P U S B A N G P R O D I K B P S D M P K - P M P K E M D I K B U D 2 0 1 5
Latar Belakang
1. Sesuai amanat PP no. 74 tahun 2008 bahwa NRG merupakan nomor unik yang
dimiliki oleh guru yang sudah bersertifikat pendidik sebagai salah satu syarat pembayaran tunjangan profesi. NRG hanya diterbitkan oleh Kemdikbud yang didelegasikan tugasnya kepada Pusbangprodik, Badan PSMDPK-PMP
2. Pengelolaan NRG dilaksanakan oleh Ditjen PMPTK (2016 – 2010) dan dilanjutkan
oleh Direktorat P2TK terkait dalam Sekretariat Bersama (tahun 2011) dan BPSDMPK (2012 – sekarang).
3. Sejak 2006 sampai dengan Februari 2015, jumlah data NRG dalam database
Pusbangprodik sejumlah 1.85 jutaan NRG (termasuk NRG bagi Guru Kemenag).
4. NUPTK sebagai salah satu syarat calon peserta Sertifikasi Guru pola PPG dalam
jabatan berlaku sampai sekarang. Sehingga data NUPTK otomatis melekat pada arsip NRG.
5. Sejak 2013 melalui Padamu Negeri , BPSDMPK melaksanakan VerVal NUPTK dari
arsip 4.7 juta NUPTK yang telah diterbitkan sejak 2006 – 2012.
6. Untuk itu dilakukan rekonsiliasi NRG - NUPTK hasil dari Padamu Negeri dengan
arsip NRG dari Pusbangprodik sejak 2014 lalu.
7. Dari kesimpulan hasil rekonsiliasi NRG – NUPTK tersebut, diputuskan perlu
Hasil Rekonsiliasi
Arsip NRG dengan NUPTK di Padamu
Negeri
Dari hasil Rekonsiliasi data antara 1.85 juta arsip NRG terhadap 3.2 juta PTK
di Padamu Negeri diketahui bahwa 1.500.068 data arsip NRG telah identik
Nama Guru dan NUPTKnya dengan rincian:
1.4 jutaan arsip NRG identik Nama Guru dengan NUPTK bintang 4 (sudah
verval NUPTK pada tahun 2014)
74 ribuan arsip NRG identik Nama Guru dengan NUPTK bintang 0 (tidak
verval NUPTK pada tahun 2014)
sedangkan sisanya sebanyak 357.012 belum identik Nama Guru dan
NUPTKnya dengan rincian sbb:
300 ribuan arsip NRG tidak identik Nama Guru NUPTK bintang 4
55 ribuan arsip NRG tidak identik Nama Guru NUPTK dengan bintang 0
20 ribuan arsip NRG tidak ditemukan NUPTK-nya di Padamu Negeri
Mekanisme VerVal NRG di Padamu Negeri
1.
VerVal NRG dilakukan menggunakan akun personal
PTK. Sistem Padamu Negeri menggunakan
NUPTK/PegID sebagai standar akunnya.
2.
Saat PTK login dengan akunnya tersebut, sistem
Padamu Negeri telah mengidentifikasi status relasi
NUPTK dengan arsip NRG berdasarkan hasil
rekonsiliasi sebelumnya.
3.
Sistem Padamu Negeri otomatis
Tipe VerVal NRG
1.
Tipe Valid NRG (berlaku dari 1.5 juta yang telah identik
Nama dengan NUPTK bintang 4 - Kode S26b2 dan S26c2)
2.
Tipe Klaim NRG (berlaku dari 350 ribu yang tidak identik
Nama dengan NUPTK bintang 4 – Kode S26b3, S26c3 dan
S26d3)
3.
Tipe Ajuan Baru NRG (berlaku bila belum memiliki NRG
atau NRG tidak ditemukan – Kode S26a, S26c1 dan S26d1)
4.
Tipe Sengketa NRG (berlaku bila NRG milik PTK statusnya
PROGRES VERVAL NRG
REKAP PTK PADA VERVAL NRG DENGAN
STATUS PENGAJUAN BARU (Update 13 Maret 2015)
Jenjang
Kemdikbud-Diterbitkan Kemdikbud-Gagal
PROGRES VERVAL NRG
PENGAJUAN KLAIM NRG (Update 13 Maret 2015
Jenjang Kemdikbud-Diajukan Kemdikbud- Non Diajukan
Diterbitkan Kemdikbud-Gagal
Temuan Kasus selama VerVal NRG
Pengakuan PTK memiliki NRG ber-SKTP namun tidak
ditemukan di arsip NRG Pusbangprodik.
solusi : pengajuan NRG baru (pilih belum memiliki NRG)
Pengakuan PTK memiliki NRG ber-SKTP namun ternyata
tercatat milik PTK lain pada arsip NRG Pusbangprodik.
solusi : pengajuan klaim NRG atau sengketa NRG
Pengajuan NRG PPG yang data kelulusannya tidak masuk
dalam database PPG Ditjen Dikti
Kebijakan Pusbangprodik pada VerVal
NRG
Verval NRG wajib dilakukan oleh seluruh guru yang sudah bersertifikat pendidik baik yang sudah memiliki NRG maupun yang belum memiliki NRG. Bagi guru yang merasa sudah memiliki NRG atau sudah pernah menerima SKTP yang mencantumkan NRG nya namun tidak ada dalam arsip database NRG Pusbangprodik maka wajib melakukan penerbitan ulang NRG/pengajuan baru saat melakukan verval NRG.
NRG melekat pada guru pemegang sertifikat pendidik. Jika terjadi ketidaksesuaian antara data NUPTK dalam database NRG dengan NUPTK dalam database Padamu Negeri, maka NRG tidak dapat diganti
Data yang diisikan dalam verval NRG adalah sesuai dengan yang tercantum pada sertifikat pendidik, sedangkan perubahan sertifikat pendidik dan sertifikasi kedua akan dilaporkan pada periode verval selanjutnya.
Hasil VerVal NRG secara keseluruhan akan diinformasikan/didistribusikan kepada P2TK setelah 30 Juni 2015 sebagai pemutakhiran data terbaru dari Pusbangprodik (menjelang proses pencairan TW 2).
Pusbangprodik merekomendasikan solusi kepada Direktorat P2TK agar tetap menggunakan NRG bagi guru yang sudah menerima tunjangan profesi tahun sebelumnya hingga guru tersebut melakukan verval.
DATA PENGAJUAN KLAIM NRG YANG MASIH MENUNGGU
PERSETUJUAN ADMIN NRG PUSBANGPRODIK
(PER 07 APRIL 2015 PKL 13.50)
No
Jenjang
Jumlah Data
1.
TK
7.384
2.
SD
61.695
3.
SMP
28.849
4.
SMA
12.223
5.
SMK
5.683
6.
SLB
415
7.
PENGAWAS
4.161
JUMLAH PENGAJUAN NRG BARU YANG MASUK
DALAM ADMIN KEMENAG (PER 14 APRIL 2015
PUKUL 10.00 WIB)
No
Jenjang
Jumlah Data
1.
TK
2.188
2.
SD
36.732
3.
SMP
37.595
4.
SMA
15.777
5.
SMK
795
6.
SLB
14
7.
PENGAWAS
2.097
RAMBU-RAMBU VERIFIKASI DATA
OLEH ADMIN VERVAL NRG
Admin harus memastikan guru yang mengajukan
penerbitan NRG adalah benar berstatus menjadi guru
yang sudah memiliki sertifikat pendidik yang sah.
Admin dapat menggunakan data pendukung misal nya
data kelulusan LPTK, data peserta sertifikasi guru, atau
data penerima tunjangan profesi
Data yang diisikan dalam verval NRG adalah data
RAMBU-RAMBU VERIFIKASI DATA
OLEH ADMIN VERVAL NRG
Admin melakukan verifikasi kesesuaian scan sertifikat pendidik dan ijazah yang diunggah dengan data yang diisikan oleh masing-masing guru meliputi:
1. Pola Sertifikasi
Dalam mengisikan data pola sertifikasi, masing-masing guru harus memilih pola sertifikasi dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Bagi guru yang mengikuti sertifikasi guru dalam jabatan baik melalui pola Pemberian Sertifikat Secara Langsung (PSPL),
Portofolio, maupun Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) harus memilih pola PSPL/PF/PLPG (TMT awal guru < 2006 dan ber NUPTK lulusan 2007-2014)
b. Bagi guru yang mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi
Kemdikbud maupun Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Islam Kemenag memilih sesuai PPG yang diikuti yaitu PPG Sertifikasi Jalur Pendidikan, PPG S1 PG SD Berasrama, PPG S1 Basic
2.
LPTK Penyelenggara
Dalam mengisikan LPTK Penyelenggara Sertifikasi Guru, masing-masing guru harus memilih LPTK sesuai sertifikat pendidik yang dilampirkan.
3.
Nomor Peserta Sertifikasi
Masing-masing guru harus mengisikan nomor peserta sertifikasi sesuai yang tercantum pada Sertifikat Pendidik. Bagi guru yang mengikuti pola sertifikasi PPG, maka dapat mengisikan Nomor
Induk Mahasiswa yang tercantum pada Sertifikat Pendidik jika pada Sertifikat Pendidik tidak mencantumkan nomor peserta.
4.
Nomor Sertifikat Pendidik
Masing-masing guru harus mengisikan Nomor Sertifikat Pendidik sesuai yang tercantum pada Sertifikat Pendidik (letaknya di bawah tulisan Sertifikat Pendidik). Jika tidak ada maka dapat gunakan
nomor blanko Sertifikat Pendidik yang tercantum di pojok kanan atas.
5.
Tanggal Sertifikat Pendidik
Masing-masing guru harus mengisikan Tanggal Sertifikat Pendidik sesuai yang tercantum pada Sertifikat Pendidik (letaknya di atas tanda tangan pejabat yang berwenang).
6. Bidang Studi Sertifikasi
Masing-masing guru harus memilih bidang studi sertifikasi
sesuai dengan Sertifikat Pendidik yang dimiliki. Bagi guru yang mengikuti Sertifikasi melalui pola PSPL/Portofolio/PLPG dan
memiliki nomor peserta 14 digit yang memuat kode bidang studi sertifikasi, maka pilihan bidang studi sertifikasi disesuaikan
dengan kode bidang studi yang tercantum pada digit ke 7
sampai ke 9 nomor peserta. Apabila dalam sertifikat pendidik tidak memuat 14 digit nomor peserta yang memuat kode bidang studi sertifikasi maka pilihan disesuaikan dengan nama bidang studi sertifikasi yang sesuai dengan Sertifikat Pendidik yang dilampirkan.
7. Unggahan scan Sertifikat Pendidik dan Ijazah
Dokumen yang diunggah dalam verval ini adalah scan Ijazah dan Sertifikat Pendidik (bukan surat keterangan) yang dikeluarkan oleh Universitas/LPTK Penyelenggara. Admin harus memastikan scan dokumen Sertifikat Pendidik dan Ijazah yang diunggah
sesuai dengan data yang diisikan dan jelas terbaca.
Apabila seluruh data sudah sesuai baik dengan arsip
data NRG Pusbangprodik yang ditampilkan maupun
dengan scan dokumen pendukung yang dilampirkan
maka admin dapat menyetujui pengajuan pernerbitan
NRG yang diajukan oleh guru. Dengan persetujuan
tersebut maka pengajuan NRG akan diproses lebih
lanjut.
Admin bertanggung-jawab atas proses verifikasi dan
persetujuan pengajuan penerbitan NRG yang dilakukan
oleh guru.
Apabila terjadi kesalahan dikemudian hari maka
persetujuan yang dilakukan oleh admin atas pengajuan
NRG dapat dibatalkan.
PENGELOLAAN ADMIN NRG
KEMENAG
Menindaklanjuti hasil pertemuan sebelumnya terkait
admin NRG Kemenag maka Tim telah membuatkan akun
institusi Kemenag dengan username
[email protected] .
Melalui akun institusi tersebut, dapat dilakukan
penambahan admin NRG Kemenag sesuai kebutuhan.
Admin NRG Kemenag bertugas menyetujui pengajuan
NRG baru bagi guru dalam binaan Kemenag saja
(Madrasah, PAI, PAK, PA Katolik, PA Hindu, dan PA Budha).
Sedangkan verifikasi bagi guru yang sudah memiliki NRG
dan sengketa kepemilikan NRG dilakukan langsung oleh
admin Pusbangprodik
Admin NRG Kemenag bertanggung jawab atas validitas
PROSEDUR PENGAJUAN NRG MELALUI APLIKASI
PADAMU NEGERI
Sebelum melakukan pengajuan NRG guru harus
menyiapkan scan Sertifikat Pendidik dan ijazah pendidikan
terakhir dengan ukuran masing-masing file 500 Kb sampai
dengan 1 MB.
Data yang diisikan dalam verval NRG adalah data sesuai
Sertifikat Pendidik yang dimiliki pertama kali oleh
masing-masing guru. Selanjutnya, pada periode verval selanjutnya
akan dikembangkan mekanisme pelaporan perubahan
Sertifikat Pendidik (baik karena kesalahan maupun karena
konversi bidang studi) serta keikutsertaan sertifikasi kedua.
Guru mengakses http://padamu.siap.web.id/ dan pilih
Login
PROSEDUR PENGAJUAN NRG MELALUI APLIKASI
PADAMU NEGERI
Pada Dasbor PTK, pilih menu
VerVal NRG
.
PROSEDUR PENGAJUAN NRG MELALUI APLIKASI
PADAMU NEGERI
Pada kotak dialog VerVal NRG PTK, pilih Jenis Ajuan, pilih
Telah memiliki NRG. Bagi guru yang NRG dan nomor
pesertanya sudah terisi secara otomatis maka Klik
Benar &
Lanjut
. Apabila NRG dan nomor peserta tidak terisi secara
otomatis maka isikan NRG dan nomor peserta sesuai
Sertifikat Pendidik dimana keduanya akan divalidasi di data
arsip NRG. Klik
Benar & Lanjut (apabila NRG tidak
PROSEDUR PENGAJUAN NRG MELALUI APLIKASI
PADAMU NEGERI
Selanjutnya, isikan
Data Sertifikasi
Anda dengan
benar (Pastikan Anda telah menyiapkan file scan
sertifikasi / piagam dan ijazah terakhir Anda untuk
diunggah, file yang dapat diunggah adalah file
dengan tipe gif, png, atau jpeg dengan ukuran file
antara 500 Kb sampai 1MB), Klik
Benar &
PROSEDUR PENGAJUAN NRG MELALUI APLIKASI
PADAMU NEGERI
Keterangan:
Pola Sertifikasi
Dalam mengisikan data pola sertifikasi, masing-masing guru
harus memilih pola sertifikasi dengan ketentuan sebagai
berikut:
Bagi guru yang mengikuti sertifikasi guru dalam jabatan baik melalui pola
Pemberian Sertifikat Secara Langsung (PSPL), Portofolio, maupun Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) harus memilih pola
PSPL/PF/PLPG (TMT awal guru < 2006 dan ber NUPTK lulusan 2007-2014)
Bagi guru yang mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang
PROSEDUR PENGAJUAN NRG MELALUI APLIKASI
PADAMU NEGERI
LPTK Penyelenggara
Dalam mengisikan LPTK Penyelenggara Sertifikasi Guru, masing-masing guru harus memilih LPTK sesuai sertifikat pendidik yang dilampirkan.
Nomor Peserta Sertifikasi
Masing-masing guru harus mengisikan nomor peserta sertifikasi sesuai yang
tercantum pada Sertifikat Pendidik. Bagi guru yang mengikuti pola sertifikasi PPG, maka dapat mengisikan Nomor Induk Mahasiswa yang tercantum pada Sertifikat Pendidik jika pada Sertifikat Pendidik tidak mencantumkan nomor peserta.
Nomor Sertifikat
Masing-masing guru harus mengisikan Nomor Sertifikat Pendidik sesuai yang
tercantum pada Sertifikat Pendidik (letaknya di bawah tulisan Sertifikat Pendidik). Jika tidak ada maka dapat gunakan nomor blanko Sertifikat Pendidik yang
tercantum di pojok kanan atas.
Tanggal Sertifikat Pendidik
PROSEDUR PENGAJUAN NRG MELALUI APLIKASI
PADAMU NEGERI
Bidang Studi Sertifikasi
Masing-masing guru harus memilih bidang studi sertifikasi sesuai dengan Sertifikat Pendidik yang dimiliki. Bagi guru yang mengikuti Sertifikasi melalui pola PSPL/Portofolio/PLPG dan memiliki nomor peserta 14 digit yang memuat kode bidang studi sertifikasi, maka pilihan bidang studi sertifikasi disesuaikan dengan kode bidang studi yang tercantum pada digit ke 7 sampai ke 9 nomor peserta. Apabila dalam sertifikat pendidik tidak memuat 14 digit nomor peserta yang memuat kode bidang studi sertifikasi maka pilihan disesuaikan dengan nama bidang studi sertifikasi yang sesuai dengan Sertifikat Pendidik yang dilampirkan.
Unggahan scan Sertifikat Pendidik dan Ijazah
Dokumen yang diunggah dalam verval ini adalah scan Ijazah dan Sertifikat Pendidik (bukan surat keterangan) yang dikeluarkan oleh
PROSEDUR PENGAJUAN NRG MELALUI APLIKASI
PADAMU NEGERI
Konfirmasi data sertifikasi yang telah Anda
isikan, jika masih kurang sesuai, klik
Edit
PROSEDUR PENGAJUAN NRG MELALUI APLIKASI
PADAMU NEGERI
Jika data berhasil diunggah,
PROSEDUR PENGAJUAN NRG MELALUI APLIKASI
PADAMU NEGERI
Ajukan Surat Pengajuan NRG Baru (S26a)
tersebut ke Dinas Pendidikan/Kantor
Kemenag Kab/Kota setempat, Guru akan
menerima Surat Tanda Terima Pengajuan
NRG Baru. Selanjutnya penerbitan NRG akan
dilakukan admin Pusbangprodik, Badan
PSDMPK-PMP Kemdikbud setelah diverifikasi
dan disetujui oleh admin Kemenag pusat. Jika
sudah diterbitkan, NRG baru anda akan
DISKUSI DAN IDENTIFIKASI PERMASALAHAN
Pengelolaan Admin NRG di Kemenag, termasuk bagaimana
admin NRG Kemenag dalam mengakses data guru yang
sudah memiliki NRG?
Bagaimana dengan NRG yang akan dijadikan dasar untuk
penerbitan SKTP tahun 2015 (apakah menggunakan data
yang sudah ada atau menggunakan data hasil verval NRG)
Apakah dokumen S26 digunakan sebagai salah satu syarat
dalam pemberkasan SKTP?
Bagaimana penanganan guru yang sudah memiliki NRG
dan diterbitkan SKTP oleh Kemenag namun tidak ada
dalam database NRG Pusbangprodik (misalnya NRG digit
depan 00 dan 02)? apakah harus melakukan pengajuan
Pak Fahmi (madrasah)
NUPTK menjadi dasar dalam penerbitan tunjangan di madrasah. Sedang dirintis MOU dengan Telkom untuk pengembangan sistem Padamu di kemenag (sudah di ttd direktur madrasah), jika sudah ada kerjasama dengan Telkom maka akan memudahkan guru ke Kemenag untuk pengelolaan Padamu Negeri di Kemenag akan disesuaikan dengan struktur organisasi di Kemenag (misal nya pengajuan NUPTK saat ini harus melalui admin LPMP tidak melalui Kanwil)
data guru yang belum memiliki NRG saat ini masih banyak di daerah. Untuk tahun 2014 dalan SKTP sudah dimasukkan dasar surat pusbangprodik tentang penerbitan NRG.
Untuk NRG yang tidak valid (sudah di SK kan tetapi tidak ada dalam database NRG) saat ini pencairan SK tetap jalan.
Untuk pilihan PSPL/PF/PLPG apakah harus sebelum 2006? Ditakutkan terganjal oleh sistem bagi guru yang PLPG TMT setelah 2006
Banyak pencairan SKTP di daerah tidak berdasarkan SK hanya berdasar print NRG dr Kemndikbud padahal tidak ada dalam data SKTP
Bimas Katolik
Ada LPTK Rayon 225 (Sekolah Tinggi Pastoral Kupang) tidak ada dalam dasbor verval NRG Kendala dalam verval nomor peserta atau nomor sertifikat ditolak oleh sistem?
NUPTK dipakai oleh Guru lain dan telah yang sudah memiliki NRG?
Tidak semua guru di daerah tau tentang verval? Apakah masih diberi kelonggaran waktu setelah 30 Juni? NRG Katolik 2012 dan 2013 tidak masalah? Tahun 2014 ada 3 orang belum terbit?
Jika Sertifikasi tahun 2010 dan belum memiliki NRG dan baru terbit 2013, kapan pembayaran tunjangan mulai dilakukan?
PAIS
Apakah bisa 1 MOU dengan Telkom tetapi dapat digunakan oleh semua bimas di Kemenag di bawah kendali Pokja
Ada 69 ribuan guru yang sudah sertifikasi tetapi belum memiliki NRG atau sudah memiliki NRG tetapi NRG tidak ditemukan
Bagaimana cara Dit. PAIS memantau guru-guru PAIS apakah sudah melakukan verval NRG?
Sedang dilakukan verifikasi ke daerah bagi guru yang belum memiliki NRG diharapkan sampai akhir April?
Pak Ajang Pokja