Orientasi nilai dan gerakan masyarakat pro-konservasi di Indoensia
Teks penuh
Dokumen terkait
‘pro - amanah’ dan ‘anti -khian at’, lazimnya membutuhkan wak¬tu yang panjang dan proses yang alami, tetapi dalam keadaan dimana masyarakat dalam keadaan bingung
• Semua pertanyaan diatas dapat dikatakan sebagai pecahan dari masalah pokok penelitian, yaitu: Mengapa perbedaan sistem nilai terus berlangsung pada lima kelompok masyarakat
Implementasi konservasi melalui pemanfaatan keanekaragaman hayati hendaknya dapat mengadopsi apa yang telah dilakukan masyarakat tradisional pelaksana konservasi yang
Karena fundamentalisme bukanlah gerakan keagamaan per se, tetapi lebih dari itu adalah gerakan politik yang memperjuangkan suatu sistem kenegaraan yang didasarkan pada Islam
Sebagai bahan pertimbangan bagi rumah sakit untuk mengambil kebijaksanaan dalam rangka meningkatkan motivasi yang akhirnya akan menghasilkan kinerja kerja serta meningkatkan
Puji syukur ke hadirat ALLAH SWT, yang sedalam-dalamnya atas limpahan anugerah dan berkat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penelitian dan terselesaikannya
Posisi perempuan dalam pengambilan keputusan politik di keluarga dan desa cenderung lemah; tetapi kuat sebagai pemegang nilai (setiap desa berbeda-beda) ini menurut sejarah;
Konservasi Pancasila yang telah dilakukan di desa Genting yang tertuang dalam budaya masyarakat dapat dideskripsikan sebagai berikut: 1 Nilai Ketuhanan Yang Maha Esa Berdasarkan