PERAN PASAR DALAM PEREKONOMIAN
Disusun Oleh:
Awfiyain Nisa
(C1G015024)
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
KATA PENGANTAR
Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, saya ucapkan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada saya, sehingga saya dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “Peran Pasar Dalam Perekonomian” guna memenuhi tugas mata kuliah Ekonomi Pembangunan II.
Terlepas dari semua itu, saya menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka Saya menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah ini.
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR...ii
DAFTAR ISI...iii
I. PENDAHULUAN...1
... 1.1. Latar Belakang...1
1.2. Rumusan Masalah...1
1.4. Tujuan Penulisan...1
II. PEMBAHASAN...2
2.1 Pengertian Pasar...2
2.2 Syarat-Syarat Pasar...3
2.3 Pasar Berdasarkan Strukturnya...3
2.4 Fungsi Pasar...9
2.6 Perananan Pasar dalam Perekonomian...10
III. PENUTUP...14
3.1 Kesimpulan...14
3.2 Saran...14
I.
BAB
PENDAHULUAN
1.2 Latar Belakang
Pasar merupakan tempat penting dalam kegiatan perekonomian di Indonesia. Keberadaan pasar ini sangat membantu pemerintah pusat, daerah dan tentunya sangat membantu masyarakat. Dengan adanya pasar dapat membantu masyarakat dalam melakukan kegiatan perekonomian. Didalam pasar terdapat semua unsur ekonomi diantaranya produksi, distribusi dan konsumsi. Lalu apa peran pasar bagi perekonomian.
1.1 Rumusan Masalah
1) Apakah yang dimaksud dengan pasar? 2) Apa Syarat Terjadinya Pasar?
3) Apa Macam-Macam Pasar?
4) Apa Saja Pasar Berdasarkan Strukturnya 5) Apa Fungsi dari Pasar ?
6) Apa Peran Pasar Dalam Perekonomian? 1.3 Tujuan Penelitan
1) Mengetahui Pengertian Pasar
2) Mengetahui Syarat Terjadinya Pasar
3) Mengetahui Macam-Macam Pasar
4) Mengetahui Pasar Berdasarkan Strukturnya
5) Mengetahui Fungsi Pasar
II.
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian PasarKotler dan Amstrong (1999) mendefinisikan pasar adalah seperangkat pembeli aktual dan potensial dari sebuah produk atau jasa. Ukuran dari pasar sendiri tergantung pada jumlah orang yang menunjukan kebutuhan, memiliki kemampuan dalam pertukaran.
Banyak pemasar memandang penjual sebagai industri dan pembeli sebagai pasar, dimana penjual mengirimkan produk dan jasa yang mereka produksi dan mengkomunikasikan atau menyampaikannya kepada pasar; sebagai gantinya, mereka akan menerima uang dan informasi dari pasar (Kotler dan Amstrong , 1999).
Menurut Handri Ma’aruf (2005) kata “pasar” memiliki tiga pengertian,yaitu : 1) Pasar dalam arti “tempat”, yaitu tempat bertemunya para penjual atau
produsen dengan pembeli atau konsumen.
2) Pasar dalam arti “interaksi permintaan dan penawaran”, yaitu pasar sebagai tempat terjadinya transaksi jual beli.
3) Pasar dalam arti “sekelompok anggota masyarakat yang memiliki kebutuhan dan daya beli“. Pengertian ini merujuk pada dua hal, yaitu kebutuhan dan daya beli. Jadi pasar adalah orang-orang yang menginginkan sesuatu barang atau jasa dan memiliki kemampuan untuk membeli.
Pengertian pasar berdasarkan ”Kamus Umum Bahasa Indonesia”, ada beberapa, antara lain:
1) Tempat orang berjual-beli; pekan, tempat berjual beli yang diadakan oleh perkumpulan dan sebagainya dengan maksud mencari derma.
2) Tempat berbagai pertunjukan yang diadakan malam hari untuk beberapa hari lamanya.
1) Pasar adalah tempat di mana pembeli dan penjual barang tertentu berhubungan satu sama lain dan di mana terjadi hubungan tukar menukar. 2) Pasar adalah daerah perniagaan.
3) Pasar adalah sekelompok pernbeli tertentu.
4) Pasar adalah pembeli serta penjual barang tertentu.
Pengertian pasar juga dapat dilihat dari sudut pandang subjek yang berhubungan dengan pasar. Bagi seorang konsumen, pasar merupakan tempat untuk memperoleh barang dan jasa yang akan digunakan untuk memenuhi kebutuhannya. Setiap konsumen yang datang ke pasar memiliki tujuan untuk memenuhi kebutuhannya setelah melakukan proses tawar menawar harga sampai pada akhirnya konsumen menyetujui harga dan jumlah barang yang dapat diperolehnya melalui proses interaksi tersebut.
Pasar bagi seorang produsen merupakan tempat untuk menawarkan barang dan jasa hasil produksinya. Produsen dapat menawarkan barang dan jasa tersebut melalui proses interaksi dengan konsumen sampai pada akhimya terjadi kesepakatan dengan konsumen mengenai harga dan jumlah barang dan jasa yang diperdagangkan. Dari pengertian pasar antara konsumen dengan produsen, maka pasar dapat diartikan sebagai mekanisme yang mempertemukan konsumen (pembeli) dan produsen (penjual) sehingga dapat terjadi interaksi untuk mencapai kesepakatan harga jual atas barang dan jasa yang diperdagangkan.
2.2 Syarat Terjadinya Pasar
Berdasarkan uraian di atas tersebut, suatu kejadian disebut sebagai suatu pasar apabila memenuhi beberapa syarat, yaitu :
1) Ada calon penjual dan pembeli
2) terjadi hubungan antara penjual dan pembeli secara langsung ataupun tidak langsung
3) ada barang dan jasa yang akan diperjual belikan
1) Bentuk pasar menurut sifat barang dan penyerahannya
a. Pasar Konkret / Nyata
Pasar ini merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual beli. Dalam pasar nyata terdapat penjual, pembeli dan barang yang diperjualbelikan dalam suatu tempat.
b. Pasar Abstrak
Adalah proses interaksi (hubungan timbal balik) yang dilakukan penjual dan pembeli dalam rangka mencapai kesepakatan harga dan barang (output) yang akan diperjualbelikan.
2) Menurut jenis barang yang diperjualbelikan a. Pasar Barang Konsumsi
Yaitu tempat untuk memperjualbelikan barang-barang konsumsi. Contohnya : barang-barang kebutuhan sehari-hari seperti sayur mayur, dll.
b. Pasar Barang Produksi
Adalah tempat untuk memperdagangkan faktor-faktor produksi. Contohnya : mesin-mesin produksi, alat pertanian dan alat transportasi.
2.4 Pasar Berdasarkan Strukturnya
Struktur pasar adalah penggolongan produsen kepada beberapa bentuk pasar berdasarkan pada ciri-ciri seperti jenis produk yang dihasilkan, banyaknya perusahaan dalam industri, mudah tidaknya keluar atau masuk ke dalam industri dan peranan iklan dalam kegiatan industri. Pada analisa ekonomi dibedakan menjadi pasar persaingan sempurna dan pasar persaingan tidak sempurna (yang meliputi monopoli, monopolistik, oligopoli, monopsoni, oligopsoni, duopsoni, dan duopoli).
1) Pasar Persaingan Sempurna
konsumen yang banyak. Contoh produknya adalah seperti beras, gandum, batubara, kentang, dan lain-lain.
a. Ciri-ciri pokok dari pasar persaingan sempurna adalah:
Jumlah penjual dan pembeli banyak
Barang yang dijual sejenis, serupa dan mirip satu sama lain
Penjual bersifat pengambil harga (price taker)
Harga ditentukan mekanisme pasar permintaan dan penawaran (demand and supply)
Posisi tawar konsumen kuat
Sulit memperoleh keuntungan di atas rata-rata
Pengetahuan pembeli dan penjual relative sempurna
Sensitif terhadap perubahan harga
Mudah untuk masuk dan keluar dari pasar
Mobilitas sumber-sumber ekonomi relative sempurna
b. Aplikasi:
Produsen secara individual tidak dapat mempengaruhi harga
Harga ditentukan oleh pasar
Produsen sebagai price maker
Kurva sejajar sumbu horizontal
keputusan mengenai penentuan harga, kurva permintaan menggambarkan secara horizontal, oleh karena itu harga dianggap konstan, berapapun output yang dihasilkan.
c. Karakteristik pasar persaingan sempurna:
Semua perusahaan memproduksi barang yang homogen (homogeneous product)
Produsen dan konsumen memiliki pengetahuan / informasi sempurna (perfect knowledge)
Output sebuah perusahaan relative kecil dibanding output pasar (small relatively output)
Perusahaan menerima harga yang ditentukan pasar (price taker)
Semua perusahaan bebas masuk dan keluar pasar (free entry and exit)
d. Kelebihan dan kelemahan pasar persaingan sempurna
Kelebihan
- Harga jual barang dan jasa adalah yang termurah
- Jumlah output paling banyak sehingga rasio output per penduduk maksimal (kemakmuran maksimal)
- Masyarakat merasa nyaman dalam mengkonsumsi (produk yang homogen) dan tidak takut ditipu dalam kualitas dan harga
Kelemahan
- Kelemahan dalam hal konsumsi
- Konflik efisiensi - keadilan
- Penjual tidak dapat memaksimalkan laba karena laba di tentukan oleh pembeli
- Hanya ada dalam kondisi perekonomian ideal - Pasar persaingan sempurna tidak mendorong inovasi
- Pasar persaingan sempurna adakalanya menimbulkan biaya social - Pasar persaingan sempurna membatasi pilihan konsumen
- Biaya produksi dalam pasar persaingan sempurna mungkin lebih tinggi
- Distribusi pendapatan tidak selalu merata
2) Pasar Persaingan Tidak Sempurna
Pasar Persaingan tidak sempurna merupakan pasar yang terbentuk jika tidak memenuhi salah satu atau beberapa syarat Pasar Persaingan Sempurna. Pasar Persaingan Tidak Sempurna dibagi lagi menjadi beberapa pasar yang memiliki ciri tersendiri, yaitu:
a. Pasar Monopoli
Pasar monopoli adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dan penawaran di mana hanya ada satu penjual/produsen yang berhadapan dengan banyak pembeli atau konsumen. Contohnya seperti microsoft windows, perusahaan listrik negara (pln), perusahaan kereta api (perumka), dan lain sebagainya.
Ciri-ciri dari pasar monopoli adalah:
- Hanya ada satu produsen yang menguasai penawaran
- Tidak ada barang substitusi/pengganti yang mirip (close substitute) - Produsen memiliki kekuatan menentukan harga, dan
- Tidak ada pengusaha lain yang bisa memasuki pasar tersebut karena ada hambatan berupa keunggulan perusahaan
- Promosi iklan kurang diperlukan
b. Pasar Monopolistik
yang memiliki sifat monopoli pada spesifikasi barangnya. Sedangkan unsur persaingan pada banyak penjual yang menjual produk yang sejenis. Contohnya produk sabun yang memiliki keunggulan misalnya untuk kecantikan, kesehatan dan lain-lain.
Ciri-ciri dari pasar monopolistik adalah:
- Terdapat banyak penjual/produsen yang berkecimpung di pasar - Barang yang diperjual-belikan merupakan differentiated product - Para penjual memiliki kekuatan monopoli atas barang produknya
sendiri
- Untuk memenangkan persaingan setiap penjual aktif melakukan promosi/iklan
- Keluar masuk pasar barang/produk relatif lebih mudah Kelebihan pasar monopolistik:
- Banyaknya produsen di pasar memberikan keuntungan bagi konsumen untuk dapat memilih produk yang terbaik baginya. - Kebebasan keluar masuk bagi produsen, mendorong produsen
untuk selalu melakukan inovasi dalam menghasilkan produknya. - Diferensiasi produk mendorong konsumen untuk selektif dalam
menentukan produk yang akan dibelinya, dan dapat membuat konsumen loyal terhadap produk yang dipilihnya.
- Pasar ini relatif mudah dijumpai oleh konsumen, karena sebagian besar kebutuhan sehari-hari tersedia dalam pasar monopolistik. Kelemahan pasar monopolistik sebagai berikut:
- Pasar monopolistik memiliki tingkat persaingan yang tinggi, baik dari segi harga, kualitas maupun pelayanan. Sehingga produsen yang tidak memiliki modal dan pengalaman yang cukup akan cepat keluar dari pasar.
- Dibutuhkan modal yang cukup besar untuk masuk ke dalam pasar monopolistik, karena pemain pasar di dalamnya memiliki skala ekonomis yang cukup tinggi.
- Pasar ini mendorong produsen untuk selalu berinovasi, sehingga akan meningkatkan biaya produksi yang akan berimbas pada harga produk yang harus dibayar oleh konsumen.
Pasar oligopoli adalah suatu bentuk interaksi permintaan dan penawaran, di mana terdapat beberapa penjual/produsen yang menguasai seluruh permintaan pasar.
Ciri-ciri dari pasar oligopoli adalah:
- Terdapat beberapa penjual/produsen yang menguasai pasar.
- Barang yang diperjual-belikan dapat homogen dan dapat pula berbeda corak (differentiated product), seperti air minuman aqua. - Terdapat hambatan masuk yang cukup kuat bagi perusahaan di luar
pasar untuk masuk ke dalam pasar.
- Satu di antaranya para oligopolis merupakan price leader yaitu penjual yang memiliki/pangsa pasar yang terbesar. Penjual ini memiliki kekuatan yang besar untuk menetapkan harga dan para penjual lainnya harus mengikuti harga tersebut. Contoh dari produk oligopoli: semen, air mineral.
Kelebihan pasar oligopoli:
- Adanya efisiensi dalam menjalankan kegiatan produksi
- Persaingan di antara perusahaan akan memberikan keuntungan bagi konsumen dalam hal harga dan kualitas barang.
Kelemahan pasar oligopoli:
- Dibutuhkan investasi dan modal yang besar untuk memasuki pasar, karena adanya skala ekonomis yang telah diciptakan perusahaan sehingga sulit bagi pesaing baru untuk masuk ke dalam pasar. - Apabila terdapat perusahaan yang memiliki hak paten atas sebuah
produk, maka tidak memungkinkan bagi perusahaan lain untuk memproduksi barang sejenis.
- Perusahaan yang telah memiliki pelanggan setia akan menyulitkan perusahaan lain untuk menyainginya
e. Pasar Monopsoni
f. Pasar Oligopsoni
Pasar ologopsoni adalah bentuk pasar dimana barang yang dihasilkan oleh beberapa perusahaan dan banyak perusahaan yang bertindak sebagai konsumen. Contoh Telkom, indosat, Mobile-8, excelcomindo adalah beberapa perusahaan pembeli infrastruktur telekomunikasi seluler.
g. Pasar Duopsoni
Pasar duopsoni adalah suatu pasar dimana hanya dikuasai oleh dua orang /kelompok pembeli sebagai konsumen. Contohnya adalah Infrastruktur telekomunikasi SLI yang dihasilkan oleh beberapa peruasahaan yang ada hanya dibeli oleh dua perusahaan yaitu PT. Telkom, dan PT. Indosat.
h. Pasar Duopoli
Duopoli adalah suatu pasar di mana penawaran suatu jenis barang dikuasai oleh dua perusahaan. Contohnya penawaran minyak pelumas dikuasai oleh Pertamina dan Caltex.
2.5 Fungsi Pasar 1) Fungsi Distribusi
Pasar sebagai sarana distribusi, berfungsi memperlancar proses penyaluran barang atau jasa dari produsen ke konsumen. Dengan adanya pasar, produsen dapat berhubungan baik secara langsung maupun tidak langsung untuk menawarkan hasil produksinya kepada konsumen. Pasar dikatakan berfungsi baik jika kegiatan distribusi barang dan jasa dari produsen ke konsumen berjalan lancar. Sebaliknya, pasar dikatakan tidak berfungsi baik jika kegiatan distribusi seringkali macet.
2) Pasar sebagai pembentuk harga
Harga yang telah menjadi kesepakatan tersebut, tentunya telah diperhitungkan oleh penjual dan pembeli. Penjual tentu telah memperhitungkan laba yang diinginkannya, sedangkan pembeli telah memperhitungkan manfaat barang atau jasa serta keadaan keuangannya
3) Pasar sebagai sarana promosi
Pasar sebagai sarana promosi artinya pasar menjadi tempat memperkenalkan dan menginformasikan suatu barang atau jasa tentang manfaat dan keunggulan pada konsumen. Promosi dilakukan untuk menarik minat pembeli terhadap barang atau jasa yang diperkenalkan. Promosi dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain, memasang spanduk, menyebarkan brosur, pameran dan sebagainya.
Banyaknya cara promosi yang dilakukan oleh produsen, membuat konsumen lebih selektif dalam memilih barang yang akan dibeli. Biasanya produsen yang menawarkan barang dengan harga murah dan kualitasnya bagus akan menjadi pilihan konsumen.
Pasar merupakan sesuatu hal yang sangat berperan dalam bidang ekonomi. Kadang kadang, pasar juga menjadi barometer Perekonomian suatu daerah. Apabila suatu daerah mempunyai pasar yang memadai, maka bisa dikatalan bahwa daerah itu merupakan daerah yang perekonomiannya maju. Dan sebaliknya apabila suatu daerah mempunyai sebuah pasar yang berkualitas jelek,maka jarum barometer daerah itu bisa turun kebawah atau dengan kata lain perekonomian daerah itu kurang maju.
1) Peran Pasar Bagi Produsen
pembeli akan dapat dengan mudah mendapatkan barang yang mereka inginkan dari produsen tanpa harus mendatangi tempat produksi. Selain itu, pasar juga memudahkan produsen untuk mendapatkan barang dan jasa yang mereka butuhkan dalam proses produksi.
Adapun peranan pasar bagi produsen diantaranya adalah a. Sebagai tempat promosi barang atau jasa
b. Sebagai tempat untuk mencari bahan-bahan produksi c. Sebagai tempat menjual barang hasil produksi
d. Sebagai tempat mengenalkan produk baru dan melakukan promosi, e. Sarana untuk mengetahui barang yang dibutuhkan konsumen, f. Sebagai pembentuk harga (harga keseimbangan atau harga pasar), g. Sebagai bahan informasi penentu kebijakan produsen yang terkait
dengan jumlah produksi dan jumlah persediaan, serta mengatur kegiatan produksi.
2) Peran Pasar Bagi Konsumen
Bagi konsumen, pasar juga memiliki peran yang sama penting yaitu sebagai tempat untuk mendapatkan barang dan jasa yang mereka butuhkan. Konsumen tidak perlu mendatangi tempat produksi atau pabrik untuk mendapatkan barang dan jasa yang mereka butuhkan karena adanya pasar. Sehingga semakin luas pasar, maka semaking mudah bagi konsumen untuk mendapatkan barang dan jasa yang dibutuhkan.
Peran pasar bagi konsumen diantaranya adalah
a. Sebagai tempat bagi konsumen untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.
b. Pasar memudahkan konsumen untuk mendapatkan barang yang dibutuhkan.
c. Pasar sebagai tempat bagi konsumen untuk menawarkan sumber daya yang dimilikinya.
d. Sarana mendapatkan barang dan jasa sesuai dengan kebutuhan,
f. Sarana mengetahui trend barang- barang yang beredar di pasar. 3) Bagi distributor
Peran pasar bagi pembangunan adalah membantu menunjang pembagunan yang sedang berlangsung. Dalam perannya ini, pasar membantu pengadaan barang dan jasa yang dibutuhkan dalam pembangunan. Pasar juga bisa digunakan sebagai sarana untuk membantu pembangunan karena pajak dan retribusi yang ditarik pemerintah juga digunakan untuk mendanai pembangunan negara.
a. Memperlancar arus barang dan jasa,
b. Sebagai dasar menentukan sistem distribusi yang efisien. 4) Bagi sumber daya manusia
Kegiatan jual beli di pasar membutuhkan tenaga kerja atau sumber daya manusia yang tidak sedikit. Banyak orang yang menjadikan pasar sebagai tempat mereka mencari uang. Sehingga, semakin luas pasar; kebutuhan akan tenaga kerja juga akan semakin bertambah. Dengan semakin banyak permintaan akan tenaga kerja, pasar juga berperan dalam mengurangi jumlah pengangguran, membuka lapangan kerja baru, serta memanfaatkan sumber daya manusia yang ada
5) Bagi Pembangunan
Peran pasar bagi pembangunan adalah membantu menunjang pembagunan yang sedang berlangsung. Dalam perannya ini, pasar membantu pengadaan barang dan jasa yang dibutuhkan dalam pembangunan. Pasar juga bisa digunakan sebagai sarana untuk membantu pembangunan karena pajak dan retribusi yang ditarik pemerintah juga digunakan untuk mendanai pembangunan Negara
6) Bagi masyarakat
a. Bagi pengamat, pasar merupakan tempat untuk memperoleh data yang dapat dipergunakan sebagai bahan dalam menganalisis situasi pasar, seperti pergerakan harga sehari-hari maupun pada saat-saat tertentu (menjelang hari raya atau saat hari besar lainnya),
b. Bagi peneliti, pasar merupakan tempat untuk memperoleh data tentang segala sesuatu, sesuai dengan obyek penelitian.
Selain sebagai penunjang pembangunan negara, pasar juga berperan sebagai penambah pendapatan negara melalui pajak dan retribusi. Selain itu, bila barang dan jasa yang tersedia di pasar juga dikirim ke negara lain; negara akan mendapatkan tambahan pendapatan melalui devisa.
Peran pasar bagi pemerintah antara lain.
a. Sebagai sumber pendapatan bagi Negara/Pemerintah (Devisa) b. Sebagai penggerak roda perekonomian
c. Dasar pengatur peredaran barang
d. Sebagai penunjang bagi kelancaran pembangunan nasional, karena di pasar terdapat bahan bangunan sebagai penunjang pembangunan dan di pasar pemerintah memperoleh pendapatan yang kemudian pendapatan itu dipakai untuk pembangunan di Negeri ini.
e. Untuk melindungi konsumen maupun produsen, pasar dapat digunakan sebagai dasar dalam menetapkan kebijakan harga, seperti Harga Eceran Tertinggi (HET) dan harga dasar. HET merupakan kebijakan pemerintah yang ditujukan kepada produsen atau penjual, dengan menetapkan harga tertinggi yang diperbolehkan dalam menjual barang. Tujuannya ialah untuk melindungi konsumen. Sedangkan harga dasar merupakan kebijakan pemerintah dengan cara menetapkan harga terendah dalam membeli barang. Tujuannya tak lain untuk melindungi produsen.
III.
BAB PENUTUP
3.1 KESIMPULAN
Pasar merupakan tempat bertemunya calon pembeli dan penjual untuk melakukan transaksi jual beli barang atau jasa. Pasar memiliki fungsi distribusi, fungsi pembentukan harga dan fungsi sebagai sarana promosi. Pasar sangat berperan penting dalam kegiatan perekonomian.
Peran pasar dalam kegiatan perekonomian diantaranya pasar berperan bagi produsen sebagai tempat promosi dan tempat menjual barang atau jasa hasil produksi. Pasar bagi Konsumen berperan sebagai tempat memdapatkan sesuatu yang sedang dibutuhkan. Sedangkan bagi Pemerintah, pasar mempunyai peranan sebagai tempat pendapatan bagi pemerintah dan penunjang pembangunan nasional.
Jadi Pasar merupakan suatu unsur dalam kegiatan perekonomian yang sangat berperan penting dalam pelaksanaan kegiatan perekonomian.
3.2 SARAN
DAFTAR PUSTAKA
http://bayubudibhakti.blogspot.co.id/2016/05/peran-pasar-bagi-perekonomian.html
http://dosenekonomi.com/ilmu-ekonomi/publik/peran-pasar-dalam-perekonomian
http://falah-kharisma.blogspot.co.id/2016/04/peran-dan-fungsi-pasar-dalam.html