• Tidak ada hasil yang ditemukan

ProdukHukum RisTek 002I1981.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ProdukHukum RisTek 002I1981."

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

SURAT KEPUTUSAN NOMOR 002/M/Kp/I/1981

TENTANG

PEMBENTUKAN TEAM PERUMUS DAN EVALUASI PROGRAM-PROGRAM UTAMA NASIONAL BIDANG RISET DAN TEKNOLOGI

MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang :bahwa dipandang perlu membentuk kelompok kerja agar supaya tugas pokok Menteri Negara Riset dan Teknologi dapat berjalan secara berdaya guna dan berhasil guna;

Mengingat :1. Keputusan Presiden RI. Nomor 59/M Tahun 1978 tanggal 29 maret 1978 tentang Pembentukan Kabinet Pembangunan III;

2. Keputusan Presiden RI. Nomor 28 Tahun 1978 tanggal 2 September 1978 tentang Kedudukan, Tugas Pokok, Fungsi dan Tata Kerja MENPAN, MENTERI PPLH, MENEG RISTEK, serta Susunan Organisasi Stafnya;

3. Surat Keputusan Menteri Negara Riset dan Teknologi RI. Nomor 12/M/Kp/V/1979

Memperhatikan :Persetujuan MENPAN dalam Suratnya Nomor : B-20/I/MENPAN/I/1981, tanggal 19 Januari 1981;

MEMUTUSKAN :

Dengan mencabut Surat Keputusan Menteri Negara Riset dan Teknologi Nomor : 009/M/Kp/V.1979 dan Nomor 001/M/Kp/I/1980;

(2)

BAB I Pasal 1

Team Perumus dan Evaluasi program-program Utama nasional Bidang Riset dan Teknologi yang selanjutnya dalam keputusan ini disebut Team PEPUNAS RISTEK merupakan suatu Team Kerja yang terdiri dari tenaga perbantuan, berkedudukan dan bertanggung jawab langsung kepada Menteri negara Riset dan Teknologi.

Pasal 2

Tugas pokok Tema PEPUNAS RISTEK adalah membantu Menteri Negara Riset dan Teknologi di dalam :

a. mempersiapkan perumusan Program Utama nasional dibidang Riset dan Teknologi;

b. menyelenggarakan monitoring dan evaluasi secara terus-menerus terhadap perencanaan dan pelaksanaan program-program tersebut.

Pasal 3

Dalam melaksanakan tugas tersebut pada pasal 2, team Pepunas Ristek menyelenggarakan fungsi :

a. menyiapkan konsep dan telaahan Staf mengenai masalah-masalah pemantauan pelaksanaan strategi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi;

b. menyiapkan konsep dan telaahan Syaf mengenai program penelitian dan pengkajian di bidang riset dan teknologi dan ilmu pengetahuan;

c. menyediakan bahan mengenai berbagai masalah yang bersangkutan dengan strategi pengembangan ilmu pengetahuan, riset dan teknologi yang diperlukan Menteri negara Riset dan Teknologi guna mengambil keputusan kebijaksanaan;

d. mengajukan saran mengenai kebijaksanaan serta program utama dibidang ilmu pengetahuan, riset dan teknologi sesuai dengan matriks nasional Riset serta memonitor dan melakukan evaluasi pelaksanaan program Utama Nasional Riset dan Teknologi;

(3)

f. menjadi ”Research-Council” bagi Program Utama Nasional Riset dan Teknologi.

BAB II ORGANISASI

Pasal 4

Susunan Organisasi team Pepunas Ristek terdiri dari : a. Koordinator;

b. Sekretaris;

c. Kelompok-kelompok Kerja yang terdiri dari :

1. Kelompok Kerja Perumus dan Evaluasi Program Utama Nasional Riset dan Teknologi bidang Kebutuhan Dasar Manusia, (Kelompok I Pepunas Ristek);

2. Kelompok kerja Perumus dan Evaluasi program Utama Nasional Riset dan Teknologi bidang Sumber daya Alam dan Energi,

(kelompok II Pepunas Ristek);

3. Kelompok kerja Perumus dan Evaluasi Program Utama Nasional Riset dan Teknologi bidang Industrialisasi,

(Kelompok kerja III Pepunas Ristek);

4. Kelompok Kerja Perumus dan Evaluasi Program Utama Nasional Riset dan Teknologi bidang Pertahanan/Keamanan,

(Kelompok IV Pepunas Ristek);

5. Kelompok Kerja Perumus dan Evaluasi Program Utama Nasional Riset dan Teknologi bidang Sosial, Budaya dan falsafah),

(Kelompok V Pepunas Ristek). Pasal 5

Koordinator dalam tugasnya sehari-hari membantu Menteri Negara Riset dan teknologi dalam melakukan kegiatan Kelompok-kelompok Kerja Pepunas Ristek.

Pasal 6

Untuk menyelenggarakan tugas tersebut pada pasal 5, Koordinator mempunyai fungsi:

(4)

b. melakukan hubungan dan kerjasama dengan Staf Menteri Negara Riset dan Teknologi dan lain-lain Badan/Lembaga yang bergerak dalam bidang riset dan ilmu pengetahuan dan teknologi baik dalam lingkungan Departemen, Non Departemen maupun dalam lingkungan Perguruan Tinggi dan Perusahaan;

c. melakukan kegiatan lain atas petunjuk Menteri Negara Riset dan Teknologi.

PASAL 7

Kepada Koordinator dapat diperbantukan beberapa pembantu-pembantu dan Staf dengan persetujuan Menteri Negara Riset dan Teknologi.

Pasal 8

(1) Jabatan Sekretaris secara ex officio dijabat oleh Asisten Menteri negara Riset dan Teknologi bidang Koordinasi Perumus dan Evaluasi Kebijaksanaan dan Program Utama Nasional Riset dan Teknologi.

(2) Sekretaris dalam memimpin Sekretariat Pepunas Ristek mempunyai tugas memberikan pelayanan administrasi kepada team Pepunas Ristek.

Pasal 10

Untuk menyelenggarakan tugas tersebut pada pasal 8, Sekretaris mempunyai fungsi :

a. Mengkoordinasikan penyusunan rencana/program kerja Team Pepunas Ristek dan penyusunan laporan berkala;

b. Menyelenggarakan pelayanan administrasi untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas;

c. Mengadakan hubungan kerja dengan Lembaga negara dan Pemerintah serta organisasi lain yang dianggap perlu;

d. Melakukan kegiatan lain atas petunjuk Menteri Negara Riset dan Teknologi.

Pasal 11

Kelompok-kelompok Kerja mempunyai tugas :

(5)

b. Melakukan monitoring dan evaluasi secara terus-menerus terhadap perencanaan dan pelaksanaan program-program tersebut.

Pasal 12

Untuk menyelenggarakan tugas tersebut pada pasal 11, masing-masing Kelompok Kerja mempunyai fungsi sebagaimana tercantum pada Pasal 3 Surat Keputusan ini sesuai dengan ruang lingkup permasalahan bagi masing-masing Kelompok kerja.

Pasal 13

Masing-masing Kelompok kerja dipimpin oleh seorang Ketua yang berada dibawah dan bertanggungjawab langsung kepada Menteri Negara Riset dan Teknologi yang dalam kegiatan sehari-harinya dikoordinasikan oleh Koordinator.

Pasal 14

Dalam melaksanakan tugasnya, Ketua Kelompok Kerja mempunyai fungsi :

a. menyelenggarakan rapat-rapat kerja;

b. mengadakan hubungan kerja dengan Lembaga Negara dan Pemerintah serta organisasi lain yang dianggap perlu;

c. menyusun program kerja tahunan;

d. menyusun laporan berkala terhadap semua aktifitas yang dilaksanakan;

e. melakukan kegiatan lain atas petunjuk Menteri Negara Riset dan Teknologi.

Pasal 15

Dalam melaksanakan tugasnya, Ketua Keompok Kerja dibantu oleh Wakil ketua, Sekretaris dan anggota-anggota yang kegiatannya ditetapkan oleh Ketua Kelompok Kerja

Pasal 16

Ketua Kelompok kerja dapat membentuk Sub-sub kelompok kerja atas persetujuan Menteri Negara Riset dan Teknologi.

(6)

Anggauta dalam team Pepunas Ristek adalah tenaga perbantuan dari Departemen, Instansi pemerintah,Perguruan Tinggi, Perusahaan negara maupun badan-badan Swasta.

BAB III TATA KERJA

Pasal 18

(1) Hubungan dan koordinasi antar Kelompok Pepunas Ristek dilakukan pada setiap waktu diperlukan dalam rangka tukar-menukar data dan informasi serta dalam pemeliharaan kebijaksanaan yang manunggal dan terpadu.

(2) Sekretaris mempunyai hubungan koordinasi fungsional dengan para Sekretaris Kelompok kerja.

(3) Para Ketua, Wakil ketua, Sekretaris dan 2 orang Anggota pada setiap Kelompok Kerja merupakan Kelompok Inti didalam Kelompok Kerja yang bersangkutan.

(4) Tata kerja masing-masing Kelompok kerja diatur lebih lanjut oleh masing-masing Ketua Kelompok Kerja.

BAB IV

PROGRAM KERJA DAN ANGGARAN BELANJA Pasal 19

Program kerja tahunan dan masing-masing Kelompok kerja Pepunas Ristek disusun oleh masing-masing Keyua Kelompok berdasarkan petunjuk dan pengarahan Menteri Negara Riset dan Teknologi serta diajukan kepada menteri negara dan Teknologi untuk disyahkan.

Pasal 20

Anggaran Belanja untuk mendukung pelaksanaan program kerja team Pepunas Ristek dibebankan kepada Anggaran Belanja Meneteri Negara Riset dan Teknologi.

Pasal 21

(1) Kelengkapan Personalia Team Pepunas Ristek akan ditetapkan dengan Surat Keputusan Menteri Negara Riset dan Teknologi. (2) Bagan susunan organisasi Team Pepunas Ristek adalah

sebagaimana tercantum dalam lampiran I Surat Keputusan ini. (3) Ruang lingkup masing-masing Kelompok kerja ditetapkan

(7)

Ditetapkan di : Jakarta

Pada tanggal : 27 Januari 1981 MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI

REPUBLIK INDONESIA,

Ttd.

(8)

SURAT KEPUTUSAN MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA

NOMOR : 002/M/Kp/I/1981

TANGGAL : 27 JANUARI 1981

RUANG LINGKUP BIDANG PERMASALAHAN

PROGRAM-PROGRAM UTAMA NASIONAL BIDANG RISET DAN TEKNOLOGI ========================================================= BIDANG

RL

KEBUTUHAN DASAR MANUSIA

SUMBER ALAM DAN ENERGI

INDUSTRIALISASI HANKAM SOSIAL EKONOMI DAN

FALSAFAH DARAT

LAUT

DIRGANTARA

LINGKUNGAN HIDUP

Ditetapkan di : Jakarta MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI

REPUBLIK INDONESIA

Ttd.

(9)

SURAT KEPUTUSAN MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA

NOMOR : 002/M/Kp/I/1981

TANGGAL : 27 JANUARI 1981

PEPUNAS RISTEK BUDANG : KEBUTUHAN DASAR MANUSIA

PEPUNAS RISTEK BUDANG : SUMBER ALAM DAN ENERGI

PEPUNAS RISTEK BUDANG :

INDUSTRIALISASI

PEPUNAS RISTEK BUDANG :HANKAM

PEPUNAS RISTEK BUDANG :SOSIAL EKONOMI BUDAYA DAN FALSAFAH

Ditetapkan di : Jakarta MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI

REPUBLIK INDONESIA

Ttd.

PROF. DR. ING. B.J. HABIBIE MENEG RISTEK

ASMEN V/ SEKRETARIS TEAM PEPUNAS RISTEK

KOORDINATOR PEPUNAS RISTEK

KELOMPOK III

KELOMPOK II KELOMPOK IV

Referensi

Dokumen terkait

Menetapkan : KEPUTUSAN MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI TENTANG PEMBENTUKAN PANITIA PENGARAH DAN PANITIA PENYELENGGARA LOKAKARYA NASIONAL RISET DAN TEKNOLOGI

Keputusan Menteri Negara Riset selaku Ketua Panitia Kekayaan Alam tentang : Panitia Perumus Program Kerja dan Koordinasi, Integrasi dan Sinkronisasi Panitia Kekayaan Alam

Team Pengembangan Laboratorium Hydro,-Aero,-Gas Dinamik dan Getaran, yang selanjutnya didalam Surat Keputusan ini disebut Team Pengembangan,

Team Pengembangan Laboratorium Termodinamika, Motor dan Mesin, yang selanjutnya didalam Surat Keputusan ini disebut team Pengembangan, berkedudukan langsung

Membentuk Team Negosiasi dengan consultan untuk pembangunan laboratorium Sumber Daya dan Energi, yang selanjutnya dalam Surat Keputusan ini disebut

Keputusan Menteri Negara Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 91/M/Kp/ V/2005 tentang Penambahan Anggota Dewan Riset Nasional Periode 2005-2006 sebagaimana

Menetapkan : KEPUTUSAN MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA TENTANG PEMBENTUKAN TIM KERJA PENINGKATAN KAPASITAS ( CAPACITY BUILDING TEAM

Menetapkan : KEPUTUSAN MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA TENTANG PEMBENTUKAN TIM KERJA PERINGATAN HARI KEBANGKITAN TEKNOLOGI NASIONAL KE – 11 TAHUN