• Tidak ada hasil yang ditemukan

ProdukHukum BankIndonesia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ProdukHukum BankIndonesia"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

PERATURAN BANK INDONESIA

NOMOR: 9/4/PBI/2007

TENTANG

PENCABUTAN BEBERAPA SURAT KEPUTUSAN DIREKSI

BANK INDONESIA DAN SURAT EDARAN BANK INDONESIA

MENGENAI PRINSIP KEHATI-HATIAN PERBANKAN

GUBERNUR BANK INDONESIA,

Menimbang: a. bahwa dalam rangka meningkatkan efektifitas pengawasan

bank, Bank Indonesia telah mengeluarkan berbagai

ketentuan yang menyangkut prinsip kehati-hatian;

b. bahwa ketentuan kehati-hatian tersebut antara lain disusun

dengan mengacu kepada best practices dan standar

internasional;

c. bahwa beberapa ketentuan sudah tidak sejalan dengan

ketentuan terkini yang berlaku;

d. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud

dalam butir a, butir b dan butir c di atas, perlu diatur

ketentuan tentang pencabutan beberapa ketentuan yang

sudah tidak sejalan dengan ketentuan terkini yang berlaku

dalam suatu Peraturan Bank Indonesia;

Mengingat: 1. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan

(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1992

(2)

- 2 -

Nomor 31; Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia

Nomor 3472) sebagaimana telah diubah dengan

Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 (Lembaran Negara Republik

Indonesia Tahun 1998 Nomor 182; Tambahan Lembaran

Negara Republik Indonesia Nomor 3790);

2. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank

Indonesia (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun

1999 Nomor 66; Tambahan Lembaran Negara Republik

Indonesia Nomor 3843) sebagaimana telah diubah dengan

Undang-Undang Nomor 3 tahun 2004 (Lembaran Negara

Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 7; Tambahan

Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4357);

MEMUTUSKAN:

Menetapkan: PERATURAN BANK INDONESIA TENTANG

PENCABUTAN BEBERAPA SURAT KEPUTUSAN DIREKSI

BANK INDONESIA DAN SURAT EDARAN BANK

INDONESIA MENGENAI PRINSIP KEHATI-HATIAN

PERBANKAN.

Pasal 1

Mencabut dan menyatakan tidak berlaku :

1. Surat Keputusan Direksi Bank Indonesia No. 1/1-KEP.DIR tanggal

13 Djanuari 1969 tentang Tabungan Berhadiah 1969;

(3)

- 3 -

2. Surat Keputusan Direksi Bank Indonesia No. 22/63/KEP/DIR tanggal

1 Desember 1989 tentang Penyelenggaraan Tabungan;

3. Surat Edaran No. 22/133/UPG tanggal 1 Desember 1989 perihal

Penyelenggaraan Tabungan;

4. Surat Edaran No. 30/1/UPPB tanggal 24 April 1997 perihal Cara

Penyampaian Laporan Mengenai Debitur Yang Menerima Pinjaman Luar

Negeri Dan Aplikan Yang Memperoleh Garansi Bank Dalam Rangka

Pemenuhan Kewajiban Luar Negeri;

5. Surat Edaran Nomor 30/4/UPPB tanggal 7 Mei 1997 perihal Penyesuaian

Laporan Perkreditan Bank Umum Dalam Rangka Pelaporan Kredit Ekspor;

6. Surat Edaran No. 30/09/UPPB tanggal 10 Oktober 1997 perihal Penilaian

Tingkat Kesehatan Permodalan Bagi Bank Umum Devisa;

7. Surat Edaran No. 30/12/UPPB tanggal 12 Nopember 1997 perihal

Pemanfaatan Dana dari Fasilitas Bank Indonesia;

8. Surat Keputusan Direksi Bank Indonesia No. 30/274A/KEP/DIR tanggal

11 Maret 1998 tentang Penegasan atas Surat Keputusan Direksi Bank

Indonesia No. 30/266/KEP/DIR tanggal 27 Februari 1998 tentang

Pelaksanaan Prinsip Kehati-hatian yang menyangkut Kewajiban Antar

Bank, Pengambilalihan Tagihan, Suku Bunga Simpanan dan Penyediaan

Dana;

9. Surat Edaran No. 30/21/UPPB tanggal 11 Maret 1998 perihal Penegasan

kembali Pemberlakuan Ketentuan-ketentuan Bank Indonesia terhadap

Kantor Bank Asing;

10. Surat Edaran No. 31/04/UPPB tanggal 29 Mei 1998 perihal Penjaminan atas

Simpanan Pihak Ketiga dan Pasar Uang Antar Bank;

11. Surat Edaran No. 31/17/UPPB tanggal 31 Desember 1998 perihal Posisi

Devisa Neto Bank Umum;

(4)

- 4 -

12. Surat Edaran No. 31/19/UPPB tanggal 31 Desember 1998 perihal

Pembentukan Tim Investigasi Penyimpangan di Bidang Perbankan; dan

13. Surat Edaran No. 32/1/UPPB tanggal 12 Mei 1999 perihal Bank Umum.

Pasal 2

Peraturan Bank Indonesia ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Jakarta

Pada tanggal: 26 Maret 2007

GUBERNUR BANK INDONESIA

BURHANUDDIN ABDULLAH

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2007 NOMOR 50

Referensi

Dokumen terkait

Sampel dalam penelitian ini memiliki nilai rata-rata (mean) leverage operasi yang rendah yaitu sebesar 3,44303 yang mendekati nilai minimum dibandingkan dengan nilai maksimum

Kinerja tersebut dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor yang meliputi keterlibatan pemakai dalam pengembangan sistem informasi akuntansi, kemampuan teknik personal

1) Menurunkan kesalahan pada meter air (meter error), dengan cara pengujian, perekatan yang baik, dan penggantiannya. 2) Menurunkan kesalahan oleh manusia (human error), dengan

Tujuan 3 : Mengetahui pengaruh budaya organisasi dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja perusahaan pada PDAM Tirta Mayang Kota Jambi H 0 : Budaya organisasi dan gaya

LENTENG AGUNG UNTUK MENDUKUNG PELAYANAN PENUMPANG... 19 PEKERJAAN ATAP

- Alokasi anggaran belanja yang dikelola oleh masing-masing Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Barat Semester I Tahun 2015 dengan nilai total sebesar Rp6.087.514.964.097,-

Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah terdapat 6 faktor yang telah dilaksanakan dengan baik dan masuk ke dalam kategori tinggi, yaitu Kontraktor menyediakan

Sehubungan dengan pelaksanaan tindakan kelas peneliti telah melakukan observasi awal di kelas III SDN 3 Limboto pada materi hubungan antara keadaan awan dan