PENDAHULUAN RUMPUT
Ilmu Tanaman Pakan Ternak
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
PENDAHULUAN RUMPUT
Ilmu Tanaman Pakan Ternak
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
LEGUMINOSA
PENDAHULUAN RUMPUT
Ilmu Tanaman Pakan Ternak
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
LEGUMINOSA
PENDAHULUAN RUMPUT
Ilmu Tanaman Pakan Ternak
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
LEGUMINOSA
PENDAHULUAN RUMPUT
Ilmu Tanaman Pakan Ternak
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
LEGUMINOSA
PENDAHULUAN RUMPUT
Ilmu Tanaman Pakan Ternak
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
PENDAHULUAN RUMPUT
Ilmu Tanaman Pakan Ternak
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
LEGUMINOSA
PENDAHULUAN RUMPUT
Ilmu Tanaman Pakan Ternak
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
LEGUMINOSA
PENDAHULUAN RUMPUT
Ilmu Tanaman Pakan Ternak
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
PENDAHULUAN RUMPUT
Ilmu Tanaman Pakan Ternak
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
LEGUMINOSA
PENDAHULUAN RUMPUT
Ilmu Tanaman Pakan Ternak
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
LEGUMINOSA
PENDAHULUAN RUMPUT
Ilmu Tanaman Pakan Ternak
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
LEGUMINOSA
PENDAHULUAN RUMPUT
Ilmu Tanaman Pakan Ternak
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
LEGUMINOSA
PENDAHULUAN RUMPUT
Ilmu Tanaman Pakan Ternak
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
PENDAHULUAN RUMPUT
Ilmu Tanaman Pakan Ternak
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
LEGUMINOSA
PENDAHULUAN RUMPUT
Ilmu Tanaman Pakan Ternak
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
LEGUMINOSA
PENDAHULUAN RUMPUT
Ilmu Tanaman Pakan Ternak
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
LEGUMINOSA
PENDAHULUAN RUMPUT
Ilmu Tanaman Pakan Ternak
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
LEGUMINOSA
PENDAHULUAN RUMPUT
Ilmu Tanaman Pakan Ternak
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
PENDAHULUAN RUMPUT
Ilmu Tanaman Pakan Ternak
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
LEGUMINOSA
PENDAHULUAN RUMPUT
Ilmu Tanaman Pakan Ternak
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
PENDAHULUAN RUMPUT
Ilmu Tanaman Pakan Ternak
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
LEGUMINOSA
PENDAHULUAN RUMPUT
Ilmu Tanaman Pakan Ternak
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
PENDAHULUAN RUMPUT
Ilmu Tanaman Pakan Ternak
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
PENDAHULUAN RUMPUT
Ilmu Tanaman Pakan Ternak
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
LEGUMINOSA
PENDAHULUAN RUMPUT
Ilmu Tanaman Pakan Ternak
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
LEGUMINOSA
PENDAHULUAN RUMPUT
Ilmu Tanaman Pakan Ternak
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
PENDAHULUAN RUMPUT
Ilmu Tanaman Pakan Ternak
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
LEGUMINOSA
PENDAHULUAN RUMPUT
Ilmu Tanaman Pakan Ternak
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
LEGUMINOSA
PENDAHULUAN RUMPUT
Ilmu Tanaman Pakan Ternak
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
LEGUMINOSA
PENDAHULUAN RUMPUT
Ilmu Tanaman Pakan Ternak
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
PENDAHULUAN RUMPUT
Ilmu Tanaman Pakan Ternak
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
LEGUMINOSA
PENDAHULUAN RUMPUT
Ilmu Tanaman Pakan Ternak
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
LEGUMINOSA
PENDAHULUAN RUMPUT
Ilmu Tanaman Pakan Ternak
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
PENDAHULUAN RUMPUT
Ilmu Tanaman Pakan Ternak
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
LEGUMINOSA
PENDAHULUAN RUMPUT
Ilmu Tanaman Pakan Ternak
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
LEGUMINOSA
PENDAHULUAN RUMPUT
Ilmu Tanaman Pakan Ternak
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
PENDAHULUAN RUMPUT
Ilmu Tanaman Pakan Ternak
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
LEGUMINOSA
PENDAHULUAN RUMPUT
Ilmu Tanaman Pakan Ternak
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
LEGUMINOSA
PENDAHULUAN RUMPUT
Ilmu Tanaman Pakan Ternak
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
PENDAHULUAN RUMPUT
Ilmu Tanaman Pakan Ternak
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
LEGUMINOSA
PENDAHULUAN RUMPUT
Ilmu Tanaman Pakan Ternak
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
LEGUMINOSA
PENDAHULUAN RUMPUT
Ilmu Tanaman Pakan Ternak
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
LEGUMINOSA
PENDAHULUAN RUMPUT
Ilmu Tanaman Pakan Ternak
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
PENDAHULUAN RUMPUT
Ilmu Tanaman Pakan Ternak
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
LEGUMINOSA
PENDAHULUAN RUMPUT
Ilmu Tanaman Pakan Ternak
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
LEGUMINOSA
C.Pascuorum cv Cavacalde
Keunggulan
• Hijauan berkualitas tinggi untuk
padang penggembalaan dan
system usahatani tumpang gilir
(ley farming), untuk membuat
pakan kering (
hay
) dan bongkah
legum.
• Tumbuh dengan sangat baik
pada daerah tropis kering, tahan
terhadap genangan dan dapat
menyesuaikan pada berbagai
kondisi tanah termasuk tanah liat
berat, kecuali tanah sangat asam
dan tidak subur.
• Tanaman semusim yang dapat
beregenerasi sendiri serta
tumbuh dan menyebar dengan
Kelemahan
• Sebagai tanaman semusim,
daya tahan hidupnya
bergantung pada cukup
tersedianya biji dalam tanah
untuk tumbuh kembali.
• Pada system tumpang gilir,
kerentanan pada nematoda
kait akar dapat menjadi
kendala.
Siratro
Siratro
Siratro
(
Macroptilium atropurpureum
)
Keunggulan :
- Tumbuh pada jenis
tanah bervariasi
- Tahan kekeringan.
- Nilai nutrisi tinggi dan
disukai.
- Mengikat N dengan
baik.
Keterbatasan :
- Memerlukan kesuburan
sedang atau.
- Tidak tahan pengairan
buruk.
- Kondisi menurun
dibawah
penggembalaan.
- Rentan terhadap
Macroptilium lathyroides
Keunggulan
• Widely adapted (including
heavy
clay
soils).
• Adapted to wet
conditions.
• Rapid early growth (good
pioneer species).
• Good nitrogen fixation.
• Seeds heavily.
Keterbatasan
• Poor persistence.
• Susceptible to bean-fly.
• Susceptible to root-knot
nematode.
Arachis pintoi
Keunggulan
• Tahan penggembalaan
berat.
• Tahan kesuburan rendah.
• Produktif.
• Kualitas tinggi.
• Penutup tanah yang bagus.
• Berkombinasi dengan baik
bersama rumput berumpun
yang kompetitif.
Keterbatasan
• Tidak begitu cocok untuk
sistem potong angkut.
• Perlu kadar air cukup
untuk produksi.
• Biji dalam tanah menarik
tikus.
• Sulit dihilangkan.
• Tumbuh lambat dan
Medicago sativa
Keunggulan
• Year-round production.
• High quality.
• Dual purpose (grazing or
conservation
).
• Ability to extract water from
deep soil layers.
• Persistent.
• Wide range of climatic
adaptation.
Keterbatasan
• Low energy levels.
• Restricted soil adaptation
(fertile, well-drained).
• Cannot stand continuous
grazing.
• Causes bloat.
• Susceptible to
Morus spp L
Morus spp L
Keunggulan
• Wide variation in
germplasm to suit many
growing conditions from the
temperate areas to the
humid tropics.
• It grows in a variety of soils.
• It can produce large
quantities of nutritious
forage
, particularly in
tropical areas.
Keterbatasan
• A good system for direct
browsing is yet to be
Pueraria phaseoloides
(Roxb.) Benth
.
Deskripsi :
Tanaman legum tahunan membelit dan memanjat dengan batang utama
yang lurus sepanjang sampai 10 m.
Daun yang masih muda ditutupi bulu berwarna coklat yang tebal. Daun
besar, berdaun tiga (
trifoliate
) dan berbulu. Helai daun segi tiga-bulat
dan panjang 2-20 cm dan lebar 2-15 cm dengan lobus kecil.
Bunga kecil, merah ungu sampai ungu, dalam tandan berasal dari
buku-buku ketiak (axillary). Tandan panjang 15-30 cm pada tangkai dengan
panjang sekitar 12 cm.
Buah polong lurus, atau sedikit lengkung,
linear
, 4-11 cm x 3-5 mm,
ditutupi dengan tipis oleh bulu yang kaku dan berdekatan.
Pueraria phaseoloides
Pueraria phaseoloides
(Roxb.) Benth
Keunggulan
• Tahan terhadap
keasaman tanah.
• Nilai nutrisi tinggi.
• Daya tahan naungan
membuatnya cocok untuk
ditanam pada perkebunan.
• Tetap bertahan hidup
(untuk legum membelit)
karena palatabilitas
sedang.
Keterbatasan
• Memerlukan kesuburan
tanah sedang sampai
tinggi.
• Lambat pertumbuhan
awal.
PENDAHULUAN RUMPUT