PENURUNAN JUMLAH DEFECT DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIX
SIGMA (Study Kasus di PT. Surabaya Agung Industri Pulp & Kertas Tbk.
Gresik)
Oleh: YAYANG SURYAWANDIK ( 04540024 )
Industrial Engineering
Dibuat: 2009-06-24 , dengan 3 file(s).
Keywords: Six Sigma, DPMO, FMEA, Kualitas
ABSTRAK
PT. Surabaya Agung Industri Pulp&Kertas merupakan salah satu perusahaan yang menghasilkan berbagai macam jenis kertas, salah satunya kertas HVS 55 gsm. Untuk memproduksi produk dengan kualitas terbaik dan memberikan kepuasan kepada pelanggan, terdapat beberapa masalah yang dihadapi dalam proses produksi kertas yaitu masih terdapat produk cacat (defect) dalam proses produksinya
Dari kondisi tersebut diperlukan suatu metode untuk mengatasi masalah tersebut. Dengan metode six sigma, digunakan untuk mengidentifikasi defect serta meningkatkan kualitas produk. Metode Six Sigma yang diharapkan dapat meminimasi/menurunkan terjadinya defect di PT. Surabaya Agung Industri Pulp&Kertas dengan menciptakan suatu kinerja proses produksi yang lebih efektif, lebih ramping dengan performansi yang lebih baik serta tetap memenuhi kebutuhan dan kepuasan konsumen. dan berusaha untuk melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas. Tahapan-tahapan Six sigma meliputi tahap Define, Measure, Analyze, Improve. Pada tahap Define dilakukan pendefinisian produk, dan pembuatan flow proses produksi. Measure terdapat 3 jenis cacat yang prosentasenya lebih besar dari jenis cacat yang lain yaitu jenis cacat lubang, gelombang dan lipatan mati, prosentase untuk cacat lubang sebesar 36,3%, cacat lubang sebesar 28,2%, dan cacat lipatan mati sebesar 25,2%, dari hasil perbandingan 2 minggu awal dan 2 minggu setelah dilakukan perbaikan maka ketiga cacat didapat nilai DPMO awal sebesar 53704 dan level sigma sebesar 3,1. Dengan melihat FMEA dan RPN maka alternatif perbaikan yang bisa dilakukan yaitu perusahaan sebaiknya membuat instruksi kerja, dari hasil setelah penerapan instruksi kerja selama 2 minggu di proses wet end (bagian basah) didapat penurunan nilai DPMO sebesar 35185 dan level sigma sebesar 3,3
ABSTRACT
PT. Surabaya Agung Industri Pulp & Paper is one of the companies that produce various types of paper, one of HVS 55 gsm paper. To produce the best quality products and providing satisfaction to customers, there are some problems faced in the production of paper products that is there are still defects (defect) in the process of production
Of these required a method to resolve the issue. With the six sigma method, used to identify the defect and improve the quality of the product. Six Sigma methods that are expected to minimize / reduce the occurrence of defect in the PT. Surabaya Agung Industri Pulp & Paper to create a performance of the production process more effective, more slender with a better performance and still meet the needs and customer satisfaction. and try to make improvements and quality improvement.