• Tidak ada hasil yang ditemukan

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

BURN-OUT

BURN-OUT

BURN-OUT ADALAH KONDISI

KETIKA MERASA TIDAK

MEMILIKI SEMANGAT TINGGI

UNTUK BELAJAR, BERLATIH,

BEKERJA

(2)

PENYEBAB BURN-OUT

PENYEBAB BURN-OUT

BELAJAR-LATIHAN BEKERJA YG TERLALU KERAS

KEINGINAN MENCAPAI TARGET YANG TERLALU TINGGI / ATAU TARGET TIDAK JELAS

ORANGTUA, GURU, INTRUKTUR, PELATIH, PIMPINAN YANG FERFEKSIONIS

TIDAK MEMOTIVASI

BELAJAR-LATIHAN BEKERJA YG TERLALU KERAS

KEINGINAN MENCAPAI TARGET YANG TERLALU TINGGI / ATAU TARGET TIDAK JELAS

ORANGTUA, GURU, INTRUKTUR, PELATIH, PIMPINAN YANG FERFEKSIONIS

(3)

GEJALA BURN-OUT

GEJALA BURN-OUT

GEJALA FISIK

Merasa lelah

Daya tahan tubuh menurun

Mudah terserang virus / infeksi

GEJALA MENTAL

Cenderung berpikir negatif

Kehilangan semangat & energi

Merasa kehilangan kontrol diri

Referensi

Dokumen terkait

• Satuan bahasa paling lengkap, lebih tinggi dari klausa dan kalimat, kohesi dan koherensi yang baik, awal dan akhir yang jelas, berkesinambungan, secara lisan dan

 Mencapai sasaran tertentu dengan sumberdaya yang minimal atau mencapai sasaran sebesar- besarnya dengan sumberdaya tertentu... MENGAPA BELAJAR

Jadi, berawal dari niat atau keinginan yang kuat untuk menemukan “pola” kejadian alam, seorang siswa dituntun dan dilatih untuk menjadi “pengamat yang baik”, sehingga dia

 Guru perlu membangun motivasi internal anak agar mencapai. kemandirian

dibandingkan dengan berbagai kemungkinan, dibandingkan dengan berbagai kemungkinan, seperti standar hasil kerja, target atau sasaran seperti standar hasil kerja, target atau

• Kekuasaan ( power ) adalah kemampuan yang dimiliki untuk mengarahkan orang lain.. melakukan apa yang diinginkan atau membuat sesuatu terjadi sesuai

Dapat memlilih pekerjaan yang harus dilakukan atau metode/ cara yang tepat untuk mencapai tujuan4. Peter Drucker

Pelatih atau manajer tim sepakbola dapat memberikan makanan dengan memperhitungan kebutuhan energi atlit sepanjang waktu pertandingan, sehingga dapat terhindar dari faktor