Efektifitas pencatatan perkawinan pada KUA kecamatan Bekasi Utara
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Hasil penelitian diketahui bahwa sesuai ketentuan pasal 7 Kompilasi hukum Islam, dalam hal perkawinan tidak dapat dibuktikan dengan akta nikah, dapat diajukan itsbat nikahnya
Pasal 2 ayat 1 pencatatan perkawinan dari mereka yang melangsungkan perkawinan menurut agama Islam, dilakukan oleh pegawai pencatat nikah sebagaimana dimaksudkan
Jika suatu perkawinan yang dilakukan itu sah menurut agama atau kepercayaan serta dicatatkan pada Pegawai Pencatat Nikah, atau dengan kata lain perkawinan tersebut
Karena memang ada pasal di Kompilasi Hukum Islam yang menyatakan bahwa “Dalam hal perkawinan tidak dapat dibuktikan dengan Akta nikah dapat diajukan isbat nikahnya ke
Model pencatatan perkawinan yang diterapkan di KUA Kecamatan Purwakarta Kabupaten Purwakarta yaitu pendaftaran kehendak nikah, pemeriksaan kehendak nikah, pengumuman kehendak
Disini penulis memahami bahwa PMA No 11 Tahun 2007 tentang Pencatat Nikah pada Pasal 9 bahwa didalam Pemeriksaan Nikah Pasal 9 ayat (1) yang berbunyi: Pemeriksaan nikah
Untuk dapat menanggulangi perkawinan di bawah umur tersebut Peran Pegawai Pencatat Nikah (PPN) sangat di butuhkan karena dalam menanggulangi perkawinan dibawah umur bisa
1) Pemeriksaan nikah dilakukan oleh PPN atau petugas sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 3 ayat (1) terhadap calon suami, istri dan wali nikah mengenai ada atau tidaknya