Sebagai kota pelajar dan kota pariwisata/yogyakarta sering menjadi tujuan para wisatawan yang sekedarr hanya berlibur saja/maupun untuk melanjutkan studi di kota ini//Untuk kendaraan yang masuk ke kota yogyakarta tiap bulan ada 600an kendaraan dan kebanyakan kendaraan pribadi//Hal inilah yang menambah banyaknya kendaraan yang masuk ke yogyakarta/dan menambah
pencemaran udara yang melintasdi yogyakarta//
Bahkan pada tahun 2006 ini/telah dilaksanakan analisa kualitas udara yang diadakan oleh dinas lingkungan hidup kota yogya/di 11 lokasi simpang empat wilayah kota yogya//dan dari hasil analisa ini/menunjukan bahwa beberapa tempat seperti Jalan Adisucipto/Simpang empat tugu/Kantor pos besar telah melebihi baku mutu atau standar lingkungan khususnya untuk parameter debu// Hal tersebut disampaikan oleh Dra.Ika Rostika (Ka.Bid.Pengelolaan Lingkungan Hidup)/belum lama ini di kantor balai kota yogyakarta disela-disela acara sosialisasi pelaksanaan Workshop Internasional Air Quality/yang akan diadakan di Yogyakarata pada tanggal 13-15 desember 2006 mendatang////Tampak hadir pula dalam kesempatan tersebut Peter Lawoasal (Kasie Pemulihan & pengelolaan Air Limbah)//
Dijelaskan bahwa untuk mengantisipasi permasalahan tersebut/pemerintah pusat juga telah melakukan upaya untuk mengendalikan pencemaran udara/salah satunya dengan menggalakkan penggunaan bensin atnpa timbal//Bahkan hal inipula telah direspon oleh pertamina dengan mulai melakukan produksi bensin tanpa timbal tersebut dan sejak bulan juli telah mulai disebar ke seluruh indonesia//Namun untuk kepastiannya kapan bensin tanpa timbal tersebut akan masuk ke
yogyakarta/ Ka.Bid.Pengelolaan Lingkungan Hidup belum bisa memastikan karena pertamina sendiri akan menghabiskan stok lama yang sudah terlanjur diproduksi dan disebar //
Rina/Deska melaporkan untuk AKJ/RBTV //
NB: ditambahi visual asap-asap kendaraan/SPBU………
News reader : pengendalian pencemaran udara
Dengan banyaknya wisatawan dan sebagai penyandang kota pelajar / tentunya membuat dampak seperti kepadatan yang terus menerus meningkat // seiring dengan meningkatnya kendaraaan / akibatnya / pencemaran udara semakin meningkat // untuk mengantisipasi permasalahan tersebut / pihak pemerintah pusat berusaha menggalakkan penggunaan bensin tanpa timbal ///
Judul Berita : pengendalian pencemaran udara Lokasi : jogjakarta
Rep / Kam : R / D