• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kajian UU No. 18 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Daerah Istimewa Aceh Sebagai Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (Ditinjau dari Perspektif UU No. 25 Tahun 1999 Tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2016

Membagikan "Kajian UU No. 18 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Daerah Istimewa Aceh Sebagai Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (Ditinjau dari Perspektif UU No. 25 Tahun 1999 Tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah)"

Copied!
199
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)

(Prof.

. M. Solly Lubis. S.H.)

Anggota

Judul Penelitian

Nama

NomorPokok

Program Studi

HALAMAN PENGESAHAN

KAJIAN UU NO. 18 TAHUN 2001

TENTANG OTONOMI KHUSUS BAGI

PROVINSI DAERAH ISTIMEWA ACEH

SEBAGAI

PROVINSI

NANGGROE

ACEH DARUSSALAM (Ditinjau dari

Perspektif UU No. 25 Tahun 1999

tentang

Perimbangan

Keuangan

antara Pemerintah Pusat dan Daerah)

ZAHRATUL lOAMI

992105064

ILMU HUKUM

Menyetujui

Komisi Pembimbing

=---===

MMM [Z[] セ

/\

/

(Prof. Muhammad Abduh, S.tH,

:' :·'1

Ketua

, . "

£;':' ;/

/i

, "

;:'>"i

}. .:v

/''1'' ) 'f セ

\;: ::,

AZLGA

..

k

ON ゥ ZZ Gpセ G Q エ L⦅セ BBB ,.--'

(Prof. Rehnqena Purba. S.H.. M.S.)

セ .

Anggota

ua Program Studi,

(Dr. Ir. Sumono, M.S.)

(4)

KAJIAN UU NO. 18 TAHUN 2001 TENTANG OTONOMI

KHUSUS BAGI PROVINSI DAERAH ISTIMEWA ACEH

SEBAGAI PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM

(Ditinjau dari Perspektif UU NO. 25 Tahun 1999

tentang Perimbangan Keuangan antara

Pemerintah Pusat dan Daerah)

Zahratulldami

1

Prof. Muhammad Abdllh, S.H

2

2

Prof. Dr. M. Solly Lubis, S.H.

Prof. Rehngena Purba, S.H., M.S.

2

INTISARI

Dalam UUD 1945 Bab XIV mengenai kesejahteraan sosial Pasal 33 eyet

(3) menyatakan bahwa Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di

dalamnya

dikuasai

oleh

negara

dan

dipergunakan

untuk

sebesar-besar

kemakmuran rakYal. Dalam

Pasal 18B Amandemen UUD

1945 ayat (1)

menegaskan

bahwa

Negara

mengakul

dan

menghormall

satuan-satuan

Pemerintahan Daerah yang berslfat khusus atau berslfal Istlmewa yang dlaltJl'

dengan UU. Masalah perimbangan keuangan antara Pemerintah Pusat dan

Daerah, selama ini merupakan salah salu sumber keresahan di Daerah, karena

masyarakat merasa diperlakukan seeara tldak adil oleh Pemerintah Puse..

Khusus Bagi Daerah Istlmewa Aeeh lelah dlwujudkan dengan dlundangkannya

UU No. 18 Tahun 2001 yallu UU NAD. Kehadfran UU NAD Inl dapat dlyaklnl

sebagal obat yang paling ampuh untuk mengobatl luka Daerah Aeeh yang terus

saja menganga. 1m menunjukkan Pemerintah Pusat ingin beritikad baik untuk

membangun Aeeh kembali dari kelerpurukannya dan masyarakat Aeeh pun tldak

lagi merasa sendirian dalam memperjuangkan nasib yang sudah haneur lebur.

Adapun

masalah

yang

ingin

dibahas

dalam

penelltlan

ini

adalah

Bagalmanakah Asas-asas yang lerkandung dalam

UU NAD dan UU No. 25

Tahun 1999 tentang Perlmbangan Keuangan antara Pemerlnlah Pusat dan

Daerah, berplhak atau tidak kepada masyarakat dl Proplnsl NAD. Baglmanakah

perimbangan keuangan sebelum dan sesudah lahlrnya UU No. 25 tahun 1999

dan UU NAD berpihak alau tidak kepada masyarakal dl Propinsi NAC.

Bagiamanakah

upaya-upaya

yang

dilakukan

Pemerlnlah

Nanggroe

Aeeh

Darussalam dalam memperslapkan pelaksanaan UU No. 18 Tahun 2001.

Slfat penelltlan Inl adalah deskrlptlf analitis dan hlstorls. Berslfat deskrlptlf

analllls

karena

Ingln

menggambarkan

anallsls

terhadap

UU

NAD

dalam

perspekllf perimbangan keuangan dan akan dlanalisis dengan analisis kualitatlf,.

Pendekatan yang digunakan dalam

penelitian ini adalah Yuridis Normatif,

dilengkapi dengan data lapangan tentang APBD'Propinsi NAD, AeeN Besar, Kola

Banda Aeeh, Aeeh Utara dan Aeeh Timur.

Hasll Penelltlan menggambarkan bahWa asas·asas yang terkandung

dalam UU NAD antara lain adalah: Asas otonoml khusus Asas Kebersamaan

Asas living law, Asas Demokrasi, Asas Syari'al Islam, Asas Legalitas, Asai

1

Fakuftas Hukum Universitas SyIah Kuala, Banda Aceh

2

Fakuftas HUkum Universitas Sumatera Utara, Medan

111

(5)

Manfaal, Asas Keadilan, Asas Tanggung jawab bersama, Azas Kelerbukaan,

dan Azas Pemeralaan. Asas dalam UU No. 25 Tahun1999 adalah

Aut

Keadilan dan Pemeralaan, Asas Manfaal, Asas Kelerbukaan, Asas akuntabUUas

(berlanggungjawab). Perimbangan keuangan sebeJum Jahirnya UU NO.25 Tahun

1999 dan UU No. 18 Tahun 2001 yang dilelni melalui APBD, Iidak begilu jellS

pembaglan berapa persen yang dlberikan, peraluran yang dlpakalpun Iidak Jelas

sehlngga Iidak berplhak kepada masyarakal dl Aceh. Selelah lahlrnya UU No. 25

lahun 1999, sudah mulai ada Iransparansi, Perinciannya, Bagi hasil minyak bumi

adalah 15 %, dan gas alam 30%. Selelah adanyaUU NAD, akan diberikan dana

lambahan selama 8 lahun kepada Aceh yallu dari minyak bumi 55% untuk

Daerah dan dari gas alam ,40% untuk Daerah, sedangkan pembaglan unluk

kabupalen penghasil dan non penghasil atau kabupaten lain akan diatur dengan

Qanun yang akan dlbuat oleh DPRD Provinsi NAD. Dalam Rancangan Qanun

dialur untuk Propinsi 40%, Kabupalen penghasil 25% dan unluk Kabupalen

lainnya 35%,

Disisihkan sebesar 30% untuk pendidikan, sekilar 16.50% darl

minyak bumi dan 12.00% dari gas alam, UU NAD sudah berpihak kepada

masyarakat di Aceh namun dalam pelaksanaannya belum dlkelahui. Sebelum

adanya UU NAD kekhususan bagl Daerah Aceh hanya berkenaan dengan

bidang sosial budaya (sosbud), akan tetapi setelah adanya UU NAD kekhususan

sudah meliputi sosial politik (sospol), sosial ekonomi (sasek) dan pertahanan

keamanan

(hankam).

Upaya-upaya

yang

dilakukan

Pemda

NAD

unluk

pelaksanaan UU NAD adalah: Membenluk panltla perumus Qanun, Merumuskan

lsi yang akan dimuat dalam Qanun, dan mengadakan seminar dan mengikuti

seminar yang berkaitan dengan UU NAD

D1harapkan UU NAD pelaksanaannya sesua! dengan as as yang ada.

Kewenangan agar dlperjelas.

・ イ ャュ「。ョ

セ 。。

keuangan yang diJanjikan Pusat

dapal diwujudkan. Diharapkan ada peneillian lanjutan tenlang pelaksanaan UU

NAD di Provinsi NAD dan hendaknya terkandung as as kepalutan dalam UU NAD

tersebul.

IV

(6)

ABSTRACT

The constitution of 1945 chapter

XIV

about social prosperity, Section 33

verse (3) mentioned that the earth, water and natural resources which

ゥ セカ ッャ カ ・・

It are dam lnated by Nation and are used as great as p'os.slble to the cltezenty s

prosperity. In Section 18B Amandement of fhe constitution o.f 1945

カ ・ イセ

(1)

explain that the Nation confesses

セ ョョ

respects to the Unl!s

specIal. or

extraordinary regional government which is arranged by law. FinanCial balanCing

between central and regional government, lately Is one of restlesness source In

the regional. Because the society feel that they have been

エ ィ イセ 。 エ ・・

unfairly by

the central government.

It

is special for Aceh that on August 9' , 2001 the

NAD

constitution or the constitution No. 10 2001 has been constituted. The presence

of it as the best consolation for the Acehness, shows that the central government

has a good intention to bund Aceh back from their destroyness so that they don1

feel alone in struggling their destiny. The problem that will be discussed in the

research are: Wether or not the principles contained In the law of NAD financial

balancing, between central and regional goverment, take side with the people In

NAD province, Weiher or not. Financial balancing condition before and after the

law No. 25 1999 and law of NAD made take side with the people in NAD

Province and what kings of effort done by NAD government in preparing the

realization of the constitution No. 18 2001.

The characteristic of this research are analytical descriptive and historical

Because

iI

wants to describe the analysis of the law of NAD in financial

balancing,perspectlve and will be analyzed by qualitative analysis. The approach

used in this research is normative juridical completed with some field data about

regional bUdget of NAD Province, great Aceh, Banda Aceh city, North Aceh and

east .Aceh.

The result of this research describe that the principles consisted

In

the

Law of NAD and the law No. 25 1999 are: the principle of special autonomy. of

togetherness, of living law, of Democracy, of Islamic law, of legality, of benefit, of

fairness, of together Responsibility, of openness, of even distributions. The

principles mention in law No. 25 1999 are: the principle of fairness and even

distribution, of benefit, of openness, of accountability (Responsibility). The

financial balancing before the law No. 25 1999 and the law No. 18 2001 Which

IS

examined through regional bUdget was declared, " was so unclear about the

percentage given, and also with the rule taken is not sided with the Acehnese

After the law No. 25 1999 is drown up, the transparency Is strated, the dela"s

are, for production sharing of pelroleum is 15% and Natural gas is 30%. After the

law of NAD is existed,

it

will be given a supporting funds for 8 years to Aceh, that

is 55 % from petroleum and 40% from Natural gas to the region. Whereas the

sharing to the producer residence, non producer residence, and the other will be

arranged by Qanun, made by Assembly at Provincial of NAD Province. In the

Qanun program is arranged 40%for PrOVince, 25% for productive residence and

35% for other residences, and selted aside 30% for education, it is around

16,50% from petroleum and 12,00% from natural gas, law of NAD have sided

with the Acehnese but the realization of it is not known yet.

Before the law of

NAD eXists, the peculiarity for the special distruct of Aceh is only connected with

sociocultural depointme.nt but after that,

if

inclUde sociopolitical, socioekonomlcs

and defense and security. The efforts done by NAD government to carry out lhe

law of NAD are: perform the Qanun formulator committee formUlate the contents

of Qanun, held seminar and attend seminar related to the law of NAD.

It

is hoped that the realization of law of NAD is in accordance With the

principles. The Authority should be clarified. The Financial balancing promised by

Central government can be realized. And also hoped that 1here is an advanced

research about the realization of law of NAD in NAD province and the principle

of fairness should be contained in the law of NAD.

'

v

(7)
(8)
(9)
(10)
(11)
(12)
(13)
(14)
(15)
(16)
(17)
(18)
(19)
(20)
(21)
(22)
(23)
(24)
(25)
(26)
(27)
(28)
(29)
(30)
(31)
(32)
(33)
(34)
(35)
(36)
(37)
(38)
(39)
(40)
(41)
(42)
(43)
(44)
(45)
(46)
(47)
(48)
(49)
(50)
(51)
(52)
(53)
(54)
(55)
(56)
(57)
(58)
(59)
(60)
(61)
(62)
(63)
(64)
(65)
(66)
(67)
(68)
(69)
(70)
(71)
(72)
(73)
(74)
(75)
(76)
(77)
(78)
(79)
(80)
(81)
(82)
(83)
(84)
(85)
(86)
(87)
(88)
(89)
(90)
(91)
(92)
(93)
(94)
(95)
(96)
(97)
(98)
(99)
(100)
(101)
(102)
(103)
(104)
(105)
(106)
(107)
(108)
(109)
(110)
(111)
(112)
(113)
(114)
(115)
(116)
(117)
(118)
(119)
(120)
(121)
(122)
(123)
(124)
(125)
(126)
(127)
(128)
(129)
(130)
(131)
(132)
(133)
(134)
(135)
(136)
(137)
(138)
(139)
(140)
(141)
(142)
(143)
(144)
(145)
(146)
(147)
(148)
(149)
(150)
(151)
(152)
(153)
(154)
(155)
(156)
(157)
(158)
(159)
(160)
(161)
(162)
(163)
(164)
(165)
(166)
(167)
(168)
(169)
(170)
(171)
(172)
(173)
(174)
(175)
(176)
(177)
(178)
(179)
(180)
(181)
(182)
(183)
(184)
(185)
(186)
(187)
(188)
(189)
(190)
(191)
(192)
(193)
(194)
(195)
(196)
(197)
(198)
(199)

Referensi

Dokumen terkait

Ena Hayati : Restrukturisasi Organisasi Perangkat Daerah Dalam Rangka Pelaksanaan UU No... Ena Hayati : Restrukturisasi Organisasi Perangkat Daerah Dalam Rangka Pelaksanaan

Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2001 tentang Otonomo Khusus bagi Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam mengatur penyelenggaraan Pemerintah Daerah dalam koridor Otonomi Khusus. Ditinjau

(4) Pemerintah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam sesuai dengan Kewenangannya menjamin hak-hak dari pemegang izin dalam melakukan usaha di bidang Air Permukaan dan Air Bawah

bahwa Keistimewaan dan Otonomi Khusus yang diberikan untuk Daerah Istimewa Aceh sebagai Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam berdasarkan Undang-undang Nomor 44 Tahun 1999 dan

Persentase Kondisi "Baik" Responden Umur 15 Tahun atau Lebih Dalam 1 Bulan Terakhir Menurut Daerah Gempa-Tsunami, Pengalaman Konflik, Status Ekonomi, dan., Penyakit Kronis

Undang-undang Nomor 18 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Daerah Istimewa Aceh sebagai Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun

Dengan ditetapkannya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh, Pemerintah Aceh mendapat tambahan dana bagi hasil Minyak dan gas bumi untuk membiayai

bahwa Keistimewaan dan Otonomi Khusus yang diberikan untuk Daerah Istimewa Aceh sebagai Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam di dasarkan pada Undang- undang Nomor 44 Tahun 1999