LAMPIRAN A
BAHAN – BAHAN PENELITIAN
LiOH.H2O Fe2O3
Ni H3PO4
LAMPIRAN B
ALAT-ALAT PROSES PENELITIAN
Beaker Gelas Neraca Digital
Pastel dan Mortar Furnance
Cruicible Cawan
LAMPIRAN C
ALAT-ALAT KARAKTERISASI PENELITIAN
X-Ray Diffraction (XRD)
Scanning Electron Microscopy (SEM)
LAMPIRAN D
PROSES PEMBUATAN SAMPEL
1. Sintesis serbuk LiFe0.9Ni0.1PO4
Bahan-bahan yang telah ditimbang
Bahan-bahan yang telah dicampurkan
Bahan dikeringkan didalam oven
Bahan yang sudah dikeringkan
Bahan diayak menggunakan ayakan 200 mesh
Bahan yang telah dikalsinasi 700oC selama 2 jam
Sa
2. Pelapisan carbon dengan Tapioka
Materal aktif LiFe0.9Ni0.1PO4 Tapioka
Sampel LiFe0.9Ni0.1PO4 yang telah dicampur tapioka
Sampel LiFe0.9Ni0.1PO4/C (1:4 ; 1:5 ; 1:6)
Sampel uji dengan komposisi 1:4
Sampel uji dengan komposisi 1:5
LAMPIRAN E
PERHITUNGAN STOIKIOMETRI LiFe0.9Ni0.1PO4
• Kebutuhan bahan baku :
LAMPIRAN F
PERHITUNGAN KONDUKTIVITAS TIAP SAMPEL
Besar konduktivitas dari setiap sampel dapat dihitung dengan menggunakan persamaan sebagai berikut :
σ ion
Jika dari grafik diatas diketahui nilai R masing-masing yaitu : Rion = 402,16 Ω – 70,638 Ω Rbahan
= 331,522 Ω
= 70,638 Ω
= 372,493 Ω + 70,638 Ω = 402,16 Ω
Dan nilai tebal serta luas sampel pertama yaitu t = 0,11 mm = 0,011 cm
A = 1,88 cm
Maka dapat dihitung nilai konduktivitas dari masing-masing nilai R, yaitu:
2
Jika dari grafik diatas diketahui nilai R masing-masing yaitu : Rion = 11,2 Ω – 11,03 Ω Rbahan
A = 0,2417 cm
Maka dapat dihitung nilai konduktivitas dari masing-masing nilai R, yaitu:
2
Jika dari grafik diatas diketahui nilai R masing-masing yaitu : Rion = 21,893 Ω – 21,739 Ω Rbahan
Dan nilai tebal serta luas sampel ketiga yaitu t = 0,08 mm = 0,008 cm
A = 0,2417 cm
Maka dapat dihitung nilai konduktivitas dari masing-masing nilai R, yaitu:
σbahan =
0,008 ��
21,739 � 0,2417��2 =
0,012 ��
5,25 Ω.��2 = 1,52 x 10
-3
σ
S/cm
total =
0,008 ��
21,893 � 0,2417��2 =
0,008 ��
5,29 Ω.��2 = 1,51 x 10
-3