

2. Bagaimana gaya belajar kinestetik siswa Kelas X SMA Negeri 4 Medan

Tahun ajaran 2016/2017?

3. Bagaimana kecerdasan matematis logis dan gaya belajar kinestetik

terhadap prestasi belajar ekonomi siswa Kelas X SMA Negeri 4 Medan

Tahun ajaran 2016/2017?

1.3. Batasan Masalah

Mengingat luasnya permasalahan, serta kemampuan untuk meneliti

keseluruhan permasalahan yang ada, maka perlu dibuat batasan masalahnya.

(24)

7

belajar kinestetik yang mempengaruhi prestasi belajar ekonomi siswa Kelas X

SMA Negeri 4 Medan Tahun ajaran 2016/2017

1.4. Rumusan Masalah

Berdasarkan batasan masalah di atas, maka yang menjadi rumusan

masalah dalam penelitian ini sebagai berikut:

1. Apakah kecerdasan matematis logis siswa dapat mempengaruhi prestasi

belajar Ekonomi Kelas X SMA Negeri 4 Medan Tahun ajaran

2016/2017?

2. Apakah gaya belajar kinestetik siswa dapat mempengaruhi prestasi

belajar Ekonomi Kelas X SMA Negeri 4 Medan Tahun ajaran

2016/2017?

3. Apakah kecerdasan matematis logis dan gaya belajar kinestetik dapat

mempengaruhi prestasi belajar Ekonomi Kelas X SMA Negeri 4 Medan

Tahun ajaran 2016/2017?

1.5. Tujuan Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka yang menjadi tujuan masalah

dalam penelitian ini sebagai berikut:

1. Untuk mengetahui apakah kecerdasan matematis logis siswa dapat

mempengaruhi prestasi belajar Ekonomi Kelas X SMA Negeri 4 Medan

Tahun ajaran 2016/2017

2. Untuk mengetahui apakah gaya belajar kinestetik siswa dapat

mempengaruhi prestasi belajar Ekonomi Kelas X SMA Negeri 4 Medan

(25)

8

3. Untuk mengetahui apakah kecerdasan matematis logis dan gaya belajar

kinestetik dapat mempengaruhi prestasi belajar Ekonomi Kelas X SMA

Negeri 4 Medan Tahun ajaran 2016/2017

1.6. Manfaat Penelitian

Dari penelitian ini, diharapkan dapat memberi manfaat bagi berbagai

pihak yaitu sebagai berikut:

1. Untuk menambah pengetahuan atau wawasan bagi peneliti mengenai

adanya pengaruh kecerdasan matematis logis dan gaya belajar kinestetik

siswa terhadap prestasi belajar siswa

2. Sebagai sarana informasi bagi pihak sekolah mengenai kecerdasan

matemati logis dan gaya belajar kinestetik siswa dapat mempengaruhi

prestasi belajar ekonomi siswa

3. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan referensi bagi

(26)

94

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan uji statistik serta pembahasan pada bab

IV, maka dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut :

1. Variabel kecerdasan matematis logis (X1) berpengaruh positif dan

signifikan terhadap prestasi belajar siswa kelas X SMA Negeri 4 Medan.

Dimana nilai thitung = 4,123 dengan nilai sig < apha yaitu 0,000 < 0,05.

2. Variabel gaya belajar kinestetik (X2) berpengaruh positif dan signifikan

terhadap prestasi belajar siswa kelas X SMA Negeri 4 Medan. Dimana

nilai thitung = 6,534 dengan nilai sig < apha yaitu 0,000 < 0,05.

3. Hasil dari pengujian signifikansi simultan (uji F) bahwa kecerdasan

matematis logis dan gaya belajar kinestetik, secara bersama-sama

memiliki pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar ekonomi

siswa kelas X SMA Negeri 4 Medan. Dimana Fhitung > FTabel yaitu 75,261

> 3,10.

Hasil pengujian koefisien determinasi (R2) dipersentase sumbangan

pengaruh kecerdasan matematis logis dan gaya belajar kinestetik secara bersama

sama terhadap prestasi belajar sebesar 0,621 atau 62,1%, sedangkan sisanya

(27)

95

5.2 Saran

Berdasarkan pengamatan peneliti selama melakukan penelitian di kelas X

SMA Negeri 4 Medan peneliti memberikan saran sebagai berikut :

1 Kepada pihak sekolah agar lebih memperhatikan faktor – faktor yang

dapat meningkatkan kecerdasan matematis logis, seperti membantu siswa

mengamati objek yang ada di lingkungan dan mengerti fungsi objek

tersebut, menunjukkan kemampuan dalam pemecahan masalah yang

menunjuk pemikiran yang logis, serta membantu siswa mengamati

pelajaran yang berhubungan dengan operasi yang rumit seperti kalkulus

karena akan meningkatkan prestasi belajar siswa.

2 Kepada pihak sekolah agar lebih memperhatikan faktor – faktor yang

dapat meningkatkan gaya belajar kinestetik, siswa di sekolah seperti

Menanggapi perhatian fisik dan gerak fisik siswa, belajar melalui praktek

langsung, serta membantu siswa menghafalkan sesuatu dengan cara

berjalan atau melihat langsung karena akan meningkatkan prestasi belajar

siswa.

3 Agar dapat dijadikan suatu perbandingan bagi pihak sekolah untuk

meningkatkan kualitas pendidikan khususnya pada bidang studi ekonomi.

4 Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat meneliti variabel – variabel lain

(28)

DAFTAR PUSTAKA

Adi, Tri Nugroho. 2010. Analisis Gaya Belajar Kinestetik Dalam Mengikuti Mata Kuliah MPK Kuantitatif. Jurnal Staf Pengajar Fakultas Ilmu

Sosial dan Ilmu Politik UNSOED. Volume 1, Nomor 1, hal 1-8,

September 2010 ISSN 2337-37781.

Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rieneka Cipta.

Dimyati, Mudjiono. 2002. Belajar Dan Pembelajaran. Jakarta: Asdi Mahasatya.

Djaali. 2008. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Fadlan, Dewa. 2011. Pengaruh Kecerdasan Matematis Logis Terhadap Prestasi

Belajar Siswa Kelas XI IPS SMA Budisatrya Medan Tahun

Pembelajaran 2012/2013. Jurusan Pendidikan Ekonomi, Program Studi

S1 Pendidikan Administrasi Perkantoran Universitas Negeri Medan.

Gunawan, Adi W. 2003. Born to be a Genius. Jakarta: Penerbit Gramedia Pustaka Utama.

Hamdani. 2011. Strategi Belajar Mengajar. Bandung: Pustaka Setia

Lubis, Effi Aswita. 2015. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Ciptapustaka Media.

Lwin, May, dkk. 2008. How to Multiply Your Child’s Intelligence. Yogyakarta: PT. Macanan Jaya Cemerlang

M. Ali, M. Asrori. 2011. Psikologi Remaja. Jakarta: Bumi Aksara.

Manurung,Dian. 2012. Hubungan Gaya Belajar Kinestetik dengan Prestasi

Belajar Mata Pelajaran Ekonomi Siswa Kelas X SMK Swasta Al-Isyah

Jakarta Tahun Ajaran 2011/2012. Jurusan Pendidikan Ekonomi,

Program Studi S1 Pendidikan Tataniaga Universitas Negeri Jakarta. Volume 1, Nomor 2, hal 1-15, April 2013 ISSN 2217-4538.

Purnaningtyas,Arum. 2010. Pengaruh Kecerdasan Matematis-Logis Terhadap

Prestasi Belajar Siswa Mata Pelajaran Matematika SMP 5 Medan

Tahun Ajaran 2009/2010. Jurusan Pendidikan Matematika, Program

Studi S1 Pendidikan Matematika Universitas Negeri Medan

Rachmah, Dwi Nur. 2013. Hubungan Kecerdasan Matematis Logis dengan

(29)

Universitas Lambung, Mangkurat. Jurnal Ecopsy Volume 1, Nomor 1, Desember 20013.

Riyanto, Yatim. 2010. Paradigma Baru Pembelajaran. Jakarta: Kencana.

Saputro, Singgih Tego, dkk. 2012. Pengaruh Disiplin Belajar Dan Gaya Belajar Kinestetik Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Angkatan 2009 Fakultas Ekonomi Universitas

Yogyakarta. Jurnal Dosen Jurusan Pendidikan Akuntansi fakultas

ekonomi Univesitas Yogyakarta. Volume X, Nomor 1, Tahun 2012.

Sati, Jati Laras. 2012. Pengaruh Kecerdasan Matematis-Logis dan Perilaku Belajar Terhadap Prestasi Belajar Ekonomi Siswa Kelas X SMA

Yayasan Pendidikan Ani Idrus Eria Tahun Ajaran 2012/2013. Jurusan

Pendidikan Ekonomi, Program Studi S1 Pendidikan Ekonomi Universitas Pendidikan Indonesia Volume 2, Nomor 1, hal 1-17, Mei 2014 ISSN 1537-3291.

Slameto. 2010. Belajar Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta

Sujarwo, Anton. 2013. Proses Berpikir Siswa SMK dengan Kecerdasan Linguistik, Logika Matematika, dan Visual Spasial Dalam Memecahkan Masalah Matematika. Jurnal Dinas Pendidikan Kota Surabaya. Volume 3, Nomor 1, hal 1-13, September 2013 ISSN 2337-3253.

Sugiono. 2009. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif,

Kualitatif, dan R&B. Bandung: Alfabeta.

Suhendri, Huri. 2012. Pengaruh Kecerdasan Matematis-Logis, Rasa Percaya Diri, Dan Kemandirian Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika. Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Indraprasta PGRI. MP-399. November 2012 ISSN 978-979-16353-8-7.

Wahyuni, Tuti. 2012. Pengaruh Gaya Belajar Kinestetik Siswa dan Media Pembelajaran Terhadap Prestasi Belajar Ekonomi Siswa Kelas X SMA

Swasta PAB 6 Helvetia Tahun Ajaran 2011/2012. Jurusan Pendidikan

Ekonomi, Program Studi S1 Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Medan

Gambar

Grafik Normal Plot ..................................................................................
Tabel 1.1

Referensi

Dokumen terkait

Tabel 4.14 Uji Regresi Linear Ganda (Pengaruh Kecerdasan Logis Matematis dan Motivasi terhadap Prestasi Belajar Matematika).

Untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan matematis-logis dengan hasil belajar IPA, peneliti membagikan tes kecerdasan matematis- logis pada siswa

Apakah terdapat pengaruh gaya belajar kombinasi antara visual, kinestetik dan auditorial yang digunakan guru dalam pembelajaran matematika terhadap prestasi

Penelitian ini bertujuan 1) untuk mengetahui hubungan positif dan signifikan antara kecerdasan logis matematis dengan hasil belajar matematika siswa kelas X TE SMK N 02 Salatiga;

Secara operasional yang dimaksud dengan pengaruh kecerdasan logis matematis terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMPN 1 Kauman adalah pegaruh kecerdasan

Pengaruh Kecerdasan Logis Matematis terhadap Hasil Belajar Matematika .... Pengertian

Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Gaya Belajar Kinestetik Siswa yang memiliki gaya belajar kinestetik menguasai kemampuan berpikir kritis sebagai berikut Hasil penelitian

Oleh sebab itu peneliti mengadakan penelitian di SMA Negeri 4 Banda Aceh dengan Judul “Pengaruh Kecerdasan Logis Matematis Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X di SMA Negeri 4 Banda