• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tata cara perancangan sistem pencahayaan alami pada bangunan gedung

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Tata cara perancangan sistem pencahayaan alami pada bangunan gedung"

Copied!
36
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1 : Tiga Komponen cahaya langit yang sampai pada suatu titik di bidang kerja.
Gambar 3a.: Penjelasan mengenai jarak d
Gambar 4. Penjelasan mengenai jarak d
Tabel 3: Nilai Faktor la git Bangunan Tempat Tinggal
+7

Referensi

Dokumen terkait

Untuk menghasilkan tekanan dan debit air yang optimal dibutuhkan perancangan instalasi yang baik.Untuk mengatasi keadaan ini, diperlukan pembangunan sistem

Cara untuk mengoptimalkan penataan cahaya alami pada Student Center UAJY sebagai ruang multifungsi dengan sistem skylight sehingga cahaya alami dapat masuk secara merata ke dalam

Hasil simulasi menunjukkan bahwa penerimaan jumlah cahaya alami yang masuk pada setiap zona di gedung PAFT sangat bervariasi meskipun dengan ukuran ruang yang

Galat relatif yang didapat relatif kecil-sedang, kecuali untuk satu titik yang terdekat (0,25 m) dengan lubang cahaya, dimana galat relatifnya ialah 23,5%. Hal

bukaan di dua sisi bangunan sehingga meningkatkan pemerataan distribusi cahaya, bergantung pada lebar dan tinggi ruang, serta letak bukaan di beberapa lebih dari dua sisi

Dari hasil pengukuran untuk ketiga waktu tersebut didapatkan bahwa pada kondisi terang langit cerah untuk sisi Barat dan Timur dari ruang baca tersebut, tingkat

Dari hasil pengukuran untuk ketiga waktu tersebut didapatkan bahwa pada kondisi terang langit cerah untuk sisi Barat dan Timur dari ruang baca tersebut, tingkat

Lampu darurat yang dioperasikan dengan battery dipakai hanya dari jenis yang handal dan dapat di isi ulang (rechargeable), tersedia selalu dalam kondisi terisi. Battery yang